Penipu Gandakan Media Sosial Bupati Paser  

January 10, 2024 by  
Filed under Paser

TANA PASER – Perkembangan teknologi Internet telah melahirkan sebuah masyarakat baru yang disebut sebagai masyarakat berjejaring yang melakukan interkasi sosial secara maya. Seperti juga dalam interaksi sosial tanpa media, dalam interaksi mungkin terdapat perilaku menyimpang dari peserta interaksi. Salah satunya adalah penipuan dalam interaksi melalui media sosial untuk meraup keuntungan dari orang lain.

Hal tersebut terjadi pada sebuah akun media sosial Facebook (FB) dengan nama akun Bupati Paser. Semula akun tersebut menghubungi melalui chat messenger. Dengan kedok penyaluran bantuan pembangunan atau renovasi rumah ibadah. Jika chat messenger tersebut dibalas, maka akun tersebut akan meminta foto, alamat serta nama yayasan dan no rekening melalui WhatsApp (WA) dengan Nomor 0838 7480 7700.

Melalui chat WA tersebut pelaku meminta nomor rekening yayasan yang membutuhkan bantuan dari korban. Pelaku kemudian mengirimkan bukti transfer dari rekening Fahmi Fadli melaui Bank Rakyat Indinesia dengan tujuan rekening yayasan milik korban. Dengan keterangan bantuan tersebut di bagi dua dengan yayasan Al Mutaqqin Lampung.

Selanjutnya, korban akan dikirimi kontak yang diakui sebagai ketua Yayasan Al Mutaqqin Lampung dengan nama Ust Muhamad Awaludin. Dengan tujuan dana yang telah dikirim ke rekening yayasan korban bisa dikirimkansebagian ke rekening ketua Yayasan Al Mutaqqin Lampung.

Dengan tekanan melalui Chat WA pelaku, korban didesak untuk segera mengirimkan anggaran ke rekening ketua Yayasan Al Mutaqqin Lampung. Bahkan mengirimkan foto salah satu santri yang membutuhkan dana untuk pelaksanaan operasi.

Hal tersebut dialami oleh Lina Nuraeni Warga Jakarta yang sempat mengirimkan sejumlah uang sebesar 5 juta Rupiah. Namun hingga pagi ini pengiriman dana dari rekening Fahmi Fadli ke rekening Yayasan tempat korban belum masuk.

Berkaitan dengan hal tersebut, Kepala bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Abdul Kadir S. Menegaskan, bahwa akun tersebut bukanlah akun milik Bupati Paser dr. Fahmi Fadli.

“Itu akun palsu, nomor WA juga itu bukan milik Bupati Paser,” tegas Abdul Kadir S. Selasa (9/1/2024).

Berdasarkan penelusuran media ini, terdapat dua akun FB dengan nama Bupati Paser. Namun memiliki foto profil yang berbeda. Selain itu postingan di kedua akun tersebut juga nyaris sama. Hal tersebut cukup membingungkan bagi masyarakat yang tiba-tiba menerima konfirmasi pertemanan di FB. (*)

Di “Ngapeh Hambat”, Bupati Sebut Perlu Ada Evaluasi dan Optimalisasi PAD

January 10, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Melalui kegiatan Ngapeh Hambat atau obrolan pagi Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah menginginkan di tahun 2024 ini, adanya strategi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah daerah Kabupaten Kukar terhadap evaluasi dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Ruang Rapat Daksa Artha BPKAD Kukar, Senin (08/01/2024)

Hal tersebut diungkapkan Edi Damansyah usai mendengarkan pemaparan terkait pendapatan yang disampaikan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kukar.

Kepala Bapenda Bahari Joko Susilo memaparkan bahwa tidak tercapainya target pendapatan daerah disebabkan kinerja serapan anggaran, kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih rendah terhadap pendapatan daerah, dimana PAD Kukar tertinggi ke dua se-Kaltim terjadi kecenderungan penurunan Dana Bagi Hasil pada Tahun 2024.

Selain itu saran yang disampaikan Kepala Bapenda yaitu adanya strategi-strategi yang jitu dalam meningkatkan dan tercapainya target pendapatan daerah diantaranya diperlukan upaya peningkatan kinerja serapan anggaran.

Salah satu contoh untuk meningkatkan penerimaan PAD perlu diupayakan peningkatan kinerja pajak daerah dan retribusi daerah. Untuk meningkatkan penerimaan dana bagi hasil perlu dilakukan peningkatan kualitas rekon data minerba dan migas serta komunikasi intens dengan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) dan Kementerian ESDM dan saran yang terakhir melaksanakan program pembangunan daerah yang mendorong pertumbuhan ekonomi/PDRB.

Menanggapi hal tersebut, Edi Damansyah mengatakan bahwa berbicara masalah pajak daerah, tentu tidak akan terlepas dari persoalan subyek, dan wajib pajak. Lantas apa yang dimaksud dengan Subyek Pajak dan Wajib Pajak itu.

Subyek pajak adalah orang pribadi atau badan yang dapat dikenakan pajak. Sedangkan wajib pajak adalah orang pribadi atau badan, meliputi pembayar pajak, pemotong pajak, dan pemungut pajak yang mempunyai hak dan kewajiban perpajakan sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan perpajakan daerah.

“Oleh karena itu perlunya komitmen seluruh stakeholder terkait khususnya seluruh Kepala OPD, camat, lurah dan kepala desa beserta jajaran untuk mengoptimalkan pendapatan daerah yang bersumber dari pajak daerah salah satu cara terus menerus melakukan sosialisasi dan meyakinkan kepada masyarakat (termasuk para pelaku usaha) tentang arti penting pajak daerah sehingga diharapkan akan muncul rasa kepedulian sekaligus kesadaran dalam hal pembayaran pajak,” Ujarnya.

Lebih lanjut Edi juga mengatakan kerja-kerja perangkat daerah harus lebih komitmen dan konsisten serta fokus terhadap penguatan pendapatan daerah yang memang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten Kukar.

“Dikhususkan kepada pendapatan asli daerah yang menjadi kewenangan pemerintah daerah kabupaten Kukar. Karena komponen pendapatan daerah itu ada bagi hasil seperti pajak kendaraan itu pemerintah provinsi kita dapat bagi hasilnya,”katanya

Edi mengatakan patut disyukuri PAD Kukar khususnya bagi hasil meningkat, dari target PAD yang ditetapkan Rp690 Miliar di tahun 2023 terealisasi Rp831 Miliar artinya target yang ditetapkan terlampaui 120,37 persen. (kk09)

Bareng Warga, KPI Balikpapan Tanam 1000 Bibit Mangrove di HMPI

January 10, 2024 by  
Filed under Nusantara

HMPI 2023 turut diperingati PT KPI Balikpapan dengan menanam 1000 bibit mangrove. (ft by hms-ruv)

BALIKPAPAN – Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) yang diperingati berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 24 Tahun 2008, setiap tanggal 28 November, turut direspon PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan.

PT KPI Unit Balikpapan melakukan  penanaman 1000 bibit pohon mangrove di sela kegiatan jalan santai di Kelurahan Margasari, Minggu (17/12/23). Acara yang dikemas dalam rangkaian kegiatan Pengelolaan Kawasan Mangrove Area Kelurahan Margasari ini, turut dihadiri instansi pemerintahan terkait juga warga Kelurahan Margasari dan Baru Tengah.

“Kita berkumpul hari ini dalam rangka penanaman bibit mangrove dan jalan santai, sebagai peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional. PT Kilang Pertamina Internasional sangat konsen terhadap keberlangsungan fungsi lingkungan hidup dan turut andil dalam memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia dan juga memperingati Bulan Menanam Nasional,” kata Pjs. General Manager PT KPI Unit Balikpapan Novie Handoyo Anto.

Kegiatan jalan santai dimulai dari Kantor Ex Diklat melalui jembatan beton kampung atas air. Tepat di depan Gazebo Kampung Atas Air, dilakukan penanaman secara simbolis bibit pohon mangrove pada lahan seluas 2.250 meter persegi. Setelah penanaman simbolis tersebut, jalan santai dilanjutkan dan berakhir di SMPN 25 Balikpapan.

“Saat ini, PT KPI juga telah melakukan penanaman sekitar 400 bibit pohon Mangrove jenis Rhizophora Apiculata beserta pembangunan jembatan yang berfungsi sebagai akses monitoring dan perawatan bibit Mangrove,” ujar Anto.

Manager HSSE PT KPI Unit Balikpapan, Binsar Butar Butar dalam laporannya di SMPN 25 menjelaskan, bahwa pelaksanaan kegiatan ini melibatkan instansi terkait dan warga sekitar. PT KPI Unit Balikpapan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Kelurahan Margasari, Tim Pengelola Kampung Atas Air, Masyarakat Margasari dan Tim Pengelola Mangrove Center Graha Indah Balikpapan.

“Rangkaian ini bukan hanya dimulai pada hari ini, tapi sejak tanggal 11 dan 12 Desember kita sudah melakukan pelatihan bagaimana metode penanaman yang baik. Harapannya bisa bertahan dengan kondisi lingkungan yang ada sekarang,” ungkap Binsar.

Metode penanaman dilakukan menggunakan  Plenter Bag 1,5 meter per bibit pohon. Hal ini dilakukan untuk mencegah sampah menutupi akar mangrove yang baru ditanam. Dari segi konsentrat, metode ini memberikan kadar yang cukup hingga akar mencapai lapisan lumpur di bawahnya. Plenter Bag juga mencegah pasang surut air laut menyeret bibit yang baru ditanam.

“Saat ini sudah selesai kita tanam 400 bibit pohon dan akan terus berlanjut hingga target 1000 bibit di akhir Desember. Setelah Desember tetap akan ada progres untuk pemeliharaan. Jadi, kerja sama dengan seluruh masyarakat tetap berlanjut dan harapannya menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat,” tambah Binsar.

Di SMPN 25 Balikpapan, PT KPI Unit Balikpapan juga memberikan bantuan secara simbolis total 30 set Tempat Sampah Organik dan Non Organik. Bantuan diberikan untuk SMPN 25 Balikpapan, Kelurahan Margasari dan Kelurahan Baru Tengah. Selain itu, SMPN 25 Balikpapan juga menerima bantuan 25 bibit pohon buah dari PT KPI Unit Balikpapan.

Ketua Pengelola Kampung Atas Air Arabain Side, dalam sambutannya menegaskan peran serta masyarakat dalam Pengelolaan Kawasan Mangrove Area Kelurahan Margasari ini.

“Yang diberikan oleh Pertamina adalah tugas kita masyarakat untuk mengawasi dan juga memelihara. Untuk memudahkan pengawasan tersebut ada pola agar kita tidak kesulitan. Karena di sini air pasangnya dua kali, itu sampah akan tersangkut. Ini perlu pengawasan untuk sampah yang masuk ke area Kampung Atas Air khususnya kawasan mangrove,” jelas Arbain.

Arbain merupakan penerima Penghargaan Kalpataru di bidang lingkungan. Senada dengan Arbain, Ketua Tim Pengelola Mangrove Center Graha Indah Balikpapan Agus Bey yang juga penerima Penghargaan Kalpataru Bidang Lingkungan menjelaskan karakteristik lahan dan upaya antisipasinya.

“Bagaimana agar mangrove dapat tumbuh dengan baik di wilayah ini adalah harus ada pemeliharaan tersendiri. Pemeliharaannya adalah pengelolaan sampah, jangan sampai terbungkus oleh sampah dan rebah sehingga terlalu banyak serapan airnya, begini mangrove akan mati. Kita juga susah lakukan pelatihan bagaimana menanam mangrove dengan elevasi lumpur yang rendah menggunakan Plenter Bag,” jelas Agus.

Sementara itu, secara terpisah Area Manager Communication, Relations & CSR PT KPI Unit Balikpapan Ely Chandra Peranginangin menyampaikan komitmen perusahaan dalam menjalankan bisnis yang berkelanjutan melalui semangat peduli lingkungan.

“Sesuai dengan tema HUT ke-6 PT KPI Refining Sustainability, kegiatan ini merupakan pesan kepedulian lingkungan dari perusahaan. Sehingga meningkatkan kecintaan terhadap lingkungan baik dari pekerja maupun masyarakat Kota Balikpapan,” kata Chandra.

Chandra juga mengatakan kegiatan menanam pohon ini rutin dilakukan oleh perusahaan.

“Untuk peringatan HMPI sendiri, perusahaan rutin melakukan penanaman pohon setiap tahunnya. Di luar dari HMPI dan Bulan Menanam Pohon Nasional, perusahaan juga memiliki banyak kegiatan penanaman pohon pada berbagai kesempatan atau kegiatan lainnya. Selain menjadi solusi strategis bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Kota Balikpapan dan operasional perusahaan, harapannya juga anak cucu kita nanti dapat menuai manfaatnya di masa depan,” tutup Chandra. (ni/hms ru-v)

Lusie Susantono-Alumni FH UI Tanam Pohon di Samboja Lestari

January 10, 2024 by  
Filed under Nusantara

Lusie saat menanam bibit pohon Balangeran yang terancam punah, di kawasa Samboja Lestari. (ft tk-oikn)

NUSANTARA – Berkunjung ke Nusantara, istri Kepala OIKN Lusie Susantono, membawa serta rombongan alumni Fakultas Hukum UI (Toloew-FHUI’1982). Dalam kunjungan ke Nusantara ini, Lusie yang didampingi Staff Khusus Bidang Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, Diani Sadiawati, membawa rombongan Tolere – FHUI’1982 dalam kegiatan sosial dan penyelamatan lingkungan. Setelah sebelumnya Lusie dan rombongan berbagi buku dan ilmu berbahasa Inggris di Yayasan Al Fath Sepaku juga beberapa sekolah di sekitarnya, Minggu (07/01/2024) Lusie dan rombongan melakukan penghijauan Nusantara dengan penanaman pohon di Pusat Rehabilitasi Orangutan Samboja Lestari, Samboja, Kalimantan Timur.

Kegiatan penanaman pohon ini dipandu  langsung oleh pengurus Yayasan Samboja Lestari. Diketahui Samboja Lestari tidak hanya menjadi pusat rehabilitasi orangutan milik Borneo Orangutan Survival Foundation, tetapi juga menjalankan proyek reforestasi hutan hujan tropis. Semua pohon yang ditanam merupakan spesies pohon yang terancam punah, yaitu pohon Balangeran.

Semua proses penanaman pohon dilakukan secara hati-hati oleh rombongan kunjungan. Ada total 27 pohon baru yang ditanam dalam kegiatan ini.

“Bismillah tumbuh besar ya semua, semoga Nusantara semakin hijau dan rimbun serta kedepannya semakin berkurang spesies pohon yang terancam punah,” ucap Lusie Susantono sembari menanam pohon Balangeran, Minggu (07/01/2024).

Sebagai perwakilan dari alumni Tolere FHUI’1982, Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani yang juga ikut menanam pohon mendukung penuh semua gerakan penghijauan Nusantara.

“Ternyata memang se-hijau ini Nusantara,  mari kita lestarikan terus ekosistem lingkungan sekitar,” ujarnya.

Tidak hanya menanam pohon, Lusie Susantono bersama rombongan juga mengunjungi Suaka Beruang Madu dan Pulau Orangutan di Samboja Lestari. (ni/tk-oikn)

Otorita IKN Ajak Mahasiswa PKN STAN Turut Andil Membangun IKN

January 10, 2024 by  
Filed under Nusantara

Sekretaris OIKN Achmad Jaka Santos Adiwidjaya usai kuliah singkat di depan mahasiswa PKN STAN di Tangsel. (ft by tk-oikn)

TANGSEL -Sekretaris Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Achmad Jaka Santos Adiwidjaya mengajak para mahasiswa Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN STAN) untuk turut andil membangun Ibu Kota Nusantara. Hal tersebut disampaikan Achmad Jaka Santos dalam Kuliah Umum Mata Kuliah Manajemen Strategi Sektor Publik, di Kampus PKN STAN, Bintaro, pada Jumat (5/1/2024).

Achmad Jaka Santos menjelaskan, bahwa upaya Indonesia memindahkan ibu kota ke pulau yang berbeda merupakan yang pertama di dunia sehingga dalam prosesnya menemui banyak tantangan.

“Membangun ibu kota baru tentu saja tidak mudah, tapi mungkin dilakukan. Dan saya yakin, kalian (para mahasiswa) merupakan bagian penting di masa depan yang akan turut mengubah semua tantangan yang ada menjadi peluang,” imbuh Jaka.

Direktur PKN STAN Evy Mulyani menyampaikan, latar belakang kuliah umum dengan tema Aspek Strategis dalam Pengembangan IKN ; Tantangan dan Peluang,  adalah untuk meningkatkan semangat para mahasiswa dalam andil membangun Nusantara.

“Banyak investor global yang dari awal sudah sangat antusias dan sangat menanti implementasi pembangunan IKN ini, jadi saya rasa kita harus punya semangat yang lebih tinggi lagi,” jelas Evy.

Lebih lanjut ia berharap, para mahasiswa dapat mengoptimalkan kelas yang telah disampaikan dengan menyimak dan memastikan berita-berita yang selama ini mereka dengar terkait Nusantara secara langsung. Dengan begitu, mereka dapat mempelajari strategi pengembangan Nusantara dari wacana hingga akhirnya terbentuk Otorita IKN, juga bagaimana strategi dalam mengubah tantangan pembangunan menjadi peluang.

Kuliah umum yang dimoderatori Wakil Direktur PKN STAN Budi Waluyo, selain dihadiri Sekretaris OIKN, juga Kepala Biro Keuangan Barang Milik Negara dan Aset Dalam Penguasaan Otorita IKN Mujibudda’wah serta Kepala Biro Perencanaan, Organisasi dan Kerja Sama Otorita IKN IGA Krisna Murti RS. (ni/tk-oikn)

« Previous PageNext Page »

  • vb