“Applause” Jos Soetomo

April 4, 2022 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

Haji Muhammad Jos Soetomo

LAMA sudah tidak terdengar dalam berbagai acara resmi ada komando “applause” (tepuk tangan) kepada audiens atau undangan. Pertama, karena Covid jadi jarang dilaksanakan acara tatap muka langsung. Kedua, sang tokoh komando “applause” yaitu Haji Muhammad Jos Soetomo atau Pak Jos kondisinya sudah lanjut. Pemilik dua hotel Bumi Senyiur dan Gran Senyiur di Samarinda dan Balikpapan ini belakangan banyak di dalam rumah dan duduk di  kursi roda akibat penyakit tua yang dihadapinya.

“Ya Pak Haji sakit jadi beliau banyak di rumah saja,” kata seorang petugas Hotel Senyiur ketika saya tanya. Hal yang sama juga sering disampaikan oleh sekretaris pribadinya, Umar Khotob. Pak Jos tinggal di Jl Pahlawan No 65. Rumahnya yang berada di atas bukit terlihat asri.

Di tengah kondisinya yang sudah lanjut, Jos Soetomo, Senin (4/4) ini berulang tahun ke 77. Tokoh pengusaha keturunan Tionghoa dengan nama aslinya Chiang Ching Tek ini, lahir di pedalaman Kutai, tepatnya di Desa Senyiur, Kecamatan Muara Ancalong pada tanggal 4 April 1945.

Bayangkan  di desa yang terpencil itu (sekarang masuk wilayah Kabupaten Kutai Timur), sebelum Indonesia merdeka, orangtuanya sudah nekat tinggal di sana. Kabarnya waktu itu hanya ada sekitar 100 kepala keluarga yang tinggal di Senyiur, dan dua diantaranya keturunan Tionghoa termasuk keluarga Jos Soetomo.

Keluarga Pak Jos merantau ke Senyiur karena daerah itu sejak dulu terkenal akan potensi kayu damarnya. Walaupun ayah Pak Jos saat itu juga berbisnis menjual garam. Tapi garam memang sangat dibutuhkan warga pedalaman saat itu. Jadi mereka dengan mudah diterima warga setempat. Sering kalau saya meliput berita kepedalaman sampai ke Apo Kayan (Kayan Hulu dan Kayan Hilir) modal saya membawa garam. Dengan oleh-oleh garam saya mudah berkomunikasi dengan suku pedalaman terutama warga Dayak.

Satu-satunya warga pedalaman Kaltim (sekarang masuk wilayah Kaltara) adalah warga Dayak Lundayeh di Krayan, Kabupaten Nunukan, yang tidak pernah kesulitan garam. Uniknya, di desa Long Midang Krayan dekat perbatasan Malaysia Timur yang jauh dari laut itu, ada dua sumur di kaki gunung yang menyemburkan air asin. Lalu air asin itu diolah warga setempat menjadi garam.

Garam gunung di Krayan diyakini memiliki kandungan yodium yang tinggi, karena itu banyak dijual masyarakat keluar dan bahkan jadi oleh-oleh wisatawan yang dating kesana. Menurut data WWF, dataran tinggi Krayan memiliki 33 mata air garam,  walau tidak semuanya bisa diproduksi.

Kembali kita ke cerita Pak Jos. Meski hanya sekitar 8 tahun dia tinggal di Senyiur, tapi dia tak pernah melupakan kampung halamannya. “Itu modal saya, karena itu saya harus selalu ingat dari mana sumbernya saya. Orang lain boleh melupakan kampungnya, saya tidak. Senyiur itu kebanggaan saya,” kata Pak Jos ketika tahun lalu diwawancarai wartawan Disway Kaltim dan nomorsatukaltim.com dalam acara Imlekan di rumahnya.

Menurut ayah 12 anak dan puluhan cucu ini, imlekan itu kearifan local etnis Tionghoa seperti budaya Jawa, Banjar dan Bugis. “Saya tetap menghargai dan mengangkat etnis Tionghoa meski saya sudah mualaf, penganut agama Islam,” tambahnya.

Itu sebabnya Pak Jos dalam kearifannya mengembangkan syiar Islam, dia membangun masjid beraromaTionghoa yaitu tiga Masjid Cheng Hoo  di Balikpapan, Batuah Kukar dan Samarinda.

Sementara itu, sebagai bukti kecintaan dengan kampung halamannya, tiga hotel yang didirikan Pak Jos selalu diberi label Senyiur. Selain di Samarinda dan Balikpapan, ada satu lagi hotel Pak Jos  di kaki Gunung Welirang, Kecamatan Prigen, Pasuruan Jawa Timur diberi nama Hotel Royal Senyiur.

Sebenarnya Pak Jos ingin membangun satu hotel lagi di Samarinda bekerjasama dengan Pemprov Kaltim di zaman Gubernur HM Ardans SH. Hotel Lamin Indah sudah terlanjur diratakan, tahu-tahunya batal karena tidak selesai urusan kesepakatannya. Sampai sekarang lahan eks Lamin Indah di bukit samping Hotel Mesra tetap terbengkalai.

RAJA KAYU SUMBER MAS

Di tahun 70-an nama Pak Jos melambung luar biasa sebagai Raja Kayu dari Kaltim seiring dengan booming-nya penebangan dan penjualan kayu tropis dari Kaltim. Sumber Mas nama perusahaan Pak Jos, benar-benar sebagai sumber mas-nya Pak Jos. Selain jual kayu glondongan, Pak Jos juga membangun pabrik plywood di Loa Janan dan satu lagi di Jawa Timur. Anak perusahaannya juga tumbuh di antaranya  PT Kayan River Industries Plywood (KRIP), PT Meranti Sakti Indah Plywood (MSIP), PT Meranti Sakti Indonesia (MSI), PT Dirga Rimba dan PT Estetika Rimba.

Karena itu kekayaannya melonjak luarbiasa. Pak Jos dari Raja Kayu juga menjadi Raja Tanah. Dia membeli tanah di mana-mana terutama di Samarinda dan Balikpapan, juga di luarKaltim. Hampir tiap sudut jalan ada tanah dan bangunan milik Pak Jos, seperti yang dilakukan oleh tokoh spritual Haji Muhyardari Samarinda Seberang sekarangini. Selain membangun Hotel Gran Senyiur, Pak Jos juga membangun lapangan golf di Karang Joang Balikpapan. Dulu di samping pabrik plywoodnya di Loa Janan, juga ada lapangan golf.

Saking berlebihannya uang Pak Jos, ada yang menebarisu miring waktuitu. Bayangkan, katanya, ganjal ratusan guci antic milik pak Jos di kediamannya menggunakan lipatan uang asli.

Pada tahun 2017, Globe Asia menempatkan Jos Soetomo masukdalam daftar 150 orang terkaya di Indonesia.  Dia menempati urutan ke-93 dengan kisaran kekayaan USD430 juta atau setara Rp 5,5 triliun setelah tax amnesty.“Pak Dahlan (Dahlan Iskan CEO Jawa Pos waktu itu) lebih kaya dari saya. Saya hanya di urutan 93,” katanya.

Pak Jos juga  menampung sejumlah pejabatKaltim yang purna tugas bergabung di perusahaannya. Di antaranya mantan Ketua DPRD Kaltim Kol Soekotjo, mantan Bupati Berau Masdar John dan juga H ARS Muhammad (mantanWalikota Balikpapan 1960-1963). Pak Jos selalu mengundang makan kepada setiap pejabat pusat apa Menteri atau Panglima datang ke Kaltim meski tak menginap di hotelnya.

Di tengah kejayaannya, Pak Jos sempat tersandung kasus pajak senilai Rp 6 miliar di tahun 80-an. Saya bersama wartawan majalah Tempo Zaim Uchrowi sempat ditugaskan mewawancarai Pak Jos dalam kasusitu. Syukurdia divonis bebas meski sempat shock dan mengganggu usaha yang sudah dibangunnya.

HARUS BERSYUKUR

Yang luarbiasa dari tokoh Pak Jos adalah semangat kebangsaannya. Semangat membangun di bidang pendidikan, keagamaan dan olahraga.Tutur katanya unik, penuh istilah filsafat dan nilai keagamaan. Dia suka bicara dalam bahasa banjar Samarinda. Kerap menggunakan kata “nyawa,” yang artinya dalam bahasa banjar adalah kamu atau anda. Sering menyebut istilah fastabiqulkhairat seperti nama yayasannya, yang dalam bahasa Arab mempunyai arti berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan. Juga dia sering mengutip firman Allah Swt dalam surat Ibrahim ayat 7 yaitu “La’in syakartum la’ azidannakum walaingkafartum inna‘azabi lasyadid.” (Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah nikmat kepadamu dan jika kamu mengingkari, maka sesungguhnya azab-Ku  sangat pedih)

Itu sebabnya dia punya perhatian sangat luar biasa dalam urusan syiar Islam. Para alim ulama diberinya tempat bermarkas di hotelnya. Dulu ratusan masjid semua dapat bantuan dari Pak Jos untuk merenovasi. Sudah ribuan orang mulai dari kampung halamannya sampai Samarinda dan sekitarnya diberangkatkan ke Tanah Suci atas biaya Pak Jos.

Pak Jos saat ini duduk sebagai Dewan Penyantun Universitas Nahdatul Ulama (UNU) Kaltim, yang kampusnya baru saja diresmikan Wakil Presiden KH Ma’aruf Amin awal November tahun lalu. Meski duduk di atas kursi roda, dia yang mengenakan toga universitas penuh semangat menyambut Wapres yang sempat memberikan orasi ilmiah acara Dies Natalis ke-7 UNU di Hotel Bumi Senyiur. Pak Jos juga duduk sebagai penasehat Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Nasional dan penasihat Forum Kebangsaan Kaltim.

Sebagai tokoh bangsa Pak Jos selalu mengumandangkan kata “Harmoni”  atau keselarasan. Indonesia perlu bersyukur, katanya, sebagai bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika. “Kita ini berbeda-beda tapi satu dalam harmoni. Orang Bugis ibaratnya jadi telinga. Jawa jadi lengan, Banjar jadi wajah dan lainnya juga bagian dari organ tubuh kita. Jadi jika ada yang melukai salah satu suku, sama saja dia melukai tubuhnya sendiri,” jelasnya.

Melalui Yayasan Sumber Mas, Pak Jos memberikan perhatian luar biasa terhadap dunia pendidikan. Dia membangun kompleks sekolah yang lokasinya tak jauh dari Kampus Unmul Gunung Kelua.

“Bagi saya Pak Jos adalah sosok pengusaha patriotik yang cinta tanah air dan patut diteladani,” kata  Bambang Sulistomo, putra Bung Tomo, yang hadir pada perayaan HUT ke-71 Pak Jos, enam tahun silam.

Meski berlebihan luarbiasa, Pak Jos ternyata tidak mau memanjakan putera-puteranya dalam merintis usaha.  Wahyu Soetomo, salah seorang puteranya yang terbilang akrab dengan saya mengatakan, orangtuanya melatih mereka harus bekerja keras.  “Saya sempat menggadaikan tiga rumah untuk merintis usaha di bidang konstruksi dan property,” katanya.

Ketua Balikpapan Ladies Club (BLC) Ingris Assa mengaku senang dengan tokoh Pak Jos. “Hampirsetiap pagi kami bertegursapa meski lewat WA. “Dia memang tokoh bangsa yang pantas diteladani,” kata tokoh Minahasa ini. Pak Jos kerap ikut membantu BLC dan bahkan pernah hadir dalam perayaan HUT BLC. Selama tulangtahun Pak Jos. Applause untuk Pak Jos. Panjang umur dan sehat selalu.@@@@@

Pertamina Jamin Ketersediaan Stok Pertalite di Kalimantan

April 4, 2022 by  
Filed under Berita

BALIKPAPAN – Bahan bakar minyak jenis Pertalite kini tengah menjadi sorotan, pasca penyesuaian harga Pertamax menyusul kondisi harga minyak mentah dunia yang terus melambung, pada tanggal 1 April 2022. Menanggapi hal tersebut PT Pertamina Patra Niaga melalui Regional Kalimantan memastikan ketersediaan pasokan Pertalite di wilayah operasionalnya.

Area Manager Communication & CSR Regional Kalimantan, Susanto August Satria mengharapkan  masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersediaan pasokan bahan bakar jenis Pertalite.

“Ketahanan Stok Pertalite hari ini (4/4) sekitar 55.879 KL, sangat cukup memenuhi kebutuhan masyarakat Kalimantan hingga 10 hari kedepan dan penguatan stok dilakukan berkala sehingga pasokan Pertalite akan selalu aman,” jelasnya.

Dikatakan Susanto, saat ini proses distribusi di lapangan dalam keadaan yang baik dan kondusif. Setiap hari Pertamina secara rutin mengirimkan pasokan pertalite dari terminal BBM ke masing-masing SPBU di wilayah Kalimantan.

“Masyarakat tidak perlu khawatir, pasokan pertalite dalam kondisi yang aman dan mencukupi sesuai kebutuhan. Namun terkadang karena jarak tempuh yang jauh antar terminal BBM ke lembaga penyalur membuat waktu tempuh yang lebih lama,” ujar Satria sembari menegaskan bahwa harga Pertalite tidak mengalami kenaikan seiring dengan perubahan harga Pertamax. Ia memastikan harga jual Pertalite tetap yaitu Rp 7.650 per liter.

Satria juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan bahan bakar sesuai dengan spesifikasi kendaraannya dan menggunakan BBM Ramah Lingkungan minimal 92 serta membeli sesuai dengan kebutuhan.

“Membeli tidak berlebihan apalagi harga minyak dunia masih menunjukkan tren kenaikan,” ujarnya.

Susanto berharap masyarakat yang memiliki kendaraan kekinian menggunakan bahan bakar berkualitas Pertamax Series, karena BBM minimal RON 92 lebih baik untuk kendaraan tersebut.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi mengenai produk dan layanan dari Pertamina, dapat menghubungi Pertamina Call Center (PCC) 135 atau mengakses website resmi Pertamina di www.pertamina.com.

Masuki Puasa, Inflasi Kaltim Bulan Maret Lebih Tinggi dari Tahun Lalu

April 4, 2022 by  
Filed under Ekonomi & Bisnis

Vivaborneo.com, Samarinda — Pergerakan Indek Harga Konsumen (IHK) atau yang lebih dikenal dengan istilah inflasi, di Kalimantan Timur pada bulan Maret 2022 terjadi  inflasi sebesar 0,70 persen (mtm) setelah pada bulan Februari 2022 Deflasi sebesar -0,34 persen.

Dengan inflasi 0,70 persen tersebut,  membuat inflasi Kaltim pada bulan ini tercatat sebesar 2,86 persen (yoy) lebih tinggi dibandingkan bulan tahun sebelumnya sebesar 2,35 persen (yoy) dan capaian inflasi nasional yang berada pada 2,64 persen (yoy).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kaltim, Ricky P Gozali menjelaskan berdasarkan kelompok pengeluaran inflasi pada bulan Maret 2022 utamanya bersumber dari peningkatan harga pada kelompok makanan,  minuman dan tembakau, yang pada bulan sebelumnya yang mengalami deflasi.

“Permintaan masyarakat terhadap komoditas pangan mulai mengalami peningkatan seiring dengan kasus Covid-19 di Kaltim yang semakin melandai. kelompok makanan, minuman dan tembakau, tercatat mengalami inflasi sebesar 1,49% setelah pada bulan sebelumnya mengalami deflasi -1,26 persen (mtm),” ujarnya melalui rilis bulanan tingkat inflasi Bank Indonesia yang diterima redaksi pada Jumat (1/4/2022).

Dijelaskan Ricky,  komoditas minyak goreng,  cabe rawit dan ikan layang,  merupakan komoditas bahan pangan penyumbang inflasi cukup besar bulan ini. Kenaikan inflasi beberapa komoditas tersebut, dikarenakan oleh permintaan masyarakat yang cukup tinggi menjelang bulan Ramadhan.

“Apalagi kan kasus Covid-19 mulai melandai, masyarakat sudah dapat beraktifitas keluar rumah  sehingga aktivitas perekonomian turut kembali meningkat,” jelasnya.

Kelompok transportasi dan kelompok perawatan pribadi serta jasa lainnya turut mengalami peningkatan harga. Kelompok transportasi tercatat mengalami inflasi sebesar 0,35 persen setelah pada sebelumnya mengalami deflasi sebesar -0,17 persen.

Dijelaskan, peningkatan kelompok transportasi disebabkan oleh peningkatan pada tarif angkutan udara seiring dengan pelonggaran syarat penerbangan oleh pemerintah,  sehingga mendorong peningkatan permintaan masyarakat terhadap transportasi udara.

“Selain itu kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya juga mengalami inflasi sebesar 1,16 persen, karena didorong oleh inflasi pada komunitas perhiasan sebesar 4, 19 persen dengan andil inflasi 0,05 persen,” jelas Ricky.

Ke depan,  berbagai program dari Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kaltim seperti inspeksi mendadak pangan dan operasi pasar akan secara berkala dilakukan untuk memastikan ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga barang khususnya komoditas pangan bagi seluruh masyarakat.

‘Tim TPID wilayah Kaltim terus berusaha menekan inflasi dan pergerakan harga barang melalui langkah-langkah konkrit. Masyarakat diimbau untuk menghindari panic buying dan menerapkan prinsip berbelanja bijak untuk mendukung kondusifitas selama menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri 1440 Hijriyah tahun 2022 ini,” harapnya.(vb/yul)

 

Tiga Bulan Lagi Kesempatan Bawa Pulang Motor Yamaha di Gebyar Hadiah Sobek Label Yamalube

April 4, 2022 by  
Filed under Gaya Hidup

KALTIM – Oli Yamalube sudah diakui sebagai partner perawatan sepeda motor karena  diformulasikan khusus sesuai dengan jenis mesin sepeda motor Yamaha sehingga menjaga durabilitas dan performa sepeda motor tetap optimal. Sebagai apresiasi bagi para konsumen dan mekanik yang rutin melakukan servis berkala dengan menggunakan oli Yamalube ASLI, Yamaha menjalankan program Gebyar Hadiah Sobek Label Yamalube yang berlangsung dari tanggal 1 Oktober 2021 hingga 30 Juni 2022 dengan ratusan juta hadiah langsung dan hadiah undian sepeda motor terbaru dari Yamaha.

Gebyar Hadiah Sobek Label Yamalube diadakan mulai bulan Oktober 2021 hingga Juni 2022 sukses mengundang antusias peserta. Terbukti program yang telah berjalan selama 5 bulan dari bulan Oktober 2021 hingga Maret 2022 ini sudah menjaring puluhan ribu konsumen untuk mengikuti program berhadiah, serta ribuan mekanik yang sudah mendapatkan hadiah langsung uang digital.

“Kami berterima kasih kepada seluruh pelanggan yang terus percaya dan setia menggunakan oli Yamalube ASLI, mulai dari konsumen, mekanik dan penjual oli Yamalube ASLI. Masih ada kesempatan 3 bulan lagi untuk bawa pulang hadiah langsung dan hadiah undian motor bersama Oli Yamalube ASLI Yamaha,” tutur Agung Budi Raharja, Deputy General Manager Part Operation Division (POD) PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.

Gebyar Hadiah Sobek Label Yamalube ini dapat diikuti oleh konsumen, mekanik dan penjual Oli Yamalube ASLI. Untuk konsumen berkesempatan mendapat hadiah langsung 15 laptop, 25 smartphone, 100 apparel, ratusan juta uang digital dan hadiah undian berupa 10 sepeda motor terbaru dari Yamaha (All New NMAX 155 Connected, XSR 155, Gear 125 dan beberapa model lainnya).

Masih ada 3 (tiga) bulan lagi kesempatan para konsumen oli Yamalube Asli membawa pulang hadiah langsung menarik dari balik label Oli Yamalube Asli serta hadiah undian yang pemenangnya akan diumumkan di akhir periode program Gebyar Hadiah Sobek Label Yamalube. Berikut ini merupakan cara untuk mendapatkan hadiah langsung ataupun hadiah undian :

  1. Beli salah satu oli Yamalube ASLI jenis Silver, Matic, Sport, Power Matic, Super Matic, dan Super Sport.
  2. Sobek label Yamalube yang tertera di bagian depan botol Yamalube ASLI.
  3. Scan QR Code yang ada di balik label Yamalube sebagai bentuk validasi keaslian produk.
  4. QR Code tersebut akan terhubung ke website www.yamalubepromo.com
  5. Lakukan login dengan akun email atau pilih daftar baru untuk registrasi pengguna baru
  6. Masukan data diri dengan sebenar-benarnya, lalu Submit

Semakin menang banyak dengan menggunakan oli Yamalube ASLI, karena para mekanik dan penjual oli Yamalube ASLI pun turut dapat merasakan manfaat dari program ini berupa hadiah uang digital. Caranya kumpulkan poin dengan cara scan QR Code di balik label oli Yamalube ASLI yang dibeli oleh konsumen. Setelah itu, mereka bisa melakukan registrasi dan mengisi data diri di website tersebut (tata caranya sama seperti konsumen). (*)

Kelurahan Sempaja Timur Distribusikan 2.400 liter Minyak Goreng 

April 3, 2022 by  
Filed under Berita

SAMARINDA : Setelah pelaksanaan Rapat Koordinasi di Pemerintahan Kota Samarinda bersama dinas Perdagangan, Perumda Pergudangan, Kelurahan Sempaja Timur mendapatkan jatah pengambilan harga minyak goreng murah Rp14 ribu perliter Jum’at 1 April 2022 jam 16.00 sore dan harus antre dengan membawa tandon pinjaman warga hingga malam hari.

Kepala Kelurahan Hj. Sipriyani dibantu stafnya pun turun ke pergudangan jalan Ir. Sutami Rusuna Pemkot di Sungai Kunjang dengan Pickup dan dua tandon ukuran 1.200 liter.

Hampir 3 jam mengantre dan pukul 20.00 wita malam berhasil memboyong minyak goreng curah sebanyak 2.400 liter ke kelurahan Sempaja Timur yang langung disambut warga dengan wajah sumpringah.

Langsung malam itu juga dibagi kepada warga yang dikoordinasikan para Ketua RT dibantu Babinsa dan Babinmas Kelurahan, Kasi Pemerintahan, Kasi Ekobang, dan Staf kelurahan di halaman kelurahan Sempaja Timur di jalan Kastela 1 Bengkuring.

“Masing-masing RT mendapat jatah hanya 20 kepala keluarga (KK) dengan 2 liter per KK dengan harga yang harus di tebus Rp14 ribu per liter,” jelas Hj. Sipriyani Lurah Sempaja Timur yang didampingi Sri Darmini Kasi Pemerintahan Kelurahan Sempaja Timur.

Pendistribusian habis pada malam itu juga hingga pukul 01.00 dini hari. Dan Sabtu, 2 April jam 13.30 uang hasil penjualan disetorkan ke Perumda.(mun)

« Previous PageNext Page »

  • vb