Tak Sekadar Perawatan, Ini Strategi PLN Indonesia Power Menjaga Listrik Tetap Menyala

April 29, 2026 by  
Filed under Nusantara

SAMARINDA – PLN Indonesia Power UBP Mahakam terus memperkuat keandalan operasional melalui kegiatan Care for Asset di PLTD Muara Wahau dan PLTD-MG Bontang. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh aset pembangkit dan infrastruktur pendukung berada dalam kondisi optimal, aman, dan siap beroperasi secara andal.

Dipimpin langsung oleh Manager UBP Mahakam, Firman Ramdan, kegiatan ini mencakup inspeksi menyeluruh terhadap peralatan utama, sistem pendukung, serta penerapan standar pemeliharaan berbasis risiko. Peninjauan ini bertujuan mengidentifikasi potensi gangguan sejak dini guna mencegah unplanned outage dan menjaga performa pembangkit tetap optimal.

Selain inspeksi teknis, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi efektivitas program pemeliharaan, termasuk aspek keandalan mesin, keselamatan kerja, dan efisiensi operasional.

Selain itu, manajemen UBP Mahakam juga mendengarkan aspirasi serta isu strategis yang disampaikan oleh karyawan sebagai bagian dari upaya perbaikan ke depan. Pendekatan ini memperkuat sinergi antara manajemen dan pelaksana di lapangan dalam menjaga keandalan pembangkit.

“Melalui kegiatan Care for Asset, kami memastikan tidak hanya kesiapan peralatan, tetapi juga kesiapan sistem secara keseluruhan, termasuk sumber daya manusia di dalamnya. Keandalan pembangkit tidak terjadi secara kebetulan, melainkan hasil dari disiplin dalam pemeliharaan, ketelitian dalam pengawasan, serta kolaborasi yang kuat di seluruh lini,” ujar Firman Ramdan.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pendekatan Care for Asset juga menjadi bagian dari transformasi budaya kerja yang menekankan pada kepedulian terhadap aset sebagai tanggung jawab bersama

Melalui kegiatan ini, PLN Indonesia Power UBP Mahakam menegaskan komitmennya menjaga pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan guna mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur. (*)

Bukti Komitmen Berkelanjutan, PT HPU Launching Program SATRIA di Sekolah

April 28, 2026 by  
Filed under Nusantara

eni Linggi, Leader Emergency Response Team (ERT) PT.HPU saat memberikan pengarahan kepada siswa tentang risiko bencana

Kutai Kartanegara– Kesadaran risiko bencana bukan hanya sekadar teori, namu juga upaya menjaga Keselamatan, menjaga keselamatan bukan hanya menjadi bagian prosedur di area kerja, melainkan sebuah budaya yang harus tumbuh dari akar di tengah masyarakat. Sebagai wujud komitmen yang berkelanjutan dalam pilar sosial dan keberlanjutan (Environmental, Social, and Governance), PT Harmoni Panca Utama site MSJ berkolaborasi dengan SMA N 2 Tenggarong Seberang merancang sebuah inisiatif program bertajuk SATRIA (Siswa Tanggap Risiko Bencana) sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan bencana bagi generasi muda sekolah di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Jeni Linggi, Leader Emergency Response Team (ERT) PT.HPU menyampaikan, Perusahaan meyakini bahwa keberhasilan operasional harus berjalan selaras dengan keamanan dan ketangguhan masyarakat sekitar. Sehingga, dengan hadirnya program SATRIA, menjadi langkah perusahaan meningkatkan kesadaran risiko sejak dini bagi para siswa.

Tim emergency response profesional PT HPU Site MSJ

“Pada akhirnya, komunitas yang tangguh adalah komunitas yang siap menghadapi ketidakpastian dengan pengetahuan dan ketenangan.” ucap Jeni Linggi, Selasa,(28/04/2026)

Jeni menegaskan, Program SATRIA hadir bukan tanpa alasan. Dengan mengedepankan pendekatan praktis dan interaktif, Tim emergency response professional PT HPU hadir langsung memberikan arahan ke sekolah untuk memberikan edukasi mengenai pemetaan titik kumpul, jalur evakuasi, hingga pelaksanaan simulasi tanggap darurat.

“Kami ingin mengubah rasa takut menjadi kesiapsiagaan. Nama SATRIA sendiri kami pilih agar setiap siswa merasa memiliki tanggung jawab sebagai ‘pahlawan’ bagi dirinya sendiri dan teman-temannya saat menghadapi risiko bencana,” Sambung Jeni

Dirinya menegaskan, pengetahuan yang disampaikan kepada siswa tidak hanya berhenti di lingkungan sekolah, namun dampak positif Program SATRIA diharapkan mampu merambah ke lingkungan keluarga. Dengan pengetahuan yang dibawa pulang oleh para siswa, setiap rumah diharapkan memiliki tingkat kewaspadaan yang lebih tinggi terhadap potensi risiko di lingkungan sekitar.(Rhea)

Ibadah Haji Tenang dengan Paket RoaMAX Haji Telkomsel

April 28, 2026 by  
Filed under Serba-Serbi

Jakarta – Menyambut musim Haji 1447 H, Telkomsel menghadirkan dukungan konektivitas digital agar jemaah Indonesia dapat beribadah lebih tenang, tetap terhubung dengan keluarga, dan mendapat bantuan kapan pun dibutuhkan. Dukungan ini mencakup Paket RoaMAX Haji 2026, akses jaringan 5G di Arab Saudi, GraPARI Makkah, Posko Haji Telkomsel di 17 embarkasi, serta layanan pelanggan 24/7 bebas biaya via Call Center, Asisten Virtual Veronika, fitur Haji Corner di MyTelkomsel.

“Semangat Melayani Sepenuh Hati menjadi landasan Telkomsel dalam mendampingi jemaah Haji,” kata VP Halo Product Marketing and Engagement Service Telkomsel, Danang Andrianto.

Melalui RoaMAX Haji 2026, Telkomsel menghadirkan kuota lebih besar, akses jaringan roaming yang andal melalui kolaborasi dengan STC, Mobily, dan Zain, serta akses 5G berkecepatan tinggi agar jemaah tetap nyaman berkomunikasi dan dapat fokus jalani ibadah dengan tenang.

“Urusan sinyal, biar Telkomsel yang jaga,” ujarnya.

Internet Aman agar Kabar Lancar dan Hati Tenang

RoaMAX Haji 2026 dirancang untuk menjawab sejumlah kebutuhan konektivitas utama jemaah, antara lain koneksi internet stabil untuk komunikasi keluarga, akses layanan digital penting, serta dukungan selama perjalanan. Paket ini menawarkan:

  • Kuota hingga 42 GB dengan masa aktif hingga 60 hari.
  • Termasuk kuota transit 1 GB yang dapat digunakan di 13 negara (Qatar, UEA, Palestina, Turki, Mesir, Yordania, Oman, Singapura, Malaysia, Australia, India, Sri Lanka).
  • Termasuk kuota domestik 2 GB, yang dapat digunakan selama proses embarkasi di Indonesia.
  • Akses jaringan 5G hingga 100 Mbps (cakupan sesuai ketersediaan jaringan setempat).
  • Dukungan VoLTE untuk kualitas panggilan suara lebih jernih dan stabil.
  • Bebas biaya langganan aplikasi Qara’a, platform belajar Al Qur’an berbasis AI.

Pilih Paket yang Paling Pas sesuai Durasi Ibadah

Telkomsel menyediakan beberapa pilihan RoaMAX Haji (sudah termasuk pajak):

  • Internet RoaMAX Haji: kuota 17–42 GB, masa aktif 20–60 hari, mulai Rp500.000.
  • Combo RoaMAX Haji: kuota 17–42 GB, hingga 150 menit telepon + 150 SMS, mulai Rp610.000.
  • Talkmania: 15–250 menit telepon, masa aktif 1–45 hari, mulai Rp50.000.

Pastikan pelanggan sudah aktivasi roaming hingga 90 hari sebelum berangkat melalui MyTelkomsel, UMB *266#, situs www.telkomsel.com, mitra e-commerce, mitra outlet, dan GraPARI di Indonesia.

Tetap Terjaga dengan GraPARI dan Posko di Tanah Suci

Di Arab Saudi, pelanggan dapat mengakses layanan bantuan dan informasi di:

  • GraPARI Makkah: Damba Resto, Lantai P4 Abraj Al Bait (Zam-Zam Tower), Makkah (buka setiap hari, 07:00-21:00 WSA).
  • Posko Haji Telkomsel Makkah: Hotel Al Wahda Al Mutamayyiz, Makkah (buka 10 Mei – 11 Juni 2026, 07:00-17:00 WSA)
  • Posko Haji Telkomsel Madinah 1: Hotel Karam Al Khair (Gerbang 316 dari Masjid Nabawi), Madinah (buka 21 April – 10 Mei 2026, 07:00-17:00 WSA)
  • Posko Haji Telkomsel Madinah 2: Hotel Karam Al Madina (Dekat Masjid Al Ghumamah dan Gedung Saudi Post), Madinah (buka 21 April – 10 Mei 2026, 07:00-17:00 WSA)

Sebagai nilai tambah, pelanggan juga dapat menukarkan Telkomsel Poin untuk mendapatkan menu kuliner Nusantara di Damba Resto (sesuai ketentuan program). (*)

PDC Perkuat Budaya Keselamatan Lewat Pelatihan Defensive Driving di Duri

April 28, 2026 by  
Filed under Nusantara

DURI — PT PDC terus mempertegas komitmennya dalam memperkuat budaya keselamatan kerja melalui penyelenggaraan Training Driving Safety (Defensive Driving) yang berlangsung pada 20–23 April 2026 di Yard Duri PDC. Kegiatan ini menghadirkan instruktur profesional dari Safety Defensive Consultant Indonesia dan diikuti oleh 54 pengemudi operasional Heavy Transport Equipment.

Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh tingginya risiko kecelakaan kerja di area operasional, khususnya yang melibatkan kendaraan berat. Program ini difokuskan pada peningkatan kesadaran, kompetensi, serta pembentukan perilaku berkendara defensif guna meminimalkan potensi insiden di lapangan.

HSSE Manager PDC, Bagus Puji Widihartono, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam membangun budaya keselamatan yang berkelanjutan.

“Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan mengemudi, tetapi juga membentuk pola pikir dan perilaku yang berorientasi pada keselamatan. Kami ingin setiap pengemudi memiliki kesadaran penuh bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Selama empat hari pelaksanaan, peserta mendapatkan materi komprehensif yang mencakup manajemen risiko berkendara, teknik defensive driving, pemeriksaan kendaraan (pre-check inspection), hingga teknik pengereman yang aman. Selain itu, aspek penting seperti pengelolaan kelelahan (fatigue), pemahaman blind spot, serta kesiapan dalam menghadapi kondisi darurat juga menjadi fokus utama pembelajaran.

Bagus menambahkan, perusahaan menargetkan adanya perubahan nyata pascapelatihan. “Kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan disiplin, kewaspadaan, serta kemampuan pengemudi dalam mengidentifikasi dan menghindari potensi bahaya, sehingga angka kecelakaan maupun near-miss dapat ditekan secara signifikan,” tambahnya.

Instruktur Driving Safety dari PT SDCI, Sonny Susmana, menegaskan bahwa kecelakaan umumnya terjadi akibat kombinasi unsafe act (tindakan tidak aman) dan unsafe condition (kondisi tidak aman). Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya sikap proaktif pengemudi dalam mengantisipasi berbagai risiko selama berkendara.

“Melalui pelatihan ini, kami tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengemudi, tetapi juga mendorong kemampuan mereka dalam mengurangi risiko kecelakaan berkendara, meningkatkan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan, serta membentuk perilaku berkendara yang aman dan bertanggung jawab,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu memahami prinsip defensive driving, meningkatkan keterampilan berkendara secara aman, serta menunjukkan perubahan perilaku menjadi lebih disiplin dan waspada. Selain itu, pelatihan ini juga diharapkan dapat menekan angka kecelakaan dan kerugian operasional perusahaan, sekaligus memperkuat budaya keselamatan kerja di lingkungan PDC.*

BPSDM Kaltim Berjibaku Pertahankan Akreditasi A

April 28, 2026 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Sebanyak empat orang Tim Visitasi Akreditasi dari Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia diketuai Isti Heriani, yang sehari-hari menjabat sebagai Direktur Pembelajaran Teknis dan Fungsional melaksanakan verifikasi lapangan, Senin (27/4/2026).

Kunjungan kerja para asesor ini terkait  dengan Akreditasi Penyelenggaraan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II dan Reakreditasi Penyelenggaraan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA), di BPSDM Kaltim.

Sesuai persyaratan, untuk akreditasi PKN Tingkat II, BPSDM Kaltim minimal harus dua kali sebagai penyelenggara. Alhamdulillah pada Tahun 2024 BPSDM Kaltim mampu menyelenggarakan PKN Tingkat II Angkatan XXIV, dan pada Tahun 2025 juga mampu menyelenggarakan PKN Tingkat II Angkatan XXVIII.

Sedangkan terkait Reakreditasi Penyelenggaran PKA yang dinilai adalah Pelaksanaan PKA Angkatan VII Tahun 2023, Angkatan X Tahun 2024 dan Angkatan XII yang diselenggarakan Tahun 2025. Tentu saja Tim Asesor juga akan menilai secara keseluruhan sarana dan prasarana penunjang pelatihan, apakah juga sudah memenuhi standar yang dipersyaratkan.

Pada pertemuan awal, di Ruang Maroon, yang juga dihadiri oleh Sekretaris BPSDM Kaltim, Rina Kusharyanti, Kabid Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional (PKMF), Apriyana, Kabid Sertifikasi Kompetensi dan Pengelolaan Kelembagaan, Siti Djaitun, serta Koordinator Widyaiswara, Jauhar Efendi, dan Widyaiswara Ahli Utama, Sugeng Chairuddin, Ketua Tim Visitasi Akreditasi memberikan beberapa arahan penting. Salah satu di antaranya adalah agar BPSDM Kaltim dapat menyiapkan dan melengkapi data/dokumen/foto/ dan sebagainya berdasarkan Berita Acara Visitiasi dalam kurun waktu 3 (tiga) hari kerja pasca visitasi, paling lambat tanggal 30 April 2026, pukul 23.59.

Selanjutnya, Tim Asesor lain yang dipimpin Rizky Fitria, didampingi Reagant Dwi Putra, dan Sulthan Dwi PutraAdiwidya bergerak cepat melihat sarana dan prasarana yang dimiliki  BPSDM Kaltim dalam penyelenggaraan Pelatihan PKN Tingkat II dan PKA. Langkah tersebut untuk memastikan apakah dokumen yang disampaikan BPSDM Kaltim sudah sesuai dengan kenyataan.

Langkah berikutnya Tim Asesor melakukan wawancara kepada perwakilan alumni, baik alumni PKN Tingkat II maupun alumni PKA. Langkah ini dimaksudkan untuk menggali lebih dalam sampai sejauhmana kualitas para pengajar atau pengampu Agenda maupun Coach dari perspektif para peserta pelatihan. Tentu saja Tim Asesor juga menggali kualitas layanan yang diberikan oleh Panitia Penyelenggara, fasilitas asrama, ruang pembelajaran, serta layanan makanan dan minuman yang disediakan oleh Panitia Penyelenggara.

Para widyaiswara sebagai pengampu mata ajar Agenda maupun sebagai coach, bahkan sebagai penguji juga tidak luput digali oleh Tim Asesor yang sangat mumpuni. Di sini, para Asesor melakukan cek silang dari berbagai informasi yang diterima, untuk dilakukan klarifikasi.

Pada bagian akhir, seluruh Panitia Penyelenggara yang terlibat dalam kegiatan persiapan dan pelaksanaan PKN Tingkat II maupun PKA juga diwawancarai secara lebih detail, untuk mendapatkan informasi yang akurat dan terpercaya

Jauhar Efendi, selaku Koordinator Widyaiswara menyampaikan ucapan terima kasih kepada Tim Asesor, karena dengan cara seperti ini informasi yang masih meragukan dapat diberikan penjelasan lebih detail, sehingga informasinya menjadi clear, dan tidak memunculkan keraguan.

Rina Kusharyanti selaku Sekretaris BPSDM Kaltim dan sekaligus mantan Kabid PKMF berharap agar dapat mempertahankan Akreditasi A, untuk penyelenggaraan PKA. Lebih lanjut, ia juga berharap untuk PKN Tingkat II mampu meraih akreditasi terbaik.

Sementara itu, Kepala BPSDM Kaltim, Nina Dewi, menjelaskan secara runut tentang proses akreditasi, hingga kehadiran secara langsung Tim Visitasi. BPSDM Kaltim diberi waktu hingga 3 hari ke depan untuk melengkapi beberapa catatan hasil verifikasi di lapangan. “Moga BPSDM Kaltim tetap dapat mempertahankan Akreditasi A untuk penyelenggaraan PKA meraih akreditasi terbaik untuk penyelenggaraan PKN”, harap Nina. (*)

« Previous PageNext Page »

  • vb