Bupati PPU Hadiri Pisah Sambut Kapolda Kaltim

March 24, 2025 by  
Filed under PPU

BALIKPAPAN – Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor menghadiri pisah sambut Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Timur (Kaltim) dari Irjen Pol. Nanang Avianto kepada Brigjen Pol. Endar Priantoro yang digelar di Ballroom Hotel Novotel Balikpapan,  Minggu, (23/3/2025).

Pisah sambut  yang dirangkai buka puasa bersama ini dihadiri Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, Pangdam VI Mulawarman, Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, jajaran Forum Komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Provinsi Kaltim, para Bupati/Walikota hingga Kapolres se Kaltim.

Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya kepada Irjen Pol. Nanang Avianto yang telah memimpin Polda Kaltim dengan luar biasa.  Dia berharap kedepan Polda Kaltim terus berperan aktif dalam menjaga stabilitas wilayah Kaltim.

“Wilayah Kaltim membutuhkan pengamanan yang baik. Kami dari pemerintah provinsi mendukung penuh upaya-upaya Polda Kaltim dalam menjaga keamanan dan ketertiban khususnya di wilayah Kaltim,” kata Seno Aji.

Sementara itu dalam sambutannya Irjen Pol. Nanang Avianto mengatakan dirinya bangga dapat mengabdi di Kaltim. Menurutnya, Kaltim merupakan wilayah yang sangat dinamis terutama dengn adanya Ibukota Nusantara (IKN) yang berkembang.

“Saya bangga menjadi bagian dari Kaltim.  Sinergitas antara kami bersama forkopimda provinsi Kaltim dan masyarakat sangat baik. Saya berharap Kapolda yang baru bisa melanjutkan dan meningkatkan kerjasama sehingga Kaltim bisa lebih sejahtera,” harapnya.

Senada itu Kapolda Kaltim yang baru Brigjen Pol. Endar Priantoro menyampaikan komitmennya untuk meneruskan kerja keras yang telah dilakukan Kapolda sebelumnya.

“Keberhasilan yang telah dicapai Irjen Pol Nanang Avianto akan menjadi contoh bagi saya dalam memimpin Polda Kaltim. Kami berharap sinergitas yang baik terus terjalin semua pihak di Kaltim,” harapnya.

Kegiatan pisah sambut ini juga dirangkai dengan buka puasa bersama dan penyerahan cindra mata serta kenang-kenangan dari sejumlah pejabat di Kaltim kepada Kapolda Kaltim Irjen Pol. Nanang Avianto yang akan mengemban tugas barunya sebagai Kapolda Jawa Timur (Jatim). (adv).

Kwarda Kaltim dan Unmul Jalin Kerja Sama, Anggota Pramuka Dapat Prioritas Masuk PTN

March 24, 2025 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Timur (Kwarda Kaltim) menjalin kerja sama dengan Universitas Mulawarman (Unmul) untuk memberikan pembobotan atau prioritas bagi anggota pramuka yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Kerja sama ini bertujuan mempermudah peserta didik pramuka agar dapat masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN), khususnya Unmul.

Wakil Ketua Bidang Perencanaan dan Pengembangan Kwarda Kaltim, Muhammad Samsun menyampaikan bahwa saat ini pihaknya masih fokus bekerja sama dengan Unmul, tetapi tidak menutup kemungkinan menjalin kemitraan dengan universitas lain di Kalimantan Timur.

“Kami juga sedang bernegosiasi dengan perguruan tinggi lain, seperti UINSI, Untag, Widyagama, dan beberapa universitas lainnya di Kaltim,” ujar Samsun.

Kerja sama ini mencakup semua jurusan dan jalur penerimaan di Unmul, meskipun jalur mandiri dianggap sebagai opsi yang paling memungkinkan karena sesuai dengan kewenangan universitas.

Menurut Samsun, Unmul menyambut baik inisiatif ini dan bahkan mengusulkan bentuk kerja sama lain di bidang pengembangan pendidikan. Salah satunya adalah pembekalan sertifikasi khusus bagi calon guru dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) yang akan menjadi pembina pramuka di sekolah-sekolah.

“Pihak Unmul berharap kerja sama ini tidak hanya terkait penerimaan mahasiswa baru, tetapi juga pengembangan kompetensi, seperti kursus mayor dasar atau kursus mayor lanjutan bagi calon guru yang akan menjadi pembina pramuka di sekolah,” jelasnya.

Kwarda Kaltim berinisiatif untuk memfasilitasi anggota pramuka penegak yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi dengan memberikan perhatian khusus dari universitas.

“Kami yakin adik-adik pramuka yang memiliki karakter kuat, mental tangguh, dan semangat tinggi dapat memberikan pengaruh positif bagi mahasiswa lainnya,” tambah Samsun.

Sebagai bagian dari proses seleksi, Kwarda Kaltim akan merekomendasikan anggota pramuka yang aktif sejak SD, SMP dan SMA, serta memiliki kecakapan atau prestasi khusus, untuk mendaftar ke universitas melalui jalur prioritas ini.

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan semakin banyak anggota pramuka yang bisa melanjutkan pendidikan tinggi dan membawa semangat serta nilai-nilai kepramukaan ke dalam dunia akademik. (Krv/pt)

Aji Mirni Mawarni Gelar Buka Puasa Bersama Wartawan, Bahas Program Strategis untuk Kaltim

March 24, 2025 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Anggota DPD RI asal Kalimantan Timur, Aji Mirni Mawarni, menggelar acara ramah tamah dan buka puasa bersama wartawan di Samarinda. Acara berlangsung di Rumah Makan Iga Bakar Mas Giri, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Minggu (23/3/25).

Aji Mirni  pada acara buka puasa bersama tersebut menyampaikan sejumlah program strategis dari pemerintah pusat yang akan diarahkan untuk pembangunan di Kalimantan Timur, khususnya dalam bidang pendidikan dan penguatan ekonomi masyarakat.

Aji Mirni Mawarni

Ia menyoroti pentingnya pemerataan akses pendidikan menengah atas di daerah. Menurutnya, masih banyak desa yang belum memiliki sekolah setingkat SMA, sehingga jarak tempuh siswa untuk bersekolah cukup jauh.

“Pemprov harus memprioritaskan pembangunan SMA karena pendidikan tinggi seperti universitas merupakan kewenangan pusat. Di banyak desa, anak-anak harus menempuh jarak yang sangat jauh untuk bisa mengakses pendidikan SMA,” ujarnya.

Aji Mirni juga mengungkapkan, pemerintah pusat sedang mempersiapkan program makan bergizi gratis dan sekolah rakyat, yang ditargetkan berjalan di bulan Juli 2025. Ia menegaskan pentingnya pengawasan terhadap implementasi program tersebut agar benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

Selain itu, ia menyampaikan, pemerintah juga akan mendorong pemberdayaan koperasi melalui pembentukan Koperasi Merah Putih.

“Koperasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekonomi masyarakat di level akar rumput,” katanya.

Terkait kondisi infrastruktur di Kaltim, Aji Mirni menyoroti belum adanya perwakilan daerah di Komisi V DPR RI yang memiliki kewenangan khusus di bidang infrastruktur. Ia mendorong masyarakat untuk aktif menyuarakan persoalan tersebut.

“Kalau jalan rusak, viralkan saja. Sekarang ini zamannya media sosial. No viral, no justice. Kalau tidak diviralkan, pemerintah juga belum tentu responsif,” ungkapnya.

ia juga menyatakan dukungannya terhadap upaya pemerintah memberantas tambang ilegal. Namun ia mengingatkan agar penindakan tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga pemodal besar di balik aktivitas tambang ilegal.

“Saya berharap Polri dan Bareskrim bisa menangkap pemodal tambang ilegal. Jangan hanya pekerja lapangan yang dikorbankan. Ini harus jadi perhatian serius. Kalau strategi penanganannya tidak tepat, masalah tambang ilegal tidak akan pernah selesai,” tegasnya.

 

Ia pun mendorong pemerintah daerah untuk tidak hanya menggembar-gemborkan program, tetapi juga memiliki strategi dan analisis yang matang agar hasilnya tidak mengecewakan masyarakat. (yud)

Belantara Foundation Gandeng Peneliti BRIN dan Akademisi Lakukan Kajian Keanekaragaman Fauna Burung

March 24, 2025 by  
Filed under Lingkungan Hidup

Vivaborneo.com, Riau — Menurut dokumen Strategi dan Rencana Aksi Keanekaragaman Hayati Indonesia, IBSAP 2025-2045, Indonesia merupakan rumah bagi 1.883 spesies burung atau setara dengan 18,6%  dari total seluruh spesies burung yang ada di dunia.

Salah satu wilayah di Pulau Sumatra yang menjadi habitat penting bagi kelangsungan hidup burung liar yaitu Cagar Biosfer Giam Siak Kecil-Bukit Batu (GSK-BB), Provinsi Riau. Hasil kompilasi dari beberapa studi yang dilakukan sejak tahun 2011 oleh para peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), diketahui paling sedikit terdapat 199 spesies fauna burung yang hidup di bentang alam yang ditetapkan sebagai salah satu cagar biosfer di Indonesia oleh UNESCO pada tahun 2009 ini.

Stasiun Penelitian Humus merupakan sebuah laboratorium alam di zona inti Cagar Biosfer GSK-BB yang dikelola secara bersama oleh Belantara Foundation dan APP Group. Kawasan hutan rawa gambut sekunder yang luasnya sekitar 2.000 hektar ini memang diperuntukan bagi para peneliti dan akademisi yang berminat melakukan kajian tentang ekosistem dan keanekaragaman hayati hutan rawa gambut.

Pada 7-14 Februari 2025 lalu tim peneliti dari Belantara Foundation berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Universitas Pakuan, dan Universitas Andalas, melakukan sebuah kajian keanekaragaman fauna burung di areal batas antara hutan alam dan hutan tanaman di Stasiun Penelitian Humus Cagar Biosfer GSK-BB ini.

Salah satu anggota tim peneliti Dr. Dolly Priatna mengatakan selain untuk melihat efek tepi dan hubungan antara habitat hutan alam dan hutan tanaman bagi komunitas fauna burung, kegiatan ini juga bertujuan untuk pemutakhiran data jenis burung yang ada di Cagar Biosfer GSK-BB, khususnya di Stasiun Penelitian Humus.

“Fauna burung memiliki peran yang amat penting bagi kelangsungan sebuah ekosistem, karena mereka dapat membantu dalam pemencaran biji (seeds dispersal) dari berbagai jenis pohon hutan, serta berfungsi sebagai pengendali hama tanaman pertanian (biological control)”, ujar Dolly yang merupakan Direktur Eksekutif Belantara Foundation.

“Dengan mengetahui potensi jenis burung yang hidup di Stasiun Penelitian Humus ini, kita dapat memanfaatkannya sebagai salah satu bahan monitoring, evaluasi, serta pengelolaan jangka panjang kawasan cagar biosfer ini,” tandas Dolly, yang juga merupakan pengajar pada Program Studi Manajemen Lingkungan di Sekolah Pascasarjana Universitas Pakuan.

Berdasarkan hasil inventarisasi jenis burung di zona hutan alam (HA), zona hutan tanaman (HT), dan zona transisi antara HA dan HT menggunakan metode titik hitung (Point Count) dan jaring kabut (mist net), dijumpai 87 jenis burung.

Berdasarkan status konservasinya, terdapat 14 jenis burung yang masuk ke dalam kategori jenis burung dilindungi pemerintah Indonesia melalui Peraturan Menteri LHK No.106 tahun 2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi. Jenis-jenis burung tersebut yaitu burung cangak laut (Ardea sumatrana), alap-alap capung (Microchierax fringilarius), betet ekor panjang (Psittacula longicauda), serindit melayu (Loriculus galgulus), julang jambul hitam (Rhabdotorrhinus corrugatus), rangkong badak (Buceros rhinoceros), kangkareng hitam (Anthracoceros malayanus), takur ampis sumatra (Calorhamphus hayii), kipasan belang (Rhipidura javanica), tiong emas (Gracula religiosa), luntur putri (Harpactes orrhophaeus), burung madu sepah raja (Aethopyga siparaja), enggang klihingan (Anorrhinus galeritus) dan elang brontok (Nissaetus cirrhatus).

Berdasarkan status keterancaman, terdapat satu jenis burung, yaitu julang jambul hitam (Rhabdotorrhinus corrugatus), yang berstatus terancam punah atau Endangered (EN) berdasarkan daftar merah International Union for Conservation of Nature (IUCN), sebuah organisasi internasional yang sejak 1948 menjadi otoritas global mengenai status alam dan langkah-langkah yang diperlukan untuk melindunginya.

 Mengacu pada daftar merah tersebut, terdapat enam jenis burung, yaitu betet ekor panjang (Psittacula longicauda), cekakak tiongkok (Halcyon pileata), rangkong badak (Buceros rhinoceros), kangkareng hitam (Anthracoceros malayanus), luntur putri (Harpactes orrhophaeus), dan kacamata biasa (Zosterops melanurus), yang berstatus rentan terhadap kepunahan atau Vulnerable (VU).

Selain itu, Terdapat enam jenis burung yang masuk kategori hampir terancam punah atau Near Threatened (NT), antara lain alap-alap capung (Microchierax fringilarius), perenjak jawa (Prinia familiaris), cipoh jantung (Aegithina viridissima), enggang klihingan (Anorrhinus galeritus), ciung air pongpong (Mabronous ptilosus), dan sempur hujan darat (Eurylaimus ochromalus).

Berdasarkan status perdagangan internasional CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora), terdapat sembilan jenis burung masuk ke dalam Appendix II, yaitu daftar spesies yang tidak terancam kepunahan, tetapi akan terancam punah bila perdagangan terus berlanjut tanpa adanya pengaturan.

Jenis-jenis burung tersebut adalah alap-alap capung (Microchierax fringilarius), betet ekor panjang (Psittacula longicauda), serindit melayu (Loriculus galgulus), julang jambul hitam (Rhabdotorrhinus corrugatus), rangkong badak (Buceros rhinoceros), kangkareng hitam (Anthracoceros malayanus), tiong emas (Gracula religiosa), enggang klihingan (Anorrhinus galeritus), dan elang brontok (Nissaetus cirrhatus).

Tak kalah penting, terdapat lima jenis burung migran yang berhasil diidentifikasi, yaitu burung kirik-kirik laut (Merops philippinus), bentet loreng (Lanius tigrinus), baza hitam (Aviceda leuphotes), cekakak tiongkok (Halcyon pileata), dan sikatan bubik (Muscicapa dauurica).

“Cagar Biosfer GSK-BB merupakan sebuah bentang alam penting sebagai persinggahan, sebagai tempat mencari makan dan istirahat berbagai jenis burung migran, di saat musim dingin di belahan bumi bagian utara,” ucap Dr. Wilson Novarino, seorang peneliti burung senior dari Universitas Andalas.

Adi Susilo, peneliti ekologi senior dari Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN), mengatakan bahwa sangat penting menjaga keutuhan blok-blok hutan alam di dalam areal hutan tanaman, karena dapat berfungsi sebagai stepping stone bagi jenis-jenis burung yang memiliki jelajah luas. “Blok-blok hutan alam di dalam hutan tanaman ini juga sangat berpotensi dalam meningkatkan keanekaragaman fauna burung di wilayah tersebut,, pungkas Adi.(vb/*)

 

 

 

Ramadan Penuh Kebersamaan, Yamaha Rangkul Pengguna Lexi Balikpapan Bersatu dalam Gathering

March 24, 2025 by  
Filed under Gaya Hidup

BALIKPAPAN – Suasana Ramadan 1446 Hijriah semakin semarak di Balikpapan dengan berkumpulnya puluhan pengendara Yamaha Lexi LX 155 dalam acara Rolling City, Gathering, dan Buka Puasa Bersama (Bukber).

Ya, kegiatan yang digelar pada Ahad (23/3/2025) ini merupakan bagian dari rangkaian acara skala nasional Yamaha, yang bertujuan untuk mempererat hubungan dengan para pelanggan setia dan komunitas pecinta Yamaha.

Melalui PT Surya Timur Sakti Jatim (STSJ), Yamaha mengajak 36 rider Lexi untuk menjelajahi keindahan Kota Balikpapan dalam aksi Rolling City yang dimulai pada pukul 17.00 WITA. Dengan konvoi yang tertib dan penuh semangat, para peserta melintasi rute yang telah ditentukan sebelum akhirnya tiba di Kafe Hitam Manis, Balikpapan Baru, tempat gathering dan bukber berlangsung, pada pukul sekitar 18.00 wita.

Kebersamaan semakin terasa saat para rider berkumpul menikmati alunan musik akustik yang menghangatkan suasana sembari menunggu waktu berbuka puasa. Tak hanya itu, Yamaha juga menghadirkan berbagai doorprize setelah berbuka, sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta yang telah berpartisipasi dalam acara ini.

“Kami ingin memberikan pengalaman berbeda bagi para pengguna Yamaha, khususnya Lexi. Selain menikmati kebersamaan dalam Rolling City, kami juga ingin memperkuat ikatan kekeluargaan antara Yamaha dan para penggunanya melalui gathering dan bukber ini,” ujar Efendy Ariadi selaku Manajer Promosi Yamaha Kaltimtara, PT Surya Timur Sakti Jatim (STSJ).

Menurut Fendy sapaan karibnya, acara ini diikuti oleh 70 persen pelanggan setia Yamaha dan 30 persen anggota komunitas Lexi Balikpapan. Ia menegaskan bahwa Yamaha akan terus mengadakan kegiatan serupa secara rutin, tidak hanya untuk pengguna Lexi tetapi juga untuk seluruh tipe motor Yamaha.

“Kami ingin semua tipe Yamaha bisa merasakan kebersamaan seperti ini. Tidak hanya saat Ramadan, tetapi kami berupaya menghadirkan acara komunitas setiap bulan agar Yamaha semakin dekat dengan para penggunanya,” tambahnya.

Sementara itu, Novri Stanley, salah satu anggota komunitas Lexi Balikpapan, mengungkapkan rasa syukurnya bisa berkumpul bersama sesama rider dalam momen spesial ini.

Baginya, kegiatan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga peluang untuk memperkuat solidaritas komunitas dan menambah anggota baru.

“Saya berharap acara seperti ini bisa rutin diadakan. Ini bukan hanya soal riding bersama, tapi juga menjaga kekompakan dan memperkuat komunitas Yamaha Lexi di Balikpapan agar semakin solid,” tutup Novri. (*)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1322020
    Users Today : 4245
    Users Yesterday : 7595
    This Year : 258530
    Total Users : 1322020
    Total views : 12060255
    Who's Online : 127
    Your IP Address : 216.73.216.15
    Server Time : 2026-02-13