Agar Lebih Cerdas, Kaum Milenial Didorong Konsumsi Ikan

November 24, 2020 by  
Filed under Berau, Serba-Serbi

LOMBA IKAN: M Ramadhan serahkan hadiah pada pemenang lomba.

TANJUNG REDEB – Bertepatan dengan peringatan Hari Ikan Nasional ke-7 tahun 2020, Dinas Perikanan Kabupaten Berau menggelar berbagai lomba. Beberapa perlombaan yang dilaksanakan yaitu memasak fish burger dan siomay, penyuluhan tingkat SMA/sederajat, penyuluhan TP-PKK Kabupaten Berau dan desain kostum gemarikan. Melalui lomba ini, ditargetkan menjadi bagian sosialisasi kampanye program gemarikan kepada masyarakat.

Hasil dari lomba tersebut, hadiahnya diserahkan Pjs Bupati Berau, M Ramadhan, Senin (23/11) di ruang Rapat Sangalaki Kantor Bupati Berau.

Pjs Bupati Berau, M Ramadhan mengatakan, potensi perikanan di Berau sangat besar. Sehingga harus dimaksimalkan dalam mendukung program gemar makan ikan. Negara lain yang konsumsi ikannya tinggi, menghasilkan SDM unggul.

“Sebagai daerah pesisir kita harus memaksimalkan makan ikan ini. Targetnya tentu generasi yang cerdas dan antisipasi stunting,” katanya.

Ia juga menyampaikan selamat kepada pemenang. Harapannya menjadi motivasi untuk mengenalkan gemar makan ikan. “Kita juga harus bersama-sama menjaga potensi yang sangat besar ini. Sehingga bisa dinikmati generasi selanjutnya,” katanya.

Sementara, Kepala Dinas Perikanan Berau, Tentram Rahayu menyampaikan, gerakan makan ikan ini merupakan gerakan nasional yang telah ditetapkan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Melalui peringatan Hari Ikan Nasional ini diharapkan mendorong peningkatan konsumsi ikan. Yang dampaknya terjadinya peningkatan produksi dan budidaya perikanan.

“Dengan gemar makan ikan diharapkan bisa menghasilkan sumber daya manusia unggul. Kandungan gizi sangat tinggi dari ikan ini menjadikan masyarakat semakin cerdas, sehat dan kuat,” ujarnya.

Sasaran perlombaan sebagian besar para pelajar, diharapkan bisa memberikan informasi dan pemahaman atas kandungan gizi yang ada dalam ikan. Sehingga kecintaan terhadap produk perikanan ini semakin digemari.

“Anak milenial saat ini kebanyakan memilih makanan cepat saji. Jadi kita kenalkan produk perikanan yang dikemas seperti makanan saat ini. Jadi kandungan gizinya lebih terjamin dan menghasilkan generasi yang cerdas,” tegasnya. (vb1)

APBD Berkurang Rp 400 Miliar

November 24, 2020 by  
Filed under Berau, Berita

TURUN: APBD Berau 2021 mengalami penurunan Rp 400 miliar.

TANJUNG REDEB – Pandemi Covid 19 ditambah kondisi ekonomi yang belum membaik, membuat kondisi 2021 mendatang tidak mudah bagi Berau. Tak heran jika kemudian Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Berau 2021 berkurang Rp 400 miliar dibandingkan APBD 2020.

Pjs Bupati Berau, M Ramadhan menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 2021 ke DPRD Berau, Senin (23/11). Dalam rancangan itu, meskipun pendapatan transfer mengalami penurunan namun komponen pendapatan asli daerah (PAD) mengalami kenaikan khususnya dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan serta dari lain-lain pendapatan daerah yang sah.

APBD 2021 direncanakan Rp 1,8 miliar, bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 202 miliar. Setidaknya ada empat komponen penerimaan PAD, masing-masing pajak daerah Rp 65 miliar, retribusi daerah Rp 8 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp 14 miliar dan lain-lain Rp 114 miliar.

Sementara pendapatan transfer direncanakan Rp 1,5 triliun, terdiri pendapatan transfer pemerintah pusat Rp 1,5 triliun, pendapatan transfer antar daerah Rp 94 miliar. Kemudian pendapatan daerah yang sah lainnya direncanakan Rp 37 miliar, dari hibah dana bantuan operasional sekolah (BOS) pemerintah pusat.

Sedangkan belanja daerah terdiri belanja operasional Rp 1,1 triliun, terdiri belanja pegawai, barang dan jasa, hibah dan belanja bantuan sosial. Kemudian belanja modal Rp 444 miliar, belanja tidak terduga Rp 23 miliar dan belanja transfer Rp 248 miliar.

Untuk pembiayaan daerah, penerimaan pembiayaan 2021 direncanakan Rp 0, dan pengeluaran pembiayaan direncanakan Rp 0. “Komponen pembiayaan tidak dialokasikan baik sektor penerimaan pengeluaran pembiayaan maupun penerimaan pembiayaan,” katanya.

Sementara itu, penganggaran untuk dana sisa (SiLPA) 2020 belum dapat dialokasikan, menunggu hasil pemeriksaan BPK-RI terhadap laporan keuangan Pemkab Berau 2020. (vb1)

Manfaatkan Limbah, Warga Payung-Payung Olah Batok Kelapa

November 23, 2020 by  
Filed under Berau, Serba-Serbi

MARATUA – Melihat banyaknya limbah batok kelapa di Pulau Maratua, dua warga Kampung Payung-Payung, Kecamatan Pulau Maratua ini tergerak untuk memanfaatkannya secara ekonomis. Iswin dan Toyan, dua warga ini masing-masing berprofesi sebagai pembuat perahu dan nelayan.

“Kalau ikan lagi kosong di laut, bisa membuat kerajinan batok kelapa ini,” sebut Toyan, ketika dijumpai media ini, (19/11/2020). Dikatakan Toyan, sebelumnya pernah mendapat pelatihan membuat kerajinan batok kelapa yang digelar Bank Indonesia bekerja sama dengan Pemkab Berau. Namun, tidak banyak yang benar-benar menerapkan hasil dari pelatihan itu.

Melihat potensi yang besar, disertai dorongan ingin mengembangkan kemampuan, Toyan beserta rekannya Iswin ini akhirnya benar-benar mencoba kerajinan tersebut. “Mudah-mudahan ada kemajuan untuk kehidupan kami. Ketika tidak bisa melaut karena cuaca kurang bagus, kami bisa membuat kerajinan batok kelapa ini,” bebernya.

Kalau pun tetap bisa melaut, menurut Toyan, malam hari bisa tetap dimanfaatkan membuat kerajinan ini. Sehingga waktu yang dimiliki benar-benar produktif.

Limbah batok kelapa itu dibuat jadi mangkok untuk tempat rujak, tempat sabun, hiasan lampu, tempat lilin, asbak

Iswin, rekan Toyan mengakui, sudah ada yang siap menampung hasil kerajinannya. Limbah batok kelapa itu dibuat jadi mangkok untuk tempat rujak, tempat sabun, hiasan lampu, tempat lilin, asbak, dan banyak lagi.

“Ini contohnya, kalau sudah jadi bagus kok,” kata Iswin sembari menunjukkan foto-foto hasil kerajinan melalui telepon miliknya.

Kedua perajin batok kelapa ini belum berani pasang target produksi. “Yang penting kami buat dulu. Kalau nanti memang sukses, berhasil, pasti banyak warga yang akan mengikuti,” kata Iswin.

Sementara itu, Ketua Kelompok Maratua Peduli Lingkungan, Riko yang membantu menyalurkan hasil produksi perajin ini menyampaikan, hasil produksi batok kelapa ini akan dilempar ke Bandung. “Di sana sudah ada yang siap menampung,” ujarnya.

Untuk sementara, Riko mengaku belum memasang target khusus. “Yang penting berapa pun yang ada nanti kita salurkan. Mudah-mudahan bisa menambah penghasilan warga,” pungkasnya. (vb1)

Simulasi Pemungutan Suara, KPU Pastikan Pilkada Lancar

November 23, 2020 by  
Filed under Berau, Berita

UJI COBA: Pjs Bupati Berau, M Ramadhan meninjau simulasi pemungutan suara.

TANJUNG REDEB – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember 2020 mendatang harus dilakukan dengan aturan baru. Penerapan protokol kesehatan menjadi hal wajib yang harus dilaksanakan.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau menggelar simulasi sebagai sosialisasi kepada masyarakat yang akan menggunakan hak pilihnya nanti. Simulasi dilaksanakan di lapangan basket Ramania, Sabtu (21/11), disaksikan Pjs Bupati Berau, M Ramadhan serta Forkopimda. Hadir pula seluruh anggota PPK.

Dalam simulasi dijelaskan alur pemilihan yang akan diikuti pemilih, mulai dari masuk hingga selesai memilih. Beberapa aturan yang diterapkan, seperti menggunakan masker, tidak berkerumun, dan pemeriksaan suhu tubuh. Di setiap TPS, KPU juga telah menyediakan tempat mencuci tangan, sarung tangan dan masker.

Selain pemungutan suara, simulasi juga dilakukan untuk penggunaan aplikasi sirekap. Aplikasi ini bagian dalam mempermudah kinerja KPU untuk menghindari kesalahan perhitungan. Karena selama ini perhitungan manual yang dilakukan memakan banyak waktu. Sehingga waktu perhitungan pun cukup panjang. Dengan adanya aplikasi ini diharapkan bisa mengurangi waktu tersebut dan menghindari kesalahan di tingkat TPS.

Pjs Bupati Berau, M Ramadhan mengatakan, melalui simulasi ini bisa memberikan gambaran kepada masyarakat hal-hal yang harus dilakukan sebelum memilih dan setelahnya. Karena di tengah pandemi saat ini antisipasi harus dilakukan terutama pada saat berkumpulnya massa.

“Kita harus ketahui prosedur untuk pemungutan suara dalam kondisi covid-19 ini. Ada protokol kesehatan yang harus dilakukan pemilih dan PPS,” katanya.

Diharapkan pelaksanaan Pilkada serentak nanti bisa sukses digelar. Meskipun di tengah pandemi, namun ia mengajak masyarakat untuk tetap menyalurkan hak pilihnya dalam memimpin kepala daerah untuk lima tahun kedepan. Tentu dalam mencapai target ini diperlukan kerja sama seluruh pihak untuk memberikan dukungan penuh.

Ia pun berpesan agar masyarakat tidak mudah diadu domba oleh pihak-pihak lain yang ingin memecah belah. Karena situasi politik ini sangat rawan dimanfaatkan. “Pesan saya agar menggunakan hak politik dengan baik, jangan golput. Silakan pilih pemimpin terbaik tanpa perlu mendiskreditkan pihak lain. Apalagi di media sosial yang bisa dilihat semua orang,” pungkasnya. (vb1)

Usir Penyakit, Warga Suku Bajau Gelar Tradisi Mag’ Jamu

November 23, 2020 by  
Filed under Berau, Wisata

BUDAYA: Miniatur perahu layar berwarna kuning yang dilepas disertai harapan, seluruh penyakit yang mengganggu masyarakat bisa hilang.

TANJUNG REDEB – Berharap bisa mengusir bencana dan penyakir, warga Suku Bajau menggelar tradisi Tradisi Mag’ Jamu, Minggu (22/11/2020). Tradisi tersebut ditandai dengan melepas miniatur perahu layar berwarna kuning ke laut lepas di Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan.

Ketua Adat Bajau Kampung Tanjung Batu, Rori Syahrizal menyampaikan bahwa tradisi Mag’ Jamu merupakan warisan leluhur Bajau yang dilaksanakan setiap tahun. Prosesi ini diawali ritual pengobatan pada malam pertama. Pada malam kedua adalah kegiatan utasan atau pengobatan.

“Selanjutnya pagi harinya, membuang atau melarung perahu kecil dengan tujuan penyakit tahunan di kampung ikut terbuang bersama perahu,” jelasnya.

Pjs Bupati Berau Ramadhan memberikan apresiasi kepada masyarakat Bajau yang mempertahankan tradisi warisan para leluhur. Ia berharap, budaya ini terus dipertahankan. Pemerintah tentu mendukung upaya pelestarian melalui kegiatan rutin setiap tahun ini.

“Ini juga menjadi salah satu daya tarik pariwisata di Berau. Tidak semua negara memiliki budaya semacam ini, sehingga mereka yang ingin melihat dan menyaksikan langsung prosesi Mag’ Jamu harus datang ke Kampung Tanjung Batu,” kata Ramadhan yang hadir dalam proses tersebut.

Pjs Bupati juga mengingatkan masyarakat menerapkan protokol kesehatan dalam menjalankan seluruh aktivitasnya. Mengingat kondisi Pandemi terus berlangsung. Kerja sama seluruh masyarakat sangat diperlukan untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 ini.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK juga mendukung penuh dan berharap tradisi masyarakat Tanjung Batu ini dapat dipertahankan dan dilestarikan. Pemerintah diharapkannya memberikan dukungan sehingga kegiatan ini dapat dikemas semakin baik sebagai bagian daya tarik pariwisata.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat serta adat dan masyarakat Tanjung Batu. (vb1)

« Previous PageNext Page »

  • vb