ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Moeldoko Serahkan Program Pemberdayaan Reforma Agraria di Jawa Timur

September 22, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

Share this news

BATU – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menyerahkan   34 program integrasi pemberdayaan lintas kementrian untuk Reformasi Agraria Warga Jatim di Graha Pancasila Pemkot Batu Jatim, Rabu (21/9/2022).

Kegiatan merupakan tindak lanjut arahan Presiden Jokowi, 22 September 2021 di Istana Bogor tentang Pemberdayaan Reforma Agraria di Jawa Timur.

Moeldoko bersama  Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar serta kementrian lainnya menyerahkan Program pemberdayaan Reforma Agraria kepada warga penerima manfaat redistribusi tanah objek reforma agraria di Jawa Timur yakni Kota Batu, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Nganjuk.

Dijelaskan program pemberdayaan tersebut merupakan integrasi lintas kementerian di antaranya Kementerian Pertanian, Kementerian Desa dan PDTT, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Proses integrasi terjadi berkat pengawalan intensif bersama antara Kantor Staf Presiden, Kementerian PPN/Bappenas, dan Kemenko Perekonomian,” kata Moeldoko.

Ada 34 program pemberdayaan yang diserahkan kepada 692 kepala keluarga penerima manfaat Redistribusi Tanah Objek Reforma Agraria, yang merupakan petani, nelayan, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Seluruh kegiatan pemberdayaan reforma agraria tersebut mengalokasikan anggaran senilai Rp10 miliar.

Keluarga penerima manfaat untuk Jawa Timur tersebar di 3 Kabupaten dan kota yakni  warga Desa Tambakrejo, Kabupaten Malang, Desa Kadungrejo, Kabupaten Nganjuk, dan desa Tulungrejo kecamatan Bumiaji Kota Batu.

Moeldoko menyebutkan  pelaksanaan Reforma Agraria di tiga desa tersebut bukan hal yang mudah karena membutuhkan perjuangan selama puluhan tahun oleh berbagai pihak. Terlebih, dua di antaranya merupakan hasil pelepasan kawasan hutan.

“Setelah perjalanan panjang di masing-masing lokasi, saat ini kita bisa melaksanakan tahapan terakhir dalam reforma agraria melalui penyerahan program pemberdayaan,” ungkapnya.

Meoldoko menegaskan Presiden Joko Widodo telah mengamanatkan agar program redistribusi tanah tidak berhenti pada penyerahan sertifikat saja melainkan dilanjutkan dengan program pemberdayaan ekonomi masyarakat penerima manfaat.

Komitmen tersebut, kata Moeldoko, telah diwujudkan dengan penyerahan 21 program pemberdayaan kepada masyarakat Desa Sumberklampok, Buleleng, Bali, pada 21 Juni 2022 lalu, Di Jawa Timur diharapkan program tersebut bisa memperkuat ekonomi kerakyatan.

“Di Jawa Timur kita replikasi pada skala kabupaten, Hal ini wujud komitmen Presiden dalam penguatan ekonomi rakyat melalui pelaksanaan Program reforma agraria,” katanya.

Sebanyak 34 program pemberdayaan tersebut  di antaranya 16 kegiatan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, enam kegiatan dari Kementerian Pertanian, delapan kegiatan dari Kementerian Koperasi dan UKM.

Kemudian, dua kegiatan dari Kemendes dan PDTT, serta masing -masing satu kegiatan dari Kementerian PUPR dan Kementerian LHK.  (Buang Supeno)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.