PT Pertamina Hulu Mahakam Berhasil Onstream Platform Ketiga Proyek Sisi Nubi AOI dan Catatkan Produksi Gas 20 MMSCFD

March 31, 2026 by  
Filed under Berita

BALIKPAPAN – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) kembali mencatatkan capaian penting dalam mendukung ketersediaan dan ketahanan energi nasional, melalui keberhasilan onstream Platform WPN-7 yaitu NB-701 dan NB-702, pada Proyek Sisi Nubi Area of Interest 1-3-5 (SNB AOI 1-3-5) di lapangan lepas pantai Sisi Nubi, Wilayah Kerja Mahakam, Kalimantan Timur. Keberhasilan onstream Platform WPN-7 menjadi tonggak penting sebagai platform ketiga yang telah mencatatkan produksi dari total enam platform dalam pengembangan Proyek SNB AOI 1-3-5.

Onstream Platform WPN-7 dimulai pada 23 Maret 2026 dengan melakukan rump-up sumur NB-701 yang mencatatkan produksi gas hingga 9,8 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) pada 25 Maret 2026. Kemudian disusul oleh sumur NB-702 yang mulai onstream pada 26 Maret 2026 dengan capaian produksi gas hingga 12,5 MMSCFD. Monitoring dan stabilisasi sumur terus dilakukan agar produksi kedua sumur gas ini dapat dioptimalkan hingga 20 MMSCFD pada tahap awal produksi.

Capaian ini sesuai dengan rencana dan target onstream yaitu pada akhir kuartal pertama tahun 2026 dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan keandalan operasi yang semakin memperkuat kinerja awal tahun yang menggembirakan. Sebelumnya, dua platform lainnya, WPS-4 telah onstream pada 4 Desember 2025 dan WPS-5 pada 23 Februari 2026 lalu, menandai progres pengembangan lapangan yang berjalan konsisten dan terintegrasi.

General Manager PHM, Setyo Sapto Edi, menegaskan, pencapaian pada proyek ini menjadi bukti komitmen PHM dalam menghadirkan operasi hulu migas yang selamat, andal, dan berkelanjutan. “Keberhasilan ini menunjukkan kesiapan PHM dalam mengoptimalkan potensi lapangan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan keandalan operasi. Setiap tahapan proyek hulu migas ini kami jalankan dengan disiplin tinggi untuk memastikan operasi berjalan selamat, efektif, dan efisien,” ujar Setyo.

Setyo menambahkan, tambahan produksi dari kedua sumur baru ini diharapkan memberikan dampak nyata bagi pasokan energi nasional. “Dengan capaian produksi awal hingga 20 Juta Standar Kaki Kubik per Hari (Million Standard Cubic Feet per Day atau  MMSCFD), sumur NB-701 dan NB-702 diharapkan berkontribusi signifikan dalam menjaga stabilitas pasokan gas, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional,” tambahnya.

Keberhasilan onstream Platform WPN-7 ini merupakan hasil dari rangkaian persiapan komprehensif oleh seluruh tim yang terlibat. Berbagai pengujian krusial telah dilaksanakan, mulai dari tes Emergency Shutdown (ESD) untuk memastikan sistem proteksi berjalan optimal, hingga leak test menggunakan nitrogen guna menjamin integritas fasilitas tanpa paparan hidrokarbon.

Sumur NB-701 dan NB-702 dioperasikan menggunakan metode controlled ramp-up, yaitu peningkatan produksi secara bertahap melalui pengaturan choke guna menjaga stabilitas tekanan dan aliran. Gas yang diproduksikan dialirkan melalui Sand Filter Unit untuk memastikan partikel padat tersaring dengan baik, sehingga mendukung keandalan fasilitas dan keberlanjutan operasi jangka panjang.

Keberhasilan onstream ini mendukung pencapaian visi Perusahaan untuk menjadi perusahaan energi nasional terdepan yang mendukung keberlanjutan produksi migas untuk ketersediaan dan ketahanan energi Indonesia sesuai Asta Cita pemerintah terkait swasembada energi. (*)

Dispar Kaltim-BI Dorong Pariwisata Jadi Alternatif Ekonomi, Kampung Tenun Jadi Andalan Samarinda

March 31, 2026 by  
Filed under Berita

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda resmi meluncurkan Program Sinergitas Pengembangan Desa Wisata dan Ekonomi Kreatif (Ekraf) di Desa Wisata Kampung Tenun, Samarinda Seberang, Selasa (31/3/26).

Peluncuran yang digelar di Kantor Kelurahan Tenun, Jalan Pangeran Bendahara tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), launching program pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif, serta kegiatan BIMA Etam seri ke-11. Program ini menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi lokal sebagai penggerak ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Kegiatan ini mewakili komitmen kuat pemerintah agar mendorong transformasi ekonomi desa melalui pendekatan kolaborasi pentahelix. Gubernur Kaltim yang diwakili Staf Ahli Bidang III, Arief Murdiyatno, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam pengembangan desa wisata.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Kepala OJK Kaltim-Kaltara Misran Pasaribu, Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Ririn Sari Dewi, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kaltim Bayuadi Hardiyanto, serta Kepala Disporapar Samarinda Muslimin.

Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Ririn Sari Dewi, menyampaikan, program ini merupakan implementasi dari Peraturan Gubernur Kaltim Nomor 38 Tahun 2025 tentang pengembangan desa wisata. Selain itu, program ini juga sejalan dengan visi JOSPOLL yang menempatkan pariwisata berbasis desa dan budaya sebagai sektor unggulan pembangunan daerah.

“Kami ingin masyarakat menjadi pelaku utama pembangunan melalui pengembangan desa wisata yang terintegrasi dan berkelanjutan,” ujarnya.

Kampung Tenun dipilih sebagai lokasi peluncuran karena memiliki nilai historis dan potensi ekonomi yang besar. Kawasan ini dinilai mampu berkembang menjadi destinasi unggulan dengan daya saing nasional hingga global.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kaltim, Bayuadi Hardiyanto, menekankan pentingnya sektor pariwisata sebagai alternatif penggerak ekonomi di tengah ketergantungan daerah terhadap sektor ekstraktif seperti pertambangan.

“Pariwisata memiliki potensi besar karena tidak membutuhkan investasi sebesar sektor industri. Kita sudah punya modalnya, tinggal dikembangkan,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti peluang besar dari keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang dapat menarik wisatawan singgah ke Samarinda, termasuk Kampung Tenun sebagai destinasi budaya.

Ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan pada pengembangan Kampung Tenun, seperti keterbatasan permodalan, pemasaran, serta minimnya regenerasi penenun muda.

Sebagai solusi, program BIMA Etam hadir memberikan fasilitas pembiayaan, edukasi, hingga literasi keuangan bagi pelaku UMKM. Hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau 833 UMKM dan menyalurkan pembiayaan sebesar Rp16,97 miliar kepada 163 pelaku usaha.

Pemprov Kaltim juga mengimplementasikan empat pilar utama dalam pengembangan desa wisata, yakni penguatan kelembagaan, pemberdayaan SDM, peningkatan infrastruktur dan aksesibilitas, serta digitalisasi dan promosi.

Ke depan, kerja sama ini akan diperluas dengan melibatkan 13 mitra strategis lainnya di berbagai kabupaten/kota di Kaltim guna mendorong pemerataan pengembangan desa wisata.

Peluncuran ini sekaligus menjadi momentum kebangkitan sektor pariwisata Kaltim menuju arah yang lebih mandiri, inovatif, dan berdaya saing dalam menyambut peran strategis sebagai penyangga IKN. (yud)

Kunjungan Selama Lebaran Kuatkan Ekonomi di IKN

March 29, 2026 by  
Filed under Ekonomi & Bisnis

Vivaborneo.com, NUSANTARA –Tingginya antusiasme masyarakat yang berkunjung di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk melihat perkembangan Pembangunan, turut mendorong geliat aktivitas ekonomi, khusunya bagi pelaku saha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan pelaku usaha lainnya.

“Arus kunjungan masyarakat yang datang untuk melihat langsung progres pembangunan tidak hanya menciptakan keramaian, tetapi juga menguatkan aktivitas ekonomi, terutama bagi pelaku UMKM. Kami melihat bagaimana kunjungan masyarakat ke IKN telah mendorong peningkatan pendapatan masyarakat setempat,” ujar Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, pada Sabtu (28/03/2026).

Sejumlah pelaku UMKM mengaku mengalami peningkatan omzet selama periode libur lebaran. Kevin, pedagang dari Rumah Makan Global yang berjualan makanan dan minuman di area glamping menyebut penjualannya meningkat seiring bertambahnya jumlah pengunjung.

“Awalnya kami memulai dengan omzet sekitar Rp1 juta per hari. Namun, melihat tingginya antusiasme pengunjung, kami meningkatkan kualitas dan jumlah produk, sehingga omzet kini bisa melampaui Rp1 juta per hari,”

Hal serupa disampaikan Nita dari Café Sepaku Empat. Ia mengatakan penjualan meningkat signifikan pada hari-hari awal Lebaran.

“Awalnya omzet sekitar Rp1,8 juta per hari. Namun, selama Lebaran hari pertama hingga ketiga, omzet meningkat signifikan menjadi sekitar Rp10 juta sampai Rp15 juta per hari,” ujarnya.

Nita mengaku mochi menjadi produk yang paling laris. “Meskipun proses pembuatannya cukup lama penjualannya sangat cepat, terutama diminati oleh anak-anak,” ujarnya.

Sementara itu, Dina, pelaku UMKM souvenir Nusantara, menyebutkan bahwa omzet meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan hari biasa, terutama dari penjualan baju Nusantara.

Di sektor kuliner modern, Ichi dari Goffee Latte dan BJ Resto mengatakan omzet meningkat saat libur dan adanya kegiatan di kawasan IKN.

“Misal liburan gini atau ada event kita bisa tembus Rp10 atau Rp15 juta, kalau ga ada event Rp2 atau Rp3 juta,” ujar Ichi.

Sri Mus Mulyawati, dari D’sweet Nusantara, menyampaikan bahwa produk bakwan Malang menjadi daya tarik utama bagi pengunjung.

“Rasanya (bakwan) itu bikin kangen pengunjung. Itu testimoni pengunjung sendiri. Katanya kalau ke IKN itu ingetnya bakwan malang d’sweet,” ujarnya.

Troy Pantouw menyampaikan penghargaan atas keikutsertaan para pelaku usaha. “Ini bukan sekedar berkah musim liburan namun juga menandai optimisme berusaha dan berinvestasi di Ibu Kota Nusantara. Kami mengajak masyarakat untuk jangan ragu-ragu memulai usaha dan berinvestasi di Ibu Kota Nusantara,” tegas Troy.(vb/yul/oikn)

Proyek Manpatu PT Pertamina Hulu Mahakam Melaju, memasuki Tahap Load Out dan Sail Away Jacket

March 28, 2026 by  
Filed under Berita

BALIKPAPAN – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) berhasil melaksanakan aktivitas  Load Out Jacket Manpatu dari Proyek Pengembangan Manpatu yang berlangsung di halaman fabrikasi milik PT Meindo Elang Indah di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, pada 26 Maret 2026. Kegiatan Load Out Jacket pada proyek ini merupakan kelanjutan dari first cut of steel yang dilakukan pada bulan Mei 2025 lalu dan akan dilanjutkan dengan rencana Sail Away Jacket.

Proyek Manpatu merupakan pengembangan temuan sumur Eksplorasi Manpatu pada  lapangan lepas pantai (offshore) South Mahakam yang berlokasi sekitar 35 km dari pesisir Balikpapan, dalam wilayah operasi PHM di Kalimantan Timur, dengan kedalaman perairan mencapai 50–60 meter. Proyek ini dirancang untuk mendukung peningkatan produksi gas dan minyak (kondensat) PHM, dengan kapasitas desain hingga 80 MMSCFD (juta standar kaki kubik per hari).

Lingkup pekerjaan proyek ini mencakup fabrikasi dan instalasi satu anjungan baru yaitu Jacket beserta Piles dengan total berat ± 1380 Ton dan Topside dengan berat ± 1100 Ton, serta modifikasi pada satu anjungan eksisting. Selain itu, proyek ini meliputi pemasangan pipa penyalur bawah laut berdiameter 14 inch sepanjang kurang lebih 2,5 km, serta pelaksanaan pekerjaan subsea dengan tingkat kompleksitas dan risiko yang tinggi. Secara keseluruhan, proyek ini juga mencakup pengeboran sebanyak 11 sumur pengembangan.

General Manager PHM, Setyo Sapto Edi menegaskan, komitmennya dalam mendukung tercapainya target produksi minyak dan gas nasional melalui investasi yang berkesinambungan pada kegiatan pengeboran, baik untuk eksploitasi maupun eksplorasi.

“Kami secara konsisten mendorong inovasi serta penerapan teknologi yang mengacu pada praktik terbaik di industri hulu migas, baik ditingkat nasional maupun global, yang diimplementasikan secara terpadu diseluruh aspek operasional dan bisnis perusahaan,” lanjut Setyo.

Melalui Proyek ini, PHM juga berhasil mencapai tonggak penting dalam peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Proyek Manpatu telah mengimplementasikan penggunaan pipa penyalur lokal (Electric Resistance Welding / ERW) secara menyeluruh (top-to-toe) yang mencakup, sistem perpipaan subsea, riser dan pipe bend, yang pertama kalinya diterapkan di area Mahakam.

Di sisi lain, PHM memastikan bahwa setiap proyek dijalankan secara optimal dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja, dengan target nihil kecelakaan (zero incident). Dalam pelaksanaannya, Proyek Manpatu berhasil mencatatkan pencapaian keselamatan kerja yang signifikan, yakni lebih dari dua juta jam kerja (manhours) tanpa insiden kehilangan waktu kerja (Lost Time Incident/LTI) hingga Maret 2026. Dengan total cakupan pekerjaan yang sangat besar, kegiatan ini diproyeksikan mencapai lebih dari tiga juta jam kerja (manhours) pada saat penyelesaian.

Proyek Manpatu merupakan proyek fast track dengan jadwal yang sangat ketat sejak penemuan baru (discovery) gas di sumur eksplorasi Manpatu-1x pada Q1 2022. Seiring dengan upaya Pertamina dalam mengelola sumur-sumur yang telah memasuki fase penuaan, dibutuhkan inovasi dan kreativitas yang berkelanjutan pada setiap tahapan pelaksanaan proyek. Upaya ini menjadi faktor kunci dalam mendukung percepatan terwujudnya ketahanan energi nasional sebagaimana dicanangkan oleh pemerintah.

Keberhasilan Proyek ini sangat ditentukan oleh sinergi serta koordinasi yang kuat di antara seluruh pemangku kepentingan, termasuk kontraktor Engineering, Procurement, Supply, Construction, and Commissioning (EPSCC). Seiring dengan rencana peningkatan signifikan pembangunan proyek di lingkungan Pertamina mulai tahun 2025, efektivitas kolaborasi menjadi semakin penting. Oleh sebab itu, komitmen bersama dalam menjaga pencapaian target onstream agar tetap sesuai rencana perlu terus diperkuat guna memastikan keberhasilan proyek secara menyeluruh.

Proses load out jacket atau pemindahan struktur jacket serta sail away jacket Manpatu menjadi salah satu pencapaian strategis dalam pelaksanaan Proyek Manpatu. Selanjutnya akan diikuti dengan load out dan sail away topside pada pertengahan April 2026. Target instalasi jacket dan topside dijadwalkan pada April-Mei 2026, sehingga keseluruhan platform diharapkan dapat terpasang di wilayah operasi PHM pada awal  kuartal III tahun 2026. Target onstream diharapkan mulai kuartal I tahun 2027. (**)

Gubernur Kaltim Sampaikan Pesan Idulfitri di Islamic Center Samarinda

March 22, 2026 by  
Filed under Berita

SAMARINDA — Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, melaksanakan Salat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center Samarinda, Sabtu (21/3/2026).

Gubernur menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri kepada seluruh masyarakat Kalimantan Timur.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, pribadi dan keluarga, kami menyampaikan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Taqabbalallahu minna wa minkum, taqabbal ya karim. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya.

Ia menegaskan Idulfitri bukan sekadar penanda berakhirnya bulan Ramadan, melainkan momentum kemenangan untuk menjadi pribadi yang lebih sabar, ikhlas, dan peduli terhadap sesama.

“Kemenangan yang kita rayakan bukan sekadar berakhirnya bulan Ramadan, tetapi kemenangan menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih ikhlas, serta lebih peduli terhadap sesama. Oleh karena itu, nilai-nilai yang telah kita pelajari selama bulan Ramadan hendaknya terus kita jaga dan kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari,” imbuhnya.

Pada momen tersebut, Gubernur Harum juga mengajak masyarakat untuk mendoakan para pemimpin bangsa, mulai dari Presiden hingga kepala daerah, agar diberikan kekuatan dan kesehatan dalam menjalankan amanah.

“Pemimpin jangan dibiarkan sendiri, tapi kita kawal bersama-sama. Doakan dengan doa terbaik agar mereka kuat dan mampu menjalankan amanah sesuai peraturan yang berlaku di Negara Republik Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, melaksanakan Salat Idulfitri di Masjid Nurul Mu’minin Pemprov Kaltim.

Wagub Seno Aji juga menyampaikan ucapan selamat Idulfitri serta mengajak masyarakat memaknai hari kemenangan sebagai momen kembali ke fitrah, mempererat silaturahmi, dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.

Ia turut menyoroti adanya perbedaan dalam penentuan hari raya Idulfitri. Menurutnya, perbedaan tersebut merupakan hal yang wajar dan tidak boleh menjadi sumber perpecahan.

“Perbedaan adalah bagian dari khazanah keilmuan Islam. Yang terpenting adalah bagaimana kita tetap menjaga persatuan, saling menghormati, serta menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi,” ujarnya.

Wagub Seno juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan di Kalimantan Timur yang dikenal sebagai daerah dengan keberagaman suku, budaya, dan agama.

Ia mengajak seluruh masyarakat Benua Etam untuk terus memperkuat persatuan dan keharmonisan, terlebih di tengah momentum pembangunan daerah yang tengah berlangsung.

“Diperlukan kebersamaan seluruh elemen masyarakat agar Kalimantan Timur tetap menjadi wilayah yang damai, sejuk, dan kondusif bagi semua,” pungkasnya.(*/hel)

Next Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1584241
    Users Today : 5333
    Users Yesterday : 7812
    This Year : 520751
    Total Users : 1584241
    Total views : 13678586
    Who's Online : 72
    Your IP Address : 216.73.216.54
    Server Time : 2026-04-02