Kepiting Dandito Menu IKN

June 20, 2022 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

SAYA tidak bisa membayangkan jika pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sudah berlangsung masif, betapa ramainya orang menyerbu kepiting saus Dandito. Sebab, kepiting Dandito sudah pernah masuk Istana Negara Jakarta dan direkomendasikan sebagai menu yang “wajib” disantap jika singgah di Balikpapan.

Masakan kepiting Dandito terpilih sebagai salah satu menu hidangan utama Istana pada resepsi  peringatan HUT ke-71 RI  tahun 2016, yang diselenggarakan Presiden Jokowi. Dua bulan setelah saya dilantik menjadi wali kota periode kedua. Saya dan Pak Rudi lengkapnya Rudy Setiawan (62), pemilik Dandito bangganya luar biasa. “Ini kehormatan besar, sekaligus ajang promosi luar biasa,” kata Rudy, yang sempat menjadi ketua Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Balikpapan.

Sekarang Ibu Kota Negara pindah ke Sepaku, PPU, Kaltim. Tidak jauh dari  Balikpapan yang jadi kota penyangga. Malah setiap orang yang mau ke IKN, ya turun lewat Bandara  Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Sepinggan. Jadi sudah pasti makannya di kota ini. Kalau saatnya ingin makan, maka salah satu yang jadi pilihan pasti Restoran Kepiting Dandito di Jl Marsma R. Iswahyudi, yang memerlukan waktu hanya 5 – 10 menit dari Bandara Sepinggan.

Saya sudah beberapa kali membawa tamu IKN ke sana. Termasuk anggota DPR RI Ahmad HM Ali, yang juga wakil ketua umum Partai Nasdem, partai saya. “Nanti saya ditunggu di Dandito ya,” kata Pak Ali sebelum terbang dari Jakarta.

Saking populernya, Dandito sudah jadi tempat pertemuan. Itu bukan Pak Ali saja. Tamu lain juga begitu. Kalau datang atau mau pulang, maka tempat pertemuan dan perpisahannya di Kepiting Dandito. “Ya tamu IKN makin banyak, saya sampai kewalahan,” kata Rudy.

Saya berteman baik dengan pengusaha kuliner yang jatuh-bangun meniti usaha dan kariernya  ini. Bahkan juga dengan istrinya, Yuli Setiawati, dulu sering bareng bermain tenis. Seperti Rudy yang juga senang berolahraga, Yuli selain tenis, juga pernah jadi atlet andalan Kaltim di cabang bowling. Dia pernah meraih juara nasional dan menyumbang medali pada arena PON.

Ketika saya singgah di Dandito beberapa waktu lalu, Rudy mengajak saya bernyanyi. Rudy juga pemusik. Dia jago bernyanyi dan memetik gitar. Sambil menikmati masakan kepiting, saya sempat tanya buah kesukaan saya nangkadak. Kebun wisata Rudy di Km 23 ada tanaman nangkadaknya. Saya sering diberi. Nangkadak adalah hasil persilangan nangka dan cempedak, sehingga buahnya lebih besar dan lebih manis. Maklum buah hibrida yang terbilang langka.

Kepada saya, Rudy mengatakan dia memang sudah mempersiapkan kiat-kiat apa saja yang akan dilakukannya untuk menangkap peluang usaha dari pembangunan IKN. “Ini kesempatan kita benar-benar menjadi pengusaha kuliner kelas nasional bahkan internasional,” tambahnya.

Rudy berencana mengembangkan usahanya di kawasan IKN. Dulu dia sempat buka di beberapa tempat termasuk juga di Bali.

Pemerintah Kota Balikpapan beberapa kali memberikan penghargaan kepada Rudy atas segala prestasi, pengabdian, dan kepeduliannya dalam ikut mempromosikan dan memajukan Kota Balikpapan. Pada HUT Kota ke-121 tanggal 10 Februari 2017, ada jalan dua jalur di kawasan Pantai Manggar yang diresmikan dengan nama Jalan Dandito. Maklum sebagian lahan itu dibebaskan berkat dukungan Rudy.

Ada yang bertanya apa  arti nama  Dandito itu? Ternyata nama itu muncul di benaknya terinspirasi dari nama anak kedua, Dandi. Hasil perkawinan dengan Yuli, Rudy memperoleh dua anak. Selain Dandi, ada kakaknya Gifta.   Bahkan Gifta sudah berkeluarga dan baru saja melahirkan putra pertamanya. “Alhamdullilah saya sudah jadi kakek,” katanya bahagia.

TEORI SETENGAH MATI

Hampir sebagian orang sukses, awalnya berjuang setengah mati. Itu termasuk yang dialami Rudy. Dia orang yang mau bekerja keras, berani mencoba dan tidak patah semangat. Rasanya tidak seberapa dengan perjuangan yang pernah saya lakukan. Meskipun dulu waktu kecil, kehidupan saya juga sangat berat, mulai jualan kue  –sama dengan orang tua Rudy-  sampai jadi wartawan dan wali kota.

Rudy sempat menggelandang di Pelabuhan Samarinda setelah  merantau dari kampung halamannya di Jember, Jawa Timur. Lalu ditolong oleh seorang tentara yang membawanya ke Balikpapan. Sempat tiga hari bekerja di bioskop berhenti lagi.

Dia sempat menjadi pekerja bangunan di sebuah perusahaan migas di Muara Badak. Lalu tahun 1982 diangkat sebagai karyawan tetap dan bahkan sempat menjadi sekretaris manajer. Delapan tahun kemudian dia kena pemangkasan karena perusahaan mengalami penurunan.

Dari situ dia terinspirasi mau berwirausaha. Dan balik ke Balikpapan. Tidak langsung jualan kepiting. Tidak kurang ada 10 jenis usaha kecil-kecilan dia rintis. Mulai jualan nasi pecel, nasi campur, sate, steak, sembako hingga pakaian. Semua berakhir dengan kegagalan.

Baru terakhir dia mencoba jualan masakan kepiting. Dia tahu kepiting banyak di daerah ini. Apalagi sudah ada yang sukses berjualan masakan kepiting, seperti Restoran Kepiting Kenari, yang tidak jauh dari lokasi Dandito di Jl Iswahyudi sekarang ini.

Berkat banyak relasi, Rudy dipinjami bahan-bahan dari temannya termasuk modal. Ada yang meminjami rempah-rempah atau bumbu, ada juga beras. Modal awal bahan utamanya kepiting hanya seberat 5 kg. Lalu dia berkolaborasi dengan juru masak untuk menemukan menu terbaik, yang akhirnya sampai jatuh ke menu saus kepiting, yang terkenal itu.

Selain saus kepiting, sebagian orang termasuk saya juga suka dengan menu kepiting sokanya, yang dimasak goreng tepung. Kepiting soka atau kepiting cangkang lunak adalah istilah kuliner untuk kepiting-kepiting yang baru berganti kulit. Jadi kalau dimasak sangat lunak.

Karena keberhasilan usahanya berkat teman-teman dan relasi, Rudy memperkenalkan cara berusaha itu sebagai teori 267. Dalam tangga nada, 267 itu dibaca re-la-si. “Ini saya pegang erat sampai sekarang, untuk sukses tetap menjaga hubungan baik dengan relasi,” katanya.

Di tengah kesibukannya, Rudy juga memelopori olahraga paramotor. Dia membentuk klub Dandito Team. Rutin beratraksi di angkasa pantai Manggar untuk menambah atraksi objek pariwisata. Sesekali dia tampil dalam kegiatan upacara HUT Kota atau even lainnya. Latihannya di Pantai Ambalat. “Glen Roy Nirwan juga ikut, kalau mau bergabung datang ke sini,” kata Rudy mengajak saya.

Ketika wabah Covid-19 memuncak tahun 2020 dan 2021, Rudy mengakui omzet kepitingnya menurun karena adanya pembatasan. Dia sendiri banyak berkutat di perkebunan wisatanya, Gifta Garden di Km 23 seluas 4 hektare. Di situ dia asyik menanam sejumlah sayur dan buah-buahan, rambutan, durian termasuk nangkadak tadi. Malah ada restorannya dan rumah villa, yang bisa disewa. “Saya juga mau menanam sorghum,” katanya.

Yang menarik Rudy  mendatangkan beberapa ekor kuda dan membentuk  klub kuda El Caballo Dandito. Caballo itu dalam bahasa Spanyol artinya kuda. “Saya maunya orang datang ke sini, bisa juga naik kuda. Karena kuda terbilang langka di daerah ini,” jelasnya. Rudy juga merasa berkuda itu juga menjalankan sunah Nabi, olahraga yang tak lekang dengan waktu.

Waktu saya jalan-jalan bersama keluarga ke sana, cucu saya Defa dan Dafin sempat menaiki kudanya Dandito.  Rudy sendiri yang mengawal. “Saya mau di sini ada sekolah kuda, biar anak-anak menyukainya,” kata Rudy bersemangat. Apalagi setelah itu makan kepiting telur saus Dandito. Lengkap sudah kenikmatannya. Pasti kudanya meringkik-ringkik sampai tak terasa kepitingnya mencapit.@@@@@

Dispar Kaltim Siapkan Pemandu Wisata Profesional

June 20, 2022 by  
Filed under Wisata

Plt Kadis Pariwisata Kaltim HM Irvan Rivai

SAMARINDA – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur mengadakan pelatihan pemandu wisata atau pramuwisata bagi warga di Desa Semayang, Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara, yang dilaksanakan selama dua hari pada 13-14 Juni 2022.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Muhammad Irvan Rivai kegiatan ini untuk merangkul masyarakat setempat menjadi pramuwisata yang nantinya mampu melayani wisatawan yang datang berkunjung.

“Pelatihan ini dilaksanakan untuk menjadikan masyarakat yang memiliki kemampuan komunikasi untuk bekerjasama dengan rekan kerja dan wisatawan serta memahami prosedur keselamatan dan kesehatan dalam berwisata,” jelasnya pada Selasa (14/6/2022).

Pelatihan ini dilaksanakan di Desa Semayang diikuti sebanyak 40 orang peserta dengan pemateri dari Dinas Pariwisata Kaltim bekerjasama dengan Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Samarinda, M. Fauzan Noor  dan I Wayan Lanang Nalla serta dari Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kaltim yang diwakili oleh Innal Rahman.

Menurut Irvan, partisipasi dan pemberdayaan masyarakat untuk dilatih menjadi pramuwisata sehingga diharapkan berdampak pada ekonomi masyarakat setempat, melalui kunjungan wisata Desa Semayang.

“Kedepannya masyarakat sebagai host mampu menciptakan Sapta Pesona sehingga mendorong tumbuh dan berkembangnya kegiatan kepariwisataan. Kita juga berharap  terwujudnya destinasi pariwisata yang berdaya saing dan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat,“ ujar M. Irvan Rivai.

Sementara itu, Kepala Desa Semayang, Robi Salam mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Dinas pariwisata Kaltim yang telah memberikan pelatihan bagi 40 orang warganya yang diharapkan akan menjadi pemandu wisata.

“Kami sangat berterima kasih kepada Dispar Kaltim yang telah memberikan pelatihan pramuwisata ini. Kami sadar jika peningkatan dan pembinaan SDM ini akan lebih memaksimalkan kemampuan warga kami  di Desa Semayang. Kami apresiasi bantuan pelatihannya untuk mendukung komitmen kami bersama mewujudkan desa wisata yang berdaya saing dengan desa wisata lainnya,” ujar Robi Salam.(YUL/ADV/KominfoKaltim)

Bhabinkamtibmas Desa Oro-oro Ombo ” Blusukan” ke Kandang peternak

June 20, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

BATU – Bhabinkamtibmas Desa Oro-oro Ombo,  Aipda Eko  Harianto bersama perangkat desa serta petugas dari dinas Pertanian dan peternakan Kota Batu melakukan sambang ke peternak yang berada di wilayah desa Oro-oro Ombo Kecamatan Batu Kota Batu. Senin, (20/6/2022)

Kapolres Batu AKBP I Nyoman Yogi Hermawan melalui Kapolsek Batu, AKP Endang Iriani Sangaji menjelaskan  sesuai perintah  Kapolres Batu untuk selalu terjun langsung di lapangan dalam menyerap aspirasi masyarakat dan para peternak sehingga dapat diambil langkah-langkah yang tepat guna menanggulangi wabah PMK di wilayah kota Batu

“Para Bhabinkamtibmas kami, secara proaktif terjun langsung di tengah-tengah warga masyarakat khususnya para peternak dalam menghadapi wabah PMK ini,” kata Kapolsek Batu

Dikatakan, saat ini sudah terbentuk Satgas yang nantinya khusus menangani wabah PMK di wilayah kecamatan Batu. Satgas PMK yang berada di kantor kecamatan Batu terdiri dari beberapa instansi pemerintah yang berkompeten menangani PMK, serta melibatkan juga potensi-potensi yang ada di Masyarakat sehingga sekecil apapun potensi penularan penyakit PMK bisa kita deteksi untuk diambil langkah-langkah selanjutnya

“Kami juga mengimbau kepada para peternak untuk segera melaporkan ke Polsek atau ke Posko Satgas PMK yang berada di kantor Kecamatan Batu jika hewan ternaknya mengalami gejala penyakit PMK sehingga bisa segera ditangani oleh petugas,” imbuhnya. (buang supeno)

Lanjutan Sidang Asusila di SPI, Terdakwa Datangkan Saksi Meringankan

June 20, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

MALANG  – Lanjutan jalannya sidang perkara dugaan asusila yang terjadi di SPI Kota Batu dalam Sidang ke- 17  digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1A Malang, jalan Ahmad Yani, No.198, Purwodadi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Senin (20/6/2022).

Agenda sidang yang digelar kali ini mendengarkan keterangan 2 saksi meringankan yang didatangkan terdakwa.

Tim Pengacara JE, dalam keterangan kepada media mengakui kaget dengan fakta persidangan hari ini. Mereka mendengar langsung dari keterangan saksi bahwa kasus ini diduga ada rekayasa dan diduga ada dalang yang mendanai.

“Maaf kami tidak bisa menjelaskan seperti apa keterangannya.” Ungkapnya didepan awak media.

Pengacara JEP merasa yakin kliennya sejak awal tidak bersalah dan berharap majelis hakim bisa  mempertimbangkan berdasakan fakta-fakta materiil yang dihadirkan.

Disebutkan dalam persidangan lanjutan, pengacara akan mendatangkan 2 orang saksi meringankan lagi.

Sementara tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang diwakili Edy Sutomo SH.MH mengungkapkan, dihadirkannya  2 orang saksi meringankan yang didatangkan terdakwa pernah bekerja di SPI dan menjadi rekan terdakwa.

Jaksa Penuntut Umum menyebutkan  sidang  asusila yang terjadi di SMA SPI Batu dengan terdakwa JE didakwa dengan sejumlah pasal yakni, pasal 81 ayat 1 Jo Pasal 76 D Undang-Undang Perlindungan Anak, juncto Pasal 64 ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Kemudian, Pasal 81 ayat 2 UU Perlindungan Anak, juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP, Pasal 82 ayat 1, juncto Pasal 76e UU Perlindungan Anak, juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP dan pasal 294 ayat 2 ke-2 KUHP, juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP. (buang supeno).

Gunawi Dituntut 11 Tahun Penjara dan Denda Rp 500 Juta

June 20, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

MALANG – Gunawi (64 tahun) terdakwa tindak pidana pencabulan anak dituntut hukuman 11 tahun penjara dan denda Rp 500 juta oleh dalam persidangan di PN Malang, Senin ( 20/6/2022).

Sidang denfan  agenda pembacaan tuntutan perkara ini dilaksanakan secara online dipimpin Majelis Hakim Satyawati, SH. dengan Jaksa penuntut Umum ( JPU ) Kejaksaan Negeri Batu Maharani Indrianingtyas, SH.

Jaksa Penuntut Umum dalam pembacakan tuntutannya, menyatakan  terdakwa dengan sengaja melakukan tipu muslihat, serangkaian  kebohongan, atau membujuk anak untuk melakukan persetubuhan.

Terdakwa diancam hukuman sesuai Pasal 81 ayat (2) UU No.17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan perundang-undangan no. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang sebagaimana dimaksud dalam dakwaan.

Persidangan selanjutnya akan dilaksanakan hari Senin tanggal 27 Juni 2022 dengan agenda sidang pembelaan dari pengacara dan proses persidangan tetap dilaksanakan secara online melalui aplikasi zoom dan kedua terdakwa tetap berada di Lapas Klas 1A Lowokwaru Malang untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. (buang Supeno)

« Previous PageNext Page »

  • vb