Grup Astra Agro Salurkan Bantuan untuk Para Korban di Desa Marah Haloq

May 16, 2025 by  
Filed under Nusantara

Hujan deras yang mengguyur selama beberapa hari berturut-turut menyebabkan debit air Sungai Marah Haloq meningkat drastis hingga meluap ke permukiman. Desa Marah Haloq, Kecamatan Telen, yang tenang, mendadak dilanda banjir besar. Air merendam rumah-rumah warga di sepanjang bantaran sungai, dengan ketinggian mencapai pinggang orang dewasa.

Merespons kondisi tersebut, PT Karyanusa Eka Daya (KED), anak perusahaan dari PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), langsung mengambil langkah cepat. Sebagai bagian dari komitmen sosial dan kepedulian terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional, perusahaan segera menyalurkan bantuan untuk warga terdampak banjir.

Tim manajemen PT KED bersama dengan perangkat desa setempat turun langsung ke lokasi bencana guna memastikan bantuan disalurkan secara tepat sasaran. Bantuan yang diberikan berupa paket sembako yang diharapkan dapat meringankan beban warga selama masa pemulihan.

“Kami menyampaikan bahwa perusahaan telah menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga Desa Marah Haloq yang terdampak banjir akibat luapan sungai,” ujar Administratur PT KED, Rasid, pada Jumat (9/5/25). Bantuan ini, katanya, merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan yang tak hanya berfokus pada operasional, tetapi juga pada kepedulian terhadap masyarakat sekitar.

Hal senada disampaikan Kepala Tata Usaha PT KED, Iskhak Basri. “Kami percaya bahwa kehadiran perusahaan harus memberikan dampak positif, tidak hanya secara ekonomi, tetapi juga dalam aspek sosial dan kemanusiaan,” ungkapnya. Ia menegaskan bahwa keselamatan dan kesejahteraan masyarakat sekitar adalah bagian dari perhatian utama perusahaan, apalagi dalam situasi genting seperti ini.

Kepala Desa Marah Haloq, Gusti Mandala, turut menyampaikan apresiasinya. “Terima kasih kepada Astra Agro atas bantuan kemanusiaan yang sangat membantu meringankan beban masyarakat kami di tengah masa sulit ini,” ujarnya. Bantuan logistik dan kebutuhan pokok yang diterima, menurutnya, menjadi bukti nyata dari solidaritas dan kepedulian perusahaan.

Dukungan ini juga diapresiasi oleh Sekretaris Desa, Masriyati, yang menyoroti pentingnya menjaga semangat kolaborasi, bahkan di luar konteks bencana. “Kami berharap hubungan baik antara perusahaan dan desa kami terus terjalin, tidak hanya saat terjadi bencana, tetapi juga dalam pembangunan berkelanjutan,” katanya.

Melalui aksi ini, PT KED sekali lagi menegaskan kehadirannya tidak hanya sebagai pelaku industri, tetapi juga sebagai mitra kemanusiaan yang tanggap dan peduli terhadap kondisi masyarakat sekitar. Kehadiran mereka di tengah banjir, membawa harapan dan secercah kelegaan bagi warga yang terdampak. (*)

Dinkes Kaltim Gelar Sosialisasi Inisiasi dan Pengobatan untuk Petugas Puskesmas

May 16, 2025 by  
Filed under Kesehatan

SAMARINDA – TBC atau tuberkulosis saat ini masih menjadi masalah kesehatan yang serius di Indonesia. Setiap tahunnya, diperkirakan ada lebih dari 800 ribu kasus baru TBC. Oleh karena itu  Pemerintah Pusat maupun Provinsi dan kabupaten/kota  terus meningkatkan upaya pencegahan deteksi dini, dan pengobatan TBC.

Karena itulah Dinas Kesehatan Kaltim menggelar sosialisasi dan workshop  inisiasi pengobatan Tubercullosis Resisten Obat (TBC RO), di Ibis Hotel Samarinda, Rabu (14/5/2025).

Sosialisasi ini digelar selama dua hari, untuk Dinas Kesehatan dan kepala puskesmas, dan hari kedua untuk tim TB RO. Kali ini yang diundang tiga daerah di Kaltim yakni Samarinda, Balikpapan, dan Kutai Kertanegara (Kukar).

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, dr Jaya Mualimin mengatakan, TB menjadi masalah kita bersama. Ia berharap semua yang mengikuti workshop ini bisa menyerap pengetahuan dan menerapkan inisiasi dari TB RO ini di wilayah puskesmasnya.

Estimasi penderita TB di Kaltim sekitar 21 ribu yang terdeteksi. Tapi yang sudah dilakukan screening sekitar 12 ribuan. Tentu ini masih jauh dari target yang seharusnya  sudah dilakukan kepada  19 ribuan orang penderita TB.

“Dari 188 puskesmas di Kaltim, yang baru menginisiasi 5 puskesmas setiap kabupaten/kota. Semoga yang hadir bisa mereplikasi kegiatan yang bisa dilakukan ini. Saya harapkan kasus penemuan TB secara aktif, mendeteksi secara aktif. Karenaa pasien tidak mungkin datang, kecuali sudah parah, karena itu dibutuhkan keaktifan untuk  mencari kasus-kasus baru agar tidak sampai menjalar ke yang lain. Makanya diimbau ketika ada puskesmas yang dekat dengan panti-panti atau rumah tahanan (Rutan) sebaiknya  discreening. Jika ini dilakukan maka kita akan menemuka banyak penderita dan paparan penularan akan bisa dilakukan,” jelas dr Jaya.

Dijelaskannya, harus  ada upaya maksimal dari seluruh lintas sektor, baik itu dari Dinas Kesehatan, Fasyankes PMDT, dibantu juga dari kelompok penyintas TBC (OPT) Wadah Etam , semua bersama bersatu dalam upaya pemastian pasien TBC RO berobat sampai sembuh.  Ini  nantinya dapat meningkatan capaian program TBC khususnya penemuan kasus TBC dengan melibatkan fasyankes pemerintah maupun swasta.

“TBC atau tuberkulosis saat ini masih menjadi masalah kesehatan yang serius di Indonesia. Setiap tahunnya, diperkirakan ada lebih dari 800.000 kasus baru TBC. Oleh karena itu, kita harus terus meningkatkan upaya pencegahan, deteksi dini, dan pengobatan TBC. Kita harus terus meningkatkan kesadaran masyarakat, serta memastikan akses layanan kesehatan yang berkualitas bagi semua orang. Maka dari itu upaya percepatan dan ekspansi layanan TBC RO perlu dilaksanakan secepatnya,” pungkasnya. (lin/adv diskominfo kaltim).

Kaltim dan Jawa Timur Teken Kerja Sama Perkuat Pemberdayaan Desa

May 16, 2025 by  
Filed under Kalimantan Timur

BALIKPAPAN— Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kalimantan Timur menandatangani Kesepakatan Bersama tentang Kerja Sama Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa. Penandatanganan ini menjadi simbol kuat pembangunan desa kini dipandang lebih dari sekadar urusan administratif, melainkan sebagai motor penggerak ekonomi lokal dan ketahanan sosial nasional.

Tidak hanya bersifat simbolis, kerja sama ini mengusung substansi kuat, mempererat hubungan antarprovinsi untuk mempercepat pembangunan desa melalui kolaborasi lintas batas administratif.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Jawa Timur sepakat bahwa desa harus menjadi pusat pertumbuhan, bukan hanya penerima program. Ruang lingkup kerja sama mencakup pengembangan kapasitas SDM dan aparatur desa, penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa), digitalisasi layanan desa, pengembangan desa wisata, hingga ketahanan pangan berbasis potensi lokal. Selain itu Kerjasama juga dalam bidang akses informasi dan dukungan dalam Peningkatan dan Pengembangan Sumber Daya Alam melalui Produk Unggulan Desa (Prudes) dan Produk Unggulan Kawasan  Perdesaan (Prukades), serta saling memberikan akses informasi dan dukungan dalam Pengembangan Kerjasama Desa dan Kawasan Perdesaan.

Lebih dari itu, kerja sama ini membuka peluang pengembangan desa tematik seperti Desa Adat, Desa Ekspor, hingga Desa Anti Korupsi.

Dalam misi dagang yang turut mewarnai kegiatan ini, berbagai produk unggulan dari desa di Kalimantan Timur dipamerkan. Di antaranya adalah Arang Briket dari UMKM Binsik Paser, Batik Eco Print dan Batik Tulis dari Penajam Paser Utara, Kripik Kalbana, Patin Asap, Madu Kelulut Asli, Coklat Lung Anai, dan Kripik Esa Masin Paser. Produk-produk ini menjadi contoh konkret bahwa desa memiliki potensi ekonomi riil yang layak dipromosikan hingga ke pasar nasional bahkan global.

Kepala DPMPD Kaltim, Puguh Harjanto optimis, penguatan kerja sama antara Pemprov Kaltim dan Pemprov Jatim dapat memberikan impact positif yang besar bagi pemberdayaan dan kemajuan desa.

“Tentu, tantangan tetap ada. Harmonisasi kebijakan, kesiapan SDM, dan pelaksanaan di lapangan menjadi pekerjaan rumah. Namun dengan komitmen politik yang kuat dan dukungan birokrasi yang responsif, tantangan tersebut justru bisa menjadi peluang inovasi,” pungkasnya. (adv diskomindo kaltim)

Wakil Gubenur Kaltim Janjikan Rumah Layak Huni bagi Korban Longsor

May 16, 2025 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Wagub Kaltim), Seno Aji menjanjikan rumah layak huni bagi korban longsor di Jalan Belimau RT 22 Kelurahan Lempake, Samarinda Utara. Bencana yang terjadi di kawasan rawan ini telah merenggut empat korban jiwa. Total ada lima kepala keluarga yang terdampak dari musibah tanah longsor yang terjadi pada Senin (12/5/2025).

“Kita hari ini berada di Lempake untuk melihat kondisi pasca longsor. Musibah ini sangat memprihatinkan, dengan adanya korban jiwa dan luka-luka,” ucap Wagub Seno saat meninjau lokasi longsor, Rabu (14/5/2025).

“Karena para korban ini sebelumnya tinggal mengontrak, pemerintah provinsi akan membangunkan rumah layak huni bagi mereka yang memiliki lahan. Lokasinya kami serahkan kepada mereka, di mana saja lahan yang mereka punya,” tegasnya memberi secercah harapan di tengah duka.

Saat ini, para korban masih mengungsi di rumah kerabat. Wagub pun meminta agar lokasi pengungsian segera dilaporkan agar pembangunan rumah bisa segera dimulai.

“Kami ingin memastikan para korban bisa kembali menata hidup. Pemerintah akan terus hadir, memberikan dukungan penuh. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban, dan rumah baru bisa menjadi tempat mereka kembali merasa aman dan tenteram,” tutup Seno Aji.

Dalam peninjauan tersebut, Seno Aji didampingi sejumlah pejabat dan relawan kemanusiaan. Ia juga menyoroti kondisi geografis lokasi yang dinilai sangat tidak layak huni. Seno menginstruksikan agar dilakukan kajian geologi oleh Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Kaltim. Hasilnya akan menjadi dasar mitigasi agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Sebagai bentuk tanggung jawab dan kehadiran pemerintah provinsi, Wagub menyerahkan bantuan logistik seperti beras dan sembako kepada para korban. Tak hanya itu, santunan sebesar Rp 5 juta diberikan untuk tiap anggota keluarga yang meninggal dunia. Bantuan tambahan dari BPJS Ketenagakerjaan senilai Rp 40 juta juga akan segera disalurkan kepada para korban. (adv/Adv diskominfo kaltim)

Desa Batuah Dicanangkan Sebagai Desa Cinta Statistik

May 16, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

KUTAI KARTANEGARA – Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan dicanagkan sebagai Desa Cinta Statistik (Desa Cantik). Pencanangan ini ditandai dengan penyerahan Piagam Pencanangan kepada Kepala Desa Batuah, Abd. Rasyid, serta pemberian Sertifikat Agen Statistik Desa Cantik oleh Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Desa Batuah, Kamis (15/5/2025).

Program Desa Cantik sejalan dengan inisiatif Satu Data Indonesia, yang bertujuan memperkuat perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengendalian pembangunan melalui sistem informasi desa berbasis masyarakat. Di era digital saat ini, kebutuhan akan data yang akurat, mutakhir, dan terpercaya menjadi sangat penting dalam pengambilan keputusan, baik di tingkat nasional, daerah, maupun desa.

Pemkab Kukar menyambut baik program yang digagas Badan Pusat Statistik (BPS) ini, sebagai upaya meningkatkan literasi statistik di tingkat desa, pengelolaan data sektoral secara mandiri, serta pemanfaatan data untuk perencanaan pembangunan.

“Desa Batuah terpilih sebagai percontohan program ini, sehingga memiliki tanggung jawab moral dan strategis untuk membangun sistem data yang terstruktur dan berkelanjutan,” ujar Edi.

Edi Damansyah menekankan, data bukan sekadar angka, melainkan representasi kondisi sosial, ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan lingkungan yang memengaruhi kebijakan desa. “Data yang baik menghasilkan keputusan tepat, sementara data yang keliru dapat berisiko pada kebijakan yang tidak efektif,” jelasnya.

Desa dengan basis data yang kuat akan lebih mampu Merancang program pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat, Mengalokasikan anggaran secara efisien, Menarik program dari pemerintah pusat/provinsi dan Mengevaluasi hasil pembangunan secara objektif.

Keberhasilan program ini memerlukan kolaborasi antara BPS, Pemkab Kukar (melalui Diskominfo sebagai Walidata Sektoral), kecamatan, dan pemerintah desa. “Kami apresiasi BPS Kukar atas pendampingan dan pelatihan bagi desa-desa, termasuk Desa Batuah,” kata Edi.

Ia juga mengajak perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga untuk mendukung program mulai dari identifikasi data, pendataan, hingga pemanfaatan statistik dalam musyawarah desa.

Pemkab Kukar berkomitmen memperkuat data desa dengan mendorong integrasi sistem data terpusat dan terhubung antar-OPD. Ke depan, program Desa Cantik diharapkan dapat direplikasi ke desa lain secara bertahap, sesuai kesiapan masing-masing wilayah.

“Program ini adalah investasi jangka panjang untuk modernisasi tata kelola desa, akuntabilitas dana desa, dan kesejahteraan masyarakat. Dengan kolaborasi kuat, Desa Cantik akan memberi manfaat besar bagi Kukar,” pungkas Bupati Edi. (adv/diskominfo-kukar)

« Previous PageNext Page »

  • vb