Menteri Agama Ajak Jaga Persatuan dan Jadikan Kutai Barat Teladan Keberagaman

July 5, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

KUTAI BARAT – Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus menjaga kerukunan, toleransi, dan persatuan di tengah keberagaman suku, budaya, serta agama. Ajakan tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Dialog Kebangsaan yang dirangkai dengan puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-34 Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning, Kabupaten Kutai Barat, Sabtu (4/7/2026).

Menteri Agama menggambarkan Indonesia sebagai “lukisan Tuhan yang paling indah di muka bumi” karena memiliki keberagaman yang mampu hidup berdampingan secara damai.

“Indonesia adalah lukisan Tuhan yang paling indah, paling cantik di muka bumi. Karena itu jangan ada yang merusak lukisan ini,” tegas Nasaruddin Umar.

Menurutnya, Indonesia memiliki kekayaan yang tidak dimiliki banyak negara, yakni ribuan pulau dengan beragam suku, budaya, adat istiadat, dan agama yang tetap mampu hidup rukun dalam semangat persaudaraan.

Menag juga mengungkapkan rasa syukur atas capaian Indeks Kerukunan Umat Beragama Indonesia yang pada periode 2025–2026 mencapai skor 87. Capaian tersebut dinilai menjadi bukti bahwa masyarakat Indonesia mampu menjaga toleransi serta memperkuat persatuan bangsa.

Ia turut mengajak pondok pesantren dan masjid agar tidak hanya menjadi pusat ibadah dan pendidikan agama, tetapi juga menjadi pusat kemanusiaan yang melayani seluruh lapisan masyarakat.

“Semua anak Indonesia adalah bersaudara. Masjid juga harus menjadi rumah besar bagi kemanusiaan,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menyebut Kalimantan Timur sebagai miniatur Indonesia yang mencerminkan kehidupan masyarakat yang harmonis dalam keberagaman.

Menurutnya, Kabupaten Kutai Barat merupakan salah satu daerah yang berhasil menjaga kehidupan masyarakat yang rukun, saling menghormati, dan bergotong royong meski berasal dari latar belakang yang berbeda.

“Di tengah keberagaman, di sini kita bisa hidup berdampingan, gotong royong, adem, dan saling menghormati,” kata Rudy.

Gubernur juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam memperkuat toleransi antarumat beragama. Salah satunya melalui pemberian penghargaan berupa perjalanan religi kepada para penjaga rumah ibadah dari berbagai agama sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga kerukunan di tengah masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Menteri Agama RI beserta rombongan, Gubernur Kalimantan Timur, serta seluruh tamu undangan yang hadir di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.

Ia berharap kunjungan kerja Menteri Agama menjadi momentum bersejarah yang membawa berkah serta semakin memperkuat kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Kutai Barat.

Bupati juga mengucapkan selamat Hari Lahir ke-34 kepada Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning yang dinilainya telah menunjukkan dedikasi luar biasa selama lebih dari tiga dekade dalam mencetak generasi berakhlak mulia, mandiri, dan berwawasan kebangsaan.

Menurut Frederick Edwin, Ponpes Assalam tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga berperan sebagai benteng sosial melalui berbagai kegiatan kemanusiaan, seperti pembinaan mualaf di wilayah pedalaman Kutai Barat dan Kalimantan Timur, khitanan massal gratis yang diikuti peserta lintas agama, hingga pelaksanaan nikah massal untuk membantu legalitas pernikahan masyarakat.

“Semua ini merupakan bukti nyata bahwa pesantren mampu merajut kebersamaan tanpa memandang perbedaan,” ujarnya.

Bupati menegaskan bahwa Kutai Barat merupakan daerah yang dianugerahi keberagaman suku, adat, budaya, dan agama. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta tokoh lintas agama berkomitmen menjaga keamanan, kedamaian, dan kondusivitas daerah.

Melalui Dialog Kebangsaan tersebut, Frederick mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum ini sebagai kesempatan memperkuat moderasi beragama, mempererat silaturahmi agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang memecah belah bangsa, serta menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai penggerak semangat gotong royong dalam pembangunan daerah.

Kegiatan Dialog Kebangsaan ini turut dihadiri Anggota DPR RI Syarifah Suraidah Harum, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Timur Abdul Khaliq, pimpinan Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning, jajaran perangkat daerah, tokoh lintas agama, serta ratusan santri dan santriwati.(Ars/Adv-DiskominfoKubar)

DPRD Desak Pemkot Samarinda Evaluasi Bantuan RTLH

July 5, 2026 by  
Filed under DPRD Samarinda

SAMARINDA – Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, mendorong Pemerintah Kota Samarinda meninjau kembali besaran bantuan renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Menurutnya, nilai bantuan yang selama ini berkisar Rp20 juta hingga Rp50 juta sudah tidak lagi sebanding dengan kenaikan harga material bangunan dan upah tenaga kerja.

Abdul Rohim

Ia menilai nominal bantuan rata-rata Rp20 juta saat ini hanya mampu menutupi perbaikan ringan dan belum cukup menjadikan sebuah rumah benar-benar layak huni.

“Selama ini bantuan rata-rata sekitar Rp20 juta untuk perbaikan atap, lantai, dan dinding. Namun dengan harga material dan jasa tukang yang terus meningkat, angka tersebut perlu ditinjau ulang karena dikhawatirkan tidak lagi cukup untuk memperbaiki rumah yang kondisinya benar-benar tidak layak huni,” ujarnya, Sabtu (4/7/26).

Ia menjelaskan, bantuan yang dikenal dengan program perbaikan atap, lantai, dan dinding selama ini menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah bagi masyarakat yang telah memiliki rumah, namun kondisinya memerlukan renovasi.

Menurutnya, DPRD telah meminta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Samarinda agar melakukan kajian ulang terhadap besaran bantuan agar sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.

Dirinya juga menyoroti mekanisme verifikasi penerima manfaat. Dirinya menilai pengawasan harus diperkuat agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang memenuhi kriteria.

“Verifikasi harus dilakukan secara ketat sehingga bantuan tepat sasaran. Jangan sampai rumah yang sebenarnya masih layak justru mendapat bantuan, sementara masyarakat yang kondisinya lebih memprihatinkan tidak terakomodasi,” katanya. (yud)

Komisi II DPRD Samarinda Soroti Anggaran UMKM

July 5, 2026 by  
Filed under DPRD Samarinda

SAMARINDA – Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, mengaku terkejut setelah mencermati realisasi anggaran Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian (Diskumi) Kota Samarinda. Dalam rapat evaluasi, ia menyoroti minimnya alokasi anggaran program yang bersentuhan langsung dengan pelaku usaha, bahkan anggaran sektor Usaha Kecil dan Mikro (UKM) tercatat nihil pada tahun 2026.

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi

Menurutnya, secara umum Diskumi memiliki pagu anggaran sekitar Rp14 miliar dengan tingkat serapan mencapai 48 persen. Namun, sebagian besar anggaran tersebut digunakan belanja operasional, sementara anggaran program pemberdayaan masyarakat dinilai sangat minim.

“Saya benar-benar kaget. Dari anggaran sekitar Rp14 miliar, lebih dari 95 persen ternyata digunakan belanja operasional. Sementara anggaran bidang koperasi hanya sekitar Rp400 juta, sektor industri Rp504 juta, dan yang paling mengejutkan, anggaran UKM justru nol rupiah,” ujarnya, Sabtu (4/7/26).

Ia mempertanyakan kebijakan penghapusan anggaran UKM yang menurut penjelasan Diskumi merupakan dampak efisiensi anggaran. Iswandi menilai kondisi tersebut bertolak belakang dengan komitmen pemerintah yang selama ini selalu menempatkan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian.

“Selama ini semua pihak selalu berbicara bahwa UMKM adalah tulang punggung ekonomi. Tapi kenyataannya, anggarannya justru nol. Ini jelas tidak masuk akal dan tidak sejalan dengan apa yang selama ini disampaikan kepada masyarakat,” tegasnya.

Politisi PDI Perjuangan tersebut menyatakan akan meminta penjelasan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) terkait alasan penghapusan anggaran tersebut. Menurutnya, jika memang terjadi pemotongan akibat efisiensi, maka harus ada penjelasan yang transparan mengenai dasar kebijakannya. (yud)

Perumda Tirta Kencana Siapkan Produk Air Minum Kemasan

July 4, 2026 by  
Filed under PDAM Samarinda

SAMARINDA – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kencana Samarinda menyiapkan produk air minum dalam kemasan (AMDK) bermerek Samaqua. Produk yang digagas Pemerintah Kota Samarinda rencananya akan diresmikan Wali Kota Samarinda Andi Harun pada akhir Juli 2026.

Humas Perumda Tirta Kencana Samarinda, Taufik, mengatakan seluruh proses perizinan untuk produk tersebut telah rampung. Seluruh persyaratan administrasi telah dipenuhi. Produk Samaqua telah mengantongi sertifikat halal maupun izin edar sehingga siap dipasarkan kepada masyarakat.

Perusahaan juga telah memulai memproduksi air minum kemasan.

“Produksi sudah berjalan, tinggal launching saja pada akhir bulan ini,” ujar Taufik.

Pada tahap awal, Perumda Tirta Kencana menyiapkan dua varian botol berukuran 220 mililiter dan 330 mililiter, serta kemasan galon berkapasitas 19 liter.

Menurut Taufik, kapasitas produksi saat ini ditargetkan mencapai sekitar 10 ribu botol per hari. Namun angka tersebut masih akan disesuaikan dengan kebutuhan pasar setelah produk resmi diluncurkan.

Distribusinya Samaqua akan menyasar OPD, hotel-hotel toko dan berbagai sektor lainnya. Strategi pemasaran juga telah disiapkan. Selain memanfaatkan media sosial, Perumda Tirta Kencana akan menggandeng berbagai hotel dan pelaku usaha sebagai pengguna awal produk Samaqua.

“Setelah launching kami akan mengundang hotel-hotel dan beberapa pihak lainnya. Harapannya Samaqua bisa menjadi pilihan air minum dalam kemasan di Kota Samarinda,” ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota Samarinda Andi Harun menyebut seluruh proses perizinan yang selama ini ditunggu akhirnya telah rampung. Karena itu, produk air minum dalam kemasan milik Perumda Tirta Kencana tersebut mulai diuji coba pada berbagai kegiatan Pemerintah Kota Samarinda sebelum diluncurkan secara resmi.

“Perizinannya sekarang semua sudah turun. Kita sudah bisa uji coba di acara-acara pemerintah kota, bulan depan launching secara resminya,” kata Andi Harun saat menghadiri peringatan Hari Lingkungan Hidup Kota Samarinda 2026 di Samarinda Seberang, Selasa (30/6/2026).

Andi Harun menegaskan, Samaqua dipersiapkan bukan sekadar menjadi air minum kemasan untuk memenuhi kebutuhan internal pemerintah. Produk tersebut ditargetkan mampu bersaing di pasar komersial.

“Ini bukan sekadar air kemasan biasa, tetapi air kemasan yang siap menembus pasar-pasar domestik. Kita mulai dari Kota Samarinda, kemudian ke seluruh Kalimantan Timur. Syukur-syukur tahun depan sudah bisa keluar Kalimantan Timur,” ujarnya.

Menurut Andi Harun, produk tersebut merupakan hasil produksi Perumda Tirta Kencana. Bahkan, nama “Samaqua” merupakan ide yang ia berikan sebagai bagian dari pengembangan identitas produk. (*)

Ribuan Jamaah Antusias Ikuti Tabligh Akbar UAS, Semangat Hijrah Jadi Pesan Utama

July 4, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

Ustaz Abdul Somad

SENDAWAR – Ribuan jamaah memadati halaman Masjid Al-Muttaqin, Islamic Center Kutai Barat (Kubar), Kelurahan Melak Ulu, Kecamatan Melak, untuk menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka memeriahkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah/2026 Masehi.

Tabligh akbar menghadirkan penceramah kondang Ustaz Abdul Somad (UAS). Dalam tausiyahnya, UAS mengangkat tema Semangat Hijrah, Pererat Ukhuwah, Perbanyak Amal dan Raih Keberkahan.

Dengan gaya penyampaian yang khas, lugas, namun sarat humor, UAS berhasil mencairkan suasana. Ribuan jamaah beberapa kali dibuat tertawa oleh kisah-kisah inspiratif dan analogi yang disampaikannya. Di balik setiap candaan, UAS menyisipkan pesan-pesan keislaman yang mengajak umat untuk terus memperbaiki diri.

“Hijrah itu bukan sekadar berpindah tempat, tetapi berpindah dari kebiasaan buruk menuju kebiasaan yang baik, dari maksiat menuju taat kepada Allah SWT,”ujar UAS dihadapan ribuan jamaah.

Ia juga mengajak umat Islam memanfaatkan momentum Tahun Baru Islam sebagai awal perubahan menuju kehidupan yang lebih berkah. “Kalau hari ini lebih baik dari kemarin, itulah orang yang beruntung. Jangan sampai tahun berganti, tetapi akhlak dan ibadah kita tidak berubah,”pesannya.

Menurut UAS, persatuan dan ukhuwah menjadi kunci menjaga kekuatan umat. Karena itu, ia mengingatkan masyarakat untuk menghindari perpecahan, memperbanyak amal saleh serta terus menebarkan kebaikan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Suasana tabligh akbar berlangsung khidmat dan penuh antusias. Ribuan jamaah mengikuti rangkaian tausiyah hingga selesai. Sesekali gelak tawa pecah saat UAS menyampaikan humor-humor segar, namun tak sedikit pula jamaah yang terdiam dan larut dalam renungan saat mendengarkan pesan-pesan yang menyentuh hati. (yan/adv/diskominfo)

« Previous PageNext Page »

  • vb