Tanam Bibit Vegetasi Lokal, PHSS Komitmen Lestarikan Lingkungan

January 16, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

MUARA JAWA – PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) berkomitmen melestarikan lingkungan di sekitar wilayah operasi melalui program pengelolaan lingkungan serta program CSR yang secara aktif melibatkan masyarakat setempat.

Bekerja sama dengan mitra binaan Kelompok Tani Mandiri Raya, kegiatan penanaman vegetasi lokal ini dihadiri manajemen PHSS dan Muspika Kecamatan Muara Jawa, yaitu: Camat, Danramil, Kanit Binmas Polsek Muara Jawa dan Sekretaris Lurah Dondang. Bibit pohon ulin, meranti, kapur, trembesi, puspa dan jabon ditanam pada area seluas 8000m2 di dekat Pamaguan Plant, Lapangan Mutiara.

Manager PHSS Field, Ade Diar Suhendar menyampaikan, perusahaan akan selalu melaksanakan operasi migas yang selamat, efektif, efisien dan ramah lingkungan.

Penanaman vegetasi lokal dilakukan dengan menanam 75 pohon di area bekas sumur 270 bersama Kelompok Sekolah Sepakbola Badak (SSB) CAN Muara Badak (21/12/21), penanaman 90 pohon di area Samberah bersama kelompok Karang Taruna Karya Tanjung dari Desa Tanjung Limau (23/12/21), dan penanaman 100 bibit di area Satelit 2 (mini plant) yang melibatkan warga dari Persatuan Pemuda Muara Badak (PPMB) (27/12/21). Terakhir, penanaman dilaksnakan di salah satu lokasi bekas CBM (coal-bed methane) area Pamaguan Plant di Lapangan Mutiara, Kecamatan Muara Jawa pada Rabu (29/12/21). Kegiatan penanaman pohon di Lapangan Mutiara ini menutup rangkaian penanaman pohon bayur, mahoni, pulai dan ulin yang telah dilaksanakan di 3 lapangan PHSS lainnya.

Ade Diar pun menambahkan, tahun 2021 ini empat lapangan PHSS berhasil memperoleh PROPER Hijau 2020 – 2021 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Dan berharap untuk terus meningkatkan kinerja lingkungan sehingga dapat berpeluang meraih kategori Emas di tahun depan.

Sementara Camat Muara Jawa, Safruddin menyatakan PHSS telah mendukung Misi Program Kutai Kartanegara Idaman untuk meningkatkan pengelolaan sumber daya alam yang berwawasan lingkungan.

Pertamina Hulu Sangasanga merupakan anak perusahaan PT Pertamina Hulu Indonesia yang tergabung dalam Pertamina Subholding Upstream Regional 3 Zona 9 memiliki wilayah kerja seluas 1.942km² terbagi menjadi 7 lapangan migas on-shore, yakni Semberah, Badak, Lampake, Nilam, Pamaguan, Mutiara, dan Beras. (*/adv)

La Nyalla : Sumbangsih Kesultanan dan Kerajaan Sangat Besar Bagi Lahirnya Indonesia

January 16, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

BALIKPAPAN – Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD) RI La Nyalla Mahmud Mattalitti mengatakan peran dan sumbangsih kerajaan dan kesultanan sangat besar  terhadap lahirnya Indonesia. Fakta itu tidak bisa dihapus dari sejarah.  Keberadaan kerajaan dan kesultanan itu pun telah melahirkan berbagai macam tradisi di negeri ini.

“Kami  sengaja berkeliling mendatangi satu per satu kerajaan dan kesultanan nusantara di tanah air. Ini adalah komitmen DPD RI sebagai wakil dari daerah,” kata La Nyalla Mahmud Mattalitti bersama anggota DPD RI lainnya untuk mengunjungi Kesultanan Gunung Tabur Kabupaten Berau, Sabtu (15/1/2022).

Kunjungan kerja ke daerah, selain melihat langsung dan menyerap aspirasi kesultanan, juga  untuk menggugah kesadaran semua pihak sebagai bangsa yang dilahirkan oleh sebuah peradaban yang unggul dan tercatat dalam sejarah dunia yaitu peradaban kerajaan dan kesultanan nusantara.

Usai mengunjungi Kesultanan Sambaliung di Kabupaten Berau, rombongan DPD RI kembali melanjutkan perjalanan ke Balikpapan. Setibanya di Balikpapan, Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti, disambut Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kaltim Deni Sutrisno di VVIP Lounge Bandara SAMS Balikpapan. Selanjutnya Ketua DPD RI mengunjungi sekaligus  memberikan kuliah umum di Pondok Pesantren Hidayatullah Balikpapan.(mar/sam)

SMP Negeri 1 Sumberpucung Malang Raih Penghargaan Adiwiyata Mandiri

January 16, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

Kepala SMP Negeri 1 Sumberpucung Malang meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri

MALANG – SMP Negeri 1 Sumberpucung Kabupaten Malang meraih penghargaan tertinggi dibidang kebersihan dan lingkungan sekolah tingkat Nasional Adiwiyata Mandiri 2021.

Penyerahan Piagam dan Tropi Adiwiyata Mandiri, dilakukan Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang bersamaan dengan pisah sambut Kepala Sekolah SMP Neger 1 Sumberpucung yang baru Sujoko Purnomo yang menggantikan Farida Sutikanti, berlangsung di Gedung Serbaguna SMP Negeri Sumberpucung, Sabtu ( 15/1/2022).

Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang Dyah Eka Setiana mengungkapkan keberhasilan SMP Negeri 1 Sumberpucung meraih piagam dan Trophy Adiwiyata Mandiri, setelah mampu mempertahankan sebagai peraih penghargaan Adiwiyata Nasional 3 kali berturut – turut.

“Ini prestasi yang luarbiasa dan menjadi kebanggaan kita bersama. Jika sekolah ini secara konsisten menerapkan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) dan mampu mempertahankan kembali prestasi yang sudah diraih ditingkat nasional selama 3 tahun, maka penghargaan Adiwiyata Mandiri menjadi tropi tetap di SMP Negeri 1 Sumberpucung “ tegasnya

Penyerahan Piagam dan Tropi Adiwiyata Mandiri berlangsung 24 Desember 2021 lalu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan secara langsung menyerahkan kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang di Jakarta.

Di tahun 2021, Pemerintah menyerahkan penghargaan kepada 344 sekolah memenuhi kriteria dan mendapatkan penghargaan Adiwiyata Nasional. Sedangkan yang memenuhi kriteria dan meraih penghargaan sekolah Adiwiyata Mandiri adalah 77 sekolah termasuk SMP Negeri 1 Sumberpucung dan SMA Negeri 1 Kepanjen Kabupaten Malang.

Dyah Eka Setiana menyebut dalam konteks dan kaitan pendidikan kesadaran lingkungan sejak dini di sekolah-sekolah formal diharapkan dapat menjadi core sekaligus sebagai magnet dalam pengembangan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS).

“Pendidikan lingkungan hidup bagi generasi muda sangatlah penting, sebab pendidikan lingkungan dapat mengubah pandangan dan perilaku seseorang terhadap lingkungannya. Oleh karenanya, pendidikan dan latihan kepada generasi muda sangat penting dan patut mendapatkan apresiasi dan dukungan,“ tambahnya.

Dyah menjelaskan program adiwiyata ini telah berhasil mendorong adanya peningkatan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di sekolah. Sekolah Adiwiyata telah memberikan kontribusi berupa pengurangan timbunan sampah melalui pengelolaan sampah dengan 3R (reduce, reuse dan recycle), penanaman dan pemeliharaan pohon/tanaman, membuat lubang biopori, sumur resapan serta penghematan listrik dan air per sekolah tambahnya.

Plt.Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Malang mengharapkan kepada kepala sekolah SMP Negeri 1 Sumberpuncung yang baru Sujoko Purnomo untuk bisa mempertahankan prestasi ini dan mengembangan kepada sekolah imbas yang ada di sekitar lokasi sekolah.

“Bila perlu dengan menggerakan sekolah imbas yang ada di sekitar lingkungan sekolah. Sehingga SMP Negeri1 Sumberpucung benar-benar mampu berperan atau melakukan aksi nyata dalam pengelolaan sumberdaya alam dan pelestarian fungsi lingkungan hidup di Kabupaten Malang,“ tegas Dyah Eka Setiana.

Kepala SMP Negeri 1 Sumberpucung Sujoko Purnomo bertekad akan mempertahankan prestasi yang selama ini ada di sekolahnya. Bahkan dia membuka diri untuk siap menerima kritik dan saran demi pengembangan sekolahnya.

“Prestasi ini akan kami kembangkan karena ini merupakan kepercayaan terhadap sekolah kami. Mohon kritik dan saran dari manapun jika ada kekurangan kami. Demi pengembangan kepentingan bersama, “ tandas Sujoko bersemanbat. (Buang Supeno)

 

Dewanti Rumpoko Apresiasi Pendidikan Lingkungan Hidup Mulai Usia Dini

January 16, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

BATU– Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko memberikan apresiasi dengan diadakannya kegiatan penghijauan dan penanaman pohon dengan menggerakan anak sekolah ini, harapannya aksi ini bisa menjadi role model untuk sekolah lainnya.

“Jika sejak kecil anak-anak sudah diperkenalkan dengan hal yang positif, Mudah-mudahan kegiaran seperti ini bisa menjadi role model sekolah di Malang raya dengan menanam dimanapun yang membutuhkan tanaman hijau” kata Dewanti Rumpoko saat memimpin Apel pasukan Hijau di Wisata Coban Rais, Sabtu, (15/1/2022).

Apel pasukan hijau dan penanaman pohon ini diinisiasi SD Muhammadiyah 4 Malang sebagai upaya untuk pelestarian alam dan lingkungan hidup.

Menurut Dewanti yang pernah sebagai dosen salah satu perguruan tinggi di Malang, Pendidikan lingkungan hidup bagi generasi muda yang diawali dari usia anak-anak sangatlah penting, sebab pendidikan lingkungan dapat mengubah pandangan dan perilaku seseorang terhadap lingkungannya. Oleh karenanya, pendidikan dan latihan kepada generasi muda sangat penting dan patut mendapatkan apresiasi dan dukungan.

Apalagi Kota Batu, dikelilingi dengan Pegunungan yang setiap waktu dapat menimbulkan dampak akibat salah dalam pengelolaan lingkungan, seperti kasus banjir bandang beberapa bulan yang lalu.

Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 4 Malang, Hana Ayudah mengatakan, aksi ini merupakan salah satu edukasi kepada peserta didik untuk mengenal dan menjaga alam dan lingkungan hidup.

“Kami ingin memberikan edukasi ke anak didik, tentang pentingnya mewujudkan lingkungan yang asri, melalui kegiatan menanam pohon akan banyak hal yang diterima” kata Hana.

Menanam tidak hanya untuk menjaga kelestarian, tetapi juga menjaga sumber air serta mencegah bencana, seperti banjir dan tanah longsor.

Kegiatan Apel Hijau dan penanaman pohoin diikuti oleh 154 peserta dari delapan sekolah dasar di Malang Raya dengan menanam 450 bibit pohon. Selain penanaman pohon, sekaligus digelar diskusi lingkungan. (Buang Supeno).

Mahang Baru di HST dan Desa di HSS Diplot Jadi ‘Kampung Haruan’

January 16, 2022 by  
Filed under Nusantara

Kolam ikan

BARABAI — Dua desa dari dua kabupaten di Kalimantan Selatan (Kalsel) — Hulu Sungai Tengah (HST) dan Hulu Sungai Selatan (HSS) — dicanangkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI sebagai Kampung Budidaya ikan Gabus atau iwak Haruan.
Pencanangan atau pemetaan (ploting) “Kampung Haruan” ini setelah KKP melakukan penilaian dan pemilihan dari 130 desa di Indonesia tahun 2021. Dari situ, Desa Mahang Baru, Kecamatan Labuan Amas Selatan (LAS), HST, terpilih sebagai kampung budidaya ikan haruan (Channa striata) ini.

“Desa Mahang Baru terpilih dari 130 Desa yang ada di 128 kabupaten/kota di Indonesia. Itu artinya di Kalsel cuma di HST dan HSS yang ditetapkan sebagai Kampung Haruan,” ucap Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan HST, H M Yuserani di Barabai, Kamis 13/1/2022)

Bicara kepada wartawan Yuserani melukiskan, upaya merintis Kampung Haruan itu dimulainya sejak tahun 2019. Saat itu para petani budidaya iwak jenis ini cuma memiliki 11 buah kolam.

“Tahun 2021 kita mendapatkan bantuan 38 unit kolam melalui Dana Insensif Daerah (DID) untuk dua Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) di Mahang Baru, yakni Mina Karya Polantan dan Mekar Jaya,” urainya.

Menurut dia, karena dicanangkan sebagai Kampung Haruan, maka tahun 2021 pula HST kembali mendapat bantuan dari KKP melalui Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin berupa kolam revitalisasi pembenihan. Penyerahannya dilakuan saat upacara Hari Jadi Kabupaten HST ke-62 yang diterimakan oleh Bupati Aulia Oktafiandi.

“Kolam revitalisasi itu berupa sarana dan prasarana Unit Pembenihan Rakyat (UPR) dan Hatchery Skala Rumah Tangga (HSRT) ikan Haruan untuk Pokdakan Mufakat di Desa Mahang Baru,” katanya seraya menimpali kolam revitalisasi ini lengkap dan tersentralisasi mulai dari kolam induk, kolam pemijahan dan kolam pakan alami.

Selain itu, para Pokdakan juga dilatih secara intensif. Latihan terkait budidaya ikan agar mereka mendapatkan sertifikat Cara Pembenihan Ikan yang Baik (CPIB), cara mengolah ikan haruan dengan nilai ekonomis tinggi, seperti menjadikannya abon dan albumin yang saat ini diperlukan di dunia farmasi,” katanya.

Ikan gabus juga, sebut Yuserani, saat ini di Kalimantan mempunyai nilai ekonomis tinggi dan menjadi salah satu indikator inflasi. Karena itu, ditetapkannya Kampung Haruan diharapkan bisa memenuhi ketersediaan ikan dan meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Permintaan pasar terhadap ikan haruan ini sebenarnya sangat tinggi. Sedang untuk memenuhi kebutuhan di daerah kita sendiri saja belum cukup karena ikan haruan di alam bebas sudah susah dicari,” katanya.

Dikatakan Yuserani, Pemkab HST terutama Bupati Aulia sangat mendukung pencanangan ini. Malah, Bupati Aulia berkomitmen akan terus mengembangkannya karena akan bisa menjadi ciri khas kabupaten secara nasional di Indonesia. (JJD)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1715745
    Users Today : 2900
    Users Yesterday : 4532
    This Year : 652255
    Total Users : 1715745
    Total views : 14535048
    Who's Online : 48
    Your IP Address : 216.73.216.235
    Server Time : 2026-04-27