Libur Sekolah Dimanfaatkan untuk Asah Daya Ingat dan Public Speaking

June 30, 2026 by  
Filed under Gaya Hidup

SAMARINDA – Libur sekolah dimanfaatkan puluhan anak dan remaja di Kalimantan Timur untuk mengembangkan kemampuan berpikir dan komunikasi. Sebanyak 33 peserta berusia 10–18 tahun mengikuti Level Up Camp 2026, program pengembangan diri hasil kolaborasi Semesta Academy dan Ingatan Gajah yang berlangsung di Puri Senyiur Hotel, Samarinda, pada 26–28 Juni 2026.

Peserta berasal dari Samarinda, Balikpapan, Bontang, Sangatta, Tenggarong, dan Sendawar (Kutai Barat). Selama tiga hari, mereka menjalani pelatihan intensif yang menggabungkan metode pengembangan daya ingat (Super Brain) dengan keterampilan public speaking sebagai bekal menghadapi tantangan pendidikan dan kehidupan di masa depan.

Mengusung tema “Sharpen Your Mind, Own The Stage”, program ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan mengingat, konsentrasi, strategi belajar, kepercayaan diri, serta kemampuan menyampaikan gagasan secara runtut dan meyakinkan.

Pada sesi Super Brain, peserta mempelajari teknik penetapan tujuan, metode memory sports, strategi belajar efektif, pembentukan kebiasaan berprestasi, hingga simulasi kompetisi daya ingat. Materi disampaikan oleh Founder Ingatan Gajah, Yudi Lesmana, yang menyandang gelar International Grandmaster of Memory, didampingi Safira Azizah.

Sementara itu, sesi public speaking dipandu Co-Founder Semesta Academy, I Made Kertayasa. Peserta dibekali teknik membangun kepercayaan diri, memahami keterkaitan kemampuan berpikir dengan komunikasi, serta menguasai teknik membuka, menyampaikan isi, dan menutup presentasi secara efektif. Selama pelatihan, peserta juga didampingi empat mentor Semesta Academy.

Sebagai puncak kegiatan, peserta mengikuti dua tantangan. Tahap pertama berupa kompetisi daya ingat menggunakan standar memory sports internasional, yakni menghafal urutan angka, posisi angka, hingga deretan angka pi dalam waktu terbatas. Pada tahap berikutnya, seluruh peserta menampilkan Group Presentation Showcase di hadapan orang tua.

Dalam presentasi tersebut, peserta menggunakan bahasa Spanyol dan Italia pada bagian pembukaan dan penutupan, sedangkan penyampaian materi dilakukan dalam bahasa Indonesia. Penampilan itu menjadi ajang untuk mengukur kemampuan komunikasi, kerja sama tim, serta rasa percaya diri yang telah dibangun selama pelatihan.

Di akhir kegiatan, panitia memberikan penghargaan kepada individu dan kelompok dengan skor terbaik berdasarkan penilaian selama camp, yang mencakup disiplin, semangat kompetisi, kerja sama, serta capaian pembelajaran. Para pemenang memperoleh hadiah berupa voucher e-wallet senilai jutaan rupiah.

Founder Ingatan Gajah, Yudi Lesmana, mengatakan kemampuan active learning menjadi salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki generasi muda.

“Apa yang dipelajari saat ini bisa saja tidak lagi relevan dalam lima atau sepuluh tahun ke depan. Karena itu, anak-anak perlu memiliki kemampuan belajar cepat, daya ingat yang baik, kemampuan memahami, menganalisis, serta kepercayaan diri agar mampu beradaptasi dengan perubahan,” ujarnya.

Sementara itu, Co-Founder Semesta Academy, I Made Kertayasa, menilai kemampuan akademik perlu diimbangi dengan keterampilan berpikir dan komunikasi.

“Camp ini kami hadirkan sebagai program pengembangan diri yang sesuai dengan kebutuhan generasi muda saat ini. Selain menguasai akademik, mereka juga perlu mampu berpikir kritis, berkomunikasi, dan menyampaikan gagasan secara efektif agar siap menghadapi tantangan pendidikan maupun dunia kerja,” katanya.

Antusiasme juga datang dari para orang tua. Salah satunya, Supomo, menilai pelatihan tersebut dapat mendukung kemampuan anak dalam menghafal.

“Anak-anak saya terbiasa menghafal kitab suci. Dengan pelatihan pengoptimalan kerja otak ini, saya berharap kemampuan menghafalnya semakin cepat dan semakin banyak. Programnya sangat menarik,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Dwianto, yang mengaku terkejut melihat perkembangan putrinya selama mengikuti kegiatan.

“Kami senang dan bangga melihat Aminah ternyata mampu tampil percaya diri. Kadang kita baru mengetahui potensi anak ketika diberi kesempatan untuk mencoba. Semoga kepercayaan dirinya terus berkembang,” katanya.

Salah seorang peserta mengaku awalnya merasa gugup ketika harus berbicara di depan umum.

“Setelah belajar selama tiga hari, saya jadi lebih berani berbicara. Ternyata tampil di depan banyak orang tidak semenakutkan yang saya bayangkan,” ujarnya.

Peserta lainnya, Andrea, mengatakan pelatihan tersebut memberikan pengalaman baru yang bermanfaat.

“Saya belajar teknik loci untuk mengingat materi dan public speaking untuk menyampaikannya dengan baik. Kombinasi keduanya menjadi bekal yang sangat berguna bagi saya sebagai pelajar,” katanya.

Melalui penyelenggaraan Level Up Camp 2026, Semesta Academy dan Ingatan Gajah berharap semakin banyak anak dan remaja memperoleh akses terhadap program pengembangan diri yang tidak hanya meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga mengasah daya pikir, komunikasi, dan karakter. Kedua lembaga menilai keterampilan tersebut menjadi modal penting bagi generasi muda untuk bersaing di era yang terus berubah. (ese)

Harmoni Talenta TPA Al-Manar Semarakkan Tahun Baru Islam

June 30, 2026 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

KUTAI BARAT – Penutupan kegiatan Harmoni Talenta TPA Al-Manar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah berlangsung di Pendopo Masjid Al Muhajirin, Kampung Linggang Bangun Sari, Kecamatan Linggang Bigung, Kabupaten Kutai Barat, Senin malam (29/6/2026).

Rangkaian kegiatan yang berlangsung selama empat hari, sejak Kamis (25/6/2026). Kegiatan ini juga diisi dengan berbagai perlombaan Islami yang diikuti anak-anak, di antaranya lomba adzan, kaligrafi, mewarnai, cerdas cermat, pidato, hingga fashion show Islami sebagai penutup acara.

Di balik semarak perlombaan tersebut, Pemerintah Kampung Linggang Bangun Sari memanfaatkan momentum Tahun Baru Islam untuk mempertegas komitmennya dalam memajukan sektor pendidikan, khususnya pendidikan berbasis keagamaan.

Kepala Kampung Linggang Bangun Sari, H. Sulaiman, mengatakan pembangunan sumber daya manusia harus berjalan beriringan dengan pembangunan fisik. Menurutnya, pendidikan menjadi pondasi penting dalam mencetak generasi yang mampu membawa kemajuan bagi kampung.

“Kami sudah membangun taman kanak-kanak sebagai langkah awal. Insyaallah ke depan kami akan mengupayakan berdirinya Madrasah Ibtidaiyah di Kampung Linggang Bangun Sari agar pendidikan agama bagi anak-anak semakin baik,” ujarnya.

Ia menuturkan, pemerintah kampung secara bertahap telah mengalokasikan sebagian dana desa untuk mendukung pembangunan dan pengembangan dunia pendidikan. Langkah tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah kampung dalam mempersiapkan generasi penerus yang memiliki ilmu pengetahuan sekaligus akhlak yang baik.

  1. Sulaiman juga mengaku bangga melihat semakin banyak anak-anak kampung yang melanjutkan pendidikan di pondok pesantren maupun perguruan tinggi. Baginya, hal tersebut menjadi harapan besar bagi lahirnya generasi yang mampu meneruskan pembangunan kampung dengan bekal ilmu agama dan wawasan yang luas.

“Saya sangat terharu melihat anak-anak kita yang mondok dan kuliah. Mudah-mudahan mereka menjadi penerus yang mampu membimbing masyarakat dan membawa Kampung Linggang Bangun Sari semakin maju dengan nilai-nilai keislaman,” katanya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung program pembangunan pendidikan yang tengah dirancang pemerintah kampung. Menurutnya, cita-cita mendirikan Madrasah Ibtidaiyah tidak dapat terwujud tanpa dukungan dan kebersamaan seluruh warga.

“Sebagian dana desa telah kami sisihkan untuk pembangunan dan pendidikan. Kami mohon doa serta dukungan masyarakat agar rencana ini dapat terwujud dan memberikan manfaat bagi anak-anak kita di masa mendatang,” tutupnya.

Melalui kegiatan Harmoni Talenta TPA Al-Manar, peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan bagi anak-anak, tetapi juga menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam membangun pendidikan Islam demi melahirkan generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. (*)

Jamaah Haji Kubar Tiba di Balikpapan

June 30, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

BALIKPAPAN-Empat jemaah haji (Jamhaj) asal Kabupaten Kutai Barat (Kubar) akhirnya tiba di Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan, Selasa (30/6/2026) dini hari. Seluruh jemaah pulang ke Tanah Air dalam kondisi sehat setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Keempat jemaah yang tergabung dalam Kloter 17 Embarkasi Balikpapan itu mendarat sekitar pukul 02.10 Wita menggunakan pesawat Garuda Indonesia (GA)-7632, setelah menempuh perjalanan udara sekitar 11 jam dari Arab Saudi. Sebelum tiba di Balikpapan, pesawat terlebih dahulu transit di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, untuk menurunkan jemaah asal Banten.

Kloter 17 berangkat dari Arab Saudi pada 29 Juni 2026 dengan total 360 jemaah. Rinciannya, 255 jemaah berasal dari Banten dan 105 lainnya merupakan jemaah Embarkasi Balikpapan yang berasal dari Samarinda, Berau, Paser, Penajam Paser Utara, Balikpapan, Kubar, serta Sulawesi Tengah.

Wakil Bupati Nanang Adriani selaku Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kubar, yang diwakili Wakil Ketua Zulkifli, mengatakan proses kepulangan seluruh jemaah berjalan lancar.

“Alhamdulillah seluruh jamhaj asal Kubar tiba dengan selamat dan dalam kondisi sehat. Setelah prosesi penyambutan di Asrama Haji, mereka akan mengikuti tahapan selanjutnya sebelum kembali ke daerah,”kata Zulkifli.

Setibanya di Bandara SAMS Sepinggan, para jemaah langsung diberangkatkan menggunakan bus menuju Aula Jabal Rahmah Asrama Haji Kelas I Embarkasi Balikpapan untuk mengikuti prosesi penyambutan.

Empat jemaah asal Kubar yang telah kembali dari Tanah Suci masing-masing Sopiansyah (51), Rabiatul Adawiah (51) dan Suhaity (59), yang seluruhnya berasal dari Kecamatan Melak serta Afifatul Ramadhani (17) dari Kecamatan Penyinggahan.

Turut mendampingi penerimaan Jamhaj, Kabag Kesrasos Suwila Erpina, Kasubag TU Kementerian Haji dan Umrah Kubar Muhammad Rapik dan petugas haji daerah. (yan/adv/diskominfo)

Ratusan Bibit Pohon Ditanam di Taman Kota Sendawar

June 30, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

KUTAI BARAT – Semangat menjaga kelestarian alam tidak berhenti pada pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026. Sebagai tindak lanjut dari peringatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menggelar aksi penanaman ratusan bibit pohon di kawasan Taman Kota Sendawar, Kecamatan Barong Tongkok, Senin (29/6/2026).

Kegiatan penghijauan tersebut dipimpin Wakil Bupati Kutai Barat bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, pimpinan perangkat daerah, instansi vertikal, serta diikuti pelajar dan berbagai elemen masyarakat. Penanaman pohon menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperluas ruang terbuka hijau di Kabupaten Kutai Barat.

Wakil Bupati mengatakan, peringatan Hari Lingkungan Hidup harus menjadi titik awal lahirnya kesadaran kolektif untuk lebih peduli terhadap alam melalui tindakan yang berkelanjutan.

“Menanam pohon adalah langkah sederhana, tetapi manfaatnya sangat besar bagi kehidupan. Apa yang kita tanam hari ini akan menjadi warisan bagi anak cucu kita. Karena itu, saya berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus berlanjut di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah terus mendorong berbagai program pelestarian lingkungan, mulai dari penghijauan, pengelolaan sampah, hingga edukasi kepada masyarakat agar semakin peduli terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya.

“Menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab kita semua. Jika masyarakat memiliki kepedulian yang sama, saya yakin Kutai Barat akan menjadi daerah yang semakin hijau, bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali,” katanya.

 

Selain sebagai upaya penghijauan, penanaman ratusan bibit pohon juga menjadi bentuk dukungan terhadap pengendalian perubahan iklim dan pelestarian sumber daya alam. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap aksi tersebut mampu menginspirasi masyarakat untuk terus menanam dan merawat pohon serta membangun budaya hidup yang lebih ramah lingkungan.

Melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat, semangat Hari Lingkungan Hidup diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi berkembang menjadi gerakan nyata yang memberikan manfaat bagi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat Kutai Barat. (Ibnu/Adv DiskominfoKubar).

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Jadi Momentum Perkuat Aksi Iklim di Kutai Barat

June 30, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

KUTAI BARAT – Komitmen menjaga kelestarian lingkungan harus diwujudkan melalui langkah – langkah nyata yang dimulai dari diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan sekitar. Semangat tersebut menjadi pesan utama dalam Apel Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Kutai Barat di Alun-alun Itho, Kecamatan Barong Tongkok, Senin (29/6/2026).

Apel dipimpin Wakil Bupati Kutai Barat, Nanang Adriani, dan diikuti unsur Forkopimda, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), personel TNI–Polri, komunitas peduli lingkungan, pelajar, serta masyarakat. Mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat kepedulian terhadap lingkungan di tengah ancaman perubahan iklim yang semakin nyata.

Wakil Bupati saat membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Moh Jumhur Hidayat. Menteri menyampaikan, Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 menjadi pengingat bahwa dunia saat ini sedang menghadapi tiga krisis planet, yakni krisis iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan pencemaran lingkungan.

“Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 menjadi momentum bagi kita semua untuk merenung, menyadari kesalahan, dan bergerak memperbaiki hubungan kita dengan alam,” demikian kutipan sambutan Menteri.

Menteri Jumhur menegaskan, kondisi tersebut menuntut adanya tobat ekologis, yaitu perubahan cara pandang dan perilaku manusia terhadap lingkungan. Ia mengajak seluruh masyarakat meninggalkan kebiasaan yang merusak alam dan menggantinya dengan tindakan yang berpihak pada kelestarian lingkungan.

“Kita perlu melakukan tobat ekologis. Saatnya meninggalkan pola pikir yang merusak lingkungan dan menggantinya dengan tindakan nyata yang menjaga keberlanjutan bumi bagi generasi sekarang maupun yang akan datang,” tegasnya.

Selain itu, masyarakat didorong untuk memulai aksi iklim dari rumah melalui kebiasaan memilah sampah sejak dari sumbernya. Upaya tersebut dinilai mampu mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA), meningkatkan pengelolaan sampah, sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam upaya pemulihan iklim.

“Aksi iklim dimulai dari hal-hal sederhana, salah satunya memilah sampah dari rumah. Jika dilakukan bersama-sama, langkah kecil ini akan memberikan dampak besar bagi lingkungan,” ujarnya.

Menteri mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim” sebagai gerakan bersama dalam menghadapi perubahan iklim.

“Menjaga lingkungan bukan lagi sebuah pilihan, melainkan tanggung jawab bersama,” tutupnya.

Melalui peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan terus meningkat. Dengan kolaborasi seluruh pihak, berbagai upaya pelestarian lingkungan diharapkan mampu menciptakan masa depan yang lebih hijau, tangguh, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.(Ibnu/Adv DiskominfoKubar).

« Previous PageNext Page »

  • vb