YJI Kaltim Susun Program Kerja Jangka Panjang

July 19, 2026 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Kalimantan Timur mulai mematangkan berbagai program kerja untuk memperkuat kiprahnya di daerah. Sejumlah rencana tersebut dibahas dalam rapat pengurus yang dipimpin Ketua YJI Kaltim, Hj Wahyu Hernaningsih Seno Aji, di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Jalan Milono, Samarinda, Sabtu (18/7/2026).

Rapat kali ini difokuskan pada penyusunan program kerja dan langkah strategis organisasi ke depan. Pembahasan tersebut menjadi penting seiring dengan terbentuknya kepengurusan YJI di enam kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.

Hj Wahyu Hernaningsih Seno Aji mengatakan, penguatan koordinasi dan penyelarasan program menjadi prioritas agar seluruh kepengurusan di daerah dapat bergerak bersama dalam menjalankan visi dan misi organisasi. Keberadaan YJI di tingkat kabupaten dan kota diharapkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mampu menghadirkan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Sudah ada enam kabupaten dan kota yang terbentuk. Harapannya, YJI di daerah dapat menjalankan program-program yang telah direncanakan sehingga organisasi ini semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Selain membahas program kerja, rapat tersebut juga menjadi ajang konsolidasi antar-pengurus untuk menyusun agenda organisasi dalam beberapa tahun ke depan. Berbagai kegiatan promotif dan preventif di bidang kesehatan jantung menjadi salah satu fokus pembahasan.

Selama ini, YJI Kaltim aktif menggelar berbagai kegiatan, mulai dari senam jantung sehat, kampanye pola hidup sehat, hingga edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Melalui penguatan organisasi hingga tingkat kabupaten dan kota, YJI Kaltim berharap berbagai program yang disusun dapat berjalan secara berkesinambungan dan menjangkau lebih banyak masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Timur. (ml)

Wagub Kaltim Sebut YJI Sekarang Aktif Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Jaga Kesehatan Jantung

July 19, 2026 by  
Filed under Kesehatan

SAMARINDA – Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menyebut Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Kaltim saat sekarang sedang aktif melaksanakan peran meningkatkan kesadaran masyarakat menjaga kesehatan jantung.

“Mari kita dukung bersama, karena ini sangat berpengaruh kepada kesehatan masyarakat kita,” sebut Wagub Seno Aji saat mengikuti Senam Jantung Sehat dan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar bagi pengawal pribadi Wagub Kaltim dan Pengurus YJI Kaltim, di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Kaltim, Sabtu (18/7/2026)

Menurutnya, menjaga kesehatan jantung dapat dilakukan dengan olahraga teratur, salah satunya dengan senam jantung sehat yang sering dilakukan YJI Cabang Kaltim maupun YJI Kabupaten/Kota.

Berkenaan itu, Pemprov Kaltim dipastikan memberikan dukungan kepada yayasan jantung Indonesia karena bagaimanapun perannya membantu pemerintah dalam hidup sehat.

“Kalau Ketua Umum YJI Pusat Annisa Pohan Yudhoyono membudayakan hidup sehat di kementerian-kementerian mendapat dukungan Pak Menko AHY. Kita juga akan mendukung membudayakannya di Kaltim,” yakinnya.

Sementara Ketua YJI Cabang Kaltim Hj Wahyu Hernaningsih Seno Aji menyebut kegiatan senam jantung sehat dan pelatihan bantuan hidup dasar menjadi bagian program kerja yang harus direalisasikan.

“Langkah awal kita membiasakan semua pengurus aktif senam jantung sehat dan membentuk Klub Jantung Sehat (KJS) di wilayahnya. Termasuk pelatihan bantuan hidup dasar yang menjadi pengetahuan dasar dimiliki pengurus agar bisa memberikan pertolongan awal saat ada masyarakat mengalami henti jantung,” ujarnya.

Kedepan pelatihan bantuan hidup dasar diharapkan semakin luas dilaksanakan di lingkungan masyarakat. Termasuk kalangan swasta dan dunia usaha.

Secara umum kata dia YJI memiliki peran meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pencegahan penyakit jantung, mengedukasi masyarakat, memberikan dukungan dana operasi bagi anak dari keluarga prasejahtera, dan mempromosikan pedoman kesehatan melalui program Panca Usaha Jantung Sehat.

Panca Usaha Jantung Sehat dikenal dengan singkatan S.E.H.A.T adalah lima langkah pencegahan dari Yayasan Jantung Indonesia yang meliputi  Simbangkan gizi, Enyahkan rokok, Hadapi dan atasi stres, Awasi tekanan darah, serta Teratur berolahraga. (AM)

DPRD Samarinda Dorong Pemerataan Fasilitas Sekolah Negeri

July 19, 2026 by  
Filed under DPRD Samarinda

SAMARINDA – Komisi IV DPRD Kota Samarinda mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mempercepat pemerataan fasilitas pendidikan di seluruh sekolah negeri. Langkah tersebut dinilai penting agar mengurangi kesenjangan kualitas antar sekolah sekaligus menghapus anggapan adanya sekolah “favorit” pada pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Muhammad Novan Syahroni Passie mengatakan, seluruh sekolah negeri sebenarnya menerapkan kurikulum nasional yang sama. Namun, persepsi masyarakat terhadap sekolah unggulan masih muncul karena adanya perbedaan fasilitas penunjang yang dimiliki masing-masing sekolah.

“Standar kurikulumnya sama, tetapi memang masih ada perbedaan dari sisi fasilitas, seperti laboratorium, lapangan olahraga, hingga sarana pendukung lainnya. Itu yang perlu dibenahi secara bertahap agar kualitas sekolah semakin merata,” ujarnya, Sabtu (18/7/26).

Menurutnya, Pemerintah Kota Samarinda perlu terus mengalokasikan anggaran secara konsisten meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan. Ia menyebut saat ini Samarinda memiliki 164 sekolah dasar negeri dan 50 sekolah menengah pertama negeri yang seluruhnya membutuhkan perhatian secara bertahap sesuai kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Dengan jumlah sekolah yang cukup banyak, tentu pembenahan tidak bisa dilakukan sekaligus. Karena itu, peningkatan fasilitas harus terus dilaksanakan setiap tahun agar kesenjangan antar sekolah semakin kecil,” katanya.

Dirinya mengungkapkan proses penyelesaian aduan terkait SPMB 2026 masih terus berlangsung. Dari total 36 laporan yang diterima Tim Reaksi Cepat (TRC), sebanyak 20 siswa telah memperoleh sekolah, sedangkan 16 calon siswa lainnya masih menjalani proses verifikasi oleh Inspektorat.

Ia menjelaskan, penanganan laporan tersebut sebelumnya telah dibahas bersama Dinas Pendidikan Kota Samarinda. Namun, proses lanjutan kini berada di bawah koordinasi Inspektorat karena melibatkan pemeriksaan yang memerlukan kewenangan lintas instansi.

“Inspektorat sudah melakukan pemeriksaan awal terhadap seluruh laporan yang masuk. Sebagian kasus telah selesai diputuskan, sedangkan beberapa lainnya masih memerlukan pendalaman sebelum ditetapkan hasil akhirnya,” jelasnya.

Meski proses verifikasi masih berjalan, Komisi IV DPRD Samarinda meminta kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung normal, termasuk bagi siswa yang status administrasinya masih dalam tahap pemeriksaan.

Ia juga mengingatkan agar semua pihak tidak terburu-buru menyimpulkan adanya pelanggaran dalam pelaksanaan SPMB sebelum hasil pemeriksaan resmi diterbitkan.

“Kami memilih menunggu hasil pemeriksaan secara menyeluruh. Biarkan proses yang sedang berjalan menghasilkan kesimpulan yang objektif berdasarkan fakta di lapangan,” tegasnya.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak ragu menyampaikan laporan kepada pemerintah apabila menemukan persoalan di lingkungan sekolah, termasuk dugaan pelanggaran disiplin tenaga pendidik maupun permasalahan lain yang berkaitan dengan pelayanan pendidikan. (yud/adv)

DPRD Samarinda Siap Kawal Anggaran Porprov

July 19, 2026 by  
Filed under DPRD Samarinda

SAMARINDA – Komisi IV DPRD Kota Samarinda memastikan akan mengawal pembahasan anggaran kontingen Kota Samarinda yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh kebutuhan atlet, termasuk kepastian keberangkatan dan hak-haknya, dapat terpenuhi sebelum ajang olahraga tingkat provinsi itu dimulai.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Novan Syahronny Pasie menegaskan persiapan kontingen tidak boleh berlarut-larut karena menyangkut kesiapan para atlet yang akan membawa nama daerah. Menurutnya, seluruh pihak terkait perlu segera menyatukan langkah agar proses persiapan dapat segera difinalisasi.

“Persiapan ini harus segera dipastikan. Semua pihak perlu duduk bersama untuk menyepakati langkah yang akan diambil sehingga kepesertaan atlet, khususnya kontingen Samarinda, memiliki kepastian,” ujarnya, Sabtu (18/7/26).

Ia mengungkapkan, pembahasan mengenai kebutuhan anggaran juga mulai mengemuka. Berdasarkan penyampaian awal yang diterima DPRD, kebutuhan dana untuk mendukung pelaksanaan Porprov diperkirakan berada pada kisaran belasan miliar rupiah.

“Dari informasi yang kami terima, kebutuhan anggaran diproyeksikan sekitar Rp10 miliar lebih. Dana tersebut rencananya digunakan untuk mendukung operasional dan seluruh kebutuhan pelaksanaan Porprov. Namun hingga saat ini, usulan itu masih bersifat awal dan belum diajukan secara resmi kepada DPRD,” jelasnya.

Ia menambahkan, Komisi IV DPRD Samarinda akan mengawal proses pembahasan anggaran tersebut agar berjalan sesuai mekanisme. Di sisi lain, ia menekankan penggunaan anggaran harus dilakukan secara efektif, transparan, dan tepat sasaran sehingga mampu mendukung peningkatan prestasi atlet Kota Samarinda pada Porprov mendatang. (yud/adv)

KONI Kaltim Sosialisasikan Sistem Digital Keabsahan Atlet Jelang Porprov VIII Paser

July 19, 2026 by  
Filed under Olahraga

SAMARINDA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur mulai menyosialisasikan sistem digital keabsahan atlet yang akan diterapkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim 2026 di Kabupaten Paser. Sosialisasi tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Kota (Rakerkot) KONI Samarinda yang digelar, Sabtu (18/7/2026), sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan pesta olahraga terbesar di Kalimantan Timur.

Ketua Tim Keabsahan Porprov VIII KONI Kaltim, Dandri Dauri mengatakan, kehadiran KONI Kaltim dalam Rakerkot bertujuan memberikan pemahaman awal mengenai mekanisme verifikasi atlet yang akan digunakan pada Porprov mendatang. Setelah sosialisasi tersebut, seluruh KONI kabupaten/kota dijadwalkan mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) sebagai tahap final implementasi sistem.

“Hari ini KONI Kalimantan Timur diundang pada pembukaan Rakerkot sekaligus mengisi materi terkait pola kerja keabsahan atlet. Nanti pada tahap finalisasi seluruh KONI kabupaten/kota di Kalimantan Timur akan kami undang ke KONI Kaltim untuk mengikuti Bimtek,” ujar Dandri.

Menurutnya, Bimtek menjadi agenda penting karena sistem keabsahan atlet tahun ini mengalami perubahan mendasar. Jika pada penyelenggaraan sebelumnya proses verifikasi masih dilakukan secara manual, kini seluruh tahapan akan menggunakan sistem digital berbasis website.

“Pola tahun ini menggunakan sistem digital. Tentu ini menjadi hal baru dengan semangat baru juga bagi olahraga Kalimantan Timur. Mudah-mudahan menjadi langkah yang baik untuk kita semua,” katanya.

Dandri menjelaskan, digitalisasi dilakukan untuk meminimalkan berbagai persoalan yang selama ini kerap muncul dalam proses verifikasi atlet. Sistem manual dinilai masih menyisakan celah terjadinya kesalahan administrasi, termasuk perpindahan atlet yang tidak memenuhi ketentuan.

“Selama ini proses keabsahan atlet masih menggunakan sistem manual. Dinamika itu membuka ruang terjadinya kesalahan data, termasuk atlet yang tiba-tiba berpindah KTP dan Kartu Keluarga tanpa memenuhi syarat utama, yakni minimal satu tahun berdomisili di daerah yang akan dibela,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, KONI Kaltim telah mengembangkan sistem keabsahan atlet yang terintegrasi dengan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Melalui sistem tersebut, riwayat perpindahan domisili atlet dapat diverifikasi secara elektronik sehingga potensi manipulasi data dapat ditekan.

“KONI Kalimantan Timur sudah bekerja sama dengan Disdukcapil agar bisa melihat proses perpindahan domisili atlet, apakah benar sudah memenuhi syarat satu tahun atau baru dilakukan menjelang Porprov. Kalau baru berpindah, tentu akan langsung terdeteksi dalam sistem,” ungkapnya.

Ia menegaskan, penerapan sistem digital bukan hanya untuk memperkuat administrasi, tetapi juga menjaga sportivitas kompetisi. Dengan proses verifikasi yang lebih transparan, diharapkan tidak ada lagi sengketa keabsahan atlet maupun gugatan hasil pertandingan setelah Porprov berakhir.

“Saya tidak ingin lagi setelah Porprov selesai justru muncul perdebatan mengenai keabsahan atlet. Kalau seluruh tahapan sudah dilalui sesuai aturan, saya yakin tidak akan ada lagi polemik karena semua proses berjalan secara transparan dan menjunjung tinggi sportivitas,” pungkas Dandri. (Ain)

« Previous PageNext Page »

  • vb