Perumdam Tirta Kencana Kuras IPA Selili

May 18, 2026 by  
Filed under PDAM Samarinda

SAMARINDA – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Samarinda menjadwalkan pengurasan bak pengendap clarifier, dan bak Water Treatment Plant (WTP) pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Selili, Selasa (19/5/2026)

Humas & Kesekretariatan Perumdam Tirta Kencana Samarinda Taufik menyampaikan pengurasan dimulai pukul 08.00 Wita hingga selesai. Pengurasan ini merupakan pemeliharaan rutin instalasi bak reservoir dan bak clarifier  yang sudah menjadi agenda di IPA Selili.

Wilayah terdampak  jalur IPA Selili yakni Jalan Lumba Lumba, Jalan S Alimudin, Jalan Pelita 1,2 dan 3, Jalan Sultan Sulaiman, Jalan Padat Karya, Jalan sejati 1,2 dan 3, Jalan Rumbia, Perum Unmul, Perum PKL dan sekitarnya.

“Kami mengimbau kepada masyarakat dan pelanggan di jalur  IPA tersebut  untuk bisa menampung air sebagai persediaan selama masih mengalir karena selama pengurasan berlangsung aliran distribusi terganggu,” terang Taufik.

Dijelaskan, IPA Selili dalam satu tahun minimal melakukan pengurasan sebanyak empat kali atau setiap tiga bulan. Meski demikian, pengurasan juga dilakukan jika filter sudah terlihat kotor. Demikian juga ketika vlug air sudah mulai naik ke permukaan.

Perumdam Tirta Kencana menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya layanan.  Kegiatan pengurasan ini bertujuan untuk menjaga kualitas agar kejernihan produksi air bersih selalu tetap terjaga. Untuk info dan pelaporan bisa hubungi contact center hotline 0541-2088100 atau Chat WA 0811553536 (*)

Koperasi Desa Merah Putih Loa Lepu Jadi Percontohan Penguatan Ekonomi Desa di Kukar

May 17, 2026 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Loa Lepu, Kecamatan Tenggarong Seberang, menjadi salah satu koperasi yang diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam peluncuran serentak 1.061 KDMP se-Indonesia, Sabtu (16/5/2026).

Peresmian nasional yang dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, tersebut dilaksanakan secara hybrid dan diikuti seluruh daerah melalui sambungan virtual. Di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), kegiatan dipusatkan di KDMP Loa Lepu dengan rangkaian pemotongan pita serta penandatanganan prasasti oleh Bupati Kukar Aulia Rahman Basri bersama Dandim 0906/Kukar Letkol Arm Benny Budiman, Sekretaris Daerah Kukar H. Sunggono, Wakil Ketua  DPRD Kukar Abdul Rasid, Asisten II Muhamad Iriyanto, Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kukar Muhammad Reza, camat, serta kepala desa setempat.

Peresmian KDMP tersebut menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa. Selain mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, keberadaan koperasi modern itu juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan serta memperpendek rantai distribusi kebutuhan pokok masyarakat.

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menyampaikan, peluncuran serentak KDMP merupakan tonggak penting dalam mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto sekaligus sejalan dengan visi pembangunan daerah melalui Program Kukar Idaman Terbaik.

Menurutnya, konsep KDMP mengusung semangat ekonomi progresif dengan membangun ekosistem ekonomi desa yang saling terintegrasi, mulai dari sektor produksi, distribusi hingga pemasaran kebutuhan masyarakat.

“KDMP menganut ekonomi baru progresif yang membangun ekosistem perekonomian menjadi penyuplai bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat,” ujar Aulia.

Ia berharap keberadaan KDMP Loa Lepu mampu menjadi contoh pengembangan koperasi desa di seluruh wilayah Kukar. Dengan dukungan masyarakat dan pemerintah, koperasi diyakini dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan.

“Kehadiran KDMP bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat. Untuk itu mari kita bersatu saling memberikan dukungan pembangunan KDMP ini, semoga KDMP Loa Lepu menjadi pionir bagi KDMP di seluruh kecamatan di Kukar,” harapnya.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya menegaskan keberhasilan pengoperasian 1.061 koperasi desa dalam waktu relatif singkat menunjukkan keseriusan pemerintah membangun fondasi ekonomi nasional dari desa.

 

Menurut Presiden, koperasi tidak hanya menjadi wadah usaha masyarakat, tetapi juga instrumen strategis untuk menciptakan pemerataan kesejahteraan dan memperkuat ekonomi rakyat.

“Program Koperasi Desa Merah Putih diharapkan mampu menjadi pusat distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok masyarakat, sehingga rantai pasok lebih pendek dan keuntungan ekonomi dapat dirasakan langsung oleh warga desa,” jelas Presiden.

Pemerintah Kabupaten Kukar sendiri terus mendorong penguatan sektor koperasi dan UMKM sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi daerah. Melalui pembinaan kelembagaan, penguatan manajemen usaha, hingga digitalisasi koperasi, Pemkab Kukar optimistis keberadaan KDMP mampu membuka peluang usaha baru, meningkatkan pendapatan masyarakat desa, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi lokal di tengah tantangan global.(kk06).

SMSI Kaltim Serukan Insan Pers Junjung Kode Etik Jurnalistik

May 17, 2026 by  
Filed under Kalimantan Timur

Wiwid Marhaendra Wijaya

SAMARINDA – Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Timur, Wiwid Marhaendra Wijaya, mengingatkan insan pers di Bumi Etam untuk tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik di tengah derasnya arus informasi digital serta maraknya hoaks dan disinformasi.

“Kebebasan pers harus diimbangi dengan pertanggungjawaban. Pers harus memproduksi karya jurnalistik yang profesional dan sesuai kode etik jurnalistik,” ujarnya di Kantor SMSI Kaltim, Jalan Biola Samarinda, Sabtu (16/5/2026).

Wiwid mengatakan, media memiliki peran penting sebagai sumber informasi yang kredibel dan dapat dipercaya publik, khususnya saat masyarakat menghadapi isu-isu besar yang membutuhkan informasi akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Masyarakat tetap membutuhkan rujukan informasi dari media yang mampu menyajikan berita secara benar dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Ia juga mengimbau insan pers di Kaltim untuk tetap berpegang pada objektivitas, profesionalisme, dan etika dalam menyajikan pemberitaan agar masyarakat tidak menjadi korban dari kebebasan informasi yang tidak terkendali.

Menurutnya, tuntutan kecepatan di era digital kerap membuat wartawan maupun media tidak melakukan pengecekan ulang informasi dan hanya mengutip dari media sosial. Padahal, dalam jurnalistik dikenal prinsip cover both sides sehingga media wajib menyajikan informasi secara berimbang.

Wiwid menambahkan, dalam 11 kode etik jurnalistik terdapat poin penting yang harus dijaga jurnalis agar tetap berintegritas, yakni independen, berimbang, tidak beritikad buruk, faktual dan jelas sumbernya, menguji informasi, tidak menyebut nama korban asusila dan pelaku kejahatan di bawah umur, tidak melanggar aturan profesi, serta tidak berprasangka dan diskriminatif.(hel)

Bupati Kutim Ceritakan Pengalaman Menjadi Guru

May 15, 2026 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA – Sebanyak 128 orang peserta Pelatihan Dasar (LATSAR) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Angkatan 116, 117, dan 118 kemarin (13/5) secara resmi ditutup

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman menutup Pelatihan Dasar (LATSAR) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Angkatan 116, 117, dan 118 di Aula Meranti Kantor Bupati Kutai Timur, Kompleks Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta, Rabu (13/5/2026).

Ardiansyah Sulaiman menyampaikan pengalaman panjangnya ketika menjadi PNS sebagai guru dengan golongan III/a. “Pertama kali bertugas sebagai guru, saya ditempatkan di Kecamatan Muara Ancalong.” Ujarnya di depan 128 peserta.

Ia menceritakan gaji awal sebagai PNS per bulan 160 ribu rupiah. Bahkan, di masa anak-anak,  pernah merasakan makan nasi bulgur yang sangat bau. Direndam cukup lama pun tetap bau.

“Terpaksa harus dimakan, sebab kalau tidak akan kelaparan,” katanya.

Jauhar Efendi sebagai Widyaiswara Ahli Utama BPSDM Kaltim, yang pernah pernah menjadi Pjs. Bupati Kutai Timur pada Tahun 2020, memaknai kisah yang disampaikan Bupati Kutai Timur tersebut, agar para peserta Latsar yang dinyatakan lulus 100 persen, baik dari golongan II maupun golongan III menyukuri apa yang mereka dapat. Terutama terkait dengan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) yang mengalami penurunan, karena kondisi keuangan negara maupun keuangan daerah saat ini sedang tidak baik-baik saja.

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kutai Timur, Misliansyah melaporkan, kegiatan Latsar CPNS  berlangsung selama 3 bulan 3 hari. Mulai tanggal 9 Februari dan berakhir tanggal 13 Mei 2026 atau selama 93 hari atau setara dengan 673 JP (jam pelajaran). Peserta pelatihan selain berasal dari Satuan Kerja Perangkatan Daerah (SKPD) lingkup Pemkab Kutim, juga berasal dari SKPD lingkup Kecamatan dan Rumah Sakit yang ada di tingkat Kecamatan.

Di sisin lain, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional (PKMF) BPSDM Kaltim, Apriyana menyampaikan, bahwa metode pelatihan dilakukan secara blanded learning (sistem pembelajaran campuran). Namun terbatas, yaitu secara daring (dalam jaringan) atau online dan secara klasikal (tatap muka atau luring/luar jaringan atau offline).

Dikatakan Apriana, selama pelatihan ada yang dilakukan secara mandiri oleh peserta melalui modul yang disediakan oleh Panitia Penyelenggara, namun secara online.

Sementara itu, Kepala BPSDM Kaltim, Nina Dewi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, khususnya BKPSDM Kutim yang telah melakukan kolaborasi, kerjasama, dan terus bersinergi dalam pengembangan kompetensi, sehingga kegiatan Latsar dapat dilaksanakan dengan baik. Alhamdulillah akhirnya semuanya  bisa lulus 100 persen, walaupun di belakang layar perjuangannya berdarah-darah.

Nina Dewi, mengingatkan kepada peserta LATSAR, bahwa selama pelatihan telah dibekali dengan berbagai materi sebagai bekal untuk menjalankan tugas pengabdian sebagai PNS.

“Anda semua peserta Latsar juga dibekali nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK. Semua itu dimaksudkan untuk memastikan bahwa Anda tidak hanya menjadi pegawai yang memiliki kecakapan teknis, tetapi juga menjadi pegawai yang berintegritas, bermental melayani, dan berjiwa nasionalis”, pungkas Nina Dewi.

Sebelum ditutup secara resmi, Panitia penyelenggara mengumumkan peserta yang masuk peringkat 5 besar pada masing-masing angkatan. Mereka mendapatkan piagam penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Peringkat pertama untuk angkatan 116 adalah ST. Rahmawati, dari Inspektorat Daerah. Peringkat pertama untuk Angkatan 117 adalah Fadhilla Puji Cahyani, dari Dinas Permukiman. Sedangkan peringkat pertama dari Angkatan 118 adalah Hardiansyah, dari Kantor Camat Bengalon. (je)

Bupati Kukar Resmikan Dapur MBG SPPG di Sangasanga

May 14, 2026 by  
Filed under Kutai Kartanegara

KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dr. Aulia Rahman Basri meresmikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bintang Kaltim Sangasanga, di Jalan Corong, Kecamatan Sangasanga Kamis (14/5/2026). Kegiatan tersebut dirangkai dengan penyaluran bantuan permakanan tahun 2026 kepada kelompok penerima manfaat penyandang disabilitas, anak terlantar dan lanjut usia (lansia) di wilayah Kecamatan Sanga-Sanga.

Bupati Aulia Rahman Basri menegaskan bantuan bahan pokok yang diberikan pemerintah setiap bulan merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah untuk memastikan seluruh masyarakat dapat mengonsumsi makanan yang layak.

“Bantuan pokok ini kita berikan tiap bulan untuk menjamin bahwa tidak ada masyarakat yang tidak mengonsumsi bahan pokok. Ini bagian dari tanggung jawab pemerintah memastikan warga makan dengan layak,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya komitmen bersama dalam menyukseskan program pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak di Kukar. Menurutnya, pemerintah daerah bersama Badan Gizi Nasional dan seluruh pihak terkait terus berupaya memastikan program gizi anak berjalan optimal di Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Semangat kita untuk memastikan gizi anak-anak Kukar sama. Kita komitmen program gizi anak bisa berjalan di Kukar. Terima kasih kepada Badan Gizi Nasional dan semua pihak terkait,” katanya.

Bupati mengatakan seluruh pihak harus memahami proses yang terjadi di dapur MBG agar kebutuhan masyarakat dapat diketahui dengan baik dan operasional dapur berjalan maksimal. Ia juga mengajak Forkopimcam Sanga-Sanga untuk bersama-sama menyukseskan program tersebut serta terus melakukan penyempurnaan apabila ditemukan kendala di lapangan.

“Kita harus mengerti apa yang terjadi di dapur agar kebutuhan bisa kita ketahui dengan baik dan dapur berjalan baik. Kepada Forkopimcam Sangasanga agar bersama kita sukseskan program ini, mari kita sempurnakan terus program MBG ini. Jika ada masalah mari kita bersama carikan solusinya,” tegasnya.

Mengusung tema “Satu Piring Sejuta Harapan”, Bupati menyebut program MBG bukan sekadar pemberian makanan, tetapi bagian dari upaya bersama membangun generasi cerdas dan sehat melalui pemenuhan gizi yang baik.

“Tema ini harus kita ingat, kita bersama-sama untuk membangun generasi cerdas, maka pastikan gizi anak kita tercukupi dengan makanan. Maka Pemkab sangat mendukung program MBG ini,” ungkapnya.

Menurut Aulia, konsep MBG juga memiliki dampak besar terhadap penguatan ekonomi masyarakat. Ia berharap seluruh kebutuhan dapur SPPG dapat dipenuhi oleh masyarakat sekitar, mulai dari petani, peternak hingga pembudi daya ikan di sekitar wilayah SPPG.

“Konsep MBG bukan hanya pemberian makan tapi juga membangun perekonomian. Kami harap semua kebutuhan SPPG bisa dipenuhi oleh masyarakat sekitar, baik petani, peternak maupun pembudi daya ikan,” ujarnya.

Keberadaan koperasi Merah Putih diharapkan dapat terhubung dengan operasional dapur SPPG sehingga tercipta rantai pasok yang sehat dan berkelanjutan. Pemerintah daerah juga akan memperhatikan stabilitas harga agar seluruh pihak yang terlibat merasa nyaman dan program berjalan lancar.

Sebagai bentuk dukungan terhadap sektor peternakan lokal, Pemkab Kukar juga akan memberikan bantuan dan pembinaan kepada peternak ayam petelur yang diperkuat melalui program Kredit Kukar Idaman tanpa bunga agar usaha masyarakat semakin berkembang.

“Pemkab Kukar akan terus berkomitmen mewujudkan masyarakat Kukar maju dan sejahtera. Mari kita dukung dengan baik program pemerintah pusat yang baik ini, dan dukung program Kukar Idaman Terbaik salah satunya program RT Ku Terbaik, maka warga harus aktif mengikuti rapat program ini agar tepat sasaran,” katanya.

Bupati Kukar juga menegaskan peresmian Dapur MBG SPPG Bintang Kaltim Sanga-Sanga bukan sekadar menghadirkan fasilitas pengolahan makanan, tetapi menjadi bagian dari upaya bersama dalam memastikan masyarakat, khususnya anak-anak memperoleh makanan bergizi, sehat dan layak konsumsi.

“Peresmian Dapur MBG SPPG Bintang Kaltim Sanga-Sanga dengan tema Satu Piring Sejuta Harapan bukan sekadar peresmian sebuah fasilitas dapur. Lebih dari itu, kegiatan ini adalah bagian dari ikhtiar bersama untuk memastikan bahwa anak-anak kita memperoleh asupan makanan yang bergizi, aman, sehat, dan layak,” ujarnya.

Selain menyasar peserta didik, program MBG juga memberikan manfaat bagi penyandang disabilitas dan lansia sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus dalam pemenuhan gizi dan kesejahteraan.

Keberhasilan program MBG sangat ditentukan oleh tata kelola yang baik, mulai dari perencanaan menu, pengadaan bahan pangan, proses memasak hingga distribusi makanan kepada penerima manfaat. Ia meminta seluruh pengelola dapur menjaga kualitas, kebersihan dan keamanan pangan.

“Program ini tidak boleh dilaksanakan secara asal-asalan. Makanan yang diberikan harus memenuhi prinsip bergizi, beragam, seimbang, aman dan layak konsumsi,” tegasnya.

Bupati Kukar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pendirian dan pengoperasian Dapur MBG SPPG Bintang Kaltim Sangasanga, mulai dari pengelola, perangkat daerah, pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan hingga mitra pelaksana. (kk04)

« Previous PageNext Page »

  • vb