Jasa Raharja Ikuti Operasi Gabungan

May 6, 2026 by  
Filed under Serba-Serbi

SAMARINDA – PT Jasa Raharja Cabang Samarinda turut mengikuti kegiatan Operasi Gabungan di Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Selasa (5/5/2026). Kegiatan ini dihadiri Kepala Cabang PT Jasa Raharja Samarinda, Patria Adiwibawa, beserta jajaran petugas Jasa Raharja lainnya sebagai bentuk sinergi antarinstansi dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap administrasi kendaraan bermotor dan keselamatan berlalu lintas.

Operasi Gabungan tersebut merupakan kegiatan bersama yang dilaksanakan tiga instansi, yakni Bapenda Provinsi Kalimantan Timurkepolisian, dan Jasa Raharja, sebagai bagian dari upaya terpadu dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban administrasi kendaraan bermotor, termasuk pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam mendorong tertib administrasi kendaraan serta meningkatkan kepatuhan masyarakat di wilayah Kota Samarinda.

Dalam pelaksanaan kegiatan, petugas gabungan melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan administrasi kendaraan serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya kepatuhan dalam melakukan pengesahan STNK dan pembayaran kewajiban kendaraan secara tepat waktu. Kehadiran Jasa Raharja dalam operasi gabungan ini juga menjadi sarana sosialisasi mengenai manfaat perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas yang diberikan oleh Jasa Raharja.

Kepala Cabang PT Jasa Raharja Samarinda, Patria Adiwibawa, menyampaikan sinergi antara Bapenda, kepolisian, dan Jasa Raharja menjadi faktor penting dalam mendukung optimalisasi pelayanan publik, khususnya pada sektor administrasi kendaraan bermotor.

“Melalui Operasi Gabungan ini, kami berharap tingkat kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban administrasi kendaraan semakin meningkat, sehingga mampu mendukung keselamatan berlalu lintas sekaligus memberikan perlindungan yang optimal bagi pengguna jalan,” ujarnya.

Selain sebagai bentuk pengawasan administrasi kendaraan, kegiatan ini juga menjadi momentum penguatan koordinasi antarinstansi dalam mendukung pelayanan publik yang lebih optimal serta menciptakan budaya tertib berlalu lintas di wilayah Kota Samarinda.

Melalui kegiatan ini, Jasa Raharja Samarinda menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi bersama Tim Pembina Samsat dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat, mendukung keselamatan transportasi, dan memberikan perlindungan terbaik bagi seluruh pengguna jalan. (*)

Peserta Empat Provinsi Ikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional

May 6, 2026 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II, Angkatan X di Pusat Pembelajaran Strategi Kebijakan Pelayanan Publik (Pusjar SKPP) Lembaga Administri Negara (LAN) Republik Indonesia, secara resmi dibuka Sekretaris Utama LAN-RI, Andi Taufik, di Samarinda (5/5/2026).

Andi Taufik mengingatkan seluruh peserta pelatihan utusan dari berbagai instansi, baik Pusat maupun Daerah untuk mengikuti seluruh rangkaian tahapan pembelajaran yang cukup panjang dan melelahkan. Karena berlangsung sejak tanggal 5 Mei sampai dengan dengan tanggal 24 September 2026, atau setara dengan 923 jam pelajaran.

Andi Taufik mengatakan, kunci sukses mengikuti pelatihan kepemimpinan ini adalah menghadirkan perasaan bahagia. “Learning is most effective when it is fun”. Pembelajaran akan mendapatkan hasil yang sangat baik, kalau peserta mengikuti pelatihan dengan perasaan bahagia.

Sementara itu, Kepala Pusjar SKPP LAN-RI, Rahmat, dalam laporannya dihadapan Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menyampaikan, pelatihan kali ini diikuti oleh peserta yang cukup banyak, yaitu 66 orang. Biasanya maksimal 60 orang. Menariknya, sebut Rahmat, lebih dari 50 persen, peserta berasal dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yaitu sebanyak 34 orang.

Selebihnya berasal dari 8 kabupaten dan 1 kota dari 4 provinsi di Indonesia. Secara berurutan berdasarkan jumlah pengirim terbanyak adalah Kabupaten Murung Raya Provinsi Kalimantan Tengah, Kota Samarinda, Kutai Timur, Kabupaten Mahakam Ulu, Kabupaten Maybrat Provinsi Papua Barat Daya, Kabupaten Paser, Kabupaten Tabalong Provinsi Kalimantan Selatan, Kabupaten Berau, dan Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat.

Rahmat mengatakan, metode pembelajaran menggunakan “blanded learning”. Memadukan jalur pelatihan klasikal dengan jalur pelatihan non-klasikal. Namun tetap mengedepankan pendekatan experiental learning, dengan memasukkan pengalaman belajar dari berbagai sumber, baik di kelas, mandiri, maupun di tempat kerja, pungkas Rahmat.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menekankan pentingnya LAN RI, dan terutama Pusjar SKPP untuk melakukan kolaborasi dan bersinergi dengan semua pemangku kepentingan, terutama di  Provinsi Kalimantan Timur untuk menyiapkan kader kepemimpinan strategis di masa depan. Terlebih lagi Provinsi Kalimantan Timur ke depannya akan sangat dinamis dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN).

Seno Aji menyampaikan, bahwa saat ini dibutuhkan pemimpin-pemimpin yang lebih responsif. Lebih tanggap dan mampu mendengarkan keluhan masyarakat, serta mampu memunculkan solusi yang baik bagi masyarakat.

“Kepemimpinan birokrasi itu tidak cukup hanya pada urusan administratif. Harus ada visi dan keberanian untuk melakukan perubahan”.

Ditambahkannya, “kepemimpinan  birokrasi harus menggerakkan organisasi. Bukan sekedar mengerjakan tugas rutin belaka”.

 

Dengan adanya pelatihan kepemimpinan nasional seperti ini, diharapkan mampu menghasilkan pemimpin-pemimpin baru yang tidak hanya bekerja dengan baik, namun juga membawa organisasi lebih maju, pungkas Seno Aji.

Sebelum prosesi penyematan tanda peserta secara simbolis kepada 2 orang perwakilan peserta PKN Tingkat II Angkatan X, masing-masing oleh Sekretaris Utama LAN dan Wakil Gubernur Kaltim, para peserta membacakan Pakta Integritas secara bersamaan dipimpin oleh salah satu peserta, yaitu Neneng Chamelia, yang kebetulan sebagai Sekretaris Daerah Kota Samarinda.

Nampak hadir secara langsung Kakanwil Imigrasi Kaltim, Delavino. Hadir pula yang mewakili Kakanwil Pemasyarakatan, Makmur. Turut hadir mewakili Kepala BPSDM Kaltim, Siti Jaitun, Asisten III Sekda Kabupaten Mahakam Ulu, Kepala BPKPSDM Kabupaten Berau. Hadir juga beberapa pejabat dari daerah asal pengirim melalui daring.

Jauhar Efendi, Widyaiswara Ahli Utama BPSDM Kaltim yang turut hadir secara langsung menghadiri undangan  pembukaan pelatihan, melaporkan, bahwa salah satu komitmen penting dari Pakta Integritas Peserta PKN Tingkat II Angkatan X adalah kesediaan menaati seluruh ketentuan yang berlaku, menjunjung tinggi kejujuran, menjaga perkataan, sikap, perilaku dan saling menghormati selama mengikuti pelatihan.  (*)

Pembalap Asal Berau Kalimantan Timur Juara Race di Australia

May 6, 2026 by  
Filed under Olahraga

Yamaha Racing Indonesia kembali menuai hasil gemilang dari pembinaan pembalap muda melalui prestasi yang ditorehkan oleh Sabian Fathul Ilmi. Rider berusia 13 tahun itu menjuarai race seri 2 Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship yang digelar di The Bend Motorsport Park, Australia, 1-3 Mei 2026. Sabian Fathul Ilmi telah menunjukkan kemampuannya memenangkan persaingan di level Asia Pasifik dalam penampilan full musim di tahun ini.

Di tahun 2025 dia sempat ambil bagian sebagai wild card rider mengikuti seri 6 di Buriram Thailand dengan hasil finish ke-4 race 1 dan ke-6 race 2. Kembali ke ajang yang sama, rangkaian race weekend putaran 2 Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship 2026 dijalani Sabian Fathul Ilmi dengan progress positif. Dua kali free practice Jumat yang dilakoninya menempatkannya di urutan 8 lalu meningkat ke posisi 4. Hal ini pun berpengaruh pada penampilannya di sesi kualifikasi yang menghasilkan starting grid 2.

Puncaknya, rider asal Berau Kalimantan Timur itu naik podium pertama race 1 yang berlangsung Sabtu. Dia mengungguli pembalap-pembalap lainnya yang berasal dari berbagai negara seperti Australia, China, Vietnam, Thailand, Filipina, Malaysia, Selandia Baru. Setelah mendapatkan poin sempurna pada race 1, Sabian Fathul Ilmi menyelesaikan race 2 yang juga berlangsung dalam 9 lap dengan finish ke-6.

”Senang sekali bisa juara race 1 seri 2 ini. Rasanya beda menang pertama kali di Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship. Saya jadi lebih percaya diri menjalani musim ini dan berharap mengulang lagi kemenangan seperti di seri 2. Pencapaian ini sangat berarti untuk langkah saya selanjutnya di kejuaraan ini,” ungkap Sabian Fathul Ilmi.

Sebelumnya dia tidak dapat mengikuti seri 1 yang dihelat di Sydney Motorsport Park Australia 27-28 Maret 2026 karena terganjal visa. Hambatan itu ditebusnya dengan prestasi kemenangan race round 2, sekaligus menunjukkan skill mumpuni di level Asia Pasifik. Berkat penampilan gemilangnya dia berhasil menempati posisi 6 klasemen sementara mengantongi 35 poin.

”Kemajuan berharga diperlihatkan Sabian Fathul Ilmi karena mampu langsung memenangi race dalam penampilan debut full musim di Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship. Result ini sangat membantu mendapatkan peringkat 6 di klasemen setelah absen pada seri pertama. Kami harapkan dia tetap mempertahankan performa impresif pada 4 seri berikutnya termasuk di Mandalika nanti,” tutur Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

IPA Gunung Lipan Kuras Bak Sedimentasi

May 5, 2026 by  
Filed under PDAM Samarinda

SAMARINDA – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Samarinda terus komitmen berupaya menjaga kualitas air yang didistribusikan kepada pelanggan. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan melakukan pengurasan bak sedimentasi dan penenang di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Lipan  yang dijadwalkan Kamis, 7 Mei 2026.

Humas & Kesekretariatan Perumdam Tirta Kencana Samarinda Taufik menyampaikan agenda ini rutin dilakukan. Pekerjaan pengurasan ini dengan estimasi 1 x 10 jam. Selama pekerjaan berlangsung berimbas pada gangguan produksi dan layanan aliran distribusi karena selama perbaikan berlangsung aliran distribusi terganggu terutama pada wilayah tinggi dan perbukitan karena menggunakan tenaga genset.

Wilayah terdampak dari  jalur IPA Gunung Lipan  aliran terganggu wilayah Jalan Cipto Mangunkusumo, Jalan Bung Tomo, Jalan AM Rifaddin, Jalan Tani Aman, Jalan Slamet Riyadi, sebagian Palaran, Jalan Harun Nafsi, Jalan Pelita dan sekitarnya serta Jalan Barito dan sekitarnya.

Untuk info dan pelaporan bisa hubungi contact center kami hotline 0541-2088100 atau Chat WA  0811553536.  .

“Atas nama manajemen kami memohon maaf atas terganggunya aliran distribusi di beberapa wilayah yang di jalur tersebut. Semoga pengurasan  berjalan lancar sehingga produksi  dan aliran distribusi dari IPA Lipan bisa lancar kembali,” tutur Taufik . (*/adv)

Awas, Hak Angket Masuk Angin

May 5, 2026 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

BANYAK yang mengira DPRD Kaltim sudah  resmi menggulirkan Hak Angket kepada Gubernur Rudy Mas’ud. Padahal belum. Sebab, masih ada satu dua tahapan yang masih dilalui.

Rapat yang berlangsung seru Senin (4/5) malam bukan rapat paripurna. Itu baru Rapat Konsultasi Pimpinan seperti surat undangan yang beredar. Memang topiknya membahas tuntutan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Kaltim.

Penjelasan dari anggota Dewan Baharuddin Demmu, Sekretaris Fraksi PAN-NASDEM  bisa jadi pegangan.  Dia bilang, Ketua Dewan sudah menerima usulan lebih dari 10 anggota terdiri lintas fraksi. Itu sudah memenuhi syarat. “Tinggal dijadwalkan oleh Badan Musyawarah (Bamus) untuk menentukan jadwal rapat paripurna. Kita tunggu Ketua,” jelasnya.

Massa 214 dari Ormas dan Mahasiswa yang menonton Rapat Konsultasi Pimpinan DPRD Kaltim di halaman gedung DPRD Karang Paci pada malam hari.

Sebelumnya Nurhadi Saputra, anggota Dewan dari Fraksi PPP yang menjadi juru bicara menjelaskan bahwa usulan Hak Angket sudah memenuhi syarat minimal sesuai tata tertib. “Enam fraksi setuju kecuali Golkar. Usulan itu sudah ditandatangani 22 anggota Dewan dan diterima pimpinan, tinggal dibawa ke Bamus untuk dijdawalkan di rapat paripurna,” jelasnya.

Rapat paripurna yang dimaksud Baharuddin dan Nurhadi adalah rapat paripurna yang akan menetapkan digulirkannya secara resmi Hak Angket. Sesuai UU No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, maka rapat paripurna itu dihadiri paling sedikit ¾ dari jumlah anggota Dewan. Sedang keputusannya disetujui paling sedikit 2/3 dari jumlah anggota yang hadir.

Jadi karena anggota DPRD Kaltim jumlahnya sekarang ini 55 orang, maka ¾ dari 55 adalah 41 atau 42 orang. Sedang keputusannya jika yang hadir 42 orang, maka 2/3 dari jumlah itu adalah 28 orang.

Nah masyarakat dan mahasiswa masih harus terus mengawal. Sebab, bisa saja terjadi perubahan angin yang membuat rapat paripurna jadi kandas alias masuk angin. Ini saja belum apa-apa sudah terdengar Fraksi PAN menunda pelaksanaan Hak Angket. “Kita tidak mau gegabah,” kata Ketua DPD PAN Erwin Izharuddin seperti diberitakan nomorsatuKaltim.

Karena itu Bamus dan pimpinan dewan harus didorong secepatnya menggelar rapat paripurna tersebut. Selain itu harus dijaga agar rapat paripurna benar-benar mencapai quorum. Bisa saja dengan berbagai alasan anggota yang hadir tidak mencapai 42 orang, maka dapat dipastikan rapat paripurna gagal dan harus ditunda.

Harus diwaspadai juga sikap Fraksi Golkar. Mereka berusaha agar yang dilaksanakan cukup hak bertanya atau Hak Interpelasi. Mereka juga terkesan mencoba “menakuti” anggota Fraksi Gerindra bahwa yang terkena Hak Angket bukan gubernur saja, tetapi juga wakil gubernur. Kita tahu Wagub Kaltim adalah Seno Aji, yang juga Ketua DPD Gerindra Kaltim. “Saya ingatkan Angket ini tujuan dan sasarannya bukan gubernur saja. Karena gubernur dan wakil gubernur satu pasangan,” kata Sarkowi V Zahry dari Fraksi Golkar.

DIBANTAH REZA FACHLEVI

Ketua Dewan Hasanuddin Mas’ud (HAMAS) yang juga kakak kandung Rudy Mas’ud mencoba mengulur-ngulur. Dia bilang jangan tergesa-gesa. Harus dibahas dulu substantifnya. Bahkan diperlukan legal standing dari Kejaksaan. Apalagi Hak Angket itu belum pernah dijalankan oleh DPRD di Indonesia. “Bahkan sekelas Pati pun belum, jadi kita harus hati-hati,” katanya.

Akhmad Reza Fachlevi dari Fraksi Gerindra membantah pernyataan HAMAS. Menurutnya Hak Angket, sudah pernah dijalankan di beberapa DPRD di Indonesia. Dia menunjuk Kabupaten Ende dan Kabupaten Jepara di tahun 2024, juga di Kabupaten Jember di tahun 2019 dan Kabupaten Maluku Tengah serta DPRD Provinsi Sulawesi Selatan di tahun 2025.

Dalam Rapat Konsultasi Pimpinan, Reza juga terlibat polemik yang keras dengan Hj Syuraidah Mas’ud dari Fraksi Golkar. Reza tak terima dengan pernyataan Syuraidah di WA Group DPRD yang menyebut Reza sebagai mulut besar yang bersembunyi di balik demo. “Saya tidak terima, itu tidak sopan, ini marwah dari keluarga saya dan melanggar UU ITE,” katanya sambil melakukan aksi Walk Out (WO).

Syuraidah mengatakan, dia berkomentar seperti itu karena sebelumnya dalam rapat Bamus, Reza yang paling keras mengajukan Hak Angket. Tapi ketika menghadapi massa aksi 214, tak ada anggota lain yang hadir kecuali dari Golkar. “Itu sebabnya saya bersuara seperti itu,” tandasnya.

Yang menarik, Rapat Konsultasi Pimpinan kemarin bisa disaksikan oleh massa 214 Jilid 2 yang menunggu di halaman gedung Dewan melalui layar lebar. Mereka bersorak riuh setelah 6 fraksi menyatakan menyetujui digulirkannya Hak Angket kepada Gubernur Rudy Mas’ud.

Aksi demo di Karang Paci juga bersamaan dengan aksi demo yang berlangsung di gedung DPRD Balikpapan dan DPRD Kutai Kartanegara (Kukar). Isu yang dibawa memang berbeda. Tapi ini boleh dibilang peristiwa pertama amat bersejarah di Kaltim.

Aksi unjuk rasa di Balikpapan dilakukan para sopir truk dan mahasiswa terutama dari PMII. Mereka kesal meski di kota ini ada kilang minyak terbesar milik Pertamina yang baru saja diresmikan Presiden Prabowo, tapi antre minyak terutama solar tak pernah berakhir.

Sementara di Tenggarong, aksi massa dilakukan oleh ormas Remaong Kutai Berjaya (RKB), Remaong Kutai Menamang (RKM) dan Bubuhan Banjar Bakayuh Baimbai. Mereka menyampaikan 9 tuntutan, di antarnya mendesak Ketua DPRD, Ahmad Yani mundur, soal keresahan warga akibat adanya penertiban Kawasan Bukit Soeharto, penyalahgunaan anggaran APBD serta dugaan penyalahgunaan fasilitas Pemerintah.

Di tengah riuhnya usul Hak Angket untuk Gubernur Rudy Mas’ud, Ketua Dewan Hasanuddin Mas’ud juga harus waspada. Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur (APMKT) sudah mengirim surat ke DPP Golkar meminta agar HAMAS dicopot.

HAMAS menjadi Ketua DPRD Kaltim sudah dua kali. Dalam periode pertama dia “mengkudeta” Makmur HAP, rekan satu fraksi. Sedang yang kedua dia berseteru dengan Abdulloh, mantan Ketua DPRD Balikpapan yang juga Sekretaris DPC Golkar Balikpapan.  Hasil perolehan suara dalam Pileg 2024, Abdulloh lebih besar dari HAMAS. Seharusnya Abdulloh yang jadi ketua, tapi DPP tetap memilih dari anggota Bani Mas’ud. Apakah posisi HAMAS tetap kuat? Kita lihat saja nasibnya ke depan.(*)

« Previous PageNext Page »

  • vb