Andi “Beluluk Lingai”

September 12, 2022 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

Andi Harun ketika mendapat gelar “Beluluk Lingai” dari Ketua Dewan Adat Dayak Hendrik Tandoh.

SAYA tidak mengira Wali Kota Samarinda, Dr H Andi Harun, ST, SH, M.Si jadi hadir di acara launching buku saya “Bukan Pak Wali Lagi” di Kedai Kong Djie, Citra Niaga, Rabu (7/9) malam lalu. Sehari sebelum acara, saya sempat menghubungi. Dia memang berjanji hadir. Tapi sampai acara mulai digelar, saya tak melihat kedatangannya.

Tahu-tahu saya diberitahu bahwa Pak Wali sudah ada di belakang kumpul-kumpul bersama wartawan dan seniman. Dia datang masih mengenakan pakaian kerja didampingi Sekretaris Kota Hero Mardanus Satyawan, yang baru saja dilantiknya. “Habis dari rapat anggaran, kami langsung ke sini,” kata Kepala Badan Pendapatan Daerah Hermanus Barus, SE, M.Si.

Saya benar-benar merasa surprised. Dia masih menyempatkan diri datang ke acara saya. Malah saya makin  kaget, meski acara sudah selesai, Andi Harun masih mau begadang di teras Kedai Kong Djie sampai tengah malam.

Ketua PWI Kaltim Endro S Effendi sempat menemaninya. Andi Harun bicara banyak. Mulai soal acara launching buku saya di kedai kopi, yang mengasyikkan. Sampai masalah Ibu Kota Nusantara (IKN), di mana daerah-daerah penyangga termasuk daerah lainnya di Kaltim belum banyak dilibatkan.

Berdiskusi sampai larut biasa  dia lakukan. Berbagai masalah dikupas mulai soal pembangunan, politik sampai agama. Pemahamannya urusan agama cukup dalam, meski dia ahli hukum. Bahasa Arabnya cukup fasih. Saat pelaksanaan salat Iduladha 1443 Hijriah di Masjid Darussalam, Minggu (10/7), Andi Harun sangat lancar naik mimbar sebagai khatib.

Dia sudah layak  dipanggil “kiai.” Bukan saya. Meski saya saat ini menjadi ketua umum Masjid Agung At Taqwa Balikpapan. Soalnya Gubernur Isran Noor setiap sambutan selalu memanggil saya “kiai.” Sebutan kiai tentu sebuah kehormatan, biasanya diberikan kepada tokoh agama atau ulama yang sudah matang atau mumpuni ilmu agama dan amalannya.

Isran juga dalam ilmu agamanya. Dia sempat mengenyam ilmu pesantren. Saat ini dia masuk dalam kepengurusan PBNU sebagai salah satu anggota A’wan. Yaitu kumpulan sejumlah ulama dan tokoh terpandang yang bertugas membantu Rais dalam menjalankan kebijakan di Nahdlatul Ulama (NU).

Ketika Andi Harun dilantik sebagai wali kota Samarinda  menggantikan H Syaharie Jaang, 26 Februari 2021, saya masih menjadi wali kota Balikpapan. Masa jabatan kedua saya baru berakhir 31 Mei 2021, lima bulan setelah Andi Harun bertugas.

Sayang kami tak sempat banyak berkomunikasi langsung. Maklum saat itu suasana Covid-19 masih kencang. Andi Harun dan saya sama-sama berjuang agar Samarinda dan Balikpapan bisa menekan angka terkonfirmasi positif. Sepertinya Balikpapan selalu lebih tinggi.

Tapi saya terus mengikuti kiprah wali kota ke-10 Samarinda  ini. Sangat atraktif bersama wakilnya Rusmadi Wongso. Usia Andi Harun masih muda 49 tahun. Dia dilahirkan di Bone, Sulawesi Selatan, 12 Desember 1972. Buah perkawinannya dengan Hj Rinda Wahyuni S.Pd, mereka dikaruniai  3 anak. Putra sulungnya, Muhammad Afif Rayhan Harun mengikuti jejaknya. Afif menjadi anggota DPRD Samarinda.

Kalaulah Andi Harun langsung on fire sebagai wali kota tidak salah. Karena pengalaman politiknya cukup kuat. Sebagai ketua DPD Gerindra Kaltim, dia sempat 3 periode menjadi anggota DPRD Kaltim. Mulai menjadi ketua Komisi E, wakil ketua DPRD  sampai wakil ketua Komisi III.

Dia meraih dua gelar S1 sekaligus. Sebagai sarjana teknik pertambangan di UVRI dan sarjana hukum di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. Lalu S2-nya ternyata Ilmu Ekonomi di Universitas Mulawarman. Kebetulan saya sekarang jadi ketua alumni fakultas ekonomi Unmul. Sedang S3-nya sebagai doktor ilmu hukum kembali diraih di UMI Makassar.

JADI KETUA PESISIR

Belum setahun menjadi wali kota, Andi Harun sudah terpilih menjadi ketua umum Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo) dalam Munas di Bangka Belitung, Oktober tahun lalu. Itu menunjukkan kapasitasnya yang kuat dan diakui oleh kepala daerah lain di Indonesia. “Alhamdulillah saya dipercaya dan dipilih. Wilayah pesisir merupakan potensi yang dapat berkembang dan menghasilkan devisa negara,” katanya.

Ketika menghadiri pengukuhan dan pengambilan sumpah pengurus Dewan Adat Dayak (DAD) Samarinda, Agustus lalu, Andi Harun diberi gelar “Beluluk Lingai.” Sebuah gelar yang sangat terhormat  bagi dia.

“Beluluk artinya pucuk tertinggi sebuah pohon.  Lingai itu dingin dan sejuk. Jadi kita berharap beliau menjadi pemimpin yang sejuk, pemimpin yang bijaksana kepada masyarakat adat,” kata Ketua DAD Hendrik Tandoh.

Terlibat diskusi dengan pakar Unmul Dr Aji Sofyan Effendi, para wartawan dan seniman.

Andi “Beluluk Lingai” berjanji menjaga dan mengembangkan budaya Dayak sebagai salah satu objek pariwisata di daerahnya. Bahkan dia mengeluarkan Perwali untuk kegiatan menyambut HUT Desa Budaya Pampang, yang sudah dikenal berbagai wisatawan dalam negeri dan mancanegara.

Salah satu program unggulan Andi Harun–Rusmadi Wongso adalah Program Pengembangan  dan Pemberdayaan Masyarakat atau Pro Bebaya. Ada 2.000 ketua RT dia himpun untuk melaksanakan program tersebut, pertengahan Mei lalu. Tiap RT menerima alokasi dana APBD sebesar 100 sampai 300 juta rupiah dalam upaya memberdayakan masyarakat di lingkungannya.

“Salah satu tujuan Pro Bebaya adalah untuk menjangkau pemerataan pembangunan dan pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) di lingkup terkecil pemerintahan, yakni RT,” kata Andi Harun bersemangat.

Sungguh saya kaget melihat ketegasan Andi Harun dalam menertibkan penggunaan aset milik Pemerintah Kota. Di antaranya ketika dia memerintahkan pengosongan bangunan di Jalan Mulawarman, yang selama ini dipergunakan sebagai kantor sekretariat DPD Golkar Samarinda. Dia sempat digugat ke pengadilan. Toh gugatan tersebut ditolak. “Sudah saya perkirakan,” katanya.

Warga Tepian memuji semangat yang dibangun Andi Harun dan Rusmadi Wongso dalam membangun kota. Mereka berharap wajah kota bisa lebih segar dan tertib. Bebas dari banjir, lalu lintasnya bisa lebih nyaman, dan pasar-pasarnya lebih bersih dan tidak kumuh. “Kami sangat merindukan suasana seperti itu,” kata Johansyah, warga di Pasar Pagi.

Ada yang bilang lancarnya perjalanan karier Andi Harun tak lepas karena adanya dukungan dari berbagai tokoh. Salah satunya dari H Said Amin, SH, ketua MPW Pemuda Pancasila Kaltim, yang dikenal sebagai pengusaha besar batu bara. Andi memang akrab dengan Said yang kebetulan pula sama tanggal lahirnya, 12 Desember. Tapi orang tidak menyangsikan  kapasitas dan kemampuan Andi Harun sebagai tokoh politik muda di daerah ini. Terus berkarya Pak Andi.(*)

*) Rizal Effendi

– Wartawan senior Kalimantan Timur.

– Wali Kota Balikpapan dua periode (2011-2021)

Penguatan Lulusan SMK Bidang Akuntansi untuk Sertifikasi Kompetensi

September 12, 2022 by  
Filed under Kalimantan Timur

Vivaborneo.com, Samarinda — Salah satu unsur Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah Pengabdian kepada Masyarakat. Kegiatan dengan tema “Penguatan Lulusan SMK Bidang Akuntansi untuk Sertifikasi Kompetensi di Kalimantan Timur”.

Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat adalah E. Retno Maninggarjati, S.E., M.Bus., dengan anggota Ibrahim Musa, S.E., M.Bus. dan Ratna Wulaningrum, S.E., M.Si., serta melibatkan serta melibatkan staf tenaga kependidikan Tajuddin, SE serta mahasiswa Intan Sriyanti.

Retno Maninggarjati mengatakan, kegiatan ini  merupakan salah salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim dosen Program Studi D4 Akuntansi Manajerial Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Samarinda.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi D4 Akuntansi Manajerial Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Samarinda dengan tema “Penguatan Lulusan SMK Bidang Akuntansi untuk Sertifikasi Kompetensi di Kalimantan Timur”.

Kegiatan acara yang berlangsung pada tanggal 31 Agustus 2022 tersebut dilaksanakan di Hotel Grand Sawit Samarinda dibuka Ketua Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Samarinda Dr. Sudarlan, S.E.,M.T.,

Dr. Sudarlan dalam sambutannya mengharapkan hasil diskusi dan sharing dalam kegiatan ini dapat bermanfaat bagi peserta dan pihak terkait dalam usaha meningkatkan kualitas lulusan SMK di Kaltim.

Pada kegiatan tersebut diikuti beberapa perwakilan ketua yayasan, kepala sekolah SMK di kota Samarinda, Bontang, Balikpapan  dan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Hadir sebagai narasumber kegiatan adalah Dr. Rediyono, S.H., M.M., yang menyampaikan materi isu-isu utama yang dihadapi SMK dalam mewujudkan lulusan kompeten yang berdaya saing guna mencapai serapan lulusan yang tinggi.

Peserta mengikuti kegiatan dengan antusias yang sangat tinggi. Diskusi yang berjalan setelah pemaparan materi oleh narasumber menjadi masukan yang penting terhadap permasalahan-permasalahan yang terjadi di sekolah.

“Program sertifikasi lulusan sangat penting untuk diperhatikan tidak saja oleh sekolah, namun juga pemerintah dan orang tua/wali murid. Sosialisasi yang lebih masif sangat diperlukan oleh sekolah terkait sertifikasi kompetensi bagi siswa dan lulusan sekolah,” ujar Retno. (*/vb-yul/adv)

 

Sambut Hari Bhakti Radio, RRI Sendawar Kunjungi Panti Asuhan Bhakti Luhur

September 11, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

SENDAWAR –  Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Samarinda, melalui RRI Studio Produksi Sendawar menggelar kegiatan bakti  sosial dalam rangka peringatan Hari Bhakti Radio ke-77 dengan mengunjungi Panti Asuhan Bhakti Luhur, di Kampung Asa Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Sabtu (10/9/2022).

Koordinator RRI Sendawar, Mikael Carolus Jaang dalam kesempatan tersebut mengatakan, kegiatan tersebut sejalan dengan tema yang di usung RRI pada peringatan Hari Bhakti Radio tahun 2022 ini yakni “Kolaborasi Untuk Indonesia Kuat”.

Dikatakan Mikael, RRI Sendawar turut menyampaikan ide atau gagasan dengan harapan adanya solusi  menghadapi berbagai permasalahan di masyarakat, salah satunya yang dihadapi dalam pembinaan anak-anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Kutai Barat.

“Masih banyak kendala yang dihadapi, paling utama adalah masalah tempat karena hingga saat ini belum ada tempat khusus bagi panti asuhan ini, bahkan sudah 4 kali berpindah-pindah tempat,” kata Mikael Carolus Jaang.

Disampaikan, penghuni panti juga sangat membutuhkan nahan makanan dari donatur. Karenanya kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi RRI dengan semua elemen di Kabupaten Kutai Barat untuk mendukung dan membantu pihak-pihak yang memang membutuhkan.

Jaang berharap, melalui kegiatan Baksos yang dilaksanakan RRI Sendawar dapat membawa dampak positif terhadap panti asuhan tersebut dan semakin banyak orang-orang baik yang turut mendukung keberadannya di Bumi Tanaa Purai Ngerimaan.

Sementara itu, Pengelola Pantis Asuhan Bhakti Luhur Kutai Barat, Bruder Siprianus Siki, Alma mengaku sangat senang dengan kehadiran RRI Sendawar di Panti Asuhan tersebut. Apalagi selama ini belum banyak orang yang mengetahui keberadaannya di Kutai Barat.

“Kami berharap, dengan kunjungan dari  RRI dapat memberikan informasi kepada saudara-saudara yang lain sehingga mengenal keberadaan panti asuhan ini di Kutai Barat,” harapnya.

Kegiatan bhakti sosial tersebut RRI Sendawar menyerahkan bantuan sembako untuk panti asuhan Bhakti uhur berupa beras, mie instan, minyak goreng, telur, gula, teh celup, susu kaleng, selimut, perlengkapan mandi, sabun cuci pakaian, bingkisan kepada anak-anak berkebutuhan khusus dan dana bantuan untuk meringankan beban yang dihadapi panti asuhan tersebut.

Mikael Carolus Jaang menyampaikan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan bhakti sosial yang dilaksanakan RRI Studio Produksi Sendawar tahun ini antara lain akil Bupati Mahakam Ulu, Yohanes Avun,  Isteri Bupati Kutai Barat, Yayuk Seri Rahayu Yapan, pihak bandara, Dinas Ketapang Kutai Barat, Anggota DPRD Kubar, Yono Rustanto Gamas, dan Hotel Mahakam Asri yang turut mendukung suksesnya kegiatan  ini.

“Semoga apa yang mereka berikan dalam kegiatan ini dapat bermanfaat, dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan berguna bagi anak-anak di Panti Asuhan Bhakti Luhur ini,” ucapnya. (*)

Semesta Academy Gelar Inner Power for Self Improvement 

September 11, 2022 by  
Filed under Gaya Hidup

SAMARINDA – Lembaga pendidikan pengembangan diri Semesta Academy menggelar pelatihan Inner Power for Self Improvement di Ballroom Buddhist Centre, Jalan DI Pandjaitan Samarinda, Rabu (7/9) malam.

Tak tanggung-tanggung, tiga trainer nasional andal dihadirkan dalam pelatihan tersebut. Masing-masing dua trainer dari Samarinda yakni Coach I Made Kertayasa dan Coach Endro S Efendi. Selain itu juga dihadirkan motivator dari Bali, Coach I Ketut Wiratama atau akrab disapa Coach Wira.

Dalam kesempatan itu, Direktur Semesta Academy, Endro S. Efendi menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan Dinas Pendidikan Samarinda, Buddhist Centre, serta berbagai sekolah yang berpartisipasi aktif dalam pelatihan kali ini.

“Kami bersyukur, meski pelatihan ini untuk masyarakat umum, namun berkat dukungan Dinas Pendidikan Kota Samarinda dan Buddhist Centre, para kepala sekolah dan guru bimbingan konseling bisa hadir mengikuti pelatihan ini, untuk peningkatan kapasitas,” bebernya.

Tak hanya para guru, peserta pelatihan juga datang dari berbagai kalangan, dari mulai wirausahawan, para direksi dan manajer perusahaan, pengurus yayasan, hingga masyarakat umum.

Pimpinan Buddhist Centre Samarinda, Pandita Hendri Suwito menyampaikan terima kasih, atas pemilihan Buddhist Centre sebagai tempat pelatihan ini. “Mudah-mudahan bermanfaat untuk peserta, terutama para guru yang diundang dalam pelatihan ini,” sebutnya. Berbagai fasilitas lengkap, dari mulai layar digital hingga sistem audio yang mumpuni, menjadikan pelatihan tersebut semakin berbobot.

Dalam pelatihan yang dipandu MC Daryono Cundana itu, Coach Made Kertayasa membeberkan bagaimana menjadi public speakers yang andal. “Potensi diri harus dikeluarkan, agar bisa semakin percaya diri saat bicara di depan orang banyak,” sebutnya.

Sementara Coach Endro S Efendi, menyampaikan tentang teknik self healing agar setiap orang bisa mengatasi dirinya sendiri jika ada emosi yang mengganggu. “Ketimbang sakit hati, lebih baik netralisir diri sendiri,” ajak Endro.

Selanjutnya Coach Wira dari Bali menyampaikan materi Inner Motivation yang sangat penting. Tak hanya menyampaikan materi, Coach Wira juga mengajak para peserta pelatihan untuk menari kecak, hingga memotivasi diri sendiri. Harapannya, semua bisa mengeluarkan potensinya masing-masing untuk meraih kesuksesan. Selain melecut motivasi diri, tapi Coach Wira juga mengajak peserta tetap memiliki sisi spiritual. “Karena semua ini terjadi, tetap atas izin dari Tuhan,” pungkasnya. (*)

Pemkot Batu Salurkan BLT BBM di Tiga Kecamatan

September 11, 2022 by  
Filed under Serba-Serbi

BATU – Memasuki hari kedua, penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) dilaksanakan di 7 desa/kelurahan yang tersebar di tiga kecamatan, Sabtu (10/9).

BLT BBM diberikan ke 2.718 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Gunungsari Kecamatan Bumiaji, Desa Sidomulyo, Pesanggrahan, Kelurahan Songgokerto dan Temas di Kecamatan Batu, serta Desa Tlekung dan Torongrejo Kecamatan Junrejo.

Sebelumnya, BLT BBM juga diserahkan dengan cara door to door secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso, Kamis (8/9/2022).  Hal ini dikarenakan BLT BBM harus segera disalurkan ke KPM, terutama kategori lansia, sakit dan disabilitas. Dengan diserahkan secara door to door, penerima bisa menerima BLT BBM tanpa harus datang ke Balai Desa.

“Totalnya ada 85 penerima manfaat di tiga desa itu. Rinciannya Desa Tulungrejo 50 penerima, Desa Mojorejo 15 penerima dan Kelurahan Ngaglik 20 penerima. Diberikan secara door to door, khusus kepada penerima BLT BBM kategori lansia, sakit dan disabilitas,” terang Punjul.

BLT BBM senilai Rp300 ribu tahap pertama diberikan dalam periode bulan September dan Oktober. Per bulannya penerima mendapat Rp150 ribu yang diberikan per dua bulan. Penyalurannya diberikan bersamaan dengan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) senilai Rp200 ribu per bulan.

Lebih lanjut, Punjul menyampaikan, BLT BBM tahap pertama (September-Oktober) akan terus disalurkan hingga Minggu nanti (11/9). Penyalurannya difokuskan di tiap-tiap kantor desa/kelurahan, bekerja sama dengan PT. Pos. (Buang Supeno)

« Previous PageNext Page »

  • vb