Hingga Juni, 113 Desa Se-Kutim Nikmati Listrik PLN

July 26, 2024 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA – Di tengah gegap gempita pembangunan nasional, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam meningkatkan akses listrik bagi warganya. Hingga Juni 2024 ini, sebanyak 113 desa di Kutim telah teraliri listrik oleh PLN, sementara 28 desa lainnya masih mengandalkan sumber listrik non-PLN. Ini merupakan langkah progresif dalam mewujudkan pemerataan listrik di wilayah yang luas dan beranekaragam.

Salah satu momen penting terbaru dalam perjalanan elektrifikasi di Kutim adalah peresmian nyala listrik 24 jam di Desa Bukit Permata, Kecamatan Kaubun, dan Desa Sekerat di Kecamatan Bengalon. Peresmian ini disambut dengan antusias oleh warga setempat yang telah sangat lama menantikan aliran listrik stabil di desanya.

“Ini adalah bagian dari upaya kami untuk memastikan setiap desa di Kutai Timur mendapatkan akses listrik yang layak,” ungkap Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, saat peresmian di setiap desa.

Menurutnya, sambungan listrik ini bukan hanya sekadar penyediaan energi, tetapi merupakan pemicu perkembangan ekonomi dan sosial masyarakat setempat. Bersinergi dengan PT PLN yang tengah konsen meningkatkan rasio elektrifikasi listrik di Kabupaten Kutim.

Kepala Bagian Sumber Daya Alam Setkab Kutim Arif Nur Wahyuni, menambahkan, program peningkatan elektrifikasi masih jauh dari kata selesai.

“Kami terus bersinergi dengan PT PLN untuk memastikan aliran listrik yang lebih merata dan stabil. Dalam beberapa bulan mendatang, masih ada beberapa desa lain yang akan segera terhubung dengan listrik PLN 24 jam,” tegas Arif.

Saat ini, rasio desa berlistrik di Kutim mencapai 80,14 persen untuk desa yang teraliri listrik PLN dan 19,86 persen untuk desa yang masih menggunakan sumber listrik non-PLN. Sedangkan rasio elektrifikasi mencapai 84 persen untuk PLN dan 15,99 persen untuk non-PLN. Angka ini menunjukkan tantangan yang masih harus dihadapi, terutama untuk daerah-daerah terpencil yang sulit dijangkau oleh infrastruktur listrik konvensional.

Para pemangku kepentingan di Kutim telah menyadari bahwa elektrifikasi bukan sekadar proyek utilitas. Ini adalah vital bagi kemajuan daerah, terutama bagi desa-desa terpencil yang selama ini sulit mendapatkan akses terhadap sumber energi dasar. Masyarakat di desa-desa tersebut tidak hanya menginginkan penerangan untuk rumah mereka, tetapi juga membutuhkan daya untuk menggerakkan roda ekonomi, seperti usaha kecil dan menengah, pendidikan, serta kesehatan.

Dalam upaya mendukung elektrifikasi, beberapa desa di Kutim telah memanfaatkan energi baru terbarukan. Desa Tepian Terap di Kecamatan Sangkulirang, misalnya, menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). Sementara itu, tiga desa lainnya, yaitu Desa Pulau Miang di Kecamatan Sangkulirang, serta Desa Tadoan dan Desa Sandaran di Kecamatan Sandaran, telah mengadopsi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terpusat.

Program strategis Bupati Ardiansyah mencakup penyediaan listrik untuk desa-desa yang terisolasi, meningkatkan infrastruktur listrik yang ada, dan mengembangkan energi terbarukan. Langkah-langkah ini sangat penting dalam menjamin aksesibilitas, serta keterjangkauan harga listrik bagi penduduk. Awalnya, dari total 139 desa dan 2 kelurahan yang ada di Kutim, masih tersisa 33 desa yang belum merasakan manfaat elektrifikasi PLN. Namun, dengan progress listrik di Desa Bukit Permata dan Sekerat, maka jumlah tersebut terus berkurang. Kini, semangat dan optimisme masyarakat setempat semakin meningkat berkat komitmen pemkab dan PLN.

“Kami berharap, dengan adanya listrik, usaha kami bisa lebih berkembang dan anak-anak bisa belajar dengan baik di malam hari,” ungkap salah seorang warga Desa Sekerat.

Arif Nur Wahyuni mengungkapkan harapannya bahwa program ini dapat menjadi model bagi daerah lain. Dia ingin Kutim menjadi simbol perubahan, seluruh desa teraliri listrik dengan baik dan masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dari program ini.

“Ini adalah harapan besar bagi banyak orang, yang kini menantikan kegelapan yang perlahan sirna digantikan oleh benderang lampu listrik,” tambah Arif.

Dengan langkah yang terus dilakukan melalui kebijakan Bupati Kutim, daerah ini semakin mendekati visi besarnya, yakni menciptakan wilayah yang tidak hanya memiliki akses listrik, tetapi juga meraih kesejahteraan dan pencerahan bagi seluruh masyarakatnya. (**)

Bupati Kutai Timur Janji Gratiskan Seragam dan Buku  Siswa TK hingga SMP

July 26, 2024 by  
Filed under Kutai Timur

TELUK PANDAN– Bupati Kutai Timur H Ardiansyah Sulaiman mengumumkan kebijakan baru yang menghebohkan publik. Setelah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) disahkan nanti, pemerintah daerah akan membagikan seragam dan buku sekolah secara gratis tidak hanya untuk siswa baru, tetapi juga seluruh siswa dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri.

Pernyataan ini disampaikan saat ia menghadiri acara pengukuhan Kelompok Tani (Poktan) Telaga Bening yang berlokasi di RT 13 Bukit Cemangi, Desa Teluk Pandan, Kecamatan Teluk Pandan, sekaligus melakukan penanaman perdana cabai pada hari Rabu (24/7/2024).

Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi para orang tua dan memastikan bahwa semua anak di Kutim mendapatkan akses pendidikan yang layak. Ardiansyah menyadari bahwa pendidikan adalah fondasi utama dalam menciptakan generasi muda yang berkualitas dan siap bersaing di masa depan.

Ratusan masyarakat, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan petani setempat turut hadir dalam acara tersebut. Mereka menyambut baik kebijakan ini, karena selain berdampak positif pada pendidikan, juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam memajukan daerah. Terutama membantu meringankan beban para petani yang juga memiliki anak usia sekolah.

Ardiansyah juga menyampaikan bahwa program seragam dan buku gratis ini merupakan bagian dari visi besar pemerintahannya untuk menciptakan Kutim yang sejahtera dan berdaya saing. Menuju visi Kabupaten Kutim 2045 yakni “Kutim Hebat”.

“Kami ingin memastikan tidak ada anak di Kutim yang putus sekolah karena alasan ekonomi. Dengan adanya bantuan ini, kami berharap anak-anak lebih semangat dalam belajar dan meraih cita-cita mereka,” tambahnya.

Program ini bukan hanya sekadar memberikan bantuan material, tetapi juga sebuah langkah strategis untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih baik. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Kutim telah melakukan berbagai terobosan untuk meningkatkan mutu pendidikan, termasuk peningkatan kualitas guru dan fasilitas sekolah.

Sementara itu, dalam acara pengukuhan Kelompok Tani Telaga Bening, Ardiansyah mengapresiasi kerja keras para petani yang terus berinovasi dan berkontribusi dalam pembangunan daerah. Penanaman perdana cabai ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan produksi pertanian lokal dan kesejahteraan petani.

“Pertanian adalah tulang punggung perekonomian kita. Dengan dukungan semua pihak, kita yakin sektor pertanian Kutim akan semakin maju dan mampu memenuhi kebutuhan pangan daerah,” tutupnya.

Kebijakan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia, bahwa dengan komitmen yang kuat, pemerintah daerah mampu membuat perubahan signifikan dalam sektor pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. (fj)

SMP Binaan PT Karyanusa Eka Daya Tingkatkan Kedisplinan Siswa melalui Latihan Baris-Berbaris

July 24, 2024 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) merupakan serangkaian kegiatan wajib yang diikuti oleh peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah, termasuk kurikulum, sarana prasarana, dan aturan yang berlaku. SMP Karya Nusa Lestari Kecamatan Telen, Kutai Timur yang merupakan sekolah binaan PT Karyanusa Ekadaya (KED), mengemas kegiatan MPLS dengan penuh inovasi dan kreativitas sejak sekolah memasuki tahun ajaran baru kembali pada tanggal 15 Juli 2024.

Dalam rangkaian kegiatan yang telah terlaksana meliputi Sosialisasi Kurikulum dan Kesiswaan, Simulasi Kebakaran oleh Tim Manajemen Fire PT Karyanusa Eka Daya, Sosialisasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), Menonton Film Pendek Anti Perundungan, dan Latihan Baris-Berbaris oleh Tim Security PT KED, Jumat (19/07/24).

Latihan baris-berbaris ini diikuti oleh seluruh peserta didik kelas VII dengan penuh semangat. Melalui kegiatan ini, SMP Karya Nusa Lestari ingin menanamkan nilai-nilai kedisplinan dan ketahanan kepada para siswa. Kegiatan ini juga sejalan dengan penerapan Kurikulum Merdeka yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, khususnya dalam cakupan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Diharapkan para siswa mampu memiliki sikap disiplin dan tanggung jawab dalam mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah, serta mampu membangun kerjasama tim untuk mencapai tujuan bersama.

Kegiatan MPLS ini dihadiri oleh beberapa pihak, di antaranya Doli Bahrein Janagori Nasution Community Development Officer (CDO) PT KED, Eko Budiono Wakil CDO dan Admin PT KED, Erwin Wijaya Anggota CDO dan Security PT KED, dan Kurnia Annisa Ketua MPLS.

Doli Bahrein Janagori Nasution Community Development Officer (CDO) PT Karyanusa Eka Daya, mengatakan jika berkolaborasi dengan SMP Karya Nusa Lestari merupakan hal yang menyenangkan baginya selaku pimpinan dari Security, karena baginya sekolah yang juga terdiri dari anak karyawan tersebut merupakan penerus masa depan dan kelak menjadi pengganti semua orang.

“Selaku pimpinan dari tim security dari perusahaan, saya sangat bersemangat karena berkesempatan dalam melatih siswa lebih disiplin, bertanggung jawab, serta kerja sama dalam kegiatan baris-berbaris,” ujar Doli saat ditemui di SMP Karya Nusa Lestari.

Irfan Nugroho, perwakilan Guru di SMP Karya Nusa Lestari, mengucapkan terima kasih kepada perusahaan atas dukungan yang diberikan kepada siswa.

“Saya berharap bahwa siswa dapat memperoleh manfaat dari kegiatan Baris-Berbaris dalam MPLS ini,” ujar Irfan.

Pada kesempatan tersebut, Doli juga berharap kelak kita semua dapat melahirkan generasi penerus bangsa yang terbaik untuk terjun dalam masyarakat.

Dengan adanya kegiatan ini, PT Karyanusa Eka Daya berharap koordinasi, komunikasi, dan kerjasama antara perusahaan dan yayasan pendidikan dapat terus terjalin dengan baik, serta memberikan manfaat nyata bagi peserta didik di SMP Karya Nusa Lestari. *

Desa Sekerat Kini Nikmati Listrik 24 Jam PLN

July 18, 2024 by  
Filed under Kutai Timur

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menekan tombol tanda simbolis peresmian listrik 24 jam Desa Sekerat. Foto: Irfan

BENGALON – Warga desa Sekerat Kecamatan Bengalon Kabupaten Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur saat ini telah dapat menikmati listrik PLN selama 24 jam. Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman didampingi Manajer PLN UP3 Bontang Dody Suhendra sisela-sela pembukaan Festival Sekerat Nusantara (FSN) III meresmikan listrik 24 jam PLN, Selasa (16/7/2024) malam.

Ardiansyah Sulaiman  menyambut baik atas jerih payah PLN sudah bisa mewujudkan listrik 24 jam di Desa Sekerat. Masih ada 40 desa belum teraliri di antaranya di Kecamatan Sandaran dan Long Mesangat.

“Pemkab Kutim terus berkomitmen dalam memperhatikan kesejahteraan infrastruktur dasar dalam hal ini listrik untuk masyarakat,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan agar untuk berhati-hati instalasi lama jangan sampai kabel yang tidak safety bisa membuat kebakaran.

Sementara itu, Kepala Desa Sekerat Sunan Dhika mengutarakan adanya listrik 24 jam PLN di desanya tentunya dapat membangkitkan Desa Sekerat menjadi desa luar biasa.

“Ada potensi yang banyak membangkitkan ekonomi kerakyatan tentunya. Kita siap memajukan daerah dengan pembangunan di segala bidang,” urainya.

Senada, Manajer PLN UP3 Bontang Dody Suhendra turut mengucapkan selamat akhirnya masyarakat Desa Sekerat menikmati listrik 24 jam setelah menunggu 79 tahun baru merdeka dimana baru ada listrik.

“Tentunya pembangunan listrik ini kami PLN menjalankan penugasan pemerintah melistriki desa-desa. Jadi membuktikan PLN mampu menjalankan penugasan tersebut dan kami harap seluruh desa segera menyala sesuai semangat Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dalam mendorong kami melistriki desa semua yang ada di Kutim bisa terang benderang,” paparnya.

Selanjutnya, hal yang berubah listrik desa pertama pastinya yakni suara desa menjadi hening biasanya jenset nyaring bertarung. Adanya listrik 24 jam ini tentunya tidak lagi ada suara bising menjadi hilang. Listriknya menyala 24 jam jauh lebih murah dan hemat udara sekitar menjadi bersih. Kemudian listrik Sekerat memberikan dampak besar bisa dibangun sentra ekonomi karena kami membangun 7 kilometer jaringan dengan besar kekuatan 700 kilo volt amphere( Kva).

“Kita masih mengaliri 120 di Desa Sekerat,  masih ada 500 lagi yang belum. Tentunya ini bertahap,” tutupnya. (fj)

Bupati Kutim Raih Penghargaan Pembinaan Kewirausahaan dan Pengembangan Koperasi

July 12, 2024 by  
Filed under Kutai Timur

Seskab Kutim Rizali Hadi saat menerima penghargaan yang ditujukan untuk Bupati Kutim di puncak peringatan Harkopnas di Jakarta

JAKARTA– Indonesia memperingati Hari Koperasi Nasional yang ke-77, sebuah momentum bersejarah yang tak lepas dari perjalanan panjang koperasi di tanah air. Peringatan ini semakin semarak dengan berbagai acara yang digelar oleh Pemerintah Pusat. Termasuk pameran UMKM yang diikuti oleh berbagai instansi dari seluruh pemerintaj kabupaten dan kota di Indonesia.

Ketua Umum Dekopin DR Sri Untari Bisowarno, menyampaikan beberapa hal umum seperti kontribusi koperasi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia saat ini mencapai 3,5 persen. Dia juga menegaskan pentingnya momen ini sebagai kesempatan emas untuk mencetak generasi muda, khususnya anak-anak SMK, sebagai pilar penerus kemajuan koperasi dan UMKM menuju Indonesia Emas.

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim), dalam hal ini Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman mendapatkan pengakuan istimewa dan piala serta piagam penghargaan, atas prestasi dalam pembinaan kewirausahaan dan pengembangan koperasi. Penghargaan ini diterima oleh Sekretaris Kabupaten Kutai Timur (Seskab Kutim) Rizali Hadi, yang mewakili hadir Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman.

Dalam wawancara singkat, Seskab Rizali Hadi yang didampingi oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kutim Teguh Budi Santoso, mengungkapkan rasa bangganya.

“Kami sangat mengapresiasi kemajuan luar biasa yang dicapai koperasi di Kutai Timur. Ini adalah prestasi yang patut kita syukuri. Ke depannya, kami (Pemkab Kutim) akan berupaya mempertahankan dan mengembangkan prestasi ini dalam memajukan wirausaha. Karena koperasi adalah pilar utama dalam pengembangan UMKM di Kutai Timur,” ujar Rizali mewakili Bupati, Jumat (12/7/2024).

Acara peringatan yang digelar di Smesco Convention Hall ini semakin meriah dengan penampilan Lilo, mantan anggota grup musik legendaris Kla Project. Kehadirannya berhasil memeriahkan suasana dan menambah semarak perayaan Hari Koperasi yang ke-77 ini.

Peringatan Harkopnas ke-77 bukan hanya sebuah seremoni, tetapi juga pengingat akan pentingnya peran koperasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, koperasi diharapkan mampu menjadi lokomotif perubahan menuju Indonesia yang lebih makmur dan sejahtera. (**)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1108126
    Users Today : 186
    Users Yesterday : 4305
    This Year : 44636
    Total Users : 1108126
    Total views : 10835965
    Who's Online : 49
    Your IP Address : 216.73.216.135
    Server Time : 2026-01-11