Akmal Malik Dorong Pelestarian Rusa dan Payau di Bandara Kalimarau sebagai Endemik Khas Berau

October 30, 2024 by  
Filed under Kalimantan Timur

TANJUNG REDEB – Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik meminta  konservasi lingkungan dilakukan dengan sungguh-sungguh. Saat berkunjung ke Kabupaten Berau Akmal meminta agar kawasan di sekitar area Bandara Kalimarau dipergunakan untuk perkembangan populasi rusa dan payau. Hal ini dikarenakan endemik khas Berau ini telah berkurang populasinya. Pelestarian ini penting agar generasi mendatang tetap bisa melihat rusa yang hidup bukan sekadar cerita.

“Saya lihat rumput yang bagus di Bandara Kalimarau. Sayang  rumput-rumput yang bagus itu tidak ada yang makan, nanti kering. Kalau dimakan rusa bagus itu, berpahala,” cerita Pj Gubernur Akmal Malik saat berkunjung ke Greenhouse PT Berau Coal Site Binungan, Selasa (29/10/2024).

Saat berkunjung ke Berau 28 Oktober 2024 lalu, ia senang melihat satu rusa betina dipelihara di Bandara Kalimarau. Akmal juga meminta PT Berau Coal untuk ikut berkontribusi dalam pelestarian payau ini dengan membuat penangkaran payau di Kabupaten Berau.

Melalui upaya pelestarian ini, diharapkan ke depan jumlah payau di Berau akan terus bertambah dan berkembang.

“Saya ingin anak-anak kita dan siapa pun tahu, bahwa payau ini adalah binatang endemik khas Berau. Sebab banyak yang tidak tahu kalau payau itu adalah binatang endemiknya Berau,” pungkasnya.

Kunjungan Pj Gubernur Akmal Malik didampingi Pjs Bupati Berau Sufian Agus dan Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kalimarau Berau Ferdinan Nurdin.(nbl/adv diskominfo kaltim)

Pj. Gubernur Kalimantan Timur Kecewa Inflasi Berau Dipicu Kangkung

October 30, 2024 by  
Filed under Kalimantan Timur

Pj. Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik

BERAU – Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik mengaku sangat kecewa karena inflasi Kabupaten Berau disebabkan hanya karena kangkung.

“Padahal di sini, banyak lahan eks tambang. Ditanam 17 hari saja sudah bisa dipanen. Bagaimana bisa menyebabkan inflasi berminggu-minggu,” ujar Akmal saat meresmikan pengoperasian kios penyeimbang di Pasar Sanggam Adji Dilayas, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Selasa (29/10/2024).

Ia menjelaskan, pada umumnya pasar tidak bisa diintervensi karena yang menentukan turun naiknya harga adalah supply (ketersediaan) dan demand (permintaan). Namun setelah ia perhatikan di Berau, persoalannya bukan pada keberadaan kiosnya, melainkan ketersediaan barangnya. Seperti kondisi hari ini yang ia saksikan langsung di pasar terbesar di Kabupaten Berau, terjadinya kenaikan harga sawi yang sangat signifikan.

“Biasanya harga Rp7 ribu sampai Rp12 ribu per kg. Hari ini harga sawi Rp30 ribu per kg. Alasannya karena kemarau, tidak ada yang menanam, lagi-lagi harus didatangkan dari luar,” ucapnya.

Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri itu pun berencana membantu Pemkab Berau dengan membangun greenhouse di areal TPA Bujangga, Tanjung Redeb yang luasnya sekitar satu hektare.

“Kita akan bangun mungkin 10 unit, ukurannya 8×15 meter. Kita akan tanam sayuran seperti kangkong, sawi dan pakcoy,” sebutnya.

Ia menjelaskan, greenhouse akan dibuat dengan bahan bambu. Dua tenaga ahli akan didatangkan untuk pengembangan greenhouse ini. Kemudian para pekerjanya diminta warga sekitar. Sedangkan kompos atau pupuk bisa mengoptimalkan potensi TPA Bujangga.

“Dengan kolaborasi Forkopimda Berau, greenhouse akan kita bangun mungkin dalam waktu satu bulan. Setelah itu, kangkung akan kita tanam dan 17 hari kemudian kita sudah bisa panen,” yakinnya.

Ia juga meminta BUMD untuk membantu mengintervensi yang pasarnya gagal. Namun jangan sampai yang gagal komoditi A, yang dintervensi komoditi B.

“Kalau OPD yang ditanya, jawabnya kita akan bantu tahun depan. Padahal rakyat perlunya hari ini. Makanya, kita minta bantu BUMD,” sindirnya.

Sebagai informasi, inflasi di Kabupaten Berau tercatat mencapai 3,34 persen dan merupakan yang tertinggi di Benua Etam.(nbl)

Dispora Kaltim Dukung Pengaktifan Kembali Karang Taruna untuk Tingkatkan Keterlibatan Pemuda

October 30, 2024 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur mendorong pengaktifan kembali organisasi Karang Taruna di berbagai tingkatan sebagai langkah strategis dalam meningkatkan partisipasi pemuda. Hasbar Mara, Kepala Seksi Analis Kebijakan Ahli Muda Dispora Kaltim mengungkapkan, meskipun Karang Taruna berada di bawah Dinas Sosial, Dispora turut bertanggung jawab dalam mengoptimalkan potensi pemuda berusia 16 hingga 30 tahun.

Hasbar Mara

“Walau secara formal Karang Taruna merupakan ranah Dinas Sosial, perannya sangat penting dalam pemberdayaan pemuda. Dispora berkomitmen membantu melalui kerja sama lintas sektor, termasuk bersama Dinas Sosial,” ujar Hasbar, Rabu (30/10/2024).

Ia menjelaskan, sejak November 2023, pihaknya telah mengeluarkan himbauan kepada seluruh kabupaten dan kota di Kaltim melalui Sekretaris Daerah (Sekda) agar segera mengaktifkan kembali Karang Taruna di tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten. Inisiatif ini bertujuan mendongkrak Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Kaltim, khususnya di bidang partisipasi dan kepemimpinan.

“Partisipasi dan kepemimpinan pemuda Kaltim masih berada di posisi rendah dalam domain ke-5 IPP. Harapannya, dengan menghidupkan kembali Karang Taruna, kita bisa memperkuat peran pemuda dan menaikkan indeks pembangunan,” jelasnya.

Hasbar menegaskan, meski peran Karang Taruna diatur di tingkat nasional melalui Permensos, pemberdayaan pemuda dapat dijalankan melalui kerja sama berbagai sektor.

“Fokus kami di Dispora adalah kepemudaan, bukan sekadar organisasinya,” tambah Hasbar.

Karang Taruna, sebagai organisasi besar yang menjangkau seluruh provinsi, memiliki peran luas tanpa membedakan latar belakang agama atau sosial. Hasbar mencontohkan bagaimana struktur lengkap Karang Taruna di Provinsi Aceh dapat menjadi contoh keberhasilan, meskipun tidak semua provinsi, seperti Papua, memiliki keterlibatan yang sama.

“Karang Taruna adalah organisasi dengan jaringan terluas di Indonesia dan berpotensi kuat untuk menggerakkan pemuda,” kata Hasbar.

Langkah Dispora Kaltim dalam memberdayakan Karang Taruna mulai menunjukkan hasil positif. Pada tahun pertama indeks pembangunan pemuda kita berada di posisi ke-7 pada 2021, dan meningkat ke posisi ke-4 pada 2023.

Dispora Kaltim juga mengajak unit-unit pendidikan agar lebih aktif dalam memfasilitasi keterlibatan pemuda di organisasi-organisasi sesuai tingkatan mereka. Hasbar menilai, pembelajaran kepemimpinan dan organisasi perlu diterapkan sejak dini.

Menurutnya, seorang pemimpin tidak lahir secara instan, mereka dibentuk melalui organisasi. Ini yang ingin kami sampaikan kepada para pemuda di semua tingkatan, mulai dari kecamatan hingga provinsi.

Dengan berbagai inisiatif ini, Dispora Kaltim berharap peningkatan peran pemuda dalam pembangunan daerah semakin terasa melalui pengaktifan Karang Taruna dan organisasi lainnya yang dapat membina generasi muda untuk masa depan. (jal)

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim Gelar Festival Dual Track

October 30, 2024 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Festival Dual Track 2024 yang merupakan salah satu program inovasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam mengurangi potensi pengangguran bagi siswa SMA yang belum berkesempatan melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi digelar di Atrium Big Mall Samarinda. (29/10/2024).

Peserta festival merupakan para insan Dual Track yang terdiri dari 1.031 Kelompok Usaha Siswa (KUS), 134 trainer dan 43 SMA Negeri yang tersebar di 10 Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur.

Program Dual Track, menurut Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi Kaltim  Irhamsyah dirancang untuk menjawab kebutuhan lulusan SMA yang berpotensi tidak melanjutkan ke perguruan tinggi dengan memberikan mereka bekal keterampilan tambahan yang memadai untuk dapat mandiri, baik bekerja ataupun wirausaha.

Staf Ahli Bidang III Sekretariat Daerah Provinsi Kaltim Arief Murdiyatno saat membuka acara mengharapkan generasi muda harus terus didukung serta dibimbing untuk mengatasi tantangan-tantangan.

“Dengan semangat kewirausahaan yang kuat, kita dapat menciptakan peluang-peluang baru dan bersama-sama membangun masa depan yang cerah bagi daerah kita,” ungkap Arief.

Pmbukaan Festival Dual Track juga dirangkai dengan beberapa kegiatan diantaranya Kompetisi Kelompok Siswa, Apresiasi penyelenggaraan program Dual Track dan Pameran produk unggulan Dual Track. (adv diskominfo kaltim)

Disbun Kaltim Ajak UMKM Perkebunan Urus Izin Edar

October 30, 2024 by  
Filed under Kalimantan Timur

BALIKPAPAN – Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur (Disbun Kaltim) menggelar Pertemuan Tata Kelola Perizinan Bagi Pelaku Usaha Komoditi Perkebunan Tahun 2024 di Hotel Four Point Balikpapan, Selasa (29/10/2024).

Kepala Dinas Perkebunan Kaltim, Ence Achmad Rafiddin Rizal, mengakui banyak pelaku usaha pemula yang merasa kesulitan dan beranggapan proses pengurusan izin tersebut rumit dan mahal. Melalui akses informasi yang kini semakin mudah, pelaku UMKM telah mampu menghasilkan produk pangan dengan kemasan yang menarik dan modern.

Dijelaskan, beberapa mulai menembus pasar internasional, ikut serta dalam pameran di lar negeri. Namun, banyak produk yang belum memenuhi persyaratan peredaran makanan dan minuman, sehingga menciptakan keraguan di benak konsumen.

“Pelaku usaha harus segera mengurus izin edar seperti P-IRT dan sertifikasi halal. Memalsukan izin edar dengan menempelkan izin milik orang lain tidak hanya ilegal tetapi juga dapat dikenakan sanksi berat.” ujar Rizal.

Izin edar PIRT, yang dikeluarkan instansi terkait, menjamin keamanan, mutu, dan khasiat produk, sangat penting bagi produk makanan dan minuman skala rumah tangga. Selain itu, kebijakan yang diatur oleh Peraturan Badan POM dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016, sertifikasi halal dan merek juga menjadi aspek vital yang perlu diperhatikan oleh para pelaku usaha.

Dengan kesadaran yang tinggi akan pentingnya izin edar dan sertifikasi, diharapkan pelaku usaha dapat memberikan produk berkualitas yang aman bagi konsumen.

“Melalui pertemuan ini, diharapkan terbentuk kesadaran di kalangan pelaku usaha untuk patuh terhadap perizinan. Dengan adanya produk yang terjamin keamanannya, permintaan pasar akan meningkat, dan pada gilirannya, kesejahteraan pelaku usaha dan petani pun akan terangkat,” tambah Rizal.

Pertemuan ini menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, termasuk Adel Chandra dari Direktorat Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM, Hadi Suprapto dari Universitas Mulawarman, serta perwakilan dari Dinas Penanaman Modal Daerah dan Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, seperti Ida Maria Ulfa dan Yogik Wahyudianto. (adv diskominfo kaltim).

« Previous PageNext Page »

  • vb