Waspada Karhutla, PT BIM-PPS Gelar Simulasi di Tengah Ancaman Cuaca Ekstrem

May 18, 2026 by  
Filed under Berita

Paser – Ancaman kekeringan panjang akibat fenomena “Godzilla El Nino” mulai meningkatkan kewaspadaan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Paser Belengkong, Kalimantan Timur. Kondisi cuaca ekstrem yang diperkirakan menurunkan curah hujan dan meningkatkan suhu dinilai dapat memperbesar potensi munculnya titik api di wilayah operasional perkebunan.

Mengantisipasi kondisi tersebut, PT Borneo Indah Marjaya (BIM) dan PT Palma Plantasindo (PPS) berkolaborasi dengan TNI-Polri serta Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) menggelar apel siaga dan simulasi penanganan karhutla di lapangan futsal PT BIM-PPS, Selasa (12/5/2026).

Manajemen PT BIM-PPS Joko Widodo, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan lintas pihak dalam menghadapi risiko kebakaran yang meningkat saat musim kemarau.

“Apel dan simulasi ini untuk memperkuat sinergi dalam pencegahan dan penanganan kebakaran di wilayah operasional,” ujarnya.

Kegiatan tidak berhenti pada apel. Personel gabungan langsung melakukan pengecekan peralatan pemadaman, kesiapan tim, serta simulasi pemadaman kebakaran di lapangan. Fire brigade perusahaan, TNI-Polri, dan KTPA dilibatkan dalam skenario penanganan titik api secara cepat dan terkoordinasi.

Usai simulasi, dilakukan juga pengecekan Posko Tim Kesiapsiagaan Tanggap Darurat (TKTD) PT BIM-PPS untuk memastikan kesiapan respons jika terjadi kebakaran di wilayah kerja perusahaan.
Kapolsek Paser Belengkong sekaligus pembina apel, Iptu Widodo, mengingatkan El Nino tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga meningkatkan risiko gangguan sosial dan keamanan apabila karhutla terjadi secara meluas.

“Fenomena ini berdampak pada kesehatan, ekonomi, pendidikan, transportasi, hingga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, penanganan karhutla tidak bisa dilakukan secara parsial. Menurutnya, seluruh unsur harus terlibat dalam sistem pencegahan sejak dini, mulai dari patroli terpadu, deteksi titik api, hingga edukasi larangan pembakaran lahan.

“Penegakan hukum tetap harus tegas, tetapi pencegahan dan pendekatan humanis harus berjalan seiring,” kata Widodo.

Sementara itu, Asisten Sustainability PT BIM-PPS Anggy Setiawan, menyebut keterlibatan perusahaan, aparat, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menekan potensi kebakaran di wilayah tersebut.

“Kolaborasi ini penting untuk menurunkan potensi kebakaran di wilayah operasional,” ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan tersebut turut diisi dengan penandatanganan komitmen Zero Fire oleh manajemen PT BIM-PPS, perwakilan KTPA, dan serikat pekerja yang disaksikan TNI-Polri. Penandatanganan ini menjadi simbol penguatan komitmen seluruh pihak dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan di wilayah operasional maupun sekitar perusahaan.

Upaya tersebut merupakan bagian dari implementasi prinsip-prinsip terbaik yang dijalankan pemegang saham utama dalam membangun sistem pencegahan kebakaran yang kuat, terintegrasi, dan berkelanjutan. Langkah ini juga sejalan dengan semangat sinergi bumi dan manusia untuk satu Indonesia.

Dalam penguatan mitigasi karhutla, Astra Agro menegaskan komitmennya terhadap target zero fire sebagai bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan. Komitmen ini diwujudkan melalui penerapan Zero Burn Policy, yakni larangan penggunaan api dalam seluruh tahapan operasional untuk meminimalisasi risiko kebakaran di wilayah kerja maupun lingkungan sekitar.

Perusahaan juga menerapkan Sistem Pencegahan Kebakaran Lahan (Fire Prevention System) yang mengacu pada regulasi serta praktik terbaik pengendalian karhutla. Upaya mitigasi dilakukan sepanjang tahun sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau yang memiliki risiko kebakaran lebih tinggi.

Dari sisi operasional, perusahaan memastikan kesiapan sarana dan prasarana pemadaman, termasuk pembentukan serta pelatihan Tim Kesiapsiagaan Tanggap Darurat (TKTD). Sistem ini diperkuat dengan mekanisme Fire Quick Response untuk memastikan penanganan cepat saat titik api terdeteksi di lapangan.

Kesiapsiagaan tersebut juga diperkuat melalui pelatihan dan simulasi rutin guna meningkatkan kemampuan personel dalam menghadapi situasi darurat secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Selain di internal perusahaan, upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla juga diperkuat melalui kolaborasi dengan TNI-Polri, pemerintah daerah, serta kelompok masyarakat peduli api dan KTPA. Sinergi ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan personel, fasilitas pendukung, serta koordinasi lintas pihak agar penanganan kebakaran dapat dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.

Melalui apel dan simulasi bersama ini, perusahaan berharap budaya siaga kebakaran dapat semakin mengakar di seluruh lini operasional maupun masyarakat sekitar. Upaya ini diharapkan mampu mempercepat respons terhadap potensi titik api sekaligus meminimalkan risiko kebakaran hutan dan lahan yang dapat mengancam lingkungan, kesehatan masyarakat, dan aktivitas sosial ekonomi di wilayah Paser Belengkong. (*)

Perumdam Tirta Kencana Kuras IPA Sungai Kapih

May 18, 2026 by  
Filed under PDAM Samarinda

IPA Sungai Kapih

SAMARINDA – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Samarinda akan melakukan pengurasan bak sendimentasi di IPA Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan, Rabu (20/5/2026).

Pengurasan ini merupakan jadwal rutin yang dilakukan untuk menjaga kualitas air hingga sampai kepada pelanggan . Pengurasan dijadwalkan mulai pukul 08.00 WITA pagi hingga sore hari.

“Proses pengurasan bak sendimentasi ini untuk meningkatkan kualitas air yang nanti disalurkan ke masyarakat,” kata Humas & Kesekretariatan Perumdam Tirta Kencana Samarinda, Taufik.

Beberapa wilayah yang diperkirakan akan terdampak antara lain Jalan Kapten Sujono, Jalan Sejati, Perum Pondok Karya Lestari, Perum Ariesco, Perum Sambutan Asri, Perum Handil Kopi, Jalan Perjuangan, Jalan Damanhuri, Jalan Damai, Jalan Gerilya, dan sekitarnya.

“Masyarakat di daerah terdampak diimbau untuk menampung air sehari sebelum dilakukan pengurasan,” kata Taufik.

Perumdam Tirta Kencana berkomitmen untuk menjaga kualitas air secara berkelanjutan. Pengurasan dilakukan sebagai respons terhadap kondisi filter yang mulai kotor atau adanya peningkatan kadar lumpur di dalam air.

Setelah proses pengurasan selesai, air di IPA Sungai Kapih ini diharapkan dapat mengalir seperti semula dengan kecepatan yang sama.

Perumdam Tirta Kencana meminta maaf dan mengimbau masyarakat yang berada di wilayah tersebut untuk mempersiapkan penampungan air sebelum proses pengurasan dilakukan.

Untuk informasi dan pelaporan bisa disampaikan ke hotline 0541 -2088100 atau Chat WA ke 0811553536. Informasi juga bisa dilihat melalui media sosial FB dan IG Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda. (**)

 

Jaga Kejernihan Air, IPA Bengkuring DIkuras

May 18, 2026 by  
Filed under PDAM Samarinda

SAMARINDA –Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Kota Samarinda akan melakukan pemeliharaan dan pengurasan bak sedimentasi, bak Water Treatment Plant (WTP) dan kanal di IPA Bengkuring mulai pukul 08.00 – 17.00 Wita, Rabu (20/5/2026)

Humas & Kesekretariatan Perumdam Tirta Kencana Samarinda Taufik menyampaikan, agenda rutin pemeliharaan dan pengurasan di IPA Bengkuring dimaksudkan agar hasil produksi selalu terjaga kejernihannya.

Selama pekerjaan pengurasan berlangsung aliran distribusi dari IPA Bengkuring 1 dan 2 mengalami gangguan dan berdampak pada pelanggan yang berada di wilayah perumahan Bengkuring, Perumahan Puspita Bengkuring, Jalan Durian Tunggal, Jalan Wanyi dan sekitarnya serta Jalan Padat Karya dan sekitarnya.

Taufik mengimbau kepada masyarakat pelanggan yang berada di jalur tersebut untuk bisa menampung air sebagai persediaan. Selama pekerjaan berlangsung aliran distribusi alami gangguan,” harapnya.

“Atas nama Manajemen dirinya menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya layanan ini,” kata Taufik.

Untuk informasi dan pelaporan bisa disampaikan ke hotline 0541 -2088100 atau Chat WA ke 0811553536. Informasi juga bisa dilihat melalui media sosial FB dan IG Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda. (*)

Perumdam Tirta Kencana Jadwalkan Kuras IPA Pampang

May 18, 2026 by  
Filed under PDAM Samarinda

SAMARINDA–Perumdam Tirta Kencana Samarinda akan melakukan pengurasan bak sedimentasi pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pampang. Kegiatan dijadwalkan Kamis, 21 Mei 2026 mulai pukul 08.00 Wita hingga selesai.

Humas & Kesekretariatan Perumdam Tirta Kencana Samarinda Taufik mengatakan, selama kegiatan pengurasan berlangsung, produksi air bersih dan distribusi akan mengalami gangguan.

“Kegiatan ini merupakan agenda rutin Perumdam dengan tujuan agar kualitas produksi selalu terjaga kejernihannya,” kata Taufik.

Taufik menjelaskan, pelanggan yang terdampak di antaranya Desa Budaya Pampang dan sekitarnya, Jalan Raya Samarinda-Bontang, Jalan Hasanuddin (Sungai Lantung), Jalan Makassar (Sungai Siring), serta Jalan Pendidikan (Sungai Siring) dan sekitarnya.

“Pemulihan distribusi air akan berlangsung secara bertahap setelah pengurasan pada IPA Pampang selesai dilaksanakan. Semoga pekerjaan bisa selesai sesuai dengan rencana. Kami harap pelanggan meluangkan waktu untuk menampung air sebelum jadwal pengurasan. Dan mohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan kiranya pelanggan dapat memakluminya,” tutur Taufik.

Untuk informasi dan pelaporan  bisa disampaikan ke hotline 0541 -2088100 atau Chat WA ke 0811553536. Informasi juga bisa dilihat melalui media sosial FB dan IG. Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda. (**)

Janji Gubernur Kaltim Untuk Borneo FC

May 18, 2026 by  
Filed under Sepakbola

SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud menjanjikan akan memperhatikan Stadion Segiri Samarinda yang merupakan markas Borneo FC. Janji tersebut disampaikan Rudy Mas’ud di sela-sela nonton bareng (nobar) laga Persijap Jepara vs Borneo FC di Hotel Claro Pandurata eks hotel atlet, Minggu (17/5/2026).

Rudy Mas’ud didampingi istri duduk di tengah-tengah ribuan Pusamania mengenakan kaos kebanggaan Pesut Etam, berwarna oranye.

Perwakilan suporter Pusamania, Mario dalam menyampaikan kandang Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda saat ini masih belum memenuhi kelayakan yang ditetapkan FIFA khususnya standar pencahayan.

Saat ini Borneo FC berada di posisi kedua klasemen sementara Liga 1. Pada peringkat ini, Borneo FC berpeluang tampil di laga Internasional level Asean dan Asia. Meski demikian, untuk bisa tampil di hadapan pendukungnya, standar kelayakan stadion harus memenuhi lisensi yang ditetapkan FIFA.

Mario menyayangkan jika Borneo FC harus main di luar Pulau Kalimantan, karena tidak ada stadion yang memenuhi standar lampu FIFA. Ia berharap lampu Stadion Segiri diperhatikan.

“Jangan sampai tim kebanggaan kita main di luar,” sebutnya.

Merespons hal itu, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud memberikan angin segar bagi para pendukung. Ia berjanji Pemprov Kaltim akan mengupayakan pembenahan, agar Stadion Segiri bisa digunakan untuk menjamu lawan-lawan Borneo FC di kancah Asia.

“Nanti teknisnya kami atur seperti apa, yang penting Stadion Segiri ini bisa segera digunakan, untuk kegiatan Borneo FC berlaga di Asia nanti,” kata Rudy di tengah suporter Pusamania.

Laga tandang BRI Super League tersebut berakhir imbang tanpa gol, ini membuat langkah Borneo FC merebut posisi puncak klasemen dari Persib Bandung semakin berat, meski peluang juara liga masih terbuka. (*)

« Previous PageNext Page »

  • vb