Gubernur Terima Buku Peradaban Islam Mesir, Karya Mahasiswa Terbaik Al Azhar, Asal Benua Etam

August 8, 2023 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA –  Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor mendapatkan bingkisan khusus dari Mesir di ruang kerjanya Selasa (8/8/2023).

Ternyata bingkisan berupa buku berjudul Peradaban Islam Mesir, kiriman mahasiswa Universitas Al Azhar Kairo Mesir asal Benua Etam, Kalimantan Timur.

“Buku ini karya anak saya Pak Gubernur, dan dia terbaik pertama untuk mahasiswa Indonesia di Mesir, dan peringkat ke empat dunia,” kata Rini Kalsum, ibu Muhammad Lutfi Ridho Reihan yang saat ini menempuh pendidikan program studi Peradaban Islam Mesir.

Saat ini ujar Rini, anaknya yang mendapat bantuan biaya pendidikan melalui Beasiswa Kaltim Tuntas (BKT), akan mengakhiri masa pendidikannya. Dia pun menyampaikan usai meraih S1 di Universitas Al Azhar Kairo, anaknya akan tetap melanjutkan S2 di perguruan tinggi yang sama.

“Semoga program BKT tetap ada untuk anak saya dijenjang S2 nya Pak Gub, ya,” harap Rini, yang datang bersama saudaranya, Ibu Raihana, seraya menunjukkan poto sang buah hati bersama Gubernur Isran Noor, ketika melakukan lawatan di Mesir.

Mendengar kabar mahasiswa Kaltim yang menjalani pendidikan jurusan sejarah dan peradaban Mesir di Al Azhar Kairo ini, Gubernur Isran Noor menyampaikan kebanggaannya.

“Anak ini bukan saja aset Kaltim, tapi dia aset bangsa Indonesia,” ungkapnya.

Usai menerima buku, orang nomor satu Benua Etam ini pun berharap Muhammad Lutfi Ridho Reihan terus melanjutkan S2 di universitas yang sama. (mas)

Gubernur Kaltim Minta BBI Loa Janan Kembangkan Tanaman Ulin

August 8, 2023 by  
Filed under Kalimantan Timur

LOA JANAN – Setelah mengantongi surat keputusan (SK) Penetapan sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), Gubernur Kaltim Isran Noor meminta UPTD Balai Benih Induk (BBI) Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) mengembangkan tanaman Ulin.

“Jangan hanya pisang, tapi kultur jaringan juga kembangkan Ulin selain tanaman hortikultura lainnya,” pinta Gubernur Isran Noor saat meninjau laboratorium kultur jaringan UPTD BBI TPH Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara, Ahad 6 Agustus 2023.

Menurut Isran, sistem pengembangan tanaman melalui teknologi kultur jaringan saat ini sangat mudah dilakukan didukung berbagai teknologi pertanian. Misalnya pisang. dahuulu kalau ingin dikembangbiakkan, terlebih dulu dipotong-potong bonggol indukan dan dibiarkan, maka akan tumbuh dengan sendirinya.

“Sekarang, kultur jaringan dapat dilakukan dengan mudah dan dimana saja. Mau di pucuk, di pelepah, di batang, atau dimana saja pada pohon pisang, maka dia tetap menghasilkan bibit pisang. Dan pisangnya macam-macam, mau pisang apa saja, bisa,” jelasnya.

Termasuk tanaman yang berstruktur batang keras seperti olin dan jenis tanaman buah seperti alpukat, juga tanaman porang dan lainnya.

“Ulin itu sudah ada yang mengembangkannya, masa kita di Kaltim ini tidak bisa. Padahal Ulin itu tanaman endemik kita di Kalimantan ini. Tantangan dan peluang ya buat balai benih ini,” ujarnya.

Karenanya, ia berharap keberadaan laboratorium dan SDM kultur jaringan mampu meningkatkan kinerja serta produksi UPTD BBI TPH Loa Janan untuk memenuhi kebutuhan benih dan bibit tanaman hortikultura di Kaltim bahkan tanah air.

” Bu Susi di Pangandaran masih memerlukan benih kopyor, juga pisang mau dikembangkan di NTT,” sebutnya.

Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia ini menegaskan Pemerintah Provinsi Kaltim terus berupaya meningkatkan perannya guna memperbaiki kesejahteraan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat. Salah satunya, mengembangkan fasilitas-fasilitas yang diperlukan untuk pelayanan masyarakat, termasuk BBI hortikultura milik Pemprov Kaltim ini.

Saat ini, UPTD BBI TPH Loa Janan telah resmi menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dengan mengaktifkan laboratorium kultur jaringan dan produksi perdananya adalah benih pisang, yang telah dilaunching Gubernur Isran Noor, Minggu (6/8/2023).(mas)

DPK Kaltim Terapkan Perpustakaan Inklusi Sosial

August 8, 2023 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Mengisi usia yang menginjak 43 tahun, Perpustakaan Republik Indonesia mengusung tujuan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, dengan maksud mengembangkan keterampilan masyarakat melalui perpustakaan.

“Siapapun berhak untuk mengembangkan dirinya melalui perpustakaan berdasarkan dasar literasi dari buku bacaan yang dapat diakses untuk seluruh masyarakat,” ungkap Kepala Perpusnas RI, Muhammad Syarif Bundo perihal Perpustakaan Inklusi Sosial.

Menanggapi ungkapan yang disampaikan 17 Mei lalu, dalam hari peringatan 43 Tahun Perpusnas RI itu, Kepala DPK Kaltim, Muhammad Syafranuddin mengatakan hal serupa telah pula dijalankan di Kalimantan Timur.

“DPK kaltim sendiri pernah menerapkan ketika iibu-ibu membuat krupuk yang berangkat dari pengetahuan di buku, kemudian dibikin produknya,” ucap Syafranuddin, Senin (7/8/2023).

Secara garis besar Ivan mengatakan Perpustakaan inklusi sosial adalah penyediaan buku dan tempat berkarya oleh perpustakaan untuk masyarakat untuk mengaplikasikan apa yang telah dibaca secara langsung, baik secara kelompok maupun per individu disesuaikan dengan kapasitas ruangan yang ada.

Semisal pengunjung ingin belajar perihal perikanan, bukunya disediakan oleh perpustakaan dan tinggal dipraktekkan, jadi setelah belajar teori di buku bisa dipraktekkan langsung atau di bina oleh instansi terkait.

“Jadi Perpustakaan tidak bermain dengan buku aja, lebih dari itu sudah, benar-benar bisa mengembangkan diri dari nol hingga membuat sesuatu dari buku yang dibaca,” jelas Syafranuddin.

Dikatakan, melalui perpustakaan inklusi sosial, masyarakat tidak terkungkung dengan baca buku saja, tetapi bisa dipraktekkan juga. Perpustakaan bisa jadi lebih dekat dengan masyarakat secara umum. (adv dpk kaltim)

DPK Kaltim Menanti Jawaban Permohonan Pindah Gedung

August 8, 2023 by  
Filed under Kalimantan Timur

Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim

SAMARINDA – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kalimantan Timur masih menunggu jawaban terkait permohonan perpindahan gedung, karena kerap tergenang banjir sehingga tidak bisa melakukan inovasi dan trobosan baru.

“Sampai sekarang masih menunggu tanggapan Dispora dan keputusan lainnya perihal permohonan kami untuk pindah gedung ke Hotel Atlit di sempaja,” ungkap Kepala DPK Kaltim, Muhammad Syafranuddin, Senin (7/8/2023).

Dikatakan, ia bersama staff kerap melakukan rapat perihal tempat ruang baca anak yang sempit, sementara volume pengunjungnya terbilang banyak.  DPK Kaltim  ingin membuat tempat bermain anak tetapi untuk saat ini masih jauh dari  hadapan karena kendala keamanan banjir.

“Selain itu, ruangannya juga tidak mencukupi,” jelas Syafranuddin.

Ivan beranggapan, Perpustakaan harus di design semenarik mungkin mengingat saat ini anak-anak cenderung memilih pusat perbelanjaan karena terdapat tempat bermain, dengan tempat bermain di perpustakaan, diharapkan anak-anak betah belajar sambil bermain.

“Yang penting dan baik itu kan bermain sambil cari ilmu, tapi kalau di pusat perbelanjaan itu bermain sambil belanja, nah inilah kacaunya kan,” jelasnya.

Dirinya mengaku, 2 bulan lalu pihaknya sempat melakukan follow-up terkait gedung baru, tetapi hasil yang sama didapatkan yakni dan masih menunggu jawaban.

“Kemarin ada respon dari pak Kadispora yang baru, tapi kata beliau masih ada kajian kajian lagi, jadi kami masih nunggu aja,” ujarnya.

Alasan lain permohonan pemindahan gedung karena DPK Kaltim memerlukan ruangan yang lebih representatif semisal dalam hal penyimpanan, karena dengan semakin banyaknya buku, pasti perlu ruangan yang lebih extra pula, sehingga bisa dikelompokkan sesuai jenis buku atau tahun terbitnya.

Berkesinambungan dengan itu, pilihan akhirnya dijatuhkan ke Hotel Atlit sempaja karena memliki banyak ruangan yang bisa dimanfaatkan untuk keperluan tadi.

“Kamar hotel itu bisa dibuat menjadi ruangan untuk buat bank buku, jadi kalau ada orang perlu buku tertentu kita gampang untuk carinya,” terang Syafranuddin.

Mengingat moment ketika banjir melanda, Ivan berkata segalanya perlu diamankan termasuk ambal, akibatnya saat ini di DPK Kaltim tidak ada lagi barang yang terletak langsung di lantai, semuanya ditinggikan, termasuk rak buku yang akhirnya tidak maksimal fungsinya.

“Tadinya harusnya ada tiga rak, sekarang jadi dua rak aja yang digunakan, kemudian di ganjal lagi raknya, biar nda kena air,” kata Syafranuddin. (adv DPK Kaltim)

Gubernur Serahkan SK BLUD Untuk UPTD BBI TPH Loa Janan

August 7, 2023 by  
Filed under Kalimantan Timur

KUTAI KARTANEGARA – Gubernur Kaltim Isran Noor bersama Direktur Perbenihan Hortikultura Kementerian Pertanian/Plt Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Perdagangan dan Hubungan Internasional Inti Pertiwi Aswari, orang nomor satu Benua Etam ini malah tetap beraktifitas dan melakukan kegiatan di Kantor UPTD Balai Benih Induk (BBI) Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH), Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara.

Dalam kegiatannya di Ahad 6 Agustus 2023 ini, Gubernur Isran Noor melaunching Benih Pisang Hasil Kultur Jaringan Balai Benih Induk TPH, serta menyerahkan SK Penetapan BBI TPH sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), sekaligus panen Kelengkeng.

“Prinsip BLUD itu harus mandiri. Tapi, saya yakin BBI TPH ini selain sumber benih atau menghasilkan bibit, juga mampu meningkatkan pendapatan daerah,” ungkapnya.

Bahkan BBI TPH Batuah oleh Menteri Pertanian lanjutnya, telah dijadikan contoh mengembangkan kultur jaringan di luar milik pemerintah pusat.

“Saya yakin kawasan seluas 35 hektar didukung laboratorium jaringan kulturnya, maka BBI ini akan menjadi penyuplai berbagai benih hortikultura di Kalimantan bahkan Indonesia,” tegas Ketua Umum APPSI ini.

Direktur Perbenihan Hortikultura Kementerian Pertanian/Plt Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Perdagangan dan Hubungan Internasional Inti Pertiwi Aswari mengungkapkan kekagumannya terhadap kawasan dan fasilitas serta hasil UPTD BBI TPH Batuah Loa Janan yang dimiliki Pemerintah Provinsi Kaltim, tanpa ada campur dana APBN dari Pemerintah Pusat.

“Inilah contoh satu-satunya Balai Benih Indukan Hortikultura terbaik di Indonesia,” pujinya, seraya menjanjikan APBN siap masuk menyokong pengembangan dan kegiatan BBI TPH Batuah.

Sementara Kepala Dinas Pangan TPH Siti Farisyah Yana menyebutkan tahun ini instansinya mendapat support alokasi dana tambahan untuk merevitalisasi BBI agar berstandar dan memenuhi kebutuhan nasional sebesar Rp46 miliar.

“Kami ada tiga balai benih, yakni BBI TPH di Batuah Loa Janan ini, ada juga BBI di Rempanga dan satunya di Sepaku Semoi Penajam Paser Utara, berdekatan dengan IKN (Ibu Kota Nusantara),” jelas Yana.

Acara launching Benih Pisang Hasil Kultur Jaringan Balai Benih Induk TPH dan penyerahan SK Penetapan BBI sebagai BLUD, diakhiri dengan panen Kelengkeng Kateki bersama oleh Gubernur Isran Noor dan Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni.

Tampak hadir anggota DPDRI Nanang Sulaiman, Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun, anggota TGUP Kaltim Dr Ibrahim, pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Kaltim dan pimpinan instansi vertikal/kementerian/lembaga di Kaltim, KTNA Kaltim, serta mitra usaha dan suplayer.(mas)

« Previous PageNext Page »

  • vb