Kejaksaan Agung Lembaga Penegakan Hukum Paling Dipercaya Masyarakat

March 26, 2023 by  
Filed under Serba-Serbi

Gedung Kejaksaan Agung RI

JAKARTA – Berdasarkan hasil survei nasional Indikator periode Februari dan Maret 2023, kategori Kepercayaan Terhadap Lembaga dalam Penegakan Hukum, Kejaksaan Agung berada di posisi pertama dengan persentase 72,6%.

Tak hanya itu, dalam kategori Kepercayaan Terhadap Lembaga dalam Pemberantasan Korupsi, Kejaksaan Agung juga menempati posisi pertama dengan persentase 68,8%. Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa Kejaksaan Agung masih menjadi lembaga yang cukup dipercaya oleh masyarakat dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.

Sementara itu, dalam kategori Kepercayaan Terhadap Lembaga, Kejaksaan Agung berada di posisi ketiga (setelah Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Presiden) sebagai lembaga yang cukup dipercaya oleh masyarakat dengan persentase 68,3%.

Dr. Ketut Sumedana – Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI

Terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika Tahun 2020 s/d 2022, Kejaksaan Agung dipercaya oleh masyarakat akan mengusut tuntas kasus tersebut dengan persentase 67,1%.

Menanggapi hasil survei tersebut, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Ketut Sumedana melalui siaran pers Minggu (26/3/2023) mengapresiasi dan berterima kasih atas kepercayaan masyarakat terhadap Kejaksaan Agung.

”Hasil survei ini tidak akan membuat Kejaksaan cepat berpuas diri, namun justru menjadi semangat untuk terus meningkatkan kinerjanya demi masyarakat,” pungkasnya.(*)

 

Kapolda Tarawih di At Taqwa

March 26, 2023 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

Kapolda Kaltim Irjen Pol Imam Sugianto bersama pengurus Masjid Agung At Taqwa

KAPOLDA Kaltim Irjen Pol Drs Imam Sugianto, M.Si diam-diam jadi jamaah Masjid Agung At Taqwa Balikpapan. Pada malam keempat Ramadan, Sabtu (25/3), dia hadir mengikuti salat Isya dan tarawih hanya ditemani seorang aspri.

Tak ada jamaah yang tahu, apalagi tak ada pengumuman dari masjid. Kapolda juga tidak salat di barisan depan. Jenderal bintang dua itu memilih di saf ketiga di sayap kanan. Saya sendiri sebagai ketua masjid baru menyapa setelah salat tarawih selesai.

Tak disangka Kapolda berkenan mengikuti barisan jamaah untuk bersalaman dengan sesama jamaah tanda ibadah tarawih sudah selesai. Lalu berkenan foto bersama. Kebetulan yang menyampaikan kultum KH Abbas Al Faz, rois syuriah NU Balikpapan.

Imam bersama para jamaah mendengarkan dengan saksama. Kiai Abbas membawakan tema “Ahli Surga.” Mengaitkan ibadah Ramadan, mulai berpuasa, salah tarawih sampai melaksanakan kewajiban zakat, infak dan sedekah.

Kebetulan yang bertindak sebagai imam, Ustaz H Aulia Rachman Lc, M.Hi, dosen IAIN Samarinda. Aulia diundang pengurus masjid, di samping imam tetap Masjid Agung At Taqwa, KH Jailani Mawardi, ustaz Ghozali dan Amin. “Alhamdulillah, suaranya enak,” kata Kapolda menyapa sang dosen.

Beberapa waktu sebelumnya Kapolda menyerahkan mushaf Alquran ukuran besar. Dan itu belum pernah dimiliki Masjid Agung At Taqwa. Menyusul kemudian bantuan 50 mushaf Alquran dari PLN. Saat itu yang menyerahkan Ketua Yayasan Baitul Maal PLN UID Kaltimra, Zulkarnain.

Menyongsong bulan Ramadan 1444 Hijriah ini, Raja Salman bin Abdul Aziz dari Arab Saudi mengirimkan 50 ribu mushaf Alquran dan 30 ton kurma ke Indonesia. Selain juga 6.687 paket sembako dan 30 ribu paket makanan.

Rencananya Kementerian Agama (Kemenag) akan membaginya ke daerah-daerah. Saya berharap Kemenag Kaltim berkenan juga membagi Alquran sumbangan Raja Arab itu kepada Masjid Agung At Taqwa. Tentu akan menambah semangat kepada para pembaca dan penghafal Alquran.

Tidak Kapolda saja yang datang ke At Taqwa. Sabtu pagi, lebih dulu istri Kapolda, Ny Ade Imam Sugianto selaku ketua Bhayangkari Kaltim. Dia didampingi  Ibu Ami Kristiaji, Ibu Rama Yuda,  dan istri Kapolresta Balikpapan, Ny Ayu Anton Firmanto.

Saya bersama pengurus masjid lainnya menyambut. Juga Bhabinkamtibmas Klandasan Ulu Aiptu Parman. “Kami datang ke sini untuk berbagi di bulan yang penuh berkah ini. Semoga bermanfaat,” kata Ny Ade seraya menyerahkan 50 paket Ramadan, yang diperuntukkan bagi petugas Masjid Agung At Taqwa.

Para petugas masjid tak menyangka mendapat kiriman dari Ibu Kapolda. “Alhamdulillah, keluarga di rumah senang sekali. Terima kasih, Bu Kapolda,” ujar Fadli dan Suratman, yang bertugas di bagian keamanan dan administrasi.

Ketua Bhayangkari Polda Kaltim Ibu Ade Imam Sugianto menyerahkan paket Ramadan kepada petugas masjid

Selain diberikan kepada petugas Masjid Agung At Taqwa, Ketua Bhayangkari Kaltim juga memberikan 70 paket bingkisan Ramadan kepada penghuni Panti Al Khayr, yang lokasinya di samping Perusda Balikpapan Kota.

Kapolda Imam Sugianto bertugas di Kaltim sejak awal Januari 2022 menggantikan Irjen Pol Drs Herry R Nahak, yang mendapat tugas baru sebagai Kasespim Lemdiklat Polri.

Perjalanan karier jenderal bintang dua berusia 55 tahun ini  cukup panjang. Pernah menjadi ajudan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2012-2014. Lalu Wakapolda DI Yogyakarta, Karobinops Sops Polri, Wakapolda Kalimantan Barat dan Asisten Operasi Kapolri.

Tugas Imam di Kaltim cukup berat dan strategis terutama menjaga situasi kamtibmas di daerah ini selalu kondusif. Sebab, situasi seperti itu sangat mendukung dan memperlancar pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Presiden Jokowi berkali-kali datang ke lokasi IKN di Sepaku dan Imam bersama Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Tri Budi Utomo bertugas sebagai penanggung jawab keamanan.

ZIARAH QUBRO

Menjelang Ramadan, Minggu (19/3) lalu dilaksanakan acara Ziarah Qubro di Masjid Agung At Taqwa, yang dilaksanakan Robithoh Balikpapan. Sejumlah ulama, para habaib dan umat Islam mengikuti acara itu, yang diisi dengan tahlil, doa dan tausiyah yang juga disampaikan KH Abbas Al Faz dan Habib Hasan Al-Habsi. Hadir mewaliki Pemkot, Kabag Kesra Drs Budi Mulyatno. Para peserta sebelumnya mengikuti pawai jalan kaki dari BC menuju masjid.

Masjid Agung At Taqwa salah satu masjid bersejarah di Kota Balikpapan. Sudah berdiri sejak zaman  kolonial Belanda tahun 1940-an. Masjid yang awalnya dibangun di pesisir pantai itu hancur di bom Sekutu, sehingga pada tahun 1958 dipindahkan ke lokasi yang ada sekarang.

Masjid yang dibangun di atas tanah wakaf seluas 5.000 meter persegi itu, di zaman Wali Kota H Imdaad Hamid direnovasi dan dinaikkan statusnya menjadi masjid agung. Arsitektur bangunannya mirip masjid-masjid di Timur Tengah.

Para pendiri Masjid Agung At Taqwa disebutkan di antaranya Habib Ghasim Bahasim, Habib Ali Assegaf, H Abdul Malik, Kiai Kintang, H Sulaiman, H Bahrum, H Abdul Gani, H Abdul Hasan, H Abdul Ramli, H Asnawi Arbain (wali kota Balikpapan 1974-1981), H Tharmiji Abbas serta  para ulama dan tokoh masyarakat lainnya. Makam di antara para pendiri itu, ada yang berada di halaman masjid.

Tahun depan rencananya ziarah qubro digelar lebih besar lagi dengan mendatangkan para habaib dari berbagai daerah.

Di sela pelaksanaan salat tarawih, pengurus Masjid Agung At Taqwa bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Balikpapan melaksanakan donor darah. PMI sangat membutuhkan darah, kata Ketua PMI drg Dyah Muryani. Biasanya di bulan Ramadan, ada kecenderungan para donor berkurang. Padahal kebutuhan darah dari rumah sakit meningkat. “Jadi dengan semangat Ramadan, mari kita juga bersedekah darah,” kata Dyah lagi.(*)

*) Rizal Effendi

– Wartawan Senior Kalimantan Timur

– Wali Kota Balikpapan dua periode (2011-2021)

– Ketua Umum Masjid Agung At Taqwa.

 

Ciptakan Anggota  Berdaya, Fatayat NU Batu Gelar Self Healing

March 26, 2023 by  
Filed under Serba-Serbi

BATU – Lembaga Konsultasi untuk Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (LKP3A) Fatayat NU Kota Batu menggelar pembinaan dan motivasi Self Healing berlangsung di Aula Yayasan Darun Najaa desa Sidomulyo, Sabtu ( 25/3/2023).

Ketua Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kota Batu Sosio Tresnawati menjelaskan kegiatan ini diikuti seluruh anggota Fatayat NU Kota Batu dengan tujuan para wanita memahami diri sendiri karena banyak persoalan yang dihadapi kaum perempuan.

“ Self-healing adalah sebuah proses untuk penyembuhan luka batin yang mengganggu emosi. Sebagian orang tentunya mengalami masalah dan lelah secara emosional. Luka batin ini bisa terjadi dalam waktu yang lama dan berdampak pada kegiatan sehari-hari. Ada beberapa faktor yang membuat luka batin dan mengganggu emosi. Kelelahan emosional ini bisa disebabkan karena cemas, perasaan sedih ditinggalkan orang tua, merasa gagal untuk mencapai sesuatu, dan masalah lainnya di masa lalu. Melalui sefl healing atau penyembuhan diri sendiri, kita berikan motivasi untuk mampu mengatasi persoalan itu dan kembali sukses,“ ungkap Sosio Tresnawati.

Disebutkan, kegiatan motivasi ini diberikan oleh motivator yang mempunyai jam terbang yang lumayan tinggi yakni Rosidah Erawati S.pd. Kegiatan pembinaan mental di bulan ramadhan dinilai tepat, selain peningkatan keimanan keagamaan juga ada, motivasi untuk menumbuhkan kepercayaan diri para anggota Fatayat Batu.

“Banyak kaum Perempuan yang tidak menerima kenyataan hidup. Oleh karena itu kita tanamkan bagaimana kita menerima ketidak sempurnaan, minder dengan sesuatu yang kurang  dan macam- macam sehingga mengurangi gerak dan membentuk pikiran posistif dari apa yang terjadi, Ketika berhasil self healing seperti ini menjadi pribadi yang lebih tegar dalam menghadapi kesulitan apalagi kegagalan dan trauma masalah. Kami ingin menjadikan fatahat lebih berdaya dan mampu selesai dengan dirinya sendiri,“  pungkas Ketua PC Fatayat NU Batu. (bs )

Reses, Khofidah  Serap Aspirasi Masyarakat 

March 26, 2023 by  
Filed under Serba-Serbi

Dra.Hj. Khofidah

BATU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur Dra.Hj. Khofidah mengungkapkan, keberadaan jalan penghubung Desa Giripurno Batu dengan Karangploso Kabupaten Malang, selayaknya diserahkan ke Provinsi Jawa Timur agar pemeliharaannya lebih baik mengingat tingkat kepadatan lalu lintas semakin tinggi semenjak dibukanya askes Tol Singosari.

Hal itu diungkapkan Khofidah usai menggelar reses dan silaturohmi dengan anggota Fatayat NU Kota Batu yang dipusatkan di Aula Yayasan Darun Najaa  desa Sidomulyo Kecamatan Bumiaji Kota Batu, Sabtu, ( 25/3/2023).

“Saya ngotot memperjuangan jalan itu mulai depan Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang hingga ke barat sampai Bendo Batu, saya berupaya keras ngomong ke Pemprov Jatim untuk diambil alih sementara pihak Bupati Malang dan Walikota Batu harus iqlas menyerahkan, Namun sampai hari ini kok belum ada titik terangnya, “ tegas Khafidah.

Khofidah berasal dari Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PKB yang membidangi pembangunan dengan leading sektor PU, Ciptakarya, Bina Marga, Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup, serta ESDM.

Disebutkan, usulan pengalihan jalur penghubung Giripurno-Karangploso ke Pemprov Jatim agar status kelas jalan ditingkatkan mengingat jalur itu menjadi akses masuk-keluar Kota Batu di sisi utara. Harapannya dengan peningkatan status jalan dapat mengatasi persoalan kemacetan terutama saat masa liburan.

“Usai reses ini sesuai masukan dan harapan masyarakat Batu persoalan pengambilalihan jalan penghubungan Bendo – Karangploso akan saya bawah dalam persidangan di DPRD Provinsi Jawa Timur, jika ada persoalan segera bisa dicarikan solusinya “ Jelas Khofidah.

Sementara itu Sekretaris daerah Kota Batu Zadim Effesiensi dalam rapat koordinasi Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) di Royal Orchids Garden Hotel, Kamis (16/3/2023) lalu, mengatakan Pemkot Batu sudah mengusulkan 2 sampai 3 kali ke Pemprov Jatim tentang pengambilalihan jalan penghubung Karangploso – Bendo Batu. Terbaru Pemkot Batu telah bersurat kepada Gubernur Jatim pada 15 November 2022 tentang perubahan status jalan kota menjadi jalan provinsi.

“Kenapa kita usulkan karena nantinya jalur itu dipergunakan sebagai jalan alternatif dimana kendaraan besar seperti bis bisa masuk,“ ungkap Zadim.

Zadim juga mengungkapkan kondisi jalan Bendo – Giripurno Batu sudah bagus diperbaiki dan kondisi jalan sudah dilebarkan,namun yang kawasan perbatasan Giripurno Batu sampai Karangploso Kabupaten Malang sangat sempit dan kurang representatif.

“Sebenarnya jalan ruas Giripurno (Batu) sudah bagus dan lebar. Tinggal jalan dari perbatasan Giripurno Ke Karangploso yang kurang bagus dan kurang lebar sehingga tidak leluasa untuk dilewati kendaraan besar. Sehingga wisatawan yang mau ke kota Batu melewati Bendo – Giripurno agak segan melalui  jalur ini, apalagi kondisi jembatan jurang Susu yang terlalu curam,“ lanjutnya.

Sekda Batu menjelaskan, pihaknya sudah bersurat ke PUPR Pusat untuk mengusulkan perubahan kondisi Jembatan Jurang Susu yang terlalu curam dan membahayakan kendaraan yang melewati kawasan itu.

Zadiem Efisiensi mengatakan, rencana itu belum ada kejelasan hingga kini meski sebenarnya usulan tersebut telah dituangkan dalam RPJMD 2017-2022 lalu. Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Batu Nomor 3 Tahun 2018 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2017-2022. Telah tertuang rencana perubahan status ruas jalan Kota Batu-Giripumo menjadi jalan provinsi.

Perubahan status jalan tersebut sebagai pencapaian misi meningkatkan pembangunan infrasturktur dan kawasan perdesaan yang berkualitas dan berwawasan lingkungan

Adapun ruas jalan yang diusulkan untuk dialihkan status menjadi jalan provinsi di ruas jalan -Giripurno – Karangploso  memiliki panjang 8,7 kilometer.

“Perubahan status ini juga dalam rangka mewujudkan rencana tersebut dipandang perlu adanya daya dukung infrastruktur jalan yang memadai, terintegrasi dengan rencana pembangunan Provinsi Jawa Timur dan Rencana Pembangunan Nasional. Serta sinergitas kerjasama antar wilayah. (bs/adv)

Gubernur Jatim Puji Konsep dan Desain Pasar Tradisional Among Tani Batu

March 26, 2023 by  
Filed under Serba-Serbi

Khofifah Indar Parawansa

BATU – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau progres pembangunan Pasar Induk Among Tani Batu yang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) terbesar se Indonesia berdasarkan Perpres 80 tahun 2019.

Khofifah ditemani oleh Pj. Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai serta jajaran pejabat Pemkot Batu meninjau progres pembangunan pasar yang berkonsep green building tersebut, Sabtu (25/3/2023).

Proyek Nasional Pembangunan Pasar Induk Kota Batu menjadi prioritas perhatian Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Orang Nomor 1 di Jawa Timur ini, melakukan kunjungan kerja dan melihat secara langsung proses pembangunan pasar yang diperkirakan akan berakhir 31 Mei 2023 nanti. Ia juga berkeinginan, pasar tradisional terbesar se Indonesia ini akan diresmikan  Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

“Karena ini proyek nasional, kita berharap akan diresmikan Presiden,” ungkap Khofifah.

Gubernur juga menjelaskan jika pembangunan pasar merupakan usulan Ibu Dewanti Rumpoko mantan Walikotan  saat diminta mengindentifikasi kebutuhan daerah dalam percepatan pemulihan ekonomi Jawa Timur yang dituangkan dalam Perpres 80 Tahun 2019. Usulan pembangunan pasar ini, selain untuk percepatan pertumbuhan ekonomi, juga untuk mengurai kemacetan, salah satunya sebagai one stop service bagi wisatawan. Ia juga mengagumi desain pasar yang sangat indah, equal treatment dan ramah lingkungan, dan sudah terhubungan dengan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah), dan tidak semua pasar memiliki IPAL.

“Pasar Induk Among Tani Batu ini luar biasa, jika ini dijadikan One-Stop Service ke wisatawan diharapkan dapat mengurai kemacetan di Kota Batu,” ungkap Khofifah.

Khofifah menjelaskan desain pasar induk ini sangat aman dan dilengkapi CCTV. Dengan begitu, memungkinkan interaksi antara pedagang dan pembeli dengan aman dan nyaman. Tidak hanya itu, desain pasar ini pun memudahkan akses dari segala sisi, sehingga tidak ada bedak yang berada di area belakang, semuanya berasa di depan dan strategis.

Gubernur Jawa Timur juga menyoroti sanitasi, sirkulasi udara serta drainase yang sudah terkoneksi dengan IPAL.

“Artinya, sektor los daging yang biasanya agak kurang higienis, di Pasar Induk ini sudah sangat terjaga kebersihan dan higienitasnya.” tandas Khofifah.

Guna mendukung pedagang dan pembeli, Khofifah meminta Bank Jatim untuk memberikan support Perbankan dan Pembiayaan dari jam 10 Malam hingga 10 Pagi khusus untuk sektor sayur. Dengan begitu, pedagang sayur bisa mendapatkan modal tanpa perlu terjerat rentenir.

“Kalau perlu ada tim yang akan mempelajari sistem perbankan yang bisa memberikan support (pinjaman) pada pedagang maksimal 3 hari. Ada pihak perbankan yang standby 24 jam untuk memberikan support terkait pembiayaan kepada pedagang,” tutur Khofifah.

Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai secara terpisah menyampaikan jika proses pembangunan sudah mencapai 93,67% dan sesuai dengan target. Pekerjaan yang belum dituntaskan antara lain pekerjaan taman dan paving, pemadatan jalan serta pekerjaan tangga penghubung.

Aries Agung merasa sangat bangga atas kehadiran Gubernur untuk meninjau secara langsung proyek nasional yaitu Pasar Tradisional terbesar di Indonesia dibangun di atas lahan seluas 39.548 m2 dengan total luas bangunan 35.077 m2 dan dengan anggaran Rp152,721 miliar.

Pasar Induk Kota Batu dibangun 3 lantai yaitu lantai 1 area basah seluas 14.990,62 meterpersegi, lantai 2 area kering seluas 14.143,63 meterpersegi dan lantai 3 food court dan kantor seluas 6.032,86 meterpersegi, jumlah kios di Pasar Induk Kota Batu ada 1.733 unit dan total los 1.033 unit.

Aries  berharap dukungan dari  Gubernur untuk memberikan arahan sebelum pasar benar-benar beroperasi dipergunakan oleh pedagang.

“Kehadiran Gubernur tentunya menjadi kebanggaan bagi kita semua. Terutama perhatian beliau terhadap pembangunan Pasar Induk Kota Batu. Kami memohon arahan beliau sebelum nantinya pasar ini akan beroperasi dan dipergunakan oleh pedagang,” ungkapnya.

Aries menjelaskan jika, salah satu tugas utama dirinya sebagai Pj Wali Kota Batu di masa transisi ini, adalah memastikan pembangunan Pasar Induk Kota Batu berjalan sesuai target. Dan ia bersyukur semua berjalan sesuai harapan dan tahun ini akan terealisasi.

“Saya sangat bersyukur pembangunan pasar induk ini berjalan sesuai target. Dan semoga seperti apa yang disampaikan Ibu Gubenur, nanti akan diresmikan secara langsung oleh Bapak Presiden Joko Widodo,” harapnya.

Hadir dalam peninjauan Pasar Induk Kota Batu antara lain Sekda Provinsi Jatim, Adhy Karyono, Ketua DPRD Kota Batu, Asmadi, Dandim 0818 Malang-Batu, Letkol Taufiq Hidayat, Kapolres Batu AKBP Oscar Syamsudin, dan Kepala Kejaksaan Negeri Batu, Agus Rujito. Juga hadir Direktur Keuangan Treasury dan Global Service Bank Jatim, Edi Masrianto, Sekretaris Daerah Kota Batu, Zadim Effisiensi dan Pimpinan OPD Kota Batu. (bs/adv)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1473156
    Users Today : 1510
    Users Yesterday : 4620
    This Year : 409666
    Total Users : 1473156
    Total views : 12974984
    Who's Online : 44
    Your IP Address : 216.73.216.222
    Server Time : 2026-03-14