Nonton Bareng Film Believe, Srikandi Kaltim Gaungkan Semangat Bela Negara

August 11, 2025 by  
Filed under Berita

SAMARINDA – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Srikandi Pemuda Pancasila Kalimantan Timur menggelar kegiatan nonton bareng film Believe, sebuah karya yang digagas TNI agar menggambarkan perjuangan dan pengorbanan prajurit. Bekerja sama dengan Kodim 091/Aji Suryanata Kusuma, acara tersebut berlangsung di CGV GoMall, Jalan Bhayangkara, Samarinda, Minggu (10/8/2025).

Ketua DPW Srikandi Pemuda Pancasila Kaltim, Rini Ari Dewi, mengatakan, film Believe memiliki pesan moral yang kuat, terutama tentang arti pengorbanan, saling melindungi, dan menghargai rekan kerja. Menurutnya, tontonan ini sangat tepat untuk kalangan remaja.

“Kami berharap anak-anak muda mau beramai-ramai menonton film perjuangan seperti ini. Ajak keluarga, ajak teman-teman, supaya kita bisa belajar dari semangat dan pengorbanan tentara kita,” ujarnya.

Sekretaris DPW Srikandi Pemuda Pancasila Kaltim, Yesna Muin, mengungkapkan kesan mendalam setelah menonton film tersebut. Ia menilai, perjuangan prajurit TNI yang rela mengorbankan jiwa raga patut menjadi teladan generasi muda.

“Kita tidak pernah tahu apakah mereka bisa pulang dengan selamat atau hanya kembali dengan nama. Ini menyentuh hati dan memberi motivasi untuk mencetak pemuda yang tangguh serta berguna bagi bangsa dan negara,” tuturnya.

Ketua Harian Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Kaltim, Zuhairie, menambahkan, kegiatan ini menjadi sarana menumbuhkan rasa cinta kepada NKRI. Ia berharap film tersebut dapat memotivasi kader Pemuda Pancasila dan masyarakat untuk menjalin sinergi dengan TNI serta membangun persatuan.

Sementara itu, Kasi Ter Kasrem 091/ASN, Kolonel Inf Aat Supriyatna, menyampaikan, kegiatan ini merupakan upaya membangkitkan kebanggaan sebagai warga negara sekaligus memperkuat wawasan kebangsaan. Kegiatan nonton bareng ini akan berlangsung hingga 16 Agustus, dimulai sejak 24 Juli lalu. (yud)

Dispar Kaltim Minta Ketegasan Soal Eks Bandara Temindung

August 7, 2025 by  
Filed under Berita

SAMARINDA — Upaya Dinas Pariwisata Kalimantan Timur (Dispar Kaltim) menjadikan eks Bandara Temindung sebagai hub ekonomi kreatif terancam gagal, menyusul maraknya aktivitas ilegal di kawasan tersebut. Kawasan yang seharusnya menjadi ruang bagi pelaku industri kreatif justru disalah gunakan oknum tak bertanggung jawab, praktik penyalahgunaan lem, transaksi narkoba, hingga prostitusi terselubung.

Gunawan, Adyatama Parekraf Ahli Muda Dispar Kaltim, mengungkapkan, timnya sempat mendapat intimidasi saat bertugas di malam hari. Kondisi ini membuat upaya pembangunan ekosistem ekonomi kreatif berjalan tersendat dan tidak aman.

“Tim kami pernah diintimidasi. Makanya kami minta segera ditertibkan,” tegas Gunawan.

Ia juga mengakui, meski Dispar telah memasang penerangan di beberapa titik, sebagian area masih gelap dan rawan penyalahgunaan. Hal ini menurutnya menjadi ancaman serius, apalagi bagi anak-anak muda yang kerap berkumpul di kawasan tersebut.

Permintaan Dinas Pariwisata Kaltim itu kemudian ditindak lanjuti Satpol PP Kalimantan Timur dengan penertiban besar-besaran, Kamis (7/8/2025).

Petugas membongkar lapak pedagang liar dan menemukan kaleng bekas lem serta alat kontrasepsi di sekitar bangunan tua eks fire station.

“Gedung ini sepi, gelap, dan setiap malam ramai anak-anak muda. Kami temukan kaleng bekas lem di lokasi,” ujar Edwin Noviansyah, Kabid Trantibum Satpol PP Kaltim.

Pembongkaran ini bukan yang pertama kali. Sudah enam kali Satpol PP melakukan upaya serupa, namun kawasan itu tetap kembali dihuni. Edwin menegaskan, pembongkaran kali ini dilakukan total agar lokasi tidak lagi disalahgunakan.

“Kalau masih tersisa, mereka akan bongkar dan kembali lagi. Jadi harus dibongkar total,” katanya.

Penertiban tersebut, ditemukan juga warga yang menetap di bangunan itu. Keberadaan mereka dikhawatirkan membuka celah untuk praktik prostitusi terselubung.

“Kami temukan warga tinggal di situ. Kalau dibiarkan, bisa jadi tempat ‘kopi pangku’,” ujar Edwin.

Kepala Satpol PP Samarinda, Anis Siswantini, menyebut penertiban ini adalah respons terhadap laporan warga. Setelah dilakukan pendekatan persuasif, empat kepala keluarga dengan total 12 jiwa akhirnya bersedia keluar dari lokasi secara sukarela.

“Kami sudah pendekatan berkali-kali. Akhirnya mereka keluar dengan baik,” jelas Anis.

Ia menambahkan, pihaknya sudah menyurati BPKAD Kaltim selaku pemilik aset untuk mengambil langkah konkret. Menurutnya, bangunan terbengkalai yang tidak dimanfaatkan hanya akan menjadi beban sosial dan menyimpan potensi kriminalitas.

“Kalau tidak dimanfaatkan, tempat ini akan terus jadi titik rawan,” tegasnya.

Dispar Kaltim pun berharap dukungan dari berbagai pihak agar kawasan eks Bandara Temindung bisa dikembalikan fungsinya sebagai pusat aktivitas kreatif yang aman, tertib, dan produktif, demi masa depan generasi muda Kaltim. (yud)

Sambut HKAN 2025, Belantara Foundation Tanam Pohon di Tahura SSH, Provinsi Riau

August 4, 2025 by  
Filed under Lingkungan Hidup

Vivaborneo.com, RIAU — Belantara Foundation bersama mahasiswa dan pelajar asal Jepang dari University of Tsukuba, University of Tsukuba Senior High School at Sakado dan Ehime University Senior High School menanam bibit pohon secara simbolis di kawasan Taman Hutan Raya Sultan Syarif Hasyim (Tahura SSH), Provinsi Riau, pada Kamis 31 Juli 2025.

Penanaman pohon ini terselenggara atas kerja sama antara Belantara Foundation dengan Kesatuan Pengelola Hutan Produksi (KPHP) Minas Tahura dan Kelompok Tani Hutan yang menjadi mitra Tahura SSH.

Jenis bibit pohon yang ditanam diantaranya adalah meranti bunga (Shorea leprosula), yang termasuk dalam kategori spesies pohon langka yang perlu dilestarikan. Aksi tanam pohon ini adalah salah satu kontribusi penting dari generasi muda dalam upaya melestarikan alam, yaitu merestorasi lahan yang telah terdegradasi dalam upaya mendukung Pemerintah Provinsi Riau menurunkan emisi Gas Rumah Kaca.

Dengan tema “Membangun Sinergi Antar Generasi untuk Masa Depan”, peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) yang jatuh pada 10 Agustus 2025 ini menjadi sebuah momentum penting dalam meningkatkan pemahaman generasi muda tentang konservasi alam serta memperbesar kesempatan keterlibatan generasi muda dalam melestarikan sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.

Direktur Eksekutif Belantara Foundation, Dr. Dolly Priatna menjelaskan bahwa penanaman pohon ini dilakukan untuk memperkuat penyadartahuan dan edukasi bagi masyarakat khususnya generasi muda akan pentingnya terlibat aktif dalam melestarikan alam dan lingkungan hidup di Indonesia.

“Kami akan mengajak semua pihak termasuk generasi muda untuk berkontribusi dalam mencegah meluasnya dampak perubahan iklim, melalui dukungannya terhadap pemenuhan Nationally Determined Contribution (NDC) Pemerintah Indonesia untuk pengurangan emisi gas rumah kaca di Indonesia khususnya Pulau Sumatra,” ujar Dolly yang juga sebagai pengajar di Sekolah Pascasarjana Universitas Pakuan.

Pada tempat terpisah, Kepala KPHP Minas Tahura, Sri Wilda Hasibuan, S.Sos., M.Si., mengatakan bahwa kawasan Tahura SSH merupakan kawasan konservasi alam yang ditetapkan oleh Menteri Kehutanan pada tahun 1999. Tahura SSH memiliki luas kawasan lebih dari 6.000 hektar. Sayangnya, saat ini sebagian besar wilayah tersebut telah mengalami deforestasi dan degradasi akibat aktivitas ilegal seperti perambahan lahan, pembalakan liar dan lain sebagainya.

Sementara itu, Head Teacher of International Studies Senior High School at Sakado, University of Tsukuba, Yoshikazu Tatemoto, menyampaikan bahwa pihaknya membawa 22 orang siswa, mahasiswa dan guru sekolah untuk ikut berpartisipasi agar mereka memahami langsung kondisi hutan di Indonesia.

“Melibatkan generasi muda dalam gerakan menanam pohon, seperti yang dilakukan hari ini sangat penting untuk masa depan bumi yang lebih sehat dan berkelanjutan. Generasi muda memiliki energi, kreativitas, dan semangat inovatif yang dapat mendorong perubahan positif di masyarakat”, imbuh guru senior yang dalam lima tahun terakhir rutin mengajak para siswanya untuk studi lapangan ke Sumatra,” ujar pria yang akrab disapa Tatemoto Sensei ini.

Selain melakukan penanaman pohon, para mahasiswa dan pelajar dari University of Tsukuba, University of Tsukuba Senior High School at Sakado dan Ehime University Senior High School, Jepang akan mendapatkan kuliah umum bertajuk “Together for the Earth: Youth Collaboration for Achieving SDGs and Education for Sustainable Development” pada Senin, 4 Agustus 2025 di Universitas Pakuan, Bogor.(vb/yul)

 

 

Garuda Indonesia Resmikan Penerbangan Samarinda–Jakarta

August 1, 2025 by  
Filed under Berita

SAMARINDA – Maskapai Garuda Indonesia resmi membuka rute penerbangan Samarinda–Jakarta dan sebaliknya. Penerbangan perdana dilakukan dari Bandara Soekarno-Hatta dan mendarat di Bandara APT Pranoto, Samarinda, dengan nomor penerbangan GA580, pukul 11.20 WITA. Jumat (1/8/2025).

Penyambutan penerbangan pertama ini dihadiri sejumlah pejabat daerah dan perwakilan instansi, antara lain Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri, GM Garuda Indonesia Joko Azuardi, Kepala Bandara APT Pranoto I Kadek Yuli Sastrawan, serta perwakilan DPRD Kaltim dan Samarinda, Dinas Pariwisata Restiawan Baihaqi, Disporapar, hingga Bankaltimtara.

General Manager Garuda Indonesia, Joko Azuardi, menjelaskan, pembukaan rute ini merupakan bagian dari strategi penguatan konektivitas nasional, khususnya agar mendukung Kalimantan Timur yang tengah bersiap menjadi pusat pemerintahan baru Indonesia.

“Penerbangan ini bukan sekadar menghubungkan titik A ke titik B, melainkan jembatan yang mempererat antar daerah dan bangsa. Ini adalah upaya kami merespon kebutuhan masyarakat akan transportasi yang cepat, nyaman, dan terpercaya,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, rute ini diharapkan dapat menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi, pergerakan logistik, dan mendorong sektor pariwisata di Kalimantan Timur.

Kepala Bandara APT Pranoto, I Kadek Yuli Sastrawan, menyampaikan, rata-rata pergerakan penumpang harian di bandara ini mencapai 2.200 orang, dengan total penumpang tahun 2024 mencapai 850 ribu. Bandara APT Pranoto sendiri memiliki kapasitas terminal hingga satu juta penumpang per tahun.

“Dengan hadirnya Garuda di Samarinda, kami berharap akan ada pembukaan rute lain, seperti ke Banjarmasin, karena potensi penumpang dari Samarinda cukup besar,” ujar Kadek.

Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Ririn Sari Dewi melalui Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kaltim, Restiawan Baihaqi, menyambut baik pembukaan kembali rute ini. Menurutnya, rute ini membuka akses yang lebih cepat bagi wisatawan menjangkau berbagai destinasi unggulan di Kaltim.

“Wisatawan kini bisa memangkas waktu sekitar lima jam jika sebelumnya harus mendarat di Balikpapan. Dari Samarinda, mereka bisa langsung ke Bontang, Kutai Timur, hingga Berau, termasuk destinasi populer seperti Maratua,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan, Dinas Pariwisata telah menyiapkan sejumlah paket wisata 3 hari 2 malam hingga 5 hari 4 malam yang mencakup berbagai destinasi seperti Pampang, Bontang Kuala, hingga ke wilayah pesisir dan kepulauan.

Ia optimistis, dengan hadirnya rute ini, angka kunjungan wisatawan mancanegara maupun domestik akan meningkat signifikan, sekaligus membuka peluang investasi dan kerja sama lintas sektor.

Penerbangan ini menjadi angin segar bagi Kaltim, khususnya Samarinda, yang kini semakin terbuka pada konektivitas udara, baik kepentingan bisnis, pemerintahan, maupun pariwisata menjelang perpindahan ibu kota negara. (yud)

EBIFF 2025 Jadi Oase Budaya dan UMKM di Samarinda

July 28, 2025 by  
Filed under Berita

SAMARINDA – Gelaran East Borneo International Folklore Festival (EBIFF) 2025 memasuki hari ketiga dengan antusiasme masyarakat yang terus mengalir. ratusan warga Samarinda kembali memadati area pertunjukan untuk menyaksikan parade budaya dari berbagai negara. Bertempat di Temindung Creative Hub, Minggu (27/7/25).

Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Timur, Ririn Sari Dewi, menyampaikan, tingginya antusiasme masyarakat tidak lepas dari kerja sama lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mempublikasikan rangkaian acara EBIFF 2025 secara masif.

“Alhamdulillah selama ini dari pembukaan di Stadion Kadrie Oening sampai yang di Temindung, penontonnya cukup melimpah. Ini berkat kerja sama dengan teman-teman OPD di Pemprov yang ikut membantu publikasi lewat videotron, PPID, dan kanal media lainnya. Termasuk dukungan dari media online dan Kominfo,” ungkap Ririn.

Ia menambahkan, EBIFF 2025 menjadi ‘oase’ bagi masyarakat yang haus hiburan dan pertunjukan budaya berkualitas setelah sekian lama minim event besar di Kaltim. Tak hanya suguhan budaya, festival ini juga menjadi wadah penguatan ekonomi kreatif lokal.

“Ada sekitar 94 UMKM yang kita fasilitasi di Temindung Creative Hub dan 67 UMKM di titik Kadrie Oening. Ini menjadi momen kebangkitan ekonomi masyarakat juga,” tambahnya.

Presiden International Council of Organizations of Folklore Festivals and Folk Arts (CIOFF) Indonesia, Said Rachmat, mengapresiasi penyelenggaraan EBIFF yang dinilainya semakin diminati publik dari hari ke hari.

“Setiap hari semakin ramai dan masyarakat sangat menikmati. Mereka bisa menyaksikan langsung pertunjukan budaya dari berbagai negara, seperti India, Rusia, dan lainnya. Bahkan setiap grup punya penggemar tersendiri,” ujarnya.

Said berharap, ke depan EBIFF bisa terus berlanjut dan menjadi ajang pertukaran budaya internasional yang dinanti masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan warga menerima tamu-tamu dari luar negeri.

EBIFF 2025 tak hanya menjadi panggung hiburan, tetapi juga jembatan diplomasi budaya dan penggerak ekonomi rakyat di Kaltim. (yud)

« Previous PageNext Page »

  • vb