Aldi Satya Mahendra Siap Pertahankan Tradisi Podium Juara di WorldSSP300 Ceko

July 19, 2024 by  
Filed under Olahraga Lain

Pejuang Semakin Di Depan binaan Yamaha Racing Indonesia usia 18 tahun bLU cRU Pro Racer Aldi Satya Mahendra siap berkompetisi dalam balap dunia WorldSSP300 di sirkuit Most Autodrom Ceko, akhir pekan ini (19 -21 Juli).

Motivasi kuat hadir untuk kembali meraih podium terbaik seperti dalam seri sebelumnya di Misano Italia (14-16 Juni) dimana Aldi Satya Mahendra sukses merenggut podium juara pada race ke-2 dan sebelumnya runner-up di race perdana.

Berbagai persiapan sudah dilakukan Aldi Satya Mahendra yang membela tim BrCorse. Latihan fisik yang terprogram dan juga intensif menjaga dan melatih skill baik dengan pacuan berbasic motor sport ataupun supermoto 450 cc.

Aldi Satya Mahendra yang belum lama ini merayakan ulang tahun yang ke-18 sudah sangat mengenal handycap trek Most Autodrom Ceko yang memiliki panjang 4,212 km dengan menu 21 tikungan, masing-masing 12 tikungan ke kanan dan 9 tikungan ke kiri.

Bahkan musim 2023 lalu, Aldi Satya Mahendra sukses meraih podium juara di WorldSSP300 Ceko (28-30 Juli) saat tampil sebagai wildcard yang juga bersama tim BrCorse yang dibelanya saat ini.

Prestasi tersebut menjadi modal penting bagi Aldi Satya Mahendra untuk dapat mempertahankan tradisi podium jawara dan mendapat poin signifikan dalam WorldSSP300 Ceko akhir pekan ini. Alhasil, dapat menjaga peluang dan potensi untuk dapat meraih juara umum.

”Di seri ke-4 kejuaraan WorldSSP300 musim ini, saya akan berusaha untuk memberikan hasil terbaik bersama tim BrCorse. Untuk Merah Putih Semakin Di Depan, Yamaha Time To The Max, Yamaha Semakin Di Depan, Full Gaspoll !” ucap Aldi Satya Mahendra.

Aldi Satya Mahendra yang menunggangi pacuan YZF-R3 sebagai produk global yang diproduksi di Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) berada di posisi ke-2 dalam standing point WorldSSP300. Ini hanya berbeda 12 poin dari pemuncak klasemen sementara.

Mohon dukungan doa masyarakat Indonesia agar perjuangan all-out Aldi Satya Mahendra dapat berbuah hasil spesial.  Kembali meraih podium terbaik hingga lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang indah dan menjadi kebanggaan bersama dalam pentas internasional.

Berikut jadwal WorldSSP300 Ceko :

Jumat (19 Juli) :

Free Practice                   : 14.40-15.05 WIB

Superpole                        : 19.10-19.35 WIB

 

Sabtu (20 Juli) :

Warming Up (1)             : 14.30-14.40 WIB

Race 1                               : 17.45 WIB

 

Minggu (21 Juli) :

Warming Up (2)             : 14.20-14.30 WIB

Race 2                               : 17.45 WIB

Ibu Syaima Juga Maju

July 19, 2024 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

MENGHADAPI Pilkada Serentak 2024, Bupati Kotabaru, Kalsel, H Sayed Jafar Al-Idrus, SH punya tugas berat. Dia harus membagi perhatiannya di dua daerah. Soalnya, sang istri, Hj Fatma Idiana akan maju di Pilbup Kotabaru dan putrinya, Syaima Alaydrus didorong mengikuti kontestasi Pilwali Balikpapan.

Seperti kita ketahui, Sayed Jafar adalah tokoh kelahiran Kotabaru yang saat ini menjadi bupati. Tapi sampai sekarang dia juga masih tinggal di Kampung Baru, Balikpapan. Jadi dia seakan punya “dua tanah air.” Di Kotabaru dan Balikpapan.

Meski dia menjadi ketua DPC Golkar, Sayed Jafar mempersilakan istrinya menggunakan dua jalur pendaftaran. Bisa lewat partai, bisa juga lewat jalur perseorangan atau independen. Keduanya dia tempuh.

Berpasangan dengan Sekda Kotabaru, Said Akhmad Assegaf, Fatma Idiana sudah dinyatakan KPU Kotabaru lolos dalam verifikasi faktual, sehingga bisa mendaftarkan diri pada 27-29 Agustus mendatang. Selain mereka, juga ada pasangan Iqbal Yudiannoor-Surya Wahyudi.

Hj Fatma dalam acara Beach Enduro Race Hayau Barait 9.

“Saya siap melanjutkan tugas dan program yang sudah dirintis Bapak. Kita akan bawa Kotabaru semakin jaya, maju, dan sejahtera,” kata Hj Idiana, yang saat ini masih menjabat sebagai ketua Tim Penggerak PKK.

Seperti  suaminya, Hj Idiana juga kelahiran Kotabaru, 10 Juli 1974. Dikaruniai dua buah hati yang cantik, Syarifah Syaima Alaydrus dan Syarifah Nur Azizah Alaydrus (Jeje). Kesibukannya sehari-hari selain menjalankan tugas PKK, juga bergerak di bidang usaha. Hobinya menarik juga, suka nonton film.

Sejauh ini Pilbup Kotabaru bakal diramaikan setidaknya 4 pasang calon. Ada dua bacalon dari jalur partai, yaitu pasangan Muh Rusli-Syairi Mukhlis dan Risdianto Haleng-Habib Azhar Al Khirid.

Syairi yang mendampingi Rusli adalah ketua DPRD setempat. “Saya asli putra daerah daratan Kotabaru yang ingin membangun serta menyejahterakan masyarakat Kotabaru,” katanya bersemangat. Sedang H Rusli berpengalaman lebih 30 tahun di pemerintahan di Kotabaru dan Tanah Bumbu.

Risdianto Haleng adalah anggota Komisi IV Bidang Kesra DPRD Kalsel dari partai PKB. “Saya dan Habib Azhar siap mengikuti kontestasi Pilbup Kotabaru 2024,” katanya.

Keempat pasangan bacalon Pilbup Kotabaru itu sudah mulai melakukan sosialisasi. Baliho mereka  saya lihat sudah terpasang di beberapa sudut kota. Tantangan mereka medan yang luas. Maklum wilayah Kotabaru sangat luas dan terbagi di beberapa pulau.

Sayed Jafar mengungkapkan, dia menginginkan Pilbup Kotabaru berjalan lancar dan demokratis. Meskipun istrinya maju sebagai kontestan, dia tak punya keinginan memborong partai sehingga calon lain tak kebagian kursi. “Saya tak punya niat menciptakan kotak kosong,” jelasnya.

Dia mempersilakan calon lain ikut Pilbup Kotabaru. Mau partai apa, tak ada yang mengganggu. “Silakan tak ada yang menghalangi,” katanya sangat terbuka.

KPU Kotabaru sudah menggelar acara peluncuran pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru, 15 Juni lalu. Penyanyi berdarah Banjar, Ian Kasela didatangkan. Ada tarian “Merajut Gemilang” dari sanggar tari Pusaka Saijaan binaan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kotabaru ditampilkan.

Seperti Pileg dan Pilpres yang sudah berlangsung, Bupati Sayed Jafar juga berharap Pilbup Kotabaru berlangsung lancar dan sukses. “Gunakan hak pilih kita, soal berbeda pilihan tidak masalah, itu memang yang namanya demokrasi,” tandasnya.

Saya sempat bersama-sama Hj Fatma Idiana ketika menyerahkan piala dan hadiah kepada pemenang Beach Enduro Race Hayau Barait 9 di Sirkuit SJA TBK, Pantai Gedambaan. “Kita siap mengabdi untuk kepentingan masyarakat Kotabaru, seperti yang dilakukan Bapak selama ini,” katanya penuh semangat.

Seorang warga Kotabaru bilang kepada saya. “Kepemimpinan Ibu tak kalah hebat dengan Pak Sayed Jafar. Jadi kami siap mendukung Ibu untuk meneruskan jabatan bupati Kotabaru periode 2024-2029,” katanya dengan wajah meyakinkan.

Bersama Said Akhmad Assegaf, mereka mengusung tagline: “Membangun dengan Amanah, Jaya bersama Ummat.” Sangat religius dan berpandangan maju. Maklum keduanya sudah sangat akrab menjalankan tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan.

TETAP BERJUANG

Syaima sendiri di Balikpapan masih terus berusaha berjuang mendapatkan partai pengusung dan pasangan yang tepat. Ini hari-hari krusial apakah dia bisa ikut berkontestasi di Pilwali Balikpapan 2024. Apalagi sudah bertiup kabar kemungkinan petahana melawan kotak kosong (KK).

Sayed Jafar berharap putrinya bisa memberikan kontribusi terbaik untuk kemajuan kota Balikpapan ke depan. Dia merasa berutang budi dengan kota ini, karena kehidupannya dia bangun ketika tinggal di Kampung Baru.

Dia pernah menjadi wakil ketua Kadin dan anggota Hiswana Migas Balikpapan. Bisnis utamanya sejak dulu adalah berdagang minyak. Sekarang ini dia memiliki puluhan SPBU di Kotabaru.

Syaima lahir di Balikpapan, 4 Maret 1988.  Meski masih muda, dia dipercaya Sayed Jafar memimpin perusahaan keluarga yang bergerak di bidang galangan kapal di Balikpapan. Namanya PT Galangan Benua Raya dan PT Anggrek Jaya Saripuspita. “Saya bersyukur mewarisi bakat bisnis dan politik dari Ayah dan Ibu,” kata alumnus Fakulas Ekonomi Universitas Balikpapan ini.

Setelah NasDem lepas, partai yang lagi membuka ruang buat Syaima adalah PDIP Perjuangan. Beberapa hari lalu dia mengikuti kegiatan reses yang dilaksanakan Safaruddin, anggota DPR RI, yang juga ketua DPD PDIP Kaltim.

Dia berharap mendapat pasangan yang bisa melengkapi kursi partai sehingga bisa mendaftarkan diri ke KPU sebagai pasangan calon tetap pada 27-29 Agustus mendatang. Sekaligus untuk mendukung terjadinya pesta demokrasi yang sehat di Kota Beriman dengan kehadiran beberapa pasang calon.

Pilwali Balikpapan memang terancam memasuki KK Jilid II. Beberapa partai yang punya kursi signifikan sudah bergabung ke petahana. Di antaranya NasDem dengan 7 kursi dan Gerindra 6. Ada kemungkinan juga PKB, PPP, PKS dan Demokrat.

Kalau ini terjadi, maka Rahmad Mas’ud (RM) bisa membuat dua rekor. Wali kota tanpa ada wakil sepanjang periode pertama (2021-2025 jika juga tak diisi) dan mampu menciptakan Pilwali lawan kotak kosong sampai dua kali.(*)

Kotabaru Gunungnya Bamega

July 19, 2024 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

PEKAN lalu saya berkunjung ke Kotabaru, Kalsel. Sudah lama saya diundang bupatinya, H Sayed Jafar Al-Idrus, SH tapi baru beberapa hari lalu bisa datang. Kebetulan Sayed Jafar, meski asli orang Kotabaru,  dia lama tinggal di Kampung Baru, Balikpapan Barat. Bahkan sampai sekarang. Usahanya juga bermula dari berdagang minyak di Balikpapan.

Saya datang bersama teman saya, Zaenal Abidin. Dari Balikpapan terbang ke Bandara Syamsudin Noor, Banjarmasin. Lalu jalan darat menuju pelabuhan feri. Nyeberang 30 menit, sampailah ke Kotabaru.

Feri itu milik pribadi Bupati. Sepeda motor dan penumpangnya gratis. Masyarakat senang karena mereka tak perlu membayar . Beda dengan feri lain, yang semuanya ditarik pungutan.

Saya kaget Kotabaru sangat menarik. Alamnya cukup indah. Diapit oleh teluk dan gunung, yang memanjang dan masih perawan. Pantas ada lagu “Kota Baru Gunungnya Bamega.” Judul aslinya “Paris Barantai” dikarang penggubah lagu Banjar, Anang Ardiansyah pada 1960-an.


Keindahan air mancur menari di Taman Siring Laut.

Gunung bamega itu adalah gunung yang mendung atau berawan. Itu suasana yang terlihat di Gunung Sebatung di Kotabaru. Saya suka sekali melihatnya. Karena masih hijau dan sebagian besar ditetapkan sebagai kawasan cagar alam

Saya bilang kepada Bupati Sayed Jafar kehijauan dan keperawanan Gunung Bamega berikut lautnya yang bersih bisa dimasukkan dalam program trade carbon atau perdagangan karbon seperti dilakukan di Kaltim. “Kotabaru bisa mendapatkan dana karbon dari Bank Dunia atau bisa juga dijual ke pasar bebas,” kata saya.

Dana karbon (carbon fund) adalah pembayaran insentif kepada negara-negara berkembang yang telah berupaya dalam program REDD+ (Reducing Emission from Deforestation and Degradation) atau reduksi emisi dari deforestasi dan degradasi Hutan dan lahan gambut.

Kotabaru ya artinya kota yang baru. Sebuah pulau berada di bagian luar wilayah Kalsel dengan luas 9.442,46 km2. Lebih 9 kali  luasnya dibanding Balikpapan. Berbatasan dengan Sulsel dan Sulbar. Makanya di sini banyak tinggal warga berdarah Sulawesi. Mereka tinggal di wilayah 20 kecamatan dan 195 kelurahan/desa.

Jumlah penduduknya per 31 Desember 2023 sebanyak 329.641 jiwa.  Mereka ada yang berbicara dengan aksen Bugis, ada juga Banjar.  Konon, La Ode yang berasal dari Sulawesi adalah penghuni pertama pulau ini.

Sayed Jafar berusia 62 tahun. Tapi dia masih gesit. Suka main jetski dan sepeda motor trail. Ketika saya datang lagi berlangsung Beach Enduro Race Hayau Barait 9 di Sirkuit SJA TBK di Pantai Gedambaan. Ada sejumlah riders dunia ikut. Di antaranya Marc Font, Agus Pacal, Francesc Moret dan riders wanita Sandra Gomes.

Yang hebat ketua  panitianya adalah Kajari Kotabaru HM Fadlan, SH didukung Dandim Letkol Inf Deden Ika Drajat dan Kapolres AKBP Doli M Tanjung serta sejumlah aparat Pemda. “Ini jualan kita untuk memajukan pariwisata,” kata Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Sonny Tua Halomoan.

Beberapa hari lalu Bupati dan istrinya, Hj Fatma Idiana sebagai ketua TP PKK membagi ribuan paket sembako kepada warganya di 4 kecamatan dan 17 desa. Menariknya mereka menunggang sepeda motor trail. Didampingi anggota Forkompida dan sejumlah kepala dinas.

“Lebih asyik naik trail, bisa menjangkau warga yang di pelosok-pelosok,” kata Bupati dengan wajah gembira. Padahal dia baru saja berobat ke luar. “Saya sudah kangen dengan warga,” tambahnya.


Bupati Sayed Jafar beraksi dengan jetski kesayangannya.

Bupati juga jago main jetski. Dia mampu berputar-putar di atas jetski yang dinaikinya. Saya tidak berani, meski pernah main jetski di Teluk Balikpapan sampai ke Pulau Balang. Saya sempat naik boat karet yang dikemudikan langsung oleh Bupati. Ampun kencangnya bukan main.

Bupati Sayed Jafar memang fokus memajukan industri pariwisata di daerahnya. Karena itu dilakukan pembangunan berbagai fasilitas dan infrastruktur pariwisata. Kemajuannya sangat terasa. Kotabaru sekarang banyak dikunjungi wisatawan.

ADA “KOTA GAIB”

Selesai nonton Beach Enduro Race Hayau Barait 9, saya diajak Bupati Sayed Jafar melihat beberapa objek wisata menarik. Di antaranya  ke Bukit Mamake di Desa Sarang Tiung dan malamnya ke Taman Siring Lau.

Di Bukit Mamake ada lokasi wisata olahraga paralayang. Sudah pernah dipakai untuk lokasi kejuaraan tingkat nasional. Bupati membuatkan tempat mendaratnya di Pantai Gedambaan. “Ini tidak ada di tempat lain,” katanya.

Kalau malam pantainya sangat menarik. Langitnya seperti turun ke laut. Sebab, ratusan bahkan ribuan lampu di bagan-bagan nelayan mirip seperti bintang di langit. Indah sekali.

Di jembatan U Bukit Mamake wisatawan bisa menikmati keindahan “Gunung Bamega” yang memanjang dan juga kebeningan laut yang sangat memukau. Bupati sempat didaulat ber-selfie ria dengan warga dan sejumlah mahasiswa yang kebetulan ada di sana.

Malamnya saya diajak Bupati ke Siring Laut. Sambil makan malam, Bupati memperkenalkan berbagai fasilitas destinasi wisata di sana, di antaranya Pentas Apung, jembatan air mancur menari yang dikawal dua ikan todak kembar serta Masjid Apung yang berdesain kapal.

Rasanya di Kalimantan khusus di Kaltim belum ada destinasi wisata air mancur menari. Justru di Kotabaru sudah ada. Indah sekali perpaduan air dan lampu warna-warni.  “Jembatan dan air mancurnya saya akan perpanjang, biar lebih atraktif lagi pertunjukannya,” kata Bupati.

Air mancur menari SJA itu diresmikan persis pada peringatan HUT ke-74 Kotabaru, 1 Juni lalu. Paman Birin, Gubernur Kalsel yang datang langsung. “Sebagai daerah yang kaya dengan potensi kekayaan alamnya, Kotabaru punya peluang besar untuk berkembang dan maju,” ujarnya begitu.

Sayang saya tak sempat singgah ke “kota gaib” Saranjana. Ini kota yang tidak ada dalam peta Indonesia. Tapi keberadaannya diyakini oleh masyarakat Kalimantan terutama orang Kotabaru. Karena gaibnya, Saranjana pernah dijadikan judul film misteri.

Konon kota Saranjana berada di bukit kecil Desa Oka-Oka, Kecamatan Pulau Laut Kelautan, Kotabaru. Tapi ada juga yang menyebut di Teluk Tamiang, Pulat Laut. Ada juga yang menghubungkan dengan penciptaan Gunung Sebatung.

Menurut Bupati Sayed Jafar, dia pernah diundang ke kota Saranjana. Kotanya luar biasa, ada gedung tinggi dan modern. Banyak warganya. “Saya bisa pulang karena diundang, ada yang masuk tanpa izin tidak bisa kembali ke rumah,” katanya.

Selain ada kota gaib, Kotabaru  juga dikenal sebagai daerah endemis malaria. Salah satunya di Desa Batang Kulur. Pemprov Kalsel berharap tahun 2024 ini, Kotabaru bisa mencapai target eliminasi malaria.

Kotabaru dikenal sebagai daerah yang kaya dengan sumber daya alam baik di daratan, maupun sumber daya kelautan. Punya areal perkebunan kelapa sawit terluas di Kalsel yaitu 156.554 hektare. Di sana ada juga dibangun pabrik semen Tonasa.

Selain itu  dibangun pula tambang batu bara bawah tanah berskala besar milik PT SumberDaya Energi (SDE) dengan luas area 185 km persegi. Akhir tahun lalu diresmikan produksi pertamanya dengan total produksi 20 juta ton per tahun. Usaha Haji Isam juga banyak masuk di sana. Bahkan ada bandaranya.

Saya pulang ke Balikpapan, Senin (15/7) pagi lewat darat. Malam sebelumnya saya nobar dulu final Piala Eropa antara Spanyol lawan Inggris di B Copi, Fleet House. Saya bela Inggris karena di sana ada  pemain MU, yaitu Luke Shaw dan Kobbie Mainoo. Sayang Inggris kalah. Saya kecewa. Tapi bahagia bisa berkunjung ke Kotabaru. Kota Sa-Ijaan yang menarik. Terima kasih, Pak Bupati.(*)

Porwanas Ke-14 Masuk Agenda Resmi Hari Jadi Pemprov Kalsel

July 19, 2024 by  
Filed under Berita

BANJARMASIN – Kegiatan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XIV 2024 menjadi agenda resmi Rangkaian Hari Jadi (Harjad) ke-74 Provinsi Kalsel. Porwanas ke-14 di Kalsel menjadi salah satu dari 23 kegiatan lainnya dalam rangkaian hari jadi ke-74 Provinsi Kalsel yang dilaunching Pemprov Kalsel di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Rabu (17/7/2024) malam.

Porwanas di Kalsel sendiri akan dihelat pada 19-26 Agustus mendatang. Segala persiapan menyambut kedatamgan wartawan seluruh Indonesia pun sudah sejak lama disiapkan Kalsel.

“Kami sudah siap menerima tamu dari wartawam seluruh provinsi di Indonesia,” ujar Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie.

Selain Porwanas ke-14, seabrek kegiatan, bakal meramaikan peringatan Hari Jadi ke-74 Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2024. Totalnya ada 24 kegiatan. Beberapa kegiatan bakal menarik perhatian publik, seperti Festival Wisata Budaya Pasar Terapung, Jazz Sungai, Gowes Park Meratus, Atrasi Pesawat Terbang. Selain itu ada pula Geopark Meratus Great Culture Carnival. Yang paling ditunggu-tunggu adalah konser raja dangdut Rhoma Irama dan grup band Padi Reborn.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar mengatakan, momentum hari jadi sebagai pintu masuk wisatawan domestik, bahkan mancanegara.

Khususnya kawasan Geopark Meratus yang saat ini berproses untuk masuk dalam daftar UNESCO. Even skala internasional juga tak luput meramaikan hari jadi. Yakni Uncle Hard Enduro yang diikuti rider dari berbagai negara. “Banyak kegiatan skala internasional akan meramaikan hari jadi Kalsel kali ini. Tentu saja sebagai momentum kedatangan wisatawan domestik dan mancanegara,” ujar Roy usai peluncuran Hari Jadi ke-74 Kalsel, di Mahligai Pancasila Banjarmasin, Rabu (17/7) malam.

Dia berharap, momentum hari jadi juga dapat meningkatkan taraf perekonomian masyarakat di Kalsel. “Tentu ini bukan sekadar seremoni, kita berharap dampaknya bisa sangat luas dirasakan oleh masyarakat,” harapnya.

Mengusung tema “Niat Diganggam, Barakat Dikatam, Kalsel Babussalam”. “Segala sesuatu harus diawali dengan niat, sehingga tujuan atas adanya Kalsel Babussalam yang memiliki arti gerbang keselamatan itu bisa terwujud,” jelas Ketua Pelaksana Hari Jadi ke-74 Kalsel, Heriansyah.

Sementara, logo pada Hari Jadi ke-74 Kalsel yang menyisipkan gambar kepala naga. Maknanya sebagai kekuatan. (**)

Fakultas Pertanian Untag Lakukan Kegiatan Pengabdian Masyarakat

July 18, 2024 by  
Filed under Serba-Serbi

BATUAH – Fakultas Pertanian Untag Samarinda melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat  bekerja sama dengan perusahaan batubara  PT. KBB (Komunitas Bangun Bersama) di Km 24 Batuah Kabupaten Kutai Kartanegara, Rabu (17/7/2024)

Dekan Faperta Untag Samarinda Zuhdi Yahya mengatakan, kegiatan melibatkan dosen, mahasiswa dan masyarakat sekitar perusahaan melakukan penanaman tanaman lokal. agar mahasiswa terjun langsung ke lapangan pada kegiatan penghijauan di  lahan pasca tambang.

Dikatakan Zuhdi Yahya, reklamasi pertambangan adalah proses pemulihan dan rehabilitasi lahan bekas pertambangan agar dapat digunakan kembali atau dikembalikan pada kondisi alaminya setelah kegiatan penambangan selesai atau dihentikan. Tujuan utama dari reklamasi tambang adalah untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan akibat penambangan dan memulihkan lahan agar dapat berfungsi kembali untuk berbagai keperluan seperti pertanian, kehutanan, rekreasi atau konservasi alam.

Menurut Zuhdi, reklamasi tambang merupakan bagian penting dari praktek penambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Hal ini membantu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat lokal, serta meningkatkan penggunaan kembali lahan yang sebelumnya digunakan untuk pertambangan. Reklamasi ini juga dapat membantu memulihkan ekosistem alami yang terkena dampak aktivitas pertambangan. (**)

« Previous PageNext Page »

  • vb