Wakil Bupati Kutai Barat Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Daerah

June 3, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Wakil Bupati Kutai Barat H. Nanang Adriani mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Festival Sempekat Harmoni Budaya Kutai Barat 2026 sebagai sarana edukasi dalam menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya daerah serta menjaga kelestariannya di tengah pesatnya perkembangan zaman.

Menurutnya, keberagaman budaya yang dimiliki Kutai Barat merupakan warisan berharga yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus.

“Kepada generasi muda, saya mengajak untuk menjadikan festival ini sebagai sarana belajar, mengenal, mencintai, dan melestarikan budaya daerah agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman,” ujar Nanang Adriani.

Selain itu, ia juga memberikan apresiasi kepada para pelaku seni dan budaya yang selama ini terus berperan aktif menjaga eksistensi tradisi daerah. Wabup mendorong para seniman untuk terus berkarya dan berinovasi dalam mengembangkan seni budaya lokal tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur serta kesakralan tradisi yang diwariskan para leluhur.

Menurutnya, inovasi dan kreativitas sangat diperlukan agar budaya daerah tetap relevan dan diminati generasi muda, namun tetap berpegang pada akar budaya dan kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat Kutai Barat.

Wabup berharap Festival Sempekat Harmoni Budaya Kutai Barat 2026 tidak hanya menjadi ajang pertunjukan seni dan budaya, tetapi juga menjadi wadah pelestarian budaya sekaligus penguatan identitas daerah. Festival ini diharapkan mampu mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat yang hidup dalam keberagaman.

Di sisi lain, penyelenggaraan festival budaya juga diyakini dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kutai Barat. Melalui promosi budaya yang berkelanjutan, daerah ini diharapkan semakin dikenal luas sebagai destinasi wisata budaya yang kaya akan tradisi dan kearifan lokal.

“Festival Sempekat Harmoni Budaya Kutai Barat 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat identitas daerah, mempererat persatuan masyarakat, serta mendorong kemajuan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Bumi Tanaa Purai Ngeriman,” tutupnya.(avd/kominfo).

Festival Sempekat Harmoni Budaya Kutai Barat, Perkuat Kearifan Lokal

June 3, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Wakil Bupati Kutai Barat H. Nanang Adriani membuka Festival Sempekat Harmoni Budaya Kutai Barat 2026 di Panggung Utama Taman Budaya Sendawar (TBS), Selasa (2/6/2026) malam.

Pembukaan festival berlangsung meriah ditandai dengan pemukulan gendang dan dihadiri unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, pelaku seni budaya, pelaku UMKM, serta masyarakat dari berbagai kecamatan di Kutai Barat.

Nanang Adriani menegaskan bahwa Festival Sempekat Harmoni Budaya merupakan momentum penting untuk memperkuat pelestarian budaya daerah terutama kearifan lokal sekaligus mempererat persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman masyarakat Kutai Barat.

“Semoga dengan diselenggarakannya agenda ini sungguh dapat memberikan pemahaman betapa pentingnya pelestarian kearifan lokal, penguatan ekonomi kreatif, dan menjaga kerukunan antar suku di tengah keberagaman masyarakat di Bumi Tanaa Purai Ngeriman yang kita cintai bersama,” ujarnya.

Menurutnya, kata “SEMPEKAT” bukan sekadar slogan, melainkan menjadi roh dan identitas masyarakat Kutai Barat yang mencerminkan semangat persatuan, kebersamaan, musyawarah, dan gotong royong.

“Di tengah keberagaman suku Dayak, Melayu, dan berbagai etnis lainnya yang hidup berdampingan di daerah ini, harmoni budaya merupakan fondasi utama pembangunan kita,” tegasnya.

Ia menambahkan, festival ini tidak hanya menjadi ajang menampilkan keindahan tari tradisional, musik daerah, maupun lagu-lagu khas Kutai Barat, tetapi juga menjadi ruang refleksi untuk memperkuat toleransi dan persaudaraan antarmasyarakat.

“Momentum ini harus menjadi sarana untuk menjaga kerukunan dan mempererat tali persaudaraan agar Kutai Barat tetap menjadi daerah yang Bersih, Asri, Damai, Adil, dan Tenteram atau BERADAT,” katanya.

Nanang menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dalam menjadikan sektor pariwisata dan kebudayaan sebagai salah satu pilar strategis pembangunan daerah. Kekayaan budaya dan kearifan lokal yang dimiliki Kutai Barat merupakan modal besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Ia berharap rangkaian kegiatan festival yang diisi dengan pameran produk lokal, festival kuliner, dan pentas seni budaya mampu menarik kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku UMKM.

“Mari kita tunjukkan kepada dunia luar bahwa Kutai Barat adalah daerah yang ramah, kaya pesona alam, dan teguh menjaga akar budayanya,” ajaknya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kutai Barat, FX. Sumardi, menjelaskan bahwa Festival Sempekat Harmoni Budaya Kutai Barat 2026 berlangsung selama lima hari, mulai 2 hingga 6 Juni 2026 di Taman Budaya Sendawar.

Festival tersebut menghadirkan berbagai perlombaan seni budaya, pameran UMKM, hingga wahana hiburan unik berupa Festival Dinosaurus.

Menurut Sumardi, kehadiran wahana tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara sektor pariwisata dan UMKM yang diharapkan mampu menarik minat masyarakat dan wisatawan untuk berkunjung.

“Ke depan kami berharap pelaku ekonomi kreatif lokal dapat mengembangkan konsep-konsep inovatif seperti ini sehingga mampu menjadi produk unggulan daerah yang memiliki daya tarik wisata,” jelasnya.

Selain itu, festival juga diramaikan dengan 10 jenis perlombaan, yakni lomba tari kreasi pesisir, tari kreasi pedalaman, tari kreasi pelajar, lomba kuliner berbahan buah lokal, lomba jajanan khas Kutai Barat, lomba musik khas daerah secara langsung (live), lomba rijo khas Kutai Barat, lomba busana adat anak, lomba busana adat berpasangan, serta Sendawar Got Talent.

Melalui penyelenggaraan Festival Sempekat Harmoni Budaya 2026, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap budaya lokal semakin lestari, ekonomi kreatif terus berkembang, serta semangat persatuan dan harmoni masyarakat tetap terjaga sebagai kekuatan utama dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. (avd/kominfo)

Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kutai Barat Teguhkan Komitmen Jaga Persatuan Bangsa

June 1, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Semangat kebangsaan mewarnai pelaksanaan Upacara Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Kutai Barat di Alun-Alun Itho , Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat, Senin (1/6/2026). Wakil Bupati Kutai Barat H. Nanang Adriani yang bertindak sebagai inspektur upacara mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat persatuan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” tersebut menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen bersama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di tengah berbagai tantangan zaman.

Dalam amanat yang dibacakan Wakil Bupati ditegaskan, Pancasila merupakan warisan luhur bangsa yang telah menjadi dasar dalam membangun kehidupan bernegara sejak Indonesia merdeka. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dinilai tetap relevan sebagai pedoman menghadapi perubahan sosial, perkembangan teknologi, hingga dinamika global yang terus berkembang.

Keberagaman yang dimiliki Indonesia bukanlah penghalang untuk bersatu, melainkan kekuatan yang harus terus dijaga. Pancasila menjadi landasan yang mampu menyatukan berbagai perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa dalam satu identitas kebangsaan.

“Persatuan yang kita nikmati hari ini merupakan hasil dari komitmen seluruh anak bangsa dalam menjaga nilai-nilai kebersamaan yang diwariskan para pendiri bangsa. Karena itu, Pancasila harus terus kita hidupkan dalam tindakan nyata,” ujarnya.

Indonesia selama ini dikenal sebagai negara yang mampu merawat keberagaman dengan baik. Kondisi tersebut menjadi bukti nilai persaudaraan, toleransi, dan gotong royong yang terkandung dalam Pancasila masih menjadi kekuatan utama bangsa.

Selain itu, Indonesia juga terus menunjukkan perannya dalam mendukung perdamaian dunia melalui berbagai kerja sama internasional dan keterlibatan dalam misi kemanusiaan. Nilai kemanusiaan yang adil dan beradab menjadi salah satu prinsip yang mendasari peran tersebut.

Wakil Bupati juga menaruh perhatian pada pentingnya pembinaan karakter generasi muda. Ia menilai penguatan wawasan kebangsaan perlu terus dilakukan agar generasi penerus memiliki integritas, rasa cinta tanah air, serta mampu menjaga persatuan di tengah perkembangan zaman.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin kompleks sehingga diperlukan pegangan yang kuat agar tidak mudah terpengaruh oleh paham maupun perilaku yang bertentangan dengan nilai kebangsaan.

Ia mengajak seluruh masyarakat Kutai Barat untuk menjadikan momentum Hari Lahir Pancasila sebagai pengingat bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga harus dibarengi dengan penguatan karakter, moral, dan nilai-nilai kebangsaan.

Melalui peringatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap semangat persatuan, gotong royong, dan rasa cinta tanah air terus tumbuh di tengah masyarakat sebagai modal utama dalam mewujudkan daerah yang maju, aman, sejahtera, dan berkeadilan. (adv/kominfo)

Jamaah Haji Kubar Tuntaskan Rangkaian Armuzna

May 31, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Empat jamaah haji (Jamhaj) asal Kutai Barat (Kubar) telah menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Saat ini, para jamaah menunggu keberangkatan menggunakan bus menuju Makkah untuk melanjutkan rangkaian ibadah berikutnya, yakni melaksanakan Tawaf Ifadah dan Sai.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kubar melalui Kasubbag TU, Muhammad Rafik, saat dikonfirmasi terkait kondisi Jamhaj Kubar, Sabtu (30/5/2026).

Menurut Rafik, seluruh jamaah dalam keadaan sehat dan dapat mengikuti seluruh tahapan ibadah di Armuzna dengan baik.
Setelah menyelesaikan lontar jumrah di Mina, jamaah kini bersiap kembali ke Makkah untuk menunaikan Tawaf Ifadah dan Sai yang merupakan bagian penting dalam rangkaian ibadah haji.

“Alhamdulillah, jamaah haji asal Kubar telah menyelesaikan rangkaian ibadah di Armuzna dengan lancar. Saat ini mereka masih menunggu jadwal bus menuju Makkah untuk melaksanakan Tawaf Ifadah dan Sai,”ujarnya.

Ia berharap seluruh jamaah tetap menjaga kondisi kesehatan mengingat aktivitas ibadah yang cukup padat dan cuaca di Arab Saudi yang cukup panas. Dengan kondisi yang prima, jamaah diharapkan dapat menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji hingga kembali ke tanah air.

Pemkab Kubar bersama Kemenhaj Kubar terus memantau perkembangan dan kondisi jamaah selama berada di Tanah Suci. Keluarga jamaah di Kubar juga diharapkan tidak khawatir karena hingga saat ini seluruh jamaah dalam keadaan baik dan tetap mendapatkan pendampingan dari petugas haji.

Setelah menyelesaikan Tawaf Ifadah dan Sai, jamaah akan melanjutkan ibadah serta menunggu jadwal kepulangan sesuai dengan kloter masing-masing. Pemerintah dan masyarakat Kubar turut mendoakan agar seluruh jamaah memperoleh haji yang mabrur dan kembali ke daerah dalam keadaan sehat serta selamat. (adv/kominfo)

Bupati dan Forkopimda Sambut Kedatangan Tim BNPB Pusat

May 31, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Bupati Kutai Barat Frederick Edwin bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyambut kedatangan rombongan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Bandara Melalan, Sendawar, Sabtu (30/5) siang jam 14.00 Wita.

Kedatangan tim BNPB tersebut merupakan bagian dari kunjungan kerja untuk meninjau secara langsung kondisi banjir yang hingga saat ini masih menggenangi sejumlah wilayah di Kabupaten Kutai Barat, khususnya Kampung Muara Beloan, Kecamatan Muara Pahu.

Rombongan BNPB yang datang ke Kutai Barat terdiri dari Direktur Penanganan Darurat Wilayah II BNPB Brigjen TNI Djohan, Analis Kebencanaan Ahli Madya Erlangga, Penata Penanggulangan Bencana Ahli Pertama Amansyah, serta Penata Penanggulangan Bencana Ahli Pertama Martautan.

Bupati Frederick Edwin mengatakan, kunjungan tim BNPB pusat merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap kondisi masyarakat yang terdampak banjir di Kutai Barat. Melalui kunjungan ini, BNPB dapat melihat secara langsung situasi di lapangan sekaligus melakukan koordinasi terkait langkah-langkah penanganan yang diperlukan.

“Tujuan kedatangan rombongan BNPB ke Kutai Barat adalah untuk melihat kondisi terkini banjir yang masih menggenangi sejumlah wilayah, khususnya di Kampung Muara Beloan, Kecamatan Muara Pahu,” ujar Bupati.

Penyambutan berlangsung di Bandara Melalan dengan suasana hangat dan penuh keakraban. Turut hadir mendampingi Bupati dalam penyambutan tersebut Wakil Bupati Kutai Barat H. Nanang Adriani, Penjabat Sekretaris Daerah Kamius Junaidi, Kapolres Kutai Barat AKBP Boney Wahyu Wicaksono, Dandim 0912/KBR Letkol Inf Doni Fransisco, Kepala Pelaksana BPBD Kutai Barat Yudianto Rihartono, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Rion, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat.

Setelah tiba di Bandara Melalan, rombongan BNPB bersama Bupati dan Forkopimda beristirahat sejenak di ruang VIP bandara sambil menikmati kopi dan makanan ringan.

Kesempatan tersebut juga dimanfaatkan untuk melakukan koordinasi awal terkait agenda peninjauan lapangan.
Selanjutnya, rombongan bergerak menuju Kampung Muara Beloan, Kecamatan Muara Pahu, guna melihat secara langsung dampak banjir yang masih dirasakan masyarakat. Peninjauan ini diharapkan dapat menjad dasar dalam menentukan langkah-langkah penanganan, bantuan, dan upaya percepatan pemulihan bagi warga terdampak.

Pemerintah Kabupaten Kutai Barat terus berkoordinasi dengan BNPB, BPBD, TNI, Polri, serta berbagai pihak terkait dalam upaya penanggulangan bencana banjir dan memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi dengan baik.
(adv/kominfo)

« Previous PageNext Page »

  • vb