HST dan HSS Banjir, 59 Rumah di Haruyan dan SMPN 2 Loksado Terendam

February 8, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

Banjir di Sejumlah wilayah di Hulu Sungai Tengah (HST) dan Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan. (Foto :BPBD)

BARABAI – Sejumlah wilayah di Hulu Sungai Tengah (HST) dan Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel)  kembali terendam banjir. Tercatat ada 59 rumah 71 KK (196 jiwa) di HST dan satu buah SMP di HSS yang terendam banjir.

Banjir di dua wilayah kabupaten yang bertetangga ini sebagai akibat  guyuran hujan deras di kawasan pegunungan Meratus, Senin  (7/2/2022) dinihari. Air bah meluap  siang hari sampai sore.

Pantauan media ini sekira pukul 21.00 WITA menyebutkan, banjir di  HSS menggenangi  permukiman penduduk, jalan umum dan sekolah. Salah satunya SMPN 2 Loksado, di Kecamatan Loksado  yang halaman dan pelatarannya  tergenang banjir.

Selain Loksado yang memang “langganan” banjir,  wilayah lainnya yang juga  terdampak dari luapan DAS dari Meratus adalah kawasan Padang Batung, dan sebagian wilayah Kecamatan Angkinang yang berbatasan dengan HST.

“Ada beberapa rumah penduduk yang sudah terendam banjir di  Sungai Hanyar, Angkinang. Kita harap banjirnya bisa cepat surut,”  lapor salah satu petugas BPK (Barisan Pemadam Kebakaran) Jaya Pati, Bamban Utara, yang berjaga-jaga di lokasi.

Bagaimana di HST? Luapan banjir di HST disebut Kepala BPBD HST, Budi Haryanto melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik Fitriadi, terjadi sekitar pukul 11.00  WITA. Tapi, kondisi air lebih cepat turun mulai pukul 14.00 WITA dan kondisi cuaca juga cerah.

Walau begitu, Fitri menyebut sejumlah desa di dua kecamatan terendam. Terutama di Kecamatan Haruyan  yang agak dalam. Ketinggian air bervariasi antara 10– 90 cm dan merendam pekarangan dan sejumlah rumah penduduk, jalan umum, sekolah TK/TPA, SD/MI, tempat ibadah, termasuk Mapolsek Haruyan.

“Di Desa Haruyan sendiri, ibukota Kecamatan Haruyan,  ada 135 unit rumah 145 KK (480 jiwa) di RT. 01 — RT 06 yang terdampak, dan yang terendam air setinggi 10 cm dalam rumah ada 6 rumah, 8 KK (16 jiwa),” jelas Fitriadi.

Desa-desa lain di Kecamatan Haruyan yang terdampak, sebut dia, adalah  Haruyan Seberang,  Lok Buntar, Mangunang dan Desa Mangunang Seberang.

Di  Mangunang Seberang RT 01– 02, sebutnya, ada 39 rumah 39 KK (130 jiwa) yang terendam banjir. Begitu pula di Desa Mangunang RT 01 – 02,  terendam 14 rumah 24 KK (50 jiwa). Haruyan Seberang dan Lok Buntar tidak ada rumah  terendam, kecuali terdampak saja.

Selain itu,  desa lainnya yang tetdampak adalah Desa Aluan Besar di Kecamatan Batu Benawa. Namun, di desa ini tidak satu rumah pun yang sempat terendam.

Sementara di Kota Barabai, ibukota Kabupaten HST, juga terjadi luapan dan rendaman banjir. Cuma tidak separah seperti banjir-banjir sebelumnya. “Kami masih lakukan pendataan di Kota Barabai,” tulis Fitriadi kepada awak media ini. (JJD)

SIWO Harus  Kawal dan Awasi Penerapan DBON

February 8, 2022 by  
Filed under Olahraga

Kendari – Selain sebagai media informasi, pers nasional juga memiliki fungsi sebagai kontrol sosial. Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Seksi Wartawan Olahraga Indonesia (SIWO) PWI di Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (7/2/2022), juga membahas upaya untuk mengawal dan mengawasi penerapan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) di tengah-tengah masyarakat.

DBON merupakan program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI yang diharapkan bisa memecahkan kebuntuan soal prestasi olahraga nasional di level dunia. Pasalnya, selama ini hanya cabor bulutangkis yang memiliki program itu, sementara cabor lainnya tidak.

Lewat DBON, Pemerintah membuat pabrik atlet dengan target berprestasi di Olimpiade. “SIWO harus punya peran dalam DBON, sebagai dewan pengawas. Ini momen emas untuk SIWO agar bisa berperan dalam mendukung olahraga Indonesia menjadi lebih berprestasi,” kata Mahfudin Nigara, Staf Khusus Bidang Pengembangan dan Prestasi Olahraga Kemenpora RI yang hadir di lokasi Rakernas SIWO PWI, D’Blitz Hotel, Kendari, Senin (7/2/2022)

Mahfudin Nigara yang juga anggota dewan penasehat PWI itu juga mengatakan  dukungan SIWO tak hanya bisa diberikan lewat tulisan dan berita yang didistribusikan pada masyarakat, tapi juga dalam bentuk mengawal kebijakan pemerintah daerah dalam mengembangkan olahraga.

“DBON ini dirancang oleh para pakar, dan sudah ada Inpres-nya. Jadi, ini bukan sekedar program. Namun, tentu perlu dukungan total dari pemerintah daerah di Indonesia agar DBON benar-benar bisa diterapkan dan mencapi tujuan yang diinginkan. Di situlah SIWO harus bisa berperan, mengawal kebijakan pemerintah daerah untuk mengembangkan olahraga,” jelas Nigara.

Dikatakan, dunia olahraga Indonesia saat ini bersyukur karena Menpora Zainudin Amali bersungguh-sungguh paham olahraga.

‘Maka, ketika awal beliau mengatakan akan membuat pabrik atlet, saya merasa takjub. Inilah yang belum pernah disentuh selama ini,” ujar Nigara wartawan olahraga senior. (*/w)

Kejari Kubar Tetapkan YY dan BAM Tersangka Kasus Tipikor Pengadaan Seragam Anak Sekolah di Disdik Kubar

February 8, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

SENDAWAR – Berdasarkan keterangan saksi, keterangan ahli serta surat  dan petunjuk, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kutai Barat (Kubar) menetapkan sekaligus menahan tersangka YY dan BAM atas kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pengadaan seragam sekolah di Dinas Pendidikan (Disdik) Kubar Tahun Anggaran 2018.

“Tersangka  berinisial YY adalah sebagai Pejabat pembuat Komitmen (PPK), sedangkan BAM sebagai Direktur dari PT. Batu Belida Abadi (penyedia),” kata Kajari  Kubar Bayu Pramesti didampingi Kasi Pidsus Iswan Noor, dan Kasi Intel Ricki Rionart Panggabean saat pers rilis di kantor Kejari Kubar Senin (07/2/2022).

Berdasarkan surat penetepan tersangka Nomor : B-209/0.4.19/Fd.2/02/2022 tanggal 07 Februari  2022 atas nama inisial YY, dan surat penetapan tersangka Nomor : B- 208/0.4..19/Fd.2/02/2022 tanggal 07 Februari 2022 atas nama BAM, kedua tersangka langsung dilakukan penahanan dirumah tahanan Polres Kubar selama 20 hari terhitung sejak tanggal 07 Februari 2022 sampai dengan tanggal 26 Februari 2022.

Tersangka YY dan BAM saat di Kejaksaan Negeri Kutai Barat

“Perbuatan kedua tersangka telah merugikan keuangan negara sebesar Rp. 522.040.302.50,- ,” ungkap Bayu Pramesti.

Bayu Pramesti menuturkan, kedua tersangka diancam dengan hukuman 5 tahun penjara untuk kasus pengadaan tahun 2018, sedangkan untuk kasus yang sama tahun 2017 masih dalam tahap penyidikan.

“Nanti jika sudah selesai penyidikan yang kasus tahun 2017 akan kami undang kembali rekan wartawan untuk kita rilis lagi,” bebernya.

Dikatakan Kajari Kubar, terhadap kedua tersangka dilakukan penahanan selama 20 hari kedepan, sekalugus akan dilakukan pemeriksaan mendalam, terhadap kemungkinan masih ada tersangka lain nantinya. (arf)

 

 

Agus Aras : Penyelesaian Pembangunan Pelabuhan  Sangatta Harus Menjadi Prioritas Utama

February 8, 2022 by  
Filed under Daerah, Kutai Timur

H. Agus Aras – Anggota Komisi III DPRD Kaltim

SANGATTA – Keputusan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) yang menggandeng BUMN PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV dalam pengembangan dan pemanfaatan Pelabuhan Sangatta di Kenyamukan, Kutim mendapat sorotan dari berbagai pihak.

Menyerahkan pengelolaan Pelabuhan Sangatta yang merupakan asset daerah Kutim kepada pihak luar (BUMN) dipandang akan berpotensi merugikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan tidak banyak berkontribusi bagi kesejahteraan warga Kutim. Apalagi pembangunan pelabuhan yang sangat dinantikan  warga Kutim ini belum jelas penyelesaiannya.

Anggota DPRD Kaltim H. Agus Aras  saat ditemui awak media Selasa, (8/2/2022) sangat menyayangkan keputusan Pemkab Kutim tersebut, yang dapat menghilangkan potensi pendapatan asli daerah Kutim tersebut, dia pun menyarankan sebaiknya Mou dengan Pelindo itu ditinjau ulang Pemkab Kutim, mengingat pelabuhan juga belum fungsional.

Lebih lanjut dikatakan, harusnya pemkab Kutim fokus pada percepatan penyelesaian pembangunan pelabuhan Kenyamukan Sangatta agar bisa segera fungsional. Apalagi kondisi eksisting saat ini masih butuh anggaran besar untuk penuntasan akses jalan penghubung dan juga causeway pelabuhan.

Menurutnya pengelolaan dan pemanfaatan Pelabuhan Sangatta di Kenyamukan sebaiknya dikelola oleh perusahaan daerah Kutim sehingga bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD)  Kutim yang berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kutim

“Jikapun nanti pelabuhan sudah fungsional agar kerja sama pengelolaannya cukup dengan perusda di Kutim agar pendapatan asli daerah dari pelabuhan optimal,” tegasnya.

Sementara itu, Muhammad Herman – aktivis sosial di Sangatta Kutim memandang, MoU yang memberikan pengelolaan pemanfaatan Pelabuhan Sangatta di Kenyamukan kepada BUMN akan merugikan pendapatan daerah karena hampir dipastikan pendapatan dari pelabuhan akan dibagi dengan perusahaan luar daerah.

Selain itu, seharusnya pihak Pemkab Kutim sebelum mengambil langkah menyerahkan pengelolaan pelabuhan kepada BUMN PT. Pelindo  mendengarkan masukan pemangku kepentingan pelabuhan Sangatta.

“Pelabuhan Sangatta adalah asset daerah, sudah selayaknya berkontribusi bagi daerah dan warga Kutim, harus ada pelibatan semua pihak, jangan asal MoU saja dengan pihak perusahaan luar daerah, yang akan merugikan daerah di kemudian hari,” ujar Herman.

Pelabuhan Sangatta di Kenyamukan, Kutim yang merupakan asset daerah Kutim,  selayaknya bermanfaat untuk warga Kutim dan berbuah peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pelabuhan kenyamukan Sangatta sangat dinanti-nanti oleh warga Kutai Timur agar cepat dapat berfungsi, sehingga dapat memacu pertumbuhan ekonomi Kutim dengan semakin lancarnya arus barang kebutuhan masyarakat lewat pelabuhan tersebut.

Seperti diketahui, Pemkab Kutai Timur (Kutim) bersama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV melakukan penandatanganan kesepakatan bersama terkait rencana kerja pengembangan dan pemanfaatan Pelabuhan Sangatta di Kenyamukan, Kutim. Momen penandatanganan berlangsung di Sungai Pinang Room Hotel Bumi Senyiur, Senin (7/2/2022). (hel)

 

Sambut HPN 2022, PWI Malang Raya Bagikan Paket Sembako Bagi Keluarga eks Wartawan

February 8, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

MALANG – Menyambut peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2022, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya bersama PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) memberikan paket sembako bagi keluarga wartawan senior yang sudah tidak aktif dalam dunia kejurnalistikan, atau yang sudah meninggal dunia.

Menurut Corporate Communication Regional Manager PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) M Faruq Asrori. profesi awak media termasuk pekerjaan berat, lantaran termasuk penyangga empat pilar demokrasi. Hal tersebut ia nilai merupakan tugas berat, namun sisi lainnya, sayangnya perlindungan terhadap kesejahteraannya kurang.

“Hari ini kami serahkan donasi 25 Paket sembako, untuk para wartawan yang sudah purna tugas dan untuk keluarga jurnalis yang sudah almarhum,” ungkap Faruq Asrori, Senin (07/02) di Graha Malang post, Ruko WOW, Sawojajar, Senin (7/2/2022).

Lebih lanjut Manager Alfamart berharap donasi ini dapat bermaaanfaat untuk rekan wartawan  beserta keluarganya. Kedepan pihaknya juga akan membuka diri membantu program penghijauan menanam ratusan bibit pohon di Poncokusumo.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya, Cahyono mengatakan, di peringatan HPN 2022 kali ini, PWI Malang Raya bersama Alfamart berikan paket sembako untuk keluarga wartawan yang sudah tidak aktif atau meninggal dunia.

“Paket sembako ini untuk keluarga wartawan yang sudah tidak aktif lagi atau yang sudah meninggal dunia, para wartawan senior itu dulu anggota PWI Malang Raya,” ucapnya.

Cahyono menjelaskan, pemberian bingkisan paket sembako ini merupakan hasil kerja sama PWI Malang Raya dengan Alfamart, yang ingin memberikan perhatian kepada wartawan senior yang tergabung dalam PWI.

“Paket bingkisan untuk para senior kami. Semoga bingkisan ini bisa bermanfaat bagi mereka dan keluarganya,” tegasnya.(bs)

« Previous PageNext Page »

  • vb