Wakil Gubernur Kaltim Kagumi Kampung Kopi Luwak Prangat Baru

May 28, 2025 by  
Filed under Kalimantan Timur

MARANGKAYU – Peluang ekonomi baru Kaltim terhampar dari kebun kopi. Dari Kampung Kopi Luwak Desa Prangat Baru, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara asa tinggi itu terhampar.

Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Seno Aji yang berkunjung ke lokasi yang berada di Km 60 Jalan  Samarinda -Bontang itu mengaku sangat kagum.

“Saya sangat senang dan sangat tertarik. Mudah-mudahan ke depan, Kopi Luwak Prangat Baru ini bisa menjadi identifikasi salah satu kopi di Indonesia, setidaknya membanggakan Kutai Kartanegara,” puji Wagub Seno Aji usai meninjau kebun dan menikmati seduhan Kopi Luwak Prangat Baru, Minggu 25 Mei 2025.

Melihat potensi yang luar biasa, Wagub Seno Aji menyarankan segera dibentuk satu komunitas dan klaster perkebunan kopi di Kalimantan Timur.

Klaster baru ini akan menjadi branch image bagi Kaltim sebagai penghasil kopi liberika terbaik di Indonesia. Wagub sangat optimis dengan pengelolaan yang baik, kopi Kalimantan Timur akan mampu dikembangkan menjadi raja kopi nasional.

“Hasil buahnya lebih besar dan rasanya lebih bagus.  Mudahan ini bisa terus dikembangkan dan disempurnakan agar menjadi kopi identik Kaltim, sehingga bisa kita pasarkan ke luar Kaltim hingga ke luar negeri,” harap Wagub.

Untuk pengembangan perkebunan kopi liberika ini, Wagub Seno Aji sangat berharap dukungan perusahaan-perusahaan pertambangan untuk berkontribusi melalui CSR.

“Sementara Pemprov Kaltim akan bantu mungkin untuk penyiapan bibit kopi dari sini dan pemupukannya,” kata Wagub.

“Kami siap bersama-sama dengan petani untuk memastikan petani kopi bisa benar-benar digdaya mendapatkan hasil yang maksimal dari panennya,” tegas Wagub lagi.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara Sunggono mengakui Marangkayu merupakan wilayah pengembangan industri Kukar yang sudah disiapkan dalam RTRW kabupaten.

“Perkebunan kopi tidak masuk  hilirisasi dalam RPJMD, tapi karena prospek sangat menjanjikan, Pak Bupati memberi perhatian. Bahkan beliau sudah 15 kali datang ke Kampung Kopi Luwak ini,” kata Sunggono.

Bahkan di Kukar sendiri, ada sekolah yang secara khusus menyiapkan program pengembangan kopi,  mulai dari menanam hingga menyajikannya, yakni SMK 2 Sebulu.

Ketua Kelompok Tani Kampung Kopi Luwak Rindoni menjelaskan areal mereka saat ini mencapai 35 hektare.  Dari luasan itu tidak seluruhnya ditanami kopi. Sebab tanaman kopi membutuhkan tanaman tumpang sari lainnya, seperti tanaman buah dan karet. Tanaman ini sangat diperlukan untuk ekosistem luwak.

“Produksi murni dari kopi luwak ini mencapai Rp5 juta per kg. Untuk kopi proses merek Honey,  Natural dan Full Whoase harganya berkisar Rp800 per kg,” kata Rindoni.

Di kebun mereka saat ini telah dikembangkan penanaman kopi liberika dengan nama Doni 1, Doni 2 dan Doni 3.

Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Desa Prangat Baru Fitriati, Kepala Desa Prangat Selatan Sarkono dan Pj Kepala Desa Makarti Aris Bintoro.

Wagub Seno Aji juga sempat meninjau rest area Odah Singgah Prangat Baru yang dibangun dengan dukungan CSR sejumlah perusahaan sekitar. (sam/adv diskominfo kaltim)

Wakil Gubernur Kaltim Tanam Ulin di Arboretum 30 Gemilang IMM

May 28, 2025 by  
Filed under Kalimantan Timur

MARANGKAYU – Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Seno Aji melakukan penanaman bibit pohon ulin di lokasi Arboretum 30 Gemilang PT IMM, Senin  (26/5/2025).

Saat penanaman bibit pohon endemik Kaltim tersebut, Wagub Seno Aji didampingi Direktur PT Indominco Mandiri (IMM)  Era Tjahya Saputra dan  Kepala Teknik Tambang Eddi  Susanto.

“First impression (kesan pertama) saya, sepanjang jalan masuk ke areal ini, saya melihat  cara penambangannya,  good mining practice sudah dilakukan dengan baik,” kata Wagub usai penanaman.

Saat menuju areal arboretum, Wagub Seno Aji mengaku tak menemukan lubang-lubang menganga di sepanjang perjalanan.

“Saya lihat tadi bagus. Tidak dibiarkan berkilo-kilo meter lubang  menganga tanpa aktivitas backfill (penimbunan lubang). Saya lihat bagus, tidak ada yang gersang, hijau-hijau semua.  Mudah-mudahan di dalam semua juga  hijau,” kata Wagub lagi.

Praktik yang ditunjukkan IMM menjadi bukti nyata jika  penambangan tidak meninggalkan lingkungan.

“Ini kabar baik bagi pemerintah daerah, karena kewenangan pertambangan semua ada di pusat,” kata Wagub.

Orang nomor dua Kaltim itu sangat berharap ke depan pemerintah daerah diberikan kewenangan, minimal untuk pengelolaan lingkungan.

Seno Aji juga memuji inisiatif pengembangan Arboretum 30 Gemilang di tengah lahan konsesi perusahaan tambang batu bara yang sudah berproduksi sejak tahun 1996 itu.

Arboretum 30 Gemilang berada di atas lahan seluas 65 hektare. Di kawasan ini masih tumbuh dan terus ditanam berbagai pohon endemik Kalimantan seperti ulin, meranti dan kapur.

Berbagai satwa endemik Kalimantan juga masih bisa ditemui di sini. Seperti, rangkong dan beragam jenis burung, bahkan orangutan.

“Kita lihat vegetasi sudah lebat, luar biasa. Tertanam menjadi hutan kembali. Keanekaragaman hayati sudah muncul.  Adanya orangutan dan burung-burung endemik Kalimantan. Ini menunjukkan reklamasi berjalan sukses di sini,” puji Wagub.

Sukses ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi tambang-tambang lainnya di Kaltim. (sam/adv diskominfo kaltim)

ESDM Kaltim Tinjau Jalan Longsor di Sanga-Sanga

May 26, 2025 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Timur bersama sejumlah pihak terkait melakukan peninjauan jalan longsor di Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sanga-Sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, Senin (26/5/2025).

Jalan yang sebelumnya terdampak longsor akibat aktivitas pertambangan milik PT Indomining kini telah diperbaiki.

Peninjauan ini dihadiri perwakilan dari PT Alhasanie, PT Indomining, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltim, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar dan Provinsi, Asisten II Setkab Kukar, Camat Sanga-Sanga, Lurah Pendingin, Lurah Sanga-Sanga Dalam, Dinas Perhubungan Kaltim, serta Inspektur Tambang.

Dalam kunjungan tersebut, titik yang sebelumnya longsor, kini sudah diperbaiki PT Indomining, serta tiga titik lain yang masih berpotensi longsor, semuanya berada di kawasan konsesi PT Indomining. PT Alhasanie menyatakan kesediaannya untuk membangun turap dan merekayasa aliran air sebagai langkah mitigasi.

Kepala Dinas ESDM Kaltim, Bambang Arwanto menegaskan, PT Indomining bertanggung jawab atas jalan eksisting yang sebelumnya telah diperbaiki.

“Jika terjadi longsor kembali, mereka akan melakukan rigid beton dengan standar agregat kelas B 15 cm dan beton K300. Jalan alternatif hanya sebagai pendamping,” jelasnya.

Asisten II Kukar mengingatkan pentingnya penanganan cepat karena potensi longsor bisa bertambah parah bila dibiarkan.

“Kalau dibiarkan, risikonya akan lebih besar,” tegasnya.

Kepala Dinas PU Kukar, Wiyono, mengapresiasi upaya PT Indomining yang telah memperbaiki salah satu titik longsor.

“Kami minta enam meter kali seratus meter dilakukan rigid beton oleh PU. Namun karena lahannya milik Indomining, Alhasanie meminta izin (permit) untuk mempercepat penanganan,” ujarnya.

Ahmad Fais, DLH Kaltim menekankan pentingnya memperhatikan aliran air dan jarak aman penambangan yang minimal 500 meter dari permukiman.

Sementara itu, Achmad Pranata, Kabid Minerba ESDM Kaltim, mengarahkan agar fokus utama tertuju pada titik longsor ke-2, 3, dan 4.

“Jalan alternatif milik Indomining bisa menjadi solusi jangka pendek, sambil menunggu PT Alhasanie menyelesaikan perbaikan di titik-titik tersebut,” ujarnya.

Lurah Sanga-Sanga Dalam, Sri Wahyuni Ernawati, menyuarakan harapan masyarakat agar perbaikan jalan tidak hanya berhenti di atas kertas.

“Masyarakat ingin jalan digunakan sebagaimana mestinya, mereka tidak peduli apakah itu objek vital nasional atau bukan,” ujarnya.

Perwakilan PT Indomining, Ferdinand, menegaskan komitmen perusahaan terhadap tanggung jawab jalan.

“Kami tidak pernah lari, dan siap memperbaiki kembali jika terjadi longsor lagi,” katanya.

Adapun beberapa kesepakatan yang dihasilkan dari peninjauan ini antara lain:

* PT Indomining bertanggung jawab penuh terhadap jalan eksisting, dan akan memperbaiki dengan rigid beton bila terjadi longsor kembali.

* Jalan alternatif di wilayah PT Indomining akan digunakan sementara oleh masyarakat, sambil menunggu perbaikan titik 2 dan 3 oleh PT Alhasanie.

* Setelah mendapatkan persetujuan Ditjen Minerba, PT Alhasanie akan:

* Melakukan inpit dump di Lokasi 2 dan 3.

* Membuat bundwall untuk menahan longsor.

* Melaksanakan dumping di Lokasi 4 sesuai desain teknis.

* Dinas PU Kukar akan mendampingi teknis pekerjaan perbaikan tersebut.

* PT Indomining dan PT Alhasanie akan berkoordinasi dalam penanganan longsor.

* Pemerintah Kecamatan Sanga-Sanga akan memfasilitasi terkait lahan dan fasilitas umum.

Dengan komitmen berbagai pihak dan sinergi lintas instansi, diharapkan penanganan jalan terdampak tambang ini bisa segera diselesaikan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat sekitar. (yud/adv diskominfo kaltim)

DPKH Kaltim Ingatkan Prosedur Pengelolaan Limbah Kurban

May 25, 2025 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Kalimantan Timur, Fahmi Himawan, mengingatkan masyarakat agar memperhatikan pengelolaan limbah hasil kurban seperti darah dan jeroan agar tidak mencemari lingkungan sekitar.

Fahmi menegaskan, limbah darah dan jeroan tidak boleh dibuang sembarangan, terutama ke selokan atau tempat umum yang bisa menyebabkan pencemaran lingkungan.

“Kita berpesan agar limbah dari proses penyembelihan seperti darah dan jeroan tidak dibuang ke selokan atau tempat umum,” ujarnya, Sabtu (24/5/2025).

Ia menjelaskan, pengelolaan limbah kurban harus dilakukan secara benar dengan menyediakan lubang khusus untuk penanaman limbah tersebut.

“Darah dan jeroan harus ditanam di lubang yang sudah disediakan agar tidak mencemari lingkungan dan air tanah,” katanya.

Menurut Fahmi, jika limbah kurban dibuang sembarangan, dapat menyebabkan bau tidak sedap, penyebaran penyakit, dan pencemaran air yang berdampak negatif bagi kesehatan masyarakat sekitar. Oleh karena itu, pengelolaan limbah menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kurban yang bersih dan sehat.

Selain itu, DPKH juga telah melakukan sosialisasi kepada panitia kurban dan pengelola masjid terkait cara penanganan limbah yang ramah lingkungan.

“Kita juga memberikan edukasi agar panitia kurban memahami pentingnya menjaga kebersihan lokasi penyembelihan dan pengelolaan limbah yang benar,” kata Fahmi.

Ia berharap, seluruh masyarakat dan panitia kurban dapat bekerja sama menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan selama pelaksanaan ibadah kurban. Dengan pengelolaan limbah yang tepat, diharapkan proses kurban tidak hanya memenuhi aspek ibadah, tapi juga menjaga kesehatan dan kenyamanan lingkungan sekitar. (yud/adv diskominfo kaltim)

DPMPD Kaltim Dorong Optimalisasi Potensi Desa Lewat Koperasi Merah Putih

May 24, 2025 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus mendorong penguatan ekonomi desa melalui pembentukan koperasi. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim, Puguh Harjanto menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Peluncuran dan Dialog Percepatan Musyawarah Desa/Kelurahan Khusus Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Lamin Etam, Kompleks Rumah Jabatan Gubernur Kaltim, Sabtu (24/5/2025).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim, Puguh Harjanto

Ia menjelaskan, koperasi desa bukan hanya sekadar lembaga simpan pinjam, tetapi juga wadah untuk mengoptimalkan potensi ekonomi lokal yang ada di setiap desa atau kelurahan.

“Di koperasi juga bisa memaksimalkan potensi-potensi yang lebih khusus diatur. Misalnya saja untuk koperasi yang lebih pada memenuhi kebutuhan masyarakat, nanti bisa juga bekerja sama dengan investor atau perusahaan lain,” ujarnya.

Dirinya menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia (SDM) dalam pengelolaan koperasi. Oleh karena itu, DPMPD bersama Kementerian Desa dan Kementerian Koperasi akan memberikan pelatihan dan pendampingan intensif kepada para pengelola koperasi.

“SDM itu nanti akan ada pendampingnya dari Kementerian, termasuk juga dari kami dari provinsi. Nanti ada pelatihan-pelatihan,” tambahnya.

Ia mengungkapkan, koperasi Merah Putih ini akan mulai beroperasi secara penuh pada Agustus mendatang. Sebelum itu, berbagai tahapan persiapan akan dilakukan, termasuk pelatihan operasional dan penguatan kelembagaan koperasi di tingkat desa dan kelurahan.

Ia berharap koperasi-koperasi yang terbentuk nantinya mampu menjadi penggerak ekonomi desa yang mandiri dan berdaya saing, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat. (yud/adv diskominfo kaltim)

« Previous PageNext Page »

  • vb