Bingka dan Amparan Tatak Pisang

April 3, 2022 by  
Filed under Daerah

Catatan Rizal Effendi

Rizal Effendi bersama penjual wadai amparan tatak pisang

BULAN Ramadan musimnya berburu takjil atau makanan pembuka puasa.Umumnya dijual di Pasar Ramadan, tapi ada juga yang dijual di toko atau warung tertentu. Bagi anak muda terkadang sekaligus cuci mata, bisa melirik.

“Tapi sekarang ngabuburitnya banyak di kafé,” kota Agus yang ketemu saya mangkal di Balikpapan Baru.

Waktu saya masih Bertugas Sebagai Walikota, ada dua hal yang mendorong saya datang ke Pasar Ramadan. Pertama, karena tugas bersama tim Dinas Kesehatan Kota (DKK) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk mengecek apakah makanan, penganan atau kue-kue yang dijual aman atau terbebas dari penggunaan bahan-bahan yang berbahaya. Kedua, karena saya memang suka menyantap kue-kue basah seperti amparan tatak pisang, ungul-ungul, wadai sarimuka, kue lapis, putri selat, kakaraban, sanggar banyu,roti pisang, bingka, sari penganten, petah, hintalu karuang, babongko,dan klepon. Pokoknya 41 macam kue basah atau wadai banjar saya sangat suka.

Mengapa ada istilah “41 macam kue banjar,” padahal jenis kue banjar lebih dari itu. Bahkan lebih Seratus. Ternyata Ada Ceritanya. Penggiat kebudayaan Banjar Joerliani Dyohansyah menjelaskan, wadai banjar 41 macam itu telah dibuat sejak zaman Hindu di Kerajaan Negara Dipa di Banua Hujung Tanah untuk sesaji bagi para makhluk halus penghuni alam gaib agar tidak mengganggu kehidupan manusia. “Ya waktu itu mintanya 41 jenis, makanya yang terkenal sebutannya 41 jenis walau sekarang sudah ratusan,”ujar Joerliani.

Warna Dari Kue Banjar Itu Juga Ada Maknanya. Wadai warna putih melambangkan kebaikan dan kesucian. Yang warna merah melambangkan kehidupan dan keberanian. Warna hijau melambangkan kemakmuran dan kelestarian. Sedangkan warna kuning melambangkan kejayaan dan kemuliaan.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan (DKK) Kota Balikpapan dr Hj Andi Sri Juliarti atau dr Dio, pemeriksaan kesehatan makanan sangat penting agar tidak berdampak kepada manusia.

“Umumnya yang kita periksa penggunaan bahan formalin atau boraks dan pewarna tekstil,” kata  drDio.

Terkadang ada pembuat kue yang ingin agar  , lalu secara serampangan menggunakan pewarna berbahaya.

“Tapi beberapa kali kita turun di tahun-tahun sebelumnya hampir tidak ada lagi yang berbuat seperti itu,” jelasnya.

Pada masa saya masih kanak-kanak dan sempat berjualan kue, ada dua pewarna yang biasa digunakan. Kalau tidak dari bahan alami seperti daun pandan, daun suji,dan lainnya,  ya menggunakan bubuk kesumba paling banyak. Kesumba (Bixa Orellana) adalah tanaman yang memang bisa digunakan sebagai pewarna, yang bahkan disebutkan punya manfaat  (zat yang juga terdapat pada wortel), semacam antioksidan yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Bahkan dalam Journal of Nutritional Science and Vitaminology diungkapkan, tabung reaksi telah menemukan bahwa ekstrak pewarna makanan dari kesumba dapat menekan pertumbuhan sel kanker,khususnya kanker prostat, pankreas, hati, dan kulit.

Untuk pengharum makanan, biasanya saya suruh ibu membeli vanili baik yang bentuk bubuk atau cair. Vanili juga dari tanaman bernama Vanilla planifolia, yang pertama kali dikenal oleh orang-orang Indian di Meksiko. Terkadang saya minum teh juga dicampur vanili karena enak aromanya.Ternyata baik juga untuk kesehatan di antaranya kesehatan jantung, menangkal bakteri, mencegah jerawat, antioksi dan,dan mengatasi rambut rontok.

Lokasi Pasar Ramadan biasanya diatur pihak kelurahan. Bahkan terkadang petaknya dibangun oleh pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM). Bisa untuk mencari pemasukan dana LPM sekalian juga ada aroma politiknya. Maklum Ketua LPM biasanya anggota partai tertentu.

Tahun ini sudah pasti Pasar Ramadan banyak tumbuh di semua sudut kota. Maklum sudah dua tahun dibatasi gara-gara amuk Covid-19 dan baru sekarang dilonggarkan.

“Tapi kami sekarang punya pesaing baru, penjualan online yang sangat marak, mereka tak perlu ada tempat. Cukup jualan di rumah,” kata seorang pengurus LPM.

Kemarin sore saya jalan mengelilingi kota. Pasar Ramadan masih ada di RSS, Balikpapan Baru, pertokoan BP, Klandasan, Kampung Baru, Rapak, Kampung Timur, RSS, depan Embarkasi Haji Balikpapan Timur dan banyak Lagi.

Selain di Pasar Ramadan, pusat penjualan kue takjil yang ada di sejumlah toko dan café. Di Balikpapan yang terkenal di antaranya Roti Tiam di Jl MT Haryono, Roti Mantau Canton, Depot Miki di Pasar Baru, d’Café,Klandasan,dan Toko Kue Linda di Gunungsari. Tapi tak kalah terkenalnya adalah pusat bingka di kawasan depan perumahan Brimob dan Warung Bingka Pelabuhan di Kawasan Pelabuhan Semayang.

Wadai bingka boleh dibilang juara atau primadonanya kue banjar.  Di Banjarmasin, wadai bingka Thamrin paling terkenal. Hanya Jualan di bulan Ramadan saja. Bahkan sudah masuk Perwali setempat. Ada bingka kentang, bingka kentang pandan, bingka ubi, bingka tape, dan banyak lagi variannya. Kue Ini begitu populer karena rasanya perpaduan gurih dan manis. Teksturnya empuk, legit, dan lembut jadi cocok disantap semua kalangan. Bahan bakunya di antaranya tepung terigu, tepung beras, gula, santan, telur dan tergantung jenis bingkanya, kentang, pandan, tape atau singkong.

Warung terkenal di Balikpapan Barat adalah warungkoe Haji Wati di depan Masjid Manuntung Kebun Sayur. “Tapi yang jualan sekarang anaknya karena Bu Haji sakit,” kata Naser, temans aya keturunan India yang ikut jadi pengurus Masjid Manuntung.

“Kalau Pak Haji mau nanti saya pesankan, kalau datang langsung takut kehabisan,” tambahnya.

Kue basah Haji Wati terkenal tidak saja pada bulan Ramadan, tapi juga pada hari-hari biasa. Amparan tatak pisangnya memang sangat berkualitas. Saya paling suka dan tidak cepat nek. Kue amparan tatak pisang bahannya tepung beras, santan dan pisang. Biasanya pisang kepok, pisang raja atau mahuli. Tidak menggunakan pewarna karena penampilannya putih dengan tekstur yang menarik.Untuk menambah rasa dan aroma, ada tambahan gula, garam, daun pandan atau vanili.Membuat kue amparan tatak pisang yang berkualitas tidak gampang. Perlu sentuhan tangan-tangan yang khusus dan sudah berpengalaman. Kalau tidak bisa hasilnya keras atau santannya terlalu cair.

Pasar Ramadan di Samarinda juga tersebar di seluruh pelosok kota. Ada di kawasan Jalan Kesuma Bangsa. Ada di kawasan Pasar Pagi dan Segiri. Juga di Sungai Dama dan Jalan Biawan. kemudian di Kompleks Vorvo, Sungai Pinang dan Teluk Lerong. Ada di toko dekat Hotel Bumi Senyiur, yang pintar membuat roti pisang.

Saya sering pesan kue ungul-ungul di Samarinda karena pengolahannya sangat halus dan nyaman. Sesuai namanya, kue ungul-ungul atau ongol-ongol teksturnya kenyal dan lembut. Bahannya dari tepung sagu dan gula pasir atau gula merah. Setelah masak dilumuri dengan parutan kelapa. Sekarang ungul-ungul tampil tidak dengan warna coklat saja, tapi ada juga yang berwarna-warni. Wadai apem peranggi dan roti basumat, juga Samarinda jagonya.

Menurut pengakuan para penjual basah, pasar mereka tiap tahun mulai tergerus. Maklum anak-anak milenial tidak terlalu menyukai. Ada yang bilang itu jenis kue pecah di lidah jadi cocok untuk usia lanjut.

“Kalau anak-anak mudakan sukanya jenis kue-kue modern seperti risoles, pizza, pastel, tahu isi dan sejenisnya,” kata seorang ibu di Pasar Ramadan BP. Itu sebabnya sebagian penjual kue basah beralih ke kue-kue modern. Setidaknya jualannya dikombinasi, ada jual kue basah, ada juga jual kue-kue modern. Harga yang dipatok bervariasi, dari besar kecilnya kue. Ada yang lima ribuan, sepuluh ribuan sampai Rp 50 ribuan.

“Tapi kue goreng-gorengan naik juga karena harga minyak gorengnya juga naik,” kata ibu penjual tadi.

Selain wadai banjar, beberapa Pasar Ramadan juga mulai memasarkan kue-kue dari Sulawesi misalnya kue kesukaan saya barongko dari Bugis Makasar dan klappertaart khas Manado. Kue barongko kemasannya mirip kue babongko banjar, walaupun bahannya berbeda. Kalau barongko didominasi pisang kepok ditambah santan dan telur. Tapi sama-sama memasaknya dikukus. Seperti diharapkan presiden kita ke-5, Ibu Megawati Soekarnoputri jangan terus goreng-gorengan.

Hari pertama Ramadan Minggu kemarin, penjual es batu, es kelapa, es kolang-kaling dan cincau tidak terlalu sukses. Maklum cuacanya sejak pagi hujan dan mendung. Alhamdulillah cucu saya sukses puasanya sampai menjelang magrib

Awal Ramadan  Masjid Al-Aqsho Tarakan Dipadati Jamaah Tarawih

April 3, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

TARAKAN – Memasuki awal bulan suci Ramadhan 1443 Hijriah, Masjid Al-Aqsho Pepabri Kelurahan Kampung I/Skip Kecamatan Tarakan Tengah Kota Tarakan Kalimantan Utara dipadati jamaah dalam menunaikan sholat tarawih berjamaah.

Lebih dari 800 jamaah melaksanakan tarawih. Sebelumnya, diawali dengan cermah yang disampaikan ustad Jusman.

Dalam ceramahnya Ustad Jusman menyampaikan pesan mengenaikeajiban melaksanakan puasa seperti yang terdapat dalah surah Al baqaroh ayat 183-185.

“Hai orang orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa”.

Dikatakan, melalui ayat tersebut,Allah meninginjan umatnya menjalani puasa dengan maksud agar menjadi orang yang bertaqwa.

Menurut ustadz Jusman, sebelum ketaqwaan dicapai oleh setiap orang menahan diri dari segenap nafsunya selama satu bulan penuh. Selain makan dan minum,kelak di akhirat mereka yang berhasil dan memaknai puasa dengan sebaik baiknya maka ia akan sampai pada derajat ketakwaan yang paling tinggi terhadap Allah SWT.

“Mereka yang menjalankan dengan tulus ikhlas ibadah puasa sampai pada ketujuan  hakiki bulan puasa,” katanya

Ustadz Jusman berpesan, suatu yang dijalani dengan hati yang lapang dan ikhlas akan diberikan kemudahan dan keberkahan dari setiap langkahnya oleh Allah SWT.

“Maka dari itu jalani puasa dengan penuh keikhlasan dalam hati sehingga puasa yang kita jalani pada akhirnya tidaklah sia-sia,” katanya. (waldy)

Asa di Balik Tumpukan Sampah dari Siti Salamah

April 3, 2022 by  
Filed under Profile

JAKARTA – Terik sinar matahari tepat di atas kepala, menambah peluh seorang pria yang tengah bekerja. Dengan menggendong keranjang, membawa tongkat besi lengkap dengan topi capingnya, berulang kali ia mengobrak-abrik tumpukan sampah berharap menemukan barang bernilai agar dapat terus mengepulkan asap di dapurnya.

Itulah gambaran seorang pemulung yang mengais rezeki yang dikenal sebagai pejuang pengolah sampah. Mengumpulkan sebanyak-banyaknya sampah untuk dijual menjadi tujuan mendapatkan penghasilan bagi keluarganya.

Di kota besar, tak jarang disuguhkan dengan pemandangan perempuan, anak-anak hingga lansia menyandang keranjang dan menyusuri jalan, mencari rejeki dengan memulung. Jangankan bersekolah, ketiadaan biaya pada akhirnya memaksa anak-anak di bawah umur turut berjibaku dengan sampah demi memenuhi kebutuhan hidup.

Sadar atau tidak banyak yang merasa iba dengan profesi yang mereka jalankan. Tapi tak banyak yang tergerak untuk melakukan aksi nyata membantu memerhatikan kesejahteraan mereka.

Adalah sosok Siti Salamah yang tak asing di kalangan pemulung di kota Tangerang Selatan, Banten. Selama bertahun-tahun Siti mendedikasikan diri untuk mendampingi ribuan pemulung di Jurang Mangu Timur mulai dari pendidikan hingga pemberdayaan ekonomi.

Wanita berusia 34 tahun ini memulai aktivitasnya di lapak pemulung sejak tahun 2015.

Awalnya Siti mendirikan Rumah Pohon yang dulunya bernama Taman Maghrib Mengaji. Siti membantu anak pemulung mendapatkan pendidikan non formal sekaligus spiritual yang berdampak baik pada karakter mereka.

Melalui Rumah Pohon, Siti juga melakukan pengembangan kepada masyarakat. Bersama dengan rekan-rekannya, Siti memberikan pembinaan kepada para ibu pemulung agar mampu bersaing dan mandiri.

“Pemulung harus diberdayakan untuk mengubah stigma negatif dan menaikkan taraf hidup mereka yang terpinggirkan dan termarjinalkan”, ujar Penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2021 Kategori Kelompok dari Astra Siti Salamah.

Pada tahun 2018, Siti bersama sejumlah rekannya mendirikan Waste Solution Hub, penyedia solusi pengolahan sampah terintegrasi. Waste Solution Hub atau WasteHub memberdayakan kaum marjinal terutama pemulung dalam program layanannya dan hadir memberi kesempatan kepada para pemulung untuk mendapatkan binaan dan pekerjaan dengan penghasilan yang lebih baik.

Model Kelola WasteHub memotong proses yang bisa dipersingkat. Selama ini sampah dari rumah diambil pemulung untuk diberikan ke lapak kemudian dijual ke tempat besar melewati empat hingga lima pengepul kakap. Harga sampah plastik biasanya berkisar dua ribu rupiah per kilogram sedangkan di industri besar bisa sampai lima ribu rupiah per kilogram sehingga dengan proses yang dipersingkat, margin sebesar 2 kali lipat tersebut bisa langsung masuk ke kantong para pemulung.

Hal tersebut pada akhirnya membawa para pemulung di Jurang Mangu Timur ke level yang lebih baik. Perjuangan Siti dalam solusi pengelolaan sampah terintegrasi yang melibatkan para pemulung ini berhasil menjadikannya sebagai penerima apresiasi 12th SATU Indonesia Awards tingkat nasional untuk Kategori Kelompok yang mewakili lima bidang sekaligus, yaitu Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan, Kewirausahaan dan Teknologi.

Atas apresiasi tersebut, Siti mendapatkan dana bantuan kegiatan sebesar Rp60 juta dan pembinaan kegiatan dari Astra yang dapat dikolaborasikan dengan kontribusi sosial berkelanjutan Astra yaitu Kampung Berseri Astra dan Desa Sejahtera Astra.

INOVASI SOSIAL WASTE SOLUTION HUB

Ibukota negara, Jakarta tidak hanya menjadi pusat pemerintahan tetapi juga telah menjadi pusat segala pertumbuhan dan perkembangan. Menurut data Kementerian Dalam Negeri, dengan jumlah penduduk sebesar 11,25 juta jiwa per tahun 2021 lalu, Jakarta menghasilkan volume sampah mencapai sebesar 8.000 ton setiap harinya.

Berangkat dari kegelisahan Siti Salamah dan rekan-rekannya atas permasalahan sampah yang terjadi, mereka menggagas kegiatan inovasi sosial yang berfokus pada pengelolaan sampah dan ekonomi sirkular di daerah urban, Waste Solution Hub.

Program ini melakukan pendekatan sistem teknologi yang terintegrasi dan melibatkan multi-pihak. Ada sejumlah program pengelolaan sampah, namun kegiatan aktivitas sosial untuk turut memperhatikan kehidupan para pemulung menjadi nilai tambah dan pembeda Waste Solution Hub.

Program yang dilakukan yaitu pengelolaan sampah event dan cluster perumahan dilakukan dengan proses end-to-end untuk menambah nilai berkelanjutan. Program ini juga melakukan pelatihan intensif pemulung dilakukan untuk memberikan peluang tambahan dan keterampilan serta program konsultan keberlanjutan untuk menghilangkan risiko dan tetap berkelanjutan, untuk proyek #lesswaste atau bahkan #zerowaste.

Hingga kini, Waste Solution Hub telah mengedukasi lebih dari 23.000 pengunjung, menangani lebih dari 10 proyek, memiliki lebih dari 60 orang relawan, mengelola lebih dari 2.400 kilogram sampah, memberdayakan lebih dari 1.200 pemulung, dan mendistribusikan 3.066 paket sembako untuk pemulung.

WasteHub menargetkan dapat melibatkan setidaknya 10.000 mitra pemulung, meningkatkan 100 persen pendapatan para pemulung, menargetkan pengelolaan 1.000 ton sampah per

hari, menghasilkan 1.000 produk daur ulang serta mengembangkan 10 area pusat daur ulang serta pembelajaran di seluruh Indonesia.

Semangat Siti Salamah dan Waste Solution Hub dalam mengelola sampah dan memperhatikan kesejahteraan para pemulung sejalan dengan Sustainable Development Goals Indonesia dan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa. (*)

Ramadan Sejuk dan Sehat Bersama Masjid-Masjid Jabodetabek

April 3, 2022 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

JAKARTA – Ada beberapa cara yang dilakukan dalam menghadapi bulan puasa yang tinggal di depan mata. Di berbagai daerah ada acara yang lazim disebut acara mandi pembersihan diri dan ada lagi yang menyemarakkan dengan pawai.Bagi Grup Astra, setidaknya yang tergabung dalam Yayasan Amaliah Astra (YAA), PT Federal International Finance (FIF) yang diwakili oleh brand Amitra, dan Asuransi Astra Syariah,ada kolaborasi unik dalam menyambut dan menyemarakkan bulan Suci Ramadan 1443 Hijriah yang jatuh pada awal April 2022 ini. Kegiatan Tersebut Disebut program Ramadan Sejuk dan Sehat.

Program ini merupakan kegiatan bersih-bersih lingkungan Masjid dan Mushala di berbagai lokasi di Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek),bahkan ada juga di beberapa wilayah lain di luar Jabodetabek, misalnya Lampung, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Kegiatannya Antara lain membersihkan AC masjid sekaligus mengisi freon, membersihkan lingkungan masjid seperti toilet, kamar mandi, tempat wudu dan sarana lain yang ada dalam kawasan masjid atau mushola dengan pemberian peralatan untuk bersih-bersih tersebut.

Pada program ini juga, YAA melibatkan 1.000 teknisi Air Conditioner (AC) yang tergabung di dalam komunitas Master AC yang selama ini adalah binaan YAA untuk membantu membersihkan AC yang ada di masjid ataupun mushala yang pada akhirnya ingin memberikan kenyamanan dalam beribadah selama bulan Ramadan dan seterusnya.

Ketua Amanah Astra YAA, Gama A. Yagotomo, mengatakan Program Ramadan Sejuk dan Sehat ini merupakan sebuah program keberlanjutan yang dilakukan untuk mendukung umat Islam dalam beribadah dengan nyaman dan sejuk, sehingga pada akhirnya menciptakan kekhusyukan.

“Program Ramadan Sejuk dan Sehat telah dilaksanakan sejak 5 tahun terakhir dengan melakukan berbagai kegiatan bersih-bersih lingkungan, seperti pembersihan AC, dan berbagai macam kegiatan untuk menjaga kebersihan dan kesejukan Masjid ataupun Mushala, sehingga menjadikan ibadah umat lebih khusyuk selama bulan Ramadan. Tahun ini jumlah terdapat 246 Masjid dan Mushala yang ada dalam program ini,” tutur Gama.

Sementaraitu, Chief Compliance and Risk Management Asuransi Astra, Adi Sepiarso, mengatakan bahwa kegiatan hari ini dapat terlaksana atas kontribusi seluruh peserta Asuransi Astra Syariah.

“Memberikan Peace of mind merupakan komitmen yang terus kami pegang, takhanya bagi pelanggan namun juga bagi lingkungan sekitar dimanapun kami berada. Pada kali ini kami berbahagia dapat menyalurkan dana sosial peserta Asuransi Astra Syariah Untuk Mendukung Kenyamanan Beribadah Masyarakat.Bersama Asuransi Astra Syariah, peserta khanyadapat terlindungi dari berbagai risiko, namun juga dapat berpartisipasi dalam berbagi kebaikan kepada sesama,” ujar Adi.

Memakmurkan Masjid

Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur PT Sharia Multifinance Astra (SMA), Inung Widi Setiadji, mengatakan bahwa Amitra Hadir Dalam Berbagai Kesempatan yang ada, terutama untuk memenuhi kebutuhan umat, seperti membiayai porsi haji, Umrah dan pembiayaan logam mulia atau emas yang berbasis syariah.

Menurut Inung, kolaborasi ini akan mampu memberi dukungan yang lebih banyak bagi kemaslahatan umat, sehingga memberikan dampak positif kedepannya. “Dengan menyalurkan dana sosial syariah PT FIF, kami ikut bangga melihat hasil yang diperoleh dalam upaya memakmurkan Masjid dan Mushala dan untuk jadi tempat ibadah yang nyaman,” jelas Inung.

Lebih lanjut, Inung menambahkan, melalui kolaborasi penyaluran dana sosial syariah ini juga kami menyalurkan bantuan berupa alat kebersihan berupa penambahan freon AC Masjid dan pemberian peralatan bersih-bersih Masjid atau Musala seperti sapu lidi, pel, pengki, dan lain sebagainya.

Dalam FirmanNya, Allah SWT menjelaskan tentang memakmurkan Masjid yang diterangkan dalam Qur’an Surah ke-9 At-Taubah ayat 18 yang memiliki arti : “Sesungguhnya yang memakmurkan masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta (tetap) melaksanakan salat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada apa pun) kecuali kepada Allah. Maka mudah-mudahan mereka termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk (QS At-Taubah (9) : 18)”

Ayat ini menerangkan bahwa umat Islam patut memakmurkan Masjid-masjid Allah hanyalah orang-orang yang benar-benar beriman kepada Allah dan berserah diri kepada-Nya serta percaya akan datangnya hari akhirat,tempat pembalasan segala amal perbuatan, melaksanakan salat, menunaikan zakat dan tidak takut kepada apa pun selain kepada Allah. Orang-orang inilah yang diharapkan termasuk golongan yang mendapat petunjuk untuk memakmurkan masjid-masjid-Nya.

Kehadiran Bulan Ramadan selalu mendapat tempat di hati masyarakat,karena Ramadan dikenal sebagai penghulu dari seluruh bulan yang sekaligus juga merupakan bulan penuh berkah dan penuh rahmat. Untuk memuliakannya, selama bulan suci tersebut dianjurkan untuk memperbanyak amalan sunnah, seperti membaca Al Qur’an, berzikir, beristighfar, shalat dhuha, tarawih dan bersedekah.

Selain itu, diperlukan juga persiapan diri dari sisi keilmuan, yaitu mendalami ilmu yang terkait dengan ibadah Ramadan dengan mengikuti berbagai pengajian dan menjalankan itikaf di sepuluh hari terakhir Ramadan dengan menetap di Masjid untuk mencari keridhaan Allah dan bermuhasabah atau introspeksi diri atas perbuatan yang telah dilakukan selama ini.

Semua kegiatan tersebut membutuhkan suasana yang baik, bersih, nyaman dan sejuk di dalam Masjid. “Ïnshaa Allah kami bisa menciptakan suasana tersebut,” ungkap Gama A.Yogatomo dari YAA. (*)

SEVA, Inisiatif Digital Pembiayaan Otomotif Terkini  dari Astra Financial

April 3, 2022 by  
Filed under Gaya Hidup

JAKARTA – Membeli mobil baru merupakan sebuah proses yang panjang. Mulai dari menentukan pilihan jenis kendaraan, bertemu dealer, melakukan test drive, menegosiasikan harga, hingga menentukan pilihan pembiayaan kendaraan yang tepat. Untuk mempermudah proses tersebut, Astra Financial meluncurkan inovasi digital terbaru, SEVA, sebuah platform digital yang membantu konsumen untuk menemukan mobil baru dengan dukungan konsultasi keuangan dengan proses yang lebih mudah, nyaman, dan aman.

SEVA diluncurkan untuk menjawab kebutuhan konsumen otomotif pada era digital, pasca pandemi. Berdasarkan data perubahan perilaku konsumen yang dikutip dari You Gov International Automotive Report 2021, kategori masyarakat yang melakukan mobilitas, terbanyak berada pada rentang usia 18-24 tahun. Selain itu, intensitas kegiatan di luar rumah yang cukup banyak berbanding lurus dengan penggunaan kendaraan pribadi, khususnya di negara berkembang. Masih menurut hasil riset yang sama, situasi ini dipicu oleh kebutuhan ruang pribadi yang lebih higienis saat menggunakan transportasi, khususnya selama pandemi.

Peluncuran SEVA dihadiri oleh Presiden Direktur Astra – Djony Bunarto Tjondro, Direktur Astra yang terdiri dari Johannes Loman, Suparno Djasmin, Gidion Hasan, Henry Tanoto, serta didampingi oleh Co-Chief Executive Officer SEVA – Handoko Liem dan CK Yap.

Di masa pandemi, konsumen membutuhkan informasi yang lebih rinci mengenai produk otomotif. SEVA hadir sebagai solusi atas permasalahan tersebut dengan value yang berfokus pada kepuasan konsumen saat membeli mobil baru, SEVA menyediakan beberapa fitur menarik seperti rekomendasi mobil yang palingcocokuntuk kebutuhan konsumen dan perencanaan keuangan yang tepat.

Sebagai bagian dari ekosistem Astra yang menyajikan pengalaman pembelian mobil yang terintegrasi, SEVA telah bekerjasama dengan Agen Pemegang Merek seperti PT. Toyota Astra Motor dan PT. Astra Daihatsu Motor, perusahaan pembiayaan kendaraan, dan rekanan dealer di lebih dari 100 outlet di seluruh Indonesia. Saat ini SEVA juga didukung oleh Auto2000 dan Daihatsu Sales Operation untuk menyajikan berbagai pilihan mobil. Selain itu, SEVA juga didukung oleh Astra Credit Companies dan Toyota Astra Finance dalam proses pembiayaan serta Asuransi Astra yang menyediakan layanan asuransi kendaraan.

SEVA Membantu Konsumen Memilih Mobil Sesuai Kemampuan Finansial

“Generasi muda saat ini sangat jeli untuk mempertimbangkan apakah produk tersebut cocok atau tidak untuk mereka, sebelum memutuskan untuk membeli. SEVA hadir untuk membantu konsumen muda menemukan produk otomotif impiannya dengan skema pembiayaan yang terbaik,” tutur Suparno Djasmin.

Ditambahkan, transformasi SEVA akan memberikan solusi bagi konsumen dalam membeli mobil baru impian. Dengan misi utama Financing First, SEVA akan membantu konsumen menemukan produk otomotif, sesuai dengan kebutuhannya masing-masing, berdasarkan proses konsultasi keuangan yang komprehensif.

Prinsip Financing First Diwujudkan melalui layanan konsultasi yang diberikan kepada konsumen, fasilitasi konsumen kepada dealer terbaik, hingga proses pembelian, layanan kredit mobil, dan pengantaran unit mobil baru. Transformasi layanan SEVA ini menunjukkan komitmen SEVA untuk memberikan pengalaman pembelian mobil yang terintegrasi bagi konsumen otomotif Indonesia dengan mengutamakan prinsip mudah, nyaman, dan aman.

Transformasi SEVA didukung oleh dua fitur andalan. Salah satunya adalah fitur Instant Approval. Melalui fitur ini, konsumen akan melalui proses pembelian mobil baru yang lebih mudah, proses yang jelas, didukung tingkat keamanan transaksi yang lebihbaik.

Fitur andalan lainnya adalah Car Recommendation. Melalui fitur ini, konsumen akan memperoleh informasi detail perhitungan biaya dari awal sehingga konsumen dapat memilih mobil baruimpiannya sesuaidengan kemampuan finansial yang dimiliki.

Handoko Liem menyampaikan pentingnya keberadaan fitur Instant Approval dan Car Recommendation saat pembelian mobil baru. “Konsumen bisa saja ragu sebelum membeli mobil karena belum jelas skema pembayarannya. Terkait situasi tersebut, maka keberadaan fitur Instant Approval dan Car Recommendation akan membantu konsumen dalam menentukan mobil baru impian. Perhitungan pembiayaan akan menyesuaikan kondisi keuangan konsumen, sehingga perencanaan pembelian lebih jelas. Oleh sebab itu, SEVA selalu mengedepankan proses yang Jelas Dari Awal,” tutup Handoko. (*)

 

« Previous PageNext Page »

  • vb