Kolaborasi Multipihak Kunci Keberhasilan Pelestarian Biodiversitas Indonesia

May 16, 2024 by  
Filed under Lingkungan Hidup

Vivaborneo.com, Bogor — Belantara Foundation bekerja sama dengan Prodi Manajemen Lingkungan Sekolah Pascasarjana, Prodi Biologi Fakultas MIPA, dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Pakuan menyelenggarakan seminar dan pelatihan.

Seminar ini mengangkat  tema “Peran Multipihak dalam Pelestarian Biodiversitas Indonesia” pada Selasa, 14 Mei 2024. Lebih dari 1.220 peserta berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang digelar secara hybrid tersebut.

Seminar nasional secara luring diadakan di Auditorium Lantai 3 Gedung Sekolah Pascasarjana Universitas Pakuan di Bogor, sedangkan daring melalui aplikasi Zoom dan live streaming YouTube Belantara Foundation. Acara ini dikemas melalui kegiatan Belantara Learning Series Eps.10 (BLS Eps.10).

Kegiatan yang didukung oleh PT. Sharp Electronics Indonesia dan Taman Impian Jaya Ancol ini, juga berkolaborasi dengan IUCN Indonesia Species Specialist Group (IdSSG) dan KupuKita serta menggandeng enam universitas sebagai kolaborator yang mengadakan acara “nonton dan diskusi bareng” BLS Eps.10 bagi mahasiswa dan dosen di masing-masing universitas.

Enam universitas tersebut yaitu Universitas Pakuan, Universitas Riau, Universitas Andalas, Universitas Syiah Kuala, Universitas Tanjungpura dan Universitas Nusa Bangsa.

BLS Eps.10 diselenggarakan secara khusus dalam rangka mendukung pemerintah dalam menyemarakkan World Species Congress yang diselenggarakan oleh IUCN program Reverse The Red pada 15 Mei 2024 secara virtual dan Hari Keanekaragaman Hayati Internasional 2024 yang diperingati setiap 22 Mei.

Menurut artikel yang ditulis oleh ilmuwan yang diterbitkan di jurnal Biological Review awal 2022 lalu, menjelaskan saat ini telah berlangsung kepunahan massal keenam yang disebabkan oleh antropogenik. Ancaman kepunahan massal kali ini berbeda, karena intervensi manusia terhadap alam dan biodiversitas telah menyumbang dan mempercepat kepunahan tersebut terjadi.

Ancaman tersebut semakin terlihat dengan tingkat kepunahan spesies yang meningkat secara drastis. Para peneliti sebagian besar menggunakan data spesies yang terdaftar sebagai spesies punah oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN). Para peneliti berfokus pada spesies vertebrata (tidak termasuk ikan) karena datanya tersedia lebih banyak.

Dari setidaknya 5.400 genera (bentuk jamak dari genus) yang terdiri dari 34.600 spesies, para peneliti menyimpulkan bahwa dalam 500 tahun terakhir sejumlah 73 genera telah mengalami kepunahan, sebagian besar terjadi dalam dua abad terakhir.

Direktur Eksekutif Belantara Foundation, Dr. Dolly Priatna .

Penelitian tersebut memperkirakan kepunahan tersebut seharusnya membutuhkan waktu kurang lebih 18.000 tahun, bukan 500 tahun, meskipun perkiraan tersebut masih belum pasti, karena tidak seluruh spesies diketahui dan catatan fosil masih belum lengkap.

Para ilmuwan mengatakan kepunahan massal buatan manusia tersebut disebabkan oleh perusakan habitat, perubahan iklim global, eksploitasi berlebihan, polusi, dan spesies invasif.

Menurut IUCN, sampai saat ini terdapat lebih dari 44.000 spesies terancam punah di bumi. Jumlah ini merupakan 28 persen dari total 157.100 spesies yang masuk daftar merah milik lembaga konservasi global tersebut. Padahal, jumlah spesies yang ada di bumi jauh lebih banyak dari angka tersebut.

Pada Desember 2023 lalu, IUCN memperbarui daftar spesies yang berstatus punah/Extinct (EX). Berdasarkan data yang dipublikasikan sejak 1996 hingga kini, terdapat lebih dari 900 spesies yang punah. Sebanyak 74 spesies di antaranya dinyatakan punah pada 2023.

Sejak Tahun 2023 hingga saat ini, Pemerintah Indonesia dikoordinasikan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Bappenas, tengah menyusun dokumen Strategi dan Rencana Aksi Keanekaragaman Hayati Indonesia atau Indonesian Biodiversity Strategy and Action Plan (IBSAP) pasca COP15 CBD. Proses penyusunan dokumen ini merupakan upaya untuk menyelaraskan target pengelolaan keanekaragaman hayati nasional dengan target global.

Dokumen IBSAP ini disusun selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 dan Rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 serta kedepan diharapkan memiliki dasar payung hukum untuk akselerasi implementasi. Dokumen ini diharapkan menjadi acuan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya dalam mengelola keanekaragaman hayati secara berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

Direktur Eksekutif Belantara Foundation, Dr. Dolly Priatna saat opening speech mengatakan tujuan utama seminar nasional ini untuk meningkatkan pemahaman stakeholders mengenai strategi dan rencana aksi serta peran penting sektor akademisi, industri dan masyarakat dalam pengelolaan biodiversitas Indonesia.

Tujuan lain yaitu untuk meningkatkan kepedulian semua pihak, agar dapat ikut mengambil peran masing-masing dalam upaya pelestarian khususnya jenis-jenis yang terancam kepunahan.

Dolly yang juga pengajar di Sekolah Pascasarjana Universitas Pakuan menyebutkan telah dikeluarkan Instruksi Presiden No.1 tahun 2023 tentang Pengarusutamaan Pelestarian Keanekaragaman Hayati dalam Pembangunan Berkelanjutan. Inpres ini diterbitkan untuk memastikan adanya keseimbangan pemanfaatan ruang untuk kepentingan ekonomi dan konservasi keanekaragaman hayati dalam kebijakan setiap sektor.

Pelaksanaan kebijakan ini diarahkan melalui pengambilan langkah-langkah kebijakan sesuai tugas, fungsi dan kewenangan setiap lembaga yang disasar dalam kebijakan ini.

Isi inpres ini menyasar ke 19 kementerian dan lembaga pemerintahan dengan tujuan untuk mengarusutamakan keanekaragaman hayati dalam kebijakan pembangunan.

“Tidak hanya tugas pemerintah, pelestarian keanekaragaman hayati merupakan tanggung jawab bersama. Kolaborasi multipihak mulai dari pemerintah, akademisi, praktisi, industri, media bahkan masyarakat merupakan kunci keberhasilan pelestarian biodiversitas Indonesia untuk generasi kini dan yang akan datang,” tegas Dolly yang juga​ anggota Commission on Ecosystem Management IUCN.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Sekolah Pascasarjana Universitas Pakuan, Prof. Dr. Anna Permanasari, M.Si., mengemukakan kegiatan seminar dan pelatihan inspiratif seperti ini perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mengarusutamakan isu-isu tentang keanekaragaman hayati dan lingkungan hidup di Indonesia, ujar Anna.

“Kami berterima kasih kepada Belantara Foundation, IUCN IdSSG, PT. Sharp Electronics Indonesia dan Taman Impian Jaya Ancol serta mitra lainnya yang telah mendukung penuh acara ini sehingga berjalan dengan baik dan sukses,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua I-SER (Institute of Sustainable Earth and Resources) FMIPA Universitas Indonesia, Prof. Jatna Supriatna, Ph.D sebagai salah satu pembicara kunci mengatakan bahwa Indonesia adalah negara yang sangat besar dan memiliki perputaran energi yang tidak terputus sejak ratusan juta tahun, sehingga melewati fenomena-fenomena geologi yang sangat berhubungan dengan keanekaragaman hayati.

Indonesia memiliki banyak akademisi di kampus-kampus dan pusat penelitian. “Penelitian biodiversitas perlu lebih menekankan pada tahap pemanfaatan. Misalnya, tentang pemanfaatan biodiversitas untuk pangan yang seharusnya berasal dari biodiversitas Indonesia. Kita bisa memperbanyak riset yang lebih mendalam tentang pemanfaatan hayati karena kita punya lebih dari 30,000 spesies”, ujar Jatna.

Jatna juga menambahkan upaya-upaya dari akademisi yang bisa dilakukan adalah terkait valuasi biodiversitas dan ekosistem, degradasi lahan yang menyebabkan defaunasi, serta dampak perubahan iklim pada biodiversitas.

Pelestarian biodiversitas perlu menekankan kolaborasi tri-sektor dari akademisi, pemerintah, dan sektor privat. Salah satunya bisa melalui pengembangan ekowisata, seperti pengamatan burung atau wisata-wisata yang terkait spesies kharismatik.

Pada kesempatan yang sama, Dosen Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University dan Co-Chair IUCN IdSSG, Prof. Dr. Mirza D. Kusrini menjelaskan IdSSG adalah kelompok ahli dan praktisi hidupan liar yang bergabung di bawah naungan Species Survival Commission IUCN. Berdiri sejak awal tahun 2023, IdSSG memiliki visi untuk mengkoordinasi para ahli di seluruh Indonesia dari berbagai kelompok taksonomi dan keilmuan terkait untuk mendukung pemerintah serta para pihak dalam usaha bersama mengubah penurunan keanekaragaman jenis melalui pengembangan pengambilan keputusan dan kebijakan berbasiskan bukti ilmiah.

Turut hadir pembicara kunci dan narasumber yang memiliki keahlian dan segudang pengalaman di bidang keanekaragaman hayati secara berurutan yaitu Anggi Pertiwi Putri, S.T. MEnv., Perencana Muda Direktorat Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas; Dita Galina, Manager Sustainability Musim Mas; I Putu Artana dan Mohamad Ikrom, Kelompok Masyarakat Penangkar Burung Jalak Bali Binaan Taman Nasional Bali Barat. Seminar nasional ini dimoderatori oleh Suer Suryadi, Direktur Conservation and Legal Assistant Network.(*/yul)

 

 

Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum Tingkat Kabupaten Kutai Timur 2024

May 15, 2024 by  
Filed under Berita

SANGATTA – Kejaksaan Tinggi Kaltim bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi kaltim kembali menggelar Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum tahun 2024 jenjang SMA/SMK/MA/SLB (Tuna Daksa) Tingkat Kabupaten di Kutai Timur di Hotel Royal Victoria Sangatta, Rabu (15/5/2024).

Kegiatan ini diikuti oleh pelajar jenjang SMA sederajat se Kabupaten Kutai Timur yang diikuti sebanyak 10 (sepuluh) Tim yang terdiri masing-masing tim  adalah 1 (satu) orang  pelajar laki-laki dan 1 (satu) orang pelajar perempuan.

Sebelumnya para peserta se Kabupaten Kutai Timur mengajukan karya tulis inovatif yang dalam penyusunannya telah dibimbing dan didampingi oleh guru pembimbing dan pendamping dari Kejaksaan Negeri setempat melalui Bidang Intelijen, selanjutnya dilakukan seleksi terhadap karya tulis inovatif yang diajukan, sehingga didapati 10 (sepuluh) peserta guna dipertandingkan pada tingkat Kabupaten Kutai Timur.

Kegiatan pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum ini dibuka Toni Yuswanto selaku Kasi Penkum Bidang Intelijen Kejati Kaltim dan dihadiri Andarias Ratu B – Kasi PMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II, juri dari Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur dan Kejaksaan Negeri Kutai Timur, serta guru pembimbing.

Dalam sambutannya, Asisten Intelijen Kejati Kaltim Aji Kalbu Pribadi yang diwakili Kasi Penkum Toni Yuswanto menyampaikan pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

Selain itu, pendidikan bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggungjawab.

“Oleh karena itu pelajar yang merupakan generasi penerus bangsa harus dikembangkan potensinya kearah yang positif salah satunya diberikan pemahaman hukum melalui pembinaan atau pembentukan pelajar sadar hukum,” kata Toni.

Duta Pelajar Sadar Hukum secara tidak langsung akan membentuk karakter para pelajar terkait hukum yakni kejujuran, tanggung jawab, disiplin, toleransi dan peduli pada lingkungan dan sosial serta dapat bertindak lebih bijak dengan mematuhi ketentuan yang berlaku.

Melalui kegiatan pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum jenjang SMA sederajat se-Kaltim tahun 2024 ini diharapkan dapat melahirkan pelajar-pelajar sadar hukum, yang dapat menjadi agen perubahan (agent of change) di tengah masyarakat khususnya di lingkungan sekolah masing-masing, serta dapat menularkan hal-hal positif dan bermanfaat bagi masyarakat, sehingga ketertiban dan ketentraman umum dapat terpelihara ditengah kehidupan masyarakat.

Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum jenjang SMA/SMK/MA/SLB (Tuna Daksa) Tingkat Kabupaten Kutai Timur Tahun 2024 diperoleh juara sebagai berikut :

Juara 1 diraih SMAN Negeri 1 Sangatta Selatan atas nama Andi Ahmad Affandi dan Seny Chintami Damus, juara 2 dari SMAN 1 Rantau Pulung atas nama Arifa Rafsya Dilla dan Muh. Rayhan Saputra dan juara 3 dimenangkan SMAN 2 Sangatta Utara atas nama Meyzha Azizah Kadir dan Muhammad Kaharuddin.

Juara I, II dan III masing-masing memperoleh uang pembinaan untuk juara I sebesar Rp. 4.500.000,-, untuk juara II sebesar Rp. 3.500.000,-, untuk juara III sebesar Rp. 2.500.000,-, piagam, dan plakat

Kedepannya para juara I, II dan III dari Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum tingkat Kabupaten Kutai Timur Tahun 2024 akan dipertandingkan kembali pada tingkat Provinsi bersama dengan para juara dari masing-masing Kabupaten/ Kota se Kalimantan Timur.(*/h)

Isran Batal Maju Independen, Sinyal Kuat Didukung Gerindra dan PKB

May 13, 2024 by  
Filed under Berita

Isran Noor

SAMARINDA– Tidak ada satupun pasangan yang mendaftarkan diri  sebagai bakal calon gubernur Kalimantan Timur melalui jalur independen hingga berakhir pendagtaran tadi malam, (12/05/2024).

Saat ini, ada tiga nama kandidat bakal calon Gubernur masih menjadi perbincang hangat diantaranya Isran Noor, Rudi Mas’ud dan Mahyudin. Ketiganya akan maju memperebutkan kursi Gubernur Kaltim 2024-2029 dan mendaftarkan diri melalui jalur partai.

Isran Noor disebut=sebut akan mendapat dukungan dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dalam Rakorda Gerindra yang digelar Minggu, (12/05/2024), para pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) Gerindra Kabupaten Kota se Kaltim membuat kesepakatan dan pernyataan sikap mengusung dua tokoh menjadi calon Gubernur Kaltim Isran Noor dan Rudy Mas’ud yang juga Ketua DPD Golkar Kaltim.

Namun sinyal kuat justru mengarah pada Isran Noor, hal tersebut diartikan dari statmen Ketua DPD Gerindra Andi Harun yang menyampaikan calon yang diusung Partai Gerindra merupakan tokoh politik diluar partai dan harus non partai. Dari tiga nama kandidat, hanya Isran Noor yang menjadi tokoh politik yang tidak tergabung sebagai pengurus partai politik.

Sementara itu, Ketua DPD PKB Kaltim Syafruddin menyampaikan, ada tiga tokoh yang mendaftar ke PKB yaitu Isran Noor, Mahyudin, dan Rudi Mas’ud dan masih menunggu proses tahapan administrasi partai.

“Nanti ada jadwal UKK (Uji Kelayakan dan Kepatutan) yang di laksanakan oleh tim desk Pilkada DPP PK. Dan sekarang kami baru menyiapkan berkas untuk mengirim 3 nama ke desk Pilkada DPP PKB, baru kemudian di atur jadwalnya oleh desk Pilkada utk di laksanakan UKK,” jawabnya saat dikonfirmasi melalui pesan whatshapp, Senin,(13/05/2024)

Ditempat berbeda, ketua tim pemenangan Isran-Hadi, Iswan Priady menyampaikan dirinya tidak memiliki kapasitas menjawab, terkait dukungan mana saja partai yang akan mengusung pasangan Isran-Hadi. Karena hal tersebut merupakan hak dan kapasitas langsung Isran dan Hadi.

“Saya tidak punya kapasitas untuk menjawab itu, Isran-Hadi yang akan menjawab dikemudian hari pada saat yang tepat,” ucapnya. (Ria)

KKSS Bantah Dukung Salah Satu Bakal Calon Gubernur Kaltim

May 13, 2024 by  
Filed under Berita

SAMARINDA– Polemik pernyataan sikap dari 7 Pilar Organisasi Masyarakat (Ormas) Paguyuban Kalimantan Timur yang diklaim mendukung salah satu Bakal Calon (Bacalon) Gubernur Kaltim menjadi bola panas diantara pengurus Ormas. Salah satu Ormas yang membantah keras terkait menyebarnya surat pernyataan sikap bersama dukungan adalah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kaltim.

Ketua Harian Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kalimantan Timur, Ridwan Tassa didampingi sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Wilayah KKSS Kaltim dan DPD KKSS Kabupaten Kota menegaskan, KKSS merupakan organisasi yang dibentuk dengan adanya ikatan kekeluargaan dan kebersamaan. Sehingga tidak ada keberpihakan khusus yang diberikan kepada Bacalon Kepala Daerah, baik pada tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota.

“Siapapun pemimpin yang terpilih merupakan pemimpin kita bersama. Gubernur, bupati maupun wali kota yang terpilih maka memiliki tanggungjawab dengan masyarakat di daerahnya,” ucapnya saat melakukan jumpa pers di Bagyo’s Cafe Samarinda, Minggu, (12/05/2024)

Ridwan Tassa menegaskan, dengan adanya surat edaran pengurus pusat KKSS sesuai dengan UU Ormas no.17 tahun 2013 yang tertuang pada anggaran dasar KKSS bab 3 pasal 6 yang menyatakan KKSS merupakan organisasi kekeluargaan yang tidak berafiliasi dengan organisasi sosial-politik manapun.

“Ada 2 orang anggota yang bertanda tangan disurat dukungan dan sudah kita lakukan pemanggilan, jadi sikap keberpihakan tersebut merupakan murni dukungan pribadi, dan tidak ada kaitannya dengan KKSS,” ucapnya

Ridwan juga menambahkan, dalam Ormas KKSS pengurus maupun anggota berasal dari berbagai latar belakang. Termasuk menjabat sebagai ketua partai politik, sehingga tidak menutup kemungkinan ada dorongan dari partai untuk mendukung salah satu calon kepala daerah. Namun dirinya menegaskan, hal tersebut tidak dapat disangkut pautkan dengan KKSS.(Ria)

Tim Pemenang Pastikan Isran-Hadi Maju Melalui Jalur Partai

May 12, 2024 by  
Filed under Berita

Isran Noor

SAMARINDA– Pendaftaran Calon Kepala Daerah menjadi momen yang ditunggu-tunggu masyarakat. Salah satu pasangan yang dinanti pendaftarannya maju bertarung yaitu pasangan incumbent Isran Noor dan Hadi Mulyadi yang hampir bisa dipastikan akan maju melalui jalur partai.

Ketua tim pemenangan Isran Hadi, Iswan Priady menyampaikan sampai dengan saat ini pendaftaran pemilihan Gubernur Kaltim hanya memiliki 2 cara yaitu jalur independen atau partai. Dia mengatakan, kemungkinan besar majunya pasangan Isran-Hadi melalui jalur partai masih sangat memungkinkan.

“Saya tidak tahu batas pendaftaran tanggal 12 Mei itu maksimal jam 12 malam. Jika tidak ada pendaftaran di KPU maka bisa di tafsirkan akan mendaftar melalui jalur apa,” ucapnya, Minggu, (12/05/2024) lalu.

Saat ditanyakan terkait partai yang akan mengusung pasangan Isran-Hadi, dirinya tidak menyebutkan partai mana saja yang akan memberikan dukungan. Iswan mengatakan, kapasitasnya sebagai tim pemenang hanya pada strategi pemenangan saja, terkait partai pengusung Iswan menyampaikan hal tersebut bukan menjadi wewenangnya.

“Saya tidak punya kapasitas untuk menjawab itu, Isran-Hadi yang akan menjawab dikemudian hari pada saat yang tepat,” ucapnya.

Pada waktu yang bersamaan, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim Suardi mengatakan, sampai dengan hari ini masih belum ada informasi pasangan yang independen yang akan mendaftarkan melalui jalur independen.

“Kemarin ada tim pak Isran yang melakukan komunikasi dengan KPU, tapi sampai dengan hari masih belum ada informasi ada yang mendaftar. Sementara jadwal pendaftaran terakhir jalur independen tanggal 12 mei 2024, mungkin gak jadi” pungkasnya.(Ria)

« Previous PageNext Page »

  • vb