Isran Noor : Jaga Protokol Kesehatan, Insyaa Allah Corona Pasti Berakhir

September 11, 2021 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Pandemi Covid-19 sudah satu setengah tahun melanda dunia, tanda-tanda pandemic berlalu pun belum tanpak akan berlalu, virus yang mematikan ini selalu bermutasi bahkan hingga kini sudah terdeteksi oleh Organisasi Kesehatan unia (WHO) sebanyak 10 varian baru termasuk varian Delta yang disebut-sebut lebih menular dan bisa menyebar lebih cepat. Varian virus corona Delta juga sudah menyebar ke sejumlah wilayah di Indonesi antara lain di Kaltim.

Isran Noor

Masyarakat pun tampak mulai jenuh dan bosan dengan kondisi pandemic dengan segala aturan pemberlakukan kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat, berbagai kegiatan mulai digelar masyarakat seperti layaknya tidak ada kondisi pandemi.

Pantauan vivaborneo.com di beberapa pasar tradisional di Kota Samarinda, kesadaran menggunakan masker secara umum sudah dipakai walaupun masih ditemukan ada yang tidak memakai masker namun jumlahnya tidak lebih dari 20%. Namun yang memakai masker pun ada yang hanya memakai didagu alias hanya formalitas patuh memakai masker.

Menangapi hal tersebut, Gubernur Kaltim Isran Noor kembali mengingatkan warga Kaltim akan pentingnya upaya pencegahan dengan taat mematuhi anjuran pemerintah disiplin protokol kesehatan.

“Masih ada memang yang mucil-mucil (Bebal, red), makanya bisa tinggi kasus Covidnya. Tapi, kita tetap jaga protokol kesehatan, jangan lalai, jangan lengah. Sebab itu menjadi celah meningkatnya penularan,” ujar Isran Noor, di Mercure International Hotel Samarinda, Sabtu (4/9/2021).

Isran pun memahami rasa jenuh dan bosan yang didera masyarakat Kaltim. Ia pun meyakinkan masyarakat Kaltim bahwa pandemi seperti ini pasti akan berlalu namun dengan syarat masyarakat mematuhi anjuran pemerintah, seperti disilin protocol kesehatan 5 M dan mengikuti vaksinasi covid-19.

“Soal corona, Insyaa Allah pasti berakhir, cuma kita semua tidak tahu kapan, ikuti saja anjuran pemerintah akan protokol kesehatan, tidak ada ruginya kok,” kata Kasatgas covid-19 Kaltim ini.

Isran juga menyampaikan rasa syukurnya atas perkembangan penularan covid-19 di Kaltim yang mulai menunjukkan tanda-tanda melandai sejak Agustus hingga awal September 2021.

“Sekarang ini kasus melandai dengan bagus. Orang yang sembuh banyak, orang terkonfirmasi menurun, pasien dirawat terus berkurang. Alhamdulillah,” ucapnya. (*/hel)

Monitoring dan Evaluasi PPKM Level IV di Kaltim, Gubernur Sebut PPKM Level IV Tersisa Hanya Di Balikpapan dan Kukar

September 11, 2021 by  
Filed under Serba-Serbi

SAMARINDA – Perkembangan kasus covid-19 di Kaltim terus dimonitoring satgas covid-19 nasional. Monitoring dan Evaluasi PPKM Level IV di luar Jawa Bali pun digelar, dipimpin Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto yang juga menjabat Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Naional (KPC-PEN), diikuti beberapa menteri terkait lainnya.

Sementara di Kaltim, diikuti secara daring oleh Gubernur Kaltim Isran Noor didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kaltim yang diwakili Kepala Bidang Pencengahan dan Pengedalian Penyakit Satyo Budi Basuki dan Kepala Satpol PP Kaltim Gede Yusa, minggu (5/9/2021) dari Ruang Heart of Borneo, Kantor Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada Samarinda.

Usai mengikuti rapat koordinasi monitoring dan evaluasi, Gubernur Kaltim Isran Noor mengaku bersyukur dan senang bahwa kabupaten/kota di Kaltim mengalami penurunan kasus penularan covid-19. Dari data satgas covid-19 diketahui bahwa perkembangan penularan covid-19 di Kaltim yang mulai menunjukkan tanda-tanda melandai sejak Agustus hingga awal September 2021.

Kabupen/Kota di Kaltim yang tadinya ada lima daerah yang masih masuk level IV, yakni Kota Balikpapan, Kota Samarinda, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Paser sudah berkurang, tersisa 2 daerah, yakni Kutai Kartenegara dan Kota Balikpapan.

“Perubahan ini patut kita syukuri, dari lima daerah level 4 berkurang menjadi dua,” sebut Isran Noor.

Perubahan status level PPKM ini salah satunya berdasarkan hasil dari penurunan kasus aktif covid-19, Isran Noor pun berharap, masyarakat dan semua pihak tetap waspada penyebaran Covid-19, dengan tetap taat dan disiplin menerapkan protokol kesehatan dan mengikuti program vaksinasi covid-19 yang terus digalakkan pemerintah.

Mengacu pada panduan Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang terbit November 2020, ada empat kriteria yang digunakan untuk menentukan status level sebuah daerah. Yaitu, rasio pasien di rumah sakit, tingkat kematian, jumlah kasus per 100 ribu penduduk dalam rentang dua minggu, dan jumlah tes.

Merujuk pada ketetapan WHO tersebut, berikut pengertian PPKM level 4 dan perbedaan hingga level 1 serta penilaian suatu kasus Covid-19 di suatu daerah:

Level 1 (Insiden Rendah)

Pada level ini, angka kasus konfirmasi positif Covid-19 kurang dari 20 orang per 100 ribu penduduk per minggu. Kejadian rawat inap di rumah sakit juga kurang dari lima orang per 100 ribu penduduk. Kemudian angka kematian kurang dari satu orang per 100 ribu penduduk.

Level 2 (Insiden Sedang)

Angka kasus konfirmasi positif Covid-19 antara 20 dan kurang dari 50 orang per 100 ribu penduduk per minggu. Kejadian rawat inap di rumah sakit antara lima dan kurang dari 10 orang per 100 ribu penduduk per minggu. Angka kematian akibat Covid-19 kurang dari dua orang per 100 ribu penduduk.

Level 3 (Insiden Tinggi)

Level 3 menunjukan suatu daerah memiliki angka kasus konfirmasi positif Covid-19 antara 50-100 orang per 100 ribu penduduk per minggu. Kejadian rawat inap di rumah sakit 10-30 orang per 100 ribu penduduk per minggu. Angka kematian akibat Covid-19 antara dua sampai lima orang per 100 ribu penduduk.

Level 4 (Insiden Sangat Tinggi)

Level 4 menandakan suatu daerah memiliki angka kasus konfirmasi positif Covid-19 lebih dari 150 orang per 100 ribu penduduk per minggu. Kejadian rawat inap di rumah sakit lebih dari 30 orang per 100 ribu penduduk per minggu. Serta, angka kematian akibat Covid-19 lebih dari lima orang per 100 ribu penduduk di daerah tersebut.

Dalam level 4 ada kebijakan pemberlakuan kegiatan masyarakat atau lebih dikenal dengan singkatan PPKM level 4 dimana mobilitas masyarakat akan dibatasi seperti : pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (sekolah, perguruan tinggi, akademi, tempat pendidikan/pelatihan) dilakukan secara daring atau online. Kemudian pelaksanaan kegiatan pada sektor non-esensial diberlakukan 100 persen (seratus persen) work from home (WFH) atau bekerja dari rumah. (hel)

Musda KAHMI Ke V Samarinda Siap Digelar Dengan Prokes

September 10, 2021 by  
Filed under Serba-Serbi

SAMARINDA – Sejumlah nama masuk bursa calon Ketua Umum Majelis Daerah Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Samarinda dalam Musyawarah Wilayah ke-V KAHMI yang akan digelar di salah satu hotel di Samarinda, 12 September mendatang 2021.

Sekretaris Panitia Abdul Rahman mengatakan, Muswil ke-V MD KAHMI Samarinda, Edwin Fadil Latif, mengatakan, sampai saat ini ada beberapa nama yang muncul sebagai kandidat calon Ketua Umum MD KAHMI Samarinda mendatang.

“Para bakal calon sesuai dengan persyaratan harus berdomisili di Samarinda dan sekitarnya. Ada 15 nama yang muncul. Berbagai latar belanag akademisi, politisi, birokrat, pengusaha, dan pengacara” katanya kepada awak media pada Jumat (10/09/2021).

Adapun nama-nama calon Ketua Umum MD KAHMI Samarinda yang beredar di kalangan MD KAHMI Samarinda di antaranya Mudiyat Noor, Husni Labib, Zainal Muttaqin, Mulia Raharja, Jasno, Hamzah, Warkhatun Najidah, Guswantri, La Bia, Arif Rahman Hakim, Helmi Hasibuan, dan Edwin Fadil Latif.

“Semua kegiatan nantinya dilaksanakan sesuai dengan protokol Kesehatan. Dan untuk webinar nantinya di isi oleh Kanda Hamdan Zulva selaku persedum MN Kahmi yang juga Ketua MK periode 2013-2015,” jelasnya

Sementara itu Koordinator KAHMI Samarinda, menjelaskan, semangat panitia pengarah yang tertuang dalam pakta integritas adalah siapa yang siap menjadi Ketua Umum atau Persedium MD KAHMI Samarinda harus siap pula meluangkan waktu, tenaga, pikiran dan materinya pula.

“MD KAHMI Smarinda menjadi pemimpin MD KAHMI Samarinda itu tidak cukup dengan kemauan dan semangat saja dan lebih banyak bersilaturahmi,” tuturnya

Saat ditanya siapa saja calon presidium yang dinilai siap dan pantas dipilih dalam Muswil nanti, dia mengatakan, MD KAHMI Samarinda memiliki banyak kader yang mumpuni dan memenuhi kualifikasi yang sudah dipersyaratkan dalam Musda kali ini.

“Poinnya adalah memiliki kepedulian, bukan hanya numpang nama saja. Siapapun yang terpilih nanti tentunya yang telah mendapatkan suara dari majelis daerah,” tutupnya. (man)

Buka Toko Pertama di Samarinda, UNIQLO Indonesia Tawarkan Promo Menarik Bagi Pelanggan

September 10, 2021 by  
Filed under Gaya Hidup

SAMARINDA – Perusahaan ritel global terkemuka dari Jepang, UNIQLO Indonesia, secara resmi membuka toko pertamanya di Samarinda- Kalimantan Timur, Sabtu (10/9/2021), UNIQLO menempati di lantai satu Big Mall Samarinda dengan area penjualan seluas 2351 m2. Kehadiran di Samarinda membawa misi untuk membuat produk LifeWear mudah dijangkau oleh semua orang di Indonesia

Naoki Kamogawa, President Director PT Fast Retailing Indonesia sangat senang UNIQLO bisa hadir dan berharap produk LifeWear dapat memberikan kenyamanan serta mengakomodir kebutuhan masyarakat di Samarinda

“LifeWear merupakan komitmen kami untuk membuat kehidupan semua orang menjadi lebih baik melalui pakaian,” kata Naoki.

Selama periode pembukaan UNIQLO Big Mall Samarinda tanggal 10-12 September 2021 ini, UNIQLO Indonesia telah menyiapkan banyak penawaran menarik diantaranya harga khusus untuk produk tertentu serta pelanggan akan mendapatkan tumbler eksklusif UNIQLO dengan 4 warna pilihan yakni Dusty Pink, Berry Pink, Warm Brown, & Teal Green dengan pembelanjaan minimal senilai Rp 500.000. Promo ini berlaku untuk pembelian gabungan dan selama persediaan masih ada. Selain itu, pelanggan juga akan mendapatkan UNIQLO App welcome couponsenilai Rp 50.000 bagi pengunjung yang telah download dan mendaftar di aplikasi UNIQLO untuk pertama kalinya mulai tanggal 6 hingga 30 September 2021.

Yang menarik dari pembukaan UNIQLO Big Mall Samarinda ini, juga terdapat instalasi yang menampilkan produk dan informasi dari UKM terpilih bernama UKM Neighborhood Collaboration (#SAMARINDANEIGHBORHOOD). Perpaduan produk local Samarinda dengan pakaian LifeWear ini merupakan bentuk dukungan UNIQLO untuk turut membantu pelaku bisnis lokal agar bisa terus berkembang semakin baik lagi. Pemilihan UKM dan produk yang ditampilkan akan dikaji setiap enam bulan sehingga memberikan kesempatan lebih banyak bagi UKM lainnya.

Bagi pelanggan yang akan berbelanja di toko-toko UNIQLO di seluruh Indonesia, tidak perlu merasa khawatir karena terdapat protokol kesehatan ketat seperti wajib menggunakan masker, pembatasan jumlah pengunjung, pengecekan suhu, penggunaan desinfektan sebelum memasuki toko hingga pengaturan jarak pada kasir dan ruang ganti yang menjamin kenyamanan dan keamanan para pelanggan selama berbelanja.

Produk LifeWear merupakan komitmen UNIQLO dalam membuat pakaian agar terasa sangat nyaman, juga dapat dikenakan dalam berbagai kesempatan sehingga setiap individu dapat bereksplorasi dengan gaya khas dan kebutuhan mereka masing-masing. Dengan dibukanya UNIQLO Big Mall Samarinda, diharapkan dapat lebih menjangkau lebih banyak lagi masyarakat khususnya di luar Pulau Jawa yang dapat menikmati keunggulan produk-produk sepertii AIRism, UT hingga berbagai koleksi lainnya untuk pria dan wanita hingga anak-anak. (*/wid)

Mahasiswa Paser Dapat Beasiswa Gratis di UIT Makassar

September 10, 2021 by  
Filed under Paser

TANA PASER – Sebanyak 136 mahasiswa asal Kabupaten Paser mendapatkan beasiswa gratis untuk menempuh jenjang perguruan tinggi di Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar. Program tersebut ditandai dengan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Paser dengan pihak UIT, Kamis (09/09/2021).

Penandatangan kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan Bupati Paser dr. Fahmi Fadli dengan Rektor UIT Andi Maryam di Makassar Sulawesi Selatan.

“Tujuan kerjasama ini yaitu untuk meningkatkan kualitas SDM yang ada di Kabupaten Paser yang merupakan salah satu visi misi program kami,” kata Bupati Paser dr. Fahmi Fadli usai penandatanganan MoU.

Bupati Fahmi mengatakan sebanyak 136 mahasiswa Paser mengikuti program beasiswa tersebut. Meski beasiswa itu merupakan program pemerintah pusat, kata Bupati, Pemerintah Daerah akan mendukung anggaran untuk program tersebut.

“Ini program pusat. Mungkin ada hal-hal tambahan akan didukung Pemerintah Daerah,” ujar Bupati.

Bupati Fahmi berharap kerjasama dengan UIT bukan hanya di bidang pendidikan saja, melainkan kerjasama di bidang ekonomi, sosial, dan kesehatan.

“Harapannya ada kerjasama lain dengan UIT guna meningkatkan sumber daya manusia di Kabupaten Paser,” ucap Bupati Fahmi.

Rektor UIT Andi Maryam mengatakan sebenarnya pihaknya mengusulkan jatah beasiswa untuk 600 mahasiswa ke Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayan.

Andi Maryam mengatakan selain mendapat beasiswa gratis, 136 mahasiswa Paser mendapatkan biaya kos sebesar Rp700 ribu per bulan.

“Mulai awal masuk hingga kuliah selesai ditanggung pemerintah dan mendapat uang kos Rp700 ribu,” katanya.

UIT, kata Maryam, memiliki 22 program studi yang hampir semuanya terakreditasi B. Selain menjalin kerjasama ini, ia berharap pihaknya dapat bekerjasama dengan Pemkab Paser untuk melakukan penelitian dan kegiatan lainnya.

“Harapan kami dosen-dosen yang ingin melakukan penelitian atau pengabdian masyarakat boleh juga ke Kabupaten Paser. Mahasiswa (luar Paser) juga harapannya bisa magang di Paser,” harap dia.

Maryam berharap program beasiswa ini berjalan dengan baik, dan mahasiswa Paser yang berkuliah di UIT dapat menuntaskan perkuliahannya hingga selesai.

“Semoga semua bisa berjalan dengan lancar dan mahasiswa Paser bisa melaksanakan pekerjaan sampai dengan selesai dengan tidak mengalami kendala apapun,” ujar Maryam. (adhitia)

« Previous PageNext Page »

  • vb