Misteri Kamar Bung Karno Bima Sakti di Selecta Batu

August 22, 2022 by  
Filed under Wisata

BATU – Peringatan Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia tahun 2022, tidak bisa dilepaskan dengan nama Bung Karno.Sang Proklamator negeri ini.

Namun, tidak semua orang mengenal tempat Sang Proklamator berhasil mencetuskan program cemerlang dalam mendirikan negeri ini.

Soekarno menyepi di Kota Batu , tepatnya di kawasan pegunungan nan sejuk yaitu hotel dan pemandian alam Selekta Batu, untuk  mencari inspirasi sebelum merdekanya negeri ini.

Salah satu tempat yang sangat disenangi karena mampu mendukungnya  dalam mencari ide dan mengambil keputusan penting terbentuknya negara ini adalah Hotel dan Pemandian alam Selekta Batu.

Presiden Republik Indonesia pertama, Soekarno memiliki jejak sejarah panjang dalam mengkonsepkan proklamasi dan menelurkan beberapa ide brilian saat berada di Hotel dan Pemandian alam Selecta Kota Batu, Jawa Timur.

Salah satunya adalah wisata Selecta yang menjadi saksi bisu perjuangan  Bung Karno dalam mewujudkan  kemerdekaan Indonesia.

Di tahun 1942 silam, Bung Karno menyempatkan diri untuk menginap di sebuah yang bernama “ vila De Brandarice “ atau yang sekarang dikenal dengan vila Bima Shakti yang berada dalam taman wisata Selecta Batu selama sekitar satu minggu hingga 10 hari.

Ada kenangan tertulis bung Karno sampai sekarang dan menjadi saksi sejarah berupa tulisan yang terpampang dalam pigura didalam kamar yang berbunyi :

“kenang-kenangan pada Selecta tetap hidup dalam ingatan saja. Bukan sadja karena tamasja jang indah, tetapi djuga karena di Selecta itu beberapa putusan penting mengenai perdjoangan Negara telah saja ambil”.

Rangkaian kalimat itu dituangkan dalam tulisan tangan Bung Karno tertanggal,1 Maret 1955. Tulisan tangan Bung Karno sampai sekarang terpajang  dan dibingkai hitam dan digantung di tembok ruangan kamar dimana Bung Karno pernah tinggal. Penulisnya adalah Presiden Republik Indonesia, Soekarno.

Beberapa potret Bung Karno turut dipajang di tembok.Proklamator Indonesia itu pernah berada di dalam ruangan tersebut, dan menginap.

Kedatangan Bung Karno yang memang dirahasiakan, bertujuan untuk merenung dalam konteks mencari inspirasi ataupun mengambil putusan penting yang dibuat menuju Proklamasi Indonesia.

Di dalam kamar De Brandarice atau Bima Sakti inilah beliau mampu menemukan  ide cemerlangnya.

Misteri Kamar Bima Sakti

 Kamar villa Bima Shakti yang berada dalam komplek Hotel dan Pemandian alam Selecta Batu, sampai sekarang tidak banyak yang mengenalnya.Kalangan tertentu saja atau mereka pengagum Bung Karno yang bertandang kesana.

Vila dengan luas sekitar 20 X 12 yang dulunya hanya ada dua kamar dan satu ruang makan  kala itu di tahun 1942 memang hanya ditempati oleh Bung Karno saja, yakni kamar 47. Kini berkembang menjadi 10 kamar dalam Villa Bima Sakti.

Keberhasilan Bung Karno dalam menciptakan konsep brilian dalam membangun Negeri ini, rupanya dia temukan ketika menyepi dalam ruang kamar Bima Sakti ini.

Sehingga banyak orang yang kepingin memanfaatkan ruangan dimana Bung Karno pernah menginap tersebut.Harapannya mendapat hasil seperti yang dilakukan Bung Karno yakni prestasi atau konsep luar biasa dalam mencapai di bidangnya.

Namun, kenyataanya.Banyak orang yang mencoba keberuntungan dengan menginap beberapa hari di kamar 47 Villa Bima Sakti Selecta Batu, bukan kemujuran yang didapat justru kebuntungan atau kesialan.

Banyak Kepala Daerah atau ketua Lembaga Negara yang pernah nginap di kamar 47 Villa Bima Sakti, sepulang dari Selekta ditangkap KPK atau gagal maju kembali dalam Pilkada atau gagal menjadi Presiden RI, Gara- gara mengadakan kegiatan di Villa Bima Sakti.

Direktut Utama PT.Selekta Batu Sujud Hariadi

Direktur Utama PT. Selecta Batu Sujud  Hariadi ketika dikonfirmasi mengakui adanya kejadian yang menimpa para tokoh Politik atau pejabat publik yang gagal dalam misinya, gara-gara menginap di Villa Bima Sakti Selecta Batu.

“Banyak kejadian seperti itu. Tapi terus terang kami tidak percaya akan hal itu. Namun jika ada yang mencoba, monggo saja. Jangan salahkan kami jika nantinya ada kejadian yang di luar nalar,“ tandasnya.

Sujud tidak menampik hal itu.Bahkan dia tidak menutupinya.“ kalau ada yang Tanya ya saya ceritakan, tetapi semua bukan sebab akibat lho. Semua hanya Alloh yang tahu, kita kan hanya menjalani. Perkara ada sesuatu bukan urusan manajemen,“ lanjutnya.

Ketika ditanya soal, kenapa Agustus jumlah wisatawan ke Selekta Batu relative menurun dibandingkan bulan lainnya, adakah kaitannya dengan Misteri Villa Bima Sakti.

Dengan tersenyum Sujud mengungkapkan.Hal itu tidak ada kaitannya.Ada 3 bulan yang disebutkan sebagai bulan “ Low session “ atau sepi pengunjung yakni bulan ramadhan, Februari  dan Agustus. Bulan Agustus di kawasan kota Wisata Batu, banyak kegiatan adat. Mulai karnaval, selamatan desa, sehingga menimbulkan kemacetan.

“Hal ini yang banyak tidak disenangi wisatawan lokal untuk ke Selekta, karena kondisi jalan macet. Sehingga mereka tidak bisa lama menikmati wisata alam di Selekta,“ tambahnya.

Sujud menyebutkan, kendati begitu, banyak juga masyarakat yang memesan kamar 47 di Villa Bima Sakti, tempat Bung Karno bermalam.Namun, rata-rata warga masyarakat biasa bukan pejabat publik atau pejabat politik yang sedang mengincar Posisi tertentu.

“Rata- rata yang mau memesan kamar 47 Villa Bima Sakti, bukan Pejabat Publik atau pejabat politik, jadi mereka yang ingin menikmati sensasi seperti yang dirasakan Bung Karno,“ tandasnya.

Direktur Utama Selekta Batu Sujud Hariadi menyebutkan Bung Karno dalam tulisannya berpesan agar tetap mempertahankan keberadaan Selekta ini dengan jerih payah sendiri jangan melibatkan pihak asing.

“Bung Karno juga meninggalkan pesan dalam tulisan yang ditinggalkan di kamar. Kertas itu bertuliskan ‘Bangunlah Selecta dengan kemampuan sendiri dan dengan hasil jeri payah sendiri’. Tulisan itu masih kita simpan juga,” ungkapnya.

Setelah Indonesia Merdeka,17Agustus 1945 rupanya Bung Karno masih menyempatkan diri untuk menyambangi kembali  Selecta untuk bernostalgia dengan kamar 47 Villa Bima Saktinya di tahun 1946.

Bung Karno pun memberi nama   Villa yang membuatnya bisa melahirkan  banyak konsep itu dengan nama “Bima Shakti ” dari nama sebelumnya  “vila De Brandarice”.

Bung Karno sering menginap di tempat itu pada kurun 1952-1955, Pilihan nama Bima Sakti merujuk salah satu tokoh dalam dunia pewayangan, Bima sosok berkarakter tegas, berani dan berhati lembut

‘Diperkirakan Bung Karno singgah di sini saat Sidang Pleno ke lima Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) digelar di Gedung Rakyat Kota Malang pada 1947. Meski pada akhirnya orang nomor satu di republik itu tak jadi menghadiri sidang pleno dan digantikan Bung Hatta,” tambahnya.

Kembalinya Bung Karno ke vila Bima Shakti bersama sang Ibunda, anak pertamanya Guntur Sukarnoputra dan para pejabat pemerintahan lainnya hanya sekedar singgah dan mengunjungi warga sekitar Selekta.

Vila Bima Shakti yang dulunya hanya dua kamar, sekarang sudah bertambah menjadi 10 kamar. Bangunan hingga perabotan fasilitas yang masih tetap sama seperti Bung Karno pertama kali ke vila tersebut, hanya dilakukan perawatan saja tanpa merubahnya.

Terlihat juga beberapa foto Bung Karno dan tulisan dari Bung Karno terpajang di dalam Vila Bima Shakti.Vila yang menjadi saksi bisu dan renungan Bung Karno itu hingga saat ini masih disewakan kepada para pengunjung yang ingin menginap.

“Tetap kita sewakan.Rata-rata pengunjung itu kesini karena ingin merasakan sensasi kamar yang pernah ditempati Bung Karno dengan suasana yang masih asli” tuturnya.

Vila yang baru saja setahun lalu diresmikan sebagai Cagar Budaya, saat ini menjadi ikon bagi wisata Selecta, Kota Batu dan menjadi kebanggakan daerah.Sejarah pernah ditempati oleh Presiden RI Soekarno.

Ingin nikmati kamar Soekarno atau dikenal dengan kamar Soekarno Sweet.Dibandrol dengan harga Rp.1 juta.Sementara kamar lainnya Rp.750 ribu.

De Ruyter De Wildt

 Vila Bima Sakti merupakan satu dari beberapa vila di dalam Taman Wisata Selecta. Tempat wisata ini terletak di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.Berada di ketinggian sekitar 1.150 meter dari permukaan laut.Taman cantik seluas 20 hektare ini dikelilingi Gunung Arjuno dan Welirang serta Gunung Panderman.

Selecta dibangun oleh seorang Belanda, De Ruyter De Wildt pada 1920-1928.Selecta dari kata Selectia yang dalam bahasa Belanda berarti Pilihan.

Lokasi ini awalnya ditujukan sebagai tempat peristirahatan pembesar Pemerintah Hindia Belanda.Tempat pelesir pilihan golongan eropa.

Saat Agresi Militer Belanda II pada 1949, Selecta sempat dibumihanguskan oleh para pejuang Indonesia.Ini bagian dari taktik Malang Bumi Hangus, agar seluruh aset tak kembali jadi milik Belanda.

Setelah proklamasi kemerdekaan, tepatnya pada 1950 Selecta dibangun kembali oleh 47 orang pendiri.Mereka juga membentuk perseroan terbatas untuk mengelolanya.Selecta memang memiliki nilai sejarah tinggi.

Sampai sekarang, salah satu tempat wisata legendaris di Kota Batu ini tetap jadi tujuan wisata yang banyak diminati wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

“Siapa saja yang ingin datang berwisata dan menginap, ya silakan saja,” tutur Sujud Hariadi yang juga ketua PHRI Batu. (Buang Supeno)

Guru Akuntansi SMK Negeri 1 Kembang Janggut Diberikan Pelatihan Dasar Accurate Accounting

August 22, 2022 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

Kutai Kartanegara —  Tim dosen Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Samarinda kembali melaksanakan Sosialisasi dan “Pelatihan Dasar Program  Accurate Accounting” kepada Guru SMK Negeri 1 Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kaltim.

Kegiatan ini merupakan perwujudan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).

Kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini  digelar di Laboratorium Akuntansi SMK Negeri 1 Kembang Janggut diikuti sebanyak enam orang peserta dari guru-guru bidang keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga dan OTKP.

Dalam acara ini, Ibrahim Musa, S.E., M.Bus dan Lewi Patabang, S.E, MM berperan sebagai tim Instruktur bersama dengan Fikriawan Mufti Haq A.Md.Kom serta Intan Sriyanti sebagai tim pendamping dari Teknisi dan Mahasiswa.

“Sosialisasi dan pelatihan dasar ini bertujuan untuk memperkenalkan aplikasi Komputer Akuntansi yang populer digunakan di kalangan perusahaan sekarang ini yaitu  Accurate Accounting versi 5 Deluxe kepada guru-guru SMK sebagai salah satu pilihan aplikasi untuk menambah keterampilan siswa selain menggunakan aplikasi MYOB Accounting,” ujar Ibrahim, pada hari Sabtu, (13/8/2022).

Ditambahkannya, aplikasi Accurate Accounting adalah pilihan yang tepat untuk digunakan dalam UKK oleh LSP Polnes untuk mendapatkan Sertifikat Kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) di kemudian hari.

Tim dosen Akuntansi Polnes foto bersama para guru Akuntansi SMKN 1 Kembang Janggut, Kabupaten Kukar usai acara yang berlangsung pada Sabtu, 13 Agustus 2022.(Foto: Istimewa)

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Kembang Janggut,  Harmiati, M.Pd menyambut baik atas kegiatan tersebut dan berterima kasih kepada Ketua Jurusan Akuntansi POLNES dan Tim PKM karena pelatihan tersebut sangat bermanfaat dalam pengembangan kompetensi guru-guru.

“Kami berterima kasih kepada POLNES yang telah memberikan pelatihan dasar sehingga para guru akan mampu mengembangan materi pembelajaran siswa pada mata pelajaran Komputer Akuntansi. Dimana hal tersebut tentunya akan berdampak pada peningkatan kompetensi siswa  menjadi lulusan siap kerja,” ujar Harmiati.

Besarnya manfaat yang diberikan oleh Tim dosen Jurusan Akuntansi, mewakili para para guru peserta, Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Kembang Janggut,  Harmiati  berharap, pelatihan serupa bisa dilakukan kembali  di waktu mendatang dengan bidang dan materi pelatihan lainnya.

Dalam kegiatan ini juga dirangkai dengan sosialisasi program studi Jurusan Akuntansi kepada para siswa SMK Negeri Kembang Janggut oleh Ketua Jurusan Akuntansi Dr. Sudarlan, S.E., MT, beserta Sekretaris Jurusan Akuntansi dan Ketua program Studi.

“Tim pelaksana PKM juga terbuka bagi rekan Guru, Dosen dan pelaku UMKM serta Lembaga lainnya yang ingin bekerjasama dengan Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Samarinda dalam rangka Pelatihan Aplikasi Accurate Accounting ke depannya.(vb/*/adv)

 

 

 

Dinas Pariwisata Kaltim Gelar Mahakam Run 10 K

August 22, 2022 by  
Filed under Olahraga Lain

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim, Agustiannur, mengangkat bendera start Mahakam Run 10 K gelaran Disnas Pariwisata Kaltim.

Vivaborneo.com, Samarinda – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengadakan Mahakam Run 10 K, bertempat start/finish di Hotel Harris kota Samarinda. Acara yang diselenggarakan diikuti seribuan orang  pelari amatir, profesional, komunitas, hingga rekan-rekan difabel.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kaltim, Hetifah Sjaifudian selaku penggagas acara ini mengungkapkan Mahakam 10K Run diharapkan menjadi salah satu event sport tourism terbesar di Kaltim.

“Dengan mengusung konsep nature, food, and people for sport tourism, Mahakam Run 10K diharapkan akan menjadi salah satu event nasional yang bergengsi di Kaltim yang dapat diikuti oleh berbagai kalangan dari pelajar, mahasiswa, masyarakat umum, hingga teman-teman disabilitas,” ujar Hetifah, pada Ahad, (21/08/2022).

Hetifah menambahkan, Kota Samarinda sebagai salah satu penyangga Ibu Kota Nusantara yang diproyeksikan akan menjadi kota metropolitan rendah karbon dengan konsep sustainable, green, dan technology advanced.

“Nantinya kota ini sudah selayaknya unjuk gigi menunjukkan geliat yang seharusnya dipancarkan oleh sebuah pusat negara, salah satunya dengan menyemarakkan acara-acara pariwisata maupun olahraga yang mampu menyedot wisatawan ke Kaltim,” ujarnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kaltim H. M. Irvan Rivai mengungkapkan, apresiasi yang tinggi kepada DPR RI terutama Komisi X atas terlaksananya kegiatan Mahakam Run 10 K ini. Irvan berharap, kegiatan ini dapat diagendakan menjadi event rutin tahunan sehingga pariwisata dapat memasukkan Mahakam Run 10 K ke dalam list wisata olahraga mereka.

“Apresiasi yang tinggi kami sampaikan kepada DPR RI Komisi X yang diwakili oleh Wakil Ketua Ibu Hetifah selaku penggagas kegiatan Mahakam Run 10K, karena momen ini merupakan wujud dari upaya membangkitkan perekonomian Kalimantan Timur,” ujar Irvan.(vb/adv/kominfokaltim)

 

PWI Malang Matangkan Wartawan Dalam OKK

August 21, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

MALANG – Ketua Dewan Kehormatan PWI Jawa Timur Joko Tetuko mengungkapkan, Wartawan profesional tidak cukup hanya memiliki kartu Persatuan Wartawan Infonesia (PWI) dan lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

“Tidak hanya menguasai Undang Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik tetapi juga harus memahami kode Perilaku Wartawan” tegas Joko Tetuko dalam Orientasi Keorganisasian dan Kewartawanan (OKK), di gedung DPRD Kota Malang, Sabtu (20/8/2022).

Disebutkan untuk mendapatkan kartu tersebut tidak gampang dan harus melalui ujian tingkat Jatim dan harus diverifikasi PWI Pusat Jakarta.

“Satu – satunya lembaga Pers yang memiliki pedoman profesional tentang perilaku wartawan adalah PWI,” terangnya dihadapan 121 peserta yang mengikuti  OKK Angkatan  II yang digelar PWI Malang Raya.

Joko Tetuko mengakui Kode Etik Perilaku Wartawan ini dibuat untuk menjadi pedoman operasional perilaku wartawan dalam menjalankan profesinya

“Sepak terjang wartawan di lapangan itu ada aturannya

Selain itu, Kode Perilaku Wartawan juga untuk menjaga marwah, harkat dan martabat serta integritas anggota PWI.

Sementara Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika mengatakan OKK ini cukup penting bagi wartawan. Sebagai pengingat tugas dan fungsi pokok wartawan dalam menegakkan kode etik jurnalistik.

“Sederhana saja, saya memberikan masukan. Setajam-tajamnya pisau, jika sering tidak dipakai akan tumpul. Begitu juga wartawan. Jika memang sudah baik tapi kalau tidak ikut OKK kan ya tumpul juga,” ucapnya.

Setelah adanya OKK ini Made berharap, tidak ada lagi oknum-oknum wartawan yang memeras dan menyalahgunakan fungsi profesinya.

Made menyayangkan oknum wartawan yang menggunakan profesinya untuk meminta sesuatu.

“Padahal tugasnya adalah pengingat penyeimbang seseorang yang melakukan pelanggaran. Hal itu jangan sampai terjadi,” tambahnya.

Ketua PWI Malang Raya, Cahyono mengatakan, gelaran OKK ini mengacu pada regulasi PWI pusat yang merekomendasikan, bagi wartawan yang sudah lulus UKW, diharuskan mengikuti OKK.

Melalui OKK ini para wartawan akan mendapatkan sertifikat sebagai salah satu syarat mendapatkan kartu PWI dengan berbagai jenjang selain sertifikat UKW dan kartu UKW.

“Dengan adanya OKK teman-teman sudah profesional, dan layak sebagai wartawan. Ini upaya PWI membantu pemerintah dalam mencerdaskan bangsa,” ujarnya.

Dikatakan, saat ini cukup banyak wartawan dan media online yang tumbuh dan berkembang di Indonesia.

Diharapkan, melalui OKK dan UKW yang digelar PWI Malang Raya, akan melahirkan jurnalis yang kompeten dan profesional serta bertanggung jawab. (Buang Supeno)

Ribuan Warga RW12 Permata Regency Ngijo Karangploso Ikuti Gerak Jalan Kemerdekaan

August 21, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

MALANG – Ribuan warga RW 12 desa Ngijo Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang mengikuti gerak jalan santai memperingati hari kemerdekaan ke-77 RI, Minggu ( 21/8/2022).

Kepala Desa Ngijo Mahdi Maulana memberangkatkan peserta gerak jalan santai menempuh jarak sekitar 2 Km di lingkungan Permata Regency dengan hadiah utama 1 unit Sepeda motor.

Kades Ngijo Mahdi Maulana mengatakan, kegiatan gerak jalan yang diselenggarakan RW 12 sebagai bukti kemeriahan warga dalam memperingati hari kemerdekaan RI.

“Saya bangga warga RW 12 mampu berkumpul dan menyisihkan waktu untuk mengikuti gerak jalan sebagai rangkaian peringatan hari kemerdekaan RI,” ungkapnya.

Ketua Panitia Penyelenggara Peringatan hari Kemerdekaan RI, Sisworo dalam laporannya menyebutkan gerak jalan ini merupakan puncak dari rangkaian peringatan hari kemerdekaan dan diikuti hampir lima ribu peserta.

“Gerak jalan ini merupakan puncak peringatan hari kemerdekaan RI sekaligus unjuk kekompakan dan kerukunan warga RW12. Terbukti warga dari RT 01 sampai RT.09 ikut serta memeriahkan ” tandas Sisworo yang juga anggota kesatuan Arhanud.

Dijelaskan, selain gerak jalan juga ada bazar yang diikuti warga dari masing- masing RT.

“Kita memberikan kesempatan warga untuk mengisi stand yang disediakan Panitia. Jadi moment ini peluang mendapatkan rejeki bagi warga yang membuka usaha. Dari warga untuk warga,” lanjutnya.

Kegiatan ini menurut Sisworo yang juga wakil ketua RW12 untuk peningkatan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Bazar atau pasar murah warga ini merupakan program setiap tahun dari RW 12, yang berupaya meningkatkan ekonomi warga yang hampit 2 tahun menderita akibat dampak pandemi covid 12,” pungkasnya.

Sementara salah satu warga Suto merasa senang dengan adanya kegiatan seperti ini, bila perlu diadakan setiap minggu sekali.

“Sehingga akan terjadi pusat keramaian dan keakraban antar warga dilingkup RW 12 semakin cair dan kegiatan ekonomi kerakyatan benar- benar terwujud yang mampu mengangkat perekomian warga,” tandasnya. (Buang Supeno)

« Previous PageNext Page »

  • vb