Liona Beibby Selain Menyanyi Bercita-cita Jadi Pengusaha

September 22, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

TANA PASER – Hobah!… begitulah Liona Beibby menyapa fans saat ia diatas panggung sembari menyanyikan lagu-lagi hits. Dihadapat pasukan Hobah Liona Beibby selalu berusaha untuk memberikan penampilan terbaiknya. Termasuk juga pada saat tampil di kegiatan Festival Ekonomi Kreatif yang dilaksanakan di Area Gentung Temiyang Kabupaten Paser.

Dibalik keceriaan yang selalu ditampilkan, penyanyi Hobah tersebut memiliki cita-cita besar. Meskipun sudah memiliki 8 singel lagu, namun ia bercita-cita memiliki usaha diluar dari dunia nada tersebut.

Liona Beibby menyampaikan, banyak hal yang menjadi pertimbangan jika terus bertahan di dunia musik yang saat ini ia geluti. Salah satunya berkaitan dengan usia.

“Hal utama itu karena usia ya. Saya itu berkeinginan jika sudah tua nanti ada usaha yang bisa digeluti oleh anak cucu. Sementara kalau nyanyikan kita aja ini yang kerja,” ucap Liona. Rabu (21/9).

Selain berkaitan dengan usia, ia juga berfikir bahwa kedepan akan semakin banyak talenta muda yang hadir di dunia nada. Ia berfikir bahwa kedepan, ia akan lebih pada upaya pembinaan agar talenta muda yang baru masuk didunia nada bisa lebih berkembang.

“Kita tidak bisa membatasi talenta muda yang ingin tampil didunia nada. Malah kalau perlu mereka dibina dan diberikan jalan,” ujarnya.

Saat ditanya berkaitan dengan usaha yang ingin dijalani, ia mengaku berkeinginan memiliki usaha Ayam Frozen.

“Sering kali ya saya berfikir supaya punya usaha lain di luar nyanyi dan panggung. Saya itu pingin punya usaha Ayam Frozen,” ungkapnya.

Ia mengaku pihak keluarga juga memberikan dukungan terhadap setiap usaha yang digeluti oleh gadis kelahiran Bandung tersebut.

“Alhamdulillah sejak awal manggung sampai sekarang dan sampai saya ingin punya usaha lain, keluarga sangat mendukung ya. Selama apa yang saya kerjakan ini positif dan baik,” jelasnya.

Untuk hadir di Kabupaten Paser sendiri, si Ratu Hobah (julukan Liona) mengaku sudah kali kedua. Ditahun 2016 lalu ia mengaku juga datang ke Kabupaten Paser bersama dengan Evi Masamba.

“Ini kali kedua saya ke Paser, alhamdulillah Masyarakat Paser yang ramah bisa menerima setiap siapa saja yang datang kesini,” ungkapnya.

Ia berharap Kabupaten Paser juga memikiki talenta muda didunia nada. Ia meyakini bahwa setiap daerah memilikinpotensi dan ciri khas sendiri, terutama di dunia nada.

“Semoga saja ada penyanyi asal paser ini yang juga berkarier di dunia nada dan mampu membawa nama Kabupaten Paser sampai keluar daerah,” pungkasnya.(yun)

Dishub Paser Kaji Kenaikan Tarif Angkutan Umum

September 22, 2022 by  
Filed under Paser

TANA PASER– Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), menyebabkan kenaikan harga di beberapa sektor. Terlebih lagi di sektor jasa angkutan umum.Saat ini Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Paser tengah mengkaji kembali harga tarif angkutan umum di Kabupaten Paser.

Kepala Dishub Kabupaten Paser Inayatullah menyampaikan, naiknya harga BBM juga akan berdampak pada tarif Angkutan Umum hal ini dikarenakan harga komponen kendaraan mengalami kenaikan juga.

“Sudah sewajarnya jika terjadi perubahan pada tarif angkutan umum, baik itu angkutan orang maupun angkutan barang. Makanya, saat ini kami masih melakukan pengkajian ulang,” ucap Inayatullah. Rabu (21/9/2022).

Ia mengaku, pihaknya sudah menerima aspirasi dari setiap sopir angkutan umum. Hal tersebut juga akan menjadi pertimbangan bagi Dishub Kabupaten Paser dalam penentuan tarif trayek angkutan umum.

“Kami sudah mendengar harapan dari setiap sopir angkutan umum. Nanti setelah kami melakukan pengkajian, kami akan membahas terkait tarif angkutan umum bersama Pihak Organisasi Angkutan Darat (Organda) dan Pengusaha Angkutan Umum,” jelasnya.

Disampaikan juga bahwa akan ada program bantuan dari pemerintah kepada seluruh sopir angkutan umum. Berkaitan dengan hal tersebut, pihaknya masih melakukan pembahasan secara internal guna penyerahan bantuan tersebut.

“Kami masih membahas, jika tarif angkutan sudah mengalami kenaikan apakah bantuan untuk para sopir ini akan diberikan atau tidak,” ungkapnya. (yun/adv)

KPw Bank Indonesia Kaltim dan TPID Kota Samarinda  Lakukan Pengendalaian Inflasi Pangan

September 22, 2022 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Samarinda menyelenggarakan kick off Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) di Kampung Tangguh RT.82 Loa Bakung, Samarinda, (21/9/2022)

Kick Off  GNPIP dilakukan oleh Walikota Samarinda, Andi Harun bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Ricky P. Gozali dan disaksikan oleh seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah. GNPIP merupakan sebuah upaya dan aksi nyata yang bersifat nation-wide untuk mendukung optimalisasi langkah extra effort pengendalian inflasi pangan dari sisi hulu-hilir dan merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rakornas Pengendalian Inflasi Tahun 2022.

Terdapat 6 (enam) program unggulan pengendalian inflasi yang dicanangkan dalam Kick Off GNPIP Kota Samarinda berupa kegiatan Pasar Murah, KAD, urban farming, bantuan ongkos angkut, peresmian kios stabilisator inflasi dan juga penyerahan sertifikat Kampung Andalan Ketahanan Pangan. Dalam rangka memperkuat ketersediaan pasokan bahan pangan di Kota Samarinda, diadakan Penandatanganan Kerjasama Antar Daerah (KAD)  dengan daerah produsen di Sulawesi Selatan yang melibatkan Perumda Varia Niaga Samarinda, Perusda Kriya Pinrang Sulsel, dan POS Logistic untuk menyediakan bahan pangan khususnya komoditas beras dan cabai rawit. Selain itu, untuk memperkuat ketahanan pangan di tingkat rumah tangga juga diluncurkan Gerakan Urban Farming serentak di Kota Samarinda (59 kampung dan pondok pesantren), dengan pemberian bibit cabai sejumlah 7.700 bibit cabai. Penguatan ketahanan pangan juga dilakukan pada beberapa Kluster salah satunya Kluster Mugirejo berupa pemberian bantuan pupuk untuk ekstensifikasi produksi cabai dan hortikultura yang selama ini sudah dilakukan.

Mengawali implementasi GNPIP di Kota Samarinda, dilaksanakan kegiatan pasar murah dan pasar tani yang melibatkan kerjasama dengan BULOG, Perusda Varia Niaga, Distributor serta Petani binaan dengan harga di bawah harga pasar. Kegiatan Pasar Murah ini dilaksanakan untuk memberikan keyakinan positif kepada masyarakat bahwa ketersediaan pasokan pangan di Kalimantan Timur masih tersedia dan harga yang terjangkau.

Untuk mendukung pasar tani juga dilakukan pemberian bantuan ongkos angkut kepada petani sehingga harga yang didapatkan masyarakat sama dengan harga petani di ladang karena memotong rantai distribusi sehingga petani mendapatkan keuntungan sepenuhnya. Pada kesempatan tersebut, juga diresmikan Mini Bebaya Mart Cabang Loa Bakung sebagai kios stabilisator inflasi yang didirikan di tengah pemukiman masyarakat untuk memudahkan masyarakat mendapatkan harga kebutuhan pokok dengan terjangkau.

Sebagai upaya meningkatkan kemudahan dalam bertransaksi, Mini Bebaya Mart juga dilengkapi dengan alternatif pembayaran menggunakan QRIS.

 

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Ricky P. Gozali menyampaikan,  pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur terus menunjukkan tren perbaikan, namun demikian, risiko inflasi khususnya komoditas pangan juga meningkat dan perlu mendapatkan perhatian. Inflasi Kalimantan Timur pada Agustus 2022 tercatat sebesar 4,96% (yoy), lebih tinggi jika dibandingkan dengan capaian nasional yang berada pada 4,69% (yoy).

Salah satu sumber utama dari melonjaknya tingkat inflasi ini adalah inflasi pangan, dimana inflasi pangan di saat ini mencapai sebesar 11,5% yang merupakan level tertinggi sejak 8 tahun terakhir. Untuk itu, Bank Indonesia berupaya merangkul segala pihak baik Pemerintah Daerah, Instansi Vertikal dan seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat sinergi dan koordinasi dalam mengoptimalkan upaya dan langkah pengendalian inflasi pangan guna menjaga daya beli masyarakat, meningkatkan ketahanan pangan dan mendukung pemulihan ekonomi nasional.

Sementara Wali Kota Samarinda Andi Harun dalam kesempatan tersebut mengajak seluruh pimpinan Forkopimda dan pejabat publik untuk menggelorakan semangat dan berjuang bersama dalam mengendalikan inflasi pangan di Kota Samarinda. Walikota juga menekankan perlunya strong commitment segala elemen khususnya keterlibatan masyarakat untuk bergotong royong mengendalikan inflasi pangan dimulai dari tingkat rumah tangga.

Pemerintah Kota Samarinda mendukung segala upaya pengendalian inflasi yang mengacu pada kerangka 4K (ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distrbusi dan komunikasi efektif). Sebagai tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia, Walikota Samarinda juga segera merealisasikan Belanja Tidak Terduga (BTT).

“Ini sebagai dukungan fiskal untuk memberi BLT (Bantuan Langsung Tunai) bagi kelompok nelayan terdampak, para buruh yang terkena dampak PHK, warga miskin dan UMKM untuk meningkatkan daya beli masyarakat,” kata Andi Harun. (*)

Moeldoko Serahkan Program Pemberdayaan Reforma Agraria di Jawa Timur

September 22, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

BATU – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menyerahkan   34 program integrasi pemberdayaan lintas kementrian untuk Reformasi Agraria Warga Jatim di Graha Pancasila Pemkot Batu Jatim, Rabu (21/9/2022).

Kegiatan merupakan tindak lanjut arahan Presiden Jokowi, 22 September 2021 di Istana Bogor tentang Pemberdayaan Reforma Agraria di Jawa Timur.

Moeldoko bersama  Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar serta kementrian lainnya menyerahkan Program pemberdayaan Reforma Agraria kepada warga penerima manfaat redistribusi tanah objek reforma agraria di Jawa Timur yakni Kota Batu, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Nganjuk.

Dijelaskan program pemberdayaan tersebut merupakan integrasi lintas kementerian di antaranya Kementerian Pertanian, Kementerian Desa dan PDTT, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Proses integrasi terjadi berkat pengawalan intensif bersama antara Kantor Staf Presiden, Kementerian PPN/Bappenas, dan Kemenko Perekonomian,” kata Moeldoko.

Ada 34 program pemberdayaan yang diserahkan kepada 692 kepala keluarga penerima manfaat Redistribusi Tanah Objek Reforma Agraria, yang merupakan petani, nelayan, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Seluruh kegiatan pemberdayaan reforma agraria tersebut mengalokasikan anggaran senilai Rp10 miliar.

Keluarga penerima manfaat untuk Jawa Timur tersebar di 3 Kabupaten dan kota yakni  warga Desa Tambakrejo, Kabupaten Malang, Desa Kadungrejo, Kabupaten Nganjuk, dan desa Tulungrejo kecamatan Bumiaji Kota Batu.

Moeldoko menyebutkan  pelaksanaan Reforma Agraria di tiga desa tersebut bukan hal yang mudah karena membutuhkan perjuangan selama puluhan tahun oleh berbagai pihak. Terlebih, dua di antaranya merupakan hasil pelepasan kawasan hutan.

“Setelah perjalanan panjang di masing-masing lokasi, saat ini kita bisa melaksanakan tahapan terakhir dalam reforma agraria melalui penyerahan program pemberdayaan,” ungkapnya.

Meoldoko menegaskan Presiden Joko Widodo telah mengamanatkan agar program redistribusi tanah tidak berhenti pada penyerahan sertifikat saja melainkan dilanjutkan dengan program pemberdayaan ekonomi masyarakat penerima manfaat.

Komitmen tersebut, kata Moeldoko, telah diwujudkan dengan penyerahan 21 program pemberdayaan kepada masyarakat Desa Sumberklampok, Buleleng, Bali, pada 21 Juni 2022 lalu, Di Jawa Timur diharapkan program tersebut bisa memperkuat ekonomi kerakyatan.

“Di Jawa Timur kita replikasi pada skala kabupaten, Hal ini wujud komitmen Presiden dalam penguatan ekonomi rakyat melalui pelaksanaan Program reforma agraria,” katanya.

Sebanyak 34 program pemberdayaan tersebut  di antaranya 16 kegiatan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, enam kegiatan dari Kementerian Pertanian, delapan kegiatan dari Kementerian Koperasi dan UKM.

Kemudian, dua kegiatan dari Kemendes dan PDTT, serta masing -masing satu kegiatan dari Kementerian PUPR dan Kementerian LHK.  (Buang Supeno)

Kementerian PUPR Serahkan Pengelolaan IPA Kalhold ke Perumdam Tirta Kencana Samarinda

September 21, 2022 by  
Filed under PDAM Samarinda

SAMARINDA – IPA Kalhold berkapasitas 250 liter/detik dan penanganan mendesak terhadap longsor di area IPA Kalhold  yang telah selesai pembangunannya, diserahterimakan oleh Aji Nusanto, ST, MT mewakili Direktorat Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah  Kalimantan IV kepada Pemerintah Kota Samarinda melalui Direktur Utama Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda Nor Wahid Hasyim, ST, MM yang berlangsung di IPA Kalhold Kelurahan Simpang Pasir Palaran, Rabu (21/9/2022).

Serah terima pengelolaan IPA Kalhold disaksikan Walikota Samarinda DR H Andi Harun, pejabat dari Balai Wilayah Sungai Kalimantan IV, Kejaksaan Tinggi Propinsi Kaltim, jajaran Ketua dan anggota Dewan Pengawas , Jajaran Direksi dan manajemen perumdam Tirta Kencana Kita Samarinda.

Walikota Samarinda sangat senang dan berikan dukungan dengan beroperasinya IPA Kalhold. “Semoga dengan pengoperasian IPA Kalhold, kedepan bisa melayani penyambungan air wilayah kecamatan Palaran dan Samarinda Seberang bisa lancar teraliri dengan baik,” ujar Andi Harun.

Seusai menyaksikan penandatanganan serah terima Walikota dan rombongan meninjau langsung proses pengolahan air dan pendistribusian air bersih produksi IPA Kalhold serta bangunan sarana dan prasana dilingkungan IPA Kalhold.(advertorial)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1105169
    Users Today : 1534
    Users Yesterday : 4433
    This Year : 41679
    Total Users : 1105169
    Total views : 10810325
    Who's Online : 60
    Your IP Address : 216.73.216.135
    Server Time : 2026-01-10