Konstituen Dewan Pers di Kutim Berbagi Ratusan Takjil

April 11, 2022 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA – Tiga organisasi konstituen Dewan Pers di Kutai Timur tak mau ketinggalan berbagi keberkahan di momen Ramadan tahun ini. Tiga organisasi konstituen Dewan Pers itu masing-masing organisasi wartawan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), serta dua organisasi perusahaan pers yakni Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), dan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kutim.

Jika sebelumnya, Jumat (10/4/2022) melaksanakan bersih lingkungan di Lingkar Masabang Sangatta Selatan, ketiga organisasi ini kembali melakukan aksi berbagi takjil, Minggu (10/4/2022) tadi.

Ratusan takjil dibagikan untuk masyarakat Kutim. Pembagian difokuskan di Simpang 4 Lampu Lalulintas (traffic light) Jalan Karya Etam Desa Sangatta Utara Kecamatan Sangatta Utara.

Ketua PWI Kutim, Ibnu Djuraid bersama Sekretaris Wardi mengatakan, kegiatan dimulai pukul 16.30 Wita-18.00 Wita. Acara ini merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan setiap Ramadan.

“Usai berbagi takjil, kami lanjut buka bersama sesama anggota PWI, SMSI, dan JMSI,” ujar Ibnu.

Meskipun kerap melakukan pertemuan antar-wartawan, namun silaturahmi tak boleh terputus. Apalagi hal ini dilakukan di momen Ramadan. Tentu akan menambah nilai ibadah. “Semoga saja silaturahmi ini terus terjalin. Pun harapan kami, takjil yang dibagikan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Ketua SMSI Kutim, Dhedy, SP bersama Sekretaris Muhammad Yodiq mengaku, ini kali kedua berbagi takjil untuk masyarakat. Diketahui, SMSI Kutim baru aktif sejak 2022. “Meskipun baru terbentuk, namun program sudah berjalan jauh sebelum SK diterima. Di antaranya berbagi takjil pada tahun lalu dan saat ini,” kata Dhedy.

Keberadaan SMSI tak hanya menaungi media, akan tetapi memberikan manfaat lebih untuk masyarakat. Khususnya di Kutim. Baik masalah pemberitaan maupun kegiatan sosial yang berhubungan langsung dengan masyarakat maupun pemerintah.

“Kami akan selalu berjalan beriringan dengan organisasi konstituen Dewan Pers. Seperti PWI dan JMSI yang ada di Kutim,” pungkasnya. (wrd)

Ekspose Hasil Pembangunan, Wakil Bupati Yakin Realisasikan Program Kerja

March 3, 2022 by  
Filed under Kutai Timur

Kasmidi Bulang saat Ekspose Hasil Pembangunan satu Tahun Pemerintahan ASKB di ruang Meranti (foto: Wahyu Yuli Artanto)

SANGATTA– Optimisme dalam membangun Kutai Timur Sejahtera Untuk Semua akan dapat terwujud sesuai target yang sudah ditentukan, hal itu disampaikan Wakil Bupati H Kasmidi Bulang saat Ekspose Hasil Pembangunan satu tahun Ardiansyah Sulaiman dan Kasmidi Bulang (ASKB) yang digelar diruang Meranti, Kantor Bupati,Rabu,(3/2/2022).

“Walaupun masih kondisi Pandemi, kita mampu merealisasikan program yang sudah ada secara bertahap,dan sebagai  wujud komitmen kami(ASKB) untuk menyelesaikan,” jelasnya.

Secara umum Kasmidi menjelaskan  terkait 7 program strategis yang menjadi andalan bersama Bupati Ardiansyah Sulaiman, perlahan tapi pasti akan mampu terwujud dengan didukung sepenuhnya  oleh semua stekholder terkait tidak terkecuali masyarakat Kutim.

Program Infrastruktur merupakan salah satu bidang yang sudah bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sebagai salah stu upaya pemerataan pembangunan di 18 Kecamatan yang ada.

“Ditahun kemarin (2021), Sebanyak 10.500 Lahan yang sudah tersertifikasi oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang merupakan Program sertifikasi lahan, sebagai upaya mendukung kapasitas lahan masyarakat yang ada di Kecamatan Sangatta Selatan, Kecamatan Teluk Pandan serta Kecamatan Muara Wahau,” jelasnya.

Kasmidi Membeberkan, yang tidak boleh dilupakan adalah perbaikan dan peningkatan gang, jembatan dan jalan antar kecamatan,yang juga menjadi bagian dari program prioritas yang masuk dalam bidang infrastruktur tersebut, antara lain peningkatan jalan lingkungan berupa Semenisasi jalan antar kecamatan dan Gang pada  tahun 2021 sepanjang 13 Km.

“Serta peningkatan kualitas jalan yang sebelumnya masih tanah sepanjang 59 km,” urainya.

Selanjutnya , Rehabilitasi serta pembangunan  jembatan dengan Kontruksi beton sepanjang 37,7 Km dan pembangunan jembatan kontruksi kayu sepanjang 500 meter. Rehabilitasi rumah layak huni juga menjadi salah satu capaian program keberhasilan pembangunan  pemkab Kutim di tahun 2021, dimana sebanyak 1028 hunian masyarkat yang tersebar di 18 Kecamtan, program tersebut sebagai upaya meningkatkan kualitas warganya agar hidup lebih sejahtera.yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus(DAK) dan Benkeu. Kemudian, pembangunan instalasi pengelolaan air limbah Komunal sebanyak 4 unit.

“Peningkatan jalan Kabupaten dengan Hotmix beton sepanjang 7,1 km dengan menggunakan dana DAK, dan pemeliharaan jalan Kabupaten sepanjang 26,4 km dengan metode swakelola,”jelasnya.

Sebagai daya dukung sektor pertanian yang juga menjadi bagian dari misi pembangunan daerah, sepanjang tahun 2021 pemerintah kabupaten membangun 5 embung (Penampung air) yang tersebar di beberapa Kecamatan yang ada di Kutim.

“Dengan kondisi curah hujan yang cukup tinggi kita juga melakukan  normalisasi 8 sungai,’terangnya.

Penyedian jaringan internet desa yang masuk skala prioritas Pemkab Kutim juga tak ketinggalan, sepanjang tahun 2021 sebanyak 72 desa yang tersebar di 18 kecamatan.

“Sesuai janji kita(ASKB) saat kampanye, kini masyarakat sudah  bisa menikmati layanan (internet) tersebut, dan sisanya di tahun ini(2022) akan segera kita selesaikan, “pungkasnya. (*/k6)

Yuriansyah Ditunjuk Jadi Penjabat Seskab

March 3, 2022 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA– Mengisi kekosongan “kursi” jabatan Sekretaris Kabupaten (Seskab) definitif Kutai Timur (Kutim), akhirnya Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman menunjuk Yuriansyah sebagai Pejabat (Pj) Seskab. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah Yuriansyah sebagai Pj Seskab dilaksanakan di ruang Meranti, Kantor Bupati, Rabu (2/3/2022). Disaksikan Wakil Bupati H Kasmidi Bulang, Ketua DPRD Kutim Joni, Forkopimda dan beberapa pimpinan OPD.

Pengangkatan dan Pelantikan Penjabat Seskab Kutim ini dilakukan berdasarkan Keputusan Bupati Kutim Nomor: 821/115/BKPP-MUT/III/2020 tanggal 2 Maret 2022. Dengan memperhatikan Surat Gubernur Kaltim Nomor: 821.2/III.3-1213/TUUA/BKD/2022 tanggal 24 Februari 2022. Ardiansyah menjelaskan pelantikan dan pengambilan sumpah Pj Seskab hari ini merupakan amanat Peraturan Presiden Nomor 3 tahun 2018 tentang Penjabat Seskab. Serta Permendagri Nomor 91 tahun 2019 tentang Penunjukan Penjabat Seskab.

“Penjabat Sekretaris Daerah akan mengemban tugas selama tiga bulan. Sejak tanggal dilantik dan atau berakhir dengan sendirinya saat Sekretaris Daerah defenitif hasil dari seleksi terbuka dilantik Bupati,” tambah orang nomor satu di Pemkab Kutim tersebut.

Kemudian Ardiansyah meminta Pj Seskab yang baru, bekerja dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab. Sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Tak lupa ia mengucapkan selamat bertugas kepada Yuriansyah yang saat dilantik turut disaksikan sang istri.

“Selamat mengemban amanah ini dengan baik, jaga martabat diri dan Pemkab Kutim. Dalam melaksanakan tugas, harus jujur dan tidak menyimpang dari aturan yang berlaku” pesannya.

Selanjutnya Bupati Ardiansyah menyampaikan harapannya kepada Pj Seskab untuk dapat mengkoordinasikan semua program administratif dan kebijakan Pemkab Kutim. Khususnya dalam melaksanakan tugas pembangunan di Kutim. Seperti soal keterlambatan pembayaran gaji ASN dan TK2D di lingkungan Sekretariat Kabupaten (Setkab), karena belum adanya pejabat definitif atau Pengguna Anggaran (PA) yang memiliki kewenangan untuk pencarian anggaran. Pelantikan Pj Seskab yang dimulai pukul 14.00 WITA berakhir sekitar pukul 14.30 WITA. (*)

Plh Seskab Kutim Buka Bimtek Kearsipan Garapan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan

March 1, 2022 by  
Filed under Kutai Timur

Plh Seskab Suroto bersama peserta Bimtek Kearsipan diruang Akasia GSG Bukit Pelangi (foto Wahyu Yuli Artanto)

SANGATTA– Sesuai dengan amanat dari Undang-Undang(UU) Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan khususnya, Pasal 9 ayat tiga bahwa kepada seluruh pencipta arsip untuk melaksanakan pengelolaan arsip secara dinamis. Meliputi arsip vital, arsip terjaga, arsip aktif, dan arsip inaktif,

“Arsipmempunyai manfaat yang besar bagi organisasi penciptanya, baik sebagai bahan perencanaan, pengambilan keputusan, pengawasan, bukti akuntabilitas kinerja, “ujar Plh Seskab Kutim Suroto, sebelum membuka Bimtek Pengelolaan Arsip Dinamis oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kutai Timur(Kutim), diruang Akasia, Gedung Serba Guna, Bukit Pelangi, Selasa,(01/3/2022).

Dengan pertimbangan frekuensi penggunaan yang tinggi dan kepentingan bagi manajemen  organisasi, maka sambung Suroto, arsip  harus dikelola dengan baik dan benar. Sehingga arsip mudah disimpan, mudah ditemukan, dengan biaya perawatannya murah dan terjamin keselamatannya.

“Dengan diterbitkannya UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik yang mewajibkan kepada seluruh pencipta arsip agar menyediakan informasi untuk kepentingan publik,”ujar Suroto dihadapan Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kutim, Suriansyah serta undangan lainnya.

Terakhir Suroto berharap, hasil pelaksanaan pengembangan kompetensi di bidang Kearsipan di lingkungan Pemkab Kutim ini, dapat langsung menerapkan ilmunya dengan baik, dan siap mengelola kearsipan terutama dalan menyongsong pemerintahan berbasis digital.

Sebelumnya Kadis Perpustakaan dan Kearsipan, Suriansyah mengatakan, kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut, diikuti oleh secara bertahap oleh seluruh OPD se Kabupaten Kutim.

“Untuk hari ini, jumlah Peserta sebanyak 36 orang dari 6 OPD, yang merupakan Pegawai yang sudah mempunyai SK Pengelola Arsip yang dikeluarkan oleh Kepala Dinas masing-masing, ” ujarnya. (*/wrd)

Agus Aras : Penyelesaian Pembangunan Pelabuhan  Sangatta Harus Menjadi Prioritas Utama

February 8, 2022 by  
Filed under Daerah, Kutai Timur

H. Agus Aras – Anggota Komisi III DPRD Kaltim

SANGATTA – Keputusan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) yang menggandeng BUMN PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV dalam pengembangan dan pemanfaatan Pelabuhan Sangatta di Kenyamukan, Kutim mendapat sorotan dari berbagai pihak.

Menyerahkan pengelolaan Pelabuhan Sangatta yang merupakan asset daerah Kutim kepada pihak luar (BUMN) dipandang akan berpotensi merugikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan tidak banyak berkontribusi bagi kesejahteraan warga Kutim. Apalagi pembangunan pelabuhan yang sangat dinantikan  warga Kutim ini belum jelas penyelesaiannya.

Anggota DPRD Kaltim H. Agus Aras  saat ditemui awak media Selasa, (8/2/2022) sangat menyayangkan keputusan Pemkab Kutim tersebut, yang dapat menghilangkan potensi pendapatan asli daerah Kutim tersebut, dia pun menyarankan sebaiknya Mou dengan Pelindo itu ditinjau ulang Pemkab Kutim, mengingat pelabuhan juga belum fungsional.

Lebih lanjut dikatakan, harusnya pemkab Kutim fokus pada percepatan penyelesaian pembangunan pelabuhan Kenyamukan Sangatta agar bisa segera fungsional. Apalagi kondisi eksisting saat ini masih butuh anggaran besar untuk penuntasan akses jalan penghubung dan juga causeway pelabuhan.

Menurutnya pengelolaan dan pemanfaatan Pelabuhan Sangatta di Kenyamukan sebaiknya dikelola oleh perusahaan daerah Kutim sehingga bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD)  Kutim yang berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kutim

“Jikapun nanti pelabuhan sudah fungsional agar kerja sama pengelolaannya cukup dengan perusda di Kutim agar pendapatan asli daerah dari pelabuhan optimal,” tegasnya.

Sementara itu, Muhammad Herman – aktivis sosial di Sangatta Kutim memandang, MoU yang memberikan pengelolaan pemanfaatan Pelabuhan Sangatta di Kenyamukan kepada BUMN akan merugikan pendapatan daerah karena hampir dipastikan pendapatan dari pelabuhan akan dibagi dengan perusahaan luar daerah.

Selain itu, seharusnya pihak Pemkab Kutim sebelum mengambil langkah menyerahkan pengelolaan pelabuhan kepada BUMN PT. Pelindo  mendengarkan masukan pemangku kepentingan pelabuhan Sangatta.

“Pelabuhan Sangatta adalah asset daerah, sudah selayaknya berkontribusi bagi daerah dan warga Kutim, harus ada pelibatan semua pihak, jangan asal MoU saja dengan pihak perusahaan luar daerah, yang akan merugikan daerah di kemudian hari,” ujar Herman.

Pelabuhan Sangatta di Kenyamukan, Kutim yang merupakan asset daerah Kutim,  selayaknya bermanfaat untuk warga Kutim dan berbuah peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pelabuhan kenyamukan Sangatta sangat dinanti-nanti oleh warga Kutai Timur agar cepat dapat berfungsi, sehingga dapat memacu pertumbuhan ekonomi Kutim dengan semakin lancarnya arus barang kebutuhan masyarakat lewat pelabuhan tersebut.

Seperti diketahui, Pemkab Kutai Timur (Kutim) bersama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV melakukan penandatanganan kesepakatan bersama terkait rencana kerja pengembangan dan pemanfaatan Pelabuhan Sangatta di Kenyamukan, Kutim. Momen penandatanganan berlangsung di Sungai Pinang Room Hotel Bumi Senyiur, Senin (7/2/2022). (hel)

 

« Previous PageNext Page »

  • vb