Topside Proyek Manpatu Berhasil Dikapalkan, Tonggak Penting PT Pertamina Hulu Mahakam Dukung Keberlanjutan Produksi Migas Nasional

April 23, 2026 by  
Filed under Nusantara

Tanjung Pinang – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) melaksanakan seremoni Load Out dan Sail Away Topside yang menandai kemajuan penting Proyek Pengembangan Lapangan Migas Manpatu yang ditargetkan onstream pada Kuartal I 2027 dengan rencana pengeboran perdana pada Kuartal IV 2026. Seremoni dilakukan di fasilitas fabrikasi milik PT Meindo Elang Indah, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, pada 17 April 2026.

Tahap  Load Out dan Sail Away Topside ini merupakan kelanjutan dari tahap sebelumnya, yaitu Sail Away Jacket, yang telah dilaksanakan pada 8 April 2026 lalu. Load Out dan Sail Away Topside termasuk tahapan yang berisiko tinggi (high-risk) dan ketepatan tingkat tinggi (high-precision operation) yang menuntut kesiapan penuh dari sisi teknis, koordinasi, maupun keselamatan. Keberhasilan PHM mencapai tahap ini mencerminkan kesiapan proyek untuk memasuki fase instalasi di wilayah operasi, dengan kapasitas desain mencapai 80 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd), guna mendukung peningkatan produksi gas dan kondensat PHM.

Topside yang memiliki berat sekitar 1.000 ton tersebut diangkut menggunakan cargo barge dan menempuh jarak sekitar 1930 km  km menuju lokasi proyek di lepas pantai Balikpapan. Perjalanan kapal diperkirakan sekitar 15 hari. Topside merupakan bagian atas dari sebuah platform / anjungan sumur migas lepas pantai. Bagian ini berfungsi sebagai pusat fasilitas pemrosesan, pengeboran, sistem kontrol, utilitas, serta area akomodasi kerja bagi para pekerja.

Acara seremoni dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan utama, di antaranya Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Seno Aji, Subkoordinator Penggunaan Barang Operasi Migas Ditjen Migas Gesit Prawatiningsih, Pjs Kepala Divisi Manajemen Proyek SKK Migas Elfan Yusridha, SKK Migas Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi Damar Setiawan, dan General Manager PHM Setyo Sapto Edi. Sementara itu, hadir dari pemerintah daerah di Tanjung Pinang, Wan Affandi mewakili Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan yang diwakili dan Syahrir mewakili Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea & Cukai Tipe Madya Pabean B Tanjung Pinang yang diwakili. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan sinergi dan kolaborasi yang baik untuk mendukung keberlanjutan operasi hulu migas.

Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menyampaikan, Proyek Manpatu yang dijalankan PHM ini merupakan proyek yang signifikan berkontribusi terhadap upaya menjaga lifting migas di wilayah Kalimantan Timur. Selain itu, ia juga mengapresiasi pelibatan lebih dari 360 pekerja terampil asal Kalimantan Timur yang didatangkan dan bekerja untuk Proyek Manpatu di fasilitas fabrikasi di Tanjung Pinang tersebut. “Di saat banyak pemutusan hubungan kerja yang dilakukan oleh beberapa perusahaan Kalimantan Timur, PHM memberikan kontribusi yang sangat berarti untuk penyerapan tenaga kerja terampil dari Kalimantan Timur melalui kontraktor PT Meindo Elang Indah yang mengerjakan Proyek Manpatu,” tutur Seno.

General Manager PHM Setyo Sapto Edi menyampaikan keyakinannya bahwa kolaborasi yang kuat antara pemerintah, perusahaan, mitra kerja, masyarakat, serta seluruh kontraktor Engineering, Procurement, Supply Construction and Commissioning (EPSCC) menjadi kunci utama keberhasilan proyek ini. “Penyelesaian tahap fabrikasi Topside ini merupakan wujud kerja keras dan hasil kolaborasi yang solid seluruh tim yang didukung oleh berbagai pemangku kepentingan,” ungkapnya.

Setyo juga menegaskan kembali komitmen Perusahaan terhadap keberlanjutan investasi, penambahan cadangan migas maupun optimalisasi produksi dari lapangan-lapangan mature.

“Proyek Pengembangan Manpatu adalah bagian dari kontribusi nyata kita terhadap ketahanan energi nasional. Di tengah tantangan lapangan-lapangan produksi yang semakin mature, kita dituntut untuk terus berinovasi, bergerak cepat, dan tetap menjaga keunggulan operasional,” tegasnya.

Proyek Pengembangan Manpatu tercatat sebagai proyek fast track. Proyek ini berawal dari penemuan (discovery) sumur Eksplorasi Manpatu-1X pada tahun 2022. Selanjutnya, tahapan Front End Engineering Design (FEED) dilaksanakan selama periode 2023 hingga 2024. Sebelum memasuki fase konstruksi, kemajuan proyek ini ditandai dengan seremoni First Cut of Steel pada 16 Mei 2025. Lingkup pekerjaan proyek mencakup fabrikasi dan instalasi satu anjungan baru, yaitu jacket beserta piles dengan total berat sekitar 1.380 ton, Topside dengan berat sekitar 1.000 Ton, serta modifikasi pada satu anjungan yang sudah ada (existing). Selain itu, proyek ini meliputi pemasangan pipa penyalur bawah laut berdiameter 14 inch sepanjang kurang lebih 2,5 km, serta pelaksanaan pekerjaan di bawah permukaan laut (subsea) dengan tingkat kompleksitas dan risiko yang tinggi. Secara keseluruhan, proyek ini akan mencakup pengeboran 11 sumur pengembangan.

Sementara itu, pada kesempatan terpisah Direktur Utama PHI Sunaryanto menekankan pentingnya Proyek Manpatu ini dalam mewujudkan komitmen PHI sebagai induk usaha dan anak-anak perusahaannya, seperti PHM, untuk terus berinvestasi dalam kegiatan eskplorasi dan eksploitasi. “Proyek Pengembangan Manpatu ini bukan hanya tentang menambah produksi, tetapi merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan energi dan memperkuat ketahanan energi nasional secara berkelanjutan khususnya dari wilayah Kalimantan. Keberhasilan di proyek ini membuktikan bahwa kita mampu menghadapi tantangan industri melalui kolaborasi, inovasi, dan komitmen yang kuat,” ungkap Anto, sapaan akrab Sunaryanto.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keselamatan kerja tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan proyek. “Dengan capaian lebih dari dua juta jam kerja tanpa Kehilangan Jam Kerja Karena Kecelakaan atau Lost Time Incident (LTI) hingga Maret 2026, PHI melalui anak perusahaannya PHM berkomitmen untuk menjaga standar Health, Safety, Security, and Environment atau HSSE secara konsisten hingga seluruh rangkaian proyek selesai,” tegasnya.

Menurutnya, pencapaian kinerja unggul di aspek kesehatan dan keselamatan kerja mencerminkan kesiapan Perusahaan untuk dapat mengeksekusi proyek secara selamat, cepat, dan terintegrasi. “Energi yang kita hasilkan hari ini adalah fondasi bagi masa depan bangsa. Melalui setiap langkah yang kita ambil, kita sedang menyalakan harapan Indonesia,” tutupnya. (*)

Tradisi Night Race, Ribuan Penggemar Saksikan Yamaha Cup Race Sidrap

April 23, 2026 by  
Filed under Olahraga

Seri pembuka Yamaha Cup Race 2026 sukses digelar di sirkuit Puncak Mario Sidrap Sulawesi Selatan, 18-19 April. Ribuan pengunjung memadati area perhelatan event racing legendaris itu menikmati balapan dan aktivitas lainnya. Daya tarik kategori terbaru MAXi Race dan Endurance GEAR Ultima juga menambah kemeriahan Yamaha Cup Race.

Tercatat sebanyak 3500 pengunjung hadir di venue menyaksikan langsung keseruan acara. Antusiasme tinggi masyarakat Sulawesi Selatan selalu konsisten pada setiap gelaran Yamaha Cup Race yang rutin menyambangi wilayah tersebut. Bahkan tradisi night race Yamaha Cup Race kembali dibangkitkan, tahun ini melalui penyelenggaraan MAXi Drag Combat yang merupakan bagian dari MAXi Race.

Hampir 500 starter unjuk gigi menggeber motor-motor populer Yamaha di 15 Race Class dan MAXi Race yang terdiri dari MAXi Drag Combat dan MAXi GP. Pada seri perdana ini dilaksanakan 15 kelas yaitu YCR1 (MX King 150cc Tune Up Mix Expert), YCR2 (MX King 150cc Tune Up Mix Novice), YCR3 (MX King 150cc Standard Rookie), YCR4 (Matic Standard Showroom 125cc Lokal Open), YCR5 (MAXi GP Open 155cc), YCR6 (MAXi GP Semi Pro 155cc Open), YCR7 (MAXi GP Open 250cc Up Mix Standard & Modif), YCR8 (Bebek 4T 130cc Tune Up Open Ex MP2), YCR9 (Bebek 4T 125cc Tune Up U23 Ex MP4), YCR10 (Bebek Standard 2T 116-125cc Lokal), YCR11 (Bebek Standard 2T 116-125cc U23), YCR12 (Bebek Standard 2T 116-125cc Open), YCR13 (Endurance GEAR Ultima), YCR14 (MX King 155cc Standard Beginner), YCR15 (Matic 131cc Standard Open).

Kelas YCR13 (Endurance GEAR Ultima) diikuti 20 starter menggunakan 10 “Motor Kuat Mantap” GEAR Ultima yang disediakan Yamaha. Lalu untuk MAXi GP tercatat ada di kelas YCR5 (MAXi GP Open 155cc), YCR6 (MAXi GP Semi Pro Open 155cc) dan YCR7 (MAXi GP Open 250cc Up Mix Standard & Modif) yang diikuti oleh konsumen, komunitas dan rider profesional. Sedangkan MAXi Drag Combat yang merupakan bagian dari Yamalube Turbo Matic Drag Battle (YTMDB) dilaksanakan hingga malam hari, terbagi dalam 7 kelas yaitu YTMDB 5 (MAXI Open 155c NMAX), YTMDB 6 (MAXI Open 155cc AEROX), YTMDB 7 (MAXI Open 155cc LEXi LX), YTMDB 8 (Dynamic MAXI Open 155cc), YTMDB 9 (Dynamic MAXI Open 250cc), YTMDB 10 (YIMM Bike Kom Battle Media Class), YTMDB 11 (Dynamic MAXI Class On Track Kom & Media).

”Setiap kali Yamaha Cup Race diadakan di Sulawesi Selatan terbukti selalu ramai, banyak penggemar balap motor di wilayah ini. Masyarakat di Sulawesi Selatan selalu ingin jadi bagian dari Yamaha Cup Race. Ekosistem balap di sana terus berkembang seperti di Sidrap, Pangkep, Bulukumba dimana kami pun menggelar Yamaha Cup Race. Hal ini juga didukung karena komunitas motor dan pecinta balap sangat aktif. Besarnya atensi penggemar juga mencerminkan market share Yamaha yang tinggi di Sulsel. Musim ini seri perdana Yamaha Cup Race 2026 di Sidrap menyedot banyak perhatian, termasuk kelas terbaru MAXi Race dan Endurance GEAR Ultima. Kategori MAXi dan matik GEAR Ultima adalah tipe motor yang digemari di Sulsel, respon positif itu juga terbawa ke arena balap dimana Yamaha Cup Race berlangsung meriah dan selanjutnya akan selalu dinantikan setiap tahun. Selain itu, Yamalube Turbo Matic Drag Battle makin digandrungi sehingga telah menjadi trend, diikuti peserta yang membludak ingin merasakan experience atmosfer drag race di Yamaha Cup Race memakai motor-motor populer,” ungkap Johannes B.M.S, Assistant General Manager CS Division PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Persaingan ketat terjadi di agenda utama Race Class dengan hasil dominasi 79 Bone Racing Team yang menguasai podium 1 dan 2 di 6 kelas melalui pembalap Sulsel, Fahnisyar Nurjabad atau yang dikenal dengan nama Ikhsan Lala dan Muh Nur Rafly. Tiga kelas Expert dimenangi oleh Ikhsan Lala yakni YCR1 (MX King 150cc Tune Up Mix Expert), YCR8 (Bebek 4T 130cc Tune Up Open Ex MP2), YCR12 (Bebek Standard 2T 116-125cc Open). Muh Nur Rafly runner up YCR2 (MX King 150cc Tune Up Mix Novice) dan YCR11 (Bebek Standard 2T 116-125cc U23), serta menjuarai YCR9 (Bebek 4T 125cc Tune Up U23 Ex MP4). Ikhsan Lala berhasil menjadi juara umum – open sedangkan Muh Nur Rafly juara umum novice.

”Race di Yamaha Cup Race selalu seru, persaingan cukup ketat seperti di YCR1. Saya senang dengan hasil kali ini di Sidrap. Sulawesi Selatan sering jadi lokasi event Yamaha Cup Race dan kompetisi ini juga positif buat pembinaan pembalap-pembalap muda,” ucap Ikhsan Lala.

Hasil MAXi Race & Endurance GEAR Ultima
Abrar Mus Muarif dan Muh.Rafly Akbar sukses menjuarai balap ketahanan kelas YCR13 (Endurance GEAR Ultima) menggunakan matik GEAR Ultima. Kategori MAXi Race juga berlangsung seru hingga garis finish. Di bagian MAXI GP, Rendy Yusman (DC Baterai TDR AMGAP27 Alamsari ARCI Tangerang) naik podium pertama kelas YCR5 (MAXi GP Open 155cc), M Rahmat jawara YCR6 (MAXi GP Semi Pro Open 155cc) dan Attawi menjuarai YCR7 (MAXi GP Open 250cc Up Mix Standard & Modif).

Sedangkan di Yamalube Turbo Matic Drag Battle (YTMDB) yang melombakan 11 kelas, dimana 7 diantaranya adalah MAXi Drag Combat disuguhkan di kelas YTMDB 5, YTMDB 6, YTMDB 7, YTMDB 8, YTMDB 9, YTMDB 10, YTMDB 11. Adapun pemenang YTMDB 5 & YTMDB 7 adalah Cullank RFR, YTMDB 6 pembalap wanita Echa Sabana, YTMDB 8 & YTMDB 9 (Didink CR), YTMDB 10 (Enal Rani), YTMDB 11 (Mappreaettzz).

Aktivitas Exhibition
Di luar trek balapan, kegiatan-kegiatan lainnya mengundang minat pengunjung yaitu sunmori, kompetisi SMA / SMK, senam Zumba, kompetisi dance, bazaar UMKM, entertainment. Mereka juga mengunjungi exhibition booth yang menghadirkan produk-produk unggulan Yamaha. Serta terhibur dengan beragam doorprize yang disiapkan.

Yamaha Cup Race di Sidrap sukses dilaksanakan didukung para sponsor yaitu Idemitsu, Yamalube, KYB, Yuasa, GS Astra, Aspira Premio, Ulti-X, IRC Tire, NGK, Cargloss, Megacools, YES24 (Yamaha Executive Service 24 Hours), Service di Bengkel Yamaha : Handal Teknisinya Asli Sparepartnya dan SKY (Service Kunjung Yamaha).
Usai digelar di Sidrap, nantikan seri 2 Yamaha Cup Race yang tentunya sudah ditunggu-tunggu oleh semua pecinta Yamaha Racing. (*)

Pertamina EP Sangatta Field Tanam Ratusan Pohon Penyerap Karbon

April 22, 2026 by  
Filed under Nusantara

Jakarta – Menyambut Hari Bumi 2026 yang diperingati setiap 22 April, PT Pertamina EP (PEP) Sangatta Field menggelar “Aksi Cinta Bumi” di area operasi ST-220, Dusun Silvaduta, Sangatta Selatan.

Kegiatan ini mengusung tema “Kolaborasi Hijau Pertamina untuk Bumi Lestari melalui Penanaman Pohon: Wujudkan Investasi Kecil untuk Dampak yang Lebih Besar.”

Aksi yang berlangsung pada 15 April 2026 ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Balai Taman Nasional Kutai, jajaran TNI-Polri (Polres, Kodim 0909, Lanal Sangatta), hingga pemerintah kecamatan dan masyarakat setempat.

Sebanyak 333 bibit pohon ditanam dalam aksi tersebut. Spesies yang dipilih merupakan tanaman darat yang memiliki kemampuan tinggi dalam menyerap emisi karbon, seperti mahang damar, meranti, laban, mahoni, ulin, dan trembesi.

Secara ilmiah, pohon trembesi dewasa bahkan mampu menyerap hingga $28,5$ ton $CO_2$ per tahun, menjadikannya aset penting dalam mitigasi perubahan iklim.

Pjs Field Manager PEP Sangatta Field, Radhintya Danas, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah langkah strategis untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga lingkungan di sekitar wilayah operasi hulu migas.

“Kami berkomitmen menjalankan operasi yang selamat, andal, dan ramah lingkungan. Penanaman pohon ini adalah investasi untuk masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” ujar Radhintya.

Edukasi Pengurangan Sampah Plastik

Uniknya, Aksi Cinta Bumi kali ini tidak hanya fokus pada penghijauan. PEP Sangatta Field juga mengampanyekan gaya hidup berkelanjutan dengan menerapkan konsep jamuan ramah lingkungan.

Peserta diajak menggunakan botol minum pribadi (tumbler) dan meminimalisir penggunaan plastik sekali pakai selama acara berlangsung.

Apresiasi datang dari Camat Sangatta Selatan, Dewi. Ia memuji konsistensi Pertamina yang tetap mengedepankan kelestarian lingkungan di tengah aktivitas industri. “Ini adalah kontribusi nyata. Tidak semua instansi mengingat Hari Bumi, namun Pertamina membuktikannya hari ini,” ungkap Dewi.

Manager Communication Relations & CID PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), Dony Indrawan, menambahkan bahwa perlindungan keanekaragaman hayati adalah fondasi kebijakan keberlanjutan Perusahaan.

Dalam lima tahun terakhir, PHI melalui anak-anak perusahaannya telah menanam lebih dari 600 ribu pohon di wilayah Kalimantan.

“Program ini merupakan wujud kepatuhan kami terhadap regulasi sekaligus upaya mendukung konservasi flora dan fauna serta pengurangan emisi karbon secara konsisten,” pungkas Dony.

PEP Sangatta Field, yang merupakan bagian dari Zona 9 Subholding Upstream Regional 3 Kalimantan, terus berkomitmen menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang inovatif guna mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

PLN Indonesia Power UBP Mahakam Wujudkan Aksi Nyata Selamatkan Bumi

April 22, 2026 by  
Filed under Nusantara

SAMARINDA — Pada momentum Hari Bumi 2026, PLN Indonesia Power UBP Mahakam menegaskan komitmennya menjaga bumi melalui aksi nyata penanaman pohon di Taman Keanekaragaman Hayati, Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda. Langkah ini bukan sekadar simbolis, melainkan wujud konkret kontribusi perusahaan dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan masa depan lingkungan.

Kegiatan ini menghadirkan kolaborasi kuat antara pemerintah daerah, aparat, dan masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda, Basuni, S.Hut., M.M, Komandan Batalyon Zeni Tempur 17/AD Letnan Kolonel Aremal Pasju, Sekretaris Camat Sambutan Roby, Perwakilan Kelurahan Makroman Saiful Anwar, serta jajaran manajemen dan insan PLN Indonesia Power UBP Mahakam menegaskan bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama.

Kabid Tata Lingkungan dan Pertamanan DLH Kota Samarinda, Basuni, S.Hut., M.M, menyampaikan apresiasi atas komitmen yang ditunjukkan.
“Kegiatan penanaman pohon ini memiliki nilai strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup. Kami mengapresiasi komitmen PLN Indonesia Power UBP Mahakam yang konsisten menghadirkan aksi nyata, karena upaya penghijauan seperti ini menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan lingkungan di tengah tantangan perubahan iklim,” ujarnya.

Manager PLN Indonesia Power UBP Mahakam, Firman Ramdan, menegaskan bahwa Hari Bumi harus dimaknai sebagai panggilan aksi, bukan sekadar seremoni.
“Ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah langkah nyata. Setiap pohon yang ditanam hari ini adalah investasi untuk masa depan untuk udara yang lebih bersih, lingkungan yang lebih sehat, dan bumi yang lebih lestari,” tegasnya.

Aksi penghijauan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan PLN Indonesia Power dalam menekan emisi karbon sekaligus memperkuat kualitas lingkungan di sekitar wilayah operasional. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi simbol harapan bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah nyata yang dilakukan bersama.

Melalui penanaman pohon ini, PLN Indonesia Power UBP Mahakam menegaskan perannya bukan hanya sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai penjaga keberlanjutan bumi. Karena masa depan tidak hanya dibangun tetapi juga harus dijaga. (*)

Olengnya “Marwah” Kaltim

April 22, 2026 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

WAJAH Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud tampak lesu. Dia meninggalkan Kantor Gubernur menuju Lamin Etam, Selasa (21/4) malam sekitar pukul 21.00 Wita, seusai aksi demo 214 yang dilakukan Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim (APMK) sehari suntuk.

Tak ada ucapan dan komentar keluar dari mulut gubernur. Dia sempat mengangkat tangan dan berucap pendek. “Dengan Bu Sekda aja,” katanya bergegas meninggalkan wartawan yang mencoba bertanya.

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud meninggalkan Kantor Gubernur menuju Lamin Etam tampa berkomentar apapun

Tak kelihatan Sekda Sri Wahyuni dan Wagub Seno Aji mengiringinya. Kedua orang ini terkesan sering dijadikan bemper menghadapi berbagai pihak yang mengkritisi Gubernur. “Bu Sekda itu orang cerdas, tapi karena harus mengamankan kebijakan pimpinan yang tidak cerdas, jadinya tidak cerdas,” kata Ketua Partai Demokrat Kaltim, Irwan Pecho pernah berkomentar.

Aksi demo yang diikuti ribuan mahasiswa dan masyarakat itu, membuat sejarah. Dari 11 orang yang pernah memimpin Kaltim, baru pertama kali di era Gubernur Rudy Mas’ud ada aksi demo yang begitu keras untuk menurunkan sang gubernur.  Meski baru setahun memimpin, tapi masyarakat melihat ada sejumlah kebijakan Gubernur Kaltim yang ternyata menebarkan aroma yang tidak harum dan sangat menyakiti hati masyarakat.

“Kami mohon maaf karena fungsi pengawasan dan budgeting tidak berjalan,” kata Muh Husni Fahruddin alias Ayub, Ketua Fraksi Golkar DPRD Kaltim, yang juga Sekretaris DPD Golkar Kaltim. Ketua DPD Golkar sendiri adalah Rudy Mas’ud, sang gubernur.

Gubernur sendiri meski ada di Kantor Gubernur, tapi urung menemui massa. Mungkin alasan keamanan. Itu sebabnya, sehari sebelumnya Kantor Gubernur termasuk Lamin Etam  dipasangi benteng kawat berduri. Padahal sebelumnya dia menyatakan Kantor Gubernur terbuka 24 jam untuk siapapun. “Lebih 38 tahun baru sekali ini Kantor Gubernur dipagari kawat berduri,” komentar seorang wartawan.

Selain Gubernur, Bambang Widjojanto, pegiat antikorupsi dan mantan petinggi KPK yang ikut menjadi anggota Dewan Penasihat Tim Ahli Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TAGUPP)  juga memantau jalannya aksi demo dari Kantor Gubernur. Dia kebetulan ada acara diskusi tentang Kartini.

Banyak yang menyorot Bambang karena beberapa hari sebelumnya dia mengeluarkan pernyataan bahwa aksi demo dipastikan dilakukan orang-orang yang kalah Pilgub 2024 lalu, yang dikatakannya ingin membuat keonaran.

Salah seorang wakil mahasiswa ketika menyampaikan orasi dari atas mobil menyatakan dengan tegas bahwa aksi mereka tidak dilatarbelakangi kepentingan tertentu. “Gerakan ini bukan karen sakit hati, tetapi murni karena kepentingan rakyat,” tandasnya.

Selain Bambang, para mahasiswa juga mencari Sudarno, anggota TAGUPP yang banyak membuat pernyataan blunder. Malah ada yang membawa poster bertuliskan: “Matikan Rokok Sudarno.”

Peserta aksi demo 214 bergerak dari Islamic Center. Lalu berjalan kaki menuju gedung DPRD di Karang Paci. Siangnya mereka isoma di Islamic lagi dan baru bergerak pukul 14.00 menuju Kantor Gubernur di Jl Jend Sudirman. Yang menarik badan pengelola Islamic Center saat ini dipimpin Irianto Lambrie, mantan Gubernur Kaltara yang juga menjadi Ketua TAGUPP Kaltim.

Meski sempat diwarnai kericuhan, secara keseluruhan aksi demo berjalan lancar. Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro mengakui unjuk rasa berjalan damai. Dia mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa dan seluruh lapisan masyarakat. “Alhamdulillah semua bisa terkendali,” katanya kepada wartawan.

SEPAKAT HAK ANGKET

Aksi demo di depan gedung DPRD Kaltim berhasil mendorong DPRD Kaltim menandatangi pakta integritas yang berisi 3 tuntutan masyarakat. Tiga tuntutan itu adalah evaluasi program Pemda, penghentian praktik KKN dan Nepotisme serta dilaksanakannya hak angket untuk mengkaji kebijakan gubernur yang menyimpang.

“Kita bersepakat atas usulan massa. Unsur ketua fraksi terpenuhi semua, tujuh fraksi. Jadi aman,” kata Wakil Ketua Dewan Ekti Imanuel. Ketika penandatangan dilakukan, Ketua Dewan Hasanuddin Mas’ud tidak ada di tempat. “Masih mengikuti retret di Magelang,” jelasnya.

Keberanian DPRD menjalankan tugas dan fungsinya tengah diuji. Karena selama dinilai tidak berjalan efektif. Itu diakui juga oleh Ayub dari Fraksi Golkar. Semua orang tahu, Ketua DPRD Kaltim adalah kakak kandung Rudy Mas’ud. Karena kontrol tidak berjalan, penggunaan anggaran (APBD) cenderung los dan tidak mencerminkan semangat efisiensi atau penghematan.

Masyarakat menunjuk contoh pembelian mobil dinas Gubernur sebesar Rp8,5 miliar dan mobil dinas pimpinan DPRD Rp6,8 miliar. Meski sudah dikembalikan, kebijakan itu tetap dinilai memprihatinkan dan memalukan. Karena Gubernur beranggapan itu untuk menjaga marwahnya Kaltim. Akhirnya selain dikecam, tapi juga diolok-olok oleh netizen seluruh Indonesia. Bahkan Presiden Prabowo juga ikut menyentil. “Mobil Maung Presiden saja hanya sekitar Rp1 miliar, tapi ada kepala daerah beli mobil dinas sampai Rp8 miliar,” ucapnya.

Selain mobil dinas, juga ada biaya renovasi rumah jabatan mencapai Rp25 miliar. Ini juga menjadi kecaman semua pihak. Selain angkanya selangit, juga ada beberapa komponen renovasi yang menyesakkan dada. Misalnya soal pembuatan aquarium air laut  dan lainnya sebesar Rp198 juta. Juga anggaran pengadaan Videotron indoor Rp782 juta.

Gubernur juga membentuk lembaga TAGUPP yang sangat mahal. Anggarannya luar biasa. Jumlah anggota TAGUPP 43 orang dan mendapat honor APBD antara 20 sampai 45 juta rupiah per orang per bulan. Total dana APBD yang disedot lebih Rp10 miliar.

Belakangan ini orang juga mulai menyorot penggunaan HARUM Resort di Balikpapan. Sebab, di situ ada tagihan jamuan makanan untuk tamu bernilai ratusan juta rupiah ke Pemprov Kaltim.

Berkaitan dengan SDM lokal, Gubernur dianggap lebih mengutamakan orang luar. Terbukti dua Dewan Pengawas RSUD diambil bukan dari orang daerah. Begitu juga dengan rencana percepatan penggantian Dirut Bankaltimtara.

Rudy Mas’ud juga dinilai mengembangkan aroma nepotisme yang luar biasa. Di DPRD Kaltim, selain Hasanuddin Mas’ud ada juga saudara kandung yang lain yaitu, Hj Syahariah Mas’ud.

Kakak kandung Rudy Mas’ud yang lain adalah Rahmad Mas’ud (RM). Sekarang ini Wali Kota Balikpapan dan keponakannya Alwi Al Qadri menjadi Ketua DPRD Balikpapan. Suami adiknya, Hijrah Mas’ud yaitu dr Ifransyah Fuadi diangkat menjadi Dirut RUSD Beriman, meski waktu itu belum memenuhi syarat. Hijrah sendiri diangkat menjadi Wakil Ketua Tim Ahli Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TAGUPP) dan juga ikut cawe-cawe di Kantor Gubernur.

Tak kalah hebohnya Gubernur juga menjadikan keponakan lainnya yaitu Putri Amanda Nurramadhani sebagai Ketua KADIN Kaltim. Usianya baru 23 tahun dan juga belum memenuhi syarat. Tapi tetap dipaksakan. Putri adalah anak dari Syahariah Mas’ud. Syahariah sendiri disebut-sebut bakal dijadikan Ketua KONI Kaltim.

Gelar S3 Rudy Mas’ud di Fakultas Ekonomi & Bisnis (FEB) Unmul bersama Hasanuddin Mas’ud dan dua lainnya juga mulai dipersoalkan. Rektor Unmul Prof Abdunnur mengakui ada surat Irjen Kemendiktisaintek yang meminta klarifikasi. Hasil klarifikasi yang dibuat dan ditandatangani Kaprodi S2 Ilmu Ekonomi FEB Unmul, diakui ada hal-hal yang tidak terpenuhi. “Kami menunggu arahan Dirjen,” kata Rektor.

Rabu pagi ini di beberapa media sosial beredar video pernyataan Rudy Mas’ud terbaru. Dia menyatakan harapannya agar para mahasiswa dan seluruh lapisan masyarakat selalu menjadi mata telinga dia di dalam melaksanakan perbaikan dan evaluasi kinerja Pemprov Kaltim.

“Pastinya di tangan kalian, adik-adik mahasiswa masa depan Kaltim akhirnya ditentukan takdirnya. Terima kasih atas segala masukan adik-adik mahasiswa dan masyarakat, yang sangat berarti dan berkelas. Semoga ke depan kami dan seluruh Pemprov Kaltim berakselerasi memperbaiki kinerja kami,” tambahnya.(*)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1707623
    Users Today : 3629
    Users Yesterday : 4397
    This Year : 644133
    Total Users : 1707623
    Total views : 14486503
    Who's Online : 42
    Your IP Address : 216.73.217.40
    Server Time : 2026-04-25