Wakil SMA 10 Samarinda Juara Duta Pelajar Sadar Hukum

November 14, 2025 by  
Filed under Kalimantan Timur

BALIKPAPAN – Grand Final Duta Pelajar Sadar Hukum tingkat provinsi Kaltim tahun 20253, yang diselenggarakan Disdikbud bekerjasama dengan Kejaksaan Tinggi Kaltim di Ballroom Platinum Hotel & Convention Hall Balikpapan, Kamis (13/11/2025) akhirnya mengantarkan pasangan SMAN 10 Samarinda atas nama Firsty Lonia Br Damanik dan M Gilang Ridwannudin sebagai Duta Pelajar Sadar Hukum Kaltim  tahun 2025.

Di puncak pemilihan itu, SMAN 10 mengunggili Wakil SMAN Neri 3 Unggulan Tenggarong yaitu Ahmad Fahri Abdillah dan Dian Aqiilah Zayyan yang merebut juara kedua, serta pasangan SMA Prima YPPSB Bontang atas nama Ocha Sisilia Faraditha Missi dan Jordan Firohman sebagai juara ketiga.

Sebagai the best speaker DPSH tahun 2025  dimenangkan Dian Aqiilah Zayyan dari SMAN 3 Unggulan Tenggarong Kukar.

Juara Lomba Duta Pelajar Sadar Hukum tingkat Provinsi ini mendapat kesempatan beasiswa kuliah di Fakultas Hukum Universitas Mulawarman.

Pemilihan duta pelajar sadar hukum tahun 2025 ini merupakan tahun keenam yang bertujuan untuk melahirkan pelajar-pelajar yang sadar hukum sehingga dapat menjadi agen perubahan di tengah masyarakat khususnya di lingkungan sekolah masing.

Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur Bapak Assoc. Prof. Dr. Supardi, S.H., M.H menyampaikan, diadakannya Kegiatan Duta Pelajar Sadar Hukum Tingkat Provinsi Kalimantan Timur ini diharapkan dapat melahirkan pelajar-pelajar sadar hukum yang dapat menjadi contoh teladan di tengah masyarakat khususnya di lingkungan sekolah masing-masing. Selain itu, pelajar merupakan generasi penerus bangsa sebagai agen perubahan yang harus dikembangkan potensinya ke arah yang positif, salah satunya yakni diberikan pemahaman hukum melalui pembinaan atau pembentukan karakter pelajar sadar hukum.

“Ini adalah awal setelah menjadi duta sadar hukum. Bukan soal menang atau kalah tapi bagaimana bisa medukasi dan menjadi pengherak membentuk Masyarakat yang sadar hukum,” katanya

Para pemenang mendapatkan hadiah berupa plakat, piagam, dan uang pembinaan untuk juara I sebesar Rp10 juta, juara II sebesar Rp9 juta,  juara III sebesar Rp 8 juta, juara harapan I sebesar Rp 7 juta, juara Harapan II sebesar Rp 6 juta, juara harapan III sebesar Rp5 juta, juara favorit sebesar Rp 2,5 juta dan Best Speaker sebesar Rp 2,5 juta. (*)

Buku Muatan Lokal Kaltim Siap Terbit

November 12, 2025 by  
Filed under Kalimantan Timur

Kegiatan Uji Keterbacaan Oleh Disdikbud Kaltim

SAMARINDA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menyelesaikan kegiatan Uji Keterbacaan Buku Muatan Lokal (Mulok) jenjang SMA Fase F Kelas XII Tahun 2025, sebagai tahapan akhir sebelum buku ajar ini diterbitkan dan digunakan pada tahun pelajaran 2026 mendatang, Rabu (12/11/2025).

Sub Koordinator Kurikulum dan Penilaian SMA Disdikbud Kaltim, Atik Sulistiowati, mengungkapkan hasil uji keterbacaan menunjukkan capaian yang sangat baik di tiga ranah materi. Buku muatan lokal bidang Sumber Daya Alam (SDA) memperoleh penilaian 93 persen sangat baik, Seni Budaya mencapai 97 persen sangat baik, dan Bahasa Daerah dinilai 95 persen sangat baik, sehingga seluruh buku dinyatakan siap cetak.

“Setelah pelaksanaan uji keterbacaan ini, kami menerima banyak masukan dari publik dan para penelaah. Ketiga ranah tersebut telah mendapatkan rekomendasi untuk layak terbit. Masukan yang diterima hari ini akan segera kami tindak lanjuti sebelum menyerahkan naskah final ke penerbit,” jelas Atik

Ia menuturkan, penyusunan buku muatan lokal ini merupakan rangkaian proses panjang yang dimulai sejak tahun 2022, saat tim menyusun kurikulum dan silabus dasar. Tahun 2023 difokuskan untuk penyusunan buku kelas X (Fase E), yang telah digunakan pada 2024, dilanjutkan pada 2024 untuk buku kelas XI, dan kini pada 2025 memasuki penyusunan buku kelas XII (Fase F) yang akan digunakan tahun depan.

“Untuk tahun ini total penulisnya ada 20 orang. Kami menargetkan bulan ini seluruh naskah sudah final agar bisa masuk ke penerbit bulan depan, sehingga awal tahun pelajaran 2026 buku sudah siap digunakan,” tambahnya.

Sementara itu, Dr. Yuni Utami, salah satu penelaah buku yang berkecimpung dengan 20 penulis bersama penelaah lain bernama Nurul Fitriyah Sulaeman menjelaskan penyusunan buku muatan lokal ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan nasional yang memberi ruang bagi daerah untuk mengembangkan kurikulum sesuai kekhasan lokal.

“Penyusunan dokumen kurikulumnya dimulai pada 2022, lalu dilanjutkan workshop penyusunan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) di 2023 untuk kelas X. Tahun berikutnya untuk kelas XI, dan tahun ini untuk kelas XII,” terang Yuni.

Ia menyebut, melalui diskusi panjang sejak awal, Kaltim akhirnya menetapkan tiga ranah utama muatan lokal yakni Bahasa Daerah, Sumber Daya Alam, dan Seni Budaya, dari lima opsi yang disediakan dalam panduan nasional.

“Tiga tema itu dipilih karena paling mencerminkan kekhasan Kalimantan Timur. Kita ingin siswa mengenal bahasa, sumber daya, dan budaya lokalnya secara berimbang,” katanya.

 

Dalam prosesnya, Yuni berujar penyusunan buku muatan lokal juga melibatkan banyak pihak, termasuk akademisi, komunitas lokal, serta penutur asli bahasa daerah. Namun, tidak semua ide dapat dimasukkan secara utuh mengingat keterbatasan ruang dan kesesuaian dengan struktur kurikulum.

“Semua ide kami tampung dan fasilitasi, meskipun porsinya tidak selalu sama. Misalnya komunitas mangrove ingin mendapat porsi besar, tetapi kita atur agar semua unsur lokal mendapat kesempatan tampil secara merata,” jelas Yuni.

Yuni menjelaskan bahwa penyusunan buku bahasa daerah memiliki tantangan tersendiri karena harus melalui proses penerjemahan.

Proses penyusunan ini kata Yuni dilakukan melalui empat kali pertemuan tatap muka setiap tahun. Setiap pertemuan berlangsung selama tiga hingga empat hari, dengan target dan hasil yang jelas pada tiap tahap.

“Biasanya, penulis menyiapkan versi Bahasa Indonesianya lebih dulu, baru diterjemahkan ke bahasa daerah. Setelah diterjemahkan, masih ada revisi dari penutur asli,” ungkapnya.

Dalam buku Bahasa Daerah, seluruh versi memuat tema yang sama seperti kekayaan alam dan tempat wisata di Kaltim, namun berbeda dalam bagian cerita rakyat yang disesuaikan dengan suku masing-masing.

“Cerita rakyat Dayak berbeda dengan Berau atau Paser. Kami tidak mencampur, tapi menampilkan kekhasan tiap daerah,” ujarnya.

Dari sisi substansi, buku muatan lokal ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi siswa untuk mengenal dan mencintai identitas daerahnya.

“Kami ingin buku ini tidak hanya jadi bahan ajar, tapi juga sarana untuk menumbuhkan kebanggaan terhadap tradisi dan budaya lokal,” kata Yuni.

Senada dengan itu, Atik Sulistiowati menegaskan bahwa muatan lokal merupakan bagian penting dari pembentukan karakter generasi muda di Kalimantan Timur.

“Kami berharap pelajaran muatan lokal bisa menjadi ruang belajar yang membuat siswa bangga terhadap tradisi daerah, menghormati keberagaman, dan memahami kekayaan budaya Kaltim secara mendalam,” pungkasnya. (ain)

Disnakertrans Kaltim Beri Penghargaan Media

November 12, 2025 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA — PT Viva Borneo Mediatama, pengelola vivaborneo.com, menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur atas kontribusinya dalam mendukung kampanye keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Penghargaan ini diberikan oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim dalam rangkaian kegiatan Penganugerahan Penghargaan K3 yang berlangsung di Convention Hall, Samarinda pada Selasa, (11/11/2025).

Kepala Disnakertrans Kaltim, Rozani Erawadi, mengatakan pemberian penghargaan ini bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap perusahaan dan media yang berkomitmen menjalankan serta menyebarluaskan nilai-nilai K3.

“Setiap tahun kami memberikan penghargaan Zero Accident, TB-HIV/AIDS, dan Perusahaan Peduli K3. Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong semangat seluruh pihak, termasuk media, agar penerapan K3 berjalan semakin baik,” ujarnya.

Menurut Rozani, keterlibatan media seperti vivaborneo.com menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya keselamatan kerja. Melalui pemberitaan dan konten yang informatif, media tersebut membantu mengedukasi masyarakat dan perusahaan tentang pentingnya budaya kerja yang aman dan sehat.

“Media ini memiliki peran strategis dalam memperluas pesan K3. Kampanye yang dilakukan melalui media massa terbukti efektif untuk menggugah kesadaran kolektif,” tambahnya.

Tahun ini, terdapat sekitar 300 perusahaan dari total 36.000 terdaftar atau setara 0,83 persen yang berhasil meraih penghargaan. Angka tersebut menunjukkan tren peningkatan partisipasi dan keseriusan pelaku usaha dalam menerapkan prinsip K3 di lingkungan kerja.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menekankan pentingnya pelaporan yang jujur dan akurat dalam pelaksanaan K3.

“Segala sesuatu harus dilaporkan dengan baik. Jangan hanya karena ingin mendapat penghargaan, hal-hal yang seharusnya dilaporkan justru disembunyikan. K3 ini risikonya besar, bahkan bisa menyangkut nyawa,” tegasnya.

Selain vivaborneo.com, penghargaan serupa juga diberikan kepada Habarbangsa.com, VivaNusantara.id, dan Kaltimes.com. Pemerintah menilai kehadiran media turut memperkuat kampanye K3 di sektor-sektor utama, seperti pertambangan, penggalian, dan perkebunan sawit, yang menjadi penopang ekonomi daerah. (*)

KAHMI Gelar Konsolidasi Regional di IKN, Bahas Rekomendasi Nasional dan Rencana Pembangunan KAHMI Centre

November 9, 2025 by  
Filed under Kalimantan Timur

NUSANTARA – Rangkaian kegiatan Silaturahmi Regional Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) se-Kalimantan, NTT, NTB, dan Bali resmi dimulai di Ibu Kota Nusantara (IKN), Sabtu (8/11/2025). Acara yang bertepatan dengan peringatan HUT ke-59 KAHMI ini menjadi forum konsolidasi organisasi sekaligus refleksi terhadap arah pembangunan nasional yang kini berpusat di Kalimantan.

Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 8–10 November 2025, di kawasan Nusantara. Panitia kegiatan diketuai oleh Aulia Rahman Basri, yang juga Bupati Kutai Kartanegara. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat jaringan dan peran strategis KAHMI di tingkat nasional. Terutama dengan terlibatnya peserta dari seluruh wilayah Kalimantan, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Bali.

Hari pertama dibuka dengan penampilan tari persembahan Kabupaten Kutai Kartanegara, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dan doa bersama. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Gubernur Kalimantan Timur, Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI Dr. Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, serta keynote speech dari Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia merangkap Kepala BP2MI, Drs. Mukhtarudin.

Pada malam hari, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Regional KAHMI yang diikuti perwakilan seluruh wilayah. Forum ini membahas agenda konsolidasi internal, evaluasi perjalanan organisasi, serta refleksi terhadap isu-isu regional dan kebangsaan. “Kami melakukan refleksi terhadap persoalan daerah, persoalan regional, dan persoalan kebangsaan. Hasilnya akan kami tuangkan dalam rekomendasi resmi yang akan dibacakan besok malam,” ujar Rifqinizamy Karsayuda.

Ia menambahkan, salah satu pokok bahasan penting dalam forum adalah penguatan peran KAHMI di bidang pendidikan. “KAHMI sudah berusia 59 tahun, karenanya posisi kami tidak boleh hanya di wilayah ide dan konsep. Kami harus masuk pada wilayah yang lebih praktikal—yang implementatif dan langsung dirasakan manfaatnya oleh keluarga besar KAHMI, masyarakat, dan umat,” ujarnya.

Hari kedua, Minggu (9/11/2025), suasana menjadi lebih hangat dan partisipatif. Sejak pagi, peserta berkumpul di area utama untuk mengikuti jalan sehat KAHMI yang dilanjutkan dengan kegiatan penanaman pohon. Kegiatan ini menjadi simbol kontribusi nyata KAHMI terhadap keberlanjutan lingkungan di wilayah ibu kota baru.

Ratusan bibit pohon ditanam serentak di sekitar area hijau IKN. Para peserta terdiri dari pengurus KAHMI wilayah, alumni HMI lintas generasi, serta sejumlah pejabat daerah. Sebagian membawa cangkul dan ember air kecil, menanam sambil berfoto bersama.

Kegiatan berlanjut dengan Dialog Kebangsaan bersama Otorita IKN yang dipimpin Basuki Hadimuljono, disertai penyerahan dokumen lahan untuk pembangunan KAHMI Centre di wilayah IKN.

Pada malam hari, acara puncak HUT ke-59 KAHMI berlangsung meriah dengan Orasi Kebangsaan oleh Menteri Pertahanan Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin dan penyerahan KAHMI Award. Dalam acara tersebut, Rifqinizamy Karsayuda juga membacakan Piagam IKN yang berisi tekad KAHMI untuk berkontribusi dalam pembangunan ibu kota baru Indonesia.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyusunan Deklarasi Nusantara, yang memuat hasil konsolidasi regional dan rekomendasi resmi Majelis Nasional KAHMI. Dokumen tersebut rencananya akan diserahkan kepada Presiden melalui Menteri Sekretaris Negara.

Seluruh kegiatan berlangsung di kawasan inti Ibu Kota Nusantara dengan melibatkan peserta dari berbagai daerah, akademisi, tokoh masyarakat, dan alumni HMI lintas generasi. (*)

Kolaborasi BI dan Pemprov Kaltim Hasilkan Capaian Positif bagi Ekonomi dan Literasi Keuangan Daerah

November 9, 2025 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Rangkaian Kaltim Paradise of The East X SummerFest 2025 menjadi momentum besar bagi penguatan ekonomi daerah, pemberdayaan UMKM, promosi budaya, serta penguatan nilai Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. Closing ceremony pada Minggu, 8 November 2025 merupakan hasil sinergi antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. dihadiri oleh Sekda Kaltim, Sri Wahyuni, Plh. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kaltim, Agus Taufik, jajaran Forkopimda Kaltim dan Kota Samarinda, Kepala OPD Kaltim, OPD Kota Samarinda, Pimpinan OJK, Pimpinan Perbankan, UMKM, Media, serta masyarakat Kalimantan Timur.

Agus Taufik dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan dari seluruh pihak yang telah menyukseskan empat hari rangkaian acara kegiatan Kaltim Paradise of The East X SummerFest 2025. Semoga kita dapat terus melanjutkan sinergi dan kolaborasi positif seperti ini, untuk mendorong pemberdayaan UMKM, optimalisasi sektor ekonomi kreatif dan pariwisata, serta meningkatkan literasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah.

Pemerintah Provinsi Kaltim sebagaimana disampaikan Sri Wahyuni, Kaltim paradise merupakan kegiatan yang membanggakan, sebuah gagasan yang sangat bagus atas inisiatif Bank Indonesia. Harapanya tahun depan kegiatan seperti ini diadakan lagi dengan skala yang lebih besar, menghadirkan UMKM dari seluruh Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur, Kami sangat mengapresiasi agar dapat menjadi ruang dimana seluruh pelaku UMKM, pelajar mahasiswa dapat beraktualiasasi sembari mengikuti Kaltim Paradise of The East yang disinergikan dengan Summerfest 2025.

Agus menyampaikan, tingginya antusiasme masyarakat tercermin pada meningkatnya aktivitas ekonomi selama gelaran Kaltim Paradise of The East X SummerFest 2025, dimana kegiatan ini berhasil menarik 27.105 pengunjung dan menjangkau lebih dari 1,56 Juta tayangan pada platform media sosial. Melibatkan lebih dari 132 yang terdiri dari UMKM, Pemerintah daerah dan Lembaga keuangan, tercatat total nilai transaksi penjualan yang didapatkan selama penyelenggaraan kegiatan sebesar lebih dari Rp1 miliar. Selain itu, kegiatan business matching pembiayaan UMKM melalui program BIMA ETAM yang bersinergi dengan OJK dan Pemerintah Daerah, telah berhasil membantu penyaluran pembiayaan produktif kepada 256 UMKM dengan total nilai pembiayaan sebesar Rp 16,87 Miliyar melalui kerja sama dengan 7 lembaga keuangan.

Kaltim Paradise X Summerfest 2025 adalah bukti nyata sinergi antara Bank Indonesia, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan yang selama ini bekerjasama dalam menjalankan berbagai program pengembangan ekonomi yang berkelanjutan di Kalimantan Timur. Di balik antusiasme dan semangat kolaborasi kegiatan ini, telah terselenggara berbagai program dan inisiatif strategis yang dirancang untuk memperkuat ketahanan ekonomi daerah, mendorong transformasi digital, memperluas inklusi keuangan, serta memberdayakan UMKM menuju ekonomi hijau dan berdaya saing. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menanamkan nilai Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah melalui berbagai lomba edukatif, pameran interaktif, dan sosialisasi yang melibatkan berbagai generasi, pelaku usaha, serta masyarakat, guna menumbuhkan rasa bangga dan kepedulian terhadap Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa. (*)

 

Ke depan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam mendorong pemberdayaan UMKM, perluasan digitalisasi, serta penguatan literasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah guna mewujudkan pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

« Previous PageNext Page »

  • vb