Stem Cell Halal dari Tali Pusat

February 4, 2025 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

HARI Minggu (2/2)  yang sehat. Saya diundang SCCR Indonesia mengikuti seminar kesehatan bertema “Long Life with Stem Cells” di Lantai 8 Hotel Jatra Balikpapan. Pesertanya cukup banyak, di atas 100-an orang. Beragam latar profesi. Ada dokter, manajer rumah sakit, pengusaha sampai ibu rumah tangga.

Yang membuka Staf Ahli Gubernur Kaltim AFF Sembiring. Saya didaulatnya ikut memberi sambutan. Padahal saya bukan Pak Wali lagi. Saya datang karena diundang Fitri Ekadinanti dari SCCR. Saya bilang seminar kali ini menarik. Rasanya baru pertama kali di Balikpapan ada seminar yang mengupas masalah stem cell. Informasi ini sangat penting, apalagi Balikpapan sudah jadi kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Gedung Laboratorium SCCR di Gunung Pati, Semarang

Saya sendiri juga baru tahu ada SCCR. Lengkapnya PT SCCR Indonesia. Kepanjangan SCCR adalah Stem Cell and Cancer Research. Didirikan oleh Prof Dr dr Agung Putra, M.Si sejak bulan Juni 2013. Ruang lingkup kerjanya mencakup penelitian dan pengembangan stem cell. Sayang Prof Agung urung datang ke Balikpapan karena kesibukan lain.

“Silakan jika Pak Sembiring dan Pak Wali berkenan datang ke labarotarium kami di Gunung Pati Semarang,” kata Dr dr Sugeng Ibrahim, M.Biomed, AIFO-K, salah seorang pembicara dari SCCR. Selain itu ada dr Rita Agustina, M.Biomed; dan dr Agus Widiyatmoko, M.Sc, Sp.PD.

Dr Sugeng adalah dokter kepala Departemen Cancer SCCR. Sedang dr Rita adalah Director of Strategy & New Ventures & Coorporate Service. Dia didampingi Bambang Mulyadi dari marketing SCCR.

Yang menarik salah satu gelar mereka “M.Biomed.” Jarang terdengar. Itu gelar Magister Ilmu Biomedik atau Biomedis. Bidang studi yang berfokus pada bidang biologi dan kimia yang relevan dengan perawat kesehatan. Di antaranya mempelajari histologi dan biologi sel, biokimia, fisiologi, farmakologi, kedokteran molekuler, reproduksi manusia sampai masalah parasitologi.

Saat ini SCCR juga memiliki perguruan tinggi. Namanya Institut Karya Mulia Bangsa, yang akan beralih status menjadi Universitas Agung Putra Indonesia. Program studi utamanya adalah S1 Ilmu Biomedis dan S1 Bioteknologi. Kampusnya jadi satu di Gunung Pati.

Menurut AFF Sembiring, stem cell di Indonesia agak terlambat. Karena berbagai negara sudah lama mengembangkannya sebagai terapi kesehatan baru. Dia sendiri sangat berminat untuk menjalani terapi stem cell. “Mudah-mudahan ada rezeki. Soalnya saya ada gangguan jantung,” katanya terbuka.

Bicara soal stem cell, saya jadi teringat dua tokoh populer di Tanah Air. Yaitu dr Terawan Agus Putranto dan bos saya, Dahlan Iskan, wartawan yang pernah menjadi dirut PLN dan menteri BUMN.

Dahlan sudah belasan kali melaksanakan terapi stem cell di Unair Surabaya. Malah dia menyodorkan diri sebagai salah satu pasien percobaan untuk riset stem cell.  Dia mengakui terapinya berhasil dan tidak mengalami kendala. Ia terinspirasi Dr Mahathir Mohammad, mantan perdana menteri Malaysia yang tampak muda dan tetap enerjik meski usianya sudah 90 tahunan. Ternyata dia juga menjalani terapi yang sama.

Dokter Terawan,  kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) sempat membuat heboh dunia kedokteran. Pada tahun 2010 dokter lulusan UGM ini mengembangkan metode kontroversialnya, yakni mencuci otak untuk menyembuhkan penderita stroke. Lalu menerapkan pengobatan terbarunya seperti terapi stem cell.

Meski sempat dipecat oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI),  nama Terawan terus melambung dan banyak tokoh elite nasional yang berobat kepadanya. Malah dia dipromosikan menjadi menteri kesehatan oleh Presiden Jokowi dengan pangkat terakhir bintang 3 atau Letjen TNI.

Dari pemutaran video, saya lihat ada sejumlah tokoh datang ke pusat laboratorium stem cell SCCR di Semarang. Di antaranya Prof Mahfud MD, mantan menko polhukam dan cawapres 2024. Dia tampak serius mengikuti penjelasan Prof Agung Putra.

“Saya merasa bangga ada anak bangsa yang visinya jauh ke depan secara berkeadaban, kesehatan dan keimanan. Apa yang dibangun Prof Agung tidak kalah seperti yang dibangun di dunia Barat,” kata Mahfud.

Dahlan Iskan dan Prof Mahfud termasuk pengusaha Aburizal Bakrie dan bahkan Presiden Prabowo Subianto termasuk pasien dr Terawan. Malah di tahun 2009 dr Terawan masuk dalam Tim Dokter Kepresidenan.

STEM CELL ATAU STENGKEL?

Dokter Rita Agustina dan dr Sugeng menjelaskan, stem cell merupakan sel dengan kemampuan untuk memperbarui dirinya sendiri dan berdiferensiasi menjadi jenis sel apa pun untuk memperbaiki jaringan yang rusak di dalam tubuh.

Stem cell dapat diperoleh dari berbagai sumber. Bisa dari embrio, tali pusat, air ketuban, jaringan lemak dan sumsum tulang belakang. Stem cell bisa diambil dari dalam tubuh sendiri (transplantasi autolog), bisa juga menggunakan sel punca dari donor.

Menurut dr Rita, SCCR lebih mengembangkan mesenchymal stem cells (MSCs) dan bukan hematopoietic stem cells. MSCs sumbernya diambil dari tali pusat, bukan darah.  Karena itu risiko penolakan ke tubuh siapa saja rendah.  “Juga hasil dari Forum Bahtsul Masail dinyatakan halal,” jelasnya.

Dia menegaskan tidak semua tali pusat mempunyai sel yang berkualitas. Mereka bekerjasama dengan rumah sakit bersalin untuk mendapatkan tali pusat lalu dilakukan penyeleksian. Stem cell yang berkualitas yang berstatus sebagai induk bisa disimpan ratusan tahun di bawah suhu sangat dingin. Dan bisa dipergunakan berkali-kali.

Manfaat terapi stem cell dapat menyembuhkan sejumlah penyakit di antaranya diabetes, gagal ginjal, penyakit autoimun, stroke, autism dan meredakan inflamasi akut dan kronis.

Terapi stem cell juga menjadi salah satu prosedur untuk mengobati berbagai jenis kanker  darah seperti leukemia, limfoma, dan multiple myeloma.

Bagi ibu atau kaum wanita yang ingin menjaga kesehatan wajah dan kulitnya, maka terapi stem cell juga bisa dilakukan. Kulit kembali segar dan muda. “Bahkan terapi stem cell juga bisa mengatasi kebotakan bapak-bapak,” kata dr Rita.

Berkaitan dengan perawatan kulit dan rambut, SCCR mengembangkan program berbasis Advanced Therapeutic Medicinal Products. Yaitu menggunakan stem cells, secretome, dan PRP yang dilakukan dengan teknik yang terbukti secara ilmiah dan rasa sakit yang minimal.

Menurut Dr Sugeng, SCCR juga mengembangkan program CTL atau Cytotoxic T-Lymphocyte. Ini program menghancurkan kanker.  CTL merupakan sel imun dengan kemampuan untuk menginfiltrasi dan membunuh sel kanker.

Beberapa jenis kanker yang bisa diatasi CTL di antaranya kanker payudara, kanker paru-paru, kanker liver, kanker kolorektal, kanker ovarium, kanker prostat, dan kanker rahim.

“CTL kami produksi berdasarkan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dan halal berdasarkan Forum Bahtsul Masail,” kata Sugeng.

Dalam brosur yang dibagikan kepada peserta yang hadir, SCCR juga memproduksi kapsul suplemen Natural Bioactive dan Nano Alkaline Water SCCR.

Ada yang bertanya soal berapa dana yang harus dikeluarkan jika mengikuti program terapi stem cell? Sepertinya ini yang menjadi tantangan. Soalnya bervariasi tergantung kondisi pasien dan jenis penyakit yang dirawat. Bisa puluhan juta, bisa juga ratusan juta.

Ketika pulang dari seminar, ada teman yang bertanya kepada saya. Dia setengah bercanda. Apa bedanya stem cell dengan stengkel? Ternyata dia mengajak saya makan sop stengkel. Maklum sudah lapar.

Stengkel atau sengkel adalah bagian depan atas dari kaki sapi. Daging sengkel cocok diolah menjadi sop, bakso urat atau aneka jenis soto. Terapi juga untuk kepentingan perut dan cita rasa. He..he.(*)

Kodim 0908 Bontang Gelar Donor Darah di Tiga Lokasi

February 4, 2025 by  
Filed under Bontang

BONTANG –  Persit Kartika Chandra Kirana, Kodim 0908/Bontang menggelar kegiatan donor darah,pada  Senin (3/2/2024). Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan HUT ke 79 dan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI). Donor darah digelar di tiga titik lokasi yakni Lamin Kodim 0908/Bontang, kantor PMI Bontang, dan City Mall Bontang.

Dandim 0908/Bontang Letkol Inf Aryo Bagus Daryanto mengatakan, aksi sosial donor darah ini merupakan bentuk kontribusi nyata Persit Kartika Chandra Kirana untuk mendukung kebutuhan masyarakat yang membutuhkan darah.

“Semoga aksi kemanusiaan ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat  Bontang yang memerlukan bantuan darah,” harapnya.

Sementara itu Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XX Dim 0908/Bontang, Kartika Aryo Bagus Daryanto menuturkan, tujuan dari kegiatan donor darah ini untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya donor darah dan kebutuhan darah di masyarakat. Harapannya, dapat membantu menyediakan darah untuk pasien yang membutuhkan, terutama mereka yang memerlukan transfusi darah untuk proses pengobatan.

“Aksi ini bentuk kontribusi kami untuk membantu menyediakan darah untuk pasien yang membutuhkan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya donor darah,” tuturnya.

Dirinya pun berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk lebih peduli dan terlibat dalam kegiatan donor darah. Tak lupa, ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan donor darah ini.

“Semoga kegiatan ini dapat menjadi awal dari sebuah gerakan besar untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam donor darah,” harapnya.

Sebagai informasi kegiatan ini diikuti Anggota Kodim 0908/Bontang, Personel Yon Arhanud 7 ABC, Anggota Sub Den Pom VI/1-2 Btg, Anggota Polres Bontang, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XX Kodim 0908/Bontang, Persit KCK Cabang LXV Yon Arh 7 PD VI/MLW, Bayangkari Polres Bontang dan masyarakat. (wan)

Rutan Kelas I Samarinda Geledah Kamar Warga Binaan Pemasyarakatan

February 3, 2025 by  
Filed under Samarinda

Petugas Rutan kelas I Samarinda mengelar razia dadakan di blok hunian WBP

SAMARINDA – Rutan Kelas I Samarinda menggelar razia dadakan menyasar blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Senin (3/2/2025) pagi.

Kepala rutan  kelas 1 Samarinda Heru Yuswanto mengatakan razia ini dilakukan rutin agar tidak ada aktivitas yang mengganggu kenyamanan dan ketertiban didalam balik jeruji besi. Bahkan hal ini sudah berlangsung selama tiga hari.

Dari hasil pelaksanaan razia, tidak ada ditemukan ponsel ataupun narkoba didalam blok hunian. Barang ditemukan berupa kabel listrik yang tersambung tidak sesuai kapasitas, disinyalir dapat membahayakan serta memicu terjadinya gangguan kamtib.

“Razia ini rutin kami lakukan sebagaiupaya penangkalan praktik peredaran handphone, narkoba,” kata Heru.

Sementara itu Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Gilang Wisnuwardana menambahkan dalam kegiatan itu  pemeriksaan dilakukan secara prosedur dan humanis. Mengedepankan asaz ke hati-hatian. Kondusifitas juga terus dijaga agar tidak terjadi kekacauan.

“Tetap kedepankan sikap humanis, namun tidak ada toleransi terhadap temuan barang terlarang narkoba, hp,” tegas Gilang.

Semua hasil razia akan didata kemudian dimusnahkan. Kemudian kepada narapidana yang terindikasi melanggar akan segera ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Dalam berantas narkoba kami terbuka dan siap bekerjasama dengan APH terkait untuk mengusut jaringan peredaran narkoba, komitmen bersama ini terus dilaksanakan demi mendukung keamanan dan ketertiban bersama,” tutupnya. (wan)

Presiden Prabowo Resmikan Proyek Strategis Ketenagalistrikan Terbesar di Dunia

February 3, 2025 by  
Filed under Nusantara

Presiden Prabowo menargetkan kemandirian energi dalam lima tahun ke depan, termasuk penghentian impor bahan bakar minyak (BBM).

SUMEDANG – Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, meresmikan 37 proyek ketenagalistrikan mulai dari pembangkit, jaringan transmisi sampai dengan gardu induk yang tersebar di 18 provinsi se-Indonesia. Seremoni peresmian proyek strategis ketenagalistrikan terbesar ini dilakukan Presiden Prabowo di Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede, Sumedang, Jawa Barat pada Senin (20/1/2025). Dari 26 pembangkit listrik yang diresmikan, 89 persennya bersumber dari pemanfaatan potensi energi bersih.

“Pada hari ini saya mendapat kehormatan besar dan saya sangat bangga dapat hadir di Jatigede ini dalam rangka meresmikan kelompok proyek-proyek besar di 18 provinsi. Mungkin ini peresmian proyek energi terbesar di dunia mungkin yang kita resmikan, 3,2 Gigawatt (GW) sekaligus,” ungkap Presiden Prabowo.

Secara rinci, proyek yang diresmikan meliputi 26 pembangkit listrik dengan total kapasitas 3.222,75 Megawatt (MW) dan 11 jaringan transmisi dan gardu induk sepanjang 739,71 kilometer sirkit (kms) dengan kapasitas 1.740 Megavolt Ampere (MVA). Hadirnya infrastuktur ini akan memperkuat ketahanan energi nasional, meningkatkan pemerataan pasokan listrik, serta mendukung pengembangan sektor industri dan perekonomian daerah.

Presiden Prabowo menyatakan kebanggaannya atas diresmikannya 37 proyek ketenagalistrikan.

Pada peresmian ini, Presiden Prabowo turut didampingi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo, Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, dan Gubernur Jawa Barat Terpilih Dedi Mulyadi.

Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya pengembangan sektor ketenagalistrikan sebagai bagian dari swasembada energi berkelanjutan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Betapa penting energi yang kita butuhkan untuk melangsungkan transformasi bangsa kita. Kita ingin menjadi negara modern, negara maju. Kita ingin meningkatkan kesejahteraan bangsa Indonesia. Kita ingin menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia, untuk itu kita butuh untuk menjadi negara industri,” imbuh Prabowo.

Prabowo juga menekankan sebagai negara yang memiliki sumber daya alam yang melimpah, Indonesia terus melakukan transformasi ke energi yang ramah lingkungan, pengembangan energi terus dilakukan dengan berorientasi kepada energi baru dan terbarukan (EBT).

“Untuk itu energi sangat vital, kita punya sumber alam yang cukup besar dan kita sekarang punya kemampuan untuk melakukan transformasi ini. Untuk itu saya kira kita sekarang ini menjadi salah satu di dunia negara yang mungkin termasuk paling maju di bidang transformasi energi menjadi energi terbarukan,” ujarnya.

Sementara itu Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan berbasis energi secara masif adalah kunci untuk mendukung swasembada energi.

“(Peresmian ini) dalam rangka menerjemahkan apa yang menjadi komitmen Bapak Presiden untuk melakukan transisi energi dari energi fosil kepada energi baru terbarukan. Dan ini adalah salah satu (proyek ketenagalistrikan) terbesar di dunia yang kita resmikan bersama-sama,” tegas Bahlil.

Bahlil menambahkan, seiring dengan target pertumbuhan ekonomi 8 persen, penyediaan energi listrik yang sustainable akan terus digenjot, untuk itu pemerintah terus mendukung pengembangan infrastruktur listrik yang berbasis EBT.

“Ke depan kita akan menambah 71 GW atau 71.000 MW dengan jaringan kurang lebih sekitar 48 ribu kms, 48 ribu kms itu kalau dia berbanding lurus, kurang lebih sekitar 8.000 km,” imbuh Bahlil.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, PLN berkomitmen penuh untuk menyukseskan visi pemerintah dalam mewujudkan kemandirian energi dan pertumbuhan ekonomi. Dukungan ini diwujudkan dengan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang berfokus kepada EBT.

“PLN siap menjalankan penugasan dari pemerintah untuk bisa memberikan akses listrik yang merata untuk seluruh masyarakat. Terlebih dari itu, upaya ini menjadi langkah PLN dalam mendukung pertumbuhan ekonomi 8 persen yang dicanangkan pemerintah melalui swasembada energi,” kata Darmawan.

Darmawan juga menyampaikan terima kasih atas kolaborasi yang terjalin baik antara PLN dengan Pemerintah, sehingga tantangan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan ini dapat diatasi dengan baik.

“Terima kasih kepada pemerintah yang telah mendukung upaya PLN mewujudkan keadilan energi bagi seluruh masyarakat, sehingga tantangan dan hambatan proyek mampu diselesaikan secara cepat bersama,” imbuh Darmawan.

Darmawan merinci, 89 persen pembangkit berbasis energi bersih yang diresmikan terdiri dari: PLTA dengan kapasitas total 284 MW, Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTM) 29,98 MW, Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) 41,52 MW, PLTS 50,25 MW, Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) 27 MW, Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) 2.380 MW, dan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) 60 MW.

“Proyek strategis ketenagalistrikan ini tidak hanya akan memberikan suplai listrik yang andal untuk masyarakat, tetapi juga akan mendukung perekonomian dan menciptakan ribuan lapangan kerja baru,” pungkas Darmawan.

Ditemui secara terpisah, General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Abdul Salam Nganro menegaskan komitmen PLN dalam mendukung pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan yang berbasis energi bersih, termasuk di wilayah Kalimantan.

“Peresmian proyek strategis ini menjadi bukti nyata transformasi energi yang tengah berlangsung di Indonesia. Sebagai bagian dari PLN, kami di UIP3B Kalimantan siap menjalankan amanah dalam memperkuat keandalan sistem kelistrikan, memastikan pasokan energi yang berkelanjutan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan industri di Kalimantan,” ungkap Salam. (**)

Jaket Resmi MAXi Yamaha, Obat Ganteng Buat Riding Harian dan Touring

February 3, 2025 by  
Filed under Gaya Hidup

Jakarta – Saat ini sepeda motor tidak hanya dianggap sebagai alat transportasi untuk kebutuhan mobilitas saja, lebih dari itu, motor kini kerap menjadi lifestyle item yang mendukung gaya hidup penggunanya. Lantas tidak heran jika saat berkendara, pengguna motor kerap mempedulikan apparel yang mereka kenakan. Selain mempertimbangakan aspek fungsionalitas, pemilihan apparel yang dipadupadankan dengan gaya berkendara menjadi salah satu cara untuk merefleksikan fashion serta karakter identitas diri.

Bagi pengguna MAXi Yamaha yang tergolong premium dan menyukai kegiatan touring, Yamaha punya beberapa apparel resmi yang tidak hanya mendukung kegiatan berkendara menjadi semakin nyaman, tetapi juga mebuat gaya berkendara mereka menjadi lebih necis. Apparel tersebut berupa pilihan-pilihan jaket dengan design dan opsi warna yang menarik.

“Sebagai brand sepeda motor global yang mendukung mobilitas dan gaya hidup konsumen, Yamaha tidak hanya menghadirkan jajaran line up sepeda motor yang lengkap, tetapi kami juga melengkapi motor-motor tersebut dengan beragam apparel resmi seperti jaket riding. Tidak hanya punya nilai fungsionalitas yang telah disesuaikan dengan karakter konsumen produk, dari segi design dan tampilan kami juga senantiasa sesuaikan dengan perkembangan tren gaya hidup saat ini. Sehingga harapannya konsumen dapat lebih mudah memadupadankan outfit berkendara dengan motor Yamaha yang dikendarai,” terang Antonius Widiantoro, Asst. General Manager Sales & Marketing – Part Operation Division, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.

Berikut adalah opsi pilihan jaket yang bisa menjadi alternatif bagi konsumen MAXi Yamaha saat riding, agar mereka terlihat lebih stylish dan maskulin.

  1. MAX Jacket 03

Max Jacket 03 merupakan produk apparel terbaru dari Yamaha yang bersifat 100% wind proof sehingga cocok untuk kegiatan riding touring maupun mobilitas di dalam kota. Material bahan mesh yang lembut, ringan dan dilengkapi dengan ventilasi udara melalui zipper ynag bisa dibuka-tutup membuat jaket ini terasa nyaman dan tidak panas saat digunakan. Untuk penyimpanan, jaket ini dilengkapi 3 kantong, 2 di bagian depan dan 1 tersembuanya di bagian dalam jaket.

Visibilitas jaket juga ditingkatkan melalui sablon logo MAX reflektif original 3M dan untuk meminimalisir air masuk kebagian dalam, zipper juga sudah mengadopsi teknologi waterproof. Jaket ini juga menawarkan fleksibilitas bagi penggunanya melalui fitur manset velcro yang dapat disesuaikan dan hoodie yang dapat dilepas (mode track top). Max Jacket 03 hadir dalam 3 pilihan warna menarik, yaitu Biru, Abu-Abu dan Merah dan dijual seharga Rp 450.000*.

  1. MAX Jacket 04

Pilihan jacket berbahan wind proof lainnya dari Yamaha adalah MAX Jacket 04. Berbeda dari tipe 03, jaket ini punya desain yang lebih simple dan premium sehingga lebih cocok untuk kegiatan riding dalam kota. Sama seperti tipe 03, MAX Jacket 04 punya material bahan yang lembut dan ringan serta dilengkapi logo MAX reflektif dari 3M juga zipper yang bersifat waterproof. Dilengkapi 2 kantong besar di bagian depan dan 1 kantong tersembunyi di bagian dalam untuk menyimpan berbagai barang pengendara. Hadir dengan dua pilihan warna eksklusif, yakni Khaki dan Olive, Max Jacket 04 dibanderol seharga Rp 360.000*.

  1. MAXI Jacket Aero 02

Selain jaket berbahan wind proof, Yamaha juga turut menyediakan MAXI Jacket Aero 02 dengan desain parka berbahan kanvas suede yang tebal. Layaknya jaket parka yang terinspirasi dari jaket militer klasik yang maskulin, terdapat banyak kantong tersedia pada jaket ini untuk mengakomodasi barang bawaan yang banyak, yakni 2 dibagian depan, 2 dibagian samping dan 1 dibagian dalam. Untuk mempertegas identitas produk, area punggung jaket turut di bordir logo MAXi Signature. Tersedia dalam dua warna yang meliputi Green Army dan Desser Brown, jaket ini dihargai Rp 380.000*.

Seluruh jaket MAXI Yamaha di atas dapat dibeli dan dipesan di seluruh jaringan dealer resmi Yamaha atau melalui official online store Yamaha apparels di beberapa marketplace. Untuk informasi lebh lanjut terkait produk silahkan cek website berikut ini https://www.yamaha-motor.co.id/part-accessories/apparel/

*Harga eceran yang disarankan (HED)

« Previous PageNext Page »

  • vb