Disperindag Kukar Bantu Pengecer Jadi Sub Pangkalan Resmi

March 10, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) siap mendampingi pengecer untuk beralih menjadi sub pangkalan resmi Pertamina. Ini merupakan upaya mengatasi kelangkaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 Kilogram (Kg) dan menekan praktik penjualan liar

Langkah ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang melarang pengecer menjual LPG subsidi guna memastikan distribusi lebih tepat sasaran dan harga tetap stabil sesuai ketentuan pemerintah.

Kepala Bidang Pemasaran Produk Dalam Negeri dan Pengendalian Barang Pokok Disperindag Kukar, Muhammad Bustani menegaskan, pihaknya siap membantu pengecer dalam proses transformasi ini.

Kepala Bidang Pemasaran Produk Dalam Negeri dan Pengendalian Barang Pokok Disperindag Kukar, Muhammad Bustani

“Kami sangat siap mendampingi para pengecer agar menjadi sub pangkalan, karena ini merupakan bagian dari pembinaan yang harus kami lakukan. Namun, saat ini kami masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Dengan adanya sub pangkalan resmi, pengecer yang sebelumnya beroperasi tanpa izin akan mendapatkan pasokan LPG langsung dari pangkalan resmi Pertamina. Skema ini diharapkan dapat menghilangkan praktik penjualan liar yang sering kali menjadi penyebab utama kelangkaan dan lonjakan harga di pasaran.

Kabupaten Kukar memiliki kebutuhan LPG subsidi sebesar 28.394 metrik ton (MT) per tahun. Distribusi ini saat ini dilakukan oleh 17 agen resmi dan 683 pangkalan, yang melayani masyarakat di 193 desa dan 44 kelurahan.

Dengan bertambahnya sub pangkalan resmi, diharapkan distribusi gas bersubsidi bisa lebih merata, terkendali, dan tepat sasaran. Selain itu, kebijakan ini juga akan meningkatkan pengawasan terhadap distribusi dan penjualan LPG subsidi, sehingga gas benar-benar sampai ke masyarakat yang berhak tanpa melalui jalur distribusi ilegal. (adv diskominfo kukar)

Pertanian dan Perkebunan Kokoh Topang Ekonomi Sebulu

March 10, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

Kukar – Sektor pertanian dan perkebunan tetap menjadi penopang utama ekonomi masyarakat di Kecamatan Sebulu. Komoditas kelapa sawit masih mendominasi, didukung oleh sektor peternakan dan perikanan yang semakin berkembang dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kecamatan Sebulu, Nurul Yakin, mayoritas masyarakat Sebulu masih mengandalkan hasil pertanian sebagai sumber pendapatan utama.

Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kecamatan Sebulu, Nurul Yakin

“Pertanian dan perkebunan masih menjadi sektor dominan dalam menopang ekonomi warga. Walaupun sektor tambang juga ada, kontribusinya terhadap pendapatan masyarakat belum sebesar sektor pertanian,” ujar Nurul (9/3/2025).

Namun, sejumlah tantangan masih dihadapi petani di Sebulu, seperti akses infrastruktur yang belum memadai, jaringan pemasaran yang terbatas, serta fluktuasi harga yang sering kali merugikan mereka. Pemerintah Kecamatan Sebulu terus menjalin koordinasi dengan berbagai instansi guna mencari solusi yang tepat dan berkelanjutan.

“Kami sedang menjajaki kerja sama dengan koperasi dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar pemasaran hasil pertanian dapat lebih luas dan efisien. Pemerintah kabupaten juga telah menyalurkan bantuan berupa pupuk dan bibit kepada petani, meskipun belum bisa dilakukan setiap tahun,” tambah Nurul.

Selain kelapa sawit, masyarakat Sebulu mulai melirik sektor pertanian hortikultura seperti cabai, tomat, dan aneka sayuran lainnya. Namun, pengembangan sektor ini masih terkendala keterbatasan modal serta akses terhadap teknologi pertanian yang lebih modern.

Salah satu petani cabai di Sebulu, Darmawan, mengungkapkan bahwa pertanian hortikultura memiliki prospek yang cukup menjanjikan apabila didukung dengan pelatihan dan akses pasar yang lebih luas.

“Kalau ada pelatihan mengenai teknik pertanian modern dan akses permodalan, tentu hasil produksi bisa meningkat. Pasarnya juga harus lebih luas agar harga tetap stabil,” kata Darmawan.

Pemerintah daerah pun terus mendorong berbagai program untuk meningkatkan kesejahteraan petani, termasuk pelatihan teknologi pertanian dan pengelolaan usaha tani secara berkelanjutan. Selain itu, penguatan sektor peternakan dan perikanan juga mulai diperhatikan sebagai sektor pendukung pertanian di Sebulu.

“Selain bertani, banyak warga yang mulai beralih ke sektor peternakan dan perikanan sebagai sumber penghasilan tambahan. Kami berharap ada lebih banyak dukungan dari pemerintah maupun swasta agar pengembangannya lebih optimal,” ujar Nurul.

Dengan potensi yang masih besar, pertanian dan perkebunan di Sebulu dinilai mampu berkembang lebih pesat jika didukung oleh infrastruktur yang lebih baik serta program pemberdayaan yang berkelanjutan. Pemerintah optimistis, dengan dukungan yang maksimal, sektor ini dapat terus berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat Sebulu dan Kutai Kartanegara secara keseluruhan. (adv diskominfo kukar)

Pemkab Kukar Gelar Gerakan Pangan Murah

March 10, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

KUTAI KARTANEGARA  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara akan menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah pada 11 dan 12 Maret mendatang. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau selama bulan Ramadan.

Gerakan ini akan berlangsung di area parkir Masjid Agung selama dua hari. Pemkab Kukar telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Bulog, vendor, dan distributor, untuk memastikan kelancaran acara serta ketersediaan stok pangan yang cukup.

Asisten II Sekretariat Daerah Kukar, Ahyani Fadianur Diani, mengatakan bahwa rapat koordinasi telah dilakukan untuk meminta dukungan dari vendor, distributor, dan toko-toko.

“Kami ingin menambah jumlah peserta, jadi tidak hanya yang sebelumnya berpartisipasi, tetapi juga pihak lain yang mungkin ingin bergabung,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa dalam rapat tersebut banyak pihak yang telah menyatakan kesediaan untuk mendukung kegiatan ini.

Pemkab Kukar memiliki waktu sekitar 12 hari untuk mempersiapkan kegiatan ini. Persiapan mencakup kesiapan tempat, rekayasa parkir, pengaturan lalu lintas, serta aspek teknis lainnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kukar, Sutikno, memastikan stok pangan, terutama beras, dalam kondisi aman.

“Meskipun aman, kita tetap bekerja sama dengan Bulog untuk memastikan ketersediaan di pasar,” katanya.

Bulog akan menyiapkan sekitar 30 ton beras dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Selain itu, bahan pokok lain seperti minyak goreng, tepung, dan kacang-kacangan juga akan disediakan dengan harga lebih rendah.

“Mudah-mudahan pada tanggal 11 dan 12 Maret, kegiatan ini bisa membantu meredam inflasi, terutama pada komoditas seperti cabai rawit dan bawang merah yang harganya cenderung naik menjelang Ramadan,” tambah Sutikno.

Dari hasil koordinasi dengan asosiasi pedagang, diperkirakan harga daging ayam dan telur juga akan lebih rendah dibandingkan harga pasar saat ini.

Dengan adanya Gerakan Pangan Murah ini,  Sutikno berharap masyarakat bisa mendapatkan bahan pangan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menekan laju inflasi di Kutai Kartanegara selama bulan Ramadan. (adv diskominfo kukar)

Pemkab Kukar Dorong Inovasi dan Pembinaan UMKM

March 8, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) semakin serius dalam mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) naik kelas. Tidak hanya fokus pada peningkatan aset dan omzet, Pemkab juga menargetkan peningkatan kapasitas, kapabilitas, dan kompetensi para pelaku usaha agar lebih inovatif dan berdaya saing.

Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kukar, Thaufiq Zulfian Noor

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kukar, Thaufiq Zulfian Noor, menegaskan bahwa pembinaan UMKM tidak boleh stagnan. Program yang dihadirkan harus lebih efektif, tepat sasaran, dan memberi dampak langsung pada pertumbuhan usaha masyarakat.

“Kami akan berkolaborasi dengan berbagai pihak agar pelatihan lebih efektif. Jangan sampai orang yang sama mengikuti pelatihan yang sama berulang kali. Targetnya, semakin banyak pelaku UMKM baru yang lahir dan berkembang, sehingga dampaknya benar-benar terasa di masyarakat,” ujar Thaufiq, Jumat (7/3/2025).

Selain pelatihan dan pendampingan, Pemkab Kukar juga menekankan pentingnya sertifikasi halal dan standarisasi produk, sehingga UMKM bisa lebih kompetitif di pasar yang lebih luas.

“Produk UMKM, baik makanan, barang, maupun jasa, harus memiliki standar yang jelas. Sertifikasi halal bukan hanya untuk keamanan konsumen, tetapi juga menjadi nilai tambah agar lebih dipercaya dan memiliki akses pasar yang lebih besar,” jelasnya. (Adv diskominfo kukar)

Pemerintah Kecamatan Tenggarong Pererat Silaturahmi Melalui Safari Ramadan

March 8, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Pemerintah Kecamatan Tenggarong kembali menggelar Safari Ramadan sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Kegiatan tahunan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan keimanan serta memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat selama bulan suci.

Camat Tenggarong, Sukono, mengungkapkan, Safari Ramadan tahun ini akan digelar di 15 lokasi, mencakup 12 kelurahan dan 2 desa di wilayahnya. Kegiatan ini diawali di Masjid Al Muhajirin, RT 17, Kelurahan Bukit Biru, dan akan terus berlanjut hingga menjangkau seluruh titik yang telah ditentukan.

“Safari Ramadan ini adalah momen istimewa bagi kami untuk lebih dekat dengan masyarakat. Kami ingin mendengar langsung aspirasi mereka, berbagi nilai-nilai keagamaan, serta memperkuat kebersamaan dalam suasana Ramadan,” ujar Sukono, Jumat (7/3/2025).

Camat Tenggarong, Sukono

Kegiatan ini akan melibatkan berbagai elemen, termasuk pegawai kecamatan, Dewan Masjid Indonesia (DMI), dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan. Selain itu, akan ada sesi tausiyah dan diskusi bersama masyarakat untuk membangun kesadaran spiritual serta memperkuat sinergi dalam pembangunan daerah.

Sukono menginginkan Safari Ramadan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi wadah komunikasi antara pemerintah dan warga. Harapannya, ada kerja sama yang lebih erat dalam membangun daerah secara berkelanjutan.

Selain itu, pemerintah juga akan menggunakan Safari Ramadan sebagai sarana untuk menyosialisasikan program-program pembangunan di Tenggarong. Dengan adanya interaksi langsung, masyarakat diharapkan bisa memberikan masukan dan berperan aktif dalam mendukung kebijakan pemerintah.

Meski fokus pada kegiatan keagamaan, Sukono menegaskan, pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama selama bulan Ramadan. Ia mengingatkan bahwa menjalankan ibadah puasa tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan produktivitas, terutama dalam melayani masyarakat.

“Ramadan bukan hanya tentang ibadah pribadi, tetapi juga bagaimana kita tetap menjalankan tanggung jawab sehari-hari. Kami pastikan seluruh layanan publik tetap berjalan optimal agar masyarakat tidak mengalami kendala dalam mendapatkan layanan pemerintahan,” tegasnya. (Adv diskominfo kukar)

« Previous PageNext Page »

  • vb