PHM Pulihkan Ekosistem DAS Kalimantan Timur Sesuai Mandat PPKH

December 31, 2025 by  
Filed under Nusantara

Share this news

PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Wilayah Kalimantan Sulawesi memperkuat komitmen pelestarian lingkungan melalui Program Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS).

Kegiatan ini difokuskan di kawasan Hutan Lindung Manggar dan Hutan Lindung Sungai Wain, Balikpapan, Kalimantan Timur. Sebagai bagian dari pemenuhan kewajiban Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH), penanaman serentak telah dilaksanakan pada 20 Desember 2025.

Program rehabilitasi ini mencakup area seluas 345 hektare yang saat ini telah memasuki tahap pemeliharaan tahun pertama (P1). Lokasi penanaman tersebar di Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara. Dalam pelaksanaannya, PHM menggandeng Kelompok Tani Hutan (KTH) binaan Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Balikpapan. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengintegrasikan upaya pemulihan fungsi hutan dengan peningkatan ekonomi masyarakat sekitar secara berkelanjutan.

Pola tanam yang diterapkan mengusung sistem agroforestri, yaitu mengombinasikan tanaman kayu-kayuan endemik dengan tanaman produktif atau Multi Purpose Tree Species (MPTS).

Jenis bibit yang ditanam meliputi durian, alpukat, nangka, hingga tanaman kayu seperti meranti dan mahoni. Selain itu, terdapat tanaman sela seperti kopi, pala, dan kayu manis untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan bagi petani hutan. Sistem ini diharapkan mampu menciptakan hutan yang lestari sekaligus menjadi sumber penghasilan baru bagi warga melalui hasil hutan bukan kayu.

General Manager PHM, Setyo Sapto Edi, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen memenuhi seluruh kewajiban PPKH secara tepat waktu.

Program ini tidak hanya sekadar penghijauan, tetapi juga kontribusi nyata terhadap upaya pemerintah dalam menurunkan emisi karbon dan memperkuat ketahanan energi nasional. Selain itu, PHM memastikan adanya pendampingan dan perawatan intensif agar bibit yang ditanam dapat tumbuh optimal dan memberikan manfaat jangka panjang.

Respon positif datang dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mitra Wana Lestari yang menilai program ini memberikan harapan ekonomi baru. Senada dengan hal tersebut, perwakilan KTH Sungai Wain menekankan bahwa rehabilitasi ini membantu memulihkan lahan yang sebelumnya terbuka menjadi kawasan hijau yang produktif.

Melalui pengembangan usaha agroforestri dan potensi jasa lingkungan seperti pariwisata alam, program rehabilitasi DAS ini diharapkan mampu mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat Balikpapan secara berkelanjutan.


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

  • vb

  • Pengunjung

    1070470
    Users Today : 2887
    Users Yesterday : 4093
    This Year : 6980
    Total Users : 1070470
    Total views : 10541854
    Who's Online : 43
    Your IP Address : 216.73.216.188
    Server Time : 2026-01-02