Perumda Tirta Kencana Kuras IPA Kalhol

August 5, 2026 by  
Filed under PDAM Samarinda

SAMARINDA – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kencana Kota Samarinda menjadwalkan pengurasan bak sedimentasi dan Lagoon Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kalhol Samarinda, Rabu (6/8/2026).

Divisi Humas Perumdam Tirta Kencana Samarinda Taufik menyampaikan,   pengerjaan pengurasan untuk meningkatkan produksi dan kualitas air bersih bagi pelanggan.

Kegiatan ini akan dilakukan pada pukul 08.00 Wita hingga selesai dan berdampak terhadap kegiatan produksi serta aliran distribusi air bersih dari IPA Kalhol.

Taufik mengingatkan seluruh pelanggan Perumdam Tirta Kencana yang aliran air di rumahnya berasal dari IPA Kalhol untuk menyediakan tampungan air, dikarenakan aliran distribusi akan mengalami gangguan selama proses pengerjaan pembersihan.

Beberapa kawasan yang terdampak dari pengurasan bak di IPA Kalhol diantaranya sebagian wilayah Palaran, Simpang Pasir dan sekitarnya, sebagian jalan HM Rifaddin, daerah Stadion Palaran, sebagian Jalan Adi Sucipto, serta Handil Bakti dan  sekitarnya.

Seluruh pelanggan di jalur tersebut diimbau bisa terlebih dahulu menampung air saat masih mengalir sebagai persediaan, karena selama perbaikan berlangsung aliran air akan mengalami gangguan.

“Kami memohon maaf atas terganggunya layanan ini, petugas dilapangan sedang lakukan perbaikan semoga lancar dan selesai secepatnya agar aliran distribusi bisa lancar kembali,” ucap Taufik.

Jika terdapat kendala atas saluran air yang telah perpasang di masyarakat. Para pelanggan dapat melakukan pelaporan dan konsultasi melalui call center Perumdam Tirta Kencana hotline 0541-2088100 atau Chat WA  0811553536 (*)

Kepiting Dandito Berduka

August 5, 2026 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

KELUARGA BESAR Restoran Kepiting Dandito Balikpapan berduka. Istri sang pemilik, Hj Yuly Setyowati binti Yusuf Yosopranoto (58) meninggal dunia hari Senin, 3 Agustus 2026 pada pukul 02.30 dini hari di RS Loh Guan Lye, Penang, Malaysia.

“Saya atas nama keluarga memohon maaf atas segala khilaf dan mohon doa untuk almarhumah semoga diterima amal ibadahnya serta diampuni dosa-dosanya. Semoa almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Aamiin ya Rabbal Alamin,” begitu pesan dari keluarga yang beredar di media sosial pagi hari.

Yuly (kedua dari kiri) bersama Tim Boling Kaltim ketika mengikuti Pra PON di Palembang beberapa tahun silam.

Karena kesulitan penerbangan, jenazah Yuly baru mendarat di Bandara Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Selasa petang. Dia disertai sang suami, Rudy Setiawan. Kedua  anaknya Gifta dan Dandi beserta sanak keluarga lainnya menyambut di rumah duka.

“Kami sangat kehilangan, tapi Alllah sudah menentukan jalannya. Kami berterima kasih atas segala doa yang diberikan. Mohon maaf jika ada kesalahan almarhumah selama hidup,” kata Rudy dengan wajah diselimuti duka yang dalam.

Yuly sudah sebulan lebih berada di Penang. Rudy dan putranya, Dandi bergantian menjaga. Dia menjalani perawatan dan kemoterapi di RS Loh Guan Lye. “Tapi tidak menjalani rawat inap. Kami tinggal di apartemen,” kata Rudy.

RS Loh Guan Lye Penang adalah salah satu rumah sakit terbaik, yang pernah mendapatkan penghargaan  Asia Pacific Service Provider oleh Global Health and Travel Awards. Salah satu layanan unggulannya adalah pemeriksaan dan pengobatan kanker termasuk kanker payudara, serviks & kandungan, prostat dan kanker lainnya.

Menurut Rudy, istrinya selama di sana cukup sehat dan ceria. Tapi Allah berkehendak lain. Malam itu terjadi hal di luar dugaan yang membuat kondisinya menurun drastis hingga meninggal dunia pada dini hari. “Kita sudah berusaha tapi Allah yang menentukan. Kullu nafsin dzaiqotul maut,” jelasnya.

Karangan bunga Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud dan Forkompida di rumah duka, Restoran Kepiting Dandito.

Dari bandara, jenazah Yuly langsung dibawa ke rumah duka. Kediamannya menjadi satu dengan bangunan restoran di Gunung Bakaran Jl Marsma R Iswahyudi. Tak jauh dari bandara. Ratusan orang datang melayat.

Sejumlah karangan bunga dikirim ke rumah duka. Di antaranya dari Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud dan anggota Forkompida. Ada juga dari Dirsamapta Polda Kaltim Kombes Pol Eka Mulyana dan Ketua Pengadilan Militer Tinggi IV Kol Kum  (W) Siti Mulyaningsih, SH, MH.

Habis magrib saya datang melayat bersama Pak Zainal Abidin.  Saya sempat bertemu mantan Ketua HIPMI Glenn Nirwan, mantan anggota DPRD Ali Munsyir Halim dan Edy Tarmo, mantan anggota DPRD Kaltim yang sekarang menjadi Ketua DPC PDIP Balikpapan.

Sebelum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kompleks Pupuk malam tadi, jenazahnya disalatkan lebih dulu dipimpin KH Muhlasin, mantan Ketua PC NU Balikpapan, yang juga pimpinan pondok pesantren Al ‘

. “Pak Kiai Muhlasin yang mengelola pesantren saya di kilo,” kata Rudy. Sementara di Masjid Mikrajul Mukminin, yang tak jauh dari rumah duka dilaksanakan salat gaib jenazah.

ATLET BOLING BERPRESTASI

Selain dengan Rudy, saya juga mengenal almarhumah cukup lama. Kami berteman karena sama-sama suka bermain tenis. Teman akrabnya di lapangan tenis Ibu Ani Joko, yang kebetulan rumahnya berdekatan di Pondok Karya Agung (Poka).

Ibu Ani Joko yang dikenal sebagai pemain senior dan pelatih tenis junior lebih dulu dipanggil Yang Kuasa. Dia mendapat serangan jantung ketika sedang melatih dan bermain. Saya sempat melayat ke rumah duka waktu itu.

Tadi malam saya bertemu beberapa teman tenis bersama Yuly, di antaranya Ibu Herni, Pak Rahmadi dan mantan Ketua Pelti Balikpapan, Inggrid Asa. “Kita sangat kehilangan, dia orang baik,” kata Ibu Inggrid yang ditemani Ibu Ela. “Saya kirim salam duka,” kata Pak Liesan Jafar, yang tengah berada di Jakarta.

Yuly sesungguhnya adalah atlet boling berprestasi. Dia satu angkatan dengan Ety dan Roosje Picaulima, yang pernah menyumbangkan medali untuk Balikpapan dan Kaltim baik di arena Kejurnas maupun di gelanggang Pekan Olahraga Nasional (PON). Waktu di SMA, dia juga dikenal sebagai mayoret marching band sekolahnya.

Kalau Yuly suka tenis dan boling, justru suaminya, Rudy Setiawan mengembangkan olahraga lain. Yaitu paramotor dan berkuda. Dia punya klub sendiri. Atlet paramotornya bernaung di bawah klub Dandito Team, sedang klub berkudanya diberi nama El Caballo Dandito.

Setelah pensiun sebagai atlet, Yuly banyak membantu suaminya mengembangkan usaha kuliner kepiting yang belakangan dikenal dengan nama Restoran Kepiting Dandito.

Awalnya jatuh bangun juga. Sampai usaha ini akhirnya berkembang pesat. Kepiting Dandito dikenal kelezatan rasanya termasuk kepiting sokanya. Pada resepsi Peringatan HUT RI ke-71 tahun 2016, kepiting Dandito menjadi salah satu menu yang diminta Presiden Jokowi disajikan di Istana Negara Jakarta.

Tamu-tamu dari berbagai penjuru termasuk juga para pejabat, investor dan wisatawan yang datang ke Balikpapan dan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Sepaku, PPU, selalu singgah di restoran ini. Tidak lengkap rasanya kalau belum menikmati cita rasa Kepiting Dandito.

Setelah sukses dengan restoran kepitingnya, di tempat yang sama, Rudy dan Yuly membuka Dandy’s Steak & Coffee House. Juga Gifta Garden, perkebunan wisata seluas 4 hektare di Km 23, Karang Joang, Balikpapan Utara.  Di situ ada restorannya juga, vila, taman bermain kuda serta kebun sayur dan buah-buahan.

Saya suka buah nangkadaknya. Buah hasil persilangan nangka dan cempedak. Saya sering membeli jika lagi musim berbuah di Gita Garden. Rasanya enak sekali. Posturnya lebih besar dari cempedak biasa. Dagingnya juga tebal. Tapi kulitnya tak bisa dibuat mandai.

Belakangan penampilan Yuly semakin Islami. Dia selalu mengenakan busana muslimah penuh tawadhu. Dia jarang keluar karena asyik mengasuh cucunya. Saya juga sudah lama tidak bertemu. Karena itu semua orang kaget mendengar kabar dia meninggal dunia.

Selamat jalan Ibu Yuly. Insyaallah husnul khotimah. Terima kasih pernah membawa nama harum Balikpapan dan Kaltim di cabang olahraga boling. Terima kasih bersama sang suami berhasil mengembangkan Restoran Kepiting Dandito, sehingga nama Balikpapan ikut terkenal ke mana-mana.(*)

Kolaborasi Belantara Foundation dengan Universitas Pakuan dan Kebun Raya Bogor Edukasi Generasi Muda Jepang Lewat Pendataan Fauna-Flora

August 4, 2026 by  
Filed under Lingkungan Hidup

Vivaborneo.com, Bogor – Belantara Foundation bekerja sama dengan Universitas Pakuan dan PT. Mitra Natura Raya sebagai pengelola Kebun Raya Bogor memberikan edukasi dan peningkatan kapasitas kepada pelajar dan mahasiswa dari Jepang.

Mereka berasal dari University of Tsukuba Senior High School (UTSS) at Sakado, Ehime University Senior High School dan University of Tsukuba lewat aksi mengidentifikasi fauna dan flora di kawasan urban yang dikemas melaui kegiatan Belantara Biodiversity Class (BBC) di Kebun Raya Bogor pada Sabtu (1/8/2026).

Pelaksanaan BBC kali ini merupakan aksi nyata dari Belantara bersama mitra untuk mendukung pemerintah dalam memeriahkan perayaan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2026 yang diperingati pada 10 Agustus setiap tahunnya. Dengan tema “Kerja Bersama Merawat Alam Indonesia”.

HKAN 2026 ini menekankan pelestarian alam dan biodiversitas merupakan tanggung jawab bersama yang melibatkan multi pihak, mulai dari pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, hingga masyarakat khususnya generasi muda.

Hal ini sangat sejalan dengan tujuan utama BBC, yaitu meningkatkan kesadaran (awareness) dan pemahaman masyarakat khususnya generasi muda akan pentingnya menjaga dan melestarikan biodiversitas, khususnya yang ada di kawasan perkotaan.

Rangkaian kegiatan BBC diawali dengan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal peserta sebanyak 25 pelajar dan mahasiswa dari Jepang mengenai hewan dan tumbuhan di Kebun Raya Bogor.

Selanjutnya, para peserta dibagi menjadi empat kelompok, dan setiap kelompok menjelajahi empat jalur pengamatan yang telah ditentukan pada pukul 07.30 – 09.30 WIB. Masing-masing jalur pengamatan panjangnya sekitar 1 kilometer, dan para siwa dan mahasiswa dibekali dengan binokuler/teropong, leflet panduan identifikasi fauna-flora, serta buku catatan hasil pendataan.

Pada saat pengamatan lapangan, para peserta dipandu oleh fasilitator dari Belantara, mahasiswa dan dosen dari Prodi Biologi Fakultas MIPA, Prodi Pendidikan Biologi Fakultas KIP, Prodi Manajemen Lingkungan Sekolah Pascasarjana, Prodi Pendidikan IPA Sekolah Pascasarjana, Prodi Pendidikan Dasar Sekolah Pascasarjana, dan Prodi Manajemen Pendidikan Sekolah Pascasarjana Universitas Pakuan serta Kebun Raya Bogor. Selain itu, turut membantu sebagai penerjemah yaitu mahasiswa dan dosen dari Prodi Bahasa & Sastra Jepang FISIB Universitas Pakuan.

Setelah seluruh data terkumpul, peserta mengikuti sesi diskusi untuk memaparkan hasil observasi lapangannya. Kegiatan ditutup dengan peserta mengikuti post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Pada sambutannya, Direktur Eksekutif Belantara Foundation, Dr. Dolly Priatna mengatakan Kebun Raya Bogor, yang merupakan salah satu pusat konservasi tumbuhan tertua dan terpenting di Asia Tenggara, memiliki peran yang sangat strategis, bukan hanya sebagai pusat konservasi tumbuhan, tetapi juga sebagai ruang terbuka hijau terluas di Kota Bogor. Dengan luas sekitar 87 hektar, Kebun Raya Bogor memberikan berbagai manfaat ekologis, edukatif, ilmiah, dan sosial bagi masyarakat.

“Keberadaan ruang terbuka hijau seperti Kebun Raya Bogor dapat berkontribusi dalam menjaga kualitas udara, mengatur iklim mikro dan menjadi habitat bagi beragam fauna dan flora, serta menyediakan laboratorium alam, tempat menimba ilmu bagi pelajar khususnya bidang biologi,”ujar Dolly yang juga sebagai pengajar Prodi Manajemen Lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Pakuan.

Dolly menambahkan, pembelajaran langsung di lapangan dapat memberikan pengalaman yang lebih berkesan karena peserta tidak hanya mengenal kekayaan biodiversitas Indonesia, tetapi juga memahami pentingnya data satwa dan tumbuhan sebagai dasar dalam upaya konservasinya.

“Konservasi tidak dapat dilakukan oleh satu lembaga saja. Konservasi hanya akan berhasil apabila dibangun melalui kemitraan yang kuat, saling percaya, dan berbagi pengetahuan”, imbuhnya.

Salah satu komponen biodiversitas, yaitu satwa liar memiliki peran yang sangat penting bagi kelangsungan ekosistem. Misalnya, burung dapat membantu dalam penyebaran biji (seeds dispersal), kupu-kupu berperan penting sebagai pollinator, yaitu agen penyerbuk alami bagi bunga dan herpetofauna (reptil dan amfibi) dapat membantu pengendali hama (biokontrol). Selain itu, burung, kupu-kupu dan herpetofauna dapat menjadi indikator baik atau tidaknya kualitas suatu lingkungan (bioindikator).

Akan tetapi, seiring pesatnya pembangunan, biodiversitas khususnya satwa liar menghadapi ancaman seperti kehilangan habitat, perburuan dan perdagangan secara ilegal, pencemaran lingkungan, perubahan iklim global, serta kerusakan ekosistem yang berdampak pada produktivitas dan kesehatan habitat mereka. Dalam penutup sambutan yang menggunakan bahasa campuran Jepang dan Indonesia, Dolly berpesan, “Alam bukanlah warisan yang kita terima dari nenek moyang kita, melainkan titipan yang kita pinjam dari generasi yang akan datang”.

“Saya percaya bahwa apa yang kita lihat, rasakan, dan pelajari hari ini akan menjadi kekuatan untuk menjaga bumi kita di masa depan. Saya juga berharap kita semua dapat menjadi Global Biodiversity Ambassadors—Duta Global Keanekaragaman Hayati—yang menyebarluaskan pentingnya menjaga keanekaragaman hayati kepada masyarakat dunia,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Head Teacher of International Studies Senior High School at Sakado, University of Tsukuba, Yoshikazu Tatemoto mengatakan program ini memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi para siswa dan mahasiswa karena mereka dapat menghubungkan teori yang dipelajari di sekolah dengan praktik lapangan.

Di sela-sela kegiatan, perwakilan peserta dari University of Tsukuba Senior High School at Sakado, Kobayashi Mia mengatakan setiap spesies memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Pengalaman ini membuatnya semakin memahami pentingnya melindungi alam dan biodiversitas.

Pada waktu yang sama, salah satu peserta dari Ehime University Senior High School, Yoshinaga Uta mengatakan bahwa melihat secara langsung begitu banyak jenis tumbuhan dan satwa liar di Kebun Raya Bogor memberikan pengalaman yang sangat mengesankan. Dia belajar bahwa konservasi membutuhkan kolaborasi semua pihak, termasuk generasi muda.

Sementara itu, perwakilan mahasiswa dari University of Tsukuba, Kobori Hayato mengutarakan kegiatan ini menunjukkan bahwa pendataan biodiversitas merupakan langkah awal yang sangat penting dalam upaya konservasi. Pengalaman pengamatan biodiversitas dan berdiskusi bersama para peserta menjadi pembelajaran yang sangat berharga baginya.

SPV Pengembangan Konservasi Kebun Raya Bogor, Saniyatun Mar’atus Solihah, mengatakan bahwa Kebun Raya Bogor memiliki peranan penting sebagai pusat konservasi tumbuhan sekaligus ruang belajar bagi masyarakat.

“Kami menyambut baik kegiatan ini karena dapat memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk belajar mengenali biodiversitas secara langsung. Semoga pengalaman ini dapat menumbuhkan kepedulian dan komitmen terhadap pelestarian biodiversitas di tingkat global,” tandas Saniyatun.(vb/yul)

 

Kyorugi Sumbang Dua Emas

August 4, 2026 by  
Filed under Olahraga

JAKARTA – Tuan rumah tampil memukau di 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026. Setelah poomsae (seni) Indonesia tampil sebagai juara umum, kini gilaran kyorugi (tarung) menambah pundi medali bagi Merah Putih.

Taekwondoin kyorugi Muhammad Raihan Fadila menjadi salah satu atlet yang tampil memukau. Turun di kelas -80n putra, salah satu atlet pelatnas ini membuktikan ketangguhannya usai menumbangkan atlet India Akshay Hooda dengan nilai 2-0 pada laga final yang berlangsung di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Minggu (3/8).

“Alhamdullillah bisa menyumbangkan medali emas untuk Indonesia. Sejak awal saya sudah optimistis bisa meraih kemenangan di sini. Ini laga final yang sangat berkesan karena bisa naik podium di hadapan supporter sendiri,” kata Raihan usai pertandingan.

Capaian itu kian sempurna karena event bergengsi level G2 World Taekwondo ini masuk dalam perhitungan poin Olimpiade 2028 Los Angeles.

“Saya sangat ingin tampil di Olimpiade. Ranking poin dunia kan di-reset (untuk pengumpulan poin Olimpiade), jadi kemenangan ini menjadi modal berharga bagi saya (menuju Los Angeles),” ujar Raihan.

Raihan sudah tampil impresif sejak awal. Ia menumbangkan taekwondoin Kazakhstan Aburakhmon Maripov dengan nilai 2-1. Kemenangan ini menjadi revans rekan senegara yang lebih dulu dihentikan Maripov, yakni Arya Danu Susilo dan I Nyoman Narayana Divta.

Sementara itu, all-Indonesian Finals terwujud di kyorugi kelas -57kg putri. Keping emas diraih Aqila Ramadani (Jawa Barat) usai menang atas taekwondoin pelatnas Silvana Lamanda dengan skor 2-0.

Silvana melaju ke final usai mengalahkan Wing Chi Tse (Hong Kong) di babak pertama, Ishwari Sonawane (India) di babak kedua.Sementara di semifinal, ia sukses menghentikan atlet Australia Stacey Hymer.

Sedangkan Aqila menang atas rekan kompatriot Jihan Safira di babak pertama, menumbangkan taekwondoin Jepang Lila Ardian Murata, serta menghentikan Ishwari Sonawane (India) di babak empat besar.

Poomsae Indonesia Rajai Klasemen Medali

Sementara itu, disiplin poomsae meraih sukses gemilang di Asian Taekwondo Indonesia Open Championships. Merah Putih merajai klasemen poomsae dengan raihan 7 emas, 4 perak, 7 perunggu.

Indonesia masih berpotensi menambah perolehan medali, mengingat nomor kyorugi masih akan dipertandingkan hingga Rabu (5/8). Salah satu taekwondoin yang akan bertanding ialah Muhammad Bassam Raihan, besok.

* Medali Indonesia*

Emas
1 Poomsae – U30 Men’s Individual Recognize – Muhammad Hafiz Fachrur Rhozy (pelatnas)
2 Poomsae – O65 Men’s Individual Recognize- Djoko Suprajitno
3 Poomsae – U50 Men’s Individual Recognize- Daniel Harsono
4 Poomsae – U60 Men’s Individual Recognize- Siti Rochmah
5 Poomsae – U65 Men’s Individual Recognize – Ridwan A MD
6 Poomsae – U30 Mixed Pair Recognize- Azka Hannayaka (pelatnas)
7 Poomsae – O17 Men’s Individual Freestyle – Andi Sultan (pelatnas)
8 Kyorugi -80kg putra – Muhammad Raihan Fadila
9 Kyorugi -57 kg putri – Aqila Ramadani

Perak
1 Poomsae – U30 Women’s Individual (recognized) – Kinara Abbabiel Leninda
2 Poomsae – U50 Men’s Individual (recognized) – Yonathan
3 Poomsae – U60 Men’s Individual (recognized) – Joni Vernando
4 Poomsae – U30 Men’s Team (recognized) – Muhammad Rizal, M Hafiz, M Syarif (pelatnas)
5 Kyorugi -57 kg putri – Silvana Lamanda

Perunggu
1 Poomsae – O65 Men’s Individual – Subidio Widjaja
2 Poomsae – U30 Women’s Individual – Rohadatul Aisy
3 Poomsae – U30 Women’s Team Recognized – Angela Khansa Nathania,Jingga, Erviko (pelatnas)
4 Poomsae – O17 Men’s Individual Freestyle – Wawan Saputra
5 Poomsae – O17 Women’s Individual Freestyle – Mahiswari Cahya Kirana
6 Poomsae – O17 Women’s Individual Freestyle – Keisha Aurelia
7 Poomsae – O17 Mixed Freestyle – Aisyah Nayla Rahmaini Nasution
8 Kyorugi -80kg putra – Edgar Sastama
9 Kyorugi -46kg putri – Kamilia Virmansya
10 Kyorugi -46kg putri – Sarah Maria
11 Kyorugi -49kg putri – Putri Aliyka
12 Kyorugi – 87kg putra – Ezar Faadihillah
13 Kyorugi – 87kg putra – Benaya Rafael

Yamaha Fazzio Hadirkan Special Edition Sunset Blue, Tampilkan Nuansa Retro Summer yang Semakin Skena

August 3, 2026 by  
Filed under Gaya Hidup

JAKARTA – Setelah sukses menghadirkan edisi spesial Fazzio Starry Night, Yamaha Indonesia kembali menghadirkan Yamaha Fazzio Special Edition Sunset Blue. Hadir dalam jumlah terbatas, skutik skena Special Edition terbaru ini mengusung tema Retro Summer yang terinspirasi dari keindahan moment matahari terbenam, menghadirkan tampilan yang semakin ekspresif, stylish, dan penuh karakter.

Skutik ini hadir sebagai ‘White Canvas’ yang memberikan kebebasan bagi penggunanya untuk berekspresi. Karena itu, kami berkomitmen untuk konsisten menghadirkan penyegaran layaknya Fazzio Special Edition dengan tema yang selalu fresh, sehingga dapat terus menghadirkan inspirasi baru yang relevan dengan tren dan preferensi generasi muda,” ujar Rifki Maulana, selaku Manager Public Relations, YRA & Community, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.

Sentuhan Retro Summer dalam Balutan Desain Kalcer 

Special Edition terbaru ini mengusung warna dasar Dull Blue yang dipadukan dengan grafis bernuansa Retro Summer pada bagian body samping dan dasi depan motor. Grafis stikernya terinspirasi dari gradasi cahaya senja di pinggir pantai, dengan permainan garis yang merepresentasikan pancaran cahaya matahari saat sunset, sehingga menghadirkan suasana musim panas yang santai, ceria, dan penuh semangat. Semakin memperkuat karakter tersebut, grafis ini juga dilengkapi tulisan “ONE TWO FIVE” sebagai representasi mesin 125cc yang diusung Fazzio, sekaligus menjadi elemen visual yang mempertegas nuansa Retro Summer pada Special Edition ini.

Perpaduan warna biru yang merepresentasikan langit cerah dengan semburat oranye hangat layaknya cahaya matahari saat senja menciptakan tampilan yang ikonik sekaligus memberikan inspirasi untuk menikmati setiap perjalanan dengan gaya yang berbeda. Penggunaan warna Navy pada bagian body dalam yang membuat tampilannya semakin stand out, sementara sentuhan aksen silver juga hadir pada berbagai detail motor, mulai dari velg, front pocket, kaca spion, garnish digital speedometer, hingga handle grip pada belakang jok. Kombinasi warna metalik tersebut semakin mempertegas karakter skena, modern dan fashionable khas Fazzio.

Selain menawarkan tampilan baru yang eksklusif, Yamaha Fazzio Special Edition Sunset Blue tetap dibekali teknologi Blue Core Hybrid 125 cc yang memberikan akselerasi awal lebih bertenaga sekaligus tetap efisien dalam penggunaan bahan bakar. Dukungan fitur seperti Digital Speedometer, LED Headlight, USB Power Pocket Type-C, serta ruang penyimpanan yang fungsional dan Double Hook Carabiner menjadikan motor ini nyaman digunakan untuk mobilitas harian.

Peluncuran Special Edition ini juga semakin istimewa melalui kolaborasi Yamaha bersama band lokal asal Bandung, Alkateri. Kolaborasi tersebut menjadi wujud dukungan Yamaha terhadap kreatif lokal, sekaligus menghadirkan sentuhan musik yang semakin memperkuat identitas Fazzio sebagai bagian dari kultur skena masa kini.

Dapatkan Secara Gratis!

Dalam rangka merayakan peluncuran Yamaha Fazzio Special Edition Sunset Blue, Yamaha juga menghadirkan program giveaway bagi masyarakat. Berkesempatan membawa pulang 1 unit Yamaha Fazzio Special Edition Sunset Blue secara gratis*, masyarakat cukup mengunggah foto OOTD (Outfit of The Day) terbaik yang sesuai dengan vibe Yamaha Fazzio Special Edition Sunset Blue. Tak hanya itu, Yamaha juga menyiapkan belasan hadiah skena lainnya yang siap melengkapi kebutuhan lifestyle masyarakat. Informasi lengkap mengenai mekanisme giveaway akan diinfokan lebih lanjut melalui akun Instagram resmi @yamahaindonesia dan @yamaha.classy, yang akan diumumkan pada tanggal 5 Agustus 2026.

Yamaha Fazzio Special Edition Sunset Blue dipasarkan dalam jumlah terbatas dengan harga OTR Jakarta Rp23.150.000,-**. Kehadiran warna spesial ini semakin melengkapi line-up Yamaha Fazzio Hybrid yang kini menawarkan berbagai pilihan karakter sesuai gaya hidup penggunanya. Selain Special Edition terbaru, konsumen juga dapat memilih Fazzio Hybrid Lux seharga Rp25.095.000** dengan pilihan warna Greenish Gray dan Titan, Fazzio Hybrid Neo seharga Rp24.405.000** yang tersedia dalam warna Go Purple, Pink Mauve, Green, dan White, beserta Fazzio Hybrid seharga Rp22.820.000** dengan pilihan warna Blue White, Black Red, Graceful Pink, dan Yolo Black. Dengan pilihan varian dan warna yang semakin beragam, Yamaha memberikan lebih banyak opsi bagi konsumen untuk menemukan Fazzio Hybrid yang paling sesuai dengan karakter, gaya hidup, dan cara mereka dalam mengekspresikan diri.

*Syarat & Ketentuan berlaku

**Rekomendasi harga OTR Jakarta

 

« Previous PageNext Page »

  • vb