Desain Itah Otur Juara Lomba Batik Khas Kubar

July 1, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

Ketua Dekranasda Kutai Barat, Maria Christina Mozes Edwin, saat jadi dewan juri Lomba Desain Batik Khas Kutai Barat di Ruang Rapat I Kantor Dinas Pariwisata Kubar.

SENDAWAR – Desain Batik Itah Otur karya Hendra berhasil meraih juara pertama pada Lomba Desain Batik Khas Kutai Barat (Kubar) yang diselenggarakan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kubar Karya tersebut sukses menyisihkan 20 desain yang dikirimkan para peserta.

Juara kedua diraih desain Batik Persatuan Budaya karya Laurensius Ding Lie, sedangkan juara ketiga diraih desain Batik Mekar Lestari karya Nabila Syofia Alatif

Sekretaris Dekranasda Kubar, Christiana Dana Rika, mewakili Ketua Dekranasda Maria Christina Frederick Edwin, mengatakan penetapan pemenang dilakukan melalui proses penjurian yang melibatkan tiga dewan juri, yakni Ketua Dekranasda Kubar Maria Christina Frederick Edwin, pengrajin wastra Kriookng dari Melapeh Lama Lydia Selfie, serta pengukir asal Engkuni Teopilus Junyukng.

“Proses penjurian telah dilaksanakan di Ruang Rapat I Kantor Dinas Pariwisata Kubar pada 18 Juni 2026. Hasilnya telah menetapkan tiga karya terbaik sebagai pemenang lomba desain batik khas Kubar,'”ujar Christiana Dana Rika, Selasa (30/6/2026).

Melalui kegiatan tersebut, Dekranasda berharap lahir motif batik khas Kubar yang mampu merepresentasikan kekayaan budaya enam etnis yang ada di daerah itu. Selain menjadi identitas daerah, motif batik tersebut juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap warisan budaya lokal.

Dengan hadirnya desain batik khas ini, Kubar diharapkan memiliki motif yang memiliki nilai filosofi, mencerminkan kearifan lokal, sekaligus dapat dikembangkan sebagai produk unggulan daerah yang bernilai ekonomi dan budaya. (yan/adv/diskominfo)

Wakil Bupati Kutai Barat Ajak Jemaah Jadi Teladan

July 1, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR-Wakil Bupati Kutai Barat (Kubar) Nanang Adriani mengajak para jemaah haji yang telah kembali dari Tanah Suci untuk menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Pengalaman spiritual selama menunaikan ibadah haji diharapkan mampu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap yang lebih religius, disiplin, dan peduli terhadap sesama.

Pesan itu disampaikan Wabup saat menyambut kedatangan jemaah haji Kubar di Masjid Al-Muttaqin, Islamic Center Kubar, Kelurahan Melak Ulu, Kecamatan Melak, Selasa (30/6/2026).

“Kami berharap pengalaman, nilai-nilai keimanan, ketakwaan, kedisiplinan, kebersamaan serta semangat persaudaraan yang diperoleh selama berada di Tanah Suci dapat menjadi teladan dan inspirasi bagi lingkungan sekitar. Jadilah agen-agen kebaikan yang mampu memperkuat ukhuwah Islamiyah, memperkokoh persatuan, serta berkontribusi dalam pembangunan masyarakat yang religius, harmonis dan sejahtera di Kubar,”ujarnya.

Menurut Wabup, ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang sangat istimewa. Selain membutuhkan kesiapan fisik dan materi, pelaksanaannya juga menuntut kesabaran, keikhlasan serta keteguhan hati dalam menjalani setiap rangkaian ibadah.

Karena itu, kepulangan para jemaah menjadi kebahagiaan sekaligus kebanggaan bagi keluarga, masyarakat dan Pemkab Kubar.

Wabup juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, mulai dari Kementerian Haji dan Umrah, petugas haji, tenaga kesehatan, panitia daerah, hingga keluarga yang terus memberikan doa dan dukungan kepada para jemaah.

Ia berharap kesehatan dan semangat ibadah yang telah terbentuk selama berada di Tanah Suci dapat terus dipertahankan setelah kembali ke daerah.

“Semoga keberkahan dari perjalanan haji ini senantiasa menyertai kehidupan pribadi, keluarga, dan masyarakat luas, serta membawa manfaat bagi kemajuan Kubar”pungkasnya. (yan/adv/diskominfo)

Grup Musik Perwira Bergoyang Guncang Moonverse Festival 2026

July 1, 2026 by  
Filed under Serba-Serbi

Vivaborneo.com, Jakarta — Industri musik dangdut koplo Indonesia semakin hangat. Grup Perwira Bergoyang by Jwara Creative meluncurkan single terbaru bertajuk “Senggol Dong Boss”. Ini sebuah karya yang menggabungkan semangat pesta, aransemen modern, serta karakter musikal yang mudah melekat di telinga pendengar.

Perwira Bergoyang yang digawangi Jery Benedick, Rori Perwira, Hexa Aprelia, dan Alvin Spin di bawah naungan Nada Djwara resmi melakukan debut perdana di hadapan publik melalui panggung Moonverse Festival 2026 yang berlangsung pada 28 Juni 2026 di Summarecon Mall Serpong.

Kesempatan tampil dalam festival berskala nasional menjadi penanda keseriusan Perwira Bergoyang untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus mempertegas identitas mereka sebagai salah satu grup koplo yang siap bersaing di industri musik Indonesia.

“Kami ingin menghadirkan lagu yang mampu menghibur semua kalangan. Senggol Dong Boss lahir dengan semangat kebersamaan, keceriaan, dan energi positif yang menjadi napas utama Perwira Bergoyang,” ujar Jery Benedick.

Keistimewaan “Senggol Dong Boss” terletak pada kolaborasi lintas generasi yang mempertemukan Perwira Bergoyang dengan Angela Tee, mantan personel grup vokal fenomenal 7 Icons yang pernah merajai tangga lagu melalui hit “Playboy”. Perpaduan karakter vokal Angela dengan aransemen koplo modern menciptakan dimensi musikal yang lebih kaya sekaligus memperluas daya tarik lagu bagi penikmat musik pop maupun dangdut.

Perwira Bergoyang juga melibatkan Farelio, penyanyi muda yang mulai dikenal publik berkat karya “Astaga” dan “Jangan Dipaksa Rindu”. Kehadiran Farelio menghadirkan warna vokal yang segar dan memperlihatkan bagaimana regenerasi menjadi salah satu kekuatan utama dalam perkembangan musik Indonesia.

Secara musikal, “Senggol Dong Boss” menawarkan perpaduan ritme koplo yang enerjik dengan sentuhan pop kontemporer yang sedang berkembang di industri musik nasional. Pendekatan tersebut membuat lagu terasa ringan, komunikatif, sekaligus memiliki potensi besar menjangkau pendengar lintas usia, mulai dari pencinta dangdut tradisional hingga generasi muda yang akrab dengan musik digital.

Momentum peluncuran lagu juga menjadi panggung pembuktian kualitas performa Perwira Bergoyang. Mereka tampil penuh energi di hadapan ribuan penonton Moonverse Festival dan berhasil membangun interaksi yang hangat melalui aksi panggung yang atraktif serta musikalitas yang solid.

Moonverse Festival 2026 turut menghadirkan sejumlah nama besar seperti NDX AKA, Denny Caknan, Jono Joni, serta sederet musisi populer lain yang menjadi magnet utama festival. Kehadiran Perwira Bergoyang di tengah jajaran penampil tersebut memperlihatkan besarnya kepercayaan industri terhadap potensi mereka sebagai salah satu kekuatan baru dalam ekosistem musik dangdut koplo Indonesia.

“Kami percaya dangdut koplo terus berevolusi mengikuti perkembangan zaman. Melalui Senggol Dong Boss, kami ingin membuktikan bahwa musik koplo mampu tampil modern tanpa kehilangan identitas dan akar budayanya,” kata Alvin Spin.

Perwira Bergoyang optimistis “Senggol Dong Boss” mampu memberikan kontribusi positif bagi perkembangan musik dangdut koplo sekaligus memperluas basis penggemar di berbagai daerah. Semangat kolaborasi, eksplorasi musikal, dan kualitas produksi menjadi fondasi yang mereka yakini akan membawa karya tersebut mendapat tempat di hati masyarakat.

Antusiasme penonton selama penampilan perdana menjadi jawaban atas rasa penasaran publik terhadap chemistry Perwira Bergoyang, Angela Tee, dan Farelio. Sambutan hangat yang mengiringi setiap bagian lagu memperlihatkan bahwa “Senggol Dong Boss” memiliki modal kuat untuk menjadi salah satu lagu koplo yang paling diperbincangkan sepanjang 2026 sekaligus membuka babak baru perjalanan karier Perwira Bergoyang.(rls/Muhammad Fadhli)

« Previous Page

  • vb