CIMB Niaga Lanjutkan Bantuan Pembiayaan UMKM di Indonesia Timur

June 30, 2026 by  
Filed under Gaya Hidup

Direktur Compliance, Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga Fransiska Oei (kedua kanan) berbincang dengan Community Development Head CIMB Niaga Astrid Candrasari (kedua kiri), Syariah Branch Manager Kuta Mandalika CIMB Niaga Baiq Wanty Kusumasari (kanan), dan pemilik UMKM Ombak Food Yosi Eka Kurniawati (kiri) saat pameran produk UMKM dalam rangkaian acara Graduation Program Community Link #JadiBerkelanjutan Musim 4 (2025-2026) di Mataram, Nusa Tenggara Barat

MATARAM– PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) terus mendorong pemberdayaan ekonomi bagimasyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perempuan serta teman disabilitas di Indonesia Timur yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pembiayaan perbankan. Dukungan tersebut diwujudkan melalui Program Community Link #JadiBerkelanjutan yang diinisiasi sejak 2022 dan kini memasuki Musim ke-4.

Sebagai bagian dari rangkaian program tersebut, CIMB Niaga bersama mitra pelaksana Berdaya Bareng menyelenggarakan Graduation Program Community Link #JadiBerkelanjutan Musim 4 di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (27/6/2026). Kegiatan ini menandai kelulusan para pelaku UMKM yang telah mengikuti rangkaian pelatihan serta pendampingan dari CIMB Niaga dan mitra, sekaligus menjadi momentum penyerahan dukungan akses permodalan kepada UMKM terpilih.

Program Community Link #JadiBerkelanjutan merupakan bagian dari implementasi tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (TJSL/CSR) CIMB Niaga yang berfokus pada empat pilar utama, yaitu Pendidikan, Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat, Pemberdayaan Ekonomi, serta Iklim dan Lingkungan. Program ini menjadi wujud nyata dari pilar Pemberdayaan Ekonomi yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM, khususnya di Indonesia Timur.

Direktur Compliance, Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga Fransiska Oei mengatakan, Community Link #JadiBerkelanjutan sejalan dengan aspirasi CIMB Niaga dalam mengusung semangat Advancing Customers & Society, yaitu membantu nasabah dan masyarakat Indonesia mewujudkan mimpi dan aspirasinya sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

“Melalui program ini, kami membekali UMKM dengan pelatihan, pendampingan, dan akses pembiayaan agar pelaku UMKM dapat meningkatkan kapasitas usaha, memperluas pasar, dan tumbuh secara berkelanjutan. Kami berharap para pelaku UMKM ini tidak hanya berkembang secara bisnis, tetapi juga mampu memberikan kontribusi bagi lingkungan dan komunitas sekitarnya,” ujar Fransiska.

Sejak dilaksanakan pada 2022, kolaborasi CIMB Niaga dan Berdaya Bareng telah menjangkau berbagai wilayah di Indonesia Timur, termasuk Mamminasata (Makassar, Maros, Gowa, dan Takalar), Toraja, Manado, Samarinda, Balikpapan, hingga Kupang. Secara keseluruhan, program ini telah memberikan pelatihan kepada 979 pelaku UMKM serta membuka akses permodalan bagi sekitar 150

UMKM sebagai langkah nyata dalam mendorong pertumbuhan dan kemandirian usaha. Memasuki Musim 4 yang dimulai pada 2025, program terus berkembang dengan menjangkau wilayah baru, yaitu Banjarmasin, Pontianak, Kendari, dan Lombok. Setelah melalui proses seleksi dari 284 pelaku UMKM yang mengikuti pelatihan, sebanyak 57 UMKM terpilih memperoleh pendampingan lanjutan berupa pembiayaan tanpa bunga atau dukungan nonfinansial, 12 di antaranya berasal dari Lombok.

Lombok dipilih sebagai salah satu wilayah prioritas karena memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah serta peluang besar untuk pengembangan UMKM berbasis ekonomi berkelanjutan. Melalui program ini, CIMB Niaga mendorong pelaku usaha lokal untuk memanfaatkan potensi secara optimal sehingga dapat meningkatkan daya saing dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.

Inisiatif ini juga merupakan bagian dari kontribusi CIMB Niaga dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan ke-8 mengenai pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, serta sejalan dengan program nasional pemberdayaan kewirausahaan melalui pendampingan usaha bagi pelaku UMKM.

Selain prosesi graduation, rangkaian kegiatan di Lombok juga diisi dengan talkshow dan pameran produk UMKM yang memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk berbagi pengalaman sekaligus memperluas jejaring dan akses pasar.

“Ke depan, kami berharap sinergi antara CIMB Niaga, Berdaya Bareng, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan dapat terus diperkuat, sehingga UMKM Indonesia semakin inovatif, adaptif, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” tutup Fransiska. (*)

BBPJN Kaltim Tingkatkan Kemantapan Ruas Simpang 3 Maluang–Derawan

June 30, 2026 by  
Filed under Kalimantan Timur

Pekerjaan overlay di ruas Simpang 3 Maliang–Derawan, tepatnya pada Join AC-WC STA 5+700 hingga STA 6+200 sisi kanan (R) yang dilakukan BBPJN Kaltim.(FOTO: BBPJN Kaltim)

BERAU – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur melalui PPK 2.7 mulai melaksanakan pekerjaan overlay di ruas Simpang 3 Maliang–Derawan, tepatnya pada STA 5+700 hingga STA 6+200.

Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas dan kemantapan jalan nasional yang menjadi akses strategis menuju kawasan wisata Derawan serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di Kabupaten Berau.

PPK 2.7 BBPJN Kalimantan Timur, Puput Setya Nugroho, mengatakan pekerjaan overlay dilakukan untuk mengembalikan kondisi perkerasan jalan agar lebih nyaman, aman, dan memiliki umur layanan yang lebih panjang.

“Saat ini pekerjaan overlay sudah mulai dikerjakan pada ruas Simpang 3 Maliang–Derawan, tepatnya di STA 5+700 sampai STA 6+200. Melalui pekerjaan ini kami berharap tingkat kemantapan jalan di ruas tersebut dapat terus meningkat sehingga memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi seluruh pengguna jalan,” ujar Puput, Senin (29/6/3026).

Peningkatan kemantapan jalan merupakan salah satu fokus BBPJN Kaltim dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan nasional agar tetap berfungsi optimal. Pemeliharaan secara berkala seperti overlay menjadi langkah penting untuk mempertahankan kondisi jalan tetap mantap.

“Dengan kondisi jalan yang semakin baik, diharapkan aktivitas masyarakat maupun distribusi barang dapat berjalan lebih lancar,” katanya.

Puput juga mengimbau para pengguna jalan agar tetap berhati-hati saat melintasi lokasi pekerjaan serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang telah dipasang demi keselamatan bersama.

Ia meminta pengertian masyarakat atas adanya pekerjaan ini. Selama proses berlangsung akan ada sedikit gangguan terhadap arus lalu lintas, namun seluruh pekerjaan dilakukan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Pekerjaan overlay tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan jalan nasional di wilayah Berau sekaligus mendukung konektivitas menuju kawasan pariwisata unggulan Kalimantan Timur.(Stwn)

Pemprov Kaltim Rombak Jajaran Birokrasi

June 29, 2026 by  
Filed under Berita

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud memberi ucapan selamat kepada Kepala Dinas Pariwisata Kaltim HM Faisal.

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali merombak jajaran birokrasi. Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud melantik dan mengambil sumpah 110 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pendopo Lamin Etam, Senin (29/6/2026).

Rotasi itu mencakup 9 pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II), 45 pejabat administrator, 37 pejabat pengawas, serta 19 pejabat fungsional.

Menurut Rudy, pergeseran jabatan bukan sekadar mutasi rutin. Langkah tersebut menjadi bagian dari penataan organisasi sekaligus memperkuat sistem merit dan manajemen talenta agar birokrasi di Kaltim semakin profesional.

Ia memastikan setiap pejabat ditempatkan berdasarkan kompetensi, rekam jejak kinerja, potensi, integritas, serta kebutuhan organisasi. Dengan pola manajemen talenta, peluang pengembangan karier ASN diharapkan berlangsung lebih objektif, transparan, dan berkelanjutan. Sistem tersebut akan melahirkan pemimpin yang tepat di posisi yang tepat atau the right person in the right place.

Sejumlah pejabat eselon II yang bergeser adalah Puguh Harjanto menjadi Staf Ahli Bidang III, Aji Muhammad Fitra Firnanda sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim, Muhammad Faisal dipercaya memimpin Dinas Pariwisata, Ririn Sari Dewi menjabat Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Arief Murdiyanto sebagai Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Siti Sugiyanti sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, Syarifah Alawiyah memimpin Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ahmad Jais menjadi Direktur RSUD Kanujoso Djatiwibowo, serta Mazniati sebagai Wakil Direktur Penunjang RSUD Kanujoso Djatiwibowo.

Mutasi yang dilakukan belum sepenuhnya mengisi kekosongan jabatan eselon II yang masih banyak diisi pelaksana tugas (Plt). Pasalnya, setelah pelantikan ini masih banyak kursi eselon II yang belum diisi pejabat definitif.

Kursi kosong kepala OPD Pemprov Kaltim antara lain masih ada di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Dinas Pemuda dan Olahraga. Bahkan dengan pelantikan ini, justru bertambah lagi kursi definitif yang kosong. Salah satunya kursi kepala Dinas PUPR Pera yang ditinggalkan Aji Muhammad Fitra Firnanda yang mendapat amanah baru sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesra. Kursi kosong lainnya adalah kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah. Pejabat sebelumnya, Siti Sugiyanti dipercaya memimpin Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa. Dinas ini ditinggalkan Puguh Harjanto yang dirotasi menjadi Staf Ahli Gubernur Bidang III.

Rudy juga memberi perhatian khusus kepada empat pejabat fungsional ahli utama yang pengangkatannya ditetapkan melalui Keputusan Presiden. Menurutnya, jabatan tersebut merupakan jenjang profesional tertinggi sehingga dituntut mampu melahirkan gagasan, rekomendasi, hingga inovasi yang berdampak bagi pembangunan daerah maupun nasional.

 

Sementara itu, kepada para tenaga kesehatan dan pejabat fungsional lainnya, Rudy meminta mereka terus menjaga profesionalisme. Dokter diharapkan meningkatkan mutu layanan kesehatan, sedangkan pranata komputer, arsiparis, dan pustakawan memiliki peran penting dalam mendukung transformasi digital serta tata kelola pemerintahan.

Rudy mengingatkan, reformasi birokrasi tidak berhenti pada rotasi jabatan. Tujuan akhirnya adalah menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik sekaligus mempercepat terwujudnya visi pembangunan Kalimantan Timur.

“Muara dari penguatan sistem merit dan manajemen talenta adalah meningkatkan kinerja pemerintahan, mewujudkan visi misi kepala daerah, dan menyejahterakan rakyat,” pungkasnya. (sam)

PDC Kembangkan Pemanfaatan AI untuk Tingkatkan Efisiensi dan Daya Saing Bisnis

June 29, 2026 by  
Filed under Nusantara

JAKARTA – PT Patra Drilling Contractor (PDC) terus mengembangkan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional, produktivitas, dan daya saing di tengah transformasi industri energi yang semakin mengandalkan pemanfaatan data serta teknologi digital.

Pengembangan tersebut menjadi salah satu fokus pembahasan dalam diskusi bertajuk “Pengenalan AI untuk Meningkatkan Efisiensi dan Produktivitas Kerja” yang diselenggarakan di PDC Tower, Jakarta, pada Kamis (4/6). Kegiatan menghadirkan Tribe Leader Big Project PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk Ahmad R. Djarkasih sebagai pembicara utama.

Direktur Operasi & Marketing PDC, Agam Munawar, dalam sambutannya mengatakan perkembangan teknologi menuntut perusahaan untuk terus beradaptasi agar mampu meningkatkan kualitas proses bisnis sekaligus memperkuat daya saing di industri jasa penunjang energi.

“Industri jasa penunjang energi menuntut kecepatan, akurasi, dan kemampuan mengambil keputusan berbasis data. AI menjadi salah satu instrumen yang dapat membantu perusahaan meningkatkan kualitas proses bisnis sekaligus mendukung efisiensi operasional tanpa mengesampingkan aspek tata kelola dan keselamatan kerja,” ujar Agam.

Di lingkungan PDC, pemanfaatan AI mulai dikembangkan untuk mendukung berbagai proses bisnis, antara lain evaluasi tender, analisis kontrak, pengolahan dokumen, serta pemanfaatan data berbasis konteks dan natural language processing guna mendukung aspek Health, Safety, Security and Environment (HSSE). Pengembangan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kecepatan proses kerja, akurasi analisis, serta kualitas pengambilan keputusan.

Manager ICT PDC, Harmeiya Habonaran Harahap, menambahkan jika keberhasilan transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh teknologi yang digunakan, tetapi juga kesiapan organisasi dalam membangun ekosistem digital yang terintegrasi.

“Transformasi digital bukan semata-mata tentang mengadopsi teknologi baru, tetapi juga membangun kesiapan organisasi melalui pengelolaan data yang baik, sistem yang terintegrasi dengan keamanan yang terpadu dan penguatan kompetensi sumber daya manusia agar teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Ahmad R. Djarkasih, Tribe Leader Big Project PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, membagikan pengalaman implementasi AI di berbagai sektor industri. Menurutnya, pemanfaatan AI tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga membuka peluang lahirnya model bisnis dan sumber pertumbuhan baru.

Berdasarkan pengalaman Telkom dalam mendampingi transformasi digital di berbagai sektor, implementasi AI mampu meningkatkan efisiensi waktu dan biaya rata-rata hingga 49,1 persen, serta mendorong penciptaan sumber pendapatan baru sebesar 58 persen.

“Nilai terbesar AI bukan hanya pada otomatisasi pekerjaan, tetapi pada kemampuannya mengolah data menjadi informasi yang mendukung pengambilan keputusan secara lebih cepat, akurat, dan terukur,” ujar Ahmad.

Melalui pengembangan pemanfaatan AI, PDC berkomitmen membangun proses bisnis yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi. Sejalan dengan itu, perusahaan akan terus memperkuat kompetensi sumber daya manusia, kesiapan infrastruktur digital, dan tata kelola data sebagai fondasi transformasi digital yang berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan bisnis di masa depan***

CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Indonesia Siap Berkontribusi Aksi Keberlanjutan

June 29, 2026 by  
Filed under Gaya Hidup

BOGOR – Sebagai bagian dari rangkaian Sustainability Journalism Fellowship (SJF) 2026 yang telah dimulai pada awal Maret 2026, PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) bersama Indonesian Institute of Journalism (IIJ) dan didukung Global Reporting Initiative (GRI) menyelenggarakan SJF Masterclass 2026 di Learning Center Bumi CIMB Niaga, Gunung Geulis, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis-Sabtu, 25-27 Juni 2026.

Pelatihan ini diikuti oleh 20 jurnalis penerima SJF 2026, terdiri atas 11 orang kategori individu dan 9 orang dari kategori kelompok dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Mereka terpilih melalui penjurian atas 233 proposal ide sosial dan keberlanjutan yang masuk dari seluruh Indonesia. Setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta SJF Masterclass akan memperoleh dukungan pendanaan sebesar total keseluruhan Rp200 juta untuk merealisasikan ide mereka.

Pada kegiatan SJF Masterclass ini, selama tiga hari para peserta mendapat kesempatan untuk berdiskusi dan belajar langsung dengan pakar hingga praktisi di bidang perbankan, jurnalisme, dan keberlanjutan. Materi tersebut antara lain mengenai “Jurnalisme Konstruktif Mengawal Kepentingan Publik dan Isu Keberlanjutan”, “Mengambil Peran dan Kolaborasi dalam Mengarusutamakan Keberlanjutan”, “Mengenali Praktek Greenwashing vs Genuine Sustainability”, “Membuat Storytelling Keberlanjutan Lebih Berdampak”, hingga melihat langsung best practice dari program sustainability CIMB Niaga maupun dari para ahli.

Para peserta juga akan mengikuti proses mentoring bersama para pakar dan praktisi di bidang keberlanjutan. Dari proses mentoring tersebut, para peserta kemudian dapat mengimplementasikan program aksi keberlanjutan di tempat asalnya masing-masing, yang diharapkan dapat berdampak secara sosial maupun lingkungan untuk masa depan yang lebih baik.

Direktur Compliance, Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga Fransiska Oei menyatakan, SJF 2026 merupakan bagian dari tanggung jawab CIMB Niaga untuk turut membantu membangun kesadaran dan meningkatkan peran jurnalis dalam mengangkat isu keberlanjutan, serta mendorong lahirnya solusi yang berdampak positif. Hal ini sejalan dengan inisiatif The Cooler Earth dan purpose CIMB Niaga Advancing Customers & Society.

“Terima kasih atas antusiasme dan partisipasi rekan-rekan jurnalis dalam mengikuti program SJF 2026. Kami berharap program ini dapat menjadi wadah untuk berbagi pengalaman sekaligus memperkaya perspektif dalam mengangkat isu keberlanjutan. Kami meyakini media dapat berperan sebagai changemakers yang mampu mengimplementasikan berbagai program keberlanjutan. Dengan semangat kolaborasi, kami optimis akan lahir lebih banyak cerita, karya, dan inisiatif yang memberikan dampak positif serta berkontribusi bagi masa depan Indonesia,” ujar Fransiska.

Salah satu pemateri, Ketua Komisi Hukum dan Perundang-Undangan Dewan Pers Abdul Manan memaparkan, jurnalis dalam isu keberlanjutan mempunyai empat fungsi utama. Di antaranya adalah harus menjadi penyampai informasi publik dengan membantu warga memahami isu keberlanjutan yang kompleks seperti perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, energi terbarukan, hingga polusi. “Pelaporan yang akurat memungkinkan publik untuk membuat keputusan yang tepat,” katanya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Indonesian Institute of Journalism (IIJ) Umar Idris mengungkapkan SJF 2026 ini hadir untuk memperkuat kapasitas jurnalis agar mampu menghasilkan karya yang tidak hanya informatif, melainkan juga dapat mendorong perubahan yang konstruktif. Sebab, di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya kompleksitas tantangan pembangunan, publik saat ini membutuhkan jurnalisme yang mampu menerjemahkan isu-isu strategis menjadi pengetahuan yang mudah dipahami.

“Keberlanjutan kini bukan lagi sekadar isu lingkungan semata, melainkan juga terkait langsung dengan isu ekonomi, sosial, tata, kelola, dan masa depan bangsa. Karena itu, jurnalisme harus mampu menjelaskan persoalan keberlanjutan secara utuh, berbasis data, dan dekat dengan kehidupan masyarakat. Melalui program SJF 2026 ini diharapkan dapat melahirkan lebih banyak jurnalis yang kritis, independen, dan berkomitmen mengawal agenda sustainability Indonesia,” ujarnya.

Dengan menghadirkan para pemimpin dan praktisi terkemuka di bidang keberlanjutan, mulai dari Uni Lubis (Pemimpin Redaksi IDN Times), Satrya Wibawa (Indonesia Country Coordinator dan APAC Regional Coordinator UNEP FI), Lany Harijanti (Regional Program Implementation Manager ASEAN GRI), hingga Robert Basuki Wanasida (CCMO Kanma Group dan CEO Daur Baur Micro Factory), SJF 2026 menegaskan komitmennya untuk menjadi wadah inspirasi dan kolaborasi dalam mendorong masa depan yang berkelanjutan. (*)

« Previous PageNext Page »

  • vb