Desa Batuah Segera Bentuk Koperasi Merah Putih

May 25, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

BATUAH – Pemerintah Desa (Pemdes) Batuah berkomitmen untuk membentuk Koperasi Merah Putih (KPM) sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Kepala Desa Batuah Abd Rasyid menegaskan hal ini usai mengikuti “Musyawarah Desa/Kelurahan Khusus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih” di Pendopo Gubernur Kaltim, Sabtu (24/5/2025).

Pembentukan KPM merupakan salah satu program strategis nasional untuk memperkuat perekonomian desa dan kelurahan. Rasyid menyatakan, pihaknya siap menjalankan amanah Presiden dan memastikan pelaksanaan Musdesus KPM dalam waktu dekat.

“Instruksi Presiden tentu harus dijalankan dengan baik. Apalagi Wakil Menteri (Wamen) Koperasi sudah memaparkan bagaimana dahsyatnya ketika semua desa dan kelurahan sudah membentuk koperasi,” ujar Rasyid.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, juga memastikan target Pemprov untuk pembentukan KPM. “Ketika komandan sudah menyampaikan target, kami siap menjalankan dan merealisasikan sesuai yang ditargetkan,” tegas Rasyid.

Seno Aji menambahkan, pelaksanaan Musyawarah Desa/Kelurahan (Musdes/Kel) di Kaltim telah mencapai kemajuan signifikan, yaitu 50 persen. “Sisanya 50 persen akan dipastikan selesai akhir Mei,” ungkapnya.

Sosialisasi percepatan pembentukan KPM dihadiri oleh Wakil Menteri Koperasi dan UKM RI, seluruh Bupati dan Wali Kota se-Kaltim atau perwakilannya, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM setiap daerah, DPMD, Camat, dan perwakilan Kepala Desa se-Kaltim.

Dengan demikian, Desa Batuah siap menjalankan program strategis nasional ini dan memperkuat perekonomian desa melalui pembentukan Koperasi Merah Putih. (adv diskominfo kukar)

Perusahaan Sawit PT STN Kunjungi Panti Asuhan Tunjukkan Kepedulian dan Berbagi Kebahagiaan

May 25, 2025 by  
Filed under Nusantara

Sabtu pagi yang cerah membawa langkah-langkah penuh semangat dari keluarga besar PT Sukses Tani Nusasubur (STN) anak usaha dari PT Astra Agro Lestari Tbk. (AAL). Dengan hati tulus dan niat untuk berbagi, rombongan manajemen, ibu-ibu Periska, dan perwakilan jamaah perwiridan PT STN bergerak dari Desa Labangka menuju Panti Asuhan Al-Ikhlas di Nenang, Penajam Paser Utara (PPU).

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak manajemen dan ibu-ibu semua atas kehadirannya di panti asuhan ini,” ujar pengurus Panti Asuhan Al-Ikhlas, Abdul Rahim di Panti Asuhan Al-Ikhlas pada Sabtu (24/05/2025).

Abdul Rahim memanjatkan doa, semoga niat baik rekan-rekan dari PT STN dibalas oleh Allah dengan keberkahan dan menjadi kebaikan semua. Ia mengaku sangat senang menerima kunjungan tersebut.

PT STN mengemas kegiatan tersebut dengan mengusung tema “Menabung Kebaikan, Berbagi Kebahagiaan”. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian perusahaan terhadap anak-anak yang berada di lingkungan eksternal PT STN. Perusahaan juga aktif menjalin  bersilaturahmi secara langsung dengan anak-anak dari Panti Asuhan Al-Ikhlas.

Suasana hangat menyambut kedatangan rombongan di panti asuhan. Dalam sambutannya, pengurus Panti Asuhan Al-Ikhlas, Abdul Rahim, menyampaikan rasa terima kasih kepada manajemen PT STN dan para ibu-ibu yang telah hadir di Panti Asuhan Al-Ikhlas.

Ia menambahkan bahwa saat ini terdapat 41 anak asuh di panti yang berasal dari berbagai daerah. “Alhamdulillah, banyak pihak yang peduli terhadap anak-anak di sini, salah satunya PT STN yang rutin setiap bulan memberikan bantuan beras,” katanya.

Administratur (ADM) PT STN, Tri Putra, menyampaikan bahwa meskipun bantuan yang diberikan belum maksimal, besar harapan mereka agar apa yang dibawa dapat bermanfaat bagi anak-anak dan seluruh penghuni panti. “Mungkin apa yang kami bawa hari ini belum seberapa, belum maksimal. Tapi kami berharap dan berdoa semoga bantuan kecil ini bisa bermanfaat bagi adik-adik serta bapak dan ibu di sini,” kata Tri.

Lebih lanjut, Tri Putra juga mengapresiasi peran ibu-ibu Periska dan jama’ah yang telah ikut serta dalam kegiatan tersebut, serta menekankan bahwa berbagi adalah bagian dari amanah rezeki yang dititipkan Tuhan kepada setiap manusia. “Karena sejatinya rejeki yang Tuhan titipkan memang sudah ada yang punya tinggal bagaimana kita menyalurkannya kepada yang membutuhkan,” ujarnya.

“Semoga jika suatu hari kami datang kembali, kami tidak hanya melihat, tapi merasa seperti menjenguk keluarga sendiri. Karena ini bukan sekadar kunjungan, tapi bentuk tanggung jawab moral dan sosial. Harapan kami, silaturahmi ini bisa terus terjalin ke depannya,” tutupnya.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial, tetapi juga mencerminkan semangat PT STN dalam menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan di tengah aktivitas bisnis yang dijalankan. Melalui silaturahmi dan kepedulian yang diwujudkan secara langsung, PT STN berharap dapat terus menjadi mitra yang hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Komitmen ini sejalan dengan semangat keberlanjutan yang diusung Astra Agro, menjadi perusahaan agribisnis yang berkelanjutan dan memberikan manfaat positif bagi lingkungan, masyarakat, dan ekonominya. (*)

KONI Kubar Dibekukan, KONI Kaltim Tunjuk Caretaker

May 25, 2025 by  
Filed under Olahraga

SENDAWAR – Mosi tidak percaya dilakukan 23 cabang olahraga (Cabor) aktif dari 52 jumlah cabor di Kutai Barat (Kubar), terhadap kepemimpinan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kutai Barat Tobiyas F Kainama.  KONI Provinsi Kaltim pada 20 Mei 2025 secara resmi membekukan KONI Kubar dan menunjuk tim caretaker KONI Kubar masa bakti 2022 – 2026.

Dalam keterangannya saat jumpa pers di Hotel Sidodadi, Kelurahan Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok, Sabtu malam (24/5/2025), tim caretaker yang dipimpin Akhmat Albert R melalui juru bicaranya Kornelius Tolek Thalar menyampaikan, sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga AD/ART KONI, pembekuantersebut merupakan usulan dari cabang olahraga yang ada di Kubar. Sesuai persyaratkan di dalam AD/ART KONI adalah dua pertiga anggota yang mengusulkan mosi tidak percaya itu sudah sah, sedangkan cabor yang ada di Kubar totalnya ada 52 cabor. Ia mengatakan, dua pertiganya cabor adalah 15 cabor, sedangkan  syarat untuk mengajukan mosi tidak percaya adalah cabor yang aktif.

“Saat ini cabor yang aktif di Kubar ada 23 cabor, untuk sisanya cabor yang tidak aktif tidak di percaya lagi atau tidak diakui.

Dikatakan, cabor yang tidak aktif tidak boleh ikut di segala kegiatan rakor KONI. Cabor tersebut diundang hanya sebagai peninjau sembari mengurus untuk menghidupkan SK kepengurusan cabornya kembali.

Ia menyebut, dari mosi tidak percaya yang dilakukan cabor yang ada di Kubar sudah memenuhi syarat dan sesuai dengan Surat Keputusan (SK) KONI provinsi pertanggal 20 Mei 2025. KONI Kaltim resmi membekukan KONI Kubar, selanjutnya KONI provinsi menunjuk caretaker untuk kepemimpinan KONI Kubar masa bakti 2022 – 2026.

Dijelaskan,  tim caretaker KONI Kaltim mempunyai tugas pokok dan fungsi, salahsatunya melakukan pendampingan. Fungsi pendampingan yang dilakukan KONI Kaltim dengan turunnya Sekretaris Umum KONI Kaltim ke Kubar. KONI Kaltim tidak hanya melakukan komunikasi sepihak, beberapa saat yang lalu Sekum KONI Kaltim bersama Ketua bidang organisasi memanggil Ketua KONI Kubar untuk duduk bersama dan berbicara persoalan yang terjadi. Namun, hingga tim kembali ke provinsi, Ketua KONI Kubar tidak hadir.

“Artinya itikad untuk melanjutkan prestasi olahraga di Kubar yang dimotori oleh KONI tidak didukung oleh ketuanya untuk memajukan olahraga di Kubar,” katanya.

Ia menyebut dalam pasal 30 sudah diatur semua mekanisme didalamnya, dan mosi tidak percaya ini sudah di ajukan secara tertulis oleh cabor ke KONI provinsi hingga turunnya caretaker. Selanjutnya caretaker melakukan rapat kerja untuk menentukan jadwal pelaksnaan rapat kerja Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub).

Sementara itu tanggapan salah satu ketua cabor sepakbola dan juga ketua cabor panjat tebing Tedy Rakhmat menyampaikan, selama kepemimpinan ketua KONI sebelum di ekukan ini tidak adanya keterbukaan dalam masalah anggaran. Selainitu kegiatan cabor banyak tertunda dengan alasan tidak adanya anggaran.

“Sebagai ketua seharusnya berusahalah agar cabor yang aktif ini bisa mendapatkan prestasi yang baik.  Bagaimana bisa berprestasi kalau tidak di dukung dengan finansial yang memadai,” katanya.

Ia menyebut, seperti contoh cabor panjat tebing. Cabor ini sangat tertinggal dengan daerah lain. Padahal di Kubar banyak yang berbakat, akan tetapi tidak didukung dengan anggaran yang memadai.

“Sudah berapa kali kita mengusulkan tidak pernah ada tanggapan,” ujarnya.

Demikian juga di sepakbola sangat sangat ketinggalan. Selama ini sepakbola belum pernah menorehkan prestasi atau mendapatkan medali di kasta tertinggi ajang sepakbola provinsi seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), sejak Kabupaten Kutai Barat ini terbentuk hingga saat ini.

“Itu salah satu keluh kesah kami sehingga kami dan teman teman cabor lain melakukan mosi tidak percaya terhadap kepimpinannya,” ungkapnya.(arf).

Anggota DPRD Samarinda Tekankan Penting Pendidikan dan Kuota 30 Persen Perempuan di Parlemen

May 25, 2025 by  
Filed under DPRD Samarinda

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti

SAMARINDA – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti kembali menyoroti rendahnya partisipasi perempuan dalam proses pengambilan kebijakan publik. Sri menyebut meskipun dirinya telah berkecimpung di dunia politik selama lebih dari satu dekade, pengaruh perempuan di ranah strategis masih jauh dari harapan.

“Posisi saya cukup strategis, namun kenyataannya keterlibatan perempuan dalam menentukan arah kebijakan masih terbatas. Perjuangan menuju kesetaraan ini tidak bisa dicapai dalam waktu singkat,” ujar Sri Puji, Sabtu (24/5/2025).

Ia menekankan pentingnya pendidikan sebagai pilar utama untuk memperkuat peran perempuan di dunia politik. Menurutnya, akses pendidikan yang merata dan inklusif akan membentuk kesadaran akan nilai-nilai kesetaraan sejak usia dini.

“Perempuan perlu dibekali rasa percaya diri agar tidak ragu tampil dan mengambil peran dalam pengambilan keputusan,” jelasnya.

Sebagai langkah konkret, Sri Puji mendorong realisasi kuota 30% keterwakilan perempuan di lembaga legislatif, sejalan dengan target nasional.

“Kesetaraan gender tidak boleh berhenti pada wacana. Harus ada kebijakan nyata dan sistem yang mendukung peran perempuan secara substantif,” tegas politisi Partai Demokrat tersebut.

Ia juga mengingatkan, perempuan tidak boleh hanya menjadi pelengkap di parlemen, tetapi harus aktif terlibat dalam proses perumusan kebijakan yang adil dan inklusif.

Dengan keterwakilan perempuan di DPR RI periode 2019–2024 yang baru mencapai 20,5% dan di DPRD Samarinda hanya sekitar 18%.

Sri Puji menilai masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk mencapai target 30% keterwakilan perempuan sesuai RPJMN 2025, menurutnya perempuan memerlukan lebih banyak perempuan di ruang-ruang pengambilan keputusan.

“Ini bukan hanya tentang representasi, tetapi tentang menghadirkan kebijakan yang mencerminkan kebutuhan seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya. (mr)

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Ingatkan Orang Tua Pahami Mekanisme SPMB 2025/2026

May 25, 2025 by  
Filed under DPRD Samarinda

SAMARINDA – Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie mengimbau para orang tua untuk memahami secara menyeluruh proses Seleksi Peserta Didik Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025/2026. Ia menekankan keberhasilan penerimaan siswa baru tidak hanya ditentukan oleh sistem, tetapi juga oleh pemahaman orang tua terhadap prosedur yang berlaku.

“SPMB sebenarnya tidak jauh berbeda dengan PPDB, hanya berganti nama. Prinsip dasarnya tetap mengacu pada sistem zonasi, afirmasi, dan jalur prestasi,” sebut Novan, Sabtu (24/5/2025).

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie

Ia menegaskan, sistem zonasi tetap menjadi pilar utama dalam SPMB untuk memastikan pemerataan akses pendidikan di Samarinda. Namun, ia menyayangkan masih adanya orang tua yang memaksakan anaknya mendaftar ke sekolah di luar zona tempat tinggal.

“Zonasi bertujuan menciptakan keadilan. Bila banyak yang mendaftar di luar zona, itu justru merugikan siswa yang seharusnya mendapat prioritas,” tegas politisi Partai Golkar tersebut.

Mengacu pada SK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda Nomor 400.3.5/1913/100.01/2025, kuota penerimaan siswa dibagi menjadi beberapa jalur yakni Zonasi (50%), Afirmasi (20%), Prestasi Akademik (20%), Prestasi Non-Akademik (5%), dan Mutasi (5%).

Terkait hal itu, Novan meminta agar pengawasan terhadap jalur prestasi diperketat agar tidak menggerus kuota untuk siswa dalam zonasi.

“Jalur prestasi penting, tapi jangan sampai mengambil hak anak-anak yang mengandalkan zonasi,” ujarnya.

Ia juga memastikan, pelaksanaan SPMB tahun ini dilakukan secara digital dan terintegrasi dengan sistem Kemendikbudristek, yang memungkinkan proses seleksi berlangsung lebih transparan dan dapat dipantau secara real-time oleh orang tua.

“Tak ada ruang lagi untuk kecurangan. Semua data terbuka. Yang dibutuhkan hanyalah kesadaran orang tua untuk mematuhi aturan,” beber Novan.

Ia berharap seluruh proses SPMB 2025 yang berlangsung hingga Mei 2025 dan akan diumumkan pada Juni hingga Juli 2025 bisa berjalan lancar dan adil.

“Mari kita dukung bersama sistem ini demi kemajuan pendidikan di Kota Samarinda,” pungkasnya. (mr)

« Previous PageNext Page »

  • vb