B2SA Goes to School Jadi Langkah Strategis Pemkab Kutai Barat Wujudkan Generasi Sehat dan Berkualitas

July 18, 2026 by  
Filed under Kutai Barat

SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan terus mengintensifkan edukasi tentang pentingnya konsumsi pangan sehat bagi generasi muda. Salah satunya melalui program B2SA Goes to School (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) yang digelar di SMA Negeri 1 Jempang, Kecamatan Jempang, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan yang diikuti ratusan siswa tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membangun kesadaran sejak dini mengenai pentingnya pola konsumsi pangan yang sehat sebagai fondasi lahirnya generasi yang cerdas, produktif, dan berkualitas.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Barat, Rion menegaskan, pembentukan pola makan sehat harus dimulai sejak usia sekolah. Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik merupakan investasi jangka panjang dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul.

“Kami berharap melalui kegiatan B2SA Goes to School ini para siswa semakin memahami pentingnya memilih makanan yang bergizi, aman, dan seimbang, serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Generasi yang sehat hari ini adalah modal utama menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Kutai Barat Maria Christina Mozes Edwin mengingatkan para pelajar agar lebih cermat dalam memilih makanan di tengah maraknya makanan cepat saji dan makanan kemasan yang semakin mudah diperoleh.

Ia menjelaskan, makanan instan maupun kemasan tidak selalu berdampak buruk, namun harus dikonsumsi secara bijak sesuai ketentuan keamanan pangan karena sebagian mengandung bahan tambahan pangan atau zat aditif.

“Masa muda adalah waktu terbaik membangun kebiasaan hidup sehat. Mulailah dengan memilih makanan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman agar kesehatan tetap terjaga hingga masa depan,” pesannya kepada para siswa.

Maria Christina juga mendorong agar program edukasi B2SA terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan tenaga ahli gizi sehingga materi yang diberikan semakin komprehensif, menarik, dan mudah dipahami oleh masyarakat, khususnya kalangan pelajar.

Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai prinsip konsumsi pangan B2SA, tetapi juga diajak memahami bahwa pola makan yang sehat berperan penting dalam meningkatkan konsentrasi belajar, daya tahan tubuh, serta kualitas hidup.

Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap program B2SA Goes to School mampu menumbuhkan budaya konsumsi pangan yang sehat di kalangan generasi muda, sehingga lahir sumber daya manusia yang unggul, sehat, dan siap menjadi bagian dari terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kutai Barat Sapri, perwakilan Polsek Jempang, Koramil, Bank Kaltimtara Muara Tae, jajaran guru, serta para siswa SMA Negeri 1 Jempang. (Ars/Adv-DiskominfoKubar)

DPRD Samarinda Tunggu Laporan Inspektorat, Terkait Kasus Pasar Pagi

July 18, 2026 by  
Filed under DPRD Samarinda

SAMARINDA – DPRD Kota Samarinda masih menunggu laporan resmi dari Inspektorat terkait hasil pemeriksaan dugaan pelanggaran disiplin pegawai di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) yang berkaitan dengan pembangunan Pasar Pagi. Jika laporan tersebut belum juga disampaikan dalam waktu dekat, legislatif memastikan akan memanggil Inspektorat untuk meminta penjelasan.

Plt. Kepala Inspektorat Daerah Kota Samarinda, Firdaus Akbar menjelaskan, tahapan pemeriksaan pada dasarnya telah selesai dilakukan. Namun, hasilnya masih menunggu keputusan Wali Kota Samarinda dan Sekretaris Daerah (Sekda) setelah melalui pembahasan lebih lanjut.

“Prosesnya sebenarnya sudah berjalan dan kami juga sudah menyampaikan hasilnya. Saat ini tinggal menunggu keputusan Wali Kota dan Sekda,” ujarnya, Selasa (14/7/26).

Ia mengatakan, terdapat sejumlah hal yang masih perlu diperbaiki pada tata kelola pemerintahan. Menurutnya, arahan pimpinan bukan hanya berfokus pada penyelesaian persoalan yang terjadi, tetapi juga menjadikan kasus tersebut sebagai bahan evaluasi agar mencegah persoalan serupa di masa mendatang.

“Wali kota selalu menginstruksikan kepada kami agar di balik setiap persoalan yang muncul, kita berpikir bagaimana memperbaiki tata kelola ke depan,” katanya.

Meski demikian, ia memastikan belum dapat menyimpulkan apakah dalam pemeriksaan tersebut ditemukan adanya pelanggaran disiplin. Sebab, tim masih melakukan pendalaman terhadap sejumlah masukan yang disampaikan Sekda usai pemaparan hasil pemeriksaan.

“Kami masih mendiskusikannya bersama tim karena ada beberapa hal yang harus didalami lagi. Kami sudah melakukan ekspos kepada Ibu Sekda, kemudian ada beberapa masukan yang perlu kami cek kembali,” jelasnya.

Ia menegaskan, hingga kini belum ada keputusan resmi terkait hasil pemeriksaan maupun bentuk sanksi yang akan dikenakan apabila nantinya ditemukan adanya pelanggaran disiplin.

“Belum ada keputusan resmi. Nanti setelah semuanya selesai dan sudah ada keputusan, laporan resmi akan kami sampaikan,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Samarinda, Iswandi mengatakan pihaknya masih menunggu laporan resmi dari Inspektorat terkait hasil pemeriksaan tersebut. Menurutnya, DPRD perlu mengetahui secara utuh akar persoalan agar dapat menjalankan fungsi pengawasannya.

“Kami masih menunggu laporan dari Inspektorat. Kemarin Kepala Inspektorat juga berjanji akan menyampaikan laporannya, tetapi sampai sekarang belum kami terima,” kata Iswandi, Jumat (17/7/26).

Ia menegaskan, apabila laporan tersebut belum juga disampaikan dalam waktu dekat, DPRD akan memanggil pihak Inspektorat untuk meminta penjelasan mengenai perkembangan pemeriksaan.

“Nanti akan kami panggil. Kami juga tidak tahu seperti apa kebijakan internal mereka atau pertimbangan-pertimbangannya. Tetapi yang paling penting bagi kami adalah mengetahui apa sebenarnya akar permasalahan dari kasus ini. Itu yang menjadi dasar untuk melihat langkah perbaikannya ke depan,” pungkasnya. (yud/adv)

Badan Usaha Milik Kampung Diharapkan Ciptakan Lapangan Kerja

July 18, 2026 by  
Filed under Berau

Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau ingin melihat Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) tidak lagi sekadar mengelola usaha berskala kecil. ‎Ke depan, BUMK diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru, mengoptimalkan potensi desa, dan menjadi penopang pertumbuhan ekonomi masyarakat.

‎‎Komitmen tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said, saat membuka kegiatan Penguatan Badan Usaha Milik Kampung yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau di Ballroom SM Tower, Kamis (16/7/2026).

‎‎Menurutnya, keberhasilan BUMK akan sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang mengelolanya.

‎‎Ia mengatakan, setiap kampung di Berau memiliki potensi ekonomi yang berbeda, mulai dari sektor pertanian, perikanan, perkebunan, pariwisata hingga ekonomi kreatif. Potensi tersebut perlu diolah menjadi usaha yang produktif sehingga tidak hanya menghasilkan keuntungan bagi lembaga, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

‎‎“BUMK harus mampu membuka peluang usaha dan menciptakan lapangan pekerjaan. Pengelolaannya juga harus dilakukan secara profesional, transparan, akuntabel, inovatif, dan berkelanjutan agar mampu berkembang mengikuti kebutuhan pasar,” ujar Muhammad Said.

‎‎Menurutnya, tantangan BUMK saat ini bukan hanya menjalankan administrasi usaha, tetapi juga memiliki kemampuan melihat peluang bisnis, membangun kemitraan, mengelola risiko, hingga memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jaringan pemasaran produk.

‎‎Karena itu, ia mengajak seluruh kepala kampung untuk memberikan dukungan terhadap perkembangan BUMK di wilayah masing-masing. Kolaborasi antara pemerintah kampung, pengurus BUMK, masyarakat, perguruan tinggi, dan pelaku usaha dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun ekonomi kampung yang mandiri dan berkelanjutan.

‎‎Dalam kegiatan tersebut, DPMK Berau menggandeng Universitas Muhammadiyah Berau sebagai mitra pendamping. Pendampingan difokuskan pada peningkatan kapasitas pengelola, mulai dari manajemen usaha, pengembangan produk, hingga strategi pemasaran agar unit usaha milik kampung mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

‎‎Muhammad Said berharap pelatihan ini menghasilkan pengelola BUMK yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan mampu menghadirkan inovasi baru.

‎‎Dengan pengelolaan yang tepat, BUMK diyakini dapat menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Berau. (Dy/OK/Adv)

Pemkab Berau Komitmen Jaga Toleransi

July 18, 2026 by  
Filed under Berau

‎Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan komitmennya menjaga kerukunan antarumat beragama melalui penguatan sinergi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

‎‎Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Berau, Gamalis saat menghadiri Rapat Koordinasi FKUB se-Kalimantan Timur 2026 di Kabupaten Penajam Paser Utara. Selasa, (15/7/2026)

‎‎Rapat koordinasi yang mempertemukan pemerintah daerah, tokoh agama, dan pengurus FKUB dari seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Timur itu menjadi wadah memperkuat kolaborasi dalam menjaga stabilitas sosial di tengah semakin beragamnya masyarakat, terlebih dengan kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN).

‎‎Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji pada pembukaan kegiatan menekankan pentingnya peran FKUB sebagai mitra pemerintah dalam menjaga keharmonisan kehidupan beragama.

‎‎Menurutnya, keberagaman yang terus berkembang harus diimbangi dengan komunikasi dan koordinasi yang kuat agar tetap tercipta suasana yang damai dan saling menghormati.

‎‎Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Berau Gamalis mengatakan Pemerintah Kabupaten Berau akan terus memperkuat kerja sama dengan FKUB, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat. Ia menilai toleransi dan kerukunan merupakan modal penting untuk menciptakan daerah yang aman sekaligus mendukung keberlangsungan pembangunan.

‎‎“Kami berkomitmen terus bersinergi dengan FKUB, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga stabilitas serta kondusivitas daerah. Kerukunan adalah fondasi penting dalam pembangunan,” ujar Gamalis.

‎‎Melalui rapat koordinasi tersebut, seluruh peserta diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam menjaga harmoni sosial, meningkatkan kolaborasi antardaerah, dan mewujudkan Kalimantan Timur sebagai wilayah yang damai, inklusif, serta siap menyongsong perkembangan IKN.

‎‎“Kerukunan harus terus kita jaga bersama. Pemkab Berau siap bersinergi dengan FKUB dan seluruh elemen masyarakat demi menjaga daerah tetap aman dan kondusif,” tutup Gamalis. (Dy/Ok/Adv)

IPA Samarinda Seberang Dikuras, Distribusi Alami Gangguan Sementara

July 18, 2026 by  
Filed under PDAM Samarinda

IPA Samarinda Seberang

SAMARINDA – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kencana Samarinda menjadwalkan pengerjaan pengurasan bak sedimentasi, lagoon dan reservoir Instalasi Pengolahan Air (IPA) Samarinda Seberang, Senin, 20 Juli 2026.  Dampak dari pengurasan ini akan membuat layanan distribusi air kepada pelanggan mengalami gangguan.

Divisi Humas Perumda Tirta Kencana Samarinda, Taufik mengatakan kegiatan pengurasan ini sudah rutin dilakukan untuk  menjaga kualitas produksi air.

Dikatakan, pengurasan akan dimulai pada pukul 08.00 Wita dengan estimasi lama pengurasan 1 x 10 jam.

Taufik menyebutkan sejumlah wilayah yang nantinya akan terdampak gangguan aliran air yaitu Jalan Sultan Hasanuddin, Jalan Bung Tomo, Jalan Pangeran Bendahara, Jalan Hos Cokroaminoto, Jalan KH Harun Nafsi, Perumahan Keledang Mas Baru, Perumahan UKA, Jalan Mangkupalas dan sekitarnya.

Mewakili manajemen ia menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan selama perbaikan pipa berlangsung, terutama kepada pelanggan yang terdampak, pelanggan yang hendak melakukan pelaporan dapat menghubungi hotline 0541 – 2088100 atau melalui pesan pribadi WhatsApp ke 0811553536. (*)

« Previous PageNext Page »

  • vb