Bupati Kutai Kartanegara Ingin Senam Jantung Sehat Terus Digalakkan

July 21, 2024 by  
Filed under Kesehatan

TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah menginginkan agar kegiatan olahraga termasuk senam jantung sehat rutin dilaksanakan dan terus ditingkatkan

“Saya Ingin Yayasan Jantung Sehat Indonesia Kukar sebagai pelopor gaya hidup sehat terus meningkat upaya menyelamatkan masyarakat diantaranya senam jantung sehat ini,” ujar Edi pada kegiatan Gebyar Senam Jantung Sehat Bersama Ketua Yayasan Jantung Sehat Indonesia (YJI) Kaltim & Ketua YJI Kukar, di Halaman Parkir Pendopo Odah Etam Tenggarong, Ahad (21/7/2024) pagi.

Acara itu diikuti Klub-klub YJI di Kaltim dan Kukar, dihadiri Staf Ahli Bidang Pemerintahan Pemkab Kukar Didi Ramyadi, sejumlah Kepala Perangkat Daerah dan stakeholder terkait itu dirangkai dengan pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah, dan lomba senam jantung sehat. Ia berterima kasih  ditunjuknya Kukar khususnya di Tenggarong sebagai tuan rumah Gebyar Jantung Sehat Kaltim.

Dikatakan Edi Damansyah, olahraga termasuk senam jantung sehat menjadi suatu kebutuhan hidup manusia. Dengan berolahraga stamina tubuh akan tetap terjaga, termasuk kebugaran fisik, dan kesehatan akan selalu menyertai dalam setiap aktivitas yang kita jalani. Kesehatan saat ini menjadi tujuan utama hidup manusia. Untuk dapat tetap sehat, salah satunya dengan konsisten berolahraga.

“Jika tubuh sehat dan bugar secara fisik, maka kemampuan konsentrasi juga akan meningkat dan memudahkan dalam menyelesaikan pekerjaan sehari-hari,” ujarnya.

Pemkab Kukar sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena senam jantung sehat bersama dapat menjadi acuan bagi pengembangan olahraga senam ke depannya. Ia kemudian mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung serta bekerjasama untuk menyukseskan kegiatan Senam Jantung Sehat Bersama hingga dapat terlaksana dengan baik dan sukses, khususnya kepada Pengurus YJI Kukar.

Diharapkan kerjasama yang baik ini dapat selalu terjalin selaras dengan program Kukar Idaman dengan bergerak bersama mengoptimalkan seluruh potensi daerah, dengan mendorong kreativitas dan inovasi seluruh pelaku pembangunan dalam menciptakan daya saing dan kemandirian daerah didasari atas semangat kolaborasi dan sinergitas untuk mewujudkan Kukar lebih baik. (kk04)

Perhimpunan Filantropi Indonesia dan Tanoto Foundation Luncurkan Buku Kolaborasi untuk Negeri

July 20, 2024 by  
Filed under Serba-Serbi

Vivaborneo.com, Jakarta — Perhimpunan Filantropi Indonesia (PFI) bersama Tanoto Foundation dan Klaster Filantropi Pendidikan menyelenggarakan peluncuran buku yang dikemas melalui Philanthropy Thought Leaders (PTL) ke-15.

Judul buku yang diluncurkan “Kolaborasi untuk Negeri: Kontribusi Filantropi dalam Mengakselerasi Agenda Pendidikan Indonesia” di Gedung Trisno Soemardjo, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada Jumat, (19 Juli 2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan kontribusi dan praktik baik filantropi dalam membantu pencapaian agenda pendidikan nasional kepada pemangku kepentingan yang lebih luas.

Kegiatan ini merupakan puncak dari kampanye Klaster Filantropi Pendidikan bertajuk #FilantropiuntukPendidikan yang bertujuan menginspirasi dan mengajak stakeholder serta publik mengenai membangun Generasi Emas melalui pendidikan berkualitas.

Pada acara PTL ke-15, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Dr. Iwan Syahril, Ph.D., mengatakan pihaknya mengapresiasi tak terhingga atas terbitnya buku berjudul “Kolaborasi untuk Negeri: Kontribusi Filantropi dalam Mengakselerasi Agenda Pendidikan Indonesia” .

Kegiatan ini diinisiasi oleh Perhimpunan Filantropi Indonesia, Tanoto Foundation, dan Klaster Filantropi Pendidikan sebagai bukti semangat gotong royong dan sinergi lembaga filantropi untuk menghadirkan perbaikan dan transformasi pendidikan di Indonesia.

“Buku ini memberikan gambaran penting tentang kondisi pendidikan di Indonesia saat ini, upaya-upaya lembaga filantropi turut menjaga semangat advokasi pendidikan dengan semangat keadilan dan kesetaraan, peluang perbaikan pendidikan melalui gerakan Merdeka Belajar serta bagaimana intervensi dan dukungan lembaga filantropi dalam perbaikan program pendidikan nasional secara gotong royong,” ujar Iwan.

Iwan meyakini bahwa buku ini dapat menjadi acuan penting bagi pemerintah pusat dan daerah dalam menyusun agenda-agenda kerja strategis nasional untuk perbaikan sistem pendidikan di Indonesia.

Pada waktu dan tempat yang sama, Direktur Eksekutif Perhimpunan Filantropi Indonesia, Gusman Yahya pada saat memberikan sambutan menjelaskan pendidikan memegang peran kunci dalam membentuk dasar pembangunan berkelanjutan, kesejahteraan individu dan kemajuan suatu negara.

Oleh karena itu, investasi dalam pendidikan dianggap sebagai langkah esensial untuk mencapai pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Filantropi, yang melibatkan kontribusi dari masyarakat sipil dan sektor swasta, dapat memainkan peran penting dalam mendukung upaya pemerintah. Filantropi memberikan kontribusi yang signifikan untuk mengatasi tantangan di sektor pendidikan, membantu memajukan sistem pendidikan yang lebih inklusif, inovatif, dan berkelanjutan” kata Gusman.

Gusman menegaskan prinsip gotong royong harus diperkuat sehingga semua aktor perlu terlibat termasuk filantropi. Kekuatan lainnya dari filantropi terletak pada adanya fleksibilitas untuk melakukan ko-kreasi dan kolaborasi aksi kolektif dengan sesama lembaga filantropi dan juga lembaga publik, sehingga dapat mengakselerasi serta mendukung tujuan strategis nasional.

“Kami berharap karya ini dapat menjadi salah satu sumber inspirasi bagi semua pihak untuk terlibat dalam upaya intervensi yang lebih mendalam terkait isu-isu pendidikan atau bagi lembaga-lembaga filantropi yang hendak memulai kegiatan di sektor pendidikan di Indonesia,” tegas Gusman.

Salah satu narasumber pada acara PTL ke-15, Head Of Strategic Planning and Partnership Tanoto Foundation, Aryanti Savitri menyampaikan bahwa pendidikan adalah kunci untuk memperbaiki kehidupan di masa depan. Oleh sebab itu, Tanoto Foundation berfokus untuk membantu masyarakat Indonesia dapat mengakses pendidikan berkualitas.

“Kami meyakini bahwa setiap manusia layak mendapat kesempatan untuk memenuhi potensi sepenuhnya. Melalui program kami sendiri, kemitraan dan sebagai katalis bagi yang lain, kami berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan taraf hidup masyarakat. Misi kami adalah mengembangkan potensi individu dan memperbaiki taraf hidup melalui pendidikan berkualitas yang transformative,” ujar Aryanti.

Aryanti menegaskan pendidikan berkualitas bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah tetapi juga membutuhkan peran serta sektor swasta seperti korporasi, Lembaga Swadaya Masyarakat dan lembaga filantropi. Kemitraan pemerintah dan swasta yang kuat dalam mengatasi berbagai aspek di sektor pendidikan akan mampu mempercepat peningkatan kualitas serta pemerataan pendidikan di Indonesia.

Pada PLT ke-15 juga turut hadir narasumber yang mumpuni pada bidang pendidikan, yaitu Penulis dan Peneliti Pusat Riset Kependudukan BRIN, Dini Dwi Kusumaningrum; Presiden Direktur Pertamina Foundation, Agus Mashud A. Asngari;  Akademisi dan Co-Founder & Director Beneran Indonesia, Avia Destimianti dan Kepala Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan Kemendikbudristek RI. Irsyad Zamjani, Ph.D. Diskusi ini dimoderatori oleh Program Officer di William and Lily Foundation, Nurma Fitrianingrum.(vb/*)

 

FX Yapan Akui Kurangnya Publikasi Pemerintah Daerah

July 20, 2024 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Bupati Kabupaten Kutai Barat (Kubar) FX Yapan mengakui saat ini publikasi pemerintah daerah sangat kurang. Hal itu diungkapkan FX saat menerima audiensi jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kubar di ruang kerjanya komplek perkantoran Bupati Kubar, Jumat (19/7/2024).

Yapan juga menyambut usulan kerjasama publikasi dan siap mengakomodir saran dari PWI Kubar, khususnya dalam peningkatan SDM para wartawannya melalui Uji Kompetensi Wartan (UKW).

Yapan menyebut, hal ini menjadi usulan yang baik. Sirinya berharap selain menjadi mitra pemerintah, PWI dapat menjadi contoh bagi organisasi lain untuk selalu mengedepankan kode etik jurnalistik dalam menulis berita secara berimbang, sesuai fakta dan terkonfirmasi.

Yapan berharap PWI Kubar dapat menjadi mata telinga kami di tengah masyarakat dan memberi masukan kepada Pemkab Kubar terkait program yang berjalan dan belum tepat sasaran.

“Saya senang bisa dikritik wartawan, karena kritikan itu membangun pemerintah dalam program pembangunan,” ujarnya.

Audiensi pengurus organisasi profesi ini dipimpin Ketua PWI Kubar Alfian Nur didampingi Sekretarisnya Arifin, Bendahara Andreas Trisno Diwa dan Bidang Kesejahteraan Wartawan, Lukman Hakim Mahendra Hartono.

FX Yapan menyambut baik audiensi PWI Kubar dan mengucapkan selamat atas keberadaan organisasi wartawan tingkat nasional di Bumi Sendawar. Selain itu ia menaruh harapan kepada para pengurus PWI Kubar, bisa semakin jaya dan sukes serta tetap selalu berkolaborasi dan bersinergi dengan pemerintah.

“Terima kasih atas kunjungan silaturahmi ini, bagi saya media adalah mitra berfikir, mitra kritis dalam rangka membangun kerjasama yang sudah baik kita lanjutkan, saya minta terus mengedukasi masyarakat dengan berbagai informasi sesuai dengan kode etik jurnalistik,” ungkap Yapan.

Dengan keberadaan PWI Kubar, FX Yapan sangat berharap bisa mengkoordinir dan saling bersinergi untuk mencapai tujuan bersama, dalam mewujudkan pembangunan daerah melalui mitra publikasi.

“Pengurus dan anggota PWI Kubar yang meliputi wartawan media cetak, online dan elektronik untuk dapat menyampaikan berita dengan santun, dengan konkrit, sehingga berita tersebut dapat membangun, memberikan solusi, inovasi baru. Semoga adanya PWI menjadi mitra pemerintah dan dapat terjalin dengan baik,” tukas Yapan. (*/arf)

Kejati Kaltim Tetapkan 3 Tersangka Kasus Korupsi di RSUD AWS Samarinda

July 19, 2024 by  
Filed under Berita

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Kaltim Haedar saat menyampaikan pers rilis penahanan 3 tersangka korupsi di RSUD AWS Samarinda

SAMARINDA – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim menetapkan 3 orang tersangka perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait Pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Tahun Anggaran 2018-2022 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie Kota Samarinda.

“Ketiga orang tersangka tersebut adalah FT selaku bendahara pengeluaran periode tahun 2018, 2021, 2023. HJA selaku bendahara pengeluaran periode tahun 2019 – 2020. Selanjutnya YO selaku Tenaga Kerja Waktu Tertentu (TKWT) di bagian administrasi keuangan RSUD AW Sjahranie

Samarinda,” ungkap Haedar – Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Kaltim saat konferensi pers di kantor Kejati Kaltim Samarinda Seberang, Jumat (19/7/2024).

Kuat dugaan tindak pidana tersebut dilakukan dengan cara memanipulasi daftar upload yang berisikan nama, nominal TPP yang diterima dan nomor rekening Pegawai RSUD AWS. Manipulasi dilakukan dengan cara menginput nama-nama pihak yang seharusnya tidak berhak menerima TPP seperti Pegawai yang sedang menjalani tugas belajar dan Pegawai yang sudah pensiun, dengan mengubah rekeningnya menjadi rekening atas nama YO dan EH (Suami YO).

“Sehingga terdapat pencairan keuangan negara yang tidak semestinya ke rekening tersebut dan mengakibatkan Kerugian Keuangan Negara sebesar Rp4.977.339.000,- dan  saat ini dalam proses finalisasi perhitungan oleh BPKP Perwakilan Provinsi Kaltim,” tambahnya.

Penetapan tersangka berdasarkan surat kepala Kejaksaan Tinggi Kaltim Nomor: 06/0.4.5/FD.1/07/2024 tertanggal 19 Juli 2024. “Penyidik telah melakukan pemeriksaan kepada 12 saksi termasuk Direktur RSUD AWS dan melakukan tindakan penggeledahan maka penyidik menemukan 2 alat bukti yang cukup,” jelasnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dilakukan penahanan di Rutan Samarinda selama 20 hari kedepan dengan pertimbangan para tersangka dikhawatirkan melarikan diri, menghilangkan barang bukti dan atau mengulangi tindak pidana.

Sebelumnya, Tim penyidik Tindak Pidana Khusus Kejati Kaltim melakukan penggeledahan pada tanggal 7 Mei 2024 di Kantor RSUD AW Sjahranie dan di sebuah rumah kediaman seorang pegawai bagian administrasi keuangan RSUD AW Sjahranie berinisial YO di Perum SBT Permai Sambutan Samarinda, Kamis pada 18/7/2024. (he)

Pemkab Kukar Gelar Evaluasi AKIP Internal

July 19, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) di Ruang Rapat II Balaikota Balikpapan, Kamis (18/7/2024). Kegiatan ini merupakan upaya meningkatkan nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP),

Evaluasi dipimpin Sekda Kukar Sunggono yang diikuti Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkup Pemkab Kukar, dan juga dihadiri Kepala Badan Pengawas Kabupaten (Bawaskab) Heriansyah dan anggota Tim Evaluator Kementerian PANRB

Pemkab Kukar menjadi salah satu daerah di Kaltim yang mendapatkan predikat nilai SAKIP mendekati tertinggi, yaitu BB. Dan untuk mencapai nilai tertinggi yakni A seluruh perangkat daerah harus menjadikan akuntabilitas kinerja sebagai indikator utama.

Sunggono menyebutkan dilihat dari yang dipaparkan tim evaluator Kementerian PANRB bahwa berbagai upaya Pemkab Kukar dalam meningkatkan nilai SAKIP-nya, bahkan di tahun 2024 ini sudah nampak perubahannya.

“Kalau kita lihat ditahun 2024 ini sudah banyak perubahan, mudah – mudahan pada saatnya nanti ini menjadi potret kinerja pemerintah daerah secara keseluruhan,”sebutnya.

Sunggono meminta perhatian dan memberikan beberapa catatan secara khusus kepada jajarannya terkait kinerja, karena setelah dicermati prosentasi yang dibuat bagian Organisasi bekerjasama dengan inspektorat terhadap potret SAKIP Kukar ditahun 2023 ada beberapa hal yang hanya perlu dukungan administrasi dan pendalaman atas indikator kinerja yang nilai.

“Ini menurut saya perlu kesepahaman dan kesepakatan sehingga pada saatnya nanti tidak ada lagi pemahaman yang berbeda antara tim evaluator dengan kita yang bekerja ini, jadi saya minta tolong teman – teman pahami betul itu,” ujarnya.

Sunggono juga meminta OPD yang terkait untuk betul memahami dan mencermati angka – angka atau nilai – nilai dalam paparan yang disampaikan untuk menjadi bahan diskusi untuk proses selanjutnya.

Dari hasil evaluasi internal tersebut Sunggono mengharapkan untuk bersama – sama mendalami data yang ada mengklarifikasi atau memperbaiki dan mengkoreksi data yang ada supaya pada saatnya nanti ada pemahaman yang sama.

“Ini baru satu semester, masih ada enam bulan lagi untuk penilaian di tahun 2024, jadi harus semangat masih ada waktu untuk kita bersama – sama saling memperbaiki,” pungkasnya. (kk01).

« Previous PageNext Page »

  • vb