Belantara Foundation dan Merck Indonesia Tanam 300 Bibit Pohon Khas Jakarta di Hutan Kota Cilangkap

June 30, 2024 by  
Filed under Lingkungan Hidup

Vivaborneo.com, Jakarta — Belantara Foundation dan Merck Indonesia berkolaborasi dengan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta melakukan penanaman 5 jenis pohon dengan total 300 bibit di Hutan Kota Cilangkap, Jakarta Timur pada Sabtu, 29 Juni 2024.

Selain itu kegiatan yang juga melibatkan Kelompok Tani Hutan (KTH) Munjul Sinambung dan KTH Cilangkap Subur Lestari menanam jenis pohon yang ditanam merupakan tanaman nusantara khas Jakarta. Diantaranya pohon menteng (Baccaurea racemosa), kemang (Mangifera kemanga), jambu air (Syzygium aqueum), mangga (Mangifera indica) dan petai (Parkia speciosa).

Pemilihan jenis tanaman tersebut pada kegiatan penanaman merupakan salah satu aksi konkrit kolaborasi multipihak, yaitu dari sektor pemerintah, organisasi lingkungan, sektor swasta dan kelompok masyarakat untuk mendukung program Pemerintah Provinsi Jakarta dalam pelestarian tanaman nusantara khas Jakarta.

Berdasarkan Dokumen Profil Keanekaragaman Hayati Jakarta yang diterbitkan oleh Dinas Lingkungan Hidup Jakarta pada 2018, terdapat 651 jenis tumbuhan yang ada di Kota Jakarta,  sedangkan terdapat 103 jenis tumbuhan atau tanaman yang masuk ke dalam Peraturan Gubernur (PerGub) Provinsi DKI Jakarta Nomor 114 tahun 2018 tentang pengelolaan tanaman nusantara khas Jakarta.

Menurut PerGub Provinsi DKI Jakarta Nomor 114 tahun 2018 Tanaman Nusantara Khas Jakarta adalah jenis tumbuhan atau tanaman yang khas tumbuh dan menjadi identitas sebuah kawasan di Jakarta serta jenis tanaman yang sesuai dengan pendekatan Nama Kelurahan/Kecamatan di Daerah Khusus Jakarta. Akan tetapi, keberadaan jenis tanaman khas Jakarta tersebut perlahan sudah jarang dijumpai.

Hal ini disebabkan salah satunya oleh alih fungsi lahan menjadi perumahan, perkantoran hingga gedung-gedung pencakar langit. Padahal tanaman atau pohon tersebut memiliki banyak sekali manfaat penting bagi kehidupan, antara lain manfaat untuk kesehatan, ekologi, sosial dan ekonomi.

Manfaat pohon bagi kesehatan, antara lain dapat menyediakan oksigen untuk 2 – 10 orang dalam sehari serta menyerap karbondioksida dan polusi udara. Manfaat ekologi, antara lain menjaga siklus hidrologi, mencegah berbagai jenis bencana alam, seperti banjir dan longsor, memitigasi perubahan iklim, menyediakan habitat dan sumber pakan bagi satwa liar. Selain itu, manfaat sosial dan ekonomi, yaitu salah satunya sebagai sumber ketahanan pangan bagi masyarakat.

Ketua Dewan Pengurus Belantara Foundation, Dr. Ir. Tachrir Fathoni, M.Sc., pada saat memberikan sambutan mengatakan bahwa gerakan menanam pohon seperti ini sangat relevan dengan salah satu pilar program Belantara yaitu restorasi atau pemulihan lahan.

Lebih dari itu, pohon yang sudah ditanam, harus dilakukan pemantauan dan perawatan untuk memastikan tingkat kelangsungan hidup pohon tinggi. Jika ada bibit yang layu atau mati, perlu dilakukan penyulaman atau mengganti bibit yang mati dengan yang hidup demi mewujudkan lingkungan yang lestari dan berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Kami akan terus mengajak dan berkolaborasi dengan multipihak, salah satunya dengan melibatkan sektor swasta untuk mendukung gerakan pemulihan lahan yang terdegradasi karena kolaborasi kunci keberhasilan program restorasi, ujar Tachrir”.

Pada waktu yang sama, Plant Director PT Merck Tbk, Arryo Aritrixso Wachjuwidajat mengungkapkan, dukungan melalui penanaman pohon merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan Merck di bidang lingkungan, dimana salah satu tujuan keberlanjutan.

“Kami adalah untuk mencapai netralitas iklim dan pengurangan konsumsi sumber daya.  Lebih lanjut, kami senang bahwa pohon yang ditanam hari ini adalah tanaman nusantara khas Jakarta, yang artinya mendukung pelestarian biodiversity di daerah di mana Merck beroperasi. Kami berharap pohon-pohon ini tidak hanya bermanfaat untuk memperbaiki lingkungan sekitar, tetapi juga akan meninggalkan warisan berkelanjutan bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Pada tempat terpisah, Kepala Bidang Kehutanan pada Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta, Dirja Kusumah, SH., M.H., mengemukakan pihaknya menyambut baik dan mendukung penuh gerakan penanaman pohon sebagai upaya pemulihan lahan di Hutan Kota Cilangkap.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Belantara Foundation dan Merck Indonesia serta pemangku kepentingan lainnya telah menginisiasi gerakan penanaman ini. Gerakan ini diharapkan akan mampu memberikan motivasi dan inspirasi bagi pihak-pihak lain untuk berpartisipasi aktif dalam pelestarian tanaman nusantara khas Jakarta khususnya yang sudah mulai jarang dijumpai di Jakarta,” kata Dirja.

Sementara itu, Ketua KTH Munjul Sinambung, Wahyat Sumparna mengatakan bahwa tidak hanya untuk melestarikan tanaman nusantara khas Jakarta, gerakan penanaman pohon yang dilakukan bersama Belantara Foundation dan Merck Indonesia ini dapat membantu masyarakat dalam mengelola dan memanfaatkan lahan secara berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan.(*/adv)

 

 

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024, Klaster Filantropi Lingkungan Hidup dan Konservasi Tanam Pohon Serentak di 18 Provinsi di Indonesia

June 14, 2024 by  
Filed under Lingkungan Hidup

Vivaborneo.com, Dalam tataran global, Perserikatan Bangsa-Bangsa mencanangkan UN Decade Ecosystem Restoration 2021-2030. UN Decade Ecosystem Restoration adalah seruan untuk perlindungan dan pelestarian ekosistem di seluruh dunia untuk kepentingan manusia dan alam.

Hal ini bertujuan untuk menghentikan laju degradasi ekosistem dan memulihkannya untuk mencapai tujuan global. Dengan ekosistem yang sehat, dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, serta mengurangi laju kepunahan keanekaragaman hayati.

Menurut UN Decade Ecosystem Restoration 2021-2030, upaya restorasi seluas 350 juta hektar ekosistem darat dan perairan yang terdegradasi berpotensi dapat menghasilkan US$9 triliun dalam bentuk jasa ekosistem. Selain itu, restorasi ekosistem juga dapat menghilangkan 13 hingga 26 gigaton gas rumah kaca dari atmosfer. Di Indonesia, restorasi ekosistem berpotensi untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 52,92 juta ton karbon ekuivalen, yang meliputi restorasi ekosistem lahan kering, gambut, dan mangrove (Griscom et al., 2020).

Hari Lingkungan Hidup Sedunia diperingati pada 5 Juni setiap tahunnya. Tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2024 yaitu “Our Land, Our Future, We Are #GenerationRestoration” artinya Tanah Kita, Masa Depan Kita, Kita Generasi Restorasi. Tema ini menekankan pada pentingnya memulihkan lahan, memerangi penggurunan dan meningkatkan ketahanan terhadap kekeringan.

Salah satu aksi yang dapat dilakukan dalam upaya pemulihan lahan terdegradasi yaitu dengan menanam dan memelihara pohon. Dalam rangka menyemarakkan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024, Klaster Filantropi Lingkungan Hidup dan Konservasi (KFLHK) yang terdiri dari Perhimpunan Filantropi Indonesia, Dompet Dhuafa, Belantara Foundation, Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) dan Disaster Management Center Dompet Dhuafa berkolaborasi dengan komunitas Ciliwung Muara Bersama dan pemangku kepentingan lainnya menyelenggarakan penanaman pohon serentak di 18 provinsi di seluruh Indonesia.

Provinsi yang melakukan penanaman secara serentak yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Kepulauan Riau, Riau, Kalimantan Timur, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur dengan target sebanyak 3,000 bibit pohon. Jenis bibit yang ditanam antara lain mangrove, jambu, alpukat, durian, nangka dan Mangga.

Sementara itu, penanaman simbolis dilakukan dengan total 20 bibit loa (Ficus racemosa), jambu air (Syzigium aqueum), mangga (Mangifera indica) dan kopi (Coffea sp.) di Bantaran Sungai Ciliwung, Kelurahan Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Kamis, 13 Juni 2024. Penanaman simbolis ini dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta, organisasi filantropi, komunitas lingkungan muda dan masyarakat umum. Pada waktu bersamaan, terdapat Talk Show dengan tema “Peran Generasi Muda dalam Pelestarian Alam” #Generation Restoration. Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 yang diselenggarakan oleh KFLHK.

Jenis bibit tersebut dipilih karena dapat menghasilkan buah yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Tidak hanya itu, bibit pohon tersebut juga merupakan sumber pakan satwa liar sehingga dapat menarik kehadiran berbagai jenis burung, kelelawar dan bajing. Penanaman pohon ini juga merupakan salah satu aksi untuk menanggulangi banjir dan longsor di bantaran Sungai Ciliwung. Dengan demikian, tidak hanya memperkaya potensi keanekaragaman hayati, aksi ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya yang ada di sekitar Sungai Ciliwung.

Dalam sambutannya, Kepala Bidang Kehutanan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta, Dirja Kusumah, S.H., M.H., yang diwakilkan oleh Ketua Subkelompok Konservasi Sumber Daya Hutan dan Daerah Aliran Sungai Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta, Arie Fajar Septa, S.Hut., mengatakan upaya untuk memulihkan ekosistem, khususnya di bantaran Sungai Ciliwung menjadi tanggung jawab bersama. Tak hanya pemerintah saja, pihak Lembaga Swadaya Masyarakat dan masyarakat juga harus berpartisipasi aktif dalam upaya tersebut.

“Dengan adanya pemulihan hutan, maka ekosistem hutan dapat berkontribusi untuk upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim serta melestarikan keanekaragaman hayati Jakarta, ujar Arie.

Manajer Program & Fundraising Belantara Foundation, Diny Hartiningtias, yang juga merupakan salah satu narasumber talk show mengatakan pengarusutamaan tentang restorasi ekosistem kepada masyarakat khususnya generasi muda sangat penting guna meningkatkan kesadaran (awareness) dan pemahaman akan pentingnya menjaga dan melestarian lingkungan di sekitar mereka.

“Kami bersama para pihak akan terus mengajak masyarakat khususnya generasi muda untuk berpartisipasi aktif dalam aksi restorasi ekosistem. Harapannya, melalui gerakan ini, kita dapat mendukung target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/ Sustainable Development Goals”, ujar Diny.

Senada dengan hal tersebut, General Manager Respon & Advokasi Dompet Dhuafa, Arif Rahmadi Haryono memaparkan tujuan dari kegiatan ini adalah selain memperkuat kesadaran tentang peran generasi muda terhadap upaya pelestarian lingkungan, kami ingin juga mendorong keterlibatan aktif pemuda dalam aksi -aksi nyata.

“Dengan membangun jaringan dan kemitraan antar organisasi pemuda, organisasi lingkungan serta pemangku kepentingan lainnya, kami percaya generasi muda memiliki potensi yang besar untuk menjadi agen perubahan dalam mewujudkan kondisi bumi yang lebih baik di masa mendatang”, kata Arif.

Pada tempat terpisah, Direktur Eksekutif Filantropi Perhimpunan Filantropi Indonesia, Gusman Yahya berharap kolaborasi restorasi ekosistem ini dapat menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk bergabung dalam upaya pelestarian lingkungan.

“Melalui kerja sama yang sinergis, kita dapat mewujudkan lingkungan yang lebih lestari dan sehat, menciptakan dunia yang lebih baik bagi semua. Kolaborasi ini menekankan pentingnya kolaborasi, ko-kreasi, dan komitmen bersama, yang sejalan dengan visi Perhimpunan Filantropi Indonesia untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan”, tandas Gusman.

Rangkaian kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 yang diinisasi oleh KFLHK meliputi kampanye digital berupa komik dan konten edukasi tentang pentingnya restorasi ekosistem di Instagram, penanaman pohon serentak di 18 provinsi di Indonesia dan talk show. Rangkaian kegiatan tersebut dilakukan pada periode 28 Mei 2024 hingga 13 Juni 2024.

Turut hadir narasumber talk show yang memiliki pengalaman pada bidang pelestarian alam yaitu Manajer Program & Fundraising Belantara Foundation, Diny Hartiningtias; Partnership & Communication Insan Bumi Mandiri, Diana Dwi Annisa; dan Koordinator Dompet Dhuafa Volunteer Bali, Nur Kholis Abdillah. Talk show ini dipandu oleh Pendiri Sendalu Permaculture Teras Kamala, Gibran Tragari.

Total peserta kegiatan yang hadir lebih kurang 60 orang dari berbagai elemen, antara lain siswa sekolah, mahasiswa, komunitas lingkungan muda, sektor swasta, media dan masyarakat umum. Peserta berasal dari SMA Negeri 49 Jakarta, Biologi Universitas Nasional, Universitas Indonesia, Rumah Zakat, Yayasan Bangun Jakarta, Tumbuh Pohon Nusantara, Generasi Energi Bersih, Student Care, Dompet Dhuafa Volunteer, Disaster Management Center Dompet Dhuafa dan organisasi lainnya.(*)

Jaksa Agung RI Lantik Iman Wijaya sebagai Kajati Kaltim

June 12, 2024 by  
Filed under Berita

JAKARTA – Jaksa Agung RI ST Burhanuddin melantik dan mengambil sumpah jabatan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur yaitu Iman Wijaya di lantai 11 gedung utama Kejaksaan Agung RI Jalan Sultan Hasanudin No. 1 Kebayoran Baru Jakarta, Selasa (11/6/2024).

Iman Wijaya sebelumnya menjabat sebagai Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan pada Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan Agung di Jakarta, menggantikan Hari Setiyono yang mengakhiri jabatannya sebagai Kajati Kaltim sejak Maret 2024 yang lalu.

Pada waktu yang bersamaan, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur Roch Adi Wibowo juga dilantik oleh Jaksa Agung RI ST Burhanuddin sebagai Kepala Pusat Data Statistik Kriminal dan Teknologi Informasi pada Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan Kejaksaan Agung di Jakarta. Selanjutnya Jaksa Agung menunjuk Victor Antonius Saragih Sidabutar sebagai Wakil Kepala Kejati Kaltim.

Jaksa Agung Burhanuddin dalam amanatnya mengucapkan selamat kepada pejabat yang dilantik hari ini dan menuturkan bahwa para pejabat tersebut merupakan pribadi-pribadi terpilih yang mempunyai kualitas yang dibutuhkan untuk memimpin dan menggerakkan roda bidang ataupun satuan kerja yang dipimpin dalam upaya mendukung terwujudnya visi dan misi Institusi Kejaksaan.

“Para pejabat yang saya lantik adalah insan terbaik Adhyaksa yang telah melalui proses kajian mendalam, pertimbangan matang, serta penilaian yang obyektif untuk mengisi jabatan yang telah ditentukan,” ujarnya.

Dalam rangka pelaksanaan tugas, Jaksa Agung memberikan beberapa pokok penekanan tugas yang harus segera disesuaikan dan dilaksanakan antara lain memastikan terlaksananya pola penegakan hukum yang humanis serta proporsional dengan memperhatikan nilai-nilai keadilan yang hidup di tengah masyarakat serta menyeimbangkan dengan kemanfaatan, dan kepastian hukum untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap Kejaksaan;

Burhanuddini juga meminta kepala kejaksaan meningkatkan pengawasan melekat terhadap seluruh jajaran di satuan kerja masing-masing, pedomani Surat Jaksa Agung Nomor 3 tanggal 17 Januari 2022 tentang Meningkatkan Pengawasan Melekat pada Satuan Kerja

Pada kesempatan ini, Jaksa Agung juga mengingatkan prestasi Kejaksaan selama tiga tahun terakhir ini telah membawa Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang paling dipercaya masyarakat Indonesia.

Per tanggal 21 April 2024 lalu, Kejaksaan berada di urutan pertama sebagai lembaga penegak hukum paling terpercaya di angka 74,7% pada hasil survei Lembaga Indikator Politik Indonesia. Menurut Jaksa Agung, capaian ini wajib disyukuri dan harus terus dijaga bersama-sama.

“Saya harap setiap pejabat yang baru saya lantik dapat menunjukkan kinerja dan prestasi nyata, bekerjalah menggunakan nurani dan akal sehat yang konsisten pada kebenaran agar tindak-tanduk saudara selalu mendukung upaya menjadikan Kejaksaan sebagai Lembaga penegak hukum nomor satu, baik dari sisi penegakan hukum maupun pelayanan publik,” imbuh Burhanuddin.

Jaksa Agung juga mengingatkan agar jangan sekali-kali melakukan penyimpangan atau penyalahgunaan wewenang atas jabatan yang sedang diemban. Jaksa Agung pastikan jika ada penyelewengan, maka Jaksa Agung akan tindak tegas langsung.

Mengakhiri amanatnya, Jaksa Agung mengucapkan terima kasih kepada para pejabat lama yang telah melaksanakan tugas dengan baik dan penuh pengabdian. “Saya berharap ke depan saudara-saudara akan tetap bersemangat meningkatkan kinerja, seraya selalu memberikan kontribusi positif dalam mengemban tugas dan tanggungjawabnya,” pungkasnya.

Hadir dalam acara pelantikan ini yaitu Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly, Ketua Komisi Yudisial Amzulian Rifai, Komisi Kejaksaan RI, Wakil Jaksa Agung, Para Jaksa Agung Muda, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, Para Staf Ahli Jaksa Agung, Ketua Umum Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Pusat beserta anggota, Para Pejabat Eselon II, III, dan IV di lingkungan Kejaksaan Agung.(*/h)

Kejari Kubar Tetapkan Tersangka Baru Korupsi KWH Meter Listrik

June 10, 2024 by  
Filed under Berita

SENDAWAR – Kejaksaan Negeri Kutai Barat (Kubar) menetapkan satu tersangka baru dalam dugaan korupsi bantuan kwh meter tahun 2021. RH, mantan kepala bagian Kesejahteraan Rakyat  Sosial (Kesrasos) Setda Kutai Barat, yang kini menjabat Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Kutai Barat ditetapkan sebagai tersangka setelah dilakukan pemeriksaan tim penyidik kejaksaan.

“Kejaksaan melakukan penahanan terhadap tersangka RH selaku PPK terhitung sejak tanggal 10 Jun 2004,” kata Plh Kepala Kejari Kubar, Sabar Efrianto Batubara, di kantor Kejari Kubar, Jalan Sendawar Raya, kecamatan Barong Tongkok, Kota Sendawar, Senin (10/6/2024).

Sabar menjelaskan, RH dalam kapasitas sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) tidak teliti dalam memeriksa berkas dan dokumen pencarian yang mengakibatkan kerugian negara hingga Rp 5,2 miliar.

“Potensi kerugian dimaksud telah dinikmati tersangka dan beberapa pihak terkait lainnya yang masih dilakukan pendalaman dan pengumpulan alat bukti untuk pertanggung jawaban pidana,” ujarnya.

Sabar menyebut, kasus itu bermula dari adanya bantuan hibah Pemkab Kubar sebesar Rp 66,8 miliar tahun 2021. Dari anggaran itu,  10,7 miliar diberikan kepada lima yayasan untuk bantuan pemasangan kwh meter bagi masyarakat tidak mampu. Yakni Yayasan IA, AMS, SBI, PVS dan Yayasan PIS.

Namun menurut jaksa, pemasangan KWH meter bagi masyarakat miskin tidak dilaksanakan secara langsung oleh pihak yayasan penerima hibah melainkan menggunakan jasa penyedia, yakni melalui  Surya Atmajaya selaku pihak yang ditunjuk masing-masing yayasan tersebut.

Yayasan (penerima hibah) maupun penyedia jasa yang ditunjuk juga tidak melaksanakan kegiatan pemasangan KWH Meter secara benar.

“Terdapat pemasangan item atau barang yang tidak terpasang, tidak berfungsi dan tidak sesuai dengan kebutuhan RAB (kontrak/perjanjian) yang telah diajukan. Tidak adanya laporan pertanggung jawaban anggaran yang dibuat atau dilengkapi penerima hibah secara lengkap,” terang Sabar.

Korps Adhyaksa memastikan akan terus mengejar para pihak yang terindikasi terlibat dalam kasus tersebut. RH akan ditahan selama 20 hari ke depan di rutan Polres Kubar. Adapun RH jadi tersangka pertama dari organisasi pemerintah.

Sebelumnya korps Adhyaksa sudah menetapkan satu tersangka dari kalangan swasta, yakni SA (48) sebagai penyedia barang. (arf)

PWI Pusat akan Gelar Seminar Pilkada Damai

May 31, 2024 by  
Filed under Berita

JAKARTA – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat akan menyelenggarakan Seminar Pilkada Damai 2024, yang mengambil tema “Tantangan Menyelenggarakan Pilkada Damai Serentak 2024”.

Seminar akan diselenggarakan di Hall Dewan Pers, pada 5 Juni 2024, dengan mengundang partai politik, wali kota, bupati, wartawan, dosen, mahasiswa  dan masyarakat. Demikian keputusan rapat panitia seminar yang dipimpin Wakil Sekjen PWI Pusat Raja Parlindungan Pane, Jumat (31/5) di kantor PWI Pusat.

Penyelenggaraan kegiatan ini, kata Raja Pane juga berdasarkan Surat edaran Kementerian Dalam Negeri Nomor 200.2.1/2222/SJ Tentang Stabilitas Penyelenggaraan Kegiatan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serentak tahun 2024.

Ketua Panitia Pelaksana Seminar  PWI Pusat 2024, M. Sarwani mengatakan, seminar yang akan dibuka oleh Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch. Bangun ini akan menghadirkan Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu yang akan membahas tentang peranan pers mengawal Pemilu yang berkualitas.

Selanjutnya juga menghadirkan Sekjen Kemendagri Suhajar Diantoro yang akan membahas mengenai penyiapan Penganggaran, SDM, dan Pendukung Pemilukada 2024. Sedang anggota KPU RI August Mellaz akan berbicara mengenai progress reports Pilkada 2024.

“Seminar ini juga menghadirkan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Karyoto, yang nantinya akan membahas mengenai Nilai Penting Jakarta Sebagai Episentrum Keamanan Nasional. ,” ujar Sarwani.

Pembicara lain adalah Titi Anggraini dari  Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem)  yang membahas mengenai Perspektif Pilkada dan Pilpres.

“Acara seminar ini juga akan berlangsung secara zoom untuk pengurus PWI di berbagai daerah di Indonesia,” ujarnya. (**)

« Previous PageNext Page »

  • vb