Gali Pengalaman dan Asah Skill, Arai Agaska Tetap Semangat di World Sportbike

June 8, 2026 by  
Filed under Olahraga

Masih terus menggali pengalaman di ajang dunia World Sportbike, Arai Agaska memetik pelajaran berharga dari balapan seri 4 di sirkuit Aragon Spanyol 29-31 Mei 2026. Dia tetap stay di Italia bersama tim ProGP NitiRacing yang memberikannya dukungan penuh di musim World Sportbike perdananya.

Di lintasan Aragon, rider binaan Yamaha Racing Indonesia itu menuntaskan race 1 posisi 23 lalu DNF race 2 karena technical problem. Arai Agaska bersama tim mengevaluasi hasil tersebut dengan positif untuk memperbaiki performa pada seri-seri berikutnya. Paruh musim World Sportbike yang sudah dijalaninya memberikan experience bernilai buat perkembangan balapannya di kompetisi dunia.

”Saya tetap semangat menghadapi World Sportbike, tidak mudah bagi saya di tahun pertama ambil bagian di kejuaraan ini. Jadi saya terus belajar menambah pengetahuan untuk meningkatkan penampilan. Saya berharap dapat semakin mengasah skill yang bermanfaat dalam perjalanan karir balap,” ungkap Arai Agaska.

Mengantongi 1 poin yang diperolehnya saat race seri 3 di Autodrom Most Republik Ceko, rider asal Lombok Nusa Tenggara Barat itu akan berjuang lagi memperoleh hasil lebih baik. Tersisa 4 putaran yang berarti masih ada kesempatan baginya merebut poin kembali.

”Tampil di World Sportbike menuai ilmu bernilai signifikan untuk Arai Agaska. Tujuannya agar dia memperluas wawasan mengenai balapan dunia yang menghadirkan persaingan ketat. Ini sangat penting demi kemajuan lebih lanjut, sehingga kami selalu menyemangatinya dalam perjuangan di World Sportbike. Tim selalu support buat perbaikan pada seri-seri selanjutnya,” tutur Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Turnamen Bocah Seru League dan Women Super League Siap Digelar

June 8, 2026 by  
Filed under Olahraga

SENDAWAR – Panitia penyelenggara sudah terbentuk, semua anggota yang tergabung di di kepanitiaan siap bekerja, mulai regulasi pertandingan pengaturan pengaturan UMKM.

Ketua panitia pelaksana Tusin menyampaikan kerjasama semua anggota panitia dalam menyukseskan kegiatan bocah seru league dan women super league, mulai dari pembersihan lapangan hingga ke pemasangan baliho.

“Saya mohon kepada teman teman panitia untuk kerjasamanya dalam menyukseskan kegiatan ini,”Ujarnya, Senin (8/6/2026).

Dijelaskannya, pertandingan yang akan dilaksanakan kali ini usia 9 – 10 tahun 8 team, usia 11 – 12 tahun 17 team, dan women mulai dari usia usia 13 keatas sebanyak 6 team.

” Pertandingan ini sistem kompetisi penuh,”ungkapnya.

Rapat panitia Turnamen Bocah Seru League dan Women Super League

Sementara ketua PSSI Kutai Barat, Teddy Rakhmat menyampaikan terimakasih kepada seluruh panitia pelaksana, semoga kegiatan ini berjalan lancar dan sukses. Ia berpesan bahwa pelaksanaan liga ini baru pertama kali di laksanakan di Kutai Barat, dan apabila nanti di dalam pelaksanaan ada kekurangan mohon di maklumi.

“Kami hanya manusia biasa tidak luput dari khilaf dan lupa,” tandasnya.(arf).

Bupati Kutai Barat Ajak ASN Perkuat Integritas dan Tata Kelola Pemerintahan

June 8, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menggelar apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Alun-alun Itho, Kecamatan Barong Tongkok, Senin (8/6/2026). Apel dipimpin Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, dihadiri para staf ahli, Asisten I, Asisten II, Plt Asisten III, kepala badan dan dinas, kepala bagian, sekretaris perangkat daerah, dan seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat.

Bupati Frederick Edwin menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah atas kinerja yang telah ditunjukkan selama ini. Menurutnya, keberhasilan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2025 merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah.

Ia mengatakan capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, khususnya dalam pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel. Menurutnya, kepercayaan publik terhadap pemerintah harus dijaga melalui kerja nyata dan tanggung jawab yang tinggi.

“Perolehan opini WTP ini merupakan hasil kerja bersama. Saya berharap seluruh perangkat daerah terus menjaga komitmen dan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah secara transparan dan akuntabel,” ujar Frederick Edwin.

Bupati juga mengingatkan pentingnya integritas dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara. Ia menegaskan bahwa seluruh ASN harus menjunjung tinggi nilai kejujuran, profesionalisme, serta menghindari tindakan yang dapat merugikan masyarakat maupun pemerintah daerah.

Menurutnya, integritas merupakan modal utama dalam membangun birokrasi yang dipercaya masyarakat. Oleh sebab itu, setiap aparatur harus mampu menjadi teladan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Bupati juga mengajak seluruh ASN untuk terus meningkatkan koordinasi dan sinergi dalam melaksanakan program pembangunan daerah. Dengan kerja sama yang baik, berbagai target pembangunan diyakini dapat dicapai secara optimal.

Melalui apel gabungan tersebut, Frederick Edwin berharap seluruh ASN semakin termotivasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga kepercayaan yang telah diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Barat. (adv/kominfo)

Damkar Berau Siap Beraksi

June 8, 2026 by  
Filed under Berau

TANJUNG REDEB – Riuh sirine armada pemadam kebakaran di Kabupaten Berau kini memasuki babak baru. Setelah resmi berdiri sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mandiri terlepas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dinas ini mulai berbenah.

Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said

Langkah konkret pun diambil. Sebanyak 62 personel dan 5 unit kendaraan operasional yang selama ini menjadi tulang punggung pemadaman di bawah BPBD, kini resmi pindah ke Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Berau.

Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said, menegaskan, kepindahan ini bukan sekadar urusan balik nama di atas kertas, melainkan sebuah ikhtiar besar untuk memotong birokrasi yang rumit demi keselamatan warga Bumi Batiwakkal.

“Proses serah terima sudah selesai,” ungkap Said. Minggu (07/06/2026)

Selama ini, ada sebuah paradoks yang terjadi di lapangan. Di satu sisi, petugas Damkar harus berkejaran dengan waktu menjinakkan api, namun di sisi lain. gerak mereka kerap terganjal urusan administrasi.

Sengkarut tumpang tindih inilah yang ingin dipangkas Pemkab Berau. Dengan aset dan SDM yang kini berada dalam satu komando, Dinas Damkar diharapkan tidak ada lagi alasan terlambat respon akibat kendala pemeliharaan armada.

Namun, pekerjaan rumah belum selesai. Efek dari pemisahan ini membuat tata ruang kantor menjadi penuh sesak. Saat ini, satu kompleks sekretariat masih harus berbagi ruang antara BPBD, Damkar, dan KPU Berau.

“Terpenting sekarang administrasinya harus rapi terlebih dahulu. Setelah itu baru dilakukan penataan sekretariat agar aktivitas pelayanan masing-masing instansi bisa berjalan lebih optimal,” tambah Said.

Menariknya, kebijakan pemisahan aset ini juga menjadi strategi cerdas Pemkab Berau dalam menyiasati kantong daerah. Menghadapi proyeksi penurunan kemampuan anggaran di tahun-tahun mendatang, pemerintah memilih prinsip maksimalkan apa yang ada, alih-alih membeli yang baru.

Ketimbang menggelontorkan miliaran rupiah untuk pengadaan mobil damkar baru, mengoptimalkan dan merawat 5 unit kendaraan yang sudah ada dinilai jauh lebih bijak.

Sekda Berau menitipkan pesan kuat agar seluruh personel merawat armada tersebut layaknya milik sendiri. Sebab, satu sekrup yang longgar pada mobil pemadam bisa berarti hilangnya hitungan detik berharga saat menyelamatkan rumah warga dari amukan si jago merah.

Kini, setelah garis batas kewenangan ditarik dengan tegas, kedua instansi ini diharapkan bisa memoles taringnya masing-masing di lapangan.

Pemisahan ini adalah sebuah langkah maju. Warga Berau kini tidak perlu lagi peduli pada rumitnya urusan administrasi di balik meja. Yang mereka butuhkan hanyalah satu, saat api berkobar atau ada situasi darurat, sirine Damkar bisa berbunyi lebih cepat, dan petugas datang dengan armada yang prima.(Dy/Ok/Adv)

Mengejar Target Stunting Di Bumi Batiwakkal

June 8, 2026 by  
Filed under Berau

TANJUNG REDEB – Di balik keindahan alam Kabupaten Berau yang memesona, ada sebuah perjuangan senyap yang sedang dipertaruhkan di meja-meja Posyandu. Ini bukan sekadar tentang angka atau grafik di atas kertas, melainkan tentang masa depan ribuan anak yang kelak akan memimpin daerah ini.

Pemerintah Kabupaten Berau saat ini sedang berkejaran dengan waktu, memendam mimpi besar menyusutkan angka stunting hingga tersisa 5 persen pada tahun 2045. Namun, jalan menuju ke sana ternyata masih diselimuti kabut tebal tantangan.

Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) terbaru, prevalensi stunting di Berau masih bertengger di angka 23,4 persen. Jika digambarkan secara sederhana, hampir satu dari setiap empat balita di Bumi Batiwakkal mengalami gangguan pertumbuhan. Ironisnya, angka ini justru menunjukkan tren kenaikan dari tahun sebelumnya sebuah alarm keras bagi kita semua.

Wakil Bupati Berau, Gamalis, dengan nada bicara yang penuh penekanan mengingatkan stunting bukanlah masalah statistik semata. Ini menyangkut masa depan generasi penerus daerah. Penanganan stunting harus dilakukan secara serius, terintegrasi, dan melibatkan seluruh pihak,

“Misi besar Berau untuk memangkas stunting menjadi 14,4 persen di tahun 2029, dan finis di angka 5 persen pada 2045, mendadak menghadapi tembok besar bernama partisipasi masyarakat,” tegasnya, Sabtu (06/06/2026)

Ia membeberkan data, total Balita di Berau ada 23.105 anak, rutin terpantau 40 persen atau  9.242 anak dan belum terpantau optimal 60 persen atau 13.000 anak. Artinya, ada lebih dari 13 ribu balita yang tumbuh kembang dan status gizinya masih misterius karena tidak pernah menginjakkan kaki di Posyandu.

“Bagaimana kami bisa mengobati jika tidak tahu siapa yang sakitnya,” terangnya

Gamalis menilai, jika masyarakat enggan membawa anaknya ke Posyandu, pemerintah akan kehilangan radar untuk melakukan deteksi dini. Sebaliknya, semakin ramai Posyandu, semakin akurat data yang didapat, dan intervensi bantuan gizi pun bisa langsung mengetuk pintu rumah yang tepat.

Di tengah rapor merah kehadiran Posyandu, ada kabar baik yang patut diapresiasi. Berau yang dulunya sempat berada di posisi akhir dalam penilaian kinerja penanganan stunting di Kalimantan Timur, kini telah melompat jauh.

Berkat kerja keras lintas sektor, Berau sukses merangsek naik ke posisi tiga besar kabupaten/kota dengan kinerja terbaik di Kaltim. Sebuah pembuktian mesin kolaborasi pemerintah daerah sebenarnya sudah mulai panas dan berjalan di jalur yang benar.

Prestasi masuk tiga besar tentu membanggakan, namun Gamalis mengingatkan agar semua pihak tidak cepat berpuas diri. Pekerjaan rumah terbesar justru ada di akar rumput: mengetuk hati para orang tua agar mau meluangkan waktu membawa buah hati mereka ke pelayanan kesehatan terdekat.Target Berau bukan sekadar memenangkan penghargaan atau menurunkan persentase angka.

“Target aslinya adalah memastikan anak-anak Berau tumbuh dengan otak yang cerdas dan fisik yang kuat,” pungkasnya

Mimpi tahun 2045 memang masih panjang, namun langkahnya harus dimulai dari sekarang dari setiap kayuhan langkah ibu yang membawa anaknya ke meja Posyandu. Sebab, investasi terbaik suatu daerah bukan pada batu bara atau pariwisatanya, melainkan pada senyum sehat anak-anaknya.(Dy/Ok/Adv)

« Previous PageNext Page »

  • vb