Gubernur Kaltim Sampaikan Pesan Idulfitri di Islamic Center Samarinda

March 22, 2026 by  
Filed under Berita

SAMARINDA — Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, melaksanakan Salat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center Samarinda, Sabtu (21/3/2026).

Gubernur menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri kepada seluruh masyarakat Kalimantan Timur.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, pribadi dan keluarga, kami menyampaikan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Taqabbalallahu minna wa minkum, taqabbal ya karim. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya.

Ia menegaskan Idulfitri bukan sekadar penanda berakhirnya bulan Ramadan, melainkan momentum kemenangan untuk menjadi pribadi yang lebih sabar, ikhlas, dan peduli terhadap sesama.

“Kemenangan yang kita rayakan bukan sekadar berakhirnya bulan Ramadan, tetapi kemenangan menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih ikhlas, serta lebih peduli terhadap sesama. Oleh karena itu, nilai-nilai yang telah kita pelajari selama bulan Ramadan hendaknya terus kita jaga dan kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari,” imbuhnya.

Pada momen tersebut, Gubernur Harum juga mengajak masyarakat untuk mendoakan para pemimpin bangsa, mulai dari Presiden hingga kepala daerah, agar diberikan kekuatan dan kesehatan dalam menjalankan amanah.

“Pemimpin jangan dibiarkan sendiri, tapi kita kawal bersama-sama. Doakan dengan doa terbaik agar mereka kuat dan mampu menjalankan amanah sesuai peraturan yang berlaku di Negara Republik Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, melaksanakan Salat Idulfitri di Masjid Nurul Mu’minin Pemprov Kaltim.

Wagub Seno Aji juga menyampaikan ucapan selamat Idulfitri serta mengajak masyarakat memaknai hari kemenangan sebagai momen kembali ke fitrah, mempererat silaturahmi, dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.

Ia turut menyoroti adanya perbedaan dalam penentuan hari raya Idulfitri. Menurutnya, perbedaan tersebut merupakan hal yang wajar dan tidak boleh menjadi sumber perpecahan.

“Perbedaan adalah bagian dari khazanah keilmuan Islam. Yang terpenting adalah bagaimana kita tetap menjaga persatuan, saling menghormati, serta menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi,” ujarnya.

Wagub Seno juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan di Kalimantan Timur yang dikenal sebagai daerah dengan keberagaman suku, budaya, dan agama.

Ia mengajak seluruh masyarakat Benua Etam untuk terus memperkuat persatuan dan keharmonisan, terlebih di tengah momentum pembangunan daerah yang tengah berlangsung.

“Diperlukan kebersamaan seluruh elemen masyarakat agar Kalimantan Timur tetap menjadi wilayah yang damai, sejuk, dan kondusif bagi semua,” pungkasnya.(*/hel)

Kemenag Kaltim dan BMKG Pantau Hilal di IKN

March 20, 2026 by  
Filed under Berita

Kepala Kanwil saat lakukan pemantuan hilal di Rusun ASN 1 IKN, Kamis (19/3/2026).(foto: hms kemenag Kaltim)

NUSANTARA – Tim pemantau hilal dari Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kalimantan Timur bersama Stasiun Geofisika BMKG Balikpapan melakukan pengamatan rukyatul hilal di Rusun ASN 1, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN), Kamis (19/3/2026).

Meski lokasi ini memiliki pandangan ke ufuk barat yang cukup baik, hasil pengamatan menunjukkan posisi hilal di wilayah IKN masih berada di bawah kriteria yang ditetapkan MABIMS.

Penelaah Teknis Kebijakan Stasiun Geofisika Balikpapan, Firmansyah, menjelaskan bahwa berdasarkan data astronomi, ketinggian hilal di IKN berada pada posisi 2,029 derajat dengan sudut elongasi 4,51 derajat.

“Angka ini masih di bawah syarat minimal MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) yang menetapkan ketinggian hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.” jelas Firmansyah.

Meskipun di wilayah paling barat Indonesia seperti Aceh ketinggian hilal sudah mencapai di atas 3 derajat, namun sudut elongasinya tercatat masih di bawah 6,4 derajat.

Pengamatan di IKN menghadapi tantangan alam yang cukup signifikan. Selain kondisi ufuk barat yang tertutup awan, cahaya senja (gloaming) pasca-matahari terbenam pada pukul 18:24 WITA berpotensi menyamarkan penampakan bulan sabit tipis tersebut.

Waktu pengamatan di IKN pun tergolong sangat singkat. Para pengamat hanya memiliki durasi sekitar 10 menit sebelum bulan ikut terbenam pada pukul 18:34 WITA.

IKN merupakan satu dari 119 titik lokasi pemantauan di seluruh Indonesia yang ditetapkan oleh Kementerian Agama. Seluruh hasil observasi dari berbagai daerah akan diverifikasi lebih lanjut untuk kemudian dilaporkan kepada Kementerian Agama sebagai bahan pertimbangan Sidang Isbat malam ini pukul 18,45 WIB.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Kaltim, Abdul Khaliq, menyebutkan rukyat merupakan bagian dari kegiatan ibadah.

“Berpuasalah kamu karena melihat bulan, dan berbukalah kamu karena melihat bulan,” kutip Abdul Khaliq sebagai wujud melaksanakan perintah Rasulullah SAW dalam haditsnya.

Abdul Khaliq, mengatakan hasil perhitungan rukyatul hilal ini akan dilaporkan sebagai bahan pertimbangan sidang isbat awal 1 Syawal 1447 H.

“Kita tidak dapat memberikan keputusan, harus tetap menunggu hasil sidang isbat di Jakarta,” ucapnya.

Menurutnya, tidak menutup kemungkinan kalau ada sebagian yang lain terkait penetapan awal Ramadan berselisih dengan pemerintah, karena didasari dengan metode dan cara yang berbeda.

“Kalau metode yang dilakukan pemerintah ada hisab, juga ada rukiyatul hilal,” sebutnya.

“Harapannya tidak menjadi polemik, yang terpenting kita tetap menjaga keutuhan. Momentum Ramadan ini untuk medekatkan diri kepada Allah,” imbuh Kepala Kanwil.

Turut hadir memantau langsung di lokasi, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, Kepala Kankemenag PPU Muhammad Syahrir, serta Ketua Pengadilan Agama PPU. (mn)

Kadis ESDM Kaltim Nilai Penggeledahan Kejati Bagian dari Proses Penegakan Hukum

March 18, 2026 by  
Filed under Berita

SAMARINDA – Penggeledahan yang dilakukan tim penyidik Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur di kantor Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kalimantan Timur memunculkan respons dari jajaran pemerintah daerah. Kepala Dinas ESDM Kaltim, Bambang Arwanto, menilai langkah tersebut sebagai bagian yang wajar dalam proses penegakan hukum yang sedang berjalan. Penggeledahan berlangsung di kantor ESDM Kaltim, Samarinda, pada Senin (16/3/26).

Tim penyidik disebut melakukan pemeriksaan selama kurang lebih empat jam dengan fokus pencarian dokumen yang berkaitan dengan aktivitas pertambangan milik CV Alam Jaya Indah.

Menurut Bambang, keberadaan penyidik di lingkungan kantornya bukan sesuatu yang perlu dipersoalkan, mengingat seluruh data perizinan pertambangan kini tersentralisasi di tingkat provinsi setelah tidak lagi dikelola di kabupaten/kota.

“Wajar kalau mengambil data di ESDM Provinsi, karena sekarang ini satu-satunya data memang ada di provinsi. Di kabupaten sudah tidak ada lagi dinas ESDM,” ujar Bambang saat dikonfirmasi, Selasa (17/3/26).

Ia menjelaskan, perubahan sistem pengelolaan data pertambangan menyebabkan seluruh dokumen terkait izin usaha pertambangan tersimpan di tingkat provinsi, sehingga apabila ada kebutuhan penyelidikan, maka pengambilan data dilakukan melalui instansi provinsi.

Selain pengumpulan dokumen, penyidik juga diketahui meminta keterangan dari pejabat teknis yang menangani bidang Mineral dan Batubara (Minerba) di lingkungan Dinas ESDM Kaltim. Langkah tersebut dilakukan agar melengkapi kebutuhan data pada proses penyelidikan yang sedang berjalan.

Bambang menegaskan pihaknya bersikap kooperatif terhadap seluruh proses hukum yang dilakukan aparat penegak hukum. Menurutnya, instansi yang dipimpinnya siap memberikan data maupun informasi yang dibutuhkan selama sesuai prosedur.

Penggeledahan ini menarik perhatian karena berkaitan dengan aktivitas pertambangan CV Alam Jaya Indah yang tengah menjadi fokus penelusuran penyidik. Hingga kini, pihak Kejati Kaltim masih mendalami sejumlah dokumen yang diperoleh dari kantor ESDM Kaltim.

Dari sudut pandang pemerintahan daerah, langkah aparat tersebut dinilai sebagai bentuk mekanisme pengawasan terhadap tata kelola sektor pertambangan di daerah, terutama agar memastikan seluruh dokumen administrasi dan perizinan sesuai ketentuan yang berlaku. (yud)

BAZNAS Kaltim Targetkan Pengumpulan ZIS Rp25 Miliar

March 17, 2026 by  
Filed under Berita

SAMARINDA – Ketua BAZNAS Kaltim, H. Ahmad Nabhan, mengatakan pengumpulan dana zakat yang dikelola lembaganya terus meningkat sejak awal masa kepengurusan tahun 2022. Ia menyebutkan, capaian pengumpulan dana yang semula berada di angka Rp6,7 miliar terus bertambah menjadi Rp8,6 miliar, kemudian Rp14,6 miliar, Rp16,4 miliar, hingga mencapai Rp20,5 miliar pada tahun 2025.

Ia berharap pada tahun terakhir masa tugas kepengurusan saat ini, pengumpulan dana ZIS dapat mencapai Rp25 miliar. Target tersebut juga dinilai realistis agar melampaui target nasional sebesar Rp22,5 miliar bagi Kalimantan Timur.

“Kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS terus tumbuh dari tahun ke tahun. Awalnya memang tidak mudah, tetapi berkat kerja sama semua pihak, termasuk wartawan, masyarakat kini semakin yakin menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS,” ujarnya pada acara buka puasa bersama keluarga besar BAZNAS Kaltim dan insan pers Samarinda di Harris Hotel Samarinda, Senin (16/3/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus penyampaian capaian pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang terus menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, peningkatan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, unsur pimpinan daerah, hingga peran media yang selama ini aktif menyebarluaskan program-program BAZNAS kepada masyarakat.

Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim, H. Badrus Syamsi, menekankan pentingnya peran media agar memberikan edukasi kepada masyarakat terkait tata kelola dana filantropi Islam. Ia menjelaskan, laporan keuangan zakat memiliki standar khusus berbasis PSAK 409 sehingga tidak dapat dibaca secara parsial.

“Laporan keuangan filantropi harus dibaca utuh, mulai dari laporan aktivitas, arus kas, neraca, hingga distribusinya. Kalau dibaca setengah-setengah, bisa menimbulkan salah tafsir,” katanya.

Dirinya mengungkapkan, hingga 15 Maret 2026, pengumpulan dana ZIS BAZNAS Kaltim telah mencapai Rp4.976.765.976. Sementara pendistribusian dana tercatat sebesar Rp5,7 miliar, sehingga secara nominal distribusi lebih besar dibanding pengumpulan periode berjalan.

Menurutnya, kondisi tersebut dapat ditutupi dari saldo akhir tahun sebelumnya, termasuk pengelolaan dana infak yang menopang kebutuhan operasional distribusi ketika dana zakat mengalami defisit.

Pada momentum Ramadan tahun ini, BAZNAS Kaltim juga menyalurkan 5.000 paket Program Ramadan Bahagia senilai Rp600 ribu per paket atau setara Rp3 miliar. Untuk memenuhi kebutuhan distribusi awal tahun, BAZNAS bahkan melakukan kerja sama pembayaran bertahap dengan sejumlah penyedia bahan pokok.

Ia menegaskan, tata kelola keuangan BAZNAS Kaltim pada 2025 telah memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan menjadi salah satu yang tercepat terbit di Indonesia, yakni pada 15 Januari 2026.

Dirinya juga memastikan kegiatan buka puasa bersama yang digelar tidak menggunakan dana zakat, melainkan berasal dari pos operasional lembaga yang bersumber dari APBD dan hak amil.

“Kami sangat berhati-hati dalam penggunaan dana zakat. Semua bisa dikonfirmasi, termasuk melalui Satuan Audit Internal BAZNAS,” tegasnya. (yud)

Otorita IKN dan Bank Indonesia Ajak Masyarakat Belanja Bijak Jelang Idulfitri

March 15, 2026 by  
Filed under Ekonomi & Bisnis

Vivaborneo.com, NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara bekerja sama dengan Bank Indonesia menyelenggarakan Sosialisasi Belanja Bijak dan Buka Puasa Bersama di Masjid Negara Ibu Kota Nusantara pada Kamis (12/03/2026).

Kegiatan ini mengusung tema “Belanja Bijak, Rezeki Berkah, Ekonomi Umat Kuat” sebagai upaya mendorong perilaku konsumsi yang bijak di tengah masyarakat, khususnya selama bulan Ramadan.

Kegiatan diawali dengan tausiah yang mengingatkan jamaah mengenai makna ibadah puasa sebagai ibadah yang menumbuhkan keikhlasan serta pengendalian diri. Selain menahan lapar dan dahaga, puasa juga mengajarkan umat untuk menjaga perilaku dan mengendalikan diri, termasuk dalam mengelola konsumsi secara lebih bijak.

Kepala Sekretariat Kerja Bersama Bank Indonesia IKN, Rawindra Ardiansah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas harga selama Ramadan.

“Acara ini merupakan salah satu langkah Bank Indonesia untuk menjaga inflasi di bulan Ramadan. Belanja bijak adalah belanja yang tidak mengikuti hawa nafsu, yakni berbelanja sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa peningkatan konsumsi menjelang Idulfitri sering kali memicu perilaku belanja berlebih yang dapat berdampak pada kenaikan harga barang.

“Sering kali menjelang Lebaran terjadi belanja panik. Misalnya biasanya membeli dua kilogram beras menjadi empat kilogram sehingga ada masyarakat lain yang tidak kebagian,” jelasnya.

Program sosialisasi Belanja Bijak ini dilaksanakan di sejumlah masjid di sekitar kawasan IKN sebagai bagian dari upaya memperluas literasi masyarakat terkait pola konsumsi yang lebih bijak dan berkelanjutan.

Sementara itu, Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat, Alimuddin, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dalam kegiatan tersebut.

Sejumlah masyarakat yang hadir juga menyampaikan manfaat dari kegiatan sosialisasi tersebut.

“Saya sebenarnya sudah mencoba menerapkan pola belanja bijak, meskipun belum sepenuhnya. Setelah mengikuti sosialisasi ini, saya jadi lebih memahami apa yang dimaksud dengan belanja bijak dan bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Gina, warga Sepaku.

Hal senada disampaikan Partini, warga Sepaku, yang merasa kegiatan ini memberikan manfaat tidak hanya dari sisi ekonomi tetapi juga spiritual.

“Saya senang bisa mendapatkan ilmu tentang belanja secara cermat sekaligus mendapatkan siraman rohani. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Otorita Ibu Kota Nusantara bersama Bank Indonesia terus mendorong penguatan literasi ekonomi masyarakat serta membangun kebiasaan konsumsi yang lebih bijak sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan ekonomi masyarakat di kawasan IKN.(vb/yul/oikn)

« Previous PageNext Page »

  • vb