Empat Tahun di Turki, Mahasiswa Asal Indonesia Kisahkan Suasana Ramadan

March 3, 2026 by  
Filed under Serba-Serbi

SAMARINDA – Empat tahun menempuh pendidikan di Turki memberi pengalaman berbeda bagi Luthfi Afif Murtadho dalam memaknai bulan suci Ramadan. Pria kelahiran Sragen, Jawa Timur itu merasakan langsung bagaimana suasana Ramadan di Negeri Dua Benua berjalan dengan ritme yang tak sama seperti di Indonesia.

Pria yang akrab di sapa Afif itu memulai ceritanya dari hal paling sederhana yaitu waktu berbuka puasa.

Luthfi Afif Murtadho

“Kalau di Indonesia, sore hari itu identik dengan ngabuburit. Orang-orang keluar rumah, cari takjil, jalanan macet. Di Turki tidak seperti itu,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).

Ia menjelaskan, menjelang Magrib suasana justru cenderung tenang. Warga lebih banyak berada di rumah atau berkumpul bersama keluarga. Tidak ada hiruk pikuk “war takjil” sebagaimana lazim ditemui di berbagai kota di Indonesia.

Menu berbuka pun sederhana. Air putih dan kurma menjadi pembuka, disusul sup hangat. Salah satu yang paling umum adalah mercimek çorbası, sup lentil khas Turki yang lembut dan gurih. Sup itu hampir selalu hadir di meja makan selama Ramadan.

“Biasanya tidak langsung makan berat. Setelah minum dan makan sup, kami bersiap ke masjid,” katanya.

Selepas salat Magrib dan Isya, jamaah langsung melanjutkan tarawih. Namun justru setelah rangkaian ibadah itu, suasana berubah menjadi lebih semarak.

Afif menggambarkan bagaimana kawasan masjid di berbagai kota, termasuk di Sivas tempat ia tinggal, dipenuhi warga. Anak-anak muda berkumpul, keluarga berjalan santai di pelataran masjid, dan masyarakat bercengkerama di sepanjang jalan.

“Ramainya itu malam hari. Orang-orang nongkrong, pemuda kumpul, masjid penuh, jalanan juga hidup,” tuturnya.

Ia menambahkan, makan berat justru lebih sering dilakukan setelah salat, bahkan ada yang menunggu hingga selesai tarawih untuk menikmati hidangan utama bersama keluarga atau teman.

Menurutnya, jika di Indonesia denyut Ramadan terasa kuat menjelang berbuka, di Turki justru atmosfer kebersamaan menguat setelah malam tiba. Aktivitas sosial dan interaksi masyarakat berlangsung hingga larut, namun tetap dalam suasana yang tertib dan religius.

Selain soal tradisi, durasi puasa di Turki juga kerap berbeda dengan di Indonesia karena dipengaruhi oleh musim dan letak geografis. Saat Ramadan jatuh di musim panas, waktu puasa dapat sangat panjang karena durasi siang yang lebih lama, beberapa pelajar Indonesia di sana pernah mencatat puasa bisa mencapai sekitar 18 jam saat musim panas. Sebaliknya, ketika Ramadan berlangsung di musim dingin atau awal musim semi, durasi puasa bisa lebih pendek, sekitar 12–13 jam per hari sesuai waktu matahari terbit dan terbenam setempat. (intan)

Jemaah Umrah Sultanah Aman di Tengah Ketegangan Timur Tengah

March 3, 2026 by  
Filed under Berita

ARAB SAUDI – Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada sejumlah pembatalan dan penundaan penerbangan internasional, jemaah umrah Sultanah, Umroh Bareng Yuk, dipastikan dalam kondisi aman dan seluruh rangkaian perjalanan berjalan lancar.

Kabar tersebut disampaikan oleh Endro S Efendi, Tour Leader Sultanah yang juga Ketua Forum Pemimpin Redaksi SMSI Kalimantan Timur. Ia menyampaikan bahwa rombongan jemaah yang berangkat dari Jakarta pada 3 Maret 2026 telah mendarat dengan selamat di Jeddah menggunakan maskapai Oman Air dengan transit di Muscat.

“Alhamdulillah, jemaah landing dengan lancar di Jeddah tanpa kendala. Kondisi aman dan seluruh layanan berjalan sesuai rencana,” ujar Endro.

Dalam rombongan tersebut turut serta mantan Bupati Berau Agus Tantomo bersama putranya. Total jemaah dalam penerbangan ini berjumlah 37 orang.

Endro juga menyampaikan bahwa rombongan umrah Free Hainan yang sebelumnya berangkat pada 19 Februari 2026 telah kembali ke Tanah Air dan tiba di Samarinda pada Senin (3/3/2026) sore melalui Bandara APT Pranoto.

Sementara itu, secara terpisah, Owner Sultanah Julia Wingantini menyampaikan bahwa pada Ramadan tahun ini Sultanah menggunakan beberapa maskapai internasional, yakni Hainan Airlines, Oman Air, Saudi Airlines, serta IndiGo untuk melayani penerbangan umrah, termasuk program umrah full Ramadan. Hingga saat ini, seluruh maskapai tersebut tetap beroperasi normal tanpa kendala.

“Kami mohon doa dari semua pihak, semoga seluruh penerbangan dari keberangkatan hingga kepulangan jemaah berjalan lancar dan aman,” ujar Julia.

Untuk diketahui, dalam beberapa pekan terakhir situasi keamanan di kawasan Timur Tengah kembali memanas akibat eskalasi konflik regional. Kondisi tersebut berdampak pada pengaturan ulang rute penerbangan internasional, di mana sejumlah maskapai memilih menghindari wilayah udara tertentu demi alasan keselamatan, sehingga menyebabkan penundaan bahkan pembatalan penerbangan di beberapa negara.

Meski demikian, Endro menegaskan bahwa pelaksanaan ibadah umrah di Mekkah tetap berjalan aman dan kondusif. Namun di lapangan, terasa adanya peningkatan pengamanan yang cukup signifikan. Petugas keamanan terlihat jauh lebih banyak, baik di dalam Masjidil Haram maupun di lingkungan sekitarnya.

Di sejumlah ruas jalan, kehadiran aparat keamanan tampak sangat intens. Bahkan pada jalur Madinah–Mekkah yang biasanya minim pemeriksaan, saat ini terlihat banyak pos pemeriksaan kendaraan yang dilakukan oleh petugas keamanan. Hingga kini, belum diketahui secara pasti apakah peningkatan penjagaan tersebut berkaitan langsung dengan ketegangan geopolitik regional atau merupakan bagian dari pengamanan rutin selama bulan Ramadan.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada informasi pembatalan penerbangan dari maskapai yang digunakan Sultanah. Endro menambahkan bahwa dirinya masih berada di Mekkah dan bersiap untuk kembali ke Tanah Air.

“Sampai saat ini belum ada informasi pembatalan dari maskapai. Semoga semuanya tetap aman dan lancar,” pungkasnya. (esf)

PT Pamapersada Nusantara Laksanakan Kegiatan Karyawan Mengajar

March 3, 2026 by  
Filed under Serba-Serbi

SENDAWAR – Salah satu program PT Pamapersada Nusantara yaitu karyawan mengajar yang dilaksanakan di SMK Negeri 2 Sendawar, Kelurahan Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Kegiatan diikuti seluruh siswa kelas dua belas sebagai pembekalan materi memasuki dunia industri.

Kepala sekolah SMK Negeri 2 Sendawar, Jusran Attan saat ditemui di ruangannya menyampaikan, kerjasama antara sekolah dan dunia usaha ini bisa berlanjut, karena sekolah kejuruan ini sangat membutuhkan sekali bermitra dengan dunia usaha. Dihatapkan, siswa setelah lulus bisa mandiri.

“Jika  mau melanjutkan kuliah  ke perguruan tinggi itu lebih bagus, tapi bagi yang mau bekerja setidaknya sudah punya pengetahuan atau sedikit bekal dari kegiatan karyawan mengajar ini,” kata Jusran, Senin (2/3/2026).

Ia berharap kedepannya bukan hanya karyawan mengajar atau guru tamu saja yang datang.   Kesempatan nantinya bisa diberikan kepada guru magang ke dunia industri. Karena kedepannya setiap guru harus mempunyai sertifikat kompetensi dari dunia usaha, ketika para guru sudah kompeten mereka harus mempunyai sertifikat yang resmi dari dunia usaha.

“Agar sekolah ini menjadi sekolah unggulan, syaratnya guru harus kompeten dan linier, baik dari dunia usaha maupun dari pemerintah,” ungkapnya.

Dikatakan, saat ini mungkin dunia usaha selalu memperbaharui perkembangan terbaru dari industri. Semoga seiring dengan perkembangan di industri para guru tamu bisa mengajarkan kepada siswa sebagai bekal bekerja di industri.

“Kami berharap kepada perusahaan, setelah siswa ini lulus nanti mungkin ada yang bisa diterima di perusahaan,”harapnya.

Ia menjelaskan, siswa sudah pernah mengikuti uji kompetensi dari pemerintah dan sudah mendapatkan sertifikat kompeten dari pemerintah. Ini salah satu modal masuk dan melamar ke dunia usaha atau industri.

Ia menyebut, saat ini yang menjadi pertanyaan siswa sudah kompeten dan sudah mempunyai sertifikat tetapi belum bisa diterima dunia usaha atau industri. Menurutnya siswa perlu diberi kesempatan.

“Apalagi mereka sudah memiliki sertifikat kompetensi yang dikeluarkan resmi dari pemerintah,” ujarnya.

Ditemui di sela kegiatan, CSR Officer PT Pamapersada Nusantara Rudyanto Putra menyampaikan kegiatan ini menjadi salah satu upaya perusahaan dalam memberikan bekal kepada siswa SMK khususnya di sekolah binaan agar lebih siap dalam menghadapi persiapan dunia kerja

“Kegiatain ini sifatnya rangkaian dan transfer ilmu. Materi yang disampaikan mengenalkan proses seleksi dan administrasi yang diperlukan sehingga ketika lulus dan berniat mencari kerja sudah paham tahapan dan administrasi yang harus dilengkapi”.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program PAMA SAFE School dimana SAFE sendiri adalah singkatan dari Safety (Keselamatan), Active and Fit, (Aftif dan sehat), serta Eco-friendly (Ramah lingkungan)

“Kami menjalin kerja sama dengan SMKN 2 Sendawar dengan harapan program ini nantinya dapat SMKN 2 Sendawar menjadi percontohan untuk menerapkan budaya keselamatan, kesehatan, dan peduli lingkungan tidak hanya di siswa, namun juga untuk seluruh elemen di sekolah,” ucapnya. (arf)

Inflasi Kalimantan Timur Februari 2026 Tetap Terjaga

March 3, 2026 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Inflasi Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada periode Februari tahun 2026 tetap terjaga di tengah peningkatan permintaan masyarakat selama Ramadan menjelang Idulfitri 2026. Indeks Harga Konsumen (IHK) Provinsi Kaltim pada Februari 2026 mencatat inflasi sebesar 0,60% (mtm), lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 0,04% (mtm), dan inflasi tahunan berada pada level 4,64% (yoy) serta 0,64% (ytd). Secara tahunan, inflasi Kaltim tercatat lebih rendah dibandingkan nasional yang sebesar 4,76% (yoy). Inflasi tahunan Kaltim dipengaruhi low base effect, sehubungan dengan implementasi kebijakan diskon tarif listrik pada Januari–Februari 2025.

Kepala Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Kaltim Jajang Hermawan melalui release kepada media ini menyampaikan, inflasi Kaltim pada Februari 2026 utamanya disumbang oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau seiring meningkatnya permintaan komoditas pangan strategis menjelang dan selama Ramadan serta momen Imlek 2026.

”Kelompok ini mencatat inflasi 0,97% (mtm) dengan andil 0,29% (mtm),” kata Hermawan, Senin (2/3/2026)

Selain itu, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya turut memberikan andil besar, didorong oleh tren kenaikan emas perhiasan yang masih berlanjut. Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mencatat inflasi 2,66% (mtm) dengan andil 0,20% (mtm), yang didorong oleh kenaikan rata-rata harga emas menjadi sekitar Rp3.085.000 per gram pada Februari 2026.

Di sisi lain, tekanan inflasi yang lebih tinggi tertahan oleh penurunan harga pada kelompok transportasi, seiring penurunan harga BBM non-subsidi pada awal Februari 2026 sekitar 3–4%, sehingga membantu menjaga stabilitas harga di tengah peningkatan aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.

Langkah pengendalian inflasi terus diperkuat melalui sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di wilayah Kaltim dengan implementasi strategi 4K (Keterjangkauan harga, Ketersediaan pasokan, Kelancaran distribusi, dan Komunikasi efektif). Pada aspek Keterjangkauan harga, periode Januari hingga Februari 2026, TPID melaksanakan kurang lebih 75 kegiatan gerakan pangan murah, operasi pasar, dan kegiatan serupa lainnya di beberapa kabupaten/kota.

Pada aspek Komunikasi efektif, TPID terus berkoordinasi untuk melakukan langkah konkret pengendalian inflasi, diantaranya pelaksanaan High Level Meeting (HLM) TPID di beberapa daerah menjelang Ramadan dan Idul Fitri, koordinasi mingguan yang membahas perkembangan harga, progres program di OPD teknis, dan evaluasi kebijakan. Selain itu, sebagai penguatan kapasitas kelembagaan, telah dilaksanakan capacity building TPID se-Provinsi Kaltim pada 14–15 Januari 2026 dan 5-6 Februari 2026 yang bertujuan untuk mempertahankan kinerja pengendalian inflasi daerah melalui pembekalan, refreshment dan penyusunan laporan TPID. (*)

Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

March 3, 2026 by  
Filed under Kutai Kartanegara

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) memberikan penjelasan rinci mengenai anggaran pengadaan ambulans Tahun Anggaran 2024 senilai Rp9 miliar yang belakangan menjadi perbincangan di ruang publik. Informasi yang menyebutkan dana tersebut digunakan untuk membeli satu unit ambulans dipastikan tidak benar.

Klarifikasi itu disampaikan pemerintah daerah setelah beredar potongan informasi yang tidak utuh di masyarakat maupun media sosial. Dalam penjelasan resmi, Pemkab Kutim menegaskan bahwa anggaran Rp9 miliar tersebut dialokasikan untuk pengadaan 40 unit ambulans operasional.

Jika dihitung secara rata-rata, setiap unit ambulans memiliki nilai sekitar Rp225 juta. Angka tersebut menyesuaikan spesifikasi kendaraan ambulans yang digunakan untuk pelayanan kesehatan dasar. Sehingga dapat difungsikan untuk kebutuhan operasional pelayanan sosial dan penanganan pasien.

Kepala Bagian Umum Sekretariat Kabupaten Kutai Timur Kabag Umum Setkab Kutim), Uud Sudiharjo, mengatakan bahwa kesimpangsiuran informasi bermula dari penyampaian data yang tidak lengkap. Hal itu kemudian menimbulkan tafsir yang keliru di tengah masyarakat.

“Anggaran Rp9 miliar tersebut diperuntukkan bagi 40 unit ambulans operasional, bukan satu unit seperti yang beredar. Seluruh proses pengadaan telah dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Menurut Uud, pengadaan ambulans tersebut merupakan bagian dari kebijakan pemerintah daerah untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan masyarakat. Di wilayah yang memiliki bentang geografis luas seperti Kutim, keberadaan kendaraan ambulans menjadi sarana penting dalam mempercepat mobilitas pasien menuju fasilitas layanan kesehatan.

Program pengadaan ini juga dimaksudkan untuk memperkuat dukungan kegiatan sosial dan kemanusiaan yang selama ini banyak dilakukan oleh organisasi kemasyarakatan, lembaga keagamaan, maupun komunitas warga. Karena itu, ambulans yang diadakan tidak hanya ditempatkan pada fasilitas kesehatan formal, tetapi juga disalurkan kepada berbagai elemen masyarakat.

Sebanyak 40 unit ambulans tersebut didistribusikan kepada sembilan masjid, sembilan kerukunan, tiga yayasan, lima desa, enam rukun tetangga (RT), Palang Merah Indonesia (PMI), serta sejumlah organisasi kemasyarakatan dan keagamaan lainnya. Skema penyaluran ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pelayanan darurat dan membantu masyarakat yang memerlukan akses transportasi kesehatan secara cepat dan responsif.

Teguh, pengurus Masjid Al Hidayah di Jalan APT Pranoto, Sangatta, mengaku bantuan ambulans tersebut memberikan manfaat nyata bagi kegiatan sosial di lingkungannya.

“Kami sangat bersyukur menerima ambulans ini. Bantuan ini sangat membantu kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan warga sekitar. Dengan adanya ambulans, kami bisa lebih cepat menolong masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Siswanto, pengurus Masjid Baabul Jannah di kawasan Teluk Rawa, Kabo Jaya. Ia menilai keberadaan ambulans sangat penting untuk membantu warga yang membutuhkan penanganan medis darurat.

“Ambulans ini menjadi sarana penting bagi kami untuk menolong warga yang sakit atau mengalami keadaan darurat. Bantuan dari pemerintah ini sangat bermanfaat dan nyata dirasakan masyarakat,” katanya.

Di bagian lain, Uud Sudiarjo menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap menjunjung prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran publik. Setiap program yang dibiayai melalui APBD, kata dia, dapat diawasi sesuai mekanisme yang berlaku.

Pemkab Kutim juga membuka ruang pengawasan bagi DPRD maupun lembaga pengawas lainnya sesuai kewenangan masing-masing. Dengan demikian, proses pengadaan hingga distribusi bantuan dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun hukum.

Melalui klarifikasi ini, pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Dalam arus informasi yang bergerak cepat, rujukan kepada sumber resmi pemerintah dinilai penting agar masyarakat memperoleh penjelasan yang utuh, jernih, dan dapat dipertanggungjawabkan. (fj)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1457438
    Users Today : 4344
    Users Yesterday : 5108
    This Year : 393948
    Total Users : 1457438
    Total views : 12837802
    Who's Online : 57
    Your IP Address : 216.73.216.180
    Server Time : 2026-03-10