Wakil Ketua Umum DPP Laskar Gepak Kalimantan Ingatkan Peserta Demo Hindari Anarki

August 31, 2025 by  
Filed under Berita

Wakil Ketua Umum DPP Laskar Gepak Kalimantan, Andrie Agus S

SAMARINDA – Dukungan terhadap aksi demonstrasi yang dijadwalkan berlangsung pada 1 September 2025 di gedung DPRD Kaltim terus mengalir dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Wakil Ketua Umum DPP Laskar Gepak Kalimantan, Andrie Agus S., yang juga merupakan alumni Fakultas Sosial Politik Universitas Mulawarman (Unmul).

Andrie menegaskan, aksi turun ke jalan merupakan bagian dari pesta demokrasi yang sah. Namun, ia mengingatkan agar demonstrasi tetap berjalan dengan tertib tanpa menimbulkan kericuhan.

“Demo ini adalah ajang dari demokrasi. Saya mendukung penuh, asalkan tujuannya tercapai, yaitu agar suara mahasiswa dan masyarakat sipil tersampaikan dengan baik kepada anggota DPR sebagai penyambung lidah rakyat,” ujar Andrie, Minggu (31/8/25).

Ia juga menyampaikan pesan khusus kepada para mahasiswa, aktivis, dan masyarakat umum yang akan berpartisipasi pada aksi tersebut. Menurutnya, penyampaian aspirasi harus dilakukan secara elegan agar benar-benar mendapat perhatian serius dari wakil rakyat.

“Saya mengimbau kepada saudara-saudaraku, adik-adikku, rekan-rekan aktivis, serta masyarakat agar beraksi dengan baik tanpa anarki. Dengan begitu, aspirasi kita akan benar-benar didengar dan ditindaklanjuti,” imbuhnya.

Dirinya juga menyoroti pentingnya keterbukaan dari pihak DPR. Menurutnya, wakil rakyat seharusnya tidak hanya menerima aspirasi, tetapi juga menyediakan ruang diskusi yang transparan bagi masyarakat, khususnya kalangan bawah.

“Masyarakat kecil seperti kami ini harus menyampaikan aspirasi ke mana? Agar aspirasi ini betul-betul tersampaikan secara transparan, DPR harus menyediakan wadah yang jelas dan terbuka bagi siapa pun,” ungkapnya.

Tak hanya menuntut wadah diskusi, Andrie juga menekankan perlunya akuntabilitas dari para anggota DPR. Ia meminta agar setiap aspirasi yang diterima benar-benar diperjuangkan di tingkat pemerintah, sekaligus disampaikan kembali kepada masyarakat dengan bukti nyata.

“Yang paling penting, anggota DPR harus memberikan bukti secara transparan, aspirasi tersebut telah disampaikan dan diperjuangkan kepada pemerintah. Jika perlu, divideokan agar kami tahu apa tanggapan pemerintah negeri ini,” tegasnya.

Menurutnya, hal ini penting agar kepercayaan publik terhadap wakil rakyat tidak luntur.

“Jangan sampai suara rakyat hanya menjadi angin lalu. Kami butuh bukti, bukan sekadar janji,” pungkas Andrie. (yud)

Pertamina Hulu Sanga Sanga Dorong Pulau Terusan Jadi Destinasi Ekowisata Unggulan

August 31, 2025 by  
Filed under Berita

Kutai Kartanegara – Upaya menjadikan Pulau Terusan sebagai destinasi ekowisata unggulan semakin nyata. PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) bersama Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Handil Terusan dan Pemerintah Desa Handil Terusan menggelar Pelatihan Manajemen Pengelolaan Ekowisata di Balai Pertemuan Umum Desa Handil Terusan, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Kamis (21/8/2025).

Pelatihan yang mengusung tema “Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Ekowisata” ini diikuti 30 peserta dari LPHD Handil Terusan dan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Bekantan Hanter. Mereka dibekali keterampilan mengelola potensi wisata berbasis hutan desa agar bisa dikelola lebih profesional, berkelanjutan, sekaligus memberi manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Sejumlah narasumber dihadirkan, mulai dari Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara, KPHP Delta Mahakam, hingga Pokdarwis Pesona Pangempang. Kepala Bidang Pengembangan SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dispar Kukar, Antoni Kusbiantoro, menekankan pentingnya strategi pengelolaan ekowisata berbasis potensi lokal. Sementara penyuluh KPHP Delta Mahakam, Diah Mustika, mengupas peran ekosistem mangrove dalam mendukung wisata ramah lingkungan.

Inspirasi praktis datang dari Pokdarwis Pesona Pangempang. Melalui Mansur dan timnya, para peserta diajak belajar dari pengalaman mengelola wisata pesisir Pangempang, Muara Badak, termasuk strategi promosi melalui konten media sosial.

Head of Communication Relations & CID Zona 9 PHSS, Elis Fauziyah, menegaskan bahwa program ini adalah bagian dari komitmen perusahaan dalam tanggung jawab sosial dan lingkungan. “Kami ingin potensi besar kawasan ini dari keanekaragaman flora-fauna hingga keberadaan bekantan dapat dikembangkan menjadi destinasi ekowisata yang produktif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Menurut Elis, program ini juga masuk dalam Pesona Hanter (Pengembangan Ekonomi, Sosial dan Wisata Desa Handil Terusan), sebuah inisiatif PHSS untuk mendukung program perhutanan sosial. “Kami memfasilitasi penuh pelatihan ini, dari perencanaan hingga menghadirkan narasumber, sebagai langkah nyata memperkuat kapasitas masyarakat,” tambahnya.

Antusiasme peserta pun terasa sepanjang pelatihan. Eka Kumala Sari, salah satu peserta, mengaku terinspirasi untuk menjadi pelopor ekowisata di desanya. “Pelatihan ini membuka wawasan saya. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” katanya.

Apresiasi juga datang dari pemerintah daerah. Antoni Kusbiantoro menegaskan pihaknya mendukung penuh inisiatif ini. “Kolaborasi seperti ini penting untuk memperkuat pariwisata Kukar,” ujarnya.

Sebagai informasi, PHSS adalah anak perusahaan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) di Zona 9 yang mengelola Wilayah Kerja Sanga Sanga. Selain fokus pada operasi hulu migas, PHSS konsisten menjalankan program sosial-lingkungan berlandaskan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), demi mendukung keberlanjutan dan pencapaian SDGs.

Pra Kongres PWI, Seluruh Peserta Tanda Tangan Pakta Integritas

August 30, 2025 by  
Filed under Berita

CIKARANG — Agenda pertama Kongres Persatuan PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) dimulai dengan pelaksanaan Pra Kongres di Gedung serbaguna Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) di Jalan Sekolah Jababeka, Cikarang Utara, kabupaten Bekasi, Jumat malam (29/8/2025).

Pra Kongres Persatuan PWI menjadi ajang penting bagi jurnalis seluruh Indonesia untuk meneguhkan komitmen integritas dan persatuan, siap hadapi pemilihan Ketua Umum PWI dan Ketua Dewan Kehormatan pusat.

Acara pembukaan Pra Kongres ini menjadi momentum krusial bagi insan jurnalis dari seluruh penjuru Tanah Air. Mereka berkumpul untuk meneguhkan komitmen integritas dan persatuan menjelang pemilihan ketua periode 2025-2030.

Ketua Organizing Committee (OC) Marthen Selamet Susanto membuka pra kongres tersebut. Selanjutnya, agenda sidang diserahkan kepada Steering Committee (SC) untuk dipimpin.

Seluruh persiapan panitia telah rampung dengan baik. Panitia berkomitmen penuh untuk memastikan kongres berjalan tertib dan demokratis. Mereka juga menjunjung tinggi integritas demi masa depan organisasi yang lebih baik.

Peneguhan Komitmen Melalui Pakta Integritas

Suasana khidmat menyelimuti pra kongres PWI di Bekasi. Momen ini diawali dengan pembacaan Al Fatihah untuk mengenang almarhum Wina Armada Sukardi yang wafat pada Kamis (3/7/2025) lalu. Wina adalah tokoh senior PWI yang pernah menjadi pengurus pusat dan anggota SC.

Setelah doa bersama, agenda dilanjutkan dengan penandatanganan Pakta Integritas Kongres Persatuan PWI 2025 Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC). Jajaran SC menjadi yang pertama menandatangani komitmen penting ini. Mereka adalah Zulkifli Gani Ottoh, IGMB Dwikora Putra, Totok Suryanto, Lutfi L Hakim, Zacky Antony, Marah Sakti Siregar, dan Diapari Sibatangkayu.

Ketua SC Zulkifli Gani Ottoh menegaskan makna pakta integritas. Ia menyatakan bahwa ini bukan sekadar tanda tangan di atas kertas. Namun, ini adalah komitmen moral untuk menjaga marwah organisasi. Kongres harus berlangsung jujur, adil, dan bermartabat.

Jajaran OC juga turut serta menandatangani pakta integritas. Mereka termasuk Marthen Selamet Susanto, Raja Parlindungan Pane, Tubagus Adhi, Firdaus Komar, Harris Sadikin, Sarjono, Muhammad Nasir, Musrifah, Sarwani, Kadirah, Herwan Pebriansyah, dan Mercys Charles Loho. Penandatanganan ini menunjukkan keseriusan seluruh pihak.

Deklarasi Persatuan dan Kesiapan Kongres PWI

Penandatanganan pakta integritas dilanjutkan oleh Ketua PWI Provinsi se-Indonesia. Calon Ketua Umum Akhmad Munir dan Hendry Ch. Bangun juga turut serta. Begitu pula Calon Ketua Dewan Kehormatan Atal S. Depari dan Sihono.

Dalam Pakta Integritas Kongres Persatuan PWI 2025 Ketua PWI Provinsi seluruh Indonesia pada poin ketiga menyatakan mendukung penuh siapa pun Ketua Umum dan ketua Dewan Kehormatan yang terpilih secara sah dan demokrasi untuk masa Bakti 2025-2030.

Sebagai penutup acara pra kongres PWI, SC Totok Suryanto membacakan deklarasi. Deklarasi ini menegaskan komitmen seluruh peserta yang hadir. Mereka bertekad menjaga integritas, persatuan, dan kelancaran Kongres PWI 2025.

Dengan selesainya pra kongres ini, seluruh peserta PWI menunjukkan kesiapannya melangkah ke tahapan puncak kongres yang akan digelar Sabtu (30/8/2025) sejak pagi hingga malam hari.

Di rundown acara saat pembukaan Kongres akan memberikan sambutan Ketua Dewan Pers, Gubernur Jawa Barat, Menteri Hukum RI, menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) sekaligus membuka Kongres Persatuan.

Agenda puncak kongres PWI akan meliputi beberapa tahapan penting. Mulai dari sidang pleno I pembahasan Tata Tertib, Sidang Pleno II proses pemilihan calon ketua umum dan calon ketua dewan kehormatan. Dimulai dari konfirmasi kesediaan para calon, dilanjutkan penyampaian visi-misi calon ketua. Puncaknya adalah pemilihan Ketua Umum dan Ketua Dewan Kehormatan PWI periode 2025-2030.

Dalam proses Penghitungan suara, ditentukan:

– Kartu suara yang rusak, tidak dapat dibaca, tertulis lebih dari satu nama calon, menulis nama yang bukan calon, dan/atau menandatangani kartu suara, dinyatakan tidak sah;

– Apabila hanya 2 (dua) calon, maka salah satu calon yang memperoleh suara terbanyak, dinyatakan sebagai Ketua

Umum atau Ketua Dewan Kehormatan Terpilih;

– Apabila, lebih dari 2 (dua) calon, maka hasil akhir penghitungan suara, bagi calon yang memperoleh suara lebih

dari 50% + 1, dinyatakan sebagai Ketua Umum terpilih, dan/atau Ketua Dewan Kehormatan terpilih;

– Namun, apabila tidak ada yang memperoleh suara 50%+1, maka akan dilakukan putaran kedua, diikuti hanya dua calon yang meraup jumlah suara terbanyak pertama dan terbanyak kedua;

– Calon yang memperoleh suara terbanyak, dinyatakan sebagai Ketua Umum dan/atau Ketua Dewan Kehormatan terpilih;

– Apabila masih tetap sama jumlah perolehan suara, maka kembali dilakukan musyawarah-mufakat, namun apabila gagal, diadakan putaran ketiga, dan/atau dilakukan pengundian;

– Setelah proses pemilihan selesai dilaksanakan, Pimpinan Sidang Pleno II mengumumkan dan menetapkan nama calon Ketua Umum terpilih, dan/atau Ketua Dewan Kehormatan terpilih.

Setelah sidang pleno kedua selesai dilanjutkan dengan sidang pleno III: Pengesahan pengurus Pusat PWI Masa Bakti 2025-2030. Dilanjutkan penutup Kongres Persatuan PWI yang akan dilakukan Menteri Komdigi.(mun)

Driver Ojol Samarinda Gelar Aksi Simpati untuk Rekan Seprofesi

August 30, 2025 by  
Filed under Berita

SAMARINDA – Pengurus komunitas driver ojek online (Ojol) di Samarinda menggelar aksi simpati dengan membagikan pita hitam kepada sesama driver, Acara pembagian pita hitam tersebut dipusatkan di Basecamp Gojek Durian, Jalan Durian, Samarinda Ulu. Jumat (29/8/2025).

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk duka cita atas meninggalnya Affan Kurniawan, driver ojol di Jakarta, yang dilaporkan tewas setelah terlindas mobil Baracuda milik Brimob saat mengikuti aksi demonstrasi di ibu kota, Kamis (28/8/25).

Ratusan driver ojol tampak hadir untuk menunjukkan solidaritas mereka. Pengurus Bubuhan Driver Gojek Samarinda, Wati Ningsih, mengatakan aksi ini merupakan bentuk kepedulian komunitas ojol di Samarinda terhadap rekan mereka di Jakarta.

“Ini bentuk kepedulian kami, driver Ojol yang di Samarinda atas meninggalnya teman kami yang di Jakarta, Mas Affan Kurniawan, atas kejadian kemarin. Nanti kalau sudah ngumpul semua, kita doa bersama untuk almarhum Affan Kurniawan, sama kita bagi-bagi pita hitam sebagai bentuk rasa bela sungkawa kita,” ujarnya.

Wati menyebut jumlah driver yang hadir diperkirakan mencapai 200 hingga 300 orang. Setelah doa bersama, pita hitam akan terus dibagikan secara bertahap ke berbagai basecamp ojol di Samarinda.

Hal senada juga disampaikan pengurus lainnya, Eko Saputra. Menurutnya, aksi ini menunjukkan kuatnya solidaritas antarsesama driver ojol, meski berada di daerah berbeda.

“Ini artinya bentuk solidaritas teman-teman Ojol khususnya rekan-rekan kami yang semalam aksi demo di Jakarta yang sampai meninggal dunia. Artinya kita dari wilayah Samarinda ikut berdukacita atas kepergian saudara kita atas nama Affan,” kata Eko.

Ia menambahkan, pita hitam yang dibagikan dibeli secara swadaya para pengurus komunitas.

“Pitanya tadi kita beli 50 roll. Pakai dana pribadi. Nanti ketua Budgos kami, Mas Ivan Jaya, bagi-bagikan ke BC-BC teman-teman Ojol. Karena beliau saat ini lagi ada kerjaan,” jelasnya.

Aksi ini diharapkan menjadi simbol kepedulian sekaligus pengingat bahwa perjuangan dan duka seorang driver ojol di Jakarta turut dirasakan oleh rekan-rekan mereka di Samarinda. (yud)

Ketua Umum PSSI Apresiasi Dukungan Pimpinan DPR RI dalam Proses Naturalisasi Pesepakbola Diaspora

August 26, 2025 by  
Filed under Berita

Jakarta — Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pimpinan DPR RI atas komitmen dan dukungan terhadap proses naturalisasi lima pesepakbola diaspora yang telah disetujui dalam Rapat Paripurna DPR RI, Selasa (26/8/2025).

Erick menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Ketua DPR RI, Puan Maharani, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, serta seluruh pimpinan dan anggota Komisi X dan Komisi XIII yang telah menunjukkan dukungan nyata terhadap kemajuan sepakbola nasional.

Pada Rapat Kerja Bersama yang digelar di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Komisi X dan Komisi XIII menyetujui proses naturalisasi lima pesepakbola diaspora. Persetujuan tersebut kemudian dikukuhkan dalam Rapat Paripurna DPR RI yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI, H. Cucun Ahmad Syamsurizal.

Kelima atlet yang disetujui untuk berpindah kewarganegaraan terdiri dari dua pemain putra, Miliano Jonathans (21 tahun, penyerang sayap), Mauro Nils Zijlstra (20 tahun, penyerang tengah). Serta tiga pemain putri, Isabel Corian Kopp (23 tahun, bek kanan), Pauline Jeannette van de Pol (22 tahun, bek kiri), dan Isabelle Nottet (22 tahun, penyerang sayap).

“Langkah ini bukan hanya soal memperkuat tim nasional, tetapi juga mencerminkan sinergi antara dunia olahraga dan lembaga legislatif dalam membangun prestasi dan kebanggaan bangsa. Kami di PSSI percaya bahwa dengan dukungan seperti ini, sepakbola Indonesia akan semakin kompetitif di kancah internasional,” pungkas Erick.

Proses selanjutnya akan diteruskan ke Sekretariat Negara untuk memperoleh Surat Keputusan Presiden (Keppres) sebagai syarat pengambilan sumpah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). (*)

« Previous PageNext Page »

  • vb