DPD PSI Samarinda Optimistis Palaran Jadi Basis Kekuatan Baru Partai

May 21, 2026 by  
Filed under Serba-Serbi

SAMARINDA – Penguatan struktur partai di tingkat kecamatan terus dilakukan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia Kota Samarinda. Salah satu langkah yang dilakukan yakni dengan menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan kepada jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PSI Kecamatan Palaran dalam agenda konsolidasi yang digelar di Kedai Paradise, Jalan Adi Sucipto, Kelurahan Rawa Makmur, Palaran, Selasa (19/5/26) malam.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya PSI Samarinda memperkuat mesin organisasi hingga tingkat bawah sebagai persiapan menghadapi agenda politik ke depan. Konsolidasi internal itu juga dihadiri pengurus DPD serta kader PSI di wilayah Palaran.

Ketua DPD PSI Samarinda, David Jingga, mengatakan penguatan struktur partai harus dibarengi dengan kerja keras seluruh kader. Menurutnya, keterbatasan yang dimiliki partai tidak boleh menjadi penghalang untuk terus memperbesar basis dukungan masyarakat.

“Walaupun ada berbagai keterbatasan, kader tetap harus memiliki semangat besar dan bekerja lebih maksimal untuk membesarkan partai,” ujarnya.

David menilai Kecamatan Palaran memiliki potensi politik yang cukup besar bagi PSI. Hal itu didukung keberadaan sejumlah pengurus yang dinilai memiliki pengalaman dalam kontestasi politik sebelumnya serta kedekatan dengan masyarakat setempat.

“Wilayah ini punya peluang yang cukup baik karena beberapa kader memang memiliki basis dukungan di sini dan sudah punya pengalaman pada pemilu sebelumnya,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bendahara DPD PSI Samarinda, Renny Astuti, menyoroti pentingnya menjaga kekompakan antarstruktur partai. Ia menegaskan koordinasi antara DPD dan DPC perlu terus diperkuat agar program organisasi dapat berjalan efektif.

Menurutnya, percepatan pembentukan Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) juga menjadi fokus utama dalam pengembangan struktur partai di tingkat kelurahan.

“Soliditas kader harus tetap dijaga, termasuk meningkatkan koordinasi dan mempercepat pembentukan struktur DPRt di setiap wilayah,” katanya.

Renny menambahkan, DPD PSI Samarinda akan terus melakukan pendampingan terhadap pengurus kecamatan agar proses pemetaan kader dapat berjalan lebih terarah dan kuat.

Di sisi lain, Ketua DPC PSI Palaran yang baru menerima mandat, M. Adam Damara, mengaku siap menjalankan tugas organisasi dan memperkuat keberadaan PSI hingga tingkat lingkungan masyarakat.

Ia menyebut pembentukan DPRt di tiap kelurahan menjadi salah satu target utama kepengurusan baru.

“Kami ingin seluruh kader tetap kompak dan bergerak bersama. Ke depan, target kami adalah membentuk DPRt di setiap kelurahan agar keberadaan partai bisa semakin dirasakan masyarakat,” ucapnya.

Hal senada disampaikan anggota DPC PSI Palaran, Sofyan. Ia berharap kepengurusan yang baru mampu menjadi jembatan aspirasi warga sekaligus menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat Palaran.

“Harapannya PSI dapat terus bersinergi dengan masyarakat dan hadir membantu menyerap berbagai keluhan warga, khususnya di wilayah Palaran,” tutup Sofyan. (yud)

DPRD Samarinda Soroti Minimnya Pengamanan Fasilitas Umum di Kota Tepian

May 21, 2026 by  
Filed under DPRD Samarinda

SAMARINDA – Maraknya pencurian kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) dan sejumlah fasilitas infrastruktur di Kota Samarinda mendapat sorotan serius dari DPRD Kota Samarinda. Kondisi tersebut dinilai tidak hanya merugikan pemerintah daerah, tetapi juga mengancam keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, meminta Pemerintah Kota Samarinda segera memperkuat sistem pengawasan aset publik agar kasus serupa tidak terus berulang.

Deni Hakim Anwar

Menurutnya, aksi pencurian terhadap fasilitas umum seperti kabel PJU, penutup drainase, hingga baut konstruksi jembatan sudah kerap terjadi dan berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, khususnya pada malam hari.

“Fasilitas publik ini terus menjadi target pencurian. Dampaknya tentu dirasakan masyarakat karena jalan menjadi gelap dan rasa aman berkurang saat beraktivitas malam,” ujarnya, Rabu (20/5/26).

Ia menjelaskan, berdasarkan kondisi di lapangan, sejumlah ruas jalan utama dan titik strategis di Samarinda kini mengalami minim penerangan akibat hilangnya kabel PJU. Situasi tersebut dinilai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas maupun tindak kriminalitas.

Dirinya mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan aset daerah dengan mengedepankan langkah pencegahan, bukan hanya penanganan setelah kejadian.

Ia mengusulkan agar pemerintah rutin melakukan inspeksi terhadap seluruh fasilitas publik, setidaknya satu kali dalam sebulan, guna mendeteksi lebih awal kerusakan ataupun kehilangan infrastruktur.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) dalam menjaga aset publik. Menurutnya, Dinas Perhubungan perlu meningkatkan pemantauan lapangan, Dinas PUPR memperketat pengawasan konstruksi, sementara Satpol PP harus lebih aktif dalam penegakan aturan di lapangan.

Dirinya menilai tanpa pengawasan yang terintegrasi, anggaran daerah akan terus terserap untuk memperbaiki fasilitas yang hilang akibat pencurian. Kondisi tersebut dianggap tidak efektif bagi pembangunan kota dalam jangka panjang.

“Kalau pengawasannya tidak diperkuat, anggaran hanya akan habis untuk mengganti fasilitas yang hilang. Ini tentu tidak efisien untuk pembangunan ke depan,” katanya.

Komisi III DPRD Samarinda, lanjut Deni, berkomitmen terus mengawal kebijakan pengelolaan infrastruktur kota. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, instansi terkait, serta partisipasi masyarakat dalam melaporkan aktivitas mencurigakan dapat menciptakan lingkungan kota yang lebih aman dan nyaman.

“Harapannya Samarinda bisa menjadi kota yang lebih terang, aman, dan nyaman untuk masyarakat,” tutupnya. (yud)

CIMB Niaga Dukung Program Vokasi UI dengan Laboratorium Mini Banking Terkini

May 21, 2026 by  
Filed under Gaya Hidup

DEPOK – Sebagai wujud implementasi purpose Advancing Customers and Society serta pilar Corporate Social Responsibility (CSR) bidang pendidikan, PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan talenta muda Indonesia. Terbaru, CIMB Niaga bekerja sama dengan Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) meluncurkan kembali fasilitas Laboratorium Mini Banking Simulator.

Kegiatan ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan penyerahan donasi secara simbolis oleh Head of Talent Factory and Learning Capability Development CIMB Niaga Muhammad Shodiq, Direktur Program Pendidikan Vokasi UI Dr Safrin Arifin SSt, SKM, MSc, dan Community Development Head CIMB Niaga Astrid Candrasari di Auditorium Vokasi UI, Depok.

Fasilitas ini merupakan transformasi dari Laboratorium Mini Banking CIMB Niaga yang pertama kali dihadirkan pada 2017, kini diperbarui agar selaras dengan perkembangan industri perbankan dan operasional terkini. Dirancang sebagai sarana praktik perbankan yang komprehensif, fasilitas ini diharapkan mampu memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih aplikatif, menjembatani teori dan praktik, serta meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan mahasiswa Vokasi UI.

“Kami percaya kolaborasi antara perbankan dan institusi pendidikan memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan siap kerja. Melalui Mini Banking ini, kami ingin menghadirkan sarana pembelajaran yang memungkinkan mahasiswa memahami operasional perbankan secara langsung, mulai dari pelayanan nasabah, transaksi keuangan, hingga simulasi aktivitas perbankan modern. Kami berharap fasilitas ini dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa sehingga lebih siap bersaing di industri jasa keuangan,” kata Head of Talent Factory and Learning Capability Development CIMB Niaga Muhammad Shodiq.

Pada kesempatan yang sama, Program Pendidikan Vokasi UI mengapresiasi kontribusi berkelanjutan CIMB Niaga dalam mendukung pengembangan sarana pendidikan. “Terima kasih atas komitmen dan dukungan CIMB Niaga untuk mendukung pengembangan dunia pendidikan, khususnya di Vokasi UI. Kehadiran Mini Banking Simulator ini menjadi sarana pembelajaran praktik yang sangat relevan dan bermanfaat bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan teknis dan pemahaman tentang layanan perbankan. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berkembang sehingga, mampu mencetak lulusan yang profesional, adaptif, dan siap bersaing di industri perbankan nasional maupun global,” ujar Direktur Program Pendidikan Vokasi UI Dr Safrin Arifin SSt, SKM, MSc.

Selain peresmian fasilitas, CIMB Niaga juga menyelenggarakan kuliah umum (guest lecture) sebagai bagian dari dukungan terhadap peningkatan wawasan mahasiswa. Dalam sesi tersebut, Decision Management & Advanced Analytics Head CIMB Niaga Bayu Adhi Kurniawan Widhiyanto, membawakan materi bertajuk “Application of Data Analytics & AI in the Banking Industry”, yang membahas pemanfaatan teknologi analitik dan kecerdasan buatan dalam mendukung transformasi industri perbankan.

Melalui berbagai program CSR dan dukungan di bidang pendidikan, CIMB Niaga secara konsisten berupaya memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung pendidikan yang berkualitas, peningkatan literasi keuangan, serta pengembangan talenta muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri. (*)

Telkomsel Perkuat Peran sebagai Digital Ecosystem Enabler

May 21, 2026 by  
Filed under Gaya Hidup

JAKARTA – Telkomsel terus memperkuat kinerja perusahaan sepanjang 2025 dengan mengedepankan semangat “Melayani Sepenuh Hati” sebagai landasan dalam menghadirkan layanan digital yang semakin relevan dan bernilai bagi pelanggan. Di tengah dinamika industri yang menantang, Telkomsel secara konsisten memimpin inisiatif industri digital dengan meningkatkan kualitas layanan melalui strategi penyederhanaan produk, penyesuaian harga, serta optimalisasi portofolio layanan, yang mulai menunjukkan dampak positif pada paruh kedua tahun 2025.

Hal ini tercermin dari peningkatan performansi Perusahaan yang semakin baik dengan pertumbuhan laba bersih sebesar 14,7% secara kuartalan (QoQ) dan EBITDA yang meningkat 5,4% QoQ, menandakan momentum pemulihan yang semakin kuat. Excellence performance yang berkelanjutan ini dicapai dengan seiring penguatan peran Telkomsel sebagai digital ecosystem enabler melalui pengembangan layanan broadband, pemanfaatan kapabilitas berbasis AI, serta integrasi ekosistem digital untuk mendukung percepatan transformasi digital di Indonesia.

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho menyampaikan “Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi Telkomsel dalam memperkuat fondasi pertumbuhan yang lebih sehat, berkualitas, dan berkelanjutan. Di tengah dinamika industri yang masih penuh tantangan, Telkomsel terus menjaga kepemimpinan pasar melalui fokus pada customer value, kualitas layanan broadband, dan pengalaman digital yang semakin relevan bagi masyarakat Indonesia.”

Kinerja Berkualitas & Relevansi Layanan Digital

Sepanjang tahun 2025, Telkomsel membukukan pendapatan sebesar Rp109,3 triliun dan laba bersih Rp19,7 triliun, didukung oleh transformasi menuju pertumbuhan yang lebih berkualitas. Kontribusi layanan digital bisnis yang telah mencapai lebih dari 95% dari pendapatan mobile serta pertumbuhan traffic data sebesar 15% secara tahunan menjadi indikator kuat relevansi layanan Telkomsel dalam menjawab kebutuhan digital masyarakat.

Di sisi lain, strategi quality-led juga tercermin dari basis pelanggan yang terkonsolidasi menjadi 156,1 juta pelanggan, dengan ARPU yang meningkat menjadi Rp45 ribu pada akhir tahun, mencerminkan produktivitas yang semakin baik. Telkomsel juga terus memperkuat pengalaman pelanggan melalui pengembangan layanan konvergensi dengan penetrasi yang telah mencapai sekitar 59%, serta penambahan pelanggan fixed broadband yang terus mendorong total basis melampaui 10 juta pelanggan, mempertegas peran Telkomsel dalam menghadirkan konektivitas rumah yang semakin dibutuhkan.

Layanan Bernilai: Mendukung Aktivitas & Gaya Hidup Digital

Melayani dengan membuka peluang dan manfaat nyata bagi masyarakat, Telkomsel terus menghadirkan layanan digital yang mendukung aktivitas, meningkatkan produktivitas, serta memperkaya gaya hidup digital sehari-hari. Mulai dari kebutuhan komunikasi, hiburan, hingga solusi berbasis AI yang semakin terintegrasi dalam ekosistem layanan.

Dampak Sosial & Ekosistem Digital Inklusif

Pertumbuhan ekosistem digital diarahkan untuk menciptakan dampak yang inklusif dan berkelanjutan. Telkomsel tidak hanya menghadirkan konektivitas, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan sosial yang nyata bagi masyarakat.

Kontribusi ini terlihat dari:

  • Pemberdayaan UMKM yang mencatat peningkatan omzet rata-rata hingga 32% melalui pemanfaatan layanan digital
  • Dukungan terhadap penciptaan lebih dari 685 ribu lapangan kerja dalam ekosistem digital
  • Pengembangan talenta digital melalui program seperti NextDev dan berbagai inisiatif edukasi digital
  • Pemerataan akses digital hingga wilayah 3T melalui dukungan BTS USO

Upaya tersebut mencerminkan komitmen Telkomsel dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Pengakuan Global Atas Inovasi & Kualitas Layanan

Sebagai pembuktian atas kualitas layanan dan inovasi berkelanjutan, Telkomsel juga meraih berbagai penghargaan nasional dan internasional sepanjang 2025, antara lain:

  • Pengakuan global dari Ookla Speedtest Awards™ atas kualitas jaringan
  • Global GTI Awards bersama mitra teknologi atas inovasi pemanfaatan teknologi jaringan
  • Penghargaan internasional atas pemanfaatan AI pada layanan MyTelkomsel dan customer experience
  • Berbagai penghargaan di ajang Glotel, TM Forum, dan Gartner Marketing & Communications Awards

Pengakuan ini memperkuat kepercayaan pelanggan sekaligus mencerminkan konsistensi Telkomsel dalam menghadirkan layanan yang andal, relevan, dan bernilai nyata.

“Kami meyakini bahwa pertumbuhan industri telekomunikasi ke depan tidak lagi hanya ditentukan oleh skala, tetapi oleh kemampuan menghadirkan layanan yang bernilai, pengalaman yang konsisten, serta keberlanjutan bisnis yang mampu menciptakan dampak jangka panjang bagi pelanggan dan ekosistem digital nasional”, tambah Nugroho.

Penguatan Jaringan & Akses Digital Nasional

Dukungan infrastruktur jaringan yang semakin kuat, dengan lebih dari 293 ribu BTS on-air, memastikan kualitas layanan yang semakin optimal dalam memenuhi kebutuhan konektivitas digital masyarakat. Dengan semangat Melayani Sepenuh Hati, Telkomsel akan terus berkomitmen menghadirkan layanan yang tidak hanya unggul secara teknologi, tetapi juga memberikan manfaat nyata dan pengalaman terbaik bagi seluruh pelanggan.

Penguatan jaringan broadband terus memperluas akses konektivitas digital di berbagai wilayah Indonesia, termasuk mendukung pemerataan akses di berbagai lapisan masyarakat. Upaya ini sekaligus mempertegas bahwa Telkomsel terus memperkuat perannya dalam mendukung percepatan transformasi digital nasional, dengan menghadirkan layanan yang lebih andal, luas, dan konsisten.

Nugroho menambahkan “Karena itu, Telkomsel akan terus memperkuat perannya sebagai digital ecosystem enabler melalui pengembangan konektivitas broadband, layanan digital terintegrasi, serta pemanfaatan teknologi berbasis AI untuk menghadirkan pengalaman pelanggan yang semakin seamless, relevan, dan bernilai.”

SMSI dan ABPEDNAS Jajaki Kolaborasi Nasional untuk Penguatan Desa

May 21, 2026 by  
Filed under Nusantara

JAKARTA – Pengurus Pusat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) melakukan audiensi dengan Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (DPP ABPEDNAS) di Kantor Pusat ABPEDNAS, Jalan Gudang Peluru Raya No. 29, Jakarta Selatan, Selasa (20/5/2026). Pertemuan membahas penguatan sinergi nasional dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada masyarakat.

Delegasi SMSI dipimpin Ketua Umum Firdaus bersama Sekretaris Jenderal Makali Kumar, Bendahara Iwan Jalaluddin, serta Wakil Ketua Dewan Penasihat Taufiqurochman.

Sementara dari pihak ABPEDNAS hadir Ketua Dewan Pengawas Reda Manthovani, Ketua Umum Indra Utama, serta Sekretaris Jenderal Adhitya Yusma Perdana.

Dalam suasana penuh keakraban, Ketua Umum SMSI Firdaus memaparkan perkembangan organisasi SMSI yang berdiri pada 7 Maret 2017 dan kini menjadi salah satu konstituen Dewan Pers. Saat ini, SMSI memiliki 3.181 perusahaan media siber yang tersebar di 35 provinsi serta berbagai kabupaten dan kota di Indonesia.

Menurut Firdaus, SMSI juga tercatat sebagai organisasi perusahaan media siber terbesar di dunia versi Museum Rekor Indonesia (MURI) dan Kementerian Pariwisata RI. Karena itu, SMSI siap mengambil peran dalam mendukung penguatan komunikasi publik dan penyebarluasan informasi strategis nasional, termasuk terkait pembangunan desa.

“Kami beraudiensi dengan DPP ABPEDNAS untuk bersilaturahmi sekaligus membangun sinergi dan kerja sama dalam mendukung program-program penguatan aspirasi masyarakat serta tata kelola pemerintahan desa,” ujar Firdaus.

Ia menambahkan, jaringan kepengurusan SMSI yang tersebar hampir di seluruh daerah di Indonesia menjadi modal penting dalam mendukung publikasi berbagai program ABPEDNAS. Dukungan tersebut, kata dia, akan dijalankan sesuai fungsi pers sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, baik melalui penyampaian informasi yang objektif, edukasi publik, maupun fungsi kontrol sosial.

“Kami siap mendukung dan berkolaborasi dengan ABPEDNAS di seluruh wilayah Indonesia, termasuk dalam penyebarluasan informasi pembangunan desa melalui media-media anggota SMSI di daerah,” katanya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS Reda Manthovani yang juga menjabat Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM Intel) menyambut positif kunjungan pengurus pusat SMSI. Menurutnya, ABPEDNAS merupakan organisasi profesi tingkat nasional yang mewadahi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di seluruh Indonesia.

Ia menjelaskan, ABPEDNAS memiliki sejumlah fungsi strategis, antara lain sebagai media komunikasi dan koordinasi antaranggota BPD, penyalur aspirasi masyarakat desa, serta penguatan kapasitas pengawasan terhadap kinerja kepala desa sesuai amanat peraturan perundang-undangan.

“ABPEDNAS hadir untuk penguatan desa. Penguatan desa merupakan investasi jangka panjang bagi bangsa. BPD harus menjadi garda terdepan dalam memastikan pemerintahan desa berjalan transparan, akuntabel, dan berpihak kepada rakyat,” ujar Prof. Reda.

Ia juga menegaskan komitmen Kejaksaan dalam mendukung ABPEDNAS menjalankan fungsi pengawasan dan kemitraan secara profesional dan berintegritas.

“Desa yang kuat membutuhkan kelembagaan yang kuat. Kejaksaan dan semua pihak, termasuk SMSI, dapat mendampingi ABPEDNAS agar seluruh proses pengawasan dan kemitraan berjalan profesional serta berintegritas,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal ABPEDNAS Adhitya Yusma Perdana menyatakan pihaknya siap menjalin kerja sama dengan SMSI dalam mendukung berbagai program organisasi, termasuk membangun opini publik yang positif terkait pembangunan desa.

Menurutnya, kolaborasi tersebut juga merupakan implementasi hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) ABPEDNAS, khususnya dalam penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas BPD, serta memperkuat sinergi nasional bersama lembaga pemerintah dan organisasi pers.

“Kerja sama dengan SMSI menjadi bagian dari upaya memperkuat kelembagaan dan membangun gotong royong dalam menjaga desa serta membangun Indonesia,” ujar Adhitya.

Ia juga mengungkapkan bahwa ABPEDNAS telah melaksanakan program kreatif pengawasan desa melalui lomba film pendek bertema “Jaksa Garda Desa” dengan total hadiah mencapai ratusan juta rupiah.

Audiensi ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen kedua organisasi untuk menindaklanjuti kerja sama secara konkret dengan melibatkan pengurus daerah masing-masing di seluruh Indonesia. (*)

« Previous PageNext Page »

  • vb