DPRD Desak Pemkot Samarinda Evaluasi Bantuan RTLH

July 5, 2026 by  
Filed under DPRD Samarinda

SAMARINDA – Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, mendorong Pemerintah Kota Samarinda meninjau kembali besaran bantuan renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Menurutnya, nilai bantuan yang selama ini berkisar Rp20 juta hingga Rp50 juta sudah tidak lagi sebanding dengan kenaikan harga material bangunan dan upah tenaga kerja.

Abdul Rohim

Ia menilai nominal bantuan rata-rata Rp20 juta saat ini hanya mampu menutupi perbaikan ringan dan belum cukup menjadikan sebuah rumah benar-benar layak huni.

“Selama ini bantuan rata-rata sekitar Rp20 juta untuk perbaikan atap, lantai, dan dinding. Namun dengan harga material dan jasa tukang yang terus meningkat, angka tersebut perlu ditinjau ulang karena dikhawatirkan tidak lagi cukup untuk memperbaiki rumah yang kondisinya benar-benar tidak layak huni,” ujarnya, Sabtu (4/7/26).

Ia menjelaskan, bantuan yang dikenal dengan program perbaikan atap, lantai, dan dinding selama ini menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah bagi masyarakat yang telah memiliki rumah, namun kondisinya memerlukan renovasi.

Menurutnya, DPRD telah meminta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Samarinda agar melakukan kajian ulang terhadap besaran bantuan agar sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.

Dirinya juga menyoroti mekanisme verifikasi penerima manfaat. Dirinya menilai pengawasan harus diperkuat agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang memenuhi kriteria.

“Verifikasi harus dilakukan secara ketat sehingga bantuan tepat sasaran. Jangan sampai rumah yang sebenarnya masih layak justru mendapat bantuan, sementara masyarakat yang kondisinya lebih memprihatinkan tidak terakomodasi,” katanya. (yud)

Komisi II DPRD Samarinda Soroti Anggaran UMKM

July 5, 2026 by  
Filed under DPRD Samarinda

SAMARINDA – Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, mengaku terkejut setelah mencermati realisasi anggaran Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian (Diskumi) Kota Samarinda. Dalam rapat evaluasi, ia menyoroti minimnya alokasi anggaran program yang bersentuhan langsung dengan pelaku usaha, bahkan anggaran sektor Usaha Kecil dan Mikro (UKM) tercatat nihil pada tahun 2026.

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi

Menurutnya, secara umum Diskumi memiliki pagu anggaran sekitar Rp14 miliar dengan tingkat serapan mencapai 48 persen. Namun, sebagian besar anggaran tersebut digunakan belanja operasional, sementara anggaran program pemberdayaan masyarakat dinilai sangat minim.

“Saya benar-benar kaget. Dari anggaran sekitar Rp14 miliar, lebih dari 95 persen ternyata digunakan belanja operasional. Sementara anggaran bidang koperasi hanya sekitar Rp400 juta, sektor industri Rp504 juta, dan yang paling mengejutkan, anggaran UKM justru nol rupiah,” ujarnya, Sabtu (4/7/26).

Ia mempertanyakan kebijakan penghapusan anggaran UKM yang menurut penjelasan Diskumi merupakan dampak efisiensi anggaran. Iswandi menilai kondisi tersebut bertolak belakang dengan komitmen pemerintah yang selama ini selalu menempatkan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian.

“Selama ini semua pihak selalu berbicara bahwa UMKM adalah tulang punggung ekonomi. Tapi kenyataannya, anggarannya justru nol. Ini jelas tidak masuk akal dan tidak sejalan dengan apa yang selama ini disampaikan kepada masyarakat,” tegasnya.

Politisi PDI Perjuangan tersebut menyatakan akan meminta penjelasan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) terkait alasan penghapusan anggaran tersebut. Menurutnya, jika memang terjadi pemotongan akibat efisiensi, maka harus ada penjelasan yang transparan mengenai dasar kebijakannya. (yud)

Perumda Tirta Kencana Siapkan Produk Air Minum Kemasan

July 4, 2026 by  
Filed under PDAM Samarinda

SAMARINDA – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kencana Samarinda menyiapkan produk air minum dalam kemasan (AMDK) bermerek Samaqua. Produk yang digagas Pemerintah Kota Samarinda rencananya akan diresmikan Wali Kota Samarinda Andi Harun pada akhir Juli 2026.

Humas Perumda Tirta Kencana Samarinda, Taufik, mengatakan seluruh proses perizinan untuk produk tersebut telah rampung. Seluruh persyaratan administrasi telah dipenuhi. Produk Samaqua telah mengantongi sertifikat halal maupun izin edar sehingga siap dipasarkan kepada masyarakat.

Perusahaan juga telah memulai memproduksi air minum kemasan.

“Produksi sudah berjalan, tinggal launching saja pada akhir bulan ini,” ujar Taufik.

Pada tahap awal, Perumda Tirta Kencana menyiapkan dua varian botol berukuran 220 mililiter dan 330 mililiter, serta kemasan galon berkapasitas 19 liter.

Menurut Taufik, kapasitas produksi saat ini ditargetkan mencapai sekitar 10 ribu botol per hari. Namun angka tersebut masih akan disesuaikan dengan kebutuhan pasar setelah produk resmi diluncurkan.

Distribusinya Samaqua akan menyasar OPD, hotel-hotel toko dan berbagai sektor lainnya. Strategi pemasaran juga telah disiapkan. Selain memanfaatkan media sosial, Perumda Tirta Kencana akan menggandeng berbagai hotel dan pelaku usaha sebagai pengguna awal produk Samaqua.

“Setelah launching kami akan mengundang hotel-hotel dan beberapa pihak lainnya. Harapannya Samaqua bisa menjadi pilihan air minum dalam kemasan di Kota Samarinda,” ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota Samarinda Andi Harun menyebut seluruh proses perizinan yang selama ini ditunggu akhirnya telah rampung. Karena itu, produk air minum dalam kemasan milik Perumda Tirta Kencana tersebut mulai diuji coba pada berbagai kegiatan Pemerintah Kota Samarinda sebelum diluncurkan secara resmi.

“Perizinannya sekarang semua sudah turun. Kita sudah bisa uji coba di acara-acara pemerintah kota, bulan depan launching secara resminya,” kata Andi Harun saat menghadiri peringatan Hari Lingkungan Hidup Kota Samarinda 2026 di Samarinda Seberang, Selasa (30/6/2026).

Andi Harun menegaskan, Samaqua dipersiapkan bukan sekadar menjadi air minum kemasan untuk memenuhi kebutuhan internal pemerintah. Produk tersebut ditargetkan mampu bersaing di pasar komersial.

“Ini bukan sekadar air kemasan biasa, tetapi air kemasan yang siap menembus pasar-pasar domestik. Kita mulai dari Kota Samarinda, kemudian ke seluruh Kalimantan Timur. Syukur-syukur tahun depan sudah bisa keluar Kalimantan Timur,” ujarnya.

Menurut Andi Harun, produk tersebut merupakan hasil produksi Perumda Tirta Kencana. Bahkan, nama “Samaqua” merupakan ide yang ia berikan sebagai bagian dari pengembangan identitas produk. (*)

Ribuan Jamaah Antusias Ikuti Tabligh Akbar UAS, Semangat Hijrah Jadi Pesan Utama

July 4, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

Ustaz Abdul Somad

SENDAWAR – Ribuan jamaah memadati halaman Masjid Al-Muttaqin, Islamic Center Kutai Barat (Kubar), Kelurahan Melak Ulu, Kecamatan Melak, untuk menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka memeriahkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah/2026 Masehi.

Tabligh akbar menghadirkan penceramah kondang Ustaz Abdul Somad (UAS). Dalam tausiyahnya, UAS mengangkat tema Semangat Hijrah, Pererat Ukhuwah, Perbanyak Amal dan Raih Keberkahan.

Dengan gaya penyampaian yang khas, lugas, namun sarat humor, UAS berhasil mencairkan suasana. Ribuan jamaah beberapa kali dibuat tertawa oleh kisah-kisah inspiratif dan analogi yang disampaikannya. Di balik setiap candaan, UAS menyisipkan pesan-pesan keislaman yang mengajak umat untuk terus memperbaiki diri.

“Hijrah itu bukan sekadar berpindah tempat, tetapi berpindah dari kebiasaan buruk menuju kebiasaan yang baik, dari maksiat menuju taat kepada Allah SWT,”ujar UAS dihadapan ribuan jamaah.

Ia juga mengajak umat Islam memanfaatkan momentum Tahun Baru Islam sebagai awal perubahan menuju kehidupan yang lebih berkah. “Kalau hari ini lebih baik dari kemarin, itulah orang yang beruntung. Jangan sampai tahun berganti, tetapi akhlak dan ibadah kita tidak berubah,”pesannya.

Menurut UAS, persatuan dan ukhuwah menjadi kunci menjaga kekuatan umat. Karena itu, ia mengingatkan masyarakat untuk menghindari perpecahan, memperbanyak amal saleh serta terus menebarkan kebaikan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Suasana tabligh akbar berlangsung khidmat dan penuh antusias. Ribuan jamaah mengikuti rangkaian tausiyah hingga selesai. Sesekali gelak tawa pecah saat UAS menyampaikan humor-humor segar, namun tak sedikit pula jamaah yang terdiam dan larut dalam renungan saat mendengarkan pesan-pesan yang menyentuh hati. (yan/adv/diskominfo)

Gubernur Kaltim dan Bupati Kubar Bahas Percepatan Infrastruktur Strategis

July 4, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Di sela rangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud memanfaatkan kesempatan untuk berdiskusi dengan Bupati Kubar Frederick Edwin mengenai percepatan pembangunan infrastruktur strategis yang menjadi prioritas pemerintah, yakni kelanjutan pembangunan Jembatan Aji Tulur Jejangkat (ATJ) serta ruas Jalan Sotek-Bongan.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Pada kesempatan tersebut, Gubernur Rudy Mas’ud secara langsung menanyakan perkembangan pembangunan lanjutan Jembatan ATJ yang diharapkan dapat segera dilanjutkan karena memiliki peran penting dalam meningkatkan konektivitas wilayah dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Frederick Edwin menyampaikan bahwa Pemkab Kubar saat ini masih melakukan penyesuaian perhitungan akibat kenaikan harga material, sekaligus menjalani proses pendampingan hukum yang kini menunjukkan perkembangan positif.

Selain itu, pemerintah daerah juga tengah meninjau kembali skema pelaksanaan proyek agar pembangunan dapat dilaksanakan sesuai kemampuan keuangan daerah serta ketentuan peraturan yang berlaku.

“Pemkab berharap pembangunan lanjutan Jembatan ATJ dapat dimulai pada 2027 sehingga proyek strategis tersebut segera memberikan manfaat bagi masyarakat,”ujar Frederick, saat menyambut Gubernur, Jumat (3/7/2026).

Pada pertemuan tersebut, keduanya juga membahas kondisi ruas Jalan Sotek-Bongan yang menjadi salah satu akses strategis di Kubar. Pemkab Kubar berharap sinergi antara Pemkab dan Pemprov Kaltim dapat terus diperkuat guna mempercepat pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kedatangan Gubernur Rudy Mas’ud bersama Ketua TP PKK Kaltim Sarifah Suraidah Harum disambut Bupati Frederick Edwin, Ketua TP PKK Kubar Maria Christina Frederick Edwin, Wakil Bupati Nanang Adriani serta Wakil Ketua TP PKK Dewi Hariah Nanang Adriani.

Sebagai bentuk penghormatan, Bupati Frederick Edwin mengalungkan selendang serta memakaikan kopiah (peci) berbahan kain doyo kepada Gubernur Rudy Mas’ud.

Turut hadir dalam penyambutan tersebut Ketua DPRD Kubar Ridwai, Wakil Ketua I Agustinus, Wakil Ketua II Sepe Martinus, Kapolres Kubar AKBP Boney Wahyu Wicaksono, Dandim 0912/Kubar Letkol Inf. Doni Fransisco, Sekkab Erik Victory, unsur Forkopimda, serta para pejabat di lingkungan Pemkab Kubar. (yan/adv/diskominfo)

« Previous PageNext Page »

  • vb