Empat Sekolah Usul Tatap Muka

November 26, 2020 by  
Filed under Berau

TANJUNG REDEB – Meski Menteri Pendidikan sudah memberikan lampu hijau kepada pemerintah daerah untuk menggelar sekolah tatap muka, namun Dinas Pendidikan Berau belum berencana membuka sekolah tatap muka.

Sekretaris Dinas Pendidikan Berau, Suprapto menerangkan, pihaknya berupaya menekan penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah. Sehingga proses belajar mengajar sampai saat ini masih dilakukan jarak jauh atau secara daring (dalam jaringan).

Akan tetap saat ini sudah ada empat sekolah mengajukan proses pembelajaran tatap muka. Di antaranya SD di Kampung Payung-Payung, Kecamatan Maratua; SMP di kampung Kasai, Kecamatan Pulau Derawan; dan dua SMP di Kecamatan Kelay.

Ada beberapa alasan pihak sekolah mengajukan pembelajaran tatap muka. Seperti sulitnya mengakses jaringan internet di wilayah tersebut. Selain itu banyaknya keluhan masyarakat atau orang tua juga menjadi penyebab diajukannya proses pembelajaran tatap muka.

“Zona hijau di beberapa kampung juga menjadi alasan sekolah mengajukan proses pembelajaran tatap muka,” jelas Suprapto. “Namun untuk saat ini baru SMP di Kasai yang telah melakukan proses pembelajaran tatap muka,” imbuhnya.

Beberapa pertimbangan sehingga SMP di Kampung Kasai diperbolehkan melakukan sekolah tatap muka. Seperti persoalan jaringan dan status kampung yang berada di zona hijau.

“Komite sekolah juga telah melakukan rapat dengan pihak sekolah. Hal tersebut juga dapat dijadikan acuan,” ungkapnya.

Sementara untuk beberapa sekolah yang telah mengajukan pembelajaran tatap muka, masih dievaluasi. Pihaknya akan mengizinkan dengan beberapa prosedur yang harus dilengkapi. Seperti dokumen rapat komite dengan sekolah dan pemenuhan protokol kesehatan Covid-19.

“Kalau kepala sekolah merasa kampung zona hijau, dan merasa mampu melengkapi prosedur Covid-19, silakan ajukan. Akan kami evaluasi. Apakah protokol kesehatan sudah diterapkan,” katanya. (hms99/vb1)

Warga Dilatih Membuat Masker Sesuai Standar

November 26, 2020 by  
Filed under Berau

STANDAR: Ketua Dekranasda Berau, Ratna Nugrarini Ramadhan membuka pelatihan pembuatan masker standar.

TANJUNG REDEB – Ketua Dekranasda Berau Ratna Nugrarini Ramadhan membuka pelatihan pembuatan masker standar dan desain tas rotan, yang digelar di Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau menggelar. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari mulai 24 hingga 25 November 2020.

Ketua Dekranasda Berau, Ratna Nugrarini Ramadhan mengatakan, pelatihan ini sebagai bentuk dukungan pencegahan covid-19. Sebab penerapan protokol kesehatan wajib dilaksanakan, salah satunya disiplin menggunakan masker.

“Masker scuba dan kain tipis sangat tidak disarankan. Ada standardisasi masker. Melalui pelatihan ini diharapkan bisa memberikan pemahaman dalam membuat masker sesuai standar kesehatan,” katanya.

Target kegiatan ini juga diharapkan bisa memberikan peluang usaha baru kepada peserta. Mengingat pandemi saat ini harus bisa memanfaatkan berbagai macam peluang usaha. Salah satunya pembuatan masker sesuai standar kesehatan.

Ia pun mengajak para peserta mengikuti kegiatan hingga selesai, sehingga ilmu yang didapatkan bisa diterapkan dalam menjalankan usahanya.

“Banyak peluang usaha bisa dilakukan di tengah gejolak perekonomian saat ini. Tentu pelatihan ini menjadi modal meningkatkan kapasitas diri,” ujarnya.

Pelatihan ini merupakan program Diskoperindag memberdayakan para penjahit. Kegiatan difasilitasi Dekranasda Berau. Materi pelatihan ini disampaikan narasumber dari Dekranasda, Diskoperindag dan Dinas Kesehatan.

Kepala Diskoperindag Berau, Wiyati mengatakan, pelatihan ini bertujuan memberi pembekalan kepada para penjahit dalam membuat masker sesuai standar kesehatan. “Kalau untuk pelatihan menjahit sudah kita laksanakan beberapa kali. Namun pembuatan masker baru kali ini digelar. Kita menghadirkan narasumber dari dokter dan desain grafis,” jelasnya. (vb1)

Labanan Serius Kembangkan Semangka

November 25, 2020 by  
Filed under Berau, Nusantara

TELUK BAYUR – Melihat banyaknya potensi lahan yang belum dimanfaatkan, Kampung Labanan Makmur, Kecamatan Teluk Bayur, fokus mengembangkan buah semangka. Sebagai langkah awal, lahan yang digunakan adalah lahan kas desa yang sebelumnya hanya berupa semak belukar.

“Alhamdulillah, ternyata hasilnya bagus. Kami sudah berhasil melakukan panen semangka pekan lalu,” sebut Kepala Kampung Labanan Makmur Mupit Datusahlan, (25/11/2020).

Dikatakan, dari diskusi yang panjang, kelembagaan desa juga memiliki keluhan dan keterbatasan. Sebagai contoh, dana RT, LPM dan BPK kampung terbatas, hanya dari sumber alokasi dana desa (ADK).

“Kami berpikir, bagaimana kegiatan kemasyarakatan di desa bisa didukung maksimal oleh kelembagaan, kalau mereka juga memiliki hambatan?” tanyanya.

Alhasil disepakati, tanah kas desa dikelola. Supaya berhasil, disepakati juga harus menggunakan teknologi, agar perawatan semangka ini menjadi mudah, ramah lingkungan, bisa menyerap bahan kompos lokal dan memiliki hasil baik.

“Tercetuslah ide untuk membangun kebun semangka ini,” ujarnya.

Kebun semangka itu dikelola oleh ketua RT se-Labanan Makmur dan didampingi sekertaris kampung. “Kebetulan mereka memiliki sedikit pengetahuan tentang kegiatan berkebun semangka,” tambah Mupit.

Hasilnya, kini kebun itu menjadi wadah berkumpul, berkegiatan formal seperti rapat. Bahkan banyak ide dan gagasan baru dilahirkan dari kegiatan berkebun bersama ini.

Hingga saat ini, setidaknya sudah 5 ton semangka yang berhasil dipanen dari kebun ini. Meski baru pertama kali panen dengan usia tanam 3 bulan, setidaknya sudah bisa memberikan harapan pada warga untuk dicoba dan ditiru. Sehingga bukan tidak mungkin Labanan Makmur bisa menjadi sentra penghasil semangka di Berau. (vb1)

Alhamdulillah, 8 Pasien Dinyatakan Sembuh

November 25, 2020 by  
Filed under Berau

TANJUNG REDEB – Berdasarkan hasil pemeriksaan sampel, sebanyak 8 pasien Covid-19 yang diisolasi, telah dinyatakan sembuh. Pasien itu masing-masing Berau 398, Berau 399, Berau 400, Berau 401, Berau 402, Berau 403, Berau 404 dan Berau 405.

Kepala Dinkes Berau, Iswahyudi menyampaikan, tujuh dari delapan pasien sembuh tersebut merupakan transmisi lokal dari klaster SIS BMO.

“Sedangkan satu orang lainnya merupakan pelaku perjalanan dari luar daerah, yaitu Bontang,” katanya.

Meski ada yang sembuh 8, namun ada tambahan 4 pasien Covid-19. Keempat pasien baru ini berdomisili di Kecamatan Tanjung Redeb. Tambahan pasien 4 orang ini merupakan transmisi lokal yakni Berau 464 kontak erat dengan Berau 452. Sementara untuk Berau 465 dan Berau 466 merupakan pelaku perjalanan luar daerah.

“Untuk Berau 467 merupakan tambahan dari klaster SIS BMO dengan hasil PCR positif,” ujarnya.

Dengan demikian, kasus positif Covid-19 di Kabupaten Berau berjumlah 467 kasus dan 61 kasus di antaranya menjalani isolasi dan perawatan.

Iswahyudi tetap meminta masyarakat waspada dengan mematuhi protokol kesehatan. (vb1)

Layanan Kependudukan Kini Makin Simpel

November 25, 2020 by  
Filed under Berau

TANDA TANGAN: Pjs Bupati Berau M Ramadhan, menyaksikan penandatanganan perjanjian kerja sama Disdukcapil Berau bersama camat, kepala kampung, OPD terkait serta pelaku usaha.

TANJUNG REDEB – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Berau, terus melakukan inovasi untuk mempermudah layanan administrasi kependudukan pada warga

“Di era seperti sekarang ini, memang perlu pengelolaan informasi administrasi kependudukan yang terkoordinasi dan berkesinambungan,” kata Pjs Bupati Berau M Ramadhan saat membuka Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Kebijakan Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Balai Mufakat Tanjung Redeb, Selasa (24/11/2020).

Ramadhan mengatakan, rapat tersebut sengaja digelar untuk menyatukan pelayanan administrasi kependudukan yang terintegrasi dari Disdukcapil hingga ke kampung yang ada di Berau. Ramadhan tak lupa memberi apresiasi kepada jajaran Disdukcapil Berau yang melakukan terobosan dan inovasi, dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“Pelayanan administrasi kependudukan oleh Disdukcapil Berau menunjukkan kinerja baik,” katanya.

Sementara itu, dalam kegiatan tersebut, Disdukcapil berau meluncurkan laman dan aplikasi Disdukcapil Berau versi 2.01. Selain itu dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama Disdukcapil Berau dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta pihak ketiga sebagai mitra pendukung peningkatan pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk).

Kepala Disdukcapil Berau, David Pamuji mengungkapkan, pihaknya berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan sebagai pelayanan membahagiakan.

Di era digital saat ini, dikatakan David, masyarakat menginginkan pelayanan cepat, termasuk pelayanan daerah. Terlebih di tengah wabah pandemi Covid-19, tidak hanya pelayanan smart dan cepat serta berkualitas, tetapi juga harus aman dan terhindar dari Covid-19.

Melalui rapat koordinasi dan sosialisasi bersama para pihak terkait, dijelaskan David, dimaksudkan untuk mewujudkan persamaan persepsi dan pemahaman yang sama dalam mewujudkan kebijakan pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil.

“Kegiatan ini bertujuan agar tercipta suatu sinergi dalam gerak langkah pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil di Kabupaten Berau, sehingga pelayanan dapat dirasakan masyarakat Kabupaten Berau,” ucapnya. (*vb1)

« Previous PageNext Page »

  • vb